tag:blogger.com,1999:blog-89513832009-06-17T14:35:06.597+08:00puisi-puisim. aan mansyurm aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.comBlogger426125tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-31708461740234063282009-02-03T05:35:00.001+08:002009-02-03T05:35:45.007+08:00Sebaris Tato di Punggung Seorang Lelaki BisuDia, seorang laki-laki bisu, tahu semenjak mula jari-jariperempuan buta tukang pijat itu pandai menanam pohonmaka dia menyediakan lapang tubuhnya sebagai ladang.“Taburlah, tebarlah, bebiji pohonmu, perempuan buta!Musim hujan kelak datang mengantarkan musim semi,waktunya aku semai semua bunga dan buah-buahan.”Tetapi hari-hari yang memanjang selalu saja kosongserupa merah lidahnya yang tak mengenalm aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com8tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-59256672152701322312009-02-03T03:45:00.001+08:002009-02-03T03:45:50.994+08:00Mati Mata dan Gerhana Mata/1/Koran mengabarkan banyak orang paniklistrik akan padam selama beberapa malam,mereka takut pada gelap, takut mati lampu“Aku baik-baik saja bertahun-tahun mati mata,”kata seorang buta sambil tertawa membaca berita./2/Televisi menyiarkan banyak orang terkesimamenyaksikan peristiwa langka gerhana mataharimalam tiba-tiba menyala pukul duabelas siang“Mereka tak tahu setiap hari aku lihat gerhana m aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com3tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-7129154581470840812009-02-03T03:44:00.000+08:002009-02-03T03:45:13.284+08:00Buta SempurnaDik, jika saja aku butakau tak perlu menggunakan pupur,gincu atau warna-warni pitauntuk aku sebagai pelipurDik, jika saja aku butakau tak perlu cemburu dan mahfumpagi hari sebelum berangkat kerjaaku melumuri tubuh dengan parfumDik, jika saja aku butabersamamu aku bisa membayangkanalangkah cantik dan gagah anak-anak kitaanak-anak tangga menuju tinggi kehidupanDik, jika saja anak-anak juga m aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com1tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-34408480018132579882009-02-03T03:39:00.000+08:002009-02-03T03:44:07.975+08:00Huruf Jerawatkau meraba wajahku yang merahdan kau temukan jerawatsejak saat itubiji-biji brailledi sajak-sajak cintamukau sebut huruf jerawat yang mekarm aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com1tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-63620082661702937692009-01-30T18:36:00.000+08:002009-01-30T18:38:43.154+08:00Aku Menulis Puisi dan Mencintai Kau seperti Pepatah Lama ItuSeperti air di daun talas--Lihatlah, dengan tulus daun talasmembiarkan benang hujanatau genang embunyang jatuh cinta padanyatetap saja air beningsebening matamusebening katakuseperti aku menulis puisiseperti aku mencintai kaum aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com2tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-8309985296988419552009-01-29T01:03:00.000+08:002009-01-29T01:09:45.614+08:00Jika Ia:Diah Mashitahjika ia terpaksa berpisah dengan aku atauia menanggalkan janji dan meninggalkan aku—mungkin dengan seorang lain ia menikahkemudian ke sebuah kota jauh ia pindahmengikuti suami yang bekerja di sanasungguh-sungguh, seluruh sisa usia yang aku punyahabis hanya buat menyatakan mimpi masa kecilku:pemain biola, perancang busana dan penulis obituariketiganya selalu ia namai lelucon yang m aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com0tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-68632353662628033122009-01-28T08:36:00.000+08:002009-01-28T08:38:42.358+08:00Sajak Hasan AspahaniMataku, Mata Bawang, Mata Pisau: Aan M Mansyur/1/PADA lapisan ketiga, aku menemukan mata,aku dan bawang itu lalu bertatapan, lamaAku letakkan pisau di sisinya, kulihat mataitu meneteskan air mata. "O, siapa yangmengupas kelopak matamu?" tanya bawang itu.O, begitu burukkah tangisku,sampai ia tahu air mataku?/2/MATAKU, mata bawang, tiba-tiba silau oleh sinaramat terang."Apakah harus kupejamkan m aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com2tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-66560993008752651442009-01-27T03:24:00.004+08:002009-01-27T04:08:23.387+08:00Bawang Mereka adalah Puisi Kita atau Sebaliknya:Hasan Aspahani1.Dia (apakah sangat berbahaya menyebut namanya di dalam puisi?)perempuan pertama yang membuatmu takjub pada gagang telepon.Alangkah ampuh benda itu mampu mengantar getar hingga ke dadadan suaranya meninggalkan gema lama di telingamu, puluhan tahun.Dia perempuan pertama yang membuatmu menulis puisi cintasekaligus pertama membuatmu sangsi pada kekuatan kata-katasebab akhirnya dia m aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com0tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-13514566575517721792009-01-27T03:21:00.001+08:002009-01-27T03:27:16.919+08:00Sajak Hasan AspahaniApa yang Kamu Tak Tahu Tentang Balikpapan: Aan M Mansyur1. Kantor Redaksi Surat KabarKANTOR itu ia capai dengan dua kali bergantiangkutan kota. Tentu tak sempat ia singgahdi tempat kos untuk menukar seragam sekolah.Pelajaran tambahan di situ ia dapatkan, banyakguru, satu mata pelajaran: Ilmu PengetahuanKehidupan (langsung praktek, dan langsung ujian,sejak hari pertama ia mendaftar dengan 40lembarm aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com2tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-5952994618683246482009-01-26T18:27:00.001+08:002009-01-26T20:21:06.807+08:00Seorang di bawah Pohon Meminta Selembar Tissue(sore di sepi tamandi bawah sebuah pohon)ia menumpahkan airmatakarena seseorang yang meninggalkannyadan seseorang lain yang mungkin akan meninggalkannyaapakah anda punya selembar tissue? ia bertanya(aku bayangkan pohon di atasnyaruntuh dan jatuh di tubuhnya)hanya dibutuhkan airmatabuat membersihkan airmatatissue tak mencintai pohon, katakulalu kembali berlari-lari kecil menjaga kesehatankarena m aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com0tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-83050052975187116702009-01-24T03:44:00.001+08:002009-01-24T04:11:44.002+08:00Surat Wasiat Singkatdi surat wasiatkalimat singkat yang kau catattelah tiba padaku sebagai kalimat cacatsebagaimana semua kalimatmu yang aku ingatmeminta obat,meminta dirawataku akan tetap mencintaimu,dan kau tepat mencintaiku?aku tahu kau ragu, sangat ,meletakkan tanda tanya di akhir kalimatm aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com1tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-22077603603588780242009-01-23T15:30:00.002+08:002009-01-23T16:06:28.475+08:00Sajak Ready SusantoMelalui e-mail penyair Ready Susanto mengirim sajak ini. dia bilang: sangat suka pada sajak saya Kepada Aku dan Beberapa Penyair Lain dan terinspirasi nulis sajak juga. Terima kasih, Kang Rea! Sajak-sajak Ready Susanto bisa dinikmati di sini.DUA PERCAKAPAN : M. Aan Mansyur /1. hujan/ jika ingin kenalnama lain dari hujan(apalagi nama aslinya)jangan kau tanya penyair tua(apalagi yang muda dan m aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com2tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-64316485727000474522009-01-23T03:37:00.000+08:002009-01-23T03:39:53.534+08:00Bulldozer/1/kelas enampertama kali berkelahiteman sebangkumempermalukania kuak rahasia saya:takut bulldozerkeluar! pindah!kepala sekolah(yang tak pernah ramah)marah-marahdi rumahsaya bertanyakenapa saya takut bulldozer?waktu saya belum cukup setahunsawah keluarga diratakan bulldozer(bulldozer warna kuning, kata ayah)ada orang-orang kaya dari jakartasuka sekali beli tanah murahbuat membuat rumah,m aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com1tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-9278642313656394092009-01-23T02:40:00.001+08:002009-02-02T09:27:17.904+08:00Agama Baruaku menemukan agama baru!(tak ada tuhantak ada nabitak ada malaikattak ada dosatak ada perangtak ada…)hanya cinta,kau,dan dunia yang kekalmaukah kau,bersama aku,menjadi pemelukpertamadan terakhir?Makassar, 2009m aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com0tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-48719141195705535132009-01-22T03:43:00.001+08:002009-01-22T03:43:50.393+08:00Apakah Kau Tahu Kenapa Lelaki Itu Senang Bermain Hujan?/1/Suatu hari, di bawah langit bermata teduh,di wajah sungai yang keruhseorang anak sejenak berkacahendak mencuci wajahnyayang belepotan airmataSungai menangis tersedudiseduh wajah sedih anak itu.Sungai itu menangis semakin deras,lewat sepasang mata anak itu,sungai menyaksikan wajahnya yang keruh.Dan sungai itu pelan-pelan jernih,dijernihkan airmatanya sendiri.Anak itu semakin deras juga m aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com0tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-68508661130667237002009-01-19T22:08:00.001+08:002009-01-20T17:56:08.420+08:00Kisah bantal di kamar 101Ini kisah sebuah bantaldi kamar 101 hotel murahyang punya roomboybergaji sangat rendahdan karenanya malas bersih-bersihBaiklah kita mulai kisah inidengan sebuah pertanyaan:mengapa dulu kau biarkanairmatamu tertinggaldi bantal itu?Kau tahu, suatu malam lain, di sana,aku menangis mendengar airmatamudan dia, oh, alangkah marahlalu akhirnya menangis jugaBantal itukemudian menyimpanairmatamu,airmatakum aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com2tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-86951983713357066542009-01-19T14:58:00.002+08:002009-01-20T18:03:16.839+08:00Sajak Luna Vidyahujan yang kau cintai:aanhujan yang kau cintai jadi basah di wajahku.Basah seperti lantai hutan yang menebal oleh daun gugur, rumputan beku ketika sesaat matahari musim dingin mendekam. Melelehkan waktu yang beku.dari rumput dan daunan beku di lantai hutan telanjang, dinign, kilaumatahari dalam kristal es, musim, waktu, kau belajar merayakan kenangan. Kenangan tentang hujan, matahari. Tentang m aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com0tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-5944210890991423822009-01-19T08:43:00.004+08:002009-01-20T18:12:59.049+08:00Kepada Aku dan Beberapa Penyair Lainpuisi ini tiba-tiba membenci aku.betapa. entah kenapa.1. hujanpuisi inijuga benci beberapa penyair lainyang meskipun sudah tuamasih senang bermain hujandan, huh, alangkah manja—seperti tidak pernah belajarmenabung di sekolah dasarbahwa hujan atau kesedihan(atau apapun nama lainnya)tidak baik diboroskan saat hidupbahwa sisihkanlah airmata sebagianagar bisa membiayai kesepian di masa depan,di dalamm aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com1tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-18488463412841880602009-01-18T04:28:00.002+08:002009-01-18T04:33:21.560+08:002 Sajak Pendek Saya di Koran Tempo2 sajak pendek saya mendampingi 2 sajak Mardi Luhung di Koran Tempo edisi Minggu, 18 Januari 2009. 2 sajak saya itu adalah Apakah Puisi Ini Membenci (Puisi) Hujan dan Beberapa Kata yang Tak Bisa Tidur. Kedua sajak itu juga bisa anda temukan di rak arsip blog sederhana ini.m aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com0tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-57720593811115688402009-01-14T03:48:00.000+08:002009-01-14T03:50:11.729+08:0014 Januari 2009Kalian mengirim untuk akuyang ketakutan di bawah musim hujanselamat ulang tahunAku mengirim untuk Kalianyang kedinginan di bawah hujan mesiuselimut ulang tahunm aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com0tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-55116170379256735162009-01-10T15:26:00.004+08:002009-01-12T14:39:40.337+08:00Sajak Andi Tafaderberikut sebuah puisi yang dipersembahkan kepada saya yang sedang merayakan bulan lahir. sebuah puisi dari Andi Tafader pemilik blog keren ini.Sebutir Tanya di Selasar Januari--untuk Aan MansyurTengah berpesta hujan ketika jejakku tibadepan larik bambu berhias kinembang rawakubangunkan rumah yang rembang-cahayadan kata-katamu menyambut penuh bersahajaDatang aku mengantar sajak hari jadijuga m aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com0tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-28072265065652965052009-01-04T02:13:00.001+08:002009-01-04T02:14:59.244+08:00Pesan Ibu, 1Nanti setelah dewasakau sungguh merindukan pucukdua payudara tua ibundaSeperti seorang pendosadari jauh memandang puncakrumah-rumah ibadahMakassar, 2008m aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com1tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-47202362596761629072008-12-27T04:22:00.001+08:002008-12-27T04:23:34.267+08:00Sajak tentang Nenek, 1Sambil menggenggam ktp kakekyang sudah lama mati,ia berkata:Aku tahu kinimengapa dulu kau rajinmengajak aku bermain hujan berduaan.Di musim hujan beginikenangan, seperti juga liang makam,sungguh mudah digali.Makassar, 2008m aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com3tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-84584044055042718802008-12-27T04:12:00.000+08:002008-12-27T04:14:29.894+08:00Sesampai di RumahLelaki asing di tikungan tadi,mengapa ia tak menyapaku?Mungkin aku tahu siapa sedang ia cari.Lelaki asing di tikungan tadi,mengapa aku tak menyapanya?Mungkin ia tahu ke mana kau harus aku cari.Makassar, 2008m aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com2tag:blogger.com,1999:blog-8951383.post-29505525639165613392008-12-27T01:34:00.000+08:002008-12-27T01:36:09.002+08:00Dari Januari ke JanuariJanuari Kita pilih tinggal di sini sebab udara dan langit sungguh bersih. Rumput-rumput menjemput setiap pejalan kaki yang hendak masuk ke halaman dan rumah dengan ramah.Di jalan-jalan yang menjauh dari pagar tak ada seorang berjalan atau tersasar. Di daerah ini, tak ada orang mati atau terjaga tengah malam dan membuat para tetangga harus merasa bersalah atau malah terganggu. Mobil-mobil hanya m aan mansyurhttp://www.blogger.com/profile/07855402410364863416noreply@blogger.com1