gdata.io.handleScriptLoaded({"version":"1.0","encoding":"UTF-8","feed":{"xmlns":"http://www.w3.org/2005/Atom","xmlns$openSearch":"http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/","xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","xmlns$georss":"http://www.georss.org/georss","xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","xmlns$blogger":"http://schemas.google.com/blogger/2008","id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-3355628262164258749"},"updated":{"$t":"2023-10-12T06:27:27.104+07:00"},"category":[{"term":"Konsep"},{"term":"midi"},{"term":"Definisi"},{"term":"Cara"},{"term":"Lomba"},{"term":"Kecerdasan"},{"term":"Profesi"},{"term":"Magang"},{"term":"Politik"},{"term":"Makalah"},{"term":"Fungsional"},{"term":"Lingkungan"},{"term":"kord piano"},{"term":"iklan"},{"term":"Internasional"},{"term":"Metode"},{"term":"Pegawai"},{"term":"Kuliah"},{"term":"Pekerjaan"},{"term":"pendidikan"},{"term":"musik"},{"term":"Wirausaha"},{"term":"Pelatihan"},{"term":"kebudayaan"},{"term":"Beasiswa"},{"term":"Belajar"},{"term":"Jurnalis"},{"term":"Info"},{"term":"Sosial"},{"term":"Konferensi"},{"term":"Kegiatan"},{"term":"Bahasa"},{"term":"Tips"},{"term":"melodi"},{"term":"Psikologi"},{"term":"Pengetahuan"},{"term":"Kesehatan"},{"term":"Amazing"},{"term":"Indonesia"},{"term":"Teknologi"},{"term":"Kursus Online"},{"term":"Penelitian"},{"term":"Kompetisi"}],"title":{"type":"text","$t":"Saling Berbagi"},"subtitle":{"type":"html","$t":"Berbagi Membawa Berkah"},"link":[{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#feed","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/-/Kuliah?alt\u003djson-in-script\u0026max-results\u003d8"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/-/Kuliah?alt\u003djson-in-script\u0026max-results\u003d8"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://www.salingbagi.com/search/label/Kuliah"},{"rel":"hub","href":"http://pubsubhubbub.appspot.com/"},{"rel":"next","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/-/Kuliah/-/Kuliah?alt\u003djson-in-script\u0026start-index\u003d9\u0026max-results\u003d8"}],"author":[{"name":{"$t":"Umaru"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/14251278166588249881"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"35","height":"35","src":"//www.blogger.com/img/blogger_logo_round_35.png"}}],"generator":{"version":"7.00","uri":"https://www.blogger.com","$t":"Blogger"},"openSearch$totalResults":{"$t":"15"},"openSearch$startIndex":{"$t":"1"},"openSearch$itemsPerPage":{"$t":"8"},"entry":[{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-3355628262164258749.post-7807710126759201868"},"published":{"$t":"2016-08-29T11:01:00.001+07:00"},"updated":{"$t":"2016-08-29T11:01:55.148+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kuliah"}],"title":{"type":"text","$t":"Jurusan Master Ilmu Komunikasi"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cdiv dir\u003d\"ltr\" style\u003d\"text-align: left;\" trbidi\u003d\"on\"\u003e\n\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\n\u003ca href\u003d\"https://4.bp.blogspot.com/--wjXFbrZwbU/V8OzkxZXDtI/AAAAAAAACQQ/zJFwy5IVTCgebvu8WCYeCd5KJae1xZOtgCLcB/s1600/beasiswa%2Bluar%2Bnegeri.jpg\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cimg alt\u003d\"Master Komunikasi\" border\u003d\"0\" height\u003d\"174\" src\u003d\"https://4.bp.blogspot.com/--wjXFbrZwbU/V8OzkxZXDtI/AAAAAAAACQQ/zJFwy5IVTCgebvu8WCYeCd5KJae1xZOtgCLcB/s320/beasiswa%2Bluar%2Bnegeri.jpg\" title\u003d\"Jurusan Ilmu Komunikasi\" width\u003d\"320\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nMaster dalam derajat Komunikasi tersedia dalam berbagai judul kualifikasi, termasuk MA (Master of Arts) dan MSc (Master of Science), serta MComm namun kurang umum jika di Indonesia bergelar M.I.Kom. Ini sudah akan memberi Anda gambaran tentang bagaimana program bervariasi - MA dalam Komunikasi adalah mungkin terkait dengan sisi artsier bidang seperti media dan jurnalisme, sementara MSc biasanya lebih fokus pada aspek teoritis dan penelitian komunikasi modern.\u003c/div\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nNamun, sementara program akan bervariasi dalam penekanan, semua Guru umum derajat Komunikasi cenderung menutupi aspek kunci dari teori komunikasi, metodologi penelitian dan praktek. Siswa harus menerima landasan yang komprehensif dalam subjek, mengembangkan keterampilan komunikasi mereka sendiri, dan mengeksplorasi konteks yang berbeda untuk komunikasi - seperti budaya, multimedia dan bisnis. Struktur komunikasi Course\u003c/div\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nSetiap struktur saja akan bervariasi, tetapi Anda mungkin mempelajari topik seperti teori komunikasi dan metode penelitian, proses kognitif, ekspresi kreatif, statistik, dan media dan budaya. Kursus dapat berlangsung satu atau dua tahun, tergantung pada negara di mana Anda belajar, dan apakah Anda memilih untuk belajar penuh atau paruh waktu.\u003c/div\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nModul akhir Anda dalam MA kemungkinan menjadi baik disertasi atau portofolio, yang memungkinkan Anda untuk menggabungkan keterampilan dan pengetahuan yang Anda telah mendapatkan sejauh mungkin dan menghasilkan karya yang dapat membantu Anda terkesan majikan potensial ketika mengajukan untuk karir dalam komunikasi. Dalam MSc Anda mungkin menyelesaikan sebuah proyek penelitian atau tesis.\u003c/div\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cstrong\u003ePersyaratan masuk\u003c/strong\u003e\u003cbr /\u003eSementara gelar sarjana dalam komunikasi akan bermanfaat, ini tidak penting untuk mendapatkan masuk ke Master dalam kursus Komunikasi. Banyak universitas yang senang untuk mempertimbangkan lulusan dari disiplin derajat, sementara yang lain mungkin menentukan bahwa mereka akan lebih suka Anda telah sebelumnya belajar subjek yang sama atau relevan - seperti media, jurnalisme, teknologi informasi atau kajian film.\u003c/div\u003e\n\u003c/div\u003e\n"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.salingbagi.com/feeds/7807710126759201868/comments/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.salingbagi.com/2016/08/jurusan-master-ilmu-komunikasi.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/7807710126759201868"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/7807710126759201868"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.salingbagi.com/2016/08/jurusan-master-ilmu-komunikasi.html","title":"Jurusan Master Ilmu Komunikasi"}],"author":[{"name":{"$t":"Umaru"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/14251278166588249881"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"35","height":"35","src":"//www.blogger.com/img/blogger_logo_round_35.png"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https://4.bp.blogspot.com/--wjXFbrZwbU/V8OzkxZXDtI/AAAAAAAACQQ/zJFwy5IVTCgebvu8WCYeCd5KJae1xZOtgCLcB/s72-c/beasiswa%2Bluar%2Bnegeri.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-3355628262164258749.post-1024196010012762380"},"published":{"$t":"2016-01-13T21:20:00.001+07:00"},"updated":{"$t":"2016-01-17T09:12:14.522+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kursus Online"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kuliah"}],"title":{"type":"text","$t":"Kursus Online dari edx di awal tahun 2016"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cdiv dir\u003d\"ltr\" style\u003d\"text-align: left;\" trbidi\u003d\"on\"\u003e\n\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\n\u003ca href\u003d\"http://1.bp.blogspot.com/-CHMGdaMOvCM/Vprrr-ViALI/AAAAAAAAB40/Tr6tVcKsNx4/s1600/edx.PNG\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" height\u003d\"152\" src\u003d\"http://1.bp.blogspot.com/-CHMGdaMOvCM/Vprrr-ViALI/AAAAAAAAB40/Tr6tVcKsNx4/s640/edx.PNG\" width\u003d\"640\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\n\u003ca href\u003d\"https://d37djvu3ytnwxt.cloudfront.net/static/themes/edx.org/images/logo.517a627deaad.png\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" src\u003d\"https://d37djvu3ytnwxt.cloudfront.net/static/themes/edx.org/images/logo.517a627deaad.png\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nedx [dot] org adalah website khusus yang dibuat untuk belajar jarak jauh. Belajar jarak jauh ini di kenal dengan kursus / kuliah online. Ada banyak tipe sebenarnya dari kursus online ini, namun cukup di bagi dalam dua tipe saja yaitu kursus online tertutup atau eksklusif, yang hanya boleh siswa dari universitas itu saja yang boleh mengambil kursus seperti yang diterapkan di Universitas Terbuka. Lalu kursus online terbuka, yang bahasa ribetnya adalah MOOC (Massive Open Online Course). MOOC ini diperuntukkan untuk siapa saja yang mau menambah ilmu, tanpa harus memikirkan waktu dan tempat. Dari Indonesia bisa mengambil kursus di Amerika, bahkan dari universitas ternama seperti Harvard University. MOOC yang paling terkenal saat ini adalah edx.org. Siapa pun bisa mendaftar sebagai siswa.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cb\u003eAda tiga tipe kursus yang ada di edx\u003c/b\u003e, yaitu:\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n(1) \u003cb\u003eHonour Code\u003c/b\u003e, atau bisa disebut suatu kehormatan karena bisa mengakses semua materi beserta ujian secara gratis. Namun HC ini ada satu kekurangan, yaitu sertifikat yang akan didapat nantinya tidak memiliki tanda tangan dari instruktur kursus.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n(2) \u003cb\u003eVerified Certificate\u003c/b\u003e, sama seperti HC namun bila passing grade mencapai kategori yang diminta dari kursus akan mendapatkan sertifikat yang ditandatangani oleh instruktur kursus, bahkan ada juga yang dapat dari dekan fakultas tersebut. Tentu saja untuk mendapatkan sertifikat ini harus merogo kocek, pasalnya biaya pendidikan yang menggunakan nilai dollar akan jauh lebih mahal. Rata-rata biaya per kursus adalah $50, dengan rentang $45 - $300.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n(3) \u003cb\u003eCredit\u003c/b\u003e, yap... pasti yang kuliah di negara maju tidak asing lagi dengan istilah Credit dalam menempuh kuliah. Credit dalam kuliah di tiap-tiap negara berbeda-beda, kalau di Indonesia dikenal dengan istilah SKS (sistem kredit semester), sedangkan di Eropa di kenal dengan ECTS (European Credit Transfer and Accumulation System). Tentu saja cara perhitungannya juga berbeda. Nah Credit di edx juga bisa ditransfer untuk menambah ECTS kuliah, biar lebih cepat lulus loh.\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nOke langsung saja kita lihat pilihan kursus yang diberikan oleh edx di awal tahun 2016:\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\n\u003ca href\u003d\"https://courses.edx.org/asset-v1:BerkleeX+OENTR-391x+1T2016+type@thumbnail+block@Berklee-Headphones-jpeg-375x200.jpg\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" height\u003d\"128\" src\u003d\"https://courses.edx.org/asset-v1:BerkleeX+OENTR-391x+1T2016+type@thumbnail+block@Berklee-Headphones-jpeg-375x200.jpg\" width\u003d\"200\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nNama Kursus: \u003cb\u003eCreativity \u0026amp; Entrepreneurship\u003c/b\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nUniversitas: BerkleeX\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nKode: OENTR-391x\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nMulai: 25 Jan 2016\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nVerified (Sertifikat) \u0026amp; Free ( Tanpa Sertifikat)\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\n\u003ca href\u003d\"https://courses.edx.org/asset-v1:UBCx+Marketing1x+3T2015+type@thumbnail+block@CREATIVE-375x200.jpg\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" height\u003d\"132\" src\u003d\"https://courses.edx.org/asset-v1:UBCx+Marketing1x+3T2015+type@thumbnail+block@CREATIVE-375x200.jpg\" width\u003d\"200\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nNama Kursus: \u003cb\u003eIntroduction to Marketing\u003c/b\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nUniversitas: UBCx\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nKode: Marketing1x\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nMulai: Jan 05, 2016\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nVerified (Sertifikat) \u0026amp; Free ( Tanpa Sertifikat)\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\n\u003ca href\u003d\"https://courses.edx.org/asset-v1:CornellX+HOSP.101x_1+1T2016+type@thumbnail+block@Course_Listing-png-375x200.jpg\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" height\u003d\"103\" src\u003d\"https://courses.edx.org/asset-v1:CornellX+HOSP.101x_1+1T2016+type@thumbnail+block@Course_Listing-png-375x200.jpg\" width\u003d\"200\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nNama Kursus: \u003cb\u003eIntroduction to Global Hospitality Management\u003c/b\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nUniversitas: CornellX\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nKode: HOSP.101x\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nMulai: Jan 25, 2016\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nVerified (Sertifikat) \u0026amp; Free (Sertifikat tanpa TTG)\u003c/div\u003e\n\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\n\u003ca href\u003d\"https://courses.edx.org/asset-v1:MITx+Launch.x+1T2016+type@thumbnail+block@new-banner1-png-375x200.jpg\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" height\u003d\"108\" src\u003d\"https://courses.edx.org/asset-v1:MITx+Launch.x+1T2016+type@thumbnail+block@new-banner1-png-375x200.jpg\" width\u003d\"200\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nNama Kursus: MIT Launch X – \u003cb\u003eBecoming an Entrepreneur\u003c/b\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nUniversitas: MITx\u003cbr /\u003e\nKode: Launch.x\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nMulai: Jan 25, 2016\u003cbr /\u003e\nVerified (Sertifikat) \u0026amp; Free ( Tanpa Sertifikat)\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\n\u003ca href\u003d\"https://courses.edx.org/asset-v1:CaltechX+Ec1011x+1T2016+type@thumbnail+block@large-icon-png-375x200.jpg\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" height\u003d\"112\" src\u003d\"https://courses.edx.org/asset-v1:CaltechX+Ec1011x+1T2016+type@thumbnail+block@large-icon-png-375x200.jpg\" width\u003d\"200\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\nNama Kursus: \u003cb\u003ePrinciples of Economics with Calculus\u003c/b\u003e\u003cbr /\u003e\nUniversitas: CaltechX\u003cbr /\u003e\nKode: EC1011x\u003cbr /\u003e\nMulai: Jan 04, 2016\u003cbr /\u003e\nVerified (Sertifikat) \u0026amp; Free (Sertifikat tanpa TTG)\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\n\u003ca href\u003d\"https://www.edx.org/sites/default/files/school/image/banner/mit_logo_200x101_0.png\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" height\u003d\"101\" src\u003d\"https://www.edx.org/sites/default/files/school/image/banner/mit_logo_200x101_0.png\" width\u003d\"200\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\nNama Kursus: \u003cb\u003eIntroduction to Computer Science and Programming Using Python\u003c/b\u003e\u003cbr /\u003e\nUniversitas: MITx\u003cbr /\u003e\nKode: 6.00.1x\u003cbr /\u003e\nMulai; January 13, 2016\u003cbr /\u003e\nEarn Credit, Verified (Sertifikat) \u0026amp; Free (Sertifikat tanpa TTG)\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\n\u003ca href\u003d\"https://www.edx.org/sites/default/files/styles/course_video_banner/public/course/image/featured-card/cse1309x-learn_to_program_using_python-378x225.png\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" height\u003d\"132\" src\u003d\"https://www.edx.org/sites/default/files/styles/course_video_banner/public/course/image/featured-card/cse1309x-learn_to_program_using_python-378x225.png\" width\u003d\"200\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cbr /\u003e\nNama Kursus: \u003cb\u003eLearn to Program Using Python\u003c/b\u003e\u003cbr /\u003e\nUniversitas: University of Texas at Arlington\u003cbr /\u003e\nMulai: January 10, 2016\u003cbr /\u003e\nVerified (Sertifikat) \u0026amp; Free (Sertifikat tanpa TTG)\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\n\u003ca href\u003d\"https://courses.edx.org/asset-v1:University_of_TorontoX+D101x+1T2016+type@thumbnail+block@D101x_Banner-375x200.jpg\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" height\u003d\"71\" src\u003d\"https://courses.edx.org/asset-v1:University_of_TorontoX+D101x+1T2016+type@thumbnail+block@D101x_Banner-375x200.jpg\" width\u003d\"200\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\nNama Kursus: \u003cb\u003eDeath 101: Shaping the future of global health\u003c/b\u003e\u003cbr /\u003e\nUniversitas: University of TorontoX\u003cbr /\u003e\nKode: D101x\u003cbr /\u003e\nMulai: Jan 11, 2016\u003cbr /\u003e\nVerified (Sertifikat) \u0026amp; Free (Sertifikat tanpa TTG)\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\nDan masih banyak kursus lainnya yang tersedia di awal tahun 2016 \u003ca href\u003d\"https://www.edx.org/course\" rel\u003d\"nofollow\" target\u003d\"_blank\"\u003eDISINI\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\n\u003c/div\u003e\n"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.salingbagi.com/feeds/1024196010012762380/comments/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.salingbagi.com/2016/01/kursus-online-dari-edx-di-awal-tahun.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/1024196010012762380"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/1024196010012762380"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.salingbagi.com/2016/01/kursus-online-dari-edx-di-awal-tahun.html","title":"Kursus Online dari edx di awal tahun 2016"}],"author":[{"name":{"$t":"Umaru"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/14251278166588249881"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"35","height":"35","src":"//www.blogger.com/img/blogger_logo_round_35.png"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http://1.bp.blogspot.com/-CHMGdaMOvCM/Vprrr-ViALI/AAAAAAAAB40/Tr6tVcKsNx4/s72-c/edx.PNG","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-3355628262164258749.post-6035084033501991801"},"published":{"$t":"2014-07-24T05:47:00.003+07:00"},"updated":{"$t":"2014-12-04T20:46:11.937+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Belajar"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Info"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kuliah"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Konsep"}],"title":{"type":"text","$t":"Definisi Pelayanan Sosial"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cdiv dir\u003d\"ltr\" style\u003d\"text-align: left;\" trbidi\u003d\"on\"\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nPelayanan sosial adalah aktivitas yang terorganisasi yang bertujuan untuk membantu masyarakat untuk saling menyesuaikan diri dengan sesamanya dan dengan lingkungan sosialnya. Selanjutnya, Alfred J. Khan memberikan pengertian pelayanan sosial sebagai berikut:\u003c/div\u003e\n\u003ca name\u003d'more'\u003e\u003c/a\u003e\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; Pelayanan sosial terdiri dari program-program yang diadakan tanpa memertimbangkan kriteria pasar untuk menjamin suatu tingkatan dasar dalam penyediaan fasilitas pemenuhan kebutuhan akan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan untuk meningkatkan kehidupan masyarakat serta kemampuan perorangan untuk pelaksanaan fungsi-fungsinya, untuk memperlancar kemampuan menjangkau dan menggunakan pelayanan-pelayanan serta lembaga-lembaga yang telah ada dan membantu warga masyarakat yang mengalami kesulitan dan keterlantaran”\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; Penggunaan kata mempertimbangkan kriteria pasar mengungkapkan bahwa masyarakat merasa wajib dan yakin akan pentingnya peningkatan kemampuan setiap warga negara untuk menjangkau dan menggunakan setiap bentuk pelayanan yang sudah menjadi haknya. Ketidakmampuan seseorang untuk membayar pelayanan karena penghasilannya tidak mencukupi (karena berdasarkan kriteria pasar) jangan menjadi hambatan untuk memperoleh pelayanan. Berarti di sini, pemberi pelayanan harus melayani tanpa mempertimbangkan si penerima pelayanan mampu membayar atau tidak.\u003c/div\u003e\n\u003c/div\u003e\n"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.salingbagi.com/feeds/6035084033501991801/comments/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.salingbagi.com/2014/07/definisi-pelayanan-sosial.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/6035084033501991801"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/6035084033501991801"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.salingbagi.com/2014/07/definisi-pelayanan-sosial.html","title":"Definisi Pelayanan Sosial"}],"author":[{"name":{"$t":"Unknown"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/01711385367013678158"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"35","height":"35","src":"//www.blogger.com/img/blogger_logo_round_35.png"}}],"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-3355628262164258749.post-5832306590595597127"},"published":{"$t":"2014-06-21T08:48:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2014-12-10T08:25:03.052+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Definisi"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"kebudayaan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Makalah"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"pendidikan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Belajar"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Info"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kuliah"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Konsep"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Penelitian"}],"title":{"type":"text","$t":"Stratifikasi Sosial dalam Kehidupan Beragama"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cdiv dir\u003d\"ltr\" style\u003d\"text-align: left;\" trbidi\u003d\"on\"\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nMenurut Soerjono Soekanto di dalam setiap masyarakat dimanapun selalu dan pasti mempunyai sesuatu yang dihargai. Sesuatu yang dihargai di masyarakat bisa berupa kekayaan, ilmu pengetahuan, status, status “darah biru” atau keturunan dari keluarga tertentu yang terhormat, diberbagai masyarakat sesuatu yang dihargai tidaklah sama. Sebagian pakar meyakini bahwa pelapisan masyarakat sesungguhnya mulai ada sejak masyarakat mengenal kehidupan bersama, dalam masyarakat yang masih sederhana lapisan-lapisan masyarakat pada awalnya didasarkan pada perbedaan seks, umur atau bahkan kekuasaan. Max Weber, dia lebih menekankan mengenai lembaga sosial yang ada di agama itu sendiri, disini menurutnya terjadi kerjasama secara timbal balik diantara semua lembaga sosial, dan dalam kerjasama menunjukkan tentang betapa pentingnya lembaga agama dan pengaruhnya atas semua lembaga sosial lainnya.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: center;\"\u003e\nAgama dan pelapisan sosial merupakan dua hal yang berbeda, namun tidak dipungkiri bahwa dalam kehidupan beragama terdapat bukti-bukti adanya stratifikasi yang terjadi dalam masyarakat beragama tersebut. \u003c/div\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cb\u003eDalam kehidupan beragama kristen \u003c/b\u003e\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nPada masa kegelapan terjadi dominasi Gereja yang sangat kuat dimana gereja berkuasa atas apapun dengan mengatasnamakan kekuatan Tuhan. Pada akhirnya semua warga tunduk sampai pada suatu kasus dimana ada yang menentang kebijakan gereja ini, yaitu penentuan bahwa Bumi yang mengitari matahari atau Matahari yang mengitari bumi. Seorang pemikir bernama Galileo yang menentang pendapat itu dibakar hidup-hidup. \u003c/div\u003e\n\u003cb\u003e\u003cbr /\u003eSistem Kasta Pada Masyarakat Hindu \u003c/b\u003e\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nsistem ini yang paling terkenal dan paling kaku sehingga jika seseorang itu sudah berada pada kasta bawah sangat sulit atau bahkan tidak mungkin baginya untuk naik kasta. Adapun susunan kastanya adalah: Ksatria (raja-raja), Brahmana (agamawan), Waisya (Pedagang), Sudra (Pekerja kotor/Buruh) dan Paria (Kelompok gelandangan, orang gila dan pengemis). Wells menyebut Kasta-Kasta ini dengan berkata “setelah kedatangan bangsa Arya masyarakat hindu telah terbagi kedalam kasta-kasta yang satu sama lain tidak saling mewakili, tidak berkeberatan, dan tidak bergaul dengan bebas. \u003c/div\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cb\u003eStratifikasi pada Masyarakat Islam \u003c/b\u003e\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nIslam tidak mengenal istilah stratifikasi sosial seperti dikatakan dalam alquran “bahwa setiap manusia dihadapanKu sama dan yang membedakannya adalah kadar ketaqwaannya saja”. Namun, dalam kehidupan masyarakat Islam ditemukan juga pelapisan-pelapisan sosial. Dalam stratifikasi sosial masyarakat muslim Jawa, terdapat sebuah model stratifikasi yang sangat populer, yakni model trikotomik cetusan Clifford Geertz. Model trikotomik Geertz menggolongkan masyarakat Mojokunto, Kediri yaitu santri, abangan dan priyayi, dimana: \u003c/div\u003e\n\u003cb\u003eSantri\u003c/b\u003e, berpusat di daerah perdagangan atau pasar. Golongan ini berusaha mengamalkan ajaran Islam tanpa memasukkan unsur-unsur kepercayaan lainnya. \u003cbr /\u003e\n\u003cb\u003eAbangan\u003c/b\u003e, berpusat di daerah pedesaan. Pengalaman keagamaan mereka merupakan campuran Islam dengan animisme. \u003cbr /\u003e\n\u003cb\u003ePriyayi\u003c/b\u003e, berpusat di kantor pemerintah. Pengalaman agama mereka banyak dipengaruhi aspek-aspek Hindu.\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nTrikotomi Geertz memang sejak awal membingungkan karena mencampuradukkan aspek keberagaman dengan stratifikasi sosial dan dalam kenyataan tidak sesederhana itu karena masing-masing terjadi konversi dan perbauran.\u003c/div\u003e\n\u003c/div\u003e\n"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.salingbagi.com/feeds/5832306590595597127/comments/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.salingbagi.com/2014/06/stratifikasi-sosial-dalam-kehidupan.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/5832306590595597127"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/5832306590595597127"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.salingbagi.com/2014/06/stratifikasi-sosial-dalam-kehidupan.html","title":"Stratifikasi Sosial dalam Kehidupan Beragama"}],"author":[{"name":{"$t":"Unknown"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/01711385367013678158"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"35","height":"35","src":"//www.blogger.com/img/blogger_logo_round_35.png"}}],"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-3355628262164258749.post-9037393344384742289"},"published":{"$t":"2014-06-05T10:04:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2014-10-27T15:57:21.887+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Belajar"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kuliah"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Tips"}],"title":{"type":"text","$t":"Tips Dasar Agar Lulus SBMPTN"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cdiv dir\u003d\"ltr\" style\u003d\"text-align: left;\" trbidi\u003d\"on\"\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nSeleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri merupakan seleksi dengan ujian tertulis agar siswa SMA bisa mengubah statusnya menjadi mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri. hmm... Tapi, ada beberapa masalah anak SMA yang ingin mengikuti ujian tertulis ini, kenapa gak bingung, karena yang ikut SBMPTN ini ada ribuan siswa yang merebutkan kursi di bangku kuliah PTN.\u003c/div\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: center;\"\u003e\nEitss.. Tapi tim salingbagi.com punya beberapa Tips agar dapat lulus SBMPTN dengan pilihan Jurusan yang diinginkan...:\u003c/div\u003e\n\u003cbr /\u003e\n1. Pelajari Passing Grade dari tiap-tiap Jurusan dan Universitas yang dipilih\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u0026nbsp;Hal ini sangat penting, karena tiap-tiap PTN dan jurusan memiliki passing grade atau nilai minimal masuk PTN dengan jawaban yang benar dari soal-soal pada saat tes tertulis.Biar tahu passing grade tiap-tiap jurusan dan PTN, coba aja lihat di beberapa tempat Bimbel di daerah kamu, kalau malu tanya temen yang bimbel aja.\u003c/div\u003e\n\u003cbr /\u003e\n2. Pelajari cara menjawab ujian SBMPTN\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\ncaranya bedah dengan ujian nasional, gak cuma bulet-buletin aja, tapi harus diperhitungkan matang-matang.\u003c/div\u003e\nBenar +4\u003cbr /\u003e\nSalah -1\u003cbr /\u003e\n\u0026nbsp;so, jadi jangan asal-asalan ngejawab entar nilainya minus lagi.\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n3. Latihan soal SBMPTN dan hitung sendiri Skor mu\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nnah, kalau yang ini dibiasakan ya, karena bisa ala biasa, bukan pinter. Orang-orang yang masuk PTN itu orang-orang yang rajin belajar bukan cuma pinter doank.. hehe kayak mimin... :)\u003c/div\u003e\n\u003cbr /\u003e\n4. Perdalami latihan TPA (Tes Potensi Akademik)\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nhmm... penting banget ini, karena iniadalah syarat pertama sebelum passing grae kamu lulus, dan inilah pendongkraknya. Soal ini banyak sekali dengan waktu yang sangat singkat, so cepet-cepetlah berpikir, kalau gak tahu lewati aja langsung. jangan diperlambat, waktunya sempit untuk soal TPA ini.\u003c/div\u003e\n\u003cbr /\u003e\n5. Pilih jurusan dan PTN sesuai kemampuan mu\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nkalau yang ini pasti harus memiliki sikap \"sadar diri\", karena PTN ini yang mau masuk orangnya ribuan, dan yang diterima paling banyak seratus orang per jurusan. So, jangan muluk-muluk ya pilihan mu. Perhitungkan dengan matang, pilih jurusan pertama dengan passion mu dan jurusan ke dua dengan kemampuanmu yang pasti udah yakin lulus. Jangan sampe kamu gak lulus di kedua pilihan atau yang ketiga pilihan (IPC). Mending kuliah aja di jurusan kedua, atau milih kerja ketimbang nganggur satu tahun. hmm\u003c/div\u003e\n\u003cbr /\u003e\nOke, inilah yang bisa tim salingbagi.com berikan buat tips SBMPTN. Bisa ala Biasa. kalu udah Rajin belajar di jamin pasti lulus SBMPTN.\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\nSemangat berbagi :)\u003c/div\u003e\n"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.salingbagi.com/feeds/9037393344384742289/comments/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.salingbagi.com/2014/06/tips-dasar-agar-lulus-sbmptn.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/9037393344384742289"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/9037393344384742289"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.salingbagi.com/2014/06/tips-dasar-agar-lulus-sbmptn.html","title":"Tips Dasar Agar Lulus SBMPTN"}],"author":[{"name":{"$t":"Unknown"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/01711385367013678158"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"35","height":"35","src":"//www.blogger.com/img/blogger_logo_round_35.png"}}],"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-3355628262164258749.post-647611182925712984"},"published":{"$t":"2014-06-01T11:43:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2015-03-02T05:58:56.217+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Definisi"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Makalah"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Belajar"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kuliah"}],"title":{"type":"text","$t":"Perkenalan Ekonomi Formal dan Non-Formal"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cdiv dir\u003d\"ltr\" style\u003d\"text-align: left;\" trbidi\u003d\"on\"\u003e\n\u003cdiv dir\u003d\"ltr\" style\u003d\"text-align: left;\" trbidi\u003d\"on\"\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nYang membedakan kedua sektor usaha ini di bedakan dari kelengkapan administrasi atau persyaratan formal yang ditetapkan oleh ketentuan yang berlaku di Negara Republik Indonesia untuk usaha mikro dan kecil diharuskan mempunyai: Akta pendirian perusahaan dan Akte perubahannya serta inin izin seperti SIUP, SITU, NPWP, TDP, Ijin Domilisi , dll.\u003c/div\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\nDiluar ketentuan tersebut sektor usaha dinamakan sektor usaha informal. \u003cbr /\u003e\nKarakteristik sektor informal :\u003cbr /\u003e\n1.\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; Tidak memiliki ijin tempat usaha (biasanya hanya ijin dari RW setempat)\u003cbr /\u003e\n2.\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; Modal tidak terlalu besar\u003cbr /\u003e\n3.\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; Jumlah pekerja tidak terlalu banyak\u003cbr /\u003e\n4.\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; Dalam menjalankan usaha tidak memerlukan pendidikan formal\u003cbr /\u003e\n5.\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; Teknologi yang digunakan sangat sederhana\u003cbr /\u003e\n6.\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; Kurang terorganisir\u003cbr /\u003e\n7.\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; Jam usaha tidak teratur\u003cbr /\u003e\n8.\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; Jenis usaha yang di kerjakan biasanya dalam bentuk: pengrajinan, perdagangan dan jasa\u003cbr /\u003e\n9.\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; Hasil produksi cenderung untuk segmen menengah ke bawah\u003cbr /\u003e\n10.\u0026nbsp;\u0026nbsp;\u0026nbsp; Biaya pungutan yang dikeluarkan cukup banyak.\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"-x-system-font: none; display: block; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-size-adjust: none; font-size: 14px; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; margin: 12px auto 6px auto;\"\u003e\n\u003ca href\u003d\"http://id.scribd.com/doc/227431578/Sektor-Formal-Dan-Informal\" style\u003d\"text-decoration: underline;\" title\u003d\"View Sektor Formal Dan Informal on Scribd\"\u003eSektor Formal Dan Informal\u003c/a\u003e by \u003ca href\u003d\"http://www.scribd.com/Umaruddin__4630\" style\u003d\"text-decoration: underline;\" title\u003d\"View Muhammad Umaruddin's profile on Scribd\"\u003eMuhammad Umaruddin\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\n\u003ciframe class\u003d\"scribd_iframe_embed\" data-aspect-ratio\u003d\"0.7085624509033779\" data-auto-height\u003d\"false\" frameborder\u003d\"0\" height\u003d\"600\" id\u003d\"doc_96258\" replaced\u003d\"true\" s11876318304011471943\u003d\"true\" scrolling\u003d\"no\" src\u003d\"//www.scribd.com/embeds/227431578/content?start_page\u003d1\u0026amp;view_mode\u003dscroll\u0026amp;access_key\u003dkey-Q58R0t9kZTdgyKBsnWji\u0026amp;show_recommendations\u003dtrue\" width\u003d\"400\"\u003e\u003c/iframe\u003e\u003c/div\u003e\n"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.salingbagi.com/feeds/647611182925712984/comments/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.salingbagi.com/2014/06/perkenalan-ekonomi-formal-dan-non-formal.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/647611182925712984"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/647611182925712984"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.salingbagi.com/2014/06/perkenalan-ekonomi-formal-dan-non-formal.html","title":"Perkenalan Ekonomi Formal dan Non-Formal"}],"author":[{"name":{"$t":"Unknown"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/01711385367013678158"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"35","height":"35","src":"//www.blogger.com/img/blogger_logo_round_35.png"}}],"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-3355628262164258749.post-8426937644330290215"},"published":{"$t":"2014-05-31T10:39:00.001+07:00"},"updated":{"$t":"2015-03-02T05:58:56.231+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pengetahuan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Belajar"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kuliah"}],"title":{"type":"text","$t":"Definisi Interaksi Sosial Menurut Ahli"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cdiv dir\u003d\"ltr\" style\u003d\"text-align: left;\" trbidi\u003d\"on\"\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cb\u003eMenurut Kimball Young dan Raymond, W. Mack\u003c/b\u003e\u003cbr /\u003eInteraksi sosial adalah kunci dari semua kehidupan sosial, oleh karena tanpa interaksi sosial, tak akan mungkin ada kehidupan bersama. Dengan kata lain bahwa interaksi sosial merupakan intisari kehidupan sosial. Artinya, kehidupan sosial dapat terwujud dalam berbagai bentuk pergaulan seseorang dengan orang lain. \u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003cb\u003eMenurut Gillin dan Gillin \u003c/b\u003e\u003cbr /\u003eMendefinisikan interaksi sosial sebagai hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antara orang perorangan, antara kelompok-kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dengan kelompok manusia.\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003cb\u003eMenurut Shaw\u003c/b\u003e\u003cbr /\u003eInteraksi Sosial adalah suatu pertukaran antarpribadi yang masing- masing orang menunjukkan perilakunya satu sama lain dalam kehadiran mereka, dan masing- masing perilaku mempengaruhi satu sama lain. \u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003cb\u003eMenurut oleh Thibaut dan Kelley\u003c/b\u003e\u003cbr /\u003eInteraksi sosial sebagai peristiwa saling mempengaruhi satu sama lain ketika dua orang atau lebih hadir bersama, mereka menciptakan suatu hasil satu sam lain atau berkomunikasi satu sama lain. Jadi dalam kasus interaksi, tindakan setiap orang bertujuan untuk mempengaruhi individu lain.\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n____\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cb\u003eMenurut Soerjono Soekanto\u003c/b\u003e, ada Syarat dalam interaksi sosial\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003eMenurut Soerjono Soekanto, interaksi sosial tidak mungkin terjadi tanpa adanya dua syarat, yaitu kontak sosial dan komunikasi.\u003cbr /\u003e\u003cbr /\u003e\u003cb\u003eKontak Sosial\u003c/b\u003e\u003cbr /\u003eKata “kontak” (Inggris: “contact\") berasal dari bahasa Latin con atau cum yang artinya bersama-sama dan tangere yang artinya menyentuh. Jadi, kontak berarti bersama-sama menyentuh. Dalam pengertian sosiologi, kontak sosial tidak selalu terjadi melalui interaksi atau hubungan fisik, sebab orang bisa melakukan kontak sosial dengan pihak lain tanpa menyentuhnya, misalnya bicara melalui telepon, radio, atau surat elektronik. Oleh karena itu, hubungan fisik tidak menjadi syarat utama terjadinya kontak. Kontak sosial memiliki sifat-sifat berikut.\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003cu\u003eKontak sosial dapat \u003ci\u003ebersifat positif atau negatif\u003c/i\u003e\u003c/u\u003e. Kontak sosial positif mengarah pada suatu kerja sama, sedangkan kontak sosial negatif mengarah pada suatu pertentangan atau konflik.\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003cu\u003eKontak sosial dapat \u003ci\u003ebersifat primer atau sekunder\u003c/i\u003e\u003c/u\u003e. Kontak sosial primer terjadi apabila para peserta interaksi bertemu muka secara langsung. Misalnya, kontak antara guru dan murid di dalam kelas, penjual dan pembeli di pasar tradisional, atau pertemuan ayah dan anak di meja makan. Sementara itu, kontak sekunder terjadi apabila interaksi berlangsung melalui suatu perantara. Misalnya, percakapan melalui telepon. Kontak sekunder dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Kontak sekunder langsung misalnya terjadi saat ketua RW mengundang ketua RT datang ke rumahnya melalui telepon. Sementara jika Ketua RW menyuruh sekretarisnya menyampaikan pesan kepada ketua RT agar datang ke rumahnya, yang terjadi adalah kontak sekunder tidak langsung.\u003cbr /\u003e\u003cb\u003e\u003cbr /\u003eKomunikasi\u003c/b\u003e\u003cbr /\u003eKomunikasi merupakan syarat terjadinya interaksi sosial. Hal terpenting dalam komunikasi yaitu adanya kegiatan saling menafsirkan perilaku (pembicaraan, gerakan-gerakan fisik, atau sikap) dan perasaan-perasaan yang disampaikan. Ada lima unsur pokok dalam komunikasi yaitu sebagai berikut.\u003c/div\u003e\n\u003cul style\u003d\"text-align: left;\"\u003e\n\u003cli\u003eKomunikator, yaitu orang yang menyampaikan pesan, perasaan, atau pikiran kepada pihak lain.\u003c/li\u003e\n\u003cli\u003eKomunikan, yaitu orang atau sekelompok orang yang dikirimi pesan, pikiran, atau perasaan.\u003c/li\u003e\n\u003cli\u003ePesan, yaitu sesuatu yang disampaikan oleh komunikator. Pesan dapat berupa informasi, instruksi, dan perasaan.\u003c/li\u003e\n\u003cli\u003eMedia, yaitu alat untuk menyampaikan pesan. Media komunikasi dapat berupa lisan, tulisan, gambar, dan film.\u003c/li\u003e\n\u003cli\u003eEfek, yaitu perubahan yang diharapkan terjadi pada komunikan, setelah mendapatkan pesan dari komunikator.\u003c/li\u003e\n\u003c/ul\u003e\nTerima Kasih\u003cbr /\u003e\n\u003cspan style\u003d\"color: cyan;\"\u003eBerbagi Membawa Berkah :) \u003c/span\u003e\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003c/div\u003e\n\u003c/div\u003e\n"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.salingbagi.com/feeds/8426937644330290215/comments/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.salingbagi.com/2014/05/definisi-interaksi-sosial-menurut-ahli.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/8426937644330290215"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/8426937644330290215"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.salingbagi.com/2014/05/definisi-interaksi-sosial-menurut-ahli.html","title":"Definisi Interaksi Sosial Menurut Ahli"}],"author":[{"name":{"$t":"Unknown"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/01711385367013678158"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"35","height":"35","src":"//www.blogger.com/img/blogger_logo_round_35.png"}}],"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-3355628262164258749.post-1613231588175189365"},"published":{"$t":"2014-05-30T20:10:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2015-03-02T05:58:56.185+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Pengetahuan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Belajar"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Sosial"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Kuliah"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Penelitian"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Psikologi"}],"title":{"type":"text","$t":"Struktur Sosial Masa Kanak-kanak"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cdiv dir\u003d\"ltr\" style\u003d\"text-align: left;\" trbidi\u003d\"on\"\u003e\n\u003cdiv dir\u003d\"ltr\" style\u003d\"text-align: left;\" trbidi\u003d\"on\"\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nStruktur sosial merujuk kepada pembahasan tentang unsur-unsur sosial yang terdapat dalam suatu masyarakat. Unsur-unsur sosial yang merupakan bagian dari struktur sosial tersebut yaitu: kelompok, kelas sosial, nilai dan norma sosial, serta lembaga sosial. Keseluruhan unsur sosial tersebut membentuk adanya sebuah masyarakat yang kompleks dan kadangkala diselingi dengan konfliks.\u003c/div\u003e\n\u003cbr /\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nMasa kanak-kanak (early childhood) adalah masa perkembangan dari usia 1 atau 2 tahun hingga 5 atau 6 tahun. Perkembangan biologis pada masa-masa ini berjalan pesat, tetapi secara sosiologis ia masih sangat terikat oleh lingkungan dan keluarganya. Oleh karena itu, fungsionalisasi lingkungan keluarga pada fase ini penting sekali untuk mempersiapkan anak terjun ke dalam lingkungan yang lebih luas terutama lingkungan sekolah.\u0026nbsp;\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\nSchnell melihat dalam perubahan konsep mengenai masa kanak-kanak suatu pembenaran bagi diadakannya sekolah rakyat: “Dengan melihat masa kanak-kanak sebagai suatu asumsi ideologi kelas menengah yang dominan, memperoleh suatu pengertian yang lebih jelas mengenai gerakan untuk melembagakan semua anak-anak ke dalam suatu masa kanak-kanak yang universal. Bagi schnell, pertumbuhan sekolah rakyat (common school) merupakan “kuil masyarakat yang paling banyak hiasannya” bagi konsep masa kanak-kanak, suatu konsep yang mencakup persyaratan-persyaratan moral perlindungan, pemisahan, ketergantungan dan tanggung jawab yang ditangguhkan.\u003cbr /\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\n\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"-x-system-font: none; display: block; font-family: Helvetica,Arial,Sans-serif; font-size-adjust: none; font-size: 14px; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; margin: 12px auto 6px auto;\"\u003e\n\u003ca href\u003d\"http://id.scribd.com/doc/227175312/Struktur-Sosial-Masa-Kanak2\" style\u003d\"text-decoration: underline;\" title\u003d\"View Struktur Sosial Masa Kanak2 on Scribd\"\u003eStruktur Sosial Masa Kanak2\u003c/a\u003e by \u003ca href\u003d\"http://www.scribd.com/salingbagi\" style\u003d\"text-decoration: underline;\" title\u003d\"View salingbagi's profile on Scribd\"\u003esalingbagi\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\n\u003ciframe class\u003d\"scribd_iframe_embed\" data-aspect-ratio\u003d\"0.7080062794348508\" data-auto-height\u003d\"false\" frameborder\u003d\"0\" height\u003d\"600\" id\u003d\"doc_23912\" replaced\u003d\"true\" s11876318304011471943\u003d\"true\" scrolling\u003d\"no\" src\u003d\"//www.scribd.com/embeds/227175312/content?start_page\u003d1\u0026amp;view_mode\u003dscroll\u0026amp;access_key\u003dkey-qnczqNsHQtlhkF8Ws7yl\u0026amp;show_recommendations\u003dtrue\" width\u003d\"510\"\u003e\u003c/iframe\u003e\u003c/div\u003e\n"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.salingbagi.com/feeds/1613231588175189365/comments/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.salingbagi.com/2014/05/struktur-sosial-masa-kanak-kanak.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/1613231588175189365"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/3355628262164258749/posts/default/1613231588175189365"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.salingbagi.com/2014/05/struktur-sosial-masa-kanak-kanak.html","title":"Struktur Sosial Masa Kanak-kanak"}],"author":[{"name":{"$t":"Unknown"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/01711385367013678158"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"35","height":"35","src":"//www.blogger.com/img/blogger_logo_round_35.png"}}],"thr$total":{"$t":"0"}}]}});