gdata.io.handleScriptLoaded({"version":"1.0","encoding":"UTF-8","feed":{"xmlns":"http://www.w3.org/2005/Atom","xmlns$openSearch":"http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/","xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","xmlns$georss":"http://www.georss.org/georss","xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","xmlns$blogger":"http://schemas.google.com/blogger/2008","id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4118538659096245710"},"updated":{"$t":"2023-10-22T19:55:26.606+07:00"},"category":[{"term":"budaya"},{"term":"Journaling"},{"term":"life after Ectopic Surgery"},{"term":"malang"},{"term":"Journey"},{"term":"islam rahmatan lil alamin"},{"term":"gardening"},{"term":"holygrail products"},{"term":"hotel belitung"},{"term":"personal"},{"term":"bb cream / foundi"},{"term":"hotel yogyakarta"},{"term":"Marriage life"},{"term":"wellness"},{"term":"acne care"},{"term":"hotel bangka"},{"term":"wedding"},{"term":"Palembang"},{"term":"face mask"},{"term":"fashion"},{"term":"review"},{"term":"hotel bandung"},{"term":"hotel semarang"},{"term":"Banjar baru"},{"term":"menanam makanan"},{"term":"Bali"},{"term":"tips"},{"term":"dear klairs indonesia"},{"term":"belitung"},{"term":"body scrub"},{"term":"homecook\u0026recipe"},{"term":"행복이가득한집"},{"term":"serum / ampoule"},{"term":"hotel bali"},{"term":"Pregnancy"},{"term":"solo"},{"term":"hotel palembang"},{"term":"sustainable living"},{"term":"yogyakarta_#2"},{"term":"booster"},{"term":"Blogging and Techno"},{"term":"Sponsored"},{"term":"USA"},{"term":"covid 19"},{"term":"hotel solo"},{"term":"MakeUp"},{"term":"hotel banjarbaru"},{"term":"Event"},{"term":"DIY"},{"term":"hair care"},{"term":"medan"},{"term":"Weekly Diary"},{"term":"Korean Skincare"},{"term":"lip stick/ cream"},{"term":"face wash"},{"term":"lifestyle"},{"term":"yogyakarta"},{"term":"exfoliator"},{"term":"health"},{"term":"body lotion"},{"term":"local product"},{"term":"Bandung"},{"term":"body wash"},{"term":"Motherhood"},{"term":"hotel"},{"term":"cleanser"},{"term":"kebun mini rumah naufal"},{"term":"Scarlett"},{"term":"skin and hair care"},{"term":"yogyakarta_#1"},{"term":"night treatment"},{"term":"Toner"},{"term":"photography"},{"term":"semarang"},{"term":"book of the month"},{"term":"food adventure"},{"term":"10 steps korean skincare"},{"term":"day cream"},{"term":"solo_#1"},{"term":"dear klairs"},{"term":"Bangka"},{"term":"Inspiration"},{"term":"Travel"},{"term":"skincare routine"}],"title":{"type":"text","$t":"Pengagum Pencipta Langit"},"subtitle":{"type":"html","$t":""},"link":[{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#feed","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/4118538659096245710/posts/default/-/health?alt\u003djson-in-script\u0026max-results\u003d6"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/4118538659096245710/posts/default/-/health?alt\u003djson-in-script\u0026max-results\u003d6"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://www.mithapisasefsio.com/search/label/health"},{"rel":"hub","href":"http://pubsubhubbub.appspot.com/"},{"rel":"next","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/4118538659096245710/posts/default/-/health/-/health?alt\u003djson-in-script\u0026start-index\u003d7\u0026max-results\u003d6"}],"author":[{"name":{"$t":"Mitha pisasesio"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/15507874137727370241"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDPr-WM7TrsAupE3ErX8Zin7S7irchrdiEjiutexfCN9ikFG2gdIcYBNEgPU69ZBU2ZoWU36Xgs8sNZYS5jlfdS0wXBgu_O9redWxCXPsD-rxZ1iKgufd4UBDZYMG-5Q0/s113/IMG_1312d.jpg"}}],"generator":{"version":"7.00","uri":"https://www.blogger.com","$t":"Blogger"},"openSearch$totalResults":{"$t":"12"},"openSearch$startIndex":{"$t":"1"},"openSearch$itemsPerPage":{"$t":"6"},"entry":[{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4118538659096245710.post-6722452503698410590"},"published":{"$t":"2022-10-12T15:39:00.001+07:00"},"updated":{"$t":"2022-10-12T15:39:11.190+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Motherhood"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"health"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"wellness"}],"title":{"type":"text","$t":"Suplemen anak (Part 2)"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"3399\" data-original-width\u003d\"2554\" height\u003d\"909\" src\u003d\"https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiy_D3Pw_M561BTWfQgWFEnWQ7FIkTy5AGPr2OofotEj4r75tk4APuvldpkwSOwwZcaPQPPHprWIn-8gOUkePOfrDT065oP2MRlUanLzPKSVKAARD2vymH9s4e4qGe11qWVkcKlES0vC2mg-PsYB8fcknsr-Mwy9-Cx_MTnJMNbwWGTLemY7uA9eiwHyg/w481-h640/EC5F5B4F-AC7D-4151-B8F1-6C7D1A2705ED.JPG\" width\u003d\"750\" /\u003e\u003c/div\u003e\u003cbr /\u003e\u003cdiv\u003eBicara tentang suplemen untuk anak, sepertinya ga akan ada habisnya yaa.. Tahun lalu aku sempet ngepost suplemen apa yang aku kasih ke anak-anakku selama pandemi (bisa baca\u0026nbsp;\u003ca href\u003d\"https://www.mithapisasefsio.com/2021/02/tcc-entang-suplemen-anak-dimasa-pandemi.html?m\u003d0\" style\u003d\"color: crimson;\" target\u003d\"_blank\"\u003e\u003cb\u003eDisini ya\u003c/b\u003e\u003c/a\u003e\u0026nbsp;). Terlihat banyak yaa :) tapi inilah salah satu ikhtiarku untuk melindungi mereka selain dengan memberikan asupan makanan yang bergizi. Kebetulan kedua anakku belum ada yang memasuki usia layak diberikan vaksin covid, jadi pemberian suplemen menjadi salah satu bentuk ikhtiar yang paling mungkin dilakukan selain protokol kesehatan yang ketat.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cspan\u003e\u003ca name\u003d'more'\u003e\u003c/a\u003e\u003c/span\u003e\u003cdiv\u003eWalaupun tentu saja kalo takdir Tuhan harus dihinggapi virus corona, biar sekuat apapun manusia berusaha toh akan terjangkit juga. Alhamdulillah, atas izin Allah, proses pemulihan dan gejala yang mereka rasakan selama terjangkit covid sangat ringan. Sekarang pandemi sudah lewat (mudah-mudahan seperti itu). Tapi mulai gencar lagi penyakit baru yang bermunculan, khususnya pada anak-anak.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eMau cerita sedikit, bulan lalu anakku sempat di Opname di rumah sakit karena adanya peradangan yang mana peradangan ini juga sempat dilaporkan terjadi pada teman sekelasnya 1 bulan sebelumnya. Peradangannya apa ? jujur sampai saat ini kami tidak tau dan darimana tertularnya pun ga diketahui. Yang jelas ada salah satu dari hasil pengujian peradangan yang menunjukkan peningkatan luar biasa, pada batas normal 5-10, tapi pada anakku angka itu melonjak jadi 38,5. Hampir 7 kali lipatnya.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eDisini aku ga mau menyalahkan siapa-siapa karna memang sepertinya sekarang lagi musim sakit, sembuh sebentar lalu tertular lagi, sembuh tertular lagi. gitu aja terus. Yang jelas, hal yang paling aku ingat adalah saat dokter bilang, \u003cu\u003e\u003ci\u003eperadangan ini cukup serius, tetapi karena anakku dibantu oleh imunisasi dasar dan tambahan yang lengkap serta suplemen daya tahan tubuh, membuat tubuhnya memiliki pertahanan yang cukup kuat.\u003c/i\u003e\u003c/u\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eMasyaAllah, segala puji bagi Allah dzat yang maha melindungi dan memberikan petunjuk. Alhamdulillah, dengan izin dan pertolongan Allah, peradangan yang terjadi dapat disembuhkan dalam 1x siklus pengobatan yang direncanakan dokter, walau dengan konsekuensi harus 5 hari di rawat inap.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSetelah sempat di singgahi virus corona pertengahan tahun lalu, dan ditengah gempuran virus batuk pilek dari kanan dan kiri, aku dan suami jadi makin\u0026nbsp;\u003ci\u003econcern \u003c/i\u003emengupayakan\u0026nbsp;imunitas tinggi pada anak.\u0026nbsp;Selain dengan menjaga jarak dan ga keluar rumah kalo ga penting-penting amat, menggunakan masker dengan benar (bersyukur banget untuk yang satu ini anakkku udah menyadari dengan sendirinya kalo penggunaan masker itu sangat penting), dan tentunya dengan asupan yang bergizi dan multivitamin.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eKarna jujur saja, sebagai orang awam aku ga bisa memastikan apakah kebutuhan vitamin anakku sudah terpenuhi dalam satu hari, karna ada kalanya mereka males makan, cuma mau makan pake kecap doangggg, dan drama lain yang sudah pasti kalo dipikirin bisa makin mengkerut bawah mata emaknya.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSetelah berdikusi dengan seorang teman baik yang berprofesi sebagai dokter, aku disarankan untuk mengganti suplemen anakku karena yang lalu tidak ada kandungan Zinc nya, padahal Zinc sangat dibutuhkan sebagai \"gerbang\" pada sistem kekebalan tubuh, membantu optimalisasi pertumbuhan tubuh anak, dan mencegah pneumonia dan diare. Atas saran temenku itu dan juga saran dari dokter spesialis anak, berikut aku mau update suplemen harian apa saja yang saat ini rutin aku berikan ke kedua anakku, semoga bisa jadi referensi buat teman-teman yang mungkin lagi bingung memilih suplemen apa yang tepat untuk anak :)\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003ch4\u003e\u003cspan style\u003d\"background-color: #ffd966;\"\u003ekid-D (multivitamin D3)\u003c/span\u003e\u003c/h4\u003e\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"background-color: white; font-weight: 400;\"\u003eAtas rekomendasi dari DSA nya anak-anakku, pemberian vitamin D3 harian harus terus dilanjutkan apalagi saat ini virus flu batuk datang dan pergi. Pemberian vitamin D3 sendiri sudah rutin di konsumsi anak-anakku sejak awal pandemi 2 tahun yang lalu. Untuk saat ini anak-anak mengkonsumsi kid-D sebagai sumber vitamin D3 harian mereka. Harganya cukup terjangkau dibanding Pr*ve-D yang harganya bisa 3x lipat dari kid-D. Untuk komposisi dan %akg nya sama persis dengan pr*ve-D. Anak-anak suka banget setiap kali mau di kasih vitamin ini, ga ada cerita ataupun drama nolak setiap disodorin, yang ada malah pengen nambah haha.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"background-color: white; font-weight: 400;\"\u003eberikut aku kasih link tempatku beli vitamin kid-D, insyaAllah tokonya terpercaya karna pengalaman selama ini beli pengirimannya cepat dan tanpa kendala.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cspan style\u003d\"background-color: white; font-weight: 400;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: left;\"\u003e\u003ca href\u003d\"https://tokopedia.link/4gnb8GgI3tb\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"407\" data-original-width\u003d\"1399\" height\u003d\"45\" src\u003d\"https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0RuJUGxWop8JR1TEgtyEN5ZC1cOs9vzWkAypDZXo0jUYcA-YrZgdmSfgWy-hhGqZhgC_BmEU1PMt-FXx2qyT8YqLMI0lE6VQq9sqcFuMo4pq3ddEenAX-EmSQkGiKHzLeGpy283y7IPYxhdI5m8bWDGFYdTxiZwS5OCp4E1Bg_LMl3ExRqNYw_HStkA/w157-h45/IMG_0141.jpg\" width\u003d\"157\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv style\u003d\"margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: left;\"\u003e\u003ca href\u003d\"https://shope.ee/5Kb1ucOEE4\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"556\" data-original-width\u003d\"1600\" height\u003d\"51\" src\u003d\"https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6GdpHbxgTkws92ZkWYo0X4GWB10PFOAKEwRq-uIESy041cXdOSi4fIPsGkFNE0Mfk98Me1h57gvikpH6rIUOOIlRcdEGwLyzmim1pUNdSJecf9l88sNXepnVAFQ7zeAN6yNA9ImBiedYgBX_flxaS45nU1pcKt17J1TvpbDRWlNkaHMIRMWSqW-Zl4g/w149-h51/IMG_0159.PNG\" width\u003d\"149\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\u003cspan style\u003d\"background-color: white; font-weight: 400;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\u003ch4\u003e\u003cspan style\u003d\"background-color: #ffd966;\"\u003eZamel Syrup\u003c/span\u003e\u003c/h4\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eZamel jadi multivitamin yang direkomendasikan karena mampu membantu pemulihan tubuh dari kekurangan mikro dan makronutrient dimana pada 1 botol zamel memiliki 15 mikronutrient yang dapat meningkatkan metabolisme selama masa pertumbuhan. Suplemen vitamin ini dapat dikonsumsi untuk menyuplai energi lebih saat tubuh menjalani aktivitas yang padat, terutama untuk anak pertama ku yang sudah masuk masa sekolah dan bertemu dengan banyak orang. Zamel juga mengandung zinc yang dibutuhkan untuk imunitas tubuh.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003ebtw Zamel syrup diformulasikan untuk anak diatas 1 tahun ya.. untuk anak dibawah 1 tahun bisa gunakan zamel drop. Zamel ini harganya juga terjangkau, bisa dibeli di tokopedia / shopee ya. Berikut aku sertakan link toko yang terpercaya dengan harga terjangkau :)\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: left;\"\u003e\u003ca href\u003d\"https://tokopedia.link/sBo9JObh2tb\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"407\" data-original-width\u003d\"1399\" height\u003d\"40\" src\u003d\"https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjilEyQ4rj4s54Y2JslPNmRN8sqeNwrx6IjvPcbic4nAPVdrbzVmL8TBw89uC-3FGIoJzNUg_j907Nhj7oQuwIro1pI9pllJRwYF0i_reHRW2IWFxSnP_sRjwoO1jsWHHNdZ3aHJRj0KhkminOxzCqMUywE3h-TX3yVK_1m_On8ozUaWe4V3ExKppntag/w140-h40/IMG_0141.jpg\" width\u003d\"140\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\u003cbr /\u003e\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: left;\"\u003e\u003ca href\u003d\"https://shope.ee/1q18McOdGa\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"556\" data-original-width\u003d\"1600\" height\u003d\"51\" src\u003d\"https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg6GdpHbxgTkws92ZkWYo0X4GWB10PFOAKEwRq-uIESy041cXdOSi4fIPsGkFNE0Mfk98Me1h57gvikpH6rIUOOIlRcdEGwLyzmim1pUNdSJecf9l88sNXepnVAFQ7zeAN6yNA9ImBiedYgBX_flxaS45nU1pcKt17J1TvpbDRWlNkaHMIRMWSqW-Zl4g/w149-h51/IMG_0159.PNG\" width\u003d\"149\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\u003cbr /\u003e\u003cdiv\u003e\u003cdiv\u003e\u003ch4\u003e\u003cspan style\u003d\"background-color: #ffd966;\"\u003eScoot's Emulsion Vita\u003c/span\u003e\u003c/h4\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSelain rutin diberikan ke anak sebagai upaya dalam meningkatkan fungsi dan perkembangan otak, Scoot's emulsion mengingatkan pada kenangan masa kecil yang sangat indah. Dari usia kanak-kanak hingga jadi mahasiswa S2 di Depok, aku masih rutin di \"cekokin\" scoot's emulsion oleh eyang putri dan eyang kakung. Rasanya selain utk alasan kesehatan, pemberian \"minyak ikan\" menjadi salah satu ritual yang sulit untuk ditinggalkan. Saya yakin teman-teman juga pasti sudah akrab dengan vitamin masa kecil ini . Untuk scoot's emulsion sepertinya tidak sulit untuk didapatkan. Selain diapotek terdekat, vitamin ini juga biasanya tersedia di minimarket seperti indomaret dan alfamart :)\u003c/div\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv style\u003d\"text-align: center;\"\u003e----------***-----------\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003ejadi itulah vitamin-vitamin yang rutin anak-anakku konsumsi, selain itu mereka juga rutin makan buah setiap hari, dan banyak minum air putih serta mengurangi makanan manis pabrikan. Aku dan suami juga mengupayakan untuk kebutuhan gerak motorik mereka terpenuhi setiap harinya. Semoga ini menjadi jalan agar anak-anak terus sehat, aktif dan bersemangat.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSemangat untuk menjaga kesehatan ya teman-teman :)\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.mithapisasefsio.com/feeds/6722452503698410590/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.mithapisasefsio.com/2022/10/suplemen-anak-part-2.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/4118538659096245710/posts/default/6722452503698410590"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/4118538659096245710/posts/default/6722452503698410590"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.mithapisasefsio.com/2022/10/suplemen-anak-part-2.html","title":"Suplemen anak (Part 2)"}],"author":[{"name":{"$t":"Mitha pisasesio"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/15507874137727370241"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDPr-WM7TrsAupE3ErX8Zin7S7irchrdiEjiutexfCN9ikFG2gdIcYBNEgPU69ZBU2ZoWU36Xgs8sNZYS5jlfdS0wXBgu_O9redWxCXPsD-rxZ1iKgufd4UBDZYMG-5Q0/s113/IMG_1312d.jpg"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiy_D3Pw_M561BTWfQgWFEnWQ7FIkTy5AGPr2OofotEj4r75tk4APuvldpkwSOwwZcaPQPPHprWIn-8gOUkePOfrDT065oP2MRlUanLzPKSVKAARD2vymH9s4e4qGe11qWVkcKlES0vC2mg-PsYB8fcknsr-Mwy9-Cx_MTnJMNbwWGTLemY7uA9eiwHyg/s72-w481-c-h640/EC5F5B4F-AC7D-4151-B8F1-6C7D1A2705ED.JPG","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4118538659096245710.post-2915878354838851574"},"published":{"$t":"2022-05-18T12:16:00.003+07:00"},"updated":{"$t":"2022-05-18T17:32:12.115+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Motherhood"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"health"}],"title":{"type":"text","$t":"Motherhood Diary #1 : Flu Singapura"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"2773\" data-original-width\u003d\"3024\" height\u003d\"696\" src\u003d\"https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0QYJspvrrhOrAThmzVBNzAP1OlCkOU3psJx_nUc8RW-y5NS_k3_y37a1-m_lE0By0zOaqWgM3obHM997d-AYpxyLmA2lv8j1runl9w2tv6EJqGqPfV3yDpNXlQ2y6uPDUnVEMAXPmMPptV8HkPh9IUzM4_Mu8f0zJ7HHu57v0R7ZV4ZvPsXP1b8BkpA/w640-h586/3D9100B6-25FC-44E1-841A-31C63A93CED8.jpg\" width\u003d\"750\" /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cdiv\u003eBeberapa teman cerita kalo anaknya terjangkit virus singapura, Alhamdulillah ada yang sudah sembuh dan ada juga yang sedang dalam tahap penyembuhan. Kali ini saya mau berbagi sedikit cerita tentang pengalaman kedua anak saya yang terjangkit virus singapura di bulan April lalu. Karena sejujurnya, Saya dan suami termasuk ketat dalam urusan anak, saya ga pernah sekalipun mengizinkan anak beraktifitas diluar rumah tanpa masker walaupun hanya sebatas jalan pagi di dalam lingkungan perumahan kami yang relatif sepi . Anak-anak juga seperti sudah ter-\u003ci\u003ebrainwash\u003c/i\u003e\u0026nbsp;kalo \"ga boleh keluar rumah tanpa masker, diluar banyak virus\". Tapi ternyata masih terjangkit flu singapura juga.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cspan\u003e\u003ca name\u003d'more'\u003e\u003c/a\u003e\u003c/span\u003e\u003cdiv\u003eBeberapa bulan terakhir, kami mulai kembali memberanikan diri membawa anak-anak ke taman bermain. Mungkin sekitar 2 kali dalam kurun 6 bulan terakhir, ga bisa dibilang sering malah bisa dibilang amat sangat jarang. Selain menggunakan masker medis anak, kami juga memastikan waktu kunjungan tidak terlalu padat pengunjung, maka dipilihlah saat pagi sekali ketika mall baru buka \u0026nbsp;karena biasanya di jam segitu pengunjung khususnya anak-anak tidak terlalu ramai.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSaya pribadi memang selalu mementingkan aktifitas fisik untuk anak-anak, bermain, lompat-lompat, bersepeda, dan segala hal yang membuat mereka berkeringat. Ada kalanya mereka merasa bosan hanya beraktifitas di rumah, dan demi membahagiakan anak, maka diboyonglah mereka ke taman bermain favorit yang lokasinya disamping restauran sushi yang juga favorite mereka, setelah cape lompat-lompat, harapannya bisa makan banyak dan tidur siang jadi nyenyak.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSeneng iya, makannya juga jadi lahap, diperjalanan pulang kerumah pada kecapean dan ketiduran. Pulang-pulang udah seger terus mandi lagi walaupun sebelum keluar rumah udah mandi pagi.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eTiba-tiba, malamnya si kakak panas tinggi. Dikasih susu ga mau, dikasih makan juga nangis. Menyusul si adik yang juga akhirnya panas tinggi dan ga mau masuk apapun kemulutnya. Saya jujur was-was karena anak kedua saya ini termasuk ga pernah nolak dikasih makanan, apa aja dikunyah sama dia. Ga butuh waktu lama langsung \u003ci\u003ebooked appointment \u003c/i\u003esama dokter Irwan di Siloam Sriwijaya via aplikasi my Siloam (jujur aplikasi ini membantu banget sih). FYI, dokter Irwan ini dokter anak-anakku dari masih bayi. Sempet berobat ke dokter lain tapi paling enak konsul sama dokter Irwan karna selain dokternya pinter (ya semua dokter pinter lah..), tapi juga beliau ga sungkan menjelaskan panjang lebar dan menenangkan hati orang tua gampang galau sepertiku.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSebelum dibawa ke Siloam, anak-anak sudah dikasih penurun panas, tapi panasnya ga turun sampai kondisi tubuh normal, masih anget-anget gitu. Kebetulan si kakak ga ada tanda apapun selain ga nafsu makan. Nah si adik ada tanda kemerahan seperti bekas garukkan, ga banyak sih, cuma 1 titik di punggung tangan. awalnya dokter Irwan udah curiga , tapi karna dengar aku dan suami bilang si adik ini suka jahil tangannya kalo ada gigitan nyamuk, maka dokter irwan bilang \"\u003ci\u003ekalo panasnya ga turun dan bintik merahnya semakin jadi, anaknya dibawa lagi kemari ya bu\".\u0026nbsp;\u003c/i\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003ci\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/i\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eseingetku saat itu, anak-anak emang blm bisa dites darah karna demam belum 24 jam. Jadi kami di resepin beberapa obat termasuk penurun panas dan vitamin .\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003ePulang kerumah, sore, malem, pagi lagi..\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eBadan mereka belum kembali ke temperatur normal, nafsu makan belum juga membaik, lalu di kulit si adik muncullah bintik-bintik merah seperti jerawat yang ga menimbulkan rasa gatal (terlihat dari anaknya yang ga pernah terlihat garuk-garuk daerah yang berbintik). Sedangkan pada kulit kakak, bintik-bintik ini tidak timbul sama sekali.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003esi ibu panik, lalu mulai \u003ci\u003esearching\u003c/i\u003e\u0026nbsp;tanda-tanda yang ada sebenernya menjurus ke penyakit apa. Jangan tanya paniknya kaya apa, si ibu \u003ci\u003eoverthingking \u003c/i\u003epikirannya udah kemana-mana -_____-\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eBerdasarkan tanda-tanda yang ada,\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003ebintik-bintik merah, sariawan dateng keroyokan, panas yang ga kunjung turun walau diberikan paracetamol, ini sepertinya beneran \u003cb\u003eFLU SINGAPURA\u003c/b\u003e.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eGa butuh waktu lama langsung telpon ayahnya yang lagi ngantor, ayah langsung buru-buru pulang dan kita kembali ke Dokter Irwan.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003edan benar aja, dokter Irwan bilang ini flu singapura.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSetelah berkonsultasi dengan dokter Irwan, saya bisa menyimpulkan bahwa flu singapura ga menular hanya karena bersentuhan langsung dengan anak yang terpapar. Tapi juga bisa jadi karena kontak dengan benda yang disentuh oleh anak yang terkena virus ini sebelumnya. terbukti dari saat main ke taman bermain, kondisinya saat itu benar-benar sepi, anak yang bermain pun bisa dihitung dengan jari dan kami pastikan tidak dalam kondisi berdekatan, tapi anakku tetap terpapar. Tapi biar bagaimanapun, segala penyakit hadir ditubuh kita atas izin Allah, Allah yang memberi penyakit maka Allah pula yang menyembuhkan.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eKami diberikan obat baru Oleh dokter Irwan, termasuk diresepin anti virus yang harus habis dimakan dalam beberapa hari.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eBesoknya, Alhamdulillah banget sariawan anakku mulai kering, nafsu makan mulai kembali dan bintik-bintik dikulit juga mulai kempes dan kering. Walaupun flu singapura ini biasanya akan sembuh sendiri dalam kurun waktu sekitar 2 minggu, tapi menurutku penting banget buat buibu harus tetap waspada kalo melihat tanda-tanda ga biasa pada tubuh anak, terlebih lagi kalo suhu tubuh naik dan nafsu makan hilang total.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSemoga anak-anak yang terpapar segera sembuh, dan yang sehat dilindungi Allah dari penyakit ini. Aamiin Allahuma Aamin..\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.mithapisasefsio.com/feeds/2915878354838851574/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.mithapisasefsio.com/2022/05/flu-singapura.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/4118538659096245710/posts/default/2915878354838851574"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/4118538659096245710/posts/default/2915878354838851574"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.mithapisasefsio.com/2022/05/flu-singapura.html","title":"Motherhood Diary #1 : Flu Singapura"}],"author":[{"name":{"$t":"Mitha pisasesio"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/15507874137727370241"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDPr-WM7TrsAupE3ErX8Zin7S7irchrdiEjiutexfCN9ikFG2gdIcYBNEgPU69ZBU2ZoWU36Xgs8sNZYS5jlfdS0wXBgu_O9redWxCXPsD-rxZ1iKgufd4UBDZYMG-5Q0/s113/IMG_1312d.jpg"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0QYJspvrrhOrAThmzVBNzAP1OlCkOU3psJx_nUc8RW-y5NS_k3_y37a1-m_lE0By0zOaqWgM3obHM997d-AYpxyLmA2lv8j1runl9w2tv6EJqGqPfV3yDpNXlQ2y6uPDUnVEMAXPmMPptV8HkPh9IUzM4_Mu8f0zJ7HHu57v0R7ZV4ZvPsXP1b8BkpA/s72-w640-c-h586/3D9100B6-25FC-44E1-841A-31C63A93CED8.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4118538659096245710.post-4359356643877760223"},"published":{"$t":"2021-08-28T14:02:00.006+07:00"},"updated":{"$t":"2021-08-28T14:02:56.830+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"covid 19"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"health"}],"title":{"type":"text","$t":"my covid-19 Journey #2 : Mentally drained ?"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"1082\" data-original-width\u003d\"1080\" height\u003d\"752\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-dYIadO6MvD4/YSnQk9uTIII/AAAAAAAAHgQ/SsloP5PuosYGdyz2L5l75oXtRf3d1QCyQCLcBGAsYHQ/w638-h640/B130904D-8DB0-450F-A229-3AF5D4C95587.JPG\" width\u003d\"750\" /\u003e\u003c/div\u003e\u003cbr /\u003e\u003cdiv\u003eSelain mengalami gejala fisik yang belum pernah dirasakan sebelumnya, virus corona awalnya juga membuat saya cukup mengalami kelelahan mental. Rasa takut kehilangan dan khawatir dengan kondisi diri sendiri sudah pasti datang menghantui, ditambah lagi bila ada salah satu anggota keluarga yang sakit atau berpulang dan kita ga bisa melakukan apa-apa walau sekedar untuk keluar rumah, membuat jiwa rasanya lelah dan down sekali.\u003c/div\u003e\u003cspan\u003e\u003ca name\u003d'more'\u003e\u003c/a\u003e\u003c/span\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eGa bisa dipungkiri, selama 2 minggu lebih berdiam diri dirumah saja tanpa interaksi langsung dengan dunia luar membuat hati rasanya down banget. Walaupun kondisi tubuh terasa tidak terlalu berat, tapi setelah hasil swab PCR mu positif, kamu ga tau apa yang akan terjadi di depan, perbaikan atau perburukan, \u0026nbsp;kembali sehat atau harus berpulang. Seperti yang saya bilang pada\u0026nbsp;\u003ca href\u003d\"https://www.mithapisasefsio.com/2021/08/my-covid-19-journey-part-1.html?m\u003d0\" style\u003d\"color: crimson;\" target\u003d\"_blank\"\u003epostingan sebelumnya\u003c/a\u003e, kita ga bisa memprediksi kondisi tubuh kita akan seperti apa. Ditambah lagi berita duka cita yang terus datang dari WAG dan pengumuman toa masjid. Rasanya hati kacau banget. Beberapa hari kedepan akan seperti apa ya ?\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eHal yang paling bikin saya sedih adalah saya ga bisa ikut mengantarkan kakek saya ke peristirahatan terakhir dan mengucapkan selamat tinggal untuk yang terakhir kalinya, \u0026nbsp;saya ga bisa memeluk ibu saya yang sangat berduka, saya hanya bisa memantau kondisi kakek saya saat dalam perawatan hingga dikebumikan dari layar \u003ci\u003ehandphone\u003c/i\u003e.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eWalaupun kami termasuk ga mengalami gejala berat, tapi ga bisa dipungkiri rasa cemas pasti hadir. Lalu kemudian saya sadari, bila kondisi terasa baik-baik saja, harusnya \u003ci\u003emental breakdown\u003c/i\u003e\u0026nbsp;bisa di hindari. Fokus saja pada kesembuhan diri sendiri dan keluarga, tidak usah banyak mencari tau berita yang simpang siur dan belum tentu kebenarannya, tidak usah banyak membaca broadcast message WAG yang belum tentu valid, dan tidak usah overthinking.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eAtas izin Allah virus ini hadir dalam tubuhmu, dan atas izin-Nya pula lah kau mendapat kesembuhan . Yang terjadi biarlah terjadi, pasti ada hikmah dibalik semua peristiwa. Semoga dengan positifnya kami sekeluarga, \u003ci\u003eherd immunity \u003c/i\u003ebisa segera tercapai.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eBuat yang sedang berjuang untuk kesembuhan melawan covid-19, semangat yaaa..\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eBuat yang sedang merasa kehilangan, semoga Allah menguatkan dan menabahkan.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eLove,\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-FArtSUdwTFg/X22P7gjsXeI/AAAAAAAAHR4/x0bbnpppH1YlNvJsTP3-sMN8WhXBZ3EcgCLcBGAsYHQ/s1380/ttd.png\" style\u003d\"border: 0px none; width: 100px;\" /\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.mithapisasefsio.com/feeds/4359356643877760223/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.mithapisasefsio.com/2021/08/my-covid-19-journey-2-mentally-drained.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/4118538659096245710/posts/default/4359356643877760223"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/4118538659096245710/posts/default/4359356643877760223"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.mithapisasefsio.com/2021/08/my-covid-19-journey-2-mentally-drained.html","title":"my covid-19 Journey #2 : Mentally drained ?"}],"author":[{"name":{"$t":"Mitha pisasesio"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/15507874137727370241"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDPr-WM7TrsAupE3ErX8Zin7S7irchrdiEjiutexfCN9ikFG2gdIcYBNEgPU69ZBU2ZoWU36Xgs8sNZYS5jlfdS0wXBgu_O9redWxCXPsD-rxZ1iKgufd4UBDZYMG-5Q0/s113/IMG_1312d.jpg"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https://1.bp.blogspot.com/-dYIadO6MvD4/YSnQk9uTIII/AAAAAAAAHgQ/SsloP5PuosYGdyz2L5l75oXtRf3d1QCyQCLcBGAsYHQ/s72-w638-c-h640/B130904D-8DB0-450F-A229-3AF5D4C95587.JPG","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4118538659096245710.post-9253125816115055"},"published":{"$t":"2021-08-23T19:10:00.005+07:00"},"updated":{"$t":"2021-08-23T19:22:15.818+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"covid 19"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"health"}],"title":{"type":"text","$t":"my Covid-19 Journey : Part 1"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"1024\" data-original-width\u003d\"768\" height\u003d\"910\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-uc2yYMTiiUw/YRD6TC7nwzI/AAAAAAAAHfs/FRwYaJ67ncMl8TmRs9uOKMVKXCaQZPngQCLcBGAsYHQ/w480-h640/WhatsApp%2BImage%2B2021-08-09%2Bat%2B16.48.19.jpeg\" width\u003d\"750\" /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cdiv\u003esaya ngerasa saya udah cukup taat protokol kesehatan, ga keluar rumah untuk hal yang tidak penting, ketika ada kesempatan vaksin, saya daftar lebih dulu. Tapi tidak menutup kemungkinan saya akan terinfeksi virus corona. Dan ternyata benar, kejadian..\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cspan\u003e\u003ca name\u003d'more'\u003e\u003c/a\u003e\u003c/span\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eBeberapa kali saya baca beberapa rekan saya terkena covid karena ketularan pekerja di rumah ataupun sopir yang kerja pulang dan pergi (tidak menginap). Kebetulan kami dirumah punya seorang pekerja yang tugas utamanya menjaga anak-anak terutama saat saya ada kerjaan, sebut saja beliau dengan sebutan Uwa'. \u0026nbsp;Walaupun anak-anak lebih sering saya yang urus, tapi kontak langsung dengan uwa' juga cukup sering. Ada kalanya anak-anak mau mandi sama uwa, gak mau sama ibu, nah disinilah peran si uwa bekerja.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSaya termasuk paling cerewet urusan protokol kesehatan ini, bukan cuma ke Uwa, tapi juga ke Oma nya anak-anak yang punya lebih banyak lagi karyawan yang juga pulang pergi. Kebetulan rumah oma dan rumah kami hanya terpisah beberapa blok, \u0026nbsp;sering kali oma nya menyuruh karyawannya secara bergantian mengantarkan makanan kesini walau hanya sebentar dan tetap menggunakan masker. Saya sudah wanti ke Uwa' dan tim rumah oma, kalo ga perlu-perlu banget ga usah kemana-mana, dan harus terus menggunakan masker kemanapun pergi atau bila bertemu orang dari luar, dan saya juga segera mendaftarkan vaksin saat ada kesempatan. Saat tulisan ini ditulis, uwa' dan semua karyawan oma sudah dapat vaksin dosis kedua.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eJujur saya ga setega itu untuk merumahkan Uwa'. Karena beliau ini adalah tulang punggung dimana suami beliau adalah buruh harian lepas yang saat ini sedang tidak ada pekerjaan. Jadi dengan bismillah, Uwa' kami pertahankan, walau konsekuensinya cukup berat.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cu\u003e\u003ci\u003ePS :\u0026nbsp;\u003c/i\u003eDisclaimer dulu, saya jujur ga tau darimana virus ini pada akhirnya bisa hinggap di tubuh kami, postingan ini saya buat tanpa maksud menyalahkan siapapun..\u003c/u\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cdiv\u003eCerita dimulai dari anak-anak yang secara bergiliran demam tinggi,\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eawalnya si adik, lalu menular ke kakaknya..\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eBeberapa hari sebelumnya uwa' memberikan tanda-tanda sedang tidak enak badan, tumben sekali siang-siang pakai jaket. Ditanya kondisinya oleh suami, ia bilang agak kedinginan . Begitu juga dengan beberapa karyawan oma, demam serentak. Beberapa hari sebelumnya memang mereka semua pergi berbarengan untuk mendapat suntikan vaksin dosis pertama.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003edan dari sinilah kami kecolongan..\u003c/div\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003emalam setelah uwa merasa kedinginan, ditengah malam saya mendapati anak gadis kecil kami demam dengan suhu yang cukup tinggi. Biar begitu ditengah malam dia masih ceria dan mengajak ayahnya bernyanyi. Menjelang subuh dia rewel sekali, ga mau di gendong ayah, mau nya digendong ibu dan ibu ga boleh duduk. Setiap saya taruh di tempat tidur, dia terbangun. Alhamdulillah dalam 2 hari demam mereda, dan gantian kakaknya yang mulai demam. Untungnya si kakak hanya demam 1 hari, setelah itu ia kembali ceria seperti tidak ada tanda-tanda sedang sakit serius.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eBiarpun begitu, saya tau banget kalo anak saya lagi ga enak badan.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSi kakak selalu pengen di peluk ibu dan di gendong ayah, si ade yang harusnya sudah di sapih malah setelah demam kemarin makin kenceng \u003ci\u003enenen\u003c/i\u003e\u0026nbsp;nya, ga bisa liat ibu duduk dikit dia langsung minta nen, pernah juga ibu lagi beberes dapur lalu ditarik ke kamar buat nen, ada kali 30x dalam sehari. Dengan kondisi badan anak yang sedang tidak sehat, saya memutuskan untuk menunda proses menyapih adik. Saat sehat aja kadang ga tega dan banyak drama, apalagi kalo anaknya dalam kondisi sakit.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSetelah anak-anak membaik, mulai lah kami orang tuanya yang sakit.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSaya dan suami akhirnya demam, kedinginan di siang hari, dan seluruh badan terasa sakit bahkan walau hanya dengan disentuh.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eKarena dikanan kiri banyak berita tentang teman dan kenalan yang positif covid-19, saya ajak suami untuk test swab antigen di RS siloam Sriwijaya. Syukurnya mereka menyediakan layanan \u003ci\u003edrivethru\u003c/i\u003e\u0026nbsp;sehingga kami ga perlu kontak dengan banyak orang. Anak-anak yang awalnya akan ikutan swab bersama kami, akhirnya kami urungkan. Dengan pertimbangan anak-anak yang takut melihat perawat ber-APD yang mengetest kami. Orang tua aja udah anteng bisa ngerasain ngilu pasca swab, apalagi anak-anak yang berontak, bisa - bisa cedera rongga hidung. Kami putuskan bila hasil swab antigen positif maka anak-anak akan kami swab juga.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"1024\" data-original-width\u003d\"817\" height\u003d\"880\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-Walzuv2b6CU/YREMEMp-eAI/AAAAAAAAHf8/GfSsCLZCiFgi6PIHg3ZWevh2LGaH9E3wACLcBGAsYHQ/w510-h640/WhatsApp%2BImage%2B2021-08-09%2Bat%2B17.26.17.jpeg\" width\u003d\"750\" /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003eQadarullah, hasil swab antigen kami positif. Proses nunggu hasil swab yang memakan waktu sekitar 8 jam membuat kami harus melakukan swab PCR esok harinya. Ada yang mengagetkan saat menunggu waktu PCR, saya dan suami ga bisa mencium wangi aroma \u003ci\u003eessential oil \u003c/i\u003eyang menyengat. Gak tercium sama sekali. Seluruh jenis bau-bauan ga ada yang tercium sama sekali walau nafas tetap normal. Untungnya indra perasa kami masih bisa mengecap segala jenis rasa walau agak sedikit samar. \u0026nbsp;Selain penciuman, kami juga kehilangan nafsu makan.\u0026nbsp;\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSaya teringat di salah satu WAG ada seorang teman yang menjual Oxymeter. Setelah hasil swab antigen positif, saya segera memesan alat tersebut dan tidak menunggu waktu lama alat tersebut sudah tiba dirumah. Secara berkala saya selalu rutin mengecek saturasi oksigen kami ber-4. Alhamdulillah stabil dan tidak ada sesak.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003ctable align\u003d\"center\" cellpadding\u003d\"0\" cellspacing\u003d\"0\" class\u003d\"tr-caption-container\" style\u003d\"margin-left: auto; margin-right: auto;\"\u003e\u003ctbody\u003e\u003ctr\u003e\u003ctd style\u003d\"text-align: center;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"1280\" data-original-width\u003d\"960\" height\u003d\"910\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-80j9iTI7Jk0/YRD8fH4sEyI/AAAAAAAAHf0/mF0VZJBKIyclykrH5srqIAuicKUYOsuTACLcBGAsYHQ/w480-h640/WhatsApp%2BImage%2B2021-08-09%2Bat%2B16.55.11.jpeg\" style\u003d\"margin-left: auto; margin-right: auto;\" width\u003d\"750\" /\u003e\u003c/td\u003e\u003c/tr\u003e\u003ctr\u003e\u003ctd class\u003d\"tr-caption\" style\u003d\"text-align: center;\"\u003eAlhamdulillah saturasi oksigen Saya, suami, dan anak-anak stabil \u0026gt; 95\u003c/td\u003e\u003c/tr\u003e\u003c/tbody\u003e\u003c/table\u003e\u003cbr /\u003e\u003cdiv\u003eMelihat kondisi yang saya alami, saya semakin yakin kalo sepertinya virus corona sedang mampir ditubuh kami. Jujur saja, yang paling saya takutkan adalah kondisi anak-anak. Keduanya juga hilang penciuman, saya takut sekali karena mereka belum bisa mengekspresikan dan menjabarkan kondisi tubuh yang mereka \u0026nbsp;rasakan, saya takut kehilangan dan takut menyesal.\u003c/div\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eMengetahui anak-anak harus berkenalan dengan virus ini saja sudah jadi tamparan maha dahsyat buat saya dan suami..\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cb\u003e\u003ci\u003eDan hasil swab PCR keluar, kami positif Covid - 19..\u003c/i\u003e\u003c/b\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSyukur kehadirat Tuhan semesta Alam, sang maha menyembuhkan. Setelah demam di hari pertama kondisi tubuh anak-anak tidak menunjukkan tanda-tanda sedang sakit. Di minggu pertama dan kedua saya mengontrol ketat semua makanan yang masuk ketubuh anak saya, tidak ada \u003ci\u003eultra\u003c/i\u003e\u0026nbsp;\u003ci\u003eprocessed food \u003c/i\u003esama sekali. Cemilan hanyalah buah dan semua makanan olahan rumahan / non pabrikan.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eBegitu banyak kemudahan dan perhatian yang datang kepada kami..\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e2 hari setelah terkonfirmasi positif, dengan di fasilitasi kantor suami, kami melakukan \u003ci\u003etelemedicine by zoom \u003c/i\u003edengan dokter spesialis penyakit dalam di RS Hermina Palembang. Kami diberikan obat berdasarkan keluhan yang kami rasakan, dan diberikan resep anti virus yang boleh dicari sendiri. Kenapa tidak diberikan oleh rumah sakit ? karena gejala yang kami rasakan cenderung ringan ke sedang, dan obat anti virus diprioritaskan untuk pasien dengan gejala berat. Anak-anak juga diberikan \u003ci\u003esuggest \u003c/i\u003emultivitamin apa yang harus diberikan selama masa isolasi mandiri berlangsung.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eBesok paginya obat sudah sampai dirumah dengan bantuan abang ojek online..\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSaya memahami betul setiap orang mengalami sakit yang berbeda tergantung dengan imunitas tubuh. Saya bersyukur sekali sudah divaksin \u003ci\u003efull dosses. \u003c/i\u003eDan saat virus ini mampir ketubuh saya dan suami, insyaAllah vaksin sudah bekerja optimal karena sudah lewat 2 bulan sejak vaksin kedua disuntikkan. Tapi tetap saja, yang paling saya khawatirkan adalah anak-anak.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eOleh seorang teman yang sudah duluan terkonfirmasi positif,\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003ekami disarankan untuk datang ke RS. Bunda Jakabaring yang ternyata sudah bekerja sama dengan kemenkes untuk scan torax dan dapat obat, selain itu temen saya ini juga bilang kalo ada opsi untuk Isolasi di RS Bunda, Wisma atlet ataupun asrama haji. Tentu saja dengan \u0026nbsp;melihat bagaimana kondisi saat itu, bila gejala cenderung ringan maka akan di perbolehkan untuk isoman di rumah.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eTapi karena sudah konsultasi dengan dokter dari RS Hermina, kami putuskan untuk tidak datang ke RS Bunda Jakabaring. Kami sudah banyak di bekelin obat, nanti jadi bingung harus minum obat yang mana kalo kebanyakan hehe.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eAlhamdulillah dalam waktu 3 hari, penciuman kami berangsur-angsur kembali. Demam tidak datang lagi, tapi ada kalanya hidung sakit saat bernafas, seperti kalo berenang kemasukan air. Sakitnya hidung itu sampe bikin kepala pusing. Gejala ini saya alami sekitar 5 hari. Setelah itu saya sudah merasa sehat dan bugar. Tapi tetap saja saya waspada atas kemungkinan terburuk yang menyerang kami, apalagi kalo bukan \u003ci\u003ehappy hypoxia \u003c/i\u003edan \u003ci\u003ecytokine strom \u003c/i\u003eatau badai sitokin.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eHari ini sudah hari ke - 21 pasca kami isolasi mandiri, insya Allah hari kamis nanti dijadwalkan PCR ulang sebagai syarat suami untuk masuk kantor. Walau menurut yang saya baca dan juga kata dokter yang memeriksa kami, bila sudah isolasi 10+3 hari dan tidak lagi bergejala sudah di nyatakan sembuh. Dan sensitifitas tinggi dari alat PCR tidak bisa membedakan apakah virus tersebut masih hidup atau sudah mati, selama materi genetik itu masih menempel ditubuh maka akan tetap di anggap positif.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSaya paham sekali bahwa covid-19 ini adalah penyakit yang misterius, kalo kata dokter Gunawan di Podcastnya Deddy Corbuzier, setiap pasien memiliki gejala berbeda. Proses penyembuhannya tidak bisa disama ratakan, harus \u003ci\u003ekiss to kiss. \u003c/i\u003eSegagah apapun kamu, tidak ada yang bisa menjamin kamu bisa selamat dari virus ini, apalagi varian-varian baru ga berhenti bermunculan.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eBeberapa saat yang lalu ada seorang guru yoga yang sudah pasti menjalani gaya hidup sehat, rajin berolahraga, pola makan terjaga, tapi sayangnya tidak mampu bertahan dan harus berpulang. Tetapi ada juga seorang nenek dengan banyak komorbid malah sehat dan sembuh dalam waktu yang tidak terlalu lama. Semisterius itu memang..\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003ekita benar - benar tidak tau sekuat apa tubuh kita bisa bertahan..\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003ci\u003eso please, don't test the lady luck..\u003c/i\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003ci\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/i\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eEh, Nanti ceritanya saya lanjutkan, saya mau menyiapkan makan malam suami dulu :) Sehat selalu ya teman-teman.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.mithapisasefsio.com/feeds/9253125816115055/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.mithapisasefsio.com/2021/08/my-covid-19-journey-part-1.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/4118538659096245710/posts/default/9253125816115055"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/4118538659096245710/posts/default/9253125816115055"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.mithapisasefsio.com/2021/08/my-covid-19-journey-part-1.html","title":"my Covid-19 Journey : Part 1"}],"author":[{"name":{"$t":"Mitha pisasesio"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/15507874137727370241"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDPr-WM7TrsAupE3ErX8Zin7S7irchrdiEjiutexfCN9ikFG2gdIcYBNEgPU69ZBU2ZoWU36Xgs8sNZYS5jlfdS0wXBgu_O9redWxCXPsD-rxZ1iKgufd4UBDZYMG-5Q0/s113/IMG_1312d.jpg"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https://1.bp.blogspot.com/-uc2yYMTiiUw/YRD6TC7nwzI/AAAAAAAAHfs/FRwYaJ67ncMl8TmRs9uOKMVKXCaQZPngQCLcBGAsYHQ/s72-w480-c-h640/WhatsApp%2BImage%2B2021-08-09%2Bat%2B16.48.19.jpeg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4118538659096245710.post-4597512351575485660"},"published":{"$t":"2021-02-10T17:57:00.003+07:00"},"updated":{"$t":"2021-02-10T18:39:35.930+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Motherhood"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"health"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"wellness"}],"title":{"type":"text","$t":"Tentang Suplemen anak dimasa pandemi"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"1578\" data-original-width\u003d\"1152\" height\u003d\"922\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-MNO-JNzF_Fs/YCO0TCRRxOI/AAAAAAAAHXg/rzVVozN0Gb0DEMPP-1g1lCQmeeMbniY4ACLcBGAsYHQ/w468-h640/IMG_6806%2B2.jpg\" width\u003d\"750\" /\u003e\u003c/div\u003e\u003cbr /\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv style\u003d\"text-align: left;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: inherit;\"\u003eBanyak pro kontra tentang pemberian suplemen pada anak. Sebenarnya bebas aja, orang tua pasti mau yg terbaik kan ? kalo ngerasa kira2 semua unsur vitamin sdh terpenuhi dari asupan anak sehari-hari, aku rasa pemberian suplemen tambahan bisa di skip. Tapi aku pribadi lebih memilih untuk memberikan suplemen untuk anak-anak mengingat ada kalanya nafsu makan anak lagi ga bagus. Apalagi pandemi makin menjadi, \u003ci\u003ei need to protect my kids like tiger protects its forest\u003c/i\u003e.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv style\u003d\"text-align: left;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: inherit;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\u003cspan\u003e\u003ca name\u003d'more'\u003e\u003c/a\u003e\u003c/span\u003e\u003cdiv style\u003d\"text-align: left;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: inherit;\"\u003eTerutama si Adik yang masih asi, dimana anak asi memiliki kecenderungan defisiensi Vitamin D karena vitamin ini merupakan salah satu vitamin yang ga terkandung dalam asi. Padahal vitamin D sangat diperlukan tubuh terutama untuk penguatan imun, apalagi vitamin D dinilai berguna untuk menangkal infeksi virus terutama di saluran Nafas yang bisa dibilang sangat cocok dengan kondisi sekarang ini.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\u003cp style\u003d\"font-stretch: normal; line-height: normal; margin: 0px;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/p\u003e\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\u003ca href\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-xwghjINMTrU/YCOaTxXjXEI/AAAAAAAAHXM/BjDVwVtJ7IsDqMqJYb4CpkGxmjEwsQ_kwCLcBGAsYHQ/s750/IMG_6660.jpg\" style\u003d\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"468\" data-original-width\u003d\"750\" height\u003d\"400\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-xwghjINMTrU/YCOaTxXjXEI/AAAAAAAAHXM/BjDVwVtJ7IsDqMqJYb4CpkGxmjEwsQ_kwCLcBGAsYHQ/w640-h400/IMG_6660.jpg\" width\u003d\"640\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\u003cbr /\u003e\u003ctable align\u003d\"center\" cellpadding\u003d\"0\" cellspacing\u003d\"0\" class\u003d\"tr-caption-container\" style\u003d\"margin-left: auto; margin-right: auto;\"\u003e\u003ctbody\u003e\u003ctr\u003e\u003ctd style\u003d\"text-align: center;\"\u003e\u003ca href\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-39N4knJ8fIU/YCOaad5Tv4I/AAAAAAAAHXQ/mMgfJEbsk0YXgNg69g7uKPKQOYgnH11tQCLcBGAsYHQ/s750/IMG_6661.jpg\" style\u003d\"margin-left: auto; margin-right: auto;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"523\" data-original-width\u003d\"750\" height\u003d\"446\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-39N4knJ8fIU/YCOaad5Tv4I/AAAAAAAAHXQ/mMgfJEbsk0YXgNg69g7uKPKQOYgnH11tQCLcBGAsYHQ/w640-h446/IMG_6661.jpg\" width\u003d\"640\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/td\u003e\u003c/tr\u003e\u003ctr\u003e\u003ctd class\u003d\"tr-caption\" style\u003d\"text-align: center;\"\u003eContoh jurnal tentang manfaat vitamin D dalam kesehatan saluran Nafas, bisa di google sendiri yah\u003c/td\u003e\u003c/tr\u003e\u003c/tbody\u003e\u003c/table\u003e\u003cbr /\u003e\u003cp style\u003d\"font-stretch: normal; line-height: normal; margin: 0px;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/p\u003e\u003cdiv\u003eMemang betul, kebutuhan akan vitamin D bisa kita dapatkan dari sumber vitamin D yang berlimpah ruah dan juga gratis yaitu sinar Matahari. Tapi akhir-akhir ini cuaca di kota tempat tinggalku terkadang muram sepanjang hari. Pernah aja hujan seharian dari pagi ke pagi lagi.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eJadi pemberian suplemen dimasa pandemi ini kurasa cukup menenangkan banget terutama untuk emak-emak gampang panikan macem si anu *tunjuk diri sendiri.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eDisini aku mau share vitamin harian yang dikonsumsi anak-anak selama masa pandemi :)\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"2048\" data-original-width\u003d\"1963\" height\u003d\"776\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-G4DES5g7Vak/YCO__BJ1huI/AAAAAAAAHXs/0SEHsyY-MPI-DoQAgIsxwNvn32KAU_jIQCLcBGAsYHQ/w614-h640/IMG_6810.JPG\" width\u003d\"750\" /\u003e\u003c/div\u003e\u003cbr /\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003ch3 style\u003d\"text-align: left;\"\u003eELKANA CL\u003c/h3\u003e\u003cdiv\u003ePertama kali di saranin sama DSA nya bocah. Super lengkap kandungan vitaminnya \u003cspan style\u003d\"font-family: inherit;\"\u003edan harganya juga cukup terjangkau. Elkana ini jadi andalan ibu banget ketika anak-anak lagi males makan, mengandung vitamin B kompleks, cod liver oil, dan banyak vitamin lainnya. Elkana juga mengandung vit D3 sebesar 400 IU sesuai kebutuhan harian anak. Efeknya di beberapa anak malah bisa jadi penambah nafsu makan karna memang ada kandungan Curcuma di dalamnya. Oya selain bisa dikonsumsi anak mulai dari 1 tahun, vitamin ini juga direkomendasikan untuk orang dewasa, ibu hamil dan ibu menyusui. Tinggal di sesuaikan aja dosisnya berdasarkan saran dokter masing-masing ya.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: inherit;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: inherit;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003ch3\u003eBLACKMORES SUPERKIDS IMMUNE GUMMIES\u003c/h3\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eKarena berfokus pada penguatan imun, suplemen ini mengandung unsur utama Vit C, Zink dan Vitamin D. Rasanya khas jelly kesukaan anak-anak, jadi ga akan ada drama anak menolak ketika dikasih suplemen ini . Untuk kakak (anak pertamaku), suplemen ini aku kasih 2 hari sekali karena diselingi dengan Elkana CL. Dan karena direkomendasikan untuk anak 2-12 tahun, jadi adik belum aku kasih vitamin ini, lagi pula si adik masih Asi.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003ch3\u003ePROPOLIS\u003c/h3\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cdiv style\u003d\"text-align: left;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: inherit;\"\u003eAnak-anak memang sudah minum propolis sejak mereka berumur 6 bulan, Bagus banget utk menopang imun. Sering kejadian ada anggota keluarga yg flu berat tp anak2ku Biidznillah ga ketularan Alhamdulillah. \u0026nbsp;Kalo si kakak udah auto nganga kalo liat ibunya buka botol propolis, ini anak suka banget propolis padahal rasanya pahit. Alhamdulillah MasyaAllah.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003ch3\u003eCLOVER HONEY AIRBORNE\u003c/h3\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cp style\u003d\"font-stretch: normal; line-height: normal; margin: 0px;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: inherit;\"\u003epertama kali liat merk ini di e-commerce waktu lg cek-cek produk sebelah \u003cspan style\u003d\"font-stretch: normal; line-height: normal;\"\u003e🤣 harganya terjangkau dibanding merk terkenal itu, dan\u0026nbsp;\u003c/span\u003esi adik suka banget, sampe suka minta tambah. Beberapa teman sudah nyoba lebih dulu bilang rasanya sama aja dengan produknya H*I.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/p\u003e\u003cp style\u003d\"font-stretch: normal; line-height: normal; margin: 0px;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: inherit;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/p\u003e\u003cp style\u003d\"font-stretch: normal; line-height: normal; margin: 0px;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: inherit;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/p\u003e\u003ch3\u003eMADU URAY\u003c/h3\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eMadu kesayangan semuanya, jadi campuran untuk minuman atau minum langsung. Ada kalanya si kakak nolak di kasih clover honey (mungkin karena teksturnya lebih kental dibanding madu pada umumnya), dan kalo di kasih madu uray ini dia ga bakalan nolak.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv style\u003d\"text-align: center;\"\u003e-----------------------------------------------\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSekali lagi aku disini cuma sharing tentang suplemen yang aku berikan untuk anak-anakku, semoga bisa bermanfaat. Sebelum diberikan ke anak, wajib hukumnya mengkaji dulu kira-kira asupan apa saja yang sepertinya dibutuhkan anak-anakmu ya \u0026nbsp;:)\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSelain memberikan suplemen, \u0026nbsp;aku berusaha untuk memberikan makan sehat dan mengenyangkan untuk kedua anakku. Mulai diajarkan minum green smoothies (btw ini kembali ke kondisi setiap anak dan keyakinan orang tua ya, ada orang tua yang ga setuju ngasih anaknya green smoothie, jadi bebas aja), makan buah, dan juga diberikan lauk pauk berprotein tinggi.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSemoga teman-teman sehat selalu bersama keluarga ya..\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eJangan lupa Dzikir Pagi dan Petang untuk yang muslim, semoga Allah Subhanahuwata'ala senantiasa melindungi kita semua.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"float: left; padding: 20px;\"\u003e\n\u003cimg border\u003d\"0\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-FArtSUdwTFg/X22P7gjsXeI/AAAAAAAAHR4/x0bbnpppH1YlNvJsTP3-sMN8WhXBZ3EcgCLcBGAsYHQ/s1380/ttd.png\" style\u003d\"border: 0px none; width: 100px;\" /\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.mithapisasefsio.com/feeds/4597512351575485660/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.mithapisasefsio.com/2021/02/tcc-entang-suplemen-anak-dimasa-pandemi.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/4118538659096245710/posts/default/4597512351575485660"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/4118538659096245710/posts/default/4597512351575485660"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.mithapisasefsio.com/2021/02/tcc-entang-suplemen-anak-dimasa-pandemi.html","title":"Tentang Suplemen anak dimasa pandemi"}],"author":[{"name":{"$t":"Mitha pisasesio"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/15507874137727370241"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDPr-WM7TrsAupE3ErX8Zin7S7irchrdiEjiutexfCN9ikFG2gdIcYBNEgPU69ZBU2ZoWU36Xgs8sNZYS5jlfdS0wXBgu_O9redWxCXPsD-rxZ1iKgufd4UBDZYMG-5Q0/s113/IMG_1312d.jpg"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https://1.bp.blogspot.com/-MNO-JNzF_Fs/YCO0TCRRxOI/AAAAAAAAHXg/rzVVozN0Gb0DEMPP-1g1lCQmeeMbniY4ACLcBGAsYHQ/s72-w468-c-h640/IMG_6806%2B2.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4118538659096245710.post-7943598536635879398"},"published":{"$t":"2020-09-21T16:33:00.001+07:00"},"updated":{"$t":"2020-09-21T16:33:26.568+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"health"}],"title":{"type":"text","$t":"Tetap bugar di masa pandemi meski dirumah aja"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"2048\" data-original-width\u003d\"1709\" height\u003d\"856\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-1k_uJGDKujs/X2ge64RM3XI/AAAAAAAAHQw/wJIo6S2hOGAmVQWlX9A4izV6HmtevuPUACLcBGAsYHQ/w534-h640/IMG_3231.JPG\" width\u003d\"750\" /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eDisaat pandemi seperti ini, kita dituntut untuk tetap sehat dan \"waras\" dengan ruang gerak yang sangat terbatas. Kali ini aku mau membagi beberapa kegiatan yang aku lakukan untuk tetap sehat selama #dirumahaja, semoga saja kita semua tetap bugar walau hanya berkegiatan di dalam rumah.\u003c/div\u003e\u003cspan\u003e\u003ca name\u003d'more'\u003e\u003c/a\u003e\u003c/span\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003ch3 style\u003d\"text-align: left;\"\u003e\u003cu\u003e#10000stepsaday dirumah aja\u003c/u\u003e\u003c/h3\u003e\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"779\" data-original-width\u003d\"750\" height\u003d\"774\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-UF2yf2nSL24/X2ghZv_CC8I/AAAAAAAAHQ8/VdcAvZL8MBcIxN8EkwA3TDJBLy9X4U3SgCLcBGAsYHQ/w616-h640/IMG_3232.jpg\" width\u003d\"750\" /\u003e\u003c/div\u003e\u003cbr /\u003e\u003cdiv\u003eAlhamdulillah sudah beberapa bulan terakhir ini aku ikutan geng jalan kaki 10000 langkah perhari biar badan tetap sehat dan bugar. Percaya ga kalo aku bisa \u003ci\u003ereach \u003c/i\u003e10000 langkah sehari dengan jalan kaki dirumah aja ? Percaya dong ! alasannya karena kedua anakku gak bisa lama-lama jauh dari ibunya, lagipula ibunya juga cengeng sih, baru jalan berapa meter tar balik lagi karna di telponin sama bibi nya anak- anak atau karena si ibu nya aja yang udah kepikiran sama anak-anaknya 😅 Akhirnya aku siasati dengan berjalan kaki di dalam rumah. FYI rumahku tuh itu standar rumah keluarga kecil pada umumnya alias ga luas-luas banget. Biasanya rute ku adalah Kamar-ruang tengah- dapur - ruang tengah- ruang tamu- ruang tengah-dapur- kembali lagi ke kamar, yang dalam 1 puteran bisa dapet sekitar 180 langkah.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eBiasanya pagi hari aku mulai sambil dzikir pagi, fokusnya kedzikirnya dan ga ngitungin langkah. Alhamdulillah banget bisa dapet sekitar 2000an langkah, terus habis itu mandi dan bikin sarapan, mandi dan ngurusin suami, anak-anak dan rumah. Selama proses kegiatan kenegaraan itu, bisa lah kekumpul sekitar 500- 2000 \u0026nbsp;langkah. Nah saat masak, ketika lagi menggoreng sesuatu seperti Ayam atau ikan, biasanya sembari nunggu Ayam dan ikannya mateng sempurna aku lanjutin lagi jalannya, Dalam proses ini Alhamdulillah lumayan kekumpul 500 - 1000 langkah. Tergantung ada yang tiba-tiba minta gendong atau engga, biasanya dengan ibu jalan bolak balik itu menarik perhatian si ade, jadinya dia minta gendong. Kalo udah gitu biasanya aku lanjutin jalan sedapetnya aja soalnya jalan bolak balik sambil gendong ade yang udah hampir 15 kg mayan berat juga 😆 Biasanya sebelum jam 12 siang udah kekumpul 4000an langkah.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSetelah anak-anak tidur siang (biasanya ibunya baru selesai kerja didepan komputer), aku lanjut lagi deh jalan didalam rumah kira-kira sampe 7500 langkah. Kemudian aktifitas lanjutan ngurusin anak-anak dan Dzikir sore. Nah saat dzikir sore ini juga jalannya fokus aja ke ucapan dzikirnya, ga usah ngitungin langkahnya. Setelah dzikir sore bisa kekumpul 1800an langkah. Sisa langkah yang belum tercapai biasanya aku lanjutkan dengan jalan santai setelah shalat magrib sekitar 30 menit.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eWalaupun begitu, kekurangan jalan kaki di dalam rumah adalah sudah pasti ga bisa menghirup segarnya udara pagi \u003cstrike\u003eatau asap kendaraan bermotor\u003c/strike\u003e\u0026nbsp;yang biasanya kita dapetin ketika jalan kaki keluar rumah. Dan juga kalo punya anak kecil sepertiku, terkadang suka kepotong sama anak minta gendong, si ade minta\u0026nbsp;\u003ci\u003enyen\u003c/i\u003e, dan urusan kenegaraan lainnya yang buatku sih ga ada masalah sama sekali.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003ePernah suatu ketika aku nyoba jalan kaki keluar rumah, itu rasanya kok juuuuaaaauuh buaaaanget. Kaya targetnya ga tercapai-capai gitu. Mungkin karna udah terbiasa bolak balik didalam rumah yaaa jadi ga ngitung jarak, tau-tau udah 6 km aja. Wah, 6 km di dalam rumah kalo di bawa keluar udah sampe ke kantornya suami tuh hehe.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eYang aku suka dengan jalan kaki dirumah aja adalah :\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003col style\u003d\"text-align: left;\"\u003e\u003cli\u003e\u0026nbsp;Sudah pasti Rasanya badan lebih sehat dan semangat\u003c/li\u003e\u003cli\u003eAku bisa stop dan bisa mulai kapanpun aku mau. Jadi kalo anak pup atau minta gendong atau apapun ya aku bisa stop dulu dan bisa kembali mulai setelah urusannya kelar\u003c/li\u003e\u003cli\u003eAku ga mesti meninggalkan anak-anak dirumah dan meninggalkan rutinitas harian yang aku lakukan, artinya semua masih tetap terhandle\u0026nbsp;\u003c/li\u003e\u003cli\u003eAku tetap bisa mantau dan nemenin anak bermain walau sambil jalan bolak balik di dalam rumah\u003c/li\u003e\u003cli\u003eTubuhku tersugesti bahwa aku sudah melakukan sesuatu yang bermanfaat dengan memulai berjalan kaki di dalam rumah, itu semacam reward dan penghargaan untuk diri sendiri. Jadi di sisa hari itu aku akan merasa sayang untuk berdiam diri aja santai-santai ga melakukan apa-apa.\u003c/li\u003e\u003cli\u003eAku bisa mengatur tubuhku, kalo aku mau berkeringat ya aku jalannya sambil semangat dan langkah yang cepat, tapi kalo udah mandi tapi goal nya belum tepenuhi ya aku jalannya santai-santai aja.\u0026nbsp;\u003c/li\u003e\u003c/ol\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eJadi ingat waktu itu pernah liat iG nya Mba Putu S. Kardha \u003ca href\u003d\"https://www.instagram.com/rainbowofmylife/?hl\u003did\"\u003e@rainbowofmylife\u003c/a\u003e\u0026nbsp; jalan kaki 30 menit itu erat kaitannya dengan kesehatan mental, kita jadi lebih sehat dan ga gampang marah-marah.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eOya, buat buibu super hero diluar sana, selain jalan kaki di dalam rumah aja boleh banget dibantu aktifitas fisik lainnya seperti mencuci pakaian, nyapu ngepel, ngelap kaca, masak dan aktifitas sehari-hari lainnya. Itu semua juga bikin badan sehat kok, semakin banyak gerak maka akan semakin banyak kalori yang terbakar. Intinya sih banyak cara untuk terus bergerak asal ada niat.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003ch3\u003e\u003cu\u003eBerkebun\u003c/u\u003e\u003c/h3\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"2048\" data-original-width\u003d\"1536\" height\u003d\"910\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-x29aHm-JwsA/X2hj0JDx4RI/AAAAAAAAHRI/J1F9audwiLEoS01SSFd5QZ2p5ca69hmOQCLcBGAsYHQ/w480-h640/IMG_2953.JPG\" width\u003d\"750\" /\u003e\u003c/div\u003e\u003cbr /\u003e\u003cdiv\u003eKayanya berkebun disaat pandemi jadi pilihan banyak orang untuk mengisi aktifitas. Buatku pribadi, berkebun jadi salah satu cara mengeluarkan keringat yang paling kusuka. Selain bikin tubuh aktif bergerak, berkebun juga bisa jadi cara merefresh otak. Melihat sesuatu yang \u003ci\u003eijo royo royo \u003c/i\u003emenyegarkan membuat hati sangat bahagia. Bahagia \u003d menaikkan sistem imun kan ?\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003ePanen menjadi waktu yang paling kutunggu-tunggu, senang sekali rasanya bisa ikut andil memenuhi kebutuhan dapur dari kebun sendiri, walaupun masih ga bisa memenuhi semuanya karena halaman rumah kami sangat terbatas.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eWalaupun berkeringat, berkebun itu buatku sama sekali ga melelahkan dan ga menjadi beban. Tau-tau udah sejam aja, dan kaget banget ketika cek aplikasi smart watchku, ternyata udah lebih dari 500 kcal yang terbakar. Dengan berkebun tubuh kita jadi ikut berjemur dibawah sinar matahari pagi yang sangat penting untuk kesehatan tubuh dan tulang.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"737\" data-original-width\u003d\"734\" height\u003d\"752\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-dtAb1MLlSrM/X2hlCiT60lI/AAAAAAAAHRU/9bY8J5dtfwIE7IUapK5fc2KBOo3KgQNHQCLcBGAsYHQ/w638-h640/6EF6CE4E-C8BF-4709-BCC2-5B5736C435FF.JPG\" width\u003d\"750\" /\u003e\u003c/div\u003e\u003cbr /\u003e\u003cdiv\u003eSeperti yang aku sebutkan diatas, berkebun membuatku tidak terlalu pusing ketika kebetulan stock sayuran di kulkas sedang habis, selalu ada kangkung untuk di panen, ada ginseng jawa untuk dijadikan lalapan, dan selalu ada cabe rawit untuk di sambel. Alhamdulillah.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eTernyata kebiasaan berkebun ini nagih dan menular. Terbukti dengan suamiku yang sekarang ikut aktif ngurusin kebun, bahkan kadang aku udah keduluan nyiram tanaman.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003ch3\u003e\u003cu\u003eAt home cardio workout\u003c/u\u003e\u003c/h3\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"2048\" data-original-width\u003d\"1836\" height\u003d\"816\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-Q_KQ7IXRde4/X2hqqYZP0vI/AAAAAAAAHRg/c6Wswts-nawtiNFsDQBqY3EF2ctq0LdLgCLcBGAsYHQ/w574-h640/IMG_3236.JPG\" width\u003d\"750\" /\u003e\u003c/div\u003e\u003cbr /\u003e\u003cdiv\u003eSebagai introvert sejati, Cardio di dalam kamar adalah rutinitas yang cukup sering aku lakukan bahkan jauh sebelum pandemi. Selain karena ga perlu malu dengan pakaian ketat, aku juga bebas memulai olahraga kapan aja. Banyak banget akun youtube yang menyajikan tutorial workout yang bisa kita lakukan dirumah secara gratis, bila kamu suka cardio dan terlalu malas berkumpul dengan banyak orang, maka cardio dirumah bisa jadi pilihan terbaik. Salah satu youtuber yang paling kusuka adalah \u0026nbsp;\u003ca href\u003d\"https://www.youtube.com/user/SelfMagazine\" style\u003d\"color: crimson;\" target\u003d\"_blank\"\u003eSELF\u003c/a\u003e, karna durasi olahraganya ga terlalu panjang tapi sangat maksimal.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003ch3\u003e\u003cu\u003eMakan sehat dan banyak minum air putih\u003c/u\u003e\u003c/h3\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"2048\" data-original-width\u003d\"1536\" height\u003d\"910\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-46lNN-k9_TQ/X2htU-xlVmI/AAAAAAAAHRs/94cCeqWeSZAxMna5FUedLFWY9Z3saASMACLcBGAsYHQ/w480-h640/IMG_2919.JPG\" width\u003d\"750\" /\u003e\u003c/div\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSalah satu hikmah dari adanya pandemi adalah bikin kami ga pernah lagi makan diluar (tapi kalo gofood atau grab food sih masih yaa kadang-kadang). Dengan begitu aku bisa mengontrol asupan apa saja yang masuk kedalam tubuh keluarga kecilku, apalagi konon katanya memasuki usia 30 tahun konsumsi serat dari sayuran hijau harus lebih banyak dibanding buah. Dengan mengkonsumsi makanan berserat sehat, pencernaan berasa banget lancarnya. Jadi aku selalu menyiapkan banyak sayuran diatas meja untukku dan suami.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eAku juga punya reminder dan jurnal kesehatan sendiri agar aku mengkonsumsi makanan sehat dan banyak minum air putih. Jurnal ini aku review setiap malam, berguna banget sebagai tracker dan alarm berapa banyak cheating day yang aku lakukan selama 1 bulan.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eSelain air putih dan sayuran, buah juga ga ketinggalan harus dikonsumsi setiap hari oleh kami berdua, bisa dijus, dijadikan toping muesli, jadi salad buah atau dipotong-potong biasa aja.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003eAnak-anak ga setiap hari aku kasih karna sama halnya seperti sayuran, buah-buahan dijadikan menu perkenalan aja, yang penting mereka selalu mengkonsumsi makanan protein tinggi dan lemak tinggi, minum susu dan vitamin.\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv style\u003d\"text-align: center;\"\u003e*****\u003c/div\u003e\u003cdiv style\u003d\"text-align: center;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv style\u003d\"text-align: left;\"\u003eYuk kita cari cara yang kita sukai untuk terus bergerak, semoga pandemi cepat berlalu dan ketika saat itu datang semoga kita tetap dalam keadaan sehat wal afiat. Aamiin Allahuma Aamiin.\u003c/div\u003e\u003cdiv style\u003d\"text-align: left;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv style\u003d\"text-align: left;\"\u003eSalaam,\u003c/div\u003e\u003cdiv style\u003d\"text-align: left;\"\u003eMitha\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cu\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/u\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv\u003e\u003cu\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/u\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cbr /\u003e"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.mithapisasefsio.com/feeds/7943598536635879398/comments/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.mithapisasefsio.com/2020/09/tetap-bugar-di-masa-pandemi-meski.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/4118538659096245710/posts/default/7943598536635879398"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/4118538659096245710/posts/default/7943598536635879398"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.mithapisasefsio.com/2020/09/tetap-bugar-di-masa-pandemi-meski.html","title":"Tetap bugar di masa pandemi meski dirumah aja"}],"author":[{"name":{"$t":"Mitha pisasesio"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/15507874137727370241"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"32","height":"32","src":"//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDPr-WM7TrsAupE3ErX8Zin7S7irchrdiEjiutexfCN9ikFG2gdIcYBNEgPU69ZBU2ZoWU36Xgs8sNZYS5jlfdS0wXBgu_O9redWxCXPsD-rxZ1iKgufd4UBDZYMG-5Q0/s113/IMG_1312d.jpg"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https://1.bp.blogspot.com/-1k_uJGDKujs/X2ge64RM3XI/AAAAAAAAHQw/wJIo6S2hOGAmVQWlX9A4izV6HmtevuPUACLcBGAsYHQ/s72-w534-c-h640/IMG_3231.JPG","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}}]}});