gdata.io.handleScriptLoaded({"version":"1.0","encoding":"UTF-8","feed":{"xmlns":"http://www.w3.org/2005/Atom","xmlns$openSearch":"http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/","xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","xmlns$georss":"http://www.georss.org/georss","xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","xmlns$blogger":"http://schemas.google.com/blogger/2008","id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-2348133304985000332"},"updated":{"$t":"2023-08-04T05:59:23.660+07:00"},"category":[{"term":"Fiksi"},{"term":"Kuliner"},{"term":"Politik"},{"term":"Tips"},{"term":"Guru Penggerak"},{"term":"Lifestyle"},{"term":"Life Story"},{"term":"Hiburan"},{"term":"Olahraga"},{"term":"Headline"},{"term":"Edukasi"},{"term":"GGD Sintang"},{"term":"Catatan"},{"term":"Rekreasi"},{"term":"Opini"},{"term":"Kekayaan Alam"},{"term":"Seni"},{"term":"Buku"},{"term":"Traveling"},{"term":"Budaya"},{"term":"SM3T"}],"title":{"type":"text","$t":"Darman Reubee"},"subtitle":{"type":"html","$t":"darman reubee,traveling,kuliner,sharing,tips,life story,SM3T,GGD, Guru,cerpen,Travel,pendidikan Indonesia,cerita"},"link":[{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#feed","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/-/Lifestyle?alt\u003djson-in-script\u0026max-results\u003d8"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/-/Lifestyle?alt\u003djson-in-script\u0026max-results\u003d8"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"http://www.darmanreubee.com/search/label/Lifestyle"},{"rel":"hub","href":"http://pubsubhubbub.appspot.com/"},{"rel":"next","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/-/Lifestyle/-/Lifestyle?alt\u003djson-in-script\u0026start-index\u003d9\u0026max-results\u003d8"}],"author":[{"name":{"$t":"darmanreubee"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/16492959773330502426"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"35","height":"35","src":"//www.blogger.com/img/blogger_logo_round_35.png"}}],"generator":{"version":"7.00","uri":"https://www.blogger.com","$t":"Blogger"},"openSearch$totalResults":{"$t":"44"},"openSearch$startIndex":{"$t":"1"},"openSearch$itemsPerPage":{"$t":"8"},"entry":[{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-2348133304985000332.post-6783852965526205010"},"published":{"$t":"2019-04-04T15:51:00.002+07:00"},"updated":{"$t":"2019-04-05T19:53:05.981+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Life Story"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"GGD Sintang"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Edukasi"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Lifestyle"}],"title":{"type":"text","$t":"Sukadir, Guru Perintis yang Melegenda"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\n\u003ca href\u003d\"https://4.bp.blogspot.com/-Kw6Vhvn38bE/XKXFbpcqdVI/AAAAAAAAAUo/i_yqu1MWMQM_nMXIIu2bfhKXRHTqiq9ZQCLcBGAs/s1600/IMG20180421150059_1.jpg\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"1200\" data-original-width\u003d\"1600\" height\u003d\"240\" src\u003d\"https://4.bp.blogspot.com/-Kw6Vhvn38bE/XKXFbpcqdVI/AAAAAAAAAUo/i_yqu1MWMQM_nMXIIu2bfhKXRHTqiq9ZQCLcBGAs/s320/IMG20180421150059_1.jpg\" width\u003d\"320\"\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eNamanya Sukadir, guru SDN 15 Merah Arai. Kami biasa menyapanya Pak Kadir. Berparas tua namun masih berjiwa muda. Bulan Mei tahun lalu, dia pensiun. Boleh dibilang kami kehilangan teman yang lucu dan guru yang hebat. Tua-tua keladi, biarpun tua semangat mengajarnya makin jadi. Orangnya kreatif dan inovatif. Siapa saja yang memiliki pikiran terbuka dan optimis akan bersepakat dengan apapun yang dilakukan oleh pak Kadir.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ePak Kadir menjadi guru pada tahun 1980 setelah berhasil menyisihkan ribuan pesaing dalam seleksi guru PNS saat itu. Awalnya tidak begitu menyukai menjadi guru, karena hobi pak Kadir adalah bertani. Saat itu, Pak Kadir mengikuti tes secara bersamaan yaitu tes guru dan penyuluh pertanian. Saat pengumuman kelulusan, dua propesi yang di tes semunya lulus. Maka galaulah pak Kadir. Hatinya lebih memilih menjadi penyuluh pertanian. Akhirnya beliau menetapkan hati mengambil penyuluh pertanian dan meninggalkna guru.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eProses daftar ulang pun tiba. Dulu, untuk menuju kota Sintang dari Desa Merah Arai memakan waktu berhari-hari menggunakan sampan dayung. Pak Kadir melakukannya demi untuk menjadi PNS. Setibanya di kota Sintang, ada kabar kalau tempat pendaftaran ulang dilaksanakan di Pontianak. Maka termenung sambil menyerahkan diri pada Tuhan. Bagaimana caranya bisa ke Pontianak dengan waktu yang sesingkat ini. Tidak berhenti disitu, karena tekatnya menjadi PNS sangat kuat maka ditunggulah bus di pinggir jalan. Berjam-jam dan sampai berhari-hari bus pun tak kunjung tiba. Akhirnya pak Kadir menyerah dan mengurungkan niat menjadi Penyuluh pertanian dan kembali memilih menjadi guru.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eSK pertama pak Kadir di SDN 15 Semadai. SD 15 Merah Arai sudah dibangun secara swadaya oleh masyarakat pada tahun 1980, dan tahun 1981 masih kosong tidak ada siswa apalagi guru. Pada September 1982 pak Kadir dipanggil untuk pulang kampung dan mengajar di kampung halamannya. Beliau satu-satunya guru dan saat itu hanya menerima 1 kelas saja. Siswanya cuma 40 orang. Itupun jumlah yang didapat dari hasil jemput bola, atau dipaksa untuk mau sekolah.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eJaman dulu, masyarakat masih berpikir jika anak mereka sekolah, maka akan diambil oleh Belanda atau Jepang dan tidak akan pulang lagi ke kampung halaman, itu alasan orang jaman dulu tidak mau menyekolahkan anaknya. Mereka takut kehilangan anak. Pola pikir seperti inilah yang terus berusaha untuk dirubah oleh Pak kadir. Menjelaskan pentingnya sekolah, supaya harta tidak diambil orang lain, kita tidak ditipu oleh orang kota. Jika kita pintar maka bisa menjual hasil panen dengan harga lebih tinggi di kota dan kita bisa membangun desa dengan baik. Bahasa-bahasa sederhana yang mudah dipahami oleh orang desa adalah jurus jitu yang digunakan pak Kadir.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ePak Kadir ini akalanya banyak, mengunjungi dusun-dusun yang banyak anak-anak dan menjumpai orang tua mereka pada saat musim panen. Pada musim panen, orang sedang dalam keadaan senang dan bahagia sehingga apa yang ingin kita sampaikan akan didengar dan disambut dengan baik, setidaknya dipertimbangkan. Orang desa saat itu masih sangat hormat pada guru, sehingga jika ada guru yang datang ke rumah, ada dua tanda yaitu tanda berkah atau bahaya.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eHasil dari perjuangan pak Kadir jaman muda dulu sudah bisa dilihat sekarang. Banyak penduduk desa yang dulunya dipaksa sekolah sekarang sudah menjadi tokoh dan hidup senang. Ada yang menjadi kepala desa, PNS, petani sukses dan banyak lainya.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eSampai sekarang, pak Kadir masih menjadi orang yang dihormati di Desa, ingatannya masih kuat, matanya masih terang dan fisiknya pun masih kuat. Beliau menghabiskan masa tua dengan bertani dan mencari ikan di sungai. Rupanya, hamper 80 % masyarakat Merah Arai, nama mereka adalah hasil olah pikir pak Kadir. Begitu lahir anak, langsung tanya pak Kadir, siapa saya kasi nama?.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.darmanreubee.com/feeds/6783852965526205010/comments/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.darmanreubee.com/2019/04/sukadir-guru-perintis-yang-melegenda.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/6783852965526205010"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/6783852965526205010"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.darmanreubee.com/2019/04/sukadir-guru-perintis-yang-melegenda.html","title":"Sukadir, Guru Perintis yang Melegenda"}],"author":[{"name":{"$t":"darmanreubee"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/16492959773330502426"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"35","height":"35","src":"//www.blogger.com/img/blogger_logo_round_35.png"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https://4.bp.blogspot.com/-Kw6Vhvn38bE/XKXFbpcqdVI/AAAAAAAAAUo/i_yqu1MWMQM_nMXIIu2bfhKXRHTqiq9ZQCLcBGAs/s72-c/IMG20180421150059_1.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-2348133304985000332.post-4905157283730981662"},"published":{"$t":"2017-12-10T11:19:00.001+07:00"},"updated":{"$t":"2017-12-11T05:55:38.023+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Life Story"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"GGD Sintang"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Edukasi"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Opini"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Catatan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Headline"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Lifestyle"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Olahraga"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Tips"}],"title":{"type":"text","$t":"Anak dengan Kecerdasan Kinestetik"},"content":{"type":"html","$t":"\u003ctable cellpadding\u003d\"0\" cellspacing\u003d\"0\" class\u003d\"tr-caption-container\" style\u003d\"float: left; margin-right: 1em; text-align: left;\"\u003e\u003ctbody\u003e\n\u003ctr\u003e\u003ctd style\u003d\"text-align: center;\"\u003e\u003ca href\u003d\"https://4.bp.blogspot.com/--KvhLJwkjbU/Wiy1V07J6oI/AAAAAAAAAQw/lAh1jGrE92Ek5THNQ7lqOe5Om7hoXD1hACLcBGAs/s1600/Pintu%2BKecerdasan%2BKinestesis.jpg\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;\"\u003e\u003cimg alt\u003d\"Kecerdasan Kinestetik\" border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"1200\" data-original-width\u003d\"1600\" height\u003d\"240\" src\u003d\"https://4.bp.blogspot.com/--KvhLJwkjbU/Wiy1V07J6oI/AAAAAAAAAQw/lAh1jGrE92Ek5THNQ7lqOe5Om7hoXD1hACLcBGAs/s320/Pintu%2BKecerdasan%2BKinestesis.jpg\" title\u003d\"Anak dengan Kecerdasan Kinestetik\" width\u003d\"320\"\u003e\u003c/a\u003e\u003c/td\u003e\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\u003ctd class\u003d\"tr-caption\" style\u003d\"text-align: center;\"\u003eSebelah Kiri:Okta Manasie\u003c/td\u003e\u003c/tr\u003e\n\u003c/tbody\u003e\u003c/table\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eNamanya Ise, lengkapnya Okta Manasie, \u0026nbsp;anak yang lahir pada tanggal 16 Juni 2005, sekarang sudah berumur 12 tahun. Dia tercatat sebagai siswa kelas IV, dan dua kali tidak naik kelas. Ise dulunya lahir prematur, \u0026nbsp;usia kandungan ibunya tujuh bulan dan lahir dengan bobot 1 kg, kecil sekali saat itu, kata ayahnya.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eDi sekolah, Ise sedikit usil namun dia tidak begitu nakal. Ise tidak membuat kegaduhan hanya saja gerak geriknya sedikit mengganggu mata yang melihat, dia tidak bisa duduk diam dan selalu ingin bergerak. Cuek dan tidak sedikitpun peduli dengan pelajaran yang diberikan guru di kelas, jangankan mencatat atau menjawab pertanyaan guru, memperhatikanpun tidak. Dia asyik memperhatikan pekerjaan teman-temannya di kelas. Saking kesalnya dengan tingkah Ise, mau rasanya melempar dia dari luar jendela. Saat jam istirahat dia lebih banyak bermain bahkan semua permainan mau diikutinya, sangat aktif dan selalu menjadi pemimpin pada setiap permainan.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eBanyak orang pesimis dengan masa depan anak ini, termasuk orang tuanya sendiri, bagaimana tidak, sudah 12 tahun belum bisa membaca dan akan terancam tidak naik ke kelas V. Saya beranggapan sebaliknya, anak ini adalah mutiara, suatu saat nanti Ise akan menjadi orang hebat, hebat pada bakatnya sendiri. Bukankah Isaac Newton juga mengalami kondisi seperti Ise?.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eIse adalah anak yang masuk dalam kategori kebutuhan khusus, dia harus dididik secara khusus pula. Di kelas, dia boleh tidak dijadikan pusat perhatian dan seyogyanya guru fokus pada siswa yang lain. Biarlah Ise menjadi pelengkap dan penghibur, namun di luar kelas dia harus menjadi pusat perhatian.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eSetelah mengamati aktivitas Ise di sekolah dan di luar sekolah, saya mulai menemukan pintu kecerdasan dia, rupanya kecerdasannya adalah kinestetik (gerak). Setiap sore saya mengajak Ise bermain di rumah, sekedar santai-santai, memancing di sungai dan berkeliling Desa. Aktivitas-aktivitas psikomotorik ini saya selipkan dengan membaca dan berhitung. Kemanapun kami pergi, buku bacaan selalu dibawanya. Saya melihat perkembangan luar biasa, meskipun belum bisa membaca dan berhitung setidaknya Ise sudah punya modal besar yaitu kemauan untuk belajar. Catatan yang perlu diperhatikan dalam menangani Ise yaitu jangan pernah dipaksa, jangan biarkan dia jenuh dan beri kesempatan tubuhnya tetap bergerak.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eKasus seperti Ise hanya ada satu-satunya di \u003ca href\u003d\"http://www.darmanreubee.com/2017/12/ini-sekolah-bukan-kandang-ayam.html\" target\u003d\"_blank\"\u003esekolah kami\u003c/a\u003e, saya mengambil peran untuk menanganinya. Biarpun saya belum cukup ilmu untuk menangani kasus seperti ini namun akan saya upayakan berbagai cara dan terus mempelajari berbagai metode dan ilmu yang menyangkut penanganan anak-anak yang berkebutuhan khusus,terutama anak seperi Ise.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eTarget saya, semester depan Ise harus bisa membaca dan berhitung dan naik ke kelas V. Insya Allah berhasil. Amin.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eMerah Arai, 3 Desember 2017\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr\u003e\u003c/div\u003e\n"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.darmanreubee.com/feeds/4905157283730981662/comments/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.darmanreubee.com/2017/12/anak-dengan-kecerdasan-kinestetik.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/4905157283730981662"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/4905157283730981662"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.darmanreubee.com/2017/12/anak-dengan-kecerdasan-kinestetik.html","title":"Anak dengan Kecerdasan Kinestetik"}],"author":[{"name":{"$t":"darmanreubee"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/16492959773330502426"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"35","height":"35","src":"//www.blogger.com/img/blogger_logo_round_35.png"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https://4.bp.blogspot.com/--KvhLJwkjbU/Wiy1V07J6oI/AAAAAAAAAQw/lAh1jGrE92Ek5THNQ7lqOe5Om7hoXD1hACLcBGAs/s72-c/Pintu%2BKecerdasan%2BKinestesis.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-2348133304985000332.post-8597846459125366744"},"published":{"$t":"2017-12-10T10:56:00.001+07:00"},"updated":{"$t":"2017-12-10T13:52:34.261+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Life Story"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Catatan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Traveling"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Lifestyle"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Tips"}],"title":{"type":"text","$t":"Gadis yang Aku Rindukan"},"content":{"type":"html","$t":"\u003ctable cellpadding\u003d\"0\" cellspacing\u003d\"0\" class\u003d\"tr-caption-container\" style\u003d\"float: left; margin-right: 1em; text-align: left;\"\u003e\u003ctbody\u003e\n\u003ctr\u003e\u003ctd style\u003d\"text-align: center;\"\u003e\u003ca href\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-99SIQA3vNjI/WiywNv9g0zI/AAAAAAAAAQg/YjF15a08PIQ3TtakMnBC09A64_BDpiuSACLcBGAs/s1600/Gadis%2Byang%2BAku%2BRindukan.png\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"1600\" data-original-width\u003d\"1582\" height\u003d\"320\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-99SIQA3vNjI/WiywNv9g0zI/AAAAAAAAAQg/YjF15a08PIQ3TtakMnBC09A64_BDpiuSACLcBGAs/s320/Gadis%2Byang%2BAku%2BRindukan.png\" width\u003d\"316\"\u003e\u003c/a\u003e\u003c/td\u003e\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\u003ctd class\u003d\"tr-caption\" style\u003d\"text-align: center;\"\u003eGadis yang kurindukan\u003c/td\u003e\u003c/tr\u003e\n\u003c/tbody\u003e\u003c/table\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eCoba lihat ke langit, ada miliaran bintang. Apa lagi jika melihatnya disaat bulan terang, cantik sekali. Gugusan yang luar biasa, bimasakti membentang indah. Aku melihatnya dari atas pulau Borneo, tepat di langit Khatulistiwa pemandangan langit nampak lebih indah.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eMalam ini dingin sekali, udaranya masuk sampai ke relung tulang. Malam kian mengajakku untuk tidur tapi langkah tak mau beranjak dari kursi kayu yang aku letakkan di halaman rumah. Nyanyian jangkrik dan semut hutan begitu syahdu. Suara riakan sungai yang hanya berjarak 50 meter terdengar jelas di telingaku, iramanya merdu. Ada banyak suara-suara mahkluk Tuhan yang malam ini sedang beraktivitas, mungkin saja salah satunya adalah makhluk halus. Suara-suara itu membentuk nada-nada indah untuk relaksasi di tengah malam yang sunyi.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eBiarpun sedang sendiri, jauh dari pusat keramaian. Malam ini aku tidak terlihat takut. Duduk sambil menengadah ke langit, memandang keindahan alam semesta. Seraya bersyukur karena Allah masih memberi kesempatan untukku bernafas. Beginilah caraku merindukannya. Gadis yang namanya selalu kusebut dalam doaku. Saat gelap seperti ini, gadis itu hadir memberi seberkas cahaya, malam yang gelap menjadi malam yang indah. Aku tersenyum memandanginya. Betapa indah gadis itu, berlama-lama menatapnya hatiku kian sejuk. Melihat ke langit seolah aku dapat melihat aktivitasnya malam ini, saat ini mungkin dia sedang tidur. Selamat istirahat, sayang.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eLangit, hutan, sungai dan bintang di tempat ini selalu bercerita hal sama. Tentang rinduku yang terus mengalir, tentang kata-kata yang tak mau berhenti, tentangmu. Di tempat yang sunyi ini, aku mewakilkan rinduku pada bintang-bintang di langit sana. Supaya rindu itu sampai padanya. Rindu ini terlampau berat untuk bisa kupikul sendirian, terlampau besar untuk bisa kulempar ke arah bintang di langit sana, dan rindu ini tidak akan aku biarkan hilang begitu saja, percayalah.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eRindu itu sebuah kebatinan rasa yang harus tersampaikan kepada pemiliknya bagaimanapun caranya. Aku punya cara dan tahu metodenya. Diapun Begitu. Rindu tak diciptakan oleh jarak, tapi perasaan. Aku merindukannya bukan karena ia jauh, namun karena ia telah ada di dalam jiwa dan ragaku.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eRindu seperti ini tidak akan lama lagi, akan segera berakhir. Akan diobati dengan pertemuan yang teduh. Allah sudah merencanakan aku dan kamu bertemu dalam satu waktu. Saat ini, biarlah kita bertemu dalam rindu yang bertumpuk-tumpuk di atas sajadah, menggulung-gulung hingga besar di langit sana dan bercahya mengalahkan bintang kejora.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eCinta, bersabarlah dalam menanti seperti ketidakinginan kita agar terompet Sangkakala tak segera berbunyi sebelum amal kita terasa cukup. Sesuatu akan datang pada waktunya masing-masing sebab sudah Allah takdirkan demikian. Bukankah sekuat apapun kita mengusahakan datangnya senja ketika fajar baru saja terbit, itu tidak akan terjadi begitu saja bukan? Kita tetap harus menunggu waktunya tiba, melewati siang. Jadi, bersabarlah.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eAku masih takut dengan sunyi. Apalagi kalau gelap pekat. Di sini, kuntilanak tidak takut dengan manusia. Coba saja jika kamu ada di sampingku. Sunyi dan gelap akan membuat kuntilanak menjauh ketakutan. Cahaya cinta akan membuat siapa saja yang mendekat akan menjauh.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eCinta, mari saling mendoakan, biar rindu ini saling bertaut dan proposal halal yang telah kita sampaikan segera dikabulkan. Ingat, kamu harus sombong pada laki-laki lain untuk menjaga perasaan lelakimu, akupun begitu.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eNanti, bintang-bintang indah yang aku lihat di atas langit desa ini, akan kita lihat bersama. Di sini, di \u003ca href\u003d\"http://www.darmanreubee.com/2017/11/ini-desaku-mana-desamu.html\" target\u003d\"_blank\"\u003eDesa Merah Arai\u003c/a\u003e, pedalaman Kalimantan. Akan kupastikan kau terhibur dan tidak minta pulang jika bersamaku di tempat ini. Tahun depan, ikut yaa.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eJaga hati, jaga diri dan jaga Iman.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eMerah Arai, 01 Desember 2017\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.darmanreubee.com/feeds/8597846459125366744/comments/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.darmanreubee.com/2017/12/gadis-yang-aku-rindukan.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/8597846459125366744"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/8597846459125366744"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.darmanreubee.com/2017/12/gadis-yang-aku-rindukan.html","title":"Gadis yang Aku Rindukan"}],"author":[{"name":{"$t":"darmanreubee"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/16492959773330502426"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"35","height":"35","src":"//www.blogger.com/img/blogger_logo_round_35.png"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https://1.bp.blogspot.com/-99SIQA3vNjI/WiywNv9g0zI/AAAAAAAAAQg/YjF15a08PIQ3TtakMnBC09A64_BDpiuSACLcBGAs/s72-c/Gadis%2Byang%2BAku%2BRindukan.png","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-2348133304985000332.post-1350233061453331345"},"published":{"$t":"2017-12-10T10:37:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2017-12-11T05:54:42.979+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Life Story"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"GGD Sintang"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Edukasi"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Opini"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Headline"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Lifestyle"}],"title":{"type":"text","$t":"Ini Sekolah Bukan Kandang Ayam"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\n\u003c/div\u003e\n\u003ctable cellpadding\u003d\"0\" cellspacing\u003d\"0\" class\u003d\"tr-caption-container\" style\u003d\"margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;\"\u003e\u003ctbody\u003e\n\u003ctr\u003e\u003ctd style\u003d\"text-align: center;\"\u003e\u003ca href\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-ghGlovmDFDY/WiyqrBwPCII/AAAAAAAAAQU/wQeKvHN66Cg3X2T6_-a0sQofxx3SkhHzgCEwYBhgL/s1600/Ini%2BSekolah%2BBukan%2BKandang%2BAyam.jpg\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;\"\u003e\u003cimg alt\u003d\"SDN Sintang Kalbar\" border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"1200\" data-original-width\u003d\"1600\" height\u003d\"300\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-ghGlovmDFDY/WiyqrBwPCII/AAAAAAAAAQU/wQeKvHN66Cg3X2T6_-a0sQofxx3SkhHzgCEwYBhgL/s400/Ini%2BSekolah%2BBukan%2BKandang%2BAyam.jpg\" title\u003d\"SDN 15 Merah Arai\" width\u003d\"400\"\u003e\u003c/a\u003e\u003c/td\u003e\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\u003ctd class\u003d\"tr-caption\" style\u003d\"text-align: center;\"\u003eSDN 15 Merah Arai Kab. Sintang, Kalbar\u003c/td\u003e\u003c/tr\u003e\n\u003c/tbody\u003e\u003c/table\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eBangunannya sudah tidak layak, berlantai tanah, beratap seng, dindingnya mulai lapuk, sepintas jika tidak ada papan nama sekolah orang akan menyebutnya kandang ayam. Namun percayalah, bangunan itu adalah tempat kami belajar, tempat kami mengukir masa depan, tempat anak-anak hebat calon pemimpin masa depan menimba ilmu.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eSDN 15 \u003ca href\u003d\"http://www.darmanreubee.com/2017/11/ini-desaku-mana-desamu.html\" target\u003d\"_blank\"\u003eMerah Arai\u003c/a\u003e, didirikan pada tahun 1980. Sekolah inilah yang membuat masyarakat bisa menghitung berapa jumlah dan harga getah karet yang mereka dapat setiap bulannya. Sekolah inilah yang membuat masyarakat bisa membaca visi dan misi calon kepala daerah dan Presiden. Sekolah ini adalah harapan bagi masyarakat di \u003ca href\u003d\"http://www.darmanreubee.com/2017/11/ini-desaku-mana-desamu.html\" target\u003d\"_blank\"\u003edesa Merah Arai\u003c/a\u003e, harapan untuk hidup lebih baik.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eSDN 15 Merah Arai memiliki siswa keseluruhan 99 orang. Sekolah induk berada di dusun Mawang Manis, pusat desa Merah Arai, memiliki 6 kelas dan 6 orang guru (3 PNS dan 3 honorer), sedangkan kelas jarak jauh berada di dusun Pintas, memiliki 3 kelas yaitu kelas I, II dan kelas III, hanya memiliki 1 orang guru (honorer). Gurunya mengajar dengan kelas rangkap dengan pola pagi sore.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eSiswa di sekolah ini berasal dari 4 dusun yaitu Mawang Manis, Natai Bungkang, Pandau dan Pintas. Jarak dusun pandau ke sekolah 20 menit dengan berjalan kaki, sedangkan jarak dusun terjauh yaitu Pintas 90 menit. 40 persen siswanya berasal dari Pandau dan Pintas. Bayangkan, setiap harinya mereka menempuh perjalanan sejauh itu untuk menimba ilmu. Kasihan sekali anak-anak itu jika para guru tidak memberikan pelayanan yang prima dan pengajaran yang baik. Dosa besar rasanya.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eKelas jarak jauh, baru didirikan pada tahun 2012. Jika tidak didirikan maka anak-anak di dusun tersebut tidak bisa sekolah. Seumuran anak kelas I sampai kelas III belum berani untuk datang ke sekolah induk dengan jarak 1.5 jam, orang tuanyapun tidak mau mengantar setiap harinya dengan kesibukan mencari rezeki di ladang dan kebun. Untuk mengatasi persoalan itu, maka didirikanlah kelas jarak jauh dengan berbagai kekurangannya. Setelah naik kelas IV barulah anak-anak di dusun Pintas belajarnya di sekolah induk. Jumlah mereka lumayan banyak, biasanya mereka pergi dan pulang sekolah bersama-sama. Rombongan Pintas menumpuh 70 menit ke dusun Pandau dan rombongan Pandau sudah menunggu dan mereka bersama-sama menuju sekolah induk dengan tambahan waktu 20 menit lagi. Bukankah seru sekali seperti ini?\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eJika banjir, biasanya anak-anak dari Pintas dan Pandau tidak bisa ke sekolah karena tidak bisa lewat. Jalan yang mereka lalui adalah sepanjang pinggir sungai. Jika melewati hutan, terlalu jauh dan banyak sungai-sungai kecil tanpa jembatan, mereka tidak akan mampu. Sekolah pasti kelihatan sepi tanpa anak-anak dari Pintas dan Pandau.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eDi sekolah kami, anak-anaknya cantik dan ganteng, namun sayang mereka ke sekolah banyak yang tidak menggunakan sepatu, baju yang dipakaipun kumal dan ada robek-robeknya. \"Pakaian bukanlah kendala, tapi semangat belajarnya\" kata anak kelas VI serempak. Saya angkat topi, salut. \u003ci\u003eYou are kid jaman now\u003c/i\u003e.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003ctable cellpadding\u003d\"0\" cellspacing\u003d\"0\" class\u003d\"tr-caption-container\" style\u003d\"float: right; margin-left: 1em; text-align: right;\"\u003e\u003ctbody\u003e\n\u003ctr\u003e\u003ctd style\u003d\"text-align: center;\"\u003e\u003ca href\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-zWGTjngk4io/Wiyqr2z-dOI/AAAAAAAAAQU/DbZaCSrxwEoEAuhX9NJdgpPl8StJf1u_gCEwYBhgL/s1600/Ini%2BSekolah%2BBukan%2BKandang%2BAyam%2B2.jpg\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;\"\u003e\u003cimg alt\u003d\"Mohon Bantuan fasilitas sekolah\" border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"1200\" data-original-width\u003d\"1600\" height\u003d\"240\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-zWGTjngk4io/Wiyqr2z-dOI/AAAAAAAAAQU/DbZaCSrxwEoEAuhX9NJdgpPl8StJf1u_gCEwYBhgL/s320/Ini%2BSekolah%2BBukan%2BKandang%2BAyam%2B2.jpg\" title\u003d\"Fasilitas Sekolah SDN 15 Merah Arai\" width\u003d\"320\"\u003e\u003c/a\u003e\u003c/td\u003e\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\u003ctd class\u003d\"tr-caption\" style\u003d\"text-align: center;\"\u003emengintip dunia\u003c/td\u003e\u003c/tr\u003e\n\u003c/tbody\u003e\u003c/table\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eFasilitas bukanlah kendala untuk terus belajar. Panas seng dan uap dari tanah, kami anggap sejuk karena masih ada pendingin alam sepoi-sepoi yang keluar masuk dari lobang-lobang dinding. Kami dapat mengintip aktivitas belajar dari kelas lain. Jika ada anak yang sedang mengintip, begitu ditegur \"apa yang kamu lihat? \"saya melihat dunia tetangga pak, saya melihat Jakarta, ibu kota negara dan Pulau Sumatera\". Begitu cara mereka menghibur diri.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eDi sini, saya belajar banyak, belajar dari anak-anak yang semangatnya dalam mencari ilmu melampaui semangat saya memberikan ilmu, saya tidak boleh kalah, setidaknya seimbang. Mereka bisa bahagia dengan kondisi seperti ini karena kebahagiaan bisa mereka ciptakan sendiri.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eTerkadang, untuk bisa bahagia kita tidak harus selalu melihat bentuknya, namun kita hanya perlu merasakan.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eMerah Arai,\u0026nbsp; 28 November 2017.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.darmanreubee.com/feeds/1350233061453331345/comments/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.darmanreubee.com/2017/12/ini-sekolah-bukan-kandang-ayam.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/1350233061453331345"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/1350233061453331345"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.darmanreubee.com/2017/12/ini-sekolah-bukan-kandang-ayam.html","title":"Ini Sekolah Bukan Kandang Ayam"}],"author":[{"name":{"$t":"darmanreubee"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/16492959773330502426"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"35","height":"35","src":"//www.blogger.com/img/blogger_logo_round_35.png"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https://1.bp.blogspot.com/-ghGlovmDFDY/WiyqrBwPCII/AAAAAAAAAQU/wQeKvHN66Cg3X2T6_-a0sQofxx3SkhHzgCEwYBhgL/s72-c/Ini%2BSekolah%2BBukan%2BKandang%2BAyam.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-2348133304985000332.post-8386254733281903925"},"published":{"$t":"2017-06-23T05:22:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2017-11-07T20:34:04.504+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Life Story"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Lifestyle"}],"title":{"type":"text","$t":"Cinta Tanpa Syarat"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\n\u003ca href\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-ldWADK83f84/WUxC3b8fZDI/AAAAAAAAANs/yk28GPcI2ksGQNvyiOgOjjYMRFMZBS2BgCLcBGAs/s1600/Untitled-1.jpg\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cimg alt\u003d\"darman reubee\" border\u003d\"0\" data-original-height\u003d\"1600\" data-original-width\u003d\"1211\" height\u003d\"320\" src\u003d\"https://1.bp.blogspot.com/-ldWADK83f84/WUxC3b8fZDI/AAAAAAAAANs/yk28GPcI2ksGQNvyiOgOjjYMRFMZBS2BgCLcBGAs/s320/Untitled-1.jpg\" title\u003d\"Cinta tanpa syarat\" width\u003d\"240\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eMalam ini kamu tidur lebih awal dari biasanya. Mungkin jadwal kantukmu kembali normal setelah beberapa malam aku ganggu. Maafkanlah, jika itu mengganggu. Aku yakin, kamu tidak akan marah. Pada Ramadhan ini, aku begitu sering mengganggu jam tidur gadis itu. Gadis penyuka ceker ayam, warna hijau dan buah pear. Siapa gadis itu? Biar aku saja yang tahu, kalian jangan coba menebak-nebak, takut salah nanti, jadinya baper.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eAku berpikir lebih keras dari biasanya, menyatukan seluruh sel saraf hanya untuk menjawab pertanyaan, apa gerangan semua ini?. Ada yang aneh terhadap pertemuan kami, dipisahkan oleh jarak dan waktu namun ada kekuatan maha dahsyat yang menggerakannya sehingga kami bertemu. Awalnya hanyalah pertemuan pikiran dan batin, lalu dipertemukan di sebuah tempat yang sudah Allah skenariokan dengan sangat luar biasa. Tempat yang banyak orang mau ke sana, tapi tidak semua bisa, hanya yang beruntung saja. Tidak kenal dijadikan kenal. Yang jauh dijadikan dekat. Dari suka menjadi cinta. Apakah itu yang dinamakan jodoh? Entahlah, aku tidak mau menebak. Tapi semoga itu benar adanya.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: center;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e*****\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eMalam itu, kamu bertanya bagaimana kisah gadis petualang? Bagaimana kisah mencintai dalam diam? Aku hanya menjawab: mereka hanyalah kisah fiktif belaka. Jika tidak fiktif, mereka akan disisiku sekarang. Pada prinsipnya fantasi gadis petualang ada pada kamu sekarang. Kamu memiliki semua hal yang ada pada gadis petualang bahkan melebihinya dalam segala hal. Kamu tidak menyadari tapi aku mengetahui.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eSaat kamu bertanya tentang kisah mencintai dalam diam? Aku diam sejenak. Menghela nafas, kembali mengingat kisah itu. Aku pernah mencintai seseorang dalam diam, sebelum dia diambil orang secara diam-diam. Gadis itu limited edition. Ya, karena saat itu aku belum mengenal kamu. Setelan bertemu kamu, aku sadar bahwa gadis seperti itu ada banyak di dunia ini. Kamu adalah salah satunya. Dan, aku mendapatkannya.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eSuka dan cinta adalah dua hal yang berbeda. Menyukai seseorang atau banyak orang itu kodratnya manusia, mudah dilakukan dengan berbagai alasan. Berbeda halnya dengan mencintai. Mencintai itu tidak mudah, butuh proses dan respon hati yang kuat karena cinta tidak boleh dipaksakan tetapi dirasakan. Cinta adalah sebuah perasaan yang diberikan oleh Allah pada sepasang manusia untuk saling mencintai, saling memiliki, saling memenuhi, saling pengertian dan saling-saling lainya. Cinta itu seperti gelombang beta yang bergerak tak terduga yang mempengaruhi jaringan-jaringan otak sehingga disebutlah gelombang cinta. Gelombang cinta dapat membuat yang merasakannya menjadi bahagia, senang dan kerap berprilaku seperti orang gila (suka senyum-senyum sendiri). Kira-kira begitulah konsepnya.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: center;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e*****\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eBagaimana bisa memenangkan cinta ini? tanyamu. Baiklah, aku beritahu. Menggunakan farmasi 4-4-3 dengan menyerang penuh membuat pertahananmu lumpuh, logika-logika bertahan yang kerap kamu lontarkan dapat aku mentahkan. Saat itu, aku juga menggunakan metode pasukan anti teror, tangkap dulu baru introgasi. Dengan metode itu membuat kamu shok, dan kamu bertanya kenapa harus demikian? Jika tidak demikian, saat aku sibuk dengan introgasi, kamu sudah diculik orang, dan aku tidak rela itu terjadi. Aku harus berpikir dan bergerak 10 kali lebih cepat dari orang pada umumnya. Untuk apa? Supaya aku bisa memilikimu.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eKamu itu gadis seperti apa sih? Apa istimewanya? Entahlah. Pokonya kamu terlihat beda. Terlihat lebih cerdas dan elegan. Saat beberapa kali melakukan diskusi, aku menyukai tema-tema yang kita bahas. Temanya berkelas, kita bercerita bagaiman masa depan, bagamana pendidikan untuk anak-anak, bagaimana kurikulum yang akan kita terapkan dirumah nantinya, dan banyak hal lainnya. Diskusi seperti ini tidak akan didapati jika kamu bukan gadis yang cerdas. Ketika orang masih bergombal-ria kita sudah membicarakan konsep rumah tangga, kita sudah bercerita bagaimana masa depan keluarga. Tidak bermaksud melawan takdir, hanya mempersiapkan diri untuk menjemput takdir itu.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eSekian lama tidak bertemu, kemarin akhirnya bertemu. Pertemuan yang didesain sedemikian rupa dengan beberapa pola tak bercuriga dengan gaya senyap tapi tidak merayap. Saat melihat kamu, terbesit di hati “kamu jauh dari ekspektasiku selama ini”. Kamu yang didepanku lebih manis dari yang aku bayangkan, lebih ramah, elegan, bersahaja dan merasa sangat senang berada disampingmu.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eKamu anggun bagaikan keindahan semesta, ada gelombang bahagia saat menatapnya. Mohon berkenan, aku ingin menatapmu lebih lama, kamu jangan malu.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: center;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003d\u003d\u003d\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eTeman. Suatu saat nanti, akan aku kenalkan pada kalian, siapa gadis itu? Tapi kau jangan cemburu.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;helvetica neue\u0026quot; , \u0026quot;arial\u0026quot; , \u0026quot;helvetica\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eSigli, 23 Juni 2017\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.darmanreubee.com/feeds/8386254733281903925/comments/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.darmanreubee.com/2017/06/cinta-tanpa-syarat.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/8386254733281903925"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/8386254733281903925"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.darmanreubee.com/2017/06/cinta-tanpa-syarat.html","title":"Cinta Tanpa Syarat"}],"author":[{"name":{"$t":"darmanreubee"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/16492959773330502426"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"35","height":"35","src":"//www.blogger.com/img/blogger_logo_round_35.png"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https://1.bp.blogspot.com/-ldWADK83f84/WUxC3b8fZDI/AAAAAAAAANs/yk28GPcI2ksGQNvyiOgOjjYMRFMZBS2BgCLcBGAs/s72-c/Untitled-1.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-2348133304985000332.post-7796304127543402525"},"published":{"$t":"2016-10-06T14:39:00.001+07:00"},"updated":{"$t":"2017-06-18T02:16:31.426+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Life Story"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Opini"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Rekreasi"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Catatan"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Lifestyle"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Tips"}],"title":{"type":"text","$t":"Sendiri, Kita Punya Kesenangan yang Berbeda"},"content":{"type":"html","$t":"\u003ctable cellpadding\u003d\"0\" cellspacing\u003d\"0\" class\u003d\"tr-caption-container\" style\u003d\"float: left; margin-right: 1em; text-align: left;\"\u003e\u003ctbody\u003e\n\u003ctr\u003e\u003ctd style\u003d\"text-align: center;\"\u003e\u003ca href\u003d\"https://3.bp.blogspot.com/-ATnllgVpktM/V_X7ruEa8zI/AAAAAAAAAJg/QP0dzJr6zWMC1X-acWF9V-n7XnFLdRq-ACLcB/s1600/1380184_4819556346991_766409227_n.jpg\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cimg border\u003d\"0\" height\u003d\"240\" src\u003d\"https://3.bp.blogspot.com/-ATnllgVpktM/V_X7ruEa8zI/AAAAAAAAAJg/QP0dzJr6zWMC1X-acWF9V-n7XnFLdRq-ACLcB/s320/1380184_4819556346991_766409227_n.jpg\" width\u003d\"320\" /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/a\u003e\u003c/td\u003e\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\u003ctd class\u003d\"tr-caption\" style\u003d\"text-align: center;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eMeninggalkan keramaian\u003c/span\u003e\u003c/td\u003e\u003c/tr\u003e\n\u003c/tbody\u003e\u003c/table\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eJika ada yang bertanya: dimana kenikmatan sering menyendiri? Maka saya akan menjawab: kamu akan tahu jika kamu memahami arti menyendiri.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eCukup lama saya mencoba memahami arti menyendiri, menyendiri dalam artian positif. Hidup jauh dari keramaian, jauh dari suara-suara sumbang tukang kritik yang tak pernah memberikan solusi, jauh dari berita-berita miring, jauh dari berita kriminal yang tak bermoral dan jauh dari gosip-gosip murahan. Menyendiri adalah kesenangan. Menyendiri adalah kebahagiaan.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eMenyendiri bukan berarti tidak peduli dengan lingkungan sosial, menyendiri bukan berarti putus asa, dan menyendiri bukan berarti kalah terhadap kerasnya hidup. Menyendiri adalah mengumpulkan energi, meracik ide, menjernihkan pekiran dan mempersiapkan strategi untuk meraih sesuatu yang lebih besar. Karena menyendiri adalah kesenangan.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eDulunya saya pernah berpikir negatif terhadap orang yang suka menyendiri, apasih yang mereka lakukan saat sendiri?, Jarang keluar rumah, jarang ngumpul dengan teman-teman, jarang ke tempat hiburan, pastinya jauh dari keramain.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eAda salah satu teman saya yang sangat sering menyendiri. Setelah diselidiki, teman saya ini sedang fokus belajar bahasa Inggris, dia ingin mengikuti seleksi beasiswa magister di Australia. Alhamdulillah sekarang studinya hampir selesai. Bayangkan jika teman saya ini masih sering melakukan aktivitas yang tidak terlalu prioritas dengan teman-temannya di luar sana, maka dipastikan dia akan gagal ke Australia.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eAda juga teman yang cukup lama hilang dari peredaran media sosial, bahkan sangat sulit untuk dihubungi. Setelah dicari tahu, rupanya si teman ini sedang rutin mengikuti majelis taklim dan mulai aktif di majelis Zikir. Bagi saya itu adalah kesenangan dan prestasi luar biasa baginya. Menyendiri meninggalkan aktivitas bersama teman-teman yang tidak produktif dalam hal kebermanfaatan dan mencari sesuatu yang lebih bermanfaat untuk kepentingan masa depan yang lebih cerah.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eAda bayak kasus orang-orang yang menyendiri, meninggalkan aktivitas yang hanya buang-buang waktu, meninggalkan teman-teman yang tidak menguatkan hati, menuju aktivitas yang memperkaya pikiran dan membesarkan hati.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eMulai saat itu saya mulai paham, kalau menyendiri adalah kesenangan yang di dalamnya ada kebahagian. Menyendiri adalah meditasi untuk memperbaiki diri.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eMenyendri adalah keharusan ketika kita mulai jenuh dengan keadaan, saatnya melakukan intropeksi diri, merenungi hidup, meminta petunjuk kepada pemilik semesta.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eSatu hal yang perlu diingat, dilarang keras menyendiri terlalu lama, nanti kita akan hilang dari peredaran dan akan dicoret dari daftar teman.\u003c/span\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e#Kuta Lawah, 06 Oktober 2016.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.darmanreubee.com/feeds/7796304127543402525/comments/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.darmanreubee.com/2016/10/sendiri-kita-punya-kesenangan-yang.html#comment-form","title":"0 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/7796304127543402525"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/7796304127543402525"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.darmanreubee.com/2016/10/sendiri-kita-punya-kesenangan-yang.html","title":"Sendiri, Kita Punya Kesenangan yang Berbeda"}],"author":[{"name":{"$t":"darmanreubee"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/16492959773330502426"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"35","height":"35","src":"//www.blogger.com/img/blogger_logo_round_35.png"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https://3.bp.blogspot.com/-ATnllgVpktM/V_X7ruEa8zI/AAAAAAAAAJg/QP0dzJr6zWMC1X-acWF9V-n7XnFLdRq-ACLcB/s72-c/1380184_4819556346991_766409227_n.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"0"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-2348133304985000332.post-1291820064163984671"},"published":{"$t":"2016-05-07T21:12:00.002+07:00"},"updated":{"$t":"2017-06-18T02:17:04.138+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Edukasi"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Opini"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Lifestyle"}],"title":{"type":"text","$t":"Memiliki Karakter Introvert,  Salahkah?"},"content":{"type":"html","$t":"\u003cdiv class\u003d\"separator\" style\u003d\"clear: both; text-align: center;\"\u003e\n\u003ca href\u003d\"https://3.bp.blogspot.com/-XBERCSxlxAE/Vy31fi9ndbI/AAAAAAAAAH4/0GfRutRhLr8Y4cL3vNFIhbBHq-EnmDtigCLcB/s1600/teaser%2Bimage.jpg\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;\"\u003e\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cimg alt\u003d\"Introvert adalah kelebihan\" border\u003d\"0\" height\u003d\"212\" src\u003d\"https://3.bp.blogspot.com/-XBERCSxlxAE/Vy31fi9ndbI/AAAAAAAAAH4/0GfRutRhLr8Y4cL3vNFIhbBHq-EnmDtigCLcB/s320/teaser%2Bimage.jpg\" title\u003d\"Karakter Introvert\" width\u003d\"320\" /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/a\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eSaya sangat terkejut ketika ada teman yang menghardik saya dengan “Karakter Introvert”, katanya saya memiliki karakter itu sehingga sulit menemukan jodoh yang dibuktikan tak kunjung menikah. Katanya karakter introvert jarang sekali berinteraksi dengan dunia luar, pemalu, pendiam, susah berbicara sehingga sering ditikung oleh orang lain. Maybe yes maybe no!.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eKarena yang menghardik adalah orang yang saya anggap luar biasa dari berbagai segi terutama keilmuannya maka saya harus berusaha memahami maksudnya. Bagi saya introvert adalah istilah baru, saking penasarannya dengan istilah itu 14 artikel psikologi dari berbagai sumber telah saya baca. Rupanya karakater introvert tidak 100 % ada dalam diri saya, ada juga karakter extrovert, kalau diangkakan 60:40. Dan lebih bijak mengatakan kalau kedua karakter itu ada dalam diri saya sehingga dinamakan dengan ambievert. Memilih membela diri dengan tulisan ketimbang dengan kata-kata adalah salah satu ciri introvert. Tidak masalah, saya sedang memposisikan diri sebagai introvert.:)\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eSatria Gumilang mengulas panjang lebar tentang introvert dan ia meyakinkan semua orang kalau introvert bukanlah penyakit atau kekurangan yang harus dirisaukan namun introvert \u0026nbsp;adalah anugrah, tercermin dari kalimat pembuka yang ia gunakan:\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cblockquote class\u003d\"tr_bq\" style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eAda sosok penyendiri di antara orang-orang yang sedang bergumul. Ada sosok pendiam di antara sekelompok orang yang sedang berinteraksi. Ada sosok yang terlihat serius di tengah keadaan yang tenang. Ada juga sosok yang terlihat acuh di tengah suasana yang tegang. Sosok ini berbeda, tak seperti kebanyakan orang. Namun ia bukanlah pemalu ataupun seorang yang berpenyakit, tetapi ia justru sedang memerhatikan. Ia sedang menganalisa keadaan. Ia seorang Introvert. \u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/blockquote\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eIntrovert adalah karakter manusia yang lebih cenderung menutup diri dari kehidupan luar. Mereka adalah pribadi yang lebih banyak berpikir, imajinasi mereka tinggi. Mereka mampu melihat suatu hal dari segi manapun. Orang dengan karakter introvert jarang bercerita bahkan lebih suka mendengarkan orang bercerita. Mereka juga lebih senang mengamati dalam sebuah interaksi, berpikir dulu baru berbicara/melakukan. Bagi orang introvert diam bukan berarti tak mengerti atau tak peduli, tetapi mereka sedang menganalisa.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eIntrovert juga lebih mudah mengungkapkan perasaan dengan tulisan. Mereka senang menjelajahi ruang pikirnya, membaca buku, menonton tayangan yang dapat mengasah otak, karena mereka haus segala hal yang berbau informasi, mereka juga senang dengan kegiatan yang tenang seperti bermain komputer, memancing, bersantai, mendaki gunung dan sebagainya.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eXtrovert adalah kebalikan dari introvert. Karakter extrovert lebih cenderung membuka diri dengan kehidupan luar. Mereka adalah pribadi yang lebih banyak beraktifitas dan lebih sedikit berpikir. Mereka juga orang-orang yang lebih senang berada dalam keramaian daripada di tempat yang sunyi. Mereka lebih senang bercerita daripada mendengarkan orang bercerita, lebih senang berpartisipasi dalam sebuah interaksi, suka berbicara atau melakukan dulu baru berpikir, dan mereka lebih mudah mengungkapkan perasaan dengan kata-kata.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eAda fakta menarik bahwa banyak tokoh-tokoh dunia yang luarbiasa, rata-rata memiliki karakter introvert seperti \u0026nbsp;Albert Einstein, Mahatma Ghandi, Bill Gates, Michael Jordan, Julia Roberts, Nicole Kidman, Abraham Lincoln, J.K Rowling dan banyak lagi tokoh besar lainnya. Mereka mampu membuktikan bahwa dunia pun membutuhkan mereka. Saat tak dibutuhkan mereka menjadi orang biasa, namun saat keadaan genting mereka berubah menjadi sosok yang luar biasa. Mereka adalah sosok luar biasa yang telah mengubah dunia dengan karyanya.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eTidak salah apa yang dikatakan oleh Ahli psikologi seperti Mihaly Csikszentmihalyi dan Gregory Feist yaitu: orang dengan karakter introvert adalah orang dengan kreatifitas berkelas nomor satu. Faktor ini terjadi karena mereka dapat menyelam penuh ke dalam pemikirannya. Membaur bersama intuisi dan ketenangan yang bersinergi dengan sunyi. Itulah syaratnya agar dapat menciptakan sebuah maha karya. Biasanya seorang introvert gemar menulis. Karena dalam menulis mereka dapat lebih terbuka dalam mempresentasikan pikiran ataupun membagikan pengalamannya kepada orang lain.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eAlbert Einstein pernah menulis sebuah kalimat yaitu “Aku benci keramaian banyak orang dan harus berpidato. Aku benci disorot kamera dan harus menjawab berondongan pertanyaan. Kenapa popularitas mencengkeram aku yang seorang ilmuan yang selalu berurusan dengan hal-hal abstrak dan merasa bahagia bila sendirian. Sebuah manifestasi psikologi massa yang berada di luar jangkauanku”. Ya, inilah salah satu isi hati seorang introvert, sendiri berada ditempat sunyi bagi mereka adalah kebahagiaan.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eSo. Introvert dan rasa malu tidaklah sama. kepribadian introvert terlihat pemalu karena mereka cenderung berpikir sebelum berbicara, serta memproses sesuatu secara internal, berbeda dengan ekstrovert yang lebih spontan dalam mengungkapkan sesuatu. Jadi begitulah teman.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003ePastinya, tidak salah memiliki karakter introvert karena itu adalah kelebihan yang harus disyukuri, hanya sedikit kekurangan pada karakter ini. \u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003eJadi, Apa karaktermu? Introvert, Xtrovert, atau Ambievert?\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: Helvetica Neue, Arial, Helvetica, sans-serif;\"\u003e#Sabtu, 7 Mei 2016.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.darmanreubee.com/feeds/1291820064163984671/comments/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.darmanreubee.com/2016/05/memiliki-karakter-introvert-salahkah.html#comment-form","title":"4 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/1291820064163984671"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/1291820064163984671"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.darmanreubee.com/2016/05/memiliki-karakter-introvert-salahkah.html","title":"Memiliki Karakter Introvert,  Salahkah?"}],"author":[{"name":{"$t":"darmanreubee"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/16492959773330502426"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"35","height":"35","src":"//www.blogger.com/img/blogger_logo_round_35.png"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"https://3.bp.blogspot.com/-XBERCSxlxAE/Vy31fi9ndbI/AAAAAAAAAH4/0GfRutRhLr8Y4cL3vNFIhbBHq-EnmDtigCLcB/s72-c/teaser%2Bimage.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"4"}},{"id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-2348133304985000332.post-5210278808839573067"},"published":{"$t":"2016-01-26T22:07:00.000+07:00"},"updated":{"$t":"2016-01-27T07:15:43.825+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Life Story"},{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"Lifestyle"}],"title":{"type":"text","$t":"2016 adalah Tahun Harapan"},"content":{"type":"html","$t":"\u003ctable align\u003d\"center\" cellpadding\u003d\"0\" cellspacing\u003d\"0\" class\u003d\"tr-caption-container\" style\u003d\"margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;\"\u003e\u003ctbody\u003e\n\u003ctr\u003e\u003ctd style\u003d\"text-align: center;\"\u003e\u003ca href\u003d\"http://4.bp.blogspot.com/-4ry3aM5yrhc/VqeJ_YVNaPI/AAAAAAAAAFc/P9Cw3BCAoO8/s1600/IMG_20160126_210749.jpg\" imageanchor\u003d\"1\" style\u003d\"margin-left: auto; margin-right: auto;\"\u003e\u003cimg alt\u003d\"Keinginan pada pahun 2016\" border\u003d\"0\" height\u003d\"480\" src\u003d\"http://4.bp.blogspot.com/-4ry3aM5yrhc/VqeJ_YVNaPI/AAAAAAAAAFc/P9Cw3BCAoO8/s640/IMG_20160126_210749.jpg\" title\u003d\"Harapan di tahun 2016\" width\u003d\"640\" /\u003e\u003c/a\u003e\u003c/td\u003e\u003c/tr\u003e\n\u003ctr\u003e\u003ctd class\u003d\"tr-caption\" style\u003d\"text-align: center;\"\u003eHarapan di tahun 2016\u003c/td\u003e\u003c/tr\u003e\n\u003c/tbody\u003e\u003c/table\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eTahun 2016 adalah tahun yang hebat. Saya mencanangkan tahun 2016 sebagai tahun penuh revolusi, ya tahun revolusi mental, revolusi moral, dan revolusi spiritual. Yang pastinya revolusi ke arah yang lebih baik lagi. Ada banyak hal yang ingin saya gapai pada tahun 2016 ini.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003ePertama yang ingin saya gapai adalah behenti merokok. Sulit sekali, sudah berbagai metode dipraktekkan namun tak kunjung berhasil. Tidak sampai disitu, semangat untuk berhenti merokok tetap terus digelorakan. Saya punya keyakinan akan mampu berhenti dari barang mematikan tersebut. Alhamdulillah, biarpun belum berhenti total namun sudah mulai berkurang porsi untuk rokok. Doakan semoga pada tahun 2017 mulut saya sudah terbebas dari filter rokok. Semangat.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eKedua, bisa berbahasa Inggris. Mulai dari SMP sampai SMA belajar bahasa Inggris bahkan saat kuliahpun sempat belajar juga selama satu semester. Sudah 6 tahun, namun tidak sampai 100 kosa kata bisa dihafal, jangankan ngomong dengan bule, ngomong dengan teman sendiripun belum mampu. Kemana aja selama 6 tahun? Bayangin, sudah 6 tahun lho. MEA segera hadir, yang tidak bisa bahasa Inggris, siap-siap karena anda akan menjadi penonton budiman.\u0026nbsp;\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eMenurut pakar, bahasa adalah skil yang harus dipraktekkan secara berulang, hal ini terbukti nenek kita jaman dulu tidak pernah kursus bahasa Indonesia namun bisa bahasa Indonesia. Anak kecil tidak pernah kursus bahasa ibu namun mereka bisa bahasa Ibunya. Disini saya mulai mengerti, kalau ingin bisa bahasa Inggris, hafal kosa kata sebanyak mungkin dan terus praktekkan, maka Insya Allah akan bisa bahasa Inggris dengan lancar.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eNiat dan keinginan untuk bisa bahasa Inggris mulai mendapatkan jalan, tidak mesti harus belajar di kampung Inggris Pare, sekolah tempat saya bertugas sekarang telah menerapkannya. Wajib berbahasa Inggris bagi guru dan siswa dalam lingkungan sekolah. Awalnya ini merupakan sebuah tantangan yang sangat mengguncang, yang penting mau belajar, tidak malu-malu dan terus mencoba. Untung masih ada keringanan tidak harus full Inggris, masih boleh campur sedikit dengan bahasa Indonesia tapi tidak boleh banyak. Insya Allah tahun ini lancar bahasa Inggris.\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003eKetiga, Kalau dilihat dari umur, masih muda, tidak remaja lagi dan juga belum tua. Begitulah kira-kira. Rasaya mulai kepengen menikah :D. Dan, lagi-lagi saya harus mengatakan bahwa lingkungan merupakan variable yang sangat mempengaruhi kehidupan kita. Teman-teman satu angkatan kuliah hampir sudah menikah semua, mereka belum begitu mapan, tapi keberanian mereka harus diacungkan jempol tinggi-tinggi. Allah akan mempermudah langkah baik hambanya. Dari sudut pandang negatif, saya melihat bahwa mereka adalah laki-laki yang telah diultimatum oleh kekasihnya. Dan, dari sudut pandang positif mereka adalah orang berani yang mau memilih mendapatkan yang halal. Mengabaikan rayuan setan, dan memilih untuk menikah membina rumah tangga menuju surga. Luar biasa. Doakan, semoga saya nyusul kalian. TAHUN INI. :D\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e\u003cbr /\u003e\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cspan style\u003d\"font-family: \u0026quot;verdana\u0026quot; , sans-serif;\"\u003e[Idi, 26 Januari 2016]\u003c/span\u003e\u003c/div\u003e\n\u003cdiv style\u003d\"text-align: justify;\"\u003e\n\u003cbr /\u003e\u003c/div\u003e\n"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https://www.darmanreubee.com/feeds/5210278808839573067/comments/default","title":"Posting Komentar"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https://www.darmanreubee.com/2016/01/2016-adalah-tahun-harapan.html#comment-form","title":"4 Komentar"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/5210278808839573067"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https://www.blogger.com/feeds/2348133304985000332/posts/default/5210278808839573067"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https://www.darmanreubee.com/2016/01/2016-adalah-tahun-harapan.html","title":"2016 adalah Tahun Harapan"}],"author":[{"name":{"$t":"darmanreubee"},"uri":{"$t":"https://www.blogger.com/profile/16492959773330502426"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"35","height":"35","src":"//www.blogger.com/img/blogger_logo_round_35.png"}}],"media$thumbnail":{"xmlns$media":"http://search.yahoo.com/mrss/","url":"http://4.bp.blogspot.com/-4ry3aM5yrhc/VqeJ_YVNaPI/AAAAAAAAAFc/P9Cw3BCAoO8/s72-c/IMG_20160126_210749.jpg","height":"72","width":"72"},"thr$total":{"$t":"4"}}]}});