| Introduction | lahir dan menghabiskan masa kecilnya di desa Batang Tajongkek, Kurai Taji, sebuah desa kecil di ujung selatan Kota Pariaman, Sumatera Barat. Pria yang waktu kecil sering di pangginl Balal (mungkin terinspirasi dari Bilal bin Rabah) ini menamatkan sekolah dasarnya di SD 07 Batang Tajongkek, sekitar 200 meter dari rumahnya. Pendidikannya dianjutkan di MTsN Pauh Kambar. Kemudian masuk ke MAN Lubuk Alung (MAN LA). Pada masa inilah ia mulai berfikir kritis dan tidak mau menerima pemikiran begitu saja. Hal inilah yang membuat dia harus sekolah berpindah-pindah. Dari MAN LA dia pindah ke MAN 2 Kota Padang sampai akhirnya harus lulus di MA Islamic Centre Pariaman. Pengembaraan intelektual bungsu dari 8 bersaudara ini berlanjut ke fakultas Syari`ah dan Hukum UIN Jakarta. |
|---|
