tag:blogger.com,1999:blog-87257910797241635692009-07-12T22:41:52.709+07:00Greenpress : Blog Berita Lingkungan HidupSindikasi Blog Berita Lingkunganredaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.idBlogger456125tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-59281903070960253232009-07-05T23:23:00.002+07:002009-07-05T23:26:52.034+07:00Es Antartika Mencair Lebih CepatWeelington, BERLING - Beberapa ilmuwan Selandia Baru telah memperingatkan bahwa Kutub Selatan mencair lebih cepat daripada perkiraan.Profesor Peter Barrett dari Antarctic Research Center, Victoria University, mengatakan dalam kegiatan tahunan Konferensi Antartika, yang diselenggarakan pada 1-3 Juli di Auckland, bahwa jumlah es yang hilang mencapai 75 persen sejak 1996, dan bertambah dengan redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-31435461171984338502009-05-31T03:12:00.001+07:002009-05-31T03:14:18.542+07:00LIPI: Gunung Api Tidak Muncul Tiba-tibaBengkulu, Greenpress - Direktur Pusat Penelitian Geologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr Iskandar Zulkarnain, mengatakan, kemunculan gunung api tidak mungkin secara tiba-tiba."Ada proses panjang yang membentuk gunung api muncul, tidak mungkin tiba-tiba," katanya saat dikonfirmasi tentang penemuan gunung api raksasa setinggi 4.600 meter dengan diameter 50 km di 330 km arah barat Kotaredaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-50245293544049095882009-05-31T03:08:00.001+07:002009-05-31T03:09:49.732+07:00KLH Luncurkan Sistem Elektronik Pengelolaan B3 OnlineJakarta, Greenpress - Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH) secara resmi meluncurkan sistem elektronik pengelolaan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) dan limbah B3 sebagai rangkaian acara Pekan Lingkungan Indonesia di Jakarta.Menteri Negara Lingkungan Hidup (MenLH) Rachmat Witoelar yang diwakili oleh Deputi IV MenLH Bidang Pengelolaan B3 dan Limbah B3, Imam Hendargo yang membuka secara resmi redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id1tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-87666080889420389012009-05-31T02:23:00.002+07:002009-05-31T02:37:02.566+07:00Penanganan Orangutan di Indonesia Dinilai BurukJakarta,Greenpress-Centre for Orangutan Protection (COP) mendesak Departemen Kehutanan untuk serius mengawasi pemeliharaan orangutan di kebun binatang. Desakan ini didasarkan pada hasil riset COP yang menunjukkan bahwa hampir seluruh orangutan yang berada di kebun binatang di Indonesia, saat ini berada dalam kondisi yang buruk.Menurut Captivity Researcher COP Drh. Luki Wardhani, para pengelola redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id1tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-39497407796544249712009-05-29T10:08:00.004+07:002009-05-31T02:28:42.076+07:00Perlunya Pengelolaan Sumber Daya Terumbu Karang Berbasis MasyarakatCoremap II Sulsel Adakan Workshop Journalist Writing CompetitionMakassar, Greenpress-Program Coremap II merupakan salah satu program nasional yang bertujuan merehabilitasi, melindungi dan memanfaatkan ekosistem terumbu karang secara lestari dan berkelanjutan guna menunjang kesejahteraan masyarakat pesisir, terumbu.berdasarkan data kondisi terumbu karang di Indonesia yang dikemukakan oleh redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-63807030383348158452009-05-21T08:14:00.003+07:002009-05-31T02:29:43.374+07:0055 Persen Terumbu Karang di Sulsel RusakMakassar, Greenpress - Hingga saat ini, sekitar 55 persen ekosistem terumbu karang di wilayah perairan laut Sulawesi Selatan rusak akibat ulah oknum nelayan yang melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan alat peledak berupa bom.Cara penangkapan ikan seperti ini telah merusak ekosistem yang ada di bawah permukaan laut, termasuk terumbu karang taman nasional Takabonerate, Kabupaten Kepulauan redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-5022581711434059472009-05-18T23:10:00.002+07:002009-05-18T23:13:07.152+07:00Greenpeace Kirimi Yudhoyono Petisi Lindungi HutanJakarta, Greenpress - Organisasi pencinta lingkungan, Greenpeace perwakilan Indonesia mengirim petisi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar mengeluarkan kebijakan untuk melindungi hutan dengan cara pelarangan penebangan hutan sementara.Hal tersebut diungkapkan juru kampanye Greenpeace Asia Tenggara, Joko Arif saat menggelar aksi pembela hutan Indonesia di Monumen Nasional (Monas), Jakartaredaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-19961945257632601122009-05-12T20:28:00.001+07:002009-05-12T20:30:14.103+07:00Belasan Aktivis Filipina Dideportasi Terkait WOCManado, Greenpress - Sejumlah 16 orang aktivis asal Filipina yang juga anggota Aliansi Manado dideportasi Selasa dini hari (12/5) karena dianggap menghadiri kegiatan ilegal meski beberapa dari mereka adalah peserta resmi Konferensi Kelautan Dunia (WOC) dan KTT CTI.Aliansi Manado melalui siaran persnya yang diterima ANTARA di Manado, Selasa, menyebutkan para aktivis tersebut tergabung dalam redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id1tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-46223172834768731572009-05-12T20:03:00.004+07:002009-05-12T20:24:09.089+07:00NGI Indonesia : 16 Lokasi Penyelaman Terbaik Indonesia Kepulauan Raja Empat Papua Photo : Dominggus MampioperPotensi wisata selam di Tanah Air masuk agenda pejalan asing dan lokal. Panorama bawah laut yang memukau –hingga tak jarang sulit diungkap lewat kata —mendorong mereka untuk datang lagi. Responden National Geographic TRAVELER Indonesia memilih dan menilai peringkat lokasi penyelaman terbaik Indonesia. Kepulauan Indonesia sungguh beruntung redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-90702286561105474992009-05-11T21:09:00.012+07:002009-05-31T02:31:30.979+07:00Ratusan Orang Hadiri Peluncuran Bike to School di BandungHari masih pagi sekali,cuaca dingin menusuk hingga ke sum-sum tulang, namun Jejen (36) warga Jln Sukabumi Dalam telah berajak dari rumahnya dengan mengayuh sepeda tuanya untuk bergabung dengan ratusan penggiat sepeda dari berbagai komunitas telah memadati pelataran Taman Pramuka Bandung. Mereka sengaja berkumpul untuk berpartisipasi dalam kampanye mengurangi deman bumi yang dikemas dalam Gowes redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-69119266130807630802009-05-11T19:46:00.004+07:002009-06-05T23:32:18.996+07:00WISATA : Menikmati Indahnya Teluk YotefaBumi Papua tak hanya menawarkan budaya yang masih asli bagi para wisatawan. Sebagian alamnya yang nyaris masih perawan pun menjadi daya tarik tersendiri.Dalam perjalanan dari kota Jayapura menuju Abepura sempatkan berhenti di tempat peristirahatan di Jalan Skyline yang berlokasi tepat di perbatasan kota. Di sepanjang jalan tersebut, lepaskan pandangan untuk melihat-lihat luasnya lautan dan redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-35121199767781561712009-05-11T16:07:00.005+07:002009-05-11T16:56:19.462+07:00KLH Sosialisasi RPJMN di Forum Staf Ahli MenteriBogor, Greenpress- Guna menyempurnakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup 2010-2014, Sekretaris Menteri Negara Lingkungan Hidup Arif Yuwono mensosialisasikan RPJMN pada staf ahli menteri lintas sektor.“Sosialisasi ini segaja kami adakan untuk meminta masukan dari staf ahli menteri tentang RPJMN, karena selama ini isu redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-14784165480562047972009-05-10T07:49:00.004+07:002009-05-10T07:57:39.125+07:00Pelaku Ilegal Logging di Gowa Akan Ditindak TegasMenyoal Maraknya Illegal Loging Terjadi Dikawasan Hutan.Gowa, Greenpress-Maraknya penebangan liar di kawasan hutan, khususnya di Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Gowa, Sulsel, dianggap berbagai kalangan sangat meresahkan. Oleh karena itu, warga yang di daerah ini dan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) acapkali melakukan pelaporan ke dinas terkait.Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten gowa, Drs. redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-67644303550587821282009-05-09T08:51:00.001+07:002009-05-09T08:54:31.225+07:00121 Negara Hadiri Konferensi Kelautan Dunia di ManadoSekretaris Panitia : Habiskan Dana Sekitar Rp 380 miliar.Manado, Greenpress-Penyelenggaraan Konferensi Kelautan Dunia (WOC) dan Pertemuan segitiga terumbu karang (Coral Triangle Initiative/CTI) di Manado, Sulawesi Utara telah menghabiskan dana sekitar Rp 380 miliar. "Sebagian besar dana itu adalah untuk pembangunan infrastruktur, sedang biaya penyelenggaraan hanya sekitar Rp 41 miliar," kata redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-54127167181511370832009-05-08T14:49:00.002+07:002009-05-08T14:53:31.035+07:00Kecerdasan dibalik Kincir Air Tradisional di Kupitan, Kab. SijunjungHasil kunjungan Tim Sosbud-Kemitraan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di Kec. Kupitan Kab. Sijunjung, akhir Februari 2009 yang lalu, dijumpai 3 unit kincir air tradisional, dan setiap kincir air itu secara konti-nyu dan dapat mengairi se-luas relatif 10 Ha lahan pe-sawahan, di area komu-nitas petani yang dihuni lebih kurang 200 orang - 40KK tersebut. Aktifitas 3 kincir yang terdiri dari redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-57239756938830765202009-05-07T01:58:00.003+07:002009-05-07T02:01:25.850+07:00Berita Foto : Protes Ilegal Mining di BombanaProtes mahasiswa terhadap praktik ilegal mining di Bombana terus disuarakan. Bahkan mahasiswa berdemo di kantor Polda Sulawesi Tenggara memprotes banyaknya oknum aparat menjadi beking ilegal mining di tambang emas Kab.Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara. foto: Yoshasrul redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-16617088083755147372009-05-07T01:50:00.002+07:002009-05-07T01:52:13.466+07:0053 Negara Pastikan Hadiri WOCManado, Greenpress - Sudah 53 negara memastikan diri mengirim delegasi untuk menghadiri konferensi kelautan dunia (World Ocean Conference/WOC) yang akan digelar di Manado, 11 sampai 15 Mei 2009."Sampai hari ini, sudah 172 peserta dari 53 negara yang mengkonfirmasikan kehadirannya dalam konferensi ini," kata Dr. Deisy Mantiri, Kepala Sekretariat Panitia Nasional WOC di Manado seperti dilansir redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-75087373985314263572009-05-05T21:01:00.002+07:002009-05-05T21:03:11.583+07:00Menhut akan Tuntut GreeenpeaceGerokgak,Greenpress - Menteri Kehutanan MS Kaban menyatakan akan menuntut Greenpeace, setelah organisasi penyelamat lingkungan internasional ini dianggap mencemarkan nama baiknya."Saya sudah menyerahkan kepada kuasa hukum untuk melakukan tuntutan terhadap Greenpeace, karena organisasi ini sudah membuat pernyataan yang mengada-ada. Selain itu, Greenpeace juga telah mencemarkan nama baik saya redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-54598915605909961622009-05-05T20:59:00.001+07:002009-05-05T21:00:13.281+07:00KLH akan Hitung Cepat Data SampahJakarta,Greenpress - Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH) berencana melakukan hitung cepat data sampah di kota dan kabupaten di Indonesia agar tersedia data dan informasi akurat tentang sampah.Deputi Menteri Lingkungan Hidup Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan Gempur Adnan pada jumpa pers terkait Rapat Kerja Teknis Pengendalian Pencemaran Lingkungan KLH di Jakarta, Selasa, mengatakan, redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id1tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-10506534381917210262009-05-05T20:57:00.001+07:002009-05-05T20:58:26.550+07:00Peneliti: Selematkan Terumbu Karang Perlu Kemauan PolitikJakarta, Greenpress- Penyelamatan terumbu karang memerlukan kemauan politik dari banyak negara, khususnya peserta Konferensi Kelautan Dunia (World Ocean Conference/WOC) 2009 yang akan diadakan di Manado, Sulawesi Utara."Penyelamatan terumbu karang ini memerlukan kemauan politik para pengambil keputusan, terutama di tingkat menteri agar segera dapat terlaksana," kata Peneliti Oseanografi Lembaga redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-74904602485948442342009-05-05T10:33:00.001+07:002009-05-05T10:35:13.454+07:00Pemerintah Prioritaskan Penyelamatan 92 Pulau TerluarJakarta,Greenpress - Pemerintah memprioritaskan penyelamatan kemungkinan hilangnya 92 pulau terluar Indonesia dari ancaman naiknya muka air laut akibat pemanasan global."Kalau untuk pulau-pulau terluar ada penanganan khusus. Jadi batas perairan kita tidak akan berubah karena perubahan iklim," kata Dirjen Kelautan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K) Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP), redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-65606649247631106192009-05-05T10:31:00.001+07:002009-05-05T10:33:07.994+07:00Panitia WOC Belum Terima Pembatalan PesertaJakarta, Greenpress- Ketua Bidang Substansi Konferensi Kelautan Dunia (World Ocean Conference/WOC) Syamsul Maarif mengatakan belum ada negara peserta yang membatalkan kehadirannya di konferensi itu terkait merebaknya virus flu babi di sejumlah negara."Kalau membatalkan belum ada, tapi sudah ada beberapa peserta yang menanyakan soal kesiapan kita dalam menangani penyebaran flu babi tersebut," kataredaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-50693588941429104282009-05-01T17:17:00.002+07:002009-05-01T17:19:42.143+07:00Pembalakan Liar Marak di Taman Nasional Meru BetiriFoto : KOMPAS/HARRY SURYADIDua perkebunan besar seluas 2.000 hektar dan 3.153 penduduk yang sudah ada lebih dulu dalam Taman Nasional Meru Betiri, Jawa Timur, sebelum ditetapkan menjadi Taman Nasional.Jember,Greenpress - Sedikitnya 40 kasus kehutanan terjadi di kawasan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) yang berada di Kabupaten Jember dan Banyuwangi, Jatim, selama empat bulan terakhir."Sebagian redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-38257370012480458942009-04-30T22:33:00.002+07:002009-04-30T22:39:14.992+07:00Utara Jakarta Terabrasi 160 KM pada 2050Jakarta, Greenpress- Mantan Menteri Lingkungan Hidup, Emil Salim, mengatakan, abrasi yang terjadi di pantai utara Jakarta akan menjangkau radius 160 kilometer (km) luas wilayah Jakarta pada tahun 2050."Monas sudah akan tergenang air laut pada 2050 nanti," kata Emil Salim usai berbicara di Seminar Konferensi Kelautan Dunia di Universitas Indonesia, Jakarta, Kamis.Setiap tahun abrasi akan mencapai redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0tag:blogger.com,1999:blog-8725791079724163569.post-18014696590389450302009-04-30T22:27:00.004+07:002009-04-30T22:39:54.090+07:00Emil Salim: 2050 Dunia "Berperang" Melawan LautJakarta, Greenpress- Pakar Lingkungan Hidup Emil Salim menegaskan, pemanasan global akan membuat dunia "berperang" melawan kenaikan muka air laut pada 2050."Akan banyak wilayah dunia yang tenggelam karena kenaikan air laut semakin tinggi setiap tahunnya," kata Emil Salim, pada Seminar Konferensi Kelautan Dunia di Universitas Indonesia, Jakarta, Kamis.Kenaikan air laut rata-rata setiap tahunnya, redaksihttp://www.blogger.com/profile/11324001360276715307redaksigreenpress@yahoo.co.id0