[Image]Untuk Permukaan Lama :
Untuk memeriksa lapisan plamir atau
cat lama yang masih kuat melekat atau
tidak, Kuaskan air pada permukaan
tersebut, tunggu beberapa saat jika
permukaan tembok tampak
gelembung-gelembung maka permukaan tembok
harus disekrap.
Permukaan yang sudah dicat sebelumnya
perlu dibersihkan dahulu dengan
baik, bersihkan dan hilangkan semua
bagian cat yang terkelupas, debu dan
kotoran lainnya sebelum melakukan
pengecatan dengan cara diamplas lebih dahulu
dan lapisi dengan satu lapis cat, biarkan
sampai permukaan mengering.
Untuk permukaan tembok luar dimana
sisa-sisa cat lama yang terkelupas,
debu dan kotoran tidak bisa
dibersihkan seluruhnya, berilah
sebuah lapisan plamir sebelum permukaan
tersebut dicat dengan cat tembok.
Hilangkan sisa-sisa
jamur/lumut/minyak dengan cara
membuang lapisan tersebut sampai bersih,
kemudian lapisi Plamir.
Jika sebelumnya tembok telah berwarna
dan ingin mengganti warna maka harus
memilih cat tembok yang memiliki
daya tutup yang kuat, jika tidak maka
sebaiknya menggunakan kuas roll atau
menutup warna yang lama (terutama
warna tua) dengan menggunakan Plamir Tembok.
Untuk Permukaan Baru :
Untuk mendapatkan hasil akhir terbaik
untuk permukaan tembok baru, beton
atau permukaan baru lainnya
berikanlah waktu pengeringan
secukupnya sebelum proses pengecatan. Waktu
pengeringan untuk menghindari tembok dari
lembab yang dapat mempengaruhi cat menjadi
berjamur dan rontok.
Tembok yang sebelum di cat atau di
plamir disiram air sebanyak mungkin
dalam beberapa hari.
Sebelum tembok di plamir, lapisi dulu
tembok dengan Wall Sealer, guna
menetralisir PH semen agar sesuai
dengan PH cat. Dengan wall sealer Cat
tidak mudah mengelupas dan warna cat tidak
akan berubah dari warna aslinya.
Cat akan menjadi seperti kapur jika
daya serap tembok masih bekerja,
untuk itu tembok harus dilapisi
dengan Wall Sealer, namun jika untuk
alasan ekonomis anda dapat melarutkan satu
sampai dua bungkus lem putih dalam satu galon
air kemudian kuaskan pada tembok sebelum
tembok di cat.
Selanjutnya lapisi dengan Plamir
setipis mungkin, gunakan kapi tembok.
untuk menghasilkan tembok yang
benar-benar halus.
Selanjutnya lapisi dengan cat tembok,
untuk hasil yang sempurna cat tembok
jangan terlalu kental, encerkan
dengan air 30-35 persen dari total
berat cat.
Ulangi pengecatan 2 samapi 3 lapis
dengan selang waktu 3-4 jam (setelah
kering)
Waktu pengeringan antara setiap lapis
pengecatan adalah 1 sampai 2 jam.
Genteng dipasang setelah tembok
diplamir dan di cat pertama.
"Tips Mengecat Tembok"
Belum ada komentar. -