Banyak sendu tertera disudut binarnya matamu, Telah tertumpuk luka disetiap sisi putihnya hatimu Hatiku ikut merasakan sakitnya
Engkau begitu letih berjalan dijalan yang berduri ini Terlihat kelelahan hati saat kau hembuskan nafas Setelah kau mencoba berjalan lalu berlari, Kulihat hanya luka disekujur tubuhmu Kucoba tuk basuh wajahmu agar pucat diwajahmu terhapus Ku coba tuk gapai tanganmu untuk mengajakmu bangkit Namun aku tak kuasa, karena aku terlalu lemah untuk menggapaimu
Ku hanya bayanganmu yang hanya dapat mendampingimu Ku hanya bayanganmu yang hanya bisa melihatmu meratapi terjalnya langkahmu Ku hanya bayanganmu yang hanya akan menangisi rasa sakitmu sambil terdiam kaku Oh, pedihnya jadi kau Hina dina dan cercaan menghujammu detik demi detik Hingga membuka kedua matamupun terasa engkau takut dan tak kuasa Bahkan tak ada kata yang dapat kuucap tuk membuatmu berlari lagi
maafkan aku, karena aku hanya bayanganmu ..
posted by Gabriela Claudia Kalalo at 9:57 AM on Aug 22, 2009
No comments yet.
Close this window