<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845</id><updated>2009-11-14T01:19:31.210-08:00</updated><title type='text'>Jalan Pemikiran Islami</title><subtitle type='html'>Another way to say ur words...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>135</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-5029055913424310940</id><published>2009-11-12T00:46:00.000-08:00</published><updated>2009-11-12T00:46:51.821-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ummah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khutbah Jumat'/><title type='text'>Khairul Ummah (Ummat Terbaik)</title><content type='html'>Ikhtisar Khutbah Jumah Hadhrat Khalifatul Masih V Atba&lt;br /&gt;6 November 2009, di Masjid Agung Baitul Futuh, London, UK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huzur membacakan ayat 111  Surah Al Imran,  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: _PDMS_Saleem_QuranFont,Arabic Typesetting,Traditional Arabic,Simplified Arabic; font-size: large; text-align: justify;"&gt;كُنْتُمْ خَيْرَ اُمَّةٍ اُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَاْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ‌ؕ وَلَوْ اٰمَنَ اَهْلُ الْكِتٰبِ لَڪَانَ خَيْرًا لَّهُمْ‌ؕ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُوْنَ وَاَكْثَرُهُمُ الْفٰسِقُوْنَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;yang terjemahannya sebagai berikut,‘Kamu adalah umat terbaik, yang dibangkitkan demi kebaikan umat manusia, kamu menyuruh berbuat kebaikan dan melarang berbuat keburukan, dan beriman kepada Allah. Dan, sekiranya Ahlikitab beriman, niscaya akan lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka orang-orang fasik.’ (3:111).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Huzur menyampaikan topik yang berkaitan dengan predikat 'Khairul Ummah’ (umat terbaik) sebagaimana yang tercantum di dalam Al Quran, pada Khutbah Jumah beliau ini.&lt;br /&gt;Huzur bersabda, ayat ini mengingatkan kiya tentang keutamaan dan tujuan menjadi seorang Muslim. Tak diragukan lagi, menjadi seorang Muslim sungguh patut disyukuri; yakni, beriman kepada Rasulullah Saw dan kepada Syariat yang terakhir lagi sempurna; sebagaimana yang Allah Taala telah nyatakan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: _PDMS_Saleem_QuranFont,Arabic Typesetting,Traditional Arabic,Simplified Arabic; font-size: large; text-align: justify;"&gt;اِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَاِنَّا لَهٗ لَحٰـفِظُوْنَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;‘Sesungguhnya, Kami Yang telah menurunkan Peringatan Al Quran ini, dan sesungguhnya kami baginya adalah Pemelihara.’ (15:10).&lt;br /&gt;Hingga hari ini, kita menyaksikan betapa janji Allah Taala telah menzahir dengan segala keagungannya. Hanya Islam-lah yang mendapatkan kemuliaan ini, yang akan terus berlangsung hingga Hari Kiamat. Seorang mukmin sejati hendaknya mawas diri, cukupkah  hanya dengan merasa bangga akan pernyataan Ilahi ini; dan juga bila dikaitkan dengan peran seorang Muslim yang terkait dengan Syariat terakhir lagi sempurna ini. ?  &lt;br /&gt;Jika Allah Taala telah menyatakan kaum Muslimin sebagai ‘Khairul Ummah’, maka sebaliknya, pengkhidmatan apa yang telah mereka berikan terhadap amanat Ilahi ini. Allah Taala menginginkan dan oleh karena itu memerintahkan kepada kaum mukminin agar beramal shalih segera setelah pernyataan baiatnya.&lt;br /&gt;Dia pun menunjukkan beberapa konsekwensi tanggung jawab dari predikat tersebut. Bagian pertama ayat (3:111) ini menegaskan,  bahwa tanggung jawab ini, dan kaitannya dengan berbagai kewajiban sebagai ‘Khairul Ummah’. Huzur menerangkan, tanggung jawab untuk memberikan pengkhidmatan ini tidak terkait kepada suatu bangsa tertentu (Arab}.&lt;br /&gt;Sejarah menyaksikan, pada awal abad pertama [Islam], kaum Muslimin dapat membuktikan kepada dunia sebagai ‘Khairul Ummah’, yang sejati. Yakni, mereka unggul di atas kaum agama lainnya; pemerintahannya berdasarkan keadilan yang sempurna, serta mampu menyebar-luaskan ilmu pengetahun ke seluruh penjuru dunia. Mereka menganjurkan amal shalih nahi munkar, demi untuk kebaikan umat manusia pada umumnya.&lt;br /&gt;Namun, lama kemudian, setengah kaum Muslimin yang sudah menjadi materialistis, dan niat tersembunyi datang mempengaruhi, meskipun adanya janji Ilahi untuk melindungi ajaran Al Qur’an, namun orang-orang ini menafi'kan kebaikan, sekaligus memberi pengaruh buruk kepada sebagian besar orang lainnya, yakni, menafi'kan semua hikmah kebaikan sebagai ‘Khairul Ummah’.&lt;br /&gt;Janji Allah Taala untuk menjaga Al Quran tidak hanya berupa memelihara berbagai peristiwa bersejarah di dalamnya, melainkan juga, adanya suatu janji tentang akan adanya suatu kaum yang sungguh-sungguh akan mempraktekkan ajaran Al Quran tersebut. Melalui nizam pelaksanaan ajaran Syariat oleh kaum akhirin itulah agama Islam dihidupkan kembali; missi pertablighannya disebarkan-luaskan ke seluruh pelosok dunia, sekaligus dengan pengkhidmatan kepada sesama umat manusia dalam skala yang besar [yakni, melalui Humanity First]. Untuk maksud inilah, sesuai dengan janji-Nya, Allah mengutus seorang hamba dan pecinta Rasulullah Saw yang sejati, ialah Hadhrat Masih Mau'ud a.s., yang telah berhasil membumikan kembali iman yang telah terbang jauh ke Bintang Tsuraya. Sehingga, julukan istimewa Khairul Ummah dapat dihidupkan kembali.&lt;br /&gt;Kini, hanya Jamaat Imam Mahdi inilah yang mampu mempertahankan keistimewaan predikat ini. Memang ada pula berbagai jamaah Muslim lainnya yang beramal shalih dan tentu saja melarang keburukan. Namun, mereka itu tak dapat mencapai hasil yang baik sebelum bersatu di dalam satu genggaman Jamaah. Berbagai negara Muslim memiliki ulama dan pemimpinnya sendiri-sendiri, beserta akidah mereka masing-masing. Namun seberapa banyak di antara mereka yang bersatu-padu untuk pertablighan Islam ?  Siapakah kini yang memiliki waktu untuk menyebarkan keelokan ajaran Islam ke seluruh dunia ?&lt;br /&gt;Huzur bersabda, beberapa hari yang lalu saya sempat menyaksikan penghujung acara diskusi di suatu stasion TV-Muslim, yang melibatkan ulama Sunni dengan ulama Syiah. Keduanya saling bertukar pandangan terhadap Hadhrat Masih Mau'ud a.s., Namun, bila  pihak Sunni menyampaikan pendapatnya, pihak Syiah segera menyergah. Begitupun sebaliknya. Acara diskusi itu memang bertujuan untuk mendiskreditkan kita, namun sebagai akibatnya, mereka sendiri yang akhirnya terjebak ke dalam kerancuan berpikir di antara mereka dan memberikan  citra yang buruk kepada publik. Contoh tersebut menunjukkan gambaran kaum Muslimin yang papa; yang hanya  suka membangga-banggakan ke-Islaman mereka; maka dapatkah yang demikian itu disebut ‘Khairul Ummah’?&lt;br /&gt;Solusinya adalah sebagaimana Rasulullah Saw telah nubuatkan; yakni, manakala kondisi Islam telah menjadi saling silang, maka Allah Taala pun mengutus Hadhrat Masih Mau'ud a.s.; ambillah baiatnya, meskipun kamu harus merangkak di atas padang salju. Temuilah dia, dan sampaikanlah salamku kepadanya.&lt;br /&gt;Hanya beliaulah yang diberi kemampuan untuk memenangkan Islam atas semua agama. Inilah yang hendaknya kaum ghair-Jamaat merenungkannya dalam-dalam; namun untuk menjujung tinggi predikat ‘Khairul Ummah ini memerlukan tanggung jawab yang besar. Dan Hadhrat Masih Mau'ud a.s. ditugaskan Allah Taala untuk mempersatukan seluruh umat manusia dalam Islam.&lt;br /&gt;Tak akan ada lagi agama baru. Wujud Imam Zaman yang telah datang adalah seorang pecinta dan abdi Rasulullah Saw yang sejati. Beliau diutus Allah Taala sebagai Hakaman Adalan; yang dikaruniai ilmu tafsir dan hikmah Al Qur’an yang paling tepat. Berbagai tafsir dan buah pikiran dari semua ahli fuqaha maupun para Mujaddid selama 13 Abad sebelum beliau, hanya dapat dibenarkan setelah mendapat verifikasi pengesahan dari beliau a.s.; Khatamul-Khulafa.&lt;br /&gt;Hadhrat Masih Mau'ud a.s. memutuskan segala perkara hanya setelah mendapat perintah dari Allah Swt, oleh karena itu tak akan ada lagi kerancuan dalam hal ilmu fiqih, dlsb. Aqidah yang beliau ajarkan tiada lain adalah aqidah yang sama sebagaimana yang telah diajarkan oleh Rasulullah Saw.  Nasib kehidupan seluruh umat Islam kini berada dalam genggaman tangan beliau. Kaum Ahmadi inilah ‘Khairul Ummah’ yang sesungguhnya karena telah berada di dalam jangkauan tangan beliau a.s..&lt;br /&gt;Maka untuk mencapai berbagai tujuannya yang lebih afdhol, perlu banyak pengorbanan, yang salah satu di antaranya adalah pengorbanan harta benda. Di dalam syariat Islam mensucikan harta benda sangat ditekankan, sebagaimana firman Allah Taala ini, &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: _PDMS_Saleem_QuranFont,Arabic Typesetting,Traditional Arabic,Simplified Arabic; font-size: large; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;ٱلَّذِينَ إِن مَّكَّنَّـٰهُمۡ فِى ٱلۡأَرۡضِ أَقَامُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتَوُاْ ٱلزَّڪَوٰةَ وَأَمَرُواْ بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَنَهَوۡاْ عَنِ ٱلۡمُنكَرِ‌ۗ وَلِلَّهِ عَـٰقِبَةُ ٱلۡأُمُورِ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;yang artinya, ‘Orag-orang yang, jika Kami teguhkan mereka di bumi, mereka mendirikan shalat dan membayar zakat dan menyuruh berbuat kebaikan dan melarang keburukan. Dan kepada Allah kembali segala urusan.’ (22:42).&lt;br /&gt;Ayat Al Quran ini menyatakan, golongan orang-orang yang [mendirikan Salat, membayar pengorbanan harta benda dan menganjurkan amar ma'ruf nahi munkar] yang akan dimuliakan di bumi, diteguhkan dan dilindungi kerohaniannya.&lt;br /&gt;Jika ayat ini dibaca dengan rujukan ayat 24:56 atau yang disebut juga Ayat Istikhlaf, maka kita menyadari bahwa Allah Taala telah menjanjikan akan menegakkan Khilafat bagi mereka yang beriman dan beramal shalih, namun di sini pun Allah Taala memfirmankan akan memuliakan dan meneguhkan jamaah yang mendirikan Salat dan membayar Zakat, menganjurkan amar ma'ruf nahi munkar.&lt;br /&gt;Keutamaan kaum Ahmadi adalah mereka menerima keberkatan bai’at dan Nizam Khilafat yang membuat mereka menjadi ‘Khairul Ummah’. Namun, ayat Al Quran tersebut juga menuntut syarat, ialah jika kaum Ahmadi benar-benar menyiapkan diri mereka untuk melaksanakan berbagai macam pengorbanan ini dengan segenap hati dan pikirannya, maka Allah Taala pun akan mengaruniai mereka dengan berbagai sumber daya dan kemampuan untuk itu. Inilah sunnah Ilahi yang telah terbukti kebenarannya dalam sejarah. Yakni, bila kaum Muslimin mengabaikan berbagai macam kewajiban mereka, maka mereka pun dimahrumkan dari keberkatan tersebut, sebagaimana dinyatakan oleh ayat Al Quran ini, &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: _PDMS_Saleem_QuranFont,Arabic Typesetting,Traditional Arabic,Simplified Arabic; font-size: large; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوۡمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُو اْ مَا بِأَنفُسِہِمۡ‌ۗ &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;‘… Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka…’ (13:12). &lt;br /&gt;Dengan menyebut kaum Muslimin sebagai  ‘Khairul Ummah’, berarti ada suatu kewajiban bagi mereka untuk bekerja sama. Tidak semua orang memiliki ilmu agama yang mencukupi. Ada yang berilmu cukup namun terikat dengan profesi pekerjaannya sehingga tak memiliki waktu untuk memenuhi panggilan syiar agama. Cukup sulit untuk ikut terjun langsung menganjurkan amar ma'ruf dan menyampaikan tabligh Islam kepada orang lain. Demikianlah selalu kondisinya, terlebih lagi di zaman sekarang ini. Oleh karena itulah disediakan fasilitas pengorbanan harta benda untuk melaksanakan pekerjaan tabligh ini. Yakni, bagi mereka yang tak mungkin ikut terjun secara langsung, dapat memberikan pengorbanan harta mereka.  Inilah perencanaan yang ditetapkan di zaman kehidupan semua Rasul Allah, dan juga zaman Khilafat mereka sesudahnya. Di zaman Khilafat Rasyidah, banyak jenis dana pengorbanan harta dicanangkan, yang diikuti oleh umat pada waktu itu. Di zaman Hadhrat Masih Mau'ud a.s., sunnah ini pun dijalankan. Sepeninggal beliau, pada tiap periode Khalifahnya, Jamaat senantiasa menunjukkan semangat pengorbanan harta benda mereka. Sunnah ini akan terus berlangsung hingga Hari Kiamat.&lt;br /&gt;Setengah Ahmadi boleh jadi berpikir, suatu saat Jamaat akan memiliki cukup dana-dana yang diperlukan, sehingga para anggota tak perlu lagi membayar Chandah. Hal ini tidaklah benar, karena Allah Taala telah memfirmankan di dalam Al  Qur’an Karim, tujuan pengorbanan sebagian harta  adalah untuk mensucikan harta benda itu sendiri dan juga untuk mensucikan diri pribadi. &lt;br /&gt;Tahrik Jadid pun merupakan salah satu gerakan pengorbanan harta di dalam Jamaat Imam Mahdi a.s. ini.. Dicanangkan pertama kali oleh Hadhrat Muslih Mau'ud r.a., yang tujuan utamanya ketika itu adalah untuk menyebarkan syiar Islam di luar anak benua India. Dan hasilnya luar biasa. Yakni, hingga hari ini Jamaat telah dapat berdiri di 193 negara. Dengan demikian, kaum Ahmadi di 193 negara dapat merasakan keberkatan menjadi Ummatan Wahidah yang sejati.&lt;br /&gt;Pengorbanan harta sudah menjadi bagian hidup dan merupakan suatu hadiah bingkisan dari Jamaat di seluruh dunia di manapun mereka berada. Tingkat percepatan pengorbanan ini demikian cepatnya di beberapa negara, namun di sebagian lainnya lambat, tetapi secara keseluruhan jumlahnya meningkat.&lt;br /&gt;Pada beberapa dekade tahun yang lampau, Sekolah Tinggi Jamiah Ahmadiyah hanya ada di Rabwah, yang diikuti oleh hanya 35 orang mahasiswa. Namun sekarang, seiring dengan telah meningkatnya usia anak-anak Waqfi Nau, jumlah mahasiswa Jamiah Rabwah mencapai 200 orang setiap tahunnya. Tentu saja hal ini berkonsekwensi meningkatnya pembiayaan. Namun Jamaat Pakistan dapat memenuhinya. Begitupun Jamaat UK, Canada dan Jamaat Indonesia mampu berdikari untuk menutupi kebutuhan dana pendidikan Jamiah ini.  Tetapi di sejumlah negara seperti Bangladesh, Kenya dan Ghana, Markaz masih harus membantu mereka. Juga pembangunan sejumlah masjid di beberapa negara berkembang.&lt;br /&gt;Gerakan Tahrik Jadid ini pun sangat berperan penting dalam pengiriman para mubaligh Jamaat ke seluruh dunia. Dengan demikian, setiap Ahmadi yang ikut berpartisipasi dalam Pengorbanan Tahrik Jadid dapat dimasukkan ke dalam golongan jamaah yang menganjurkan amar ma'ruf nahi munkar. Tambahan lagi, bukan hal yang berlebihan bila dikatakan, orang yang ikut berkorban dengan rendah hati di negara-negara maju seperti Inggris, atau Germany, Amerika Serikat, Canada, ataupun di Australia dan di berbagai bagian Benua Europa lainnya, sama-sama berperan sebagaii sumber pendanaan sebagaimana mereka yang mendapat karunia untuk ikut berkorban di daerah-daerah terpencil pedalaman Afrika. &lt;br /&gt;Selanjutnya Huzur mengumumkan perolehan pengorbanan Tahrik Jadid, sekaligus sebagai pencanangan tahun pengorbanan tahun berikutnya.  Kalbu mukminin sejati senantiasa dipenuhi oleh puji syukur kepada Allah Swt, yakni meskipun tahun lalu dilanda oleh krisis ekonomi yang menyebabkan banyaknya usaha bisnis menjadi bangkrut dan PHK, inflasi meningkat tajam, sementara itu kebutuhan biaya rumah tangga meningkat, maka dari kacamata duniawi, jumlah pengorbanan Tahrik Jadid pun seharusnya mengalami kemerosotan. Akan tetapi, inilah Jamaat Imam Mahdi sejati, yang telah berhasil menunjukkan dirinya sebagai ‘Khairul Ummah’. Hal ini menjadikan qalbu kita dipenuhi rasa syukur dan puji Allah yang karunia-Nya tak pernah surut kepada kita. Grakan Tahrik Jadid yang telah mencapai usianya yang ke-75, dengan karunia Allah Taala pada tahun ini jumlah pengorbanannya mencapai £ 4,905,380 poudnsterling (atau Rp. 769.951.386.630), meningkat 800,000 pound (Rp. 12.556.847.977) dibandingkan dengan tahun yang lalu. &lt;br /&gt;Pada tahun ini, Jamaat Pakistan meskipun negaranya diterpa oleh kemiskinan, tetap menduduki peringkat pertama di seluruh dunia. Kedua (2) Jamaat Amerika Serikat, (3) Germany, (4)UK, (5) Canada, dan (6) Jamaat Indonesia.&lt;br /&gt;Selanjutnya yang ke (7) adalah Jamaat India, (8) Australia, (9) Belgium dan (10)  Jamaat Switzerland.&lt;br /&gt;Huzur menambahkan, selisih jumlah pengorbanan Jamaat Germany dengan Jamaat UK hanya sedikit saja, ialah, £1,500 pound. Huzur semula berpikir Jamaat UK boleh jadi akan menduduki peringkat ke-3, namun ternyata Jamaat Germany telah menunjukkan kerja keras mereka.&lt;br /&gt;Jika ditinjau dari segi mata uangnya (yakni, jika tidak dikonversi ke dalam poundsterling) Jamaat India menunjukkan peningkatan yang paling besar dibandingkan pengorbanan mereka pada tahun yang lalu. Termasuk juga Jamaat Germany.&lt;br /&gt;Jumlah seluruh peserta Tahrik Jadid pada tahun ini 90,000 orang. Yang terbanyak berasal dari Jamaat India. Dari segi Jamaat-nya, di Jamaat Pakistan, tiga besarnya adalah Jamaat Lahore, Rabwah dan Karachi. Sedangkan di Jamaat USA empat peringkat besarnya adalah, Jamaat Silicon Valley, Jamaat Los Angeles West, Detroit dan Jamaat Chicago West. Di Jamaat USA ini, 80% Ahmadi usia balita telah ikut dalam gerakan pengorbanan Tahrik Jadid ini. Di Canada urutan peringkatnya adalah, Jamaat Calgary North West, Jamaat Peace Village East, Peace Village Centre, Surrey East dan Jamaat  Vancouver.&lt;br /&gt;Di UK, urutan 10 besarnya adalah, Jamaat London Mosque [Baitul Fazl, tempat Hadhrat Khalifah berdomisili], Jamaat Surbiton, Cambridge, Gillingham, New Malden, Birmingham West, Worcester Park, Purley, S.E. London dan Jamaat Oxford. &lt;br /&gt;Huzur bersabda, pada beberapa tahun lalu ketika program Al Wasiyyat dikampanyekan, setengah Ahmadi berpikir, jenis pengorbanan lainnya akan terkena dampaknya. Namun, Alhamdulillah, pemikiran tersebut terbukti keliru. Kaum Ahmadi sejati senantiasa dipenuhi puji syukur kehadirat Allah Taala, yang memperlihatkan fakta, bahwa Dia tengah memperluas dan meningkatkan berbagai tugas kita, oleh karena itu menyeru kita untuk meningkatkan pengorbanan harta benda. Berbagai tugas kewajiban kita semakin meningkat.  Meskipun krisis ekonomi dunia tidak berkurang, kita tetap dituntut untuk melaksanakan berbagai rencana kerja kita. Semoga pula kita semakin meningkat dalam keimanan, meningkat dalam hal pengorbanan harta, langkah kemajuan kita pun meningkat, dan semoga pula kita dikaruniai untuk mengalami kemenangan itu.&lt;br /&gt;Hadhrat Muslih Mau'ud r.a. menyebut gerakan Tahrik Jadid sebagai dasar fondasi untuk ikut dalam program Wasiyyat. Kini, anak keturunan kita pun sudah mulai melatih diri untuk ikut dalam pengorbanan Tahrik Jadid. Yakni, nantinya mereka akan mendapat kemudahan untuk ikut dalam ber-Wasiyyat.&lt;br /&gt;Para ahli ekonomi berpendapat, krisis ekonomi sekarang ini dapat menjadi penyebab timbulnya mala petaka 'angin puyuh raksasa' yang menakutkan. Namun, bagi golongan ‘Khairul Ummah’ justru mampu memperlihatkan pengorbanan harta benda mereka. Allah Ar Rahman senantasa melindungi kita dengan sifat Rahimiyyat-Nya. Selama kita terus menerus meningkatkan derajat ketakwaan kita,  maka kita pun tetap menjadi ‘Khairul Ummah’.  Orang mukmin sederhana yang ikut berkorban dengan jumlah ala kadarnya sesuai dengan kemampuannya, dan anak-anak mereka yang ikut melatih diri dengan pembayaran yang hanya beberapa ratus rupiah saja, tetap akan dimasukkan ke dalam gerakan pengorbanan yang berberkat ini.&lt;br /&gt;Semoga Allah Taala senantiasa menjaga api semangat pengorbanan kita dan juga bagi generasi yang akan datang. Semoga pula kita senantiasa menjadi pewaris berbagai rahmat dan karunia-Nya. Amin !&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;o o  O o o&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;modifiedByMMA / JamaatLAWest, 11/10/09&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-5029055913424310940?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/5029055913424310940/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/11/khairul-ummah-ummat-terbaik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/5029055913424310940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/5029055913424310940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/11/khairul-ummah-ummat-terbaik.html' title='Khairul Ummah (Ummat Terbaik)'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-8220139552463674531</id><published>2009-11-08T23:20:00.000-08:00</published><updated>2009-11-08T23:20:34.680-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pluralisme'/><title type='text'>Umat dan Perbedaan</title><content type='html'>Oleh: A. Mustofa Bisri&lt;br /&gt;www.Gusmus.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mula-mula adalah dua sejoli ”imigran” dari sorga, Adam dan Hawa, yang diserahi Tuhan mengelola bumi ini. Kemudian, mereka menurunkan keturunan yang disebut manusia. Manusia berkembang semakin lama semakin banyak meramaikan planet ini. Ketentuan-ketentuan Tuhan yang dibawa dan diajarkan Adam a.s. sebagai panduan untuk mengelola bumi dan wasilah untuk kembali ke sorga, menuju kepada-Nya, semula dipatuhi dan ditaati oleh semua anak-cucunya. Namun dengan perjalanan waktu, kian lama ketentuan-ketentuan itu dilupakan dan diabaikan oleh cicit-cicit Adam yang datang belakangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Atas kemurahan dan kasih sayang-Nya, Allah pun mengutus Nuh a.s. untuk mengingatkan manusia kembali kepada ketentuan-ketentuan-Nya itu. Bertahun-tahun, Nabi Nuh a.s mengajak manusia untuk kembali kepada jalan Allah, ketentuan-ketentuan Allah itu, hingga akhirnya Nabi Nuh a.s kehabisan cara untuk menyadarkan mereka. Hanya beberapa puluh orang yang mengikutinya; yaitu mereka--yang ketika banjir azab menyapu manusia— ikut bersamanya dalam bahtera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Nuh a.s. dan para pengikut setianya kemudian–setelah banjir surut—membangun kembali peradaban baru sesuai ketentuan-ketentuan Ilahi semula. Namun sejarah berulang. Seiring perjalanan waktu dan berkembangnya jumlah manusia, semakin lama manusia pun kembali banyak yang lupa dan mengabaikan ketentuan-ketentuan Ilahi yang diajarkan nabi Nuh a.s.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan atas kemurahan dan kasih sayang-Nya, Allah pun kembali mengutus utusan untuk mengingatkan dan menyadarkan manusia. Demikian seterusnya. Setiap kali lupa dan ketidaksadaran sudah menjadi ”peradaban” manusia, Allah mengutus utusan-Nya. Sampai akhirnya, Allah mengutus utusan terakhir, Nabi Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كَانَ النَّاسُ أُمَّةً وَاحِدَةً فَبَعَثَ اللَّهُ النَّبِيِّينَ مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ...( ۲ البقرة: ۲۱۳ ﴾&lt;br /&gt;”Semula manusia itu satu umat, lalu Allah mengutus nabi-nabi sebagai pembawa kabar gembira dan pembawa peringatan...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَا كَانَ النَّاسُ إِلَّا أُمَّةً وَاحِدَةً فَاخْتَلَفُوا وَلَوْلَا كَلِمَةٌ سَبَقَتْ مِنْ رَبِّكَ لَقُضِيَ بَيْنَهُمْ فِيمَا فِيهِ يَخْتَلِفُون&lt;br /&gt;(١٠. يونس:١٩&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tiadalah semula manusia itu melainkan satu umat, lalu mereka berselisih. Seandainya tidak ada ketentuan yang mendahului dari Tuhanmu, pastilah akan diputuskan (di dunia ini) antara mereka mengenai apa yang mereka perselisihkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketentuan-ketentuan Ilahi yang dibawa nabi-nabi itulah kiranya yang kita istilahkan sebagai agama. Dari sisi lain; ternyata sesuai kehendak Allah, manusia tidak pernah lagi dapat menjadi umat yang satu dan memang tidak dikehendaki demikian. Seandainya Allah menghendaki niscaya dengan mudah manusia akan menjadi satu umat seperti semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَكِنْ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آَتَاكُمْ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Q. 5: 48) ”Seandainya Allah menghendaki pasti (dapat dengan mudah) ia menjadikan kamu umat yang satu; tapi Ia hendak menguji kalian tentang apa yang telah Ia berikan kepada kalian, maka berlombalah mencapai kebaikan-kebaikan. Hanya kepada Allahlah tempat kembali kalian semua, lalu Ia menceritakan mengenai apa yang pernah kalian perselisihkan.” (Baca juga misalnya, Q. 11: 118; Q. 16: 93; Q. 42: 8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan redaksi firman Allah di QS. 5: 48. Allah berfirman ”Seandainya Allah menghendaki...”, berarti Allah tidak menghendaki menjadikan kita semua umat yang tunggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, meskipun manusia berasal dari satu bapa, Nabi Adam a.s, dan satu ibu, ibu Hawa; atau berasal dari satu bahtera, bahtera Nabi Nuh a.s., selamanya tidak bisa diseragamkan. Maka, upaya penyeragaman oleh siapa pun adalah sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, pernah ada upaya gila selama lebih 30 tahun ingin menyeragamkan bangsa ini. Jalan pikirannya boleh jadi: kalau bangsa ini seragam maka akan harmonis hidupnya. Kegilaan menyeragamkan ini tidak hanya sampai soal pakaian, namun sampai ke soal ngecat tembok rumah (termasuk rumah Tuhan: masjid) dan marka jalan.&lt;br /&gt;Akibat dari kegilaan orde baru menyeragamkan itu, bangsa ini menjadi sulit berbeda. Berbeda sedikit, bertikai. Bahkan, ada yang dengan semangat kebencian menolak kemajemukan dengan kekerasan. Padahal, sejak mula bangsa ini mempunyai semboyan Bhinika Tunggal Ika yang menyiratkan kemajemukan dan kesadaran tentang kefitrian perbedaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, Allah sudah berkali-kali “menegur” dan “mengingatkan” kita tentang kefitrian perbedaan itu; misalnya dengan hampir selalu terjadi perbedaan dalam penetapan Idul Fitri, dengan banyaknya partai dan selalu munculnya ormas-ormas baru yang nota bene dari kelompok yang sama secara ideologi. Bahkan, kalau kita “cerdas”, sebenarnya Tuhan sudah pernah “memberi pelajaran” yang dahsyat tentang kefitrian perbedaan ini, yaitu saat menganugerahi bangsa ini dengan imam atau presiden Gus Dur yang begitu kontroversial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kini saatnya kita “belajar” kembali tentang kefitrian perbedaan itu dengan adanya momentum pilpres yang menampilkan tiga pasang capres-cawapres yang semuanya tokoh Indonesia yang semuanya mengaku ingin mensejahterakan rakyat Indonesia. Kita lihat, apakah mereka para capres-cawapres, para tim sukses masing-masing, dan kita semua dapat menyikapinya dengan dewasa atau setidaknya menjadikannya latihan kedewasaan. Kedewasaan ditandai terutama oleh kemampuan berbeda. Wallahu a'lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Original page: &lt;a href="http://www.gusmus.net/page.php?mod=dinamis&amp;amp;sub=10&amp;amp;id=994"&gt;www.Gusmus.net &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-8220139552463674531?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/8220139552463674531/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/11/umat-dan-perbedaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/8220139552463674531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/8220139552463674531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/11/umat-dan-perbedaan.html' title='Umat dan Perbedaan'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-8376714643988643181</id><published>2009-11-04T15:02:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T14:27:12.181-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rasulullah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sifat Allah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khutbah Jumat'/><title type='text'>Sifat Al-Wali Allah Taala (bagian 2)</title><content type='html'>Allah Taala mengingatkan kaum mukminin, kaum kafirin maupun musyrikin di dalam Al Qur’an Karim dengan firman-Nya sebagai berikut(*):&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family: _PDMS_Saleem_QuranFont,Traditional Arabic,Simplified Arabic; font-size: x-large; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِّن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللّهِ إِنَّ اللّهَ لاَ يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُواْ مَا بِأَنْفُسِهِمْ وَإِذَا أَرَادَ اللّهُ بِقَوْمٍ سُوءاً فَلاَ مَرَدَّ لَهُ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِ مِن وَالٍ&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;yang artinya, ‘Untuk dia, rasul itu, ada pergiliran malaikat-malaikat di hadapannya dan di belakangnya; mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya,  Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka. Dan apabila Allah telah berkehendak untuk menghukum suatu kaum, maka tiada yang dapat menghindarkannya, dan tiada bagi mereka penolong selain dari Dia.’ (Surah 13 / Ar Rad : ayat 12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Huzur menerangkan, Allah Taala menegaskan adanya empat aspek di dalam ayat ini, ialah, a) Allah Taala melindungi para hamba-Nya yang sejati dengan tangan-Nya, b) Ia memutuskan nasib suatu kaum sesuai dengan perilaku mereka, c) Jika Alla Taala telah   memutuskan suatu kaum patut dihukum, maka tak ada suatu kekuatan lain yang sanggup untuk mencegahnya, dan d) Hanya Allah-lah Penolong dan Sahabat yang sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menerangkan tafsir ayat pertama, ‘Lahu mu'aqqibatum-minbaini yadayhi wa minkhalfihi yahfadhuu nahu min amrillah…’, yang artinya, ‘Untuk dia, rasul itu, ada pergiliran malaikat-malaikat di hadapannya dan di belakangnya; mereka menjaganya atas perintah Allah. Huzur bersabda, Hadhrat Masih Mau'ud a.s. menulis, Allah Taala telah merancang berbagai macam bentuk penjagaan yang terbuka maupun yang tertutup untuk melindungi para hamba-Nya yang sejati. Para [malaikat] penjaga ini utamanya untuk melindungi para rasul Allah; dan yang paling utama adalah perlindungan terhadap Rasulullah Saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak lahir, beliau adalah insan yang paling dicintai Allah; dan sejak itupula hingga wafatnya, Allah Taala telah menunjukkan cara-Nya betapa Dia melaksanakan amar-Nya sebagaimana yang tecantum di dalam ayat tersebut. Masa kehidupan beliau di Makkah yang penuh bahaya diketahui luas oleh umat manusia: Betapa Allah Taala telah nyata menolong beliau dalam setiap langkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surah Al Quran yang namanya diambil dari ayat ke-12 (Ar-Rad, atau the Wrath) ini, diwahyukan pada periode Makkah, yakni ketika keaniayaan kaum kufar sudah diluar batas. Kita pun mendapatkan contoh yang sangat jelas dan luar biasa pada peristiwa Perang Badar, yakni betapa Allah Taala telah menunjukkan pertolongannya secara terbuka maupun tertutup kepada Rasulullah Saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amir bin Tufail adalah salah seorang pemuka kaum musyrik yang suatu kali mendatangi Rasulullah Saw, dan berkata, jika ia baiat masuk Islam, dapatkah dirinya menjadi Khalifah ? Rasulullah Saw menjawab, karunia Khilafat tak akan pernah datang kepada orang yang menuntut suatu prasyarat tertentu ataupun menuntut kaumnya untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tufail yang menjadi berang mengancam Rasulullah Saw, bahwa ia akan membawa pasukan kavalerinya yang terlatih – nau'dzubillah - untuk menghabisi beliau Saw.&lt;br /&gt;Rasulullah Saw segera menjawab, Allah Swt akan menggagalkan rencanamu !  Amir bin Tufail pun menyingkir bersama salah seorang sekutunya sambil mengatur siasat bagaimana caranya membunuh Rasulullah Saw. Tak lama kemudian, mereka kembali. Sementara sekutunya itu mencoba menarik perhatian Rasulullah Saw dengan cara berbasa-basi di hadapan beliau, Amir bin Tufail yang berdiri di belakang Rasulullah Saw segera mencabut pedang panjangnya. Namun, ketika akan ditebaskan, seketika itu juga gerakan ototnya terhenti. Tubuhnya menjadi kaku tak bisa digerakkan. Rasulullah Saw segera menoleh ke belakang dan menyaksikan adegan tersebut [sekaligus segera menguasai pedang itu]. Namun kemudian membiarkan mereka untuk melarikan diri. Akan tetapi, sekutunya itu kemudian tewas disambar petir. Sedangkan Amir bin Tufail mati oleh penyakit kulit carbuncles, yakni borok-borok besar di beberapa bagian tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak lagi peristiwa yang memperlihatkan betapa Allah Taala menolong Rasulullah Saw dengan penjagaaan-Nya yang khas melalui para malaikat-Nya. Allah Taala menjanjikan perlindungan-Nya ini ketika Rasulullah Saw masih tinggal di Makkah. Namun, ketika beliau sudah berhijrah ke Madinah pun demikian,&lt;br /&gt;Allah Taala lebih lanjut berfirman:&lt;br /&gt;وَٱللَّهُ يَعۡصِمُكَ مِنَ ٱلنَّاسِ‌ۗ &lt;br /&gt;‘…Dan Allah akan melindungi engkau dari manusia…’ (5:68). &lt;br /&gt;Hadhrat Masih Mau'ud a.s. bersabda, adalah suatu tanda adanya mukjizat yang besar, Rasulullah Saw tidak dapat dibunuh oleh siapapun. Karena sesungguhnya telah tercantum di dalam berbagai Kitab Suci terdahulu, bahwa Rasul yang akan datang itu tidak dapat diperdayai oleh kekuatan siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huzur bersabda, kata-kata, ‘...min amrillah, yang artinya, ...atas perintah Allah’, di dalam ayat 12 Surah Ar Rad tersebut mengandung hikmah, bahwa disamping mengerahkan kekuatan para malaikat-Nya yang kasat mata, Allah Taala pun menggerakkan qalbu kaum mukminin untuk setiap saat bersedia mengorbankan segala sesuatu demi untuk Rasulullah Saw. Semangat pengorbanan yang tinggi ini timbul sebagai buah keimanan mereka terhadap kebenaran Rasulullah Saw. Ketika kebanyakan masyarakat pada waktu itu berserikat atas dasar niat buruk mereka, atau demi mencari keuntungan bersama, atau karena ketakutan akan sesuatu; namun para sahabah Rasulullah Saw tidaklah demikian. Mereka berjamaah untuk melindungi Rasulullah Saw berdasarkan keimanan di dalam qalbu mereka yang digerakkan Allah Swt, dan mereka melaksanakannya demi untuk mendapatkan keridhaan Ilahi. Begitulah cara Allah Taala merancang perlindungan-Nya bagi Rasulullah Saw yang teristimewa dibandingkan kepada yang lain.  Namun, hal ini sebenarnya berlaku pula untuk semua insan. Contohnya adalah, ketika manusia bernafas dengan cara menghirup udara, sebenarnya sudah terkontaminasi oleh berbagai jaram (germs) kuman penyakit infeksi. Tetapi Allah Taala telah menciptakan sistem pertahanannya di dalam setiap tubuh manusia untuk menangkalnya. Dan pada saat tertentu yang diperlukan, Allah Taala memperlihatkan perlindungan dan penjagaan-Nya yang khas melalui berbagai sarana kekuatan-Nya bagi para waliullah yang sejati, untuk para rasul-Nya dan Jamaah mereka.&lt;br /&gt;Pada zaman sekarang ini, kita menyaksikan bagaimana Allah Taala menunjukkan berjangkitnya wabah ta'un (penyakit pes) sebagai salah satu tanda kebenaran Hadhrat Masih Mau'ud a.s., dan para anggota Jamaat beliau pun diselamatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadhrat Masih Mau'ud a.s. menulis di dalam buku beliau, ‘Khisti Nuh’ (atau 'Bahtera Nuh'): ...dengan segala hormat disampaikan kepada pihak pemerintah (Inggris, pada waktu itu), seandainya tidak ada wahyu Ilahi yang melarang Jamaat  untuk divaksinasi anti wabah penyakit pes, tentulah Jamaat akan menjadi barisan pertama yang bersedia untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau a.s. menjelaskan, larangan Ilahi tersebut bermaksud bahwa Allah Taala telah berkenan untuk memperlihatkan satu tanda sifat Rahimiyyat-Nya kepada Jamaat ini dengan cara menyelamatkan mereka semua dari wabah penyakit ta'un. Dunia menyaksikan, meskipun wabah tersebut mengganas selama lima hingga enam tahun, namun dengan karunia Allah, semua orang Ahmadi selamat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah perlindungan Allah Taala yang membuat manusia dapat bertahan menghadapi berbagai tragedi kehidupan mereka seperti kehilangan harta benda, kematian anak cucu maupun martabatnya. Jika tidak, manusia dapat menjadi tak waras disebabkan beratnya menghadapi cobaan hidup. Inipun merupakan salah satu cara Allah Taala melindungi manusia. Setengah orang tak sanggup menghadapi berbagai cobaan ataupun kerugian, sehingga berdampak berat kepada diri mereka; bahkan ada sebagian di antara mereka yang menjadi atheis. Ilustrasi ini berfaedah untuk menghargai karunia dan berkat Allah Swt ini, yang jika tidak ada, tentulah kehidupan normal tidak akan berjalan. Jika musibah datang, orang mukmin sejati akan mengucapkan, &lt;br /&gt;إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيۡهِ رَٲجِعُونَ&lt;br /&gt;‘Sesungguhnya, kami semua adalah milik Allah, dan sesungguhnya kepada-Nya-lah kami akan kembali.’ (2:157).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, sebagai pahalanya mereka pun mendapatkan berbagai karunia Allah dan dilindungi dari pengaruh buruk ujian dan cobaan hidup. Berdasarkan hukum alam, seluruh manusia - baik mukminin maupun non-mukmin dilindungi oleh Allah. Hal ini mengandung pelajaran bagi yang non-mukmin, yakni, bila mereka melampaui batas dalam kedegilan mereka, maka  Allah pun tidak akan memperdulikan mereka lagi, sehingga mereka pun hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Taala berfirman di dalam ayat tersebut, ‘...innallaha laa yughayyiru maa biqaumin hattaa yughayyiruu maa bi-anfusihim..., yang artinya, Sesungguhnya,  Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka sendiri mengubah apa yang ada pada diri mereka, hal ini mengandung hikmah bahwa Allah Taala tidak akan mengubah takdir orang-orang mutaqin agar mereka tetap menjadi pewaris berbagai macam karunia Ilahi. Selama mereka bertaqwa dan memuliakan haququllah dan haququl ibad, serta menjaga ketaqwaan pribadi mereka maupun Jamaatnya, niscaya mereka tetap akan mendapat berbagai keberkatan dari Allah Taala.&lt;br /&gt;Karunia Allah Taala akan lenyap manakala alih-alih menjadikan Allah sebagai Sahabat, malah langkah-langkah Syaitan yang diikuti. Berbagai keburukan dan kejahiliyahan diamalkan sedemikian rupa, sampai-sampai mereka pun saling membunuh atas nama  agama. Inilah tanda Allah Taala telah mencabut perlindungan dan penjagaan-Nya atas mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian dari ayat Al Quran tersebut bukan berarti Allah Taala tidak memelihara mereka yang berperilaku buruk, melainkan, Allah tidak merubah nasib mereka yang mutaqin jika tidak mereka sendiri yang memahrumkan berbagai karunia-Nya dengan cara beramal buruk. Jika sejarah dilihat dengan kaca mata rohani, hal ini benar adanya. Al Qur’an Karim menyatakan, apabila berbagai keburukan telah meraja lela maka perlindungan dan penjagaan Allah Taala pun lenyap. Pernyataan Kalimah Syahadat tidak berarti menjadikan seseorang langsung mendapatkan perlindungan dan penjagaan Ilahi yang khas, selamanya. Melainkan, setelah beriman, menuntut syarat untuk beramal shalih nahi munkar. Inilah yang perlu difikirkan oleh kaum Muslimin; khususnya  di negara-negara yang tingkat penganiayaannya [terhadap kaum Ahmadi] tengah meningkat. Perkara berikutnya yang diingatkan oleh ayat ini adalah yang menyangkut nasib negara Pakistan  yang khususnya memerlukan tobat dan memohon ampun terkait dengan ayat ini, &lt;br /&gt;‘...wa idzaa aradallahu bi-qaumin suu'an falaa maraddalahu…’, yang artinya, ...dan apabila Allah berkehendak untuk menghukum suatu kaum, maka tiada yang dapat menghindarkannya.&lt;br /&gt;Ayat ini menegaskan segera memperbaiki diri sangat diperlukan sebelum sesuatu hukuman Allah Taala datang menerjang; seandainya bangsa [negara Pakistan] tersebut menyadari hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadhrat Masih Mau'ud a.s bersabda kewajiban pertama orang yang ingin membebaskan dirinya dari berbagai macam kesusahan dan kemalangan adalah mengadakan inqilabi haqiqi (revolusi rohani) di dalam dirinya. Jika hal ini telah dapat dicapai maka niscaya berbagai macam karunia  Allah Taala pun datang sesuai dengan janji-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huzur bersabda, perkara ini sangat penting untuk didalami, seiring dengan usaha untuk bertobat memohon ampunan-Nya. Kaum Ahmadi hendaknya berusaha untuk itu, sekaligus meyampaikannya kepada kaum Muslimin di sekitar mereka, agar mereka pun memahaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ayat Al Quran tersebut diakhiri dengan kata; ‘…wa maa lahum min duunihii miw-walii, yang artinya, dan tiada bagi mereka penolong selain dari Dia.’  Artinya, jika tak ada lagi pihak yang dapat menolong kita, maka siapa lagi yang dapat mengawasi kita dari berbagai kejahatan. Maka Allah itu perlu dicari.  Jika Salat dilaksanakan; Puasa dikerjakan; dan puluhan ribu orang pergi Haji namun tak ada tanda-tanda perbaikan diri, maka itu sudah merupakan isyarat telah terjadinya kemerosotan akhlak di dalam bangsa tersebut. Dan tentu saja telah terjadi kekurangan di dalam peribadatan mereka. Semoga Allah membuat umat ini dapat memahami perkara ini, kemudian bertobat kepada-Nya dengan hati yang penuh ikhlas.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Taala menerangkan perkara ini di dalam  Surah Al Anfal,&lt;br /&gt;ذَٲلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ لَمۡ يَكُ مُغَيِّرً۬ا نِّعۡمَةً أَنۡعَمَهَا عَلَىٰ قَوۡمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُواْ مَا بِأَنفُسِہِمۡ‌ۙ وَأَنَّ ٱللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ۬&lt;br /&gt;‘Yang demikian itu adalah karena Allah tidak akan mengubah suatu nikmat yang telah Dia anugerahkan kepada suatu kaum, sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri, dan sesungguhnya Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.’ (8:54).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Taala tidak pernah menarik kembali berbagai karunia-Nya yang telah diberikan, melainkan, manusia-lah yang mencampakkannya melalui keburukan akhlak dan tidak bersyukur. Al Qur’an tidak hanya menceritakan dongeng masa lalu, melainkan juga sebagai pelajaran besar bagi kaum Muslimin agar waspada akan nasib dirinya, serta mensyukuri berbagai karunia besar yang telah diberikan Allah kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Taala berfirman, &lt;br /&gt;وَأَتۡمَمۡتُ عَلَيۡكُمۡ نِعۡمَتِى&lt;br /&gt;yang artinya, ‘… dan telah Ku-lengkapkan nikmat-Ku atasmu…’ (5:4).&lt;br /&gt;Nikmat karunia Allah yang diberikan kepada kita ini adalah dalam bentuk Al Qur’an Karim yang kita diperintahkan untuk mempraktekan semua ajaran di dalamnya. Jika kita dapat melaksanakan hal ini, tentulah kita akan dapat membangun jiwa ketaqwaan, sekaligus  memperoleh janji perlindungan-Nya, sehingga jadilah Allah sebagai Maula (Pelindung) yang sejati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah mereka orang-orang Muslim tersebut tetap tidak sadar mengapa mereka kini dimahrumkan dari berbagai karunia Allah yang terkait dengan suatu kaum yang khas yang dinyatakan di dalam Al Qur’an sebagai berikut,&lt;br /&gt;كُنتُمۡ خَيۡرَ أُمَّةٍ أُخۡرِجَتۡ لِلنَّاسِ &lt;br /&gt;‘Kamu adalah umat terbaik, yang dibangkitkan demi untuk kebaikan umat manusia…’ (3:111).&lt;br /&gt;Mereka memang dimahrumkan karena mereka telah saling baku bunuh. Beberapa hari yang lalu terjadi ledakan bom di Peshawar yang digerakkan dari jarak jauh (remote-controlled). Ada pula bom bunuh diri yang juga ikut menewaskan banyak orang, termasuk orang-orang Ahmadi dengan mengatas-namakan agama. Apa maksudnya khair (atau baik) dalam kaitan ini ? Ini semua adalah tanda-tanda nyata yang perlu difikirkan serius, dan juga diperbaiki dengan berbagai cara. Jika tidak, maka keputusan final Allah Taala pun datang mendera, dan tak ada seorang pun yang dapat menghalang-halanginya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bercermin kepada orang lain dapat menjadi sumber perbaikan diri. Kaum Ahmadi hendaknya senantiasa eling, mawas diri dan memperbaiki diri agar tetap berada di jalan yang lurus. Awasilah akhlak diri sendiri; syukurilah atas segala karunia yang Allah telah berikan. Jika hal ini dapat dipelihara, maka sesuai dengan janji-Nya, Dia pun akan menjadi Al-Wali, atau Pelindung dan Penolong kita. Tak akan ada satu pihak pun yang dapat mencelakakan Jamaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Taala berfirman, &lt;br /&gt;ۚ فَأَقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُواْ ٱلزَّكَوٰةَ وَٱعۡتَصِمُواْ بِٱللَّهِ هُوَ مَوۡلَٮٰكُمۡ‌ۖ فَنِعۡمَ ٱلۡمَوۡلَىٰ وَنِعۡمَ ٱلنَّصِيرُ&lt;br /&gt;‘…Maka dirikanlah Salat dan bayarlah Zakat, dan berpeganglah teguh kepada Allah.’ (22:79).&lt;br /&gt;Hal ini menunjukkan, wajib hukumnya bagi kaum mukminin untuk mendirikan Salat karena berfaedah bagi perubahan suci di dalam diri masing-masing. Kemudian, diperintahkan pula di sini untuk menthayyibkan harta benda dengan cara membelanjakan sebagian daripadanya di jalan Allah yang akan meneguhkan semua perintah Allah dengan sebaik-baiknya, Inilah yang akan membuat keimanan manusia kepada Tuhan dapat menjadikan Allah sebagai Tuhan dan Pelindung mereka yang sejati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Taala menyatakan di dalam,&lt;br /&gt;إِنَّمَا وَلِيُّكُمُ ٱللَّهُ وَرَسُولُهُ ۥ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱلَّذِينَ يُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَيُؤۡتُونَ ٱلزَّكَوٰةَ وَهُمۡ رَٲكِعُونَ&lt;br /&gt;وَمَن يَتَوَلَّ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُ ۥ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ فَإِنَّ حِزۡبَ ٱللَّهِ هُمُ ٱلۡغَـٰلِبُونَ&lt;br /&gt;‘Sesungguhnya penolongmu hanyalah Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman, yang dawam mendirikan Salat dan membayar Zakat dan mereka taat kepada Allah.&lt;br /&gt;Dan barangsiapa menjadikan Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman sebagai penolong, maka sesungguhnya Jamaat Allah-lah yang pasti akan menang.’  (5:56-57).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini menyembah Allah Yang Maha Tunggal merujuk kepada mereka yang ikhlas dan yaqin terhadap Allah Swt sepenuhnya, suci dari segala bentuk syirik, Inilah suatu Jamaah yang pasti akan karena telah menjadi sahabat Allah, dan Allah pun menjadi Sahabat mereka.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam satu Hadith Qudsi, Allah Taala menyatakan: 'Barangsiapa memusuhi sahabat-Ku. maka   Aku pun menyatakan perang terhadap mereka. Aku menyukai hamba-hamba-Ku yang berhasil memperoleh qurb kedekatan-Ku melalui berbagai kewajiban yang telah ditetapkan bagi mereka. Mereka beristiqamah dalam ikhtiar mereka untuk mendekat kepada-Ku melalui berbagai bentuk peribadatan mereka; hingga akhirnya Aku pun mencintainya. Dan bila Aku sudah  mencintainya, maka matanya ketika memandang menjadi mata-Ku, Tangannya yang memegang menjadi tangan-Ku,  Kakinya manakala melangkah menjadi kaki-Ku. Apabila ia memohon, maka Aku pun segera mengabulkannya. Dan apabila ia memohon perlindungan-Ku maka Aku pun melindunginya. Aku tidak ragu-ragu sedikitpun, karena keraguan dapat memusnahkan seorang mukmin. Ia tidak menyukai maut, dan Aku pun tidak ingin mendatangkan sedikitpun kesusahan,'&lt;br /&gt;Begitulah betapa Allah Swt sangat peduli dan sigap mendampingi mukminin sejati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manakala hamba Allah yang sejati mempraktekkan segala perintah-Nya dengan sepenuh hati, maka Dia pun menjadi Maula (Pelindung) mereka.  Semoga Allah menzahirkan semua ini agar kita dapat mengikuti jalan taqwa dan senantiasa menjaga habluminallah, sehingga Dia pun menjadi Maula yang sejati, serta mendapatkan pertolongan dan santunan-Nya dalam setiap langkah amal yang baik.  Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o o  O o o&lt;br /&gt;translByMMA / LA110409&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;(*)Ikhtisar Khutbah Jumah Hadhrat Khalifatul Masih V Atba pada tanggal 30 Oktober 2009, di Masjid Agung Baitul Futuh, London, UK.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-8376714643988643181?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/8376714643988643181/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/11/sifat-al-wali-allah-taala-bagian-2.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/8376714643988643181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/8376714643988643181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/11/sifat-al-wali-allah-taala-bagian-2.html' title='Sifat Al-Wali Allah Taala (bagian 2)'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-6354038767783003058</id><published>2009-11-03T18:41:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T19:18:52.764-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hakikat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Doa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sifat Allah'/><title type='text'>Tiga syarat pengabulan doa</title><content type='html'>Terkadang kita merasa sudah sedemikian banyak berdo'a, namun setelah sedemikian lama belum juga ada tanda-tanda do'a kita dikabulkan. Apakah yang salah? Mungkinkah Tuhan tidak mendengar do'a kita sedangkan Dia adalah Maha Mendengar. Atau ada hal-hal yang menjadi syarat dalam berdo'a yang belum kita penuhi sehingga do'a menjadi tertolak tanpa kita tahu. Lalu, kalau memang ada, apakah syarat-syarat agar do'a yang dipanjatkan dikabulkan oleh Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah sebuah kutipan nasihat dari Hz. Mirza Ghulam Ahmad (a.s.) Qadiani berkenaan dengan tiga syarat pengabulan doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="background-color: #cece9d; padding: 15px;"&gt;Sejalan dengan pengetahuan tentang doa yang telah dikaruniakan Tuhan kepadaku, terdapat tiga persyaratan bagi pengabulan doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pertama,&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt; seorang pemohon doa haruslah seorang yang bertakwa penuh, yang menjadikan jalan ketakwaan sebagai kebiasaan hidupnya dan selalu menganut sepenuhnya jalan-jalan ketakwaan disamping merupakan orang yang dapat dipercaya, saleh, menepati janji dan hatinya selalu dipenuhi kecintaan kepada Allah s.w.t.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kedua,&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt; keteguhan hati dan perhatiannya (terhadap mahluk lain) demikian kuat dimana ia bersedia menyerahkan nyawanya sendiri bagi kehidupan orang lain dan bersedia masuk kubur untuk menarik yang lainnya keluar. Hamba-hamba yang diridhoi-Nya sesungguhnya lebih dikasihi Allah dari cinta seorang ibu kepada anak tunggalnya yang cantik. Ketika Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang melihat hamba yang diridhoi-Nya, demi menyelamatkan kehidupan orang lain telah mengorbankan dirinya sedemikian rupa hingga nyawanya sendiri terancam, maka Dia tidak akan membiarkannya mati dalam keadaan seperti itu. Maka demi hamba-Nya itu Dia akan memaafkan dosa orang lain yang sedang didoakannya dan jika orang itu sedang dalam cengkeraman penyakit yang mematikan atau sedang dilanda musibah, maka dengan Kekuasaan-Nya Dia akan memberikan sarana-sarana pelepasan. Seringkali terjadi dimana berdasar takdir semula seseorang sudah akan dihancurkan oleh Tuhan namun karena nasib baik ada seorang yang dekat kepada Tuhan mendoakannya secara tekun maka Tuhan lalu berbalik menolong yang bersangkutan. Semua catatan Tuhan yang telah disiapkan guna penghukuman orang berdosa itu lalu dibatalkan karena yang bersangkutan sekarang dianggap termasuk sebagai sahabat. Adapun Tuhan tidak akan pernah menyulitkan para sahabat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ketiga, &lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;adalah persyaratan yang jauh lebih sulit dipenuhi dibanding yang lainnya karena kepatuhan atas persyaratan tersebut tidak berada di tangan mereka yang telah diridhoi Allah s.w.t. tetapi di tangan orang yang meminta bantuan doa bagi dirinya. Persyaratan ini mengharuskan orang bersangkutan mengajukan permohonan doanya dengan segala kerendahan hati, keyakinan penuh, kepastian, niat baik dan penyerahan diri. Ia harus memastikan dalam hatinya bahwa misalnya doa yang dipohonkannya ternyata tidak dikabulkan maka hal itu tidak akan mengganggu kepercayaan dan niat baiknya. Permohonan doa yang diajukannya tidak boleh merupakan suatu ujian atau test melainkan dikemukakan dengan penuh kepercayaan. Ia harus mengajukan permohonannya dengan segala kerendahan hati kepada pribadi yang dimintakan bantuan doanya dan sepanjang memungkinkan, ia harus memelihara hubungan baik dengan yang bersangkutan dengan cara membelanjakan harta, memberikan bantuan dan semua tindakan kepatuhan yang bisa menyentuh hati pribadi bersangkutan. Bersama dengan itu ia harus selalu berfikir baik dan menganggap yang bersangkutan sebagai orang yang memiliki ketakwaan tinggi serta menganggapnya sebagai suatu kekafiran untuk berfikir yang tidak konsisten dengan kesuciannya. Ia harus membuktikan keimanannya kepada yang bersangkutan melalui segala bentuk pengorbanan. Ia tidak akan menganggap ada tandingan lain di dunia dari pribadi tersebut serta mengabdikan diri sepenuhnya sedemikian rupa sehingga siap memberikan nyawa sekalipun atau hartanya atau kehormatannya bagi pribadi tersebut dan tidak akan mengutarakan atau membiarkan hatinya mempunyai fikiran buruk dari sudut apa pun. Ia harus membuktikan dirinya bahwa ia beriman sepenuhnya kepada pribadi tersebut beserta para pengikutnya. Dengan semua persyaratan di atas, ia masih juga dituntut untuk bersabar, bahkan misalnya ia harus kecewa sampai limapuluh kali pun, ia jangan sampai membiarkan keimanan dan niat baiknya terpengaruh dengan cara apa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang telah memperoleh keridhoan Ilahi memiliki indera perasa yang amat peka dimana mereka bisa menyimpulkan tingkat ketulusan seseorang melalui wujudnya. Orang-orang seperti ini selalu bersifat lemah lembut hati namun mereka adalah orang yang cukup dengan dirinya sendiri. Mereka tidak menyukai orang yang takabur, mementingkan diri sendiri dan munafik. Hanya orang-orang yang bersedia menyerahkan nyawa sekali pun dalam mematuhi mereka yang diridhoi ini yang bisa memperoleh manfaat. Orang yang berfikiran buruk, menentang di dalam hati, tidak mencintai dan berniat buruk terhadap sosok yang diridhoi Tuhan, pasti tidak akan memperoleh kemaslahatan, bahkan hanya menghancurkan dirinya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;i&gt;(Brahini Ahmadiyah, bag. V, sekarang dicetak dalam Ruhani Khazain, vol. 21, hal. 226-228, London, 1984).&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-6354038767783003058?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/6354038767783003058/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/11/tiga-syarat-pengabulan-doa-terkadang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/6354038767783003058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/6354038767783003058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/11/tiga-syarat-pengabulan-doa-terkadang.html' title='Tiga syarat pengabulan doa'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-7118068404828194152</id><published>2009-11-03T18:18:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T19:18:52.765-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hakikat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Doa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sifat Allah'/><title type='text'>Pengabulan Do'a Merupakan Pengakuan Tuhan</title><content type='html'>Sebagaimana telah dikemukakan, umat Muslim selalu dianjurkan dalam Surat Al-Fatihah untuk menyibukkan diri mereka dalam berdoa dan mereka diajari doa yang berbunyi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Tuntunlah kami pada jalan yang lurus." (S.1 Al-Fatihah:6).&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah merupakan ketetapan bahwa doa ini harus dipanjatkan dalam lima shalat setiap harinya. Karena itu salah sekali jika kalian menyangkal sifat spiritualitas daripada doa. Ketentuan Al-Quran menyatakan bahwa doa ini berkaitan dengan keruhanian dan sebagai hasil dari doa tersebut akan turun rahmat berupa keberhasilan dalam berbagai bentuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setiap manusia yang lurus dapat memahami bahwa disamping pengakuan atas takdir, adalah menjadi cara Allah s.w.t. untuk juga tidak akan menyebabkan timbulnya kesia-siaan atau kemubaziran dengan memberikan hasil pada berbagai upaya manusia yang diajukan bersama doa mereka. Di suatu tempat dalam Al-Quran, Allah yang Maha Kuasa menetapkannya sebagai suatu bentuk pengenalan atas diri mahluk-Nya ketika Dia mengabulkan doa mereka yang sedang berada dalam kesulitan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Atau siapakah yang mengabulkan doa orang yang sengsara apabila ia berdoa kepada-Nya?" (S.27 An-Naml:63).&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana Allah s.w.t. telah menetapkan pengabulan doa sebagai tanda eksistensi-Nya, bagaimana mungkin manusia waras dapat membayangkan kalau doa tidak akan memberikan tanda-tanda pengabulan yang nyata dan menganggap doa sebagai formalitas semata tanpa kandungan spiritualitas di dalamnya? Aku menganggap tidak akan ada seorang muminin hakiki melakukan kesalahan seperti itu. Allah yang Maha Mulia menyatakan bahwa melalui perenungan atas penciptaan langit dan bumi, manusia akan dapat mengenali Tuhan mereka secara benar. Begitu juga kiranya, dengan mengamati pengabulan doa, keimanan kepada Tuhan akan mewujud. Lalu, jika tidak ada nilai spiritualitas dalam doa dan tidak ada rahmat yang mewujud sebagai hasil dari doa, bagaimana mungkin doa seperti itu bisa menjadi sarana guna mengenali Tuhan sebagaimana halnya melalui pengamatan penciptaan langit, bumi dan benda langit? Sesungguhnya Al-Quran telah menunjukkan cara terbaik bagi pengenalan Tuhan yaitu melalui doa. Hanya melalui doa bisa diperoleh pemahaman lengkap yang sempurna akan makna eksistensi Tuhan dan bagaimana mengharapkan karunia dari sekian banyak fitrat-Nya. Doa itu laiknya petir yang menarik seseorang dari jurang kegelapan dan membawanya ke alam terbuka penuh cahaya serta mengantarnya berdiri di hadirat Allah yang Maha Agung. Melalui doa bisa diperbaiki akhlak ribuan pendosa dan yang kotor disucikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;i&gt;(Ayyamus Sulh, Qadian, Ziaul Islam Press, 1899; sekarang dicetak dalam Ruhani Khazain, vol. 14, hal. 259-260, London, 1984).&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;* * *&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-7118068404828194152?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/7118068404828194152/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/11/pengabulan-doa-merupakan-pengakuan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/7118068404828194152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/7118068404828194152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/11/pengabulan-doa-merupakan-pengakuan.html' title='Pengabulan Do&apos;a Merupakan Pengakuan Tuhan'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-2501119863987654013</id><published>2009-11-03T17:50:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T19:18:52.765-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hakikat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Doa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sifat Allah'/><title type='text'>Dua Cara Pengabulan Doa</title><content type='html'>Perlu diingat bahwa pengabulan doa itu terdiri dari dua cara, yang kesatu sebagai cobaan dan yang lainnya sebagai pemuliaan. Sebagai cobaan, terkadang doa dari pendosa dan yang durhaka atau bahkan kafir sekali pun bisa saja dikabulkan, namun pengabulan tersebut tidak mengindikasikan keridhoan hakiki dan lebih banyak merupakan cobaan. Adapun persyaratan dari pengabulan doa yang merupakan pemuliaan adalah si pemohon haruslah seorang hamba pilihan Tuhan dimana tanda dan nur statusnya itu mewujud dalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tidak akan mengabulkan doa orang-orang durhaka dalam pengertian hakiki. Dia hanya mengabulkan doa mereka yang dalam pandangan-Nya termasuk orang-orang yang takwa dan patuh kepada-Nya. Perbedaan di antara kedua bentuk pengabulan ini ialah, pada pengabulan doa yang merupakan cobaan tidak ada persyaratan bahwa si pemohon adalah seorang muttaqi dan sahabat Tuhan, dimana Tuhan kepada yang bersangkutan juga tidak akan mewartakan pengabulan doanya secara khusus. Adapun pengabulan doa yang merupakan pemuliaan selalu diikuti dengan tanda-tanda sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, si pemohon adalah seorang yang bertakwa, jujur dan sempurna.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Kedua&lt;/i&gt;,  si pemohon akan menerima warta tentang pengabulan doanya melalui firman Tuhan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Ketiga&lt;/i&gt;,   sebagian besar dari doa-doa yang diajukan tersebut bermutu tinggi dan berkaitan dengan masalah-masalah besar dimana pengabulannya menunjukkan bahwa hal itu bukanlah hasil kerja manusia tetapi merupakan contoh khusus dari kekuasaan Tuhan yang dimanifestasikan berkaitan dengan hamba-hamba yang terpilih.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Keempat&lt;/i&gt;,  pengabulan doa yang merupakan cobaan jarang sekali dikabulkan sedangkan pengabulan doa yang merupakan pemuliaan dikabulkan dalam jumlah yang sangat banyak. Seringkali terjadi seorang pemohon yang pengabulan doanya merupakan pemuliaan menghadapi kesulitan sedemikian rupa sehingga jika yang bersangkutan adalah orang biasa, ia tidak akan mampu melihat jalan keluar kecuali melalui bunuh diri. Banyak terjadi dimana mereka yang cenderung pada duniawi serta jauh dari Tuhan-nya ketika terlibat dalam masalah gawat, kesedihan atau pun petaka, kekacauan dan cobaan yang tidak ada jalan keluarnya, karena kelemahan iman dan kekecewaan kepada Tuhan lalu mengambil jalan pintas minum racun, melemparkan diri dari ketinggian atau menembak dirinya sendiri. Adapun mereka yang dekat kepada Tuhan, jika menghadapi kesulitan akan menerima bantuan secara istimewa karena kekuatan keimanan dan hubungannya yang dekat kepada Tuhan. Karunia Tuhan membimbing tangannya dengan cara yang istimewa sehingga kalbu orang yang menyadari hal demikian akan langsung mengakui bahwa yang bersangkutan memang menikmati bantuan Tuhan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Kelima&lt;/i&gt;,   pemohon dari doa yang pengabulannya merupakan pemuliaan selalu menerima karunia Ilahi dimana Tuhan menjadi penjaganya dalam segala hal sehingga kecerahan nur kasih Allah dan tanda pengabulan dari Tuhan serta keceriaan ruhani dan karunia dimanifestasikan dalam wujudnya sebagaimana dinyatakan Allah yang Maha Agung:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Engkau dapat mengenal pada wajah mereka kesegaran nikmat itu." (S.83 At-Tathfif:25)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;dan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Ingatlah, sesungguhnya teman-teman Allah itu tak akan ada ketakutan menimpa mereka dan tidak pula mereka akan berdukacita." (S.10 Yunus:63).&lt;/i&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;i&gt;(Tasdiqun Nabi, h.43-45 atau Maktubati Ahmadiyya, vol. 3, hal. 75-77).&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-2501119863987654013?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/2501119863987654013/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/11/dua-cara-pengabulan-doa-perlu-diingat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/2501119863987654013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/2501119863987654013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/11/dua-cara-pengabulan-doa-perlu-diingat.html' title='Dua Cara Pengabulan Doa'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-5831820579386473060</id><published>2009-11-01T20:29:00.000-08:00</published><updated>2009-11-12T00:51:55.744-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blogger'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Label cloud'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Label Cloud Cantik Berbasis Flash Animasi untuk Blogger</title><content type='html'>&lt;div style="margin-right: 10px; text-align: center;"&gt;&lt;object allowscriptaccess="always" data="http://halotemplates.s3.amazonaws.com/wp-cumulus-example/tagcloud.swf" height="200" type="application/x-shockwave-flash" width="250"&gt;         &lt;param name="movie" value="http://halotemplates.s3.amazonaws.com/wp-cumulus-example/tagcloud.swf" /&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#000000" /&gt;&lt;param name="flashvars" value="tcolor=0xffffff&amp;amp;mode=tags&amp;amp;distr=true&amp;amp;tspeed=100&amp;amp;tagcloud=&amp;lt;tags&amp;gt;      &amp;lt;a dir='ltr' href='http://abunaweed.blogspot.com/search/label/Ahmadiyah' style='12'&amp;gt;ahmadiyah&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;a dir='ltr' href='http://abunaweed.blogspot.com/search/label/Bencana' style='12'&amp;gt;Bencana&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;a dir='ltr' href='http://abunaweed.blogspot.com/search/label/Gempa%20Bumi' style='12'&amp;gt;Gempa Bumi&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;a dir='ltr' href='http://abunaweed.blogspot.com/search/label/Kesehatan' style='12'&amp;gt;Kesehatan&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;a dir='ltr' href='http://abunaweed.blogspot.com/search/label/Management' style='12'&amp;gt;Management&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;a dir='ltr' href='http://abunaweed.blogspot.com/search/label/Palestina' style='12'&amp;gt;Palestina&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;a dir='ltr' href='http://abunaweed.blogspot.com/search/label/Sifat%20Allah' style='12'&amp;gt;Sifat Allah&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;a dir='ltr' href='http://abunaweed.blogspot.com/search/label/Islam' style='12'&amp;gt;Islam&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;a dir='ltr' href='http://abunaweed.blogspot.com/search/label/Ekonomi%20Islam' style='12'&amp;gt;Ekonomi Islam&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;a dir='ltr' href='http://abunaweed.blogspot.com/search/label/Konspirasi' style='12'&amp;gt;Konspirasi&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;a dir='ltr' href='http://abunaweed.blogspot.com/search/label/Opini' style='12'&amp;gt;Opini&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;a dir='ltr' href='http://abunaweed.blogspot.com/search/label/internet%20murah' style='12'&amp;gt;Internet Murah&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;a dir='ltr' href='http://abunaweed.blogspot.com/search/label/Pornografi' style='12'&amp;gt;Pornografi&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;a dir='ltr' href='http://abunaweed.blogspot.com/search/label/ramadhan' style='12'&amp;gt;Ramadhan&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/tags&amp;gt;" /&gt;&lt;p&gt;Blogumulus by &lt;a href="http://www.roytanck.com/"&gt;Roy Tanck&lt;/a&gt; and &lt;a href="http://www.bloggerbuster.com"&gt;Amanda Fazani&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Merasa penasaran dengan tampilan cumulus tag claud dari WP, saya berusaha mencari-cari petunjuk untuk dapat menerapkannya juga pada template Blogger. Setelah mencari beberapa lama, akhirnya dapat juga wangsit dari mbah google dan dibawa ke tempat &lt;a href="http://www.bloggerbuster.com/2008/08/blogumus-flash-animated-label-cloud-for.htm"&gt;Amanda Fazani&lt;/a&gt;.    &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Awalnya sempat hampir prustasi karena langkah-langkah yang disebutkan ternyata tidak juga membuahkan hasil. Setelah diulang berkali-kali pun tetap tidak berhasil. Hanya tampil sebuah widget blank berjudul "labels". Akhirnya saya putuskan untuk berkunjung ke &lt;a href="http://kolom-tutorial.blogspot.com/"&gt;"kolom-tutorial" dari "Master Rohman"&lt;/a&gt; berharap bisa dapat pencerahan, apa gerangan yang terjadi hingga upaya saya tidak kunjung berhasil?  Ternyata kunjungan saya tidak sia-sia. &lt;a href="http://www.bloggerbuster.com/2008/09/alternative-installation-for-blogumus.html"&gt;Disana &lt;/a&gt;dapat petunjuk bahwa ada satu langkah dalam tutorial Amanda yang harus diperbaiki.  Setelah melalui perjuangan yang cukup melelahkan, akhirnya saya berhasil menyelesaikan missi saya kali ini, yaitu memasang '&lt;b&gt;Blogumus&lt;/b&gt;' label cloud cantik berbentuk animasi. Adapun langkah-langkahnya sangat simple dan dapat disimpulkan sebagai berikut:  &lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Login ke blogger dengan ID anda. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik Tata Letak (Layout). &lt;/li&gt;&lt;li&gt;KLik tab&lt;b&gt; Edit HTML&lt;/b&gt;. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cari kode yang mirip dengan kode di bawah ini :          &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="background-color: white; padding: 15px; text-align: left;"&gt;&lt;pre&gt;&amp;lt;b:section class='sidebar' id='sidebar' preferred='yes'&amp;gt;&lt;/pre&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;       Copy lalu paste kode di bawah ini di bawah kode yang tadi. &lt;b&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;(Perhatian!!: Jangan memberi checklist pada 'Expand Widget Templates')&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;       &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="background-color: white; padding: 15px; text-align: left;"&gt;&amp;lt;b:widget id='Label99' locked='false' title='Labels' type='Label'&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;b:includable id='main'&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;lt;b:if cond='data:title'&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;h2&amp;gt;&amp;lt;data:title/&amp;gt;&amp;lt;/h2&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;lt;/b:if&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;lt;div class='widget-content'&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;amp;lt;object type="application/x-shockwave-flash" data="http://halotemplates.s3.amazonaws.com/wp-cumulus-example/tagcloud.swf" width="250" height="200" allowscriptaccess="always" &amp;amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;amp;lt;param name="movie" value="http://halotemplates.s3.amazonaws.com/wp-cumulus-example/tagcloud.swf" /&amp;amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;amp;lt;param name="bgcolor" value="#ffffff" /&amp;amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;amp;lt;param name="flashvars" value="tcolor=0x000000&amp;amp;amp;mode=tags&amp;amp;amp;distr=true&amp;amp;amp;tspeed=100&amp;amp;amp;tagcloud=&amp;amp;lt;tags&amp;amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;lt;b:loop values='data:labels' var='label'&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;a expr:dir='data:blog.languageDirection' expr:href='data:label.url' style='12'&amp;gt;&amp;lt;data:label.name/&amp;gt;&amp;lt;/a&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/b:loop&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;amp;lt;/tags&amp;amp;gt;" /&amp;amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;amp;lt;p&amp;amp;gt;Blogumulus by &amp;amp;lt;a href='http://www.roytanck.com/'&amp;amp;gt;Roy Tanck&amp;amp;lt;/a&amp;amp;gt; and &amp;amp;lt;a href='http://www.bloggerbuster.com'&amp;amp;gt;Amanda Fazani&amp;amp;lt;/a&amp;amp;gt;&amp;amp;lt;/p&amp;amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;amp;lt;/object&amp;amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;lt;/div&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;lt;b:include name='quickedit'/&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/b:includable&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/b:widget&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik tombol SIMPAN TEMPLATE (SAVE TEMPLATE)  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;       Selesai.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Coba lihat hasil pekerjaan anda. Apakah sudah berhasil. Jika berlum, jangan berkecil hati. Coba lakukan langkah berikut:   &lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Masuk ke "&lt;b&gt;Page Element&lt;/b&gt;"&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Klik tombol edit pada widget '&lt;b&gt;labels&lt;/b&gt;' yang baru saja anda pasang.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada bagian '&lt;b&gt;Show&lt;/b&gt;', pilihlah '&lt;b&gt;Selected Labels' &lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/Su6QFJObMaI/AAAAAAAAATI/TfLKxOWQppI/s1600-h/labels.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt; &lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/Su6QFJObMaI/AAAAAAAAATI/TfLKxOWQppI/s1600-h/labels.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/Su6QFJObMaI/AAAAAAAAATI/TfLKxOWQppI/s320/labels.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anda harus menyeleksi label-label yang akan anda tampilkan.&lt;b style="color: red;"&gt;Pastikan diantara label-label yang anda pilih, tidak ada yang mengandung &lt;i&gt;apostrop&lt;/i&gt; (tanda petik)&lt;/b&gt; karena itulah yang menjadi penyebab utama kegagalan dalam menampilkan animasi.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah selesai, klik &lt;i&gt;save&lt;/i&gt;.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cobalah buka kembali halaman blog anda.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Berdasarkan pengalaman saya pribadi, cara diatas sudah sangat detail dan mudah untuk para newbie seperti saya. Smoga saja dapat membantu rekan-rekan newbie lain yang mungkin kesulitan ketika membaca tutorial tingkat advance dari &lt;i&gt;&lt;b&gt;blog tutorial&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; lain.&amp;nbsp;  &lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-5831820579386473060?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/5831820579386473060/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/11/blogumus-label-cloud-berbasis-flash.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/5831820579386473060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/5831820579386473060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/11/blogumus-label-cloud-berbasis-flash.html' title='Label Cloud Cantik Berbasis Flash Animasi untuk Blogger'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/Su6QFJObMaI/AAAAAAAAATI/TfLKxOWQppI/s72-c/labels.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-9082603513033188009</id><published>2009-10-31T20:54:00.000-07:00</published><updated>2009-11-02T14:59:16.489-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='blogger'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Seberapa Cepat Website Anda</title><content type='html'>Seringkali kita jengkel bila membuka situs yang loadingnya (proses membuka halamannya) lama minta ampun. Udah lama, error lagi! Padahal waktu kita tidak banyak (maklumlah dikejar-kejar biling warnet :p). Biasanya kita akan segera menutup halaman situs itu dan segera mencari situs lain yang isinya sama tapi lebih cepat proses loadingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Bayangkan bila itu terjadi pada situs anda sendiri? Tentu bukan saja pengunjung, bahkan anda sendiri pun tentu akan sangat kecewa. Bagaikan seorang pemilik toko yang ditinggalkan pelanggan gara-gara terlalu lambat dalam memberikan service. Betapa sangat kecewanya kita, padahal kita sudah susah payah berupaya menyajikan kontent yang sebaik mungkin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bagaimana agar hal itu tidak terjadi?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan hal itu, diantaranya adalah karena anda membebani situs anda dengan terlalu banyak script-script tambahan. Script biasanya terkandung dalam widget-widget yang bukan bawaan dari blogger. Karena itu ia menyimpan file scriptnya (ber-ekstensi *.js) di server hostingan lain. Ketika kita membuka situs/blog maka pada saat itu kita memanggil semua file yang tersebar di berbagai server hosting itu. Itulah yang menyebabkan proses menampilkan halaman situs jadi semakin lama. Masalah terjadi bila file-file itu ternyata gagal dipanggil, misalnya karena masalah pada server hosting, gangguan pada koneksi internet dll. Akibatnya halaman situs kita pun akan menjadi error dan tidak tampil sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula halnya yang terjadi jika anda memasang terlalu banyak gambar-gambar, banner ataupun flash movie. Selain memberatkan situs, juga akan komputer client yang sedang mengakses. Jangan anggap bahwa semua pengguna internet itu pasti menggunakan komputer canggih kelas pentium 4 ke atas. Hingga saat ini masih banyak warnet-warnet atau bahkan rumahan yang masih menggunakan komputer lama kelas pentium 3 ke bawah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;CSS Code&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang juga sering dibahas adalah kerampingan CSS code. Jika anda membuka '&lt;b&gt;Edit HTML&lt;/b&gt;' template blog anda, anda akan mendapati sejumlah kode-kode yang bagi newbie seperti saya agak memusingkan. Didalam kode-kode itu diantaranya ada kode CSS yang berfungsi untuk mengatur tampilan antar muka situs kita. Seperti; warna border, warna background, jenis dan besar fonts, lebar kolom, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon katanya diantara kode-kode yang bertebaran itu sebenarnya ada kode yang tidak perlu atau tidak terlalu penting. Semakin banyak kode yang tidak penting 'nangkring' dalam template kita, maka ia akan semakin menjadi beban terhadap situs kita. Untuk mengatasi hal ini biasanya ada situs-situs yang menyediakan jasa kompresi kode CSS agar lebih ramping dan ringan. Info lebih lebih lanjut silahkan tanya ke mbah google, pasti dibantu. he.. he.. :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja jika digunakan dengan tepat dan sesuai keperluan, hal itu semua akan sangat menguntungkan. Tampilan situs yang cantik, ditambah dengan isi content yang sangat menarik tentu akan sangat mengundang orang untuk mengunjungi halaman situs anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Seberapa Cepat Situs Anda?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengukur seberapa cepat proses loading situs anda silahkan masukkan url (alamat situs) anda di dalam kotak berikut ini lalu tekan "Check" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;form action="http://www.iwebtool.com/tool/tools/speed_test/speed_test.php" method="get" name="pageform" onsubmit="return validate(this);" target="pageframe"&gt;&lt;table border="0" height="645" style="border-collapse: collapse; width: 492px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td height="91" valign="top"&gt;&lt;table class="tooltop" height="76" style="border-collapse: collapse;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellspacing="5" style="border-collapse: collapse;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td colspan="5" valign="top"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Your domain(s): &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;Enter each address on a new line (Maximum 10)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td colspan="4" valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;textarea name="domain" rows="11" style="width: 100%;"&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;input style="float: left;" type="submit" value="Check!" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;(eg. iwebtool.com)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;td colspan="2"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe class="toolbot" frameborder="0" height="251" name="pageframe" width="100%"&gt;&amp;amp;lt;p&amp;amp;gt;&amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;p&amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;p&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;br&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;/p&amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;&amp;amp;amp;amp;amp;amp;lt;/p&amp;amp;amp;amp;amp;amp;gt;&amp;amp;lt;/p&amp;amp;gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td height="39"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/form&gt;&lt;script language="JavaScript"&gt;function validate(theform) {if (theform.domain.value == "") { alert("No domain provided"); return false; }return true;}&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.iwebtool.com/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;Powered by iWEBTOOL&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-9082603513033188009?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/9082603513033188009/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/10/seberapa-cepat-website-anda.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/9082603513033188009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/9082603513033188009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/10/seberapa-cepat-website-anda.html' title='Seberapa Cepat Website Anda'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-6882719483742394567</id><published>2009-10-28T21:47:00.000-07:00</published><updated>2009-10-28T22:03:13.835-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Hobbies'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akses internet'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unlimited'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my review'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Miscelinous'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='internet murah'/><title type='text'>Internet Unlimited Murah Dari Smart</title><content type='html'>Awalnya agak pesimis untuk memakai layanan internet nirkabel. Hal ini karena pengalaman banyak teman yang merasa kecewa dengan kecepatan akses dari berbagai operator yang menyediakan layanan akses cepat dan mahal. Jika layanan yang didapat sesuai dengan harga yang harus dibayar, mungkin tidak akan timbul kekecewaan. Namun yang sering terjadi adalah tidak sesuai dengan harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SukhkEmT0KI/AAAAAAAAASY/Ph-OV3J8HEo/s1600-h/logo_smart.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SukhkEmT0KI/AAAAAAAAASY/Ph-OV3J8HEo/s320/logo_smart.gif" /&gt;&lt;/a&gt;Kebetulan pindah kerja sedangkan di kantor baru tidak ada akses internet. Akhirnya pas kebetulan ada teman yang menawari modem smart miliknya, saya pun tak urung membelinya. Kurang lebih sudah hampir 2 bulan saya menggunakan smart untuk akses internet. Kebetulan sinyal smart di tempat saya cukup bagus. Kesan pertama tidak begitu mengesankan. Saya langsung ingat dengan komentar teman tentang betapa leletnya koneksi smart. Bagi anda yang terbiasa memakai layanan internet speedy, tentu akan merasakan perbedaan ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oke, baiklah kecepatannya memang tidak dapat diandalkan. Tapi gpp dech, itung-itung melatih kesabaran. Lagi pula meskipun lambat sekali, tetapi cenderung stabil. Syaratnya, sinyal smart harus bagus. Semakin bagus sinyal smart, semakin bagus pula kualitas koneksi internetnya – meskipun tetap tidak akan menyamai speedy. :p &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini hasil ketika coba koneksi ke server IM3 Jakarta&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.speedtest.net/result/605853044.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.speedtest.net/result/605853044.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ini hasil ketika coba koneksi ke server yang ada di Jerman&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.speedtest.net/result/605858222.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.speedtest.net/result/605858222.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik dari smart menurut saya adalah harganya. Bayangkan saja, untuk akses unlimited selama 20 hari anda hanya perlu merogoh kocek sebesar 50 ribu rupiah. Itupun hanya untuk membeli pulsa telpon dan sms saja, alias internetnya gratis!! Naah… itu dia yang kita tunggu-tunggu, yang GRATIZZZ…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu setelah masa gratis lewat, maka tarif internet biasa berlaku. Saya pernah coba untuk akses seharian penuh (+/- 12 jam ), pulsa 50 ribu hanya habis dalam 2-3 hari .. :-(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tunggu! Yang lebih menarik adalah, selain program promo akses internet gratis setiap pengisian pulsa 50 ribu rupiah, smart juga menyediakan program paket internet lain. Mulai paket regular harian 3.000 rupiah hingga paket ultimate Rp 2.250.000,- untuk satu tahun dengan kecepatan akses bervariasi sesuai dengan jenis paket. Untuk lebih jelas anda bisa lihat-lihat keterangannya di situs resmi smart: &lt;a href="http://www.smart-telecom.co.id/"&gt;www.smart-telecom.co.id&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun yang saya bidik adalah paket regular bulanan Rp 45.000,- Karena pulsa yang ada dalam kartu smart saya kan hanya 50 ribu saja. Selain itu modem haier dalam hp Smart hanya support untuk speed paket regular. Ketikkan: “*333*30*0” (tanpa tanda petik) lalu ok, setelah itu akan muncul pesan tentang paket internet kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi artinya dengan modal Rp 45.000,- kita dapat menikmati akses internet unlimited selama 50 hari!! Itu sama saja dengan kurang dari Rp 1000 ,- perhari. Woow..!! ada yang lebih murah gak??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-6882719483742394567?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/6882719483742394567/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/10/internet-unlimited-murah-dari-smart.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/6882719483742394567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/6882719483742394567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/10/internet-unlimited-murah-dari-smart.html' title='Internet Unlimited Murah Dari Smart'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SukhkEmT0KI/AAAAAAAAASY/Ph-OV3J8HEo/s72-c/logo_smart.gif' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-4017439717229511559</id><published>2009-10-28T19:59:00.000-07:00</published><updated>2009-10-28T20:38:46.430-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='negeri ku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sumpah Pemuda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Mind'/><title type='text'>Sumpah Pemuda: Semangat Persatuan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SukIkOsiJZI/AAAAAAAAASQ/ckHE18anhoQ/s1600-h/bersatu.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SukIkOsiJZI/AAAAAAAAASQ/ckHE18anhoQ/s320/bersatu.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sumpah Pemuda merupakan sumpah setia hasil rumusan Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia atau dikenal dengan Kongres Pemuda II, dibacakan pada 28 Oktober 1928. Tanggal ini kemudian diperingati sebagai "Hari Sumpah Pemuda".&lt;br /&gt;Rumusan Sumpah Pemuda ditulis Moehammad Yamin pada sebuah kertas ketika Mr. Sunario, sebagai utusan kepanduan tengah berpidato pada sesi terakhir kongres. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin.&lt;br /&gt;Isi dari sumpah pemuda tersebut sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Pertama&lt;br /&gt;Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.&lt;br /&gt;Kedoea&lt;br /&gt;Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;Ketiga&lt;br /&gt;Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;(&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumpah_Pemuda"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Sumpah_Pemuda&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Tidak begitu banyak acara yang dilakukan dalam memperingati hari sumpah pemuda. Tidak seperti peringatan hari-hari besar. Hari sumpah pemuda ini bahkan tidak ditetapkan menjadi hari libur nasional. Entah apa alasannya? Apakah mungkin karena Negara kita sudah terlalu banyak hari libur? Atau mungkin para petinggi negeri ini sedari awal tidak menganggap hari lahirnya sumpah pemuda sebagai sesuatu yang besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal jika kita perhatikan, dalam perjalanan sejarah bangsa nampak jelas di hadapan kita betapa pentingnya peranan para pemuda dalam membawa bangsa ini kepada keadaan yang lebih baik. Mulai dari keadaan ketika bangsa kita terjajah dan terpecah-belah. Hingga kemudian mulai tumbuh rasa kebersamaan dan senasib se-penanggungan. Akhirnya bersatu dan sama-sama berjuang. Semua dimulai oleh pergerakan para muda-mudi yang kesadaran akan nasib bangsanya mulai tumbuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda dengan semangatnya yang menggebu dan cenderung serba cepat di satu sisi memang sering dianggap kurang baik. Terlalu cepat dalam bertindak, dan tidak memikirkan masak-masak semua konsekwensi yang akan dihadapi lebih banyak dapat membawa kepada bahaya. Namun di sisi lain, sikap berhati-hati dan penuh perhitungan para orang tua pun seringkali tidak selalu meguntungkan. Apalagi bila dibarengi dengan kurangnya keberanian. Banyak kesempatan yang hilang begitu saja akibat dari sikap generasi tua yang seperti ini. Oleh karena itu gabungan sifat-sifat terbaik dari kedua sisi adalah yang paling diperlukan. Dan seperti yang sering dikemukakan para sejarahwan, itulah yang terjadi pada peristiwa tanggal 16 Agustus 1945 di Rengas Dengklok. Para pemuda dengan semangatnya, merasa bosan menunggu lebih lama lagi untuk mendapat kemerdekaan. Mereka bergerak dan menculik Bung Karno – yang saat itu juga masih muda, lalu mendesaknya agar segera menyatakan Proklamasi Kemerdekaan. Entah apa yang terjadi pada waktu itu. Yang jelas bung Hatta mewakili kebijaksanaan orang tua, mampu melengkapi keberanian para pemuda yang mewakilkan diri pada bung Karno. Sehingga dalam satu malam saja sebuah text Proklamasi yang bersejarah dapat dibuat dan dikenang hingga sekarang dan mungkin hingga kapan pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inti dari sumpah pemuda sendiri pada dasarnya adalah semangat kebersamaan. Semangat untuk bersatu dalam satu ikatan untuk menggalang kekuatan yang lebih besar. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Semangat itulah yang hampir tidak ada selama ratusan tahun sebelumnya. Bangsa Indonesia yang besar tercerai berai dalam bentuk kerajaan-kerajaan dan suku-suku. Pangeran Diponegoro, Cut Nyak Dien, Teuku Umar, Sisinga Mangaraja dan lain-lain, berjuang dengan sekuat tenaga di daerah masing-masing untuk mempertahankan kedaulatan daerah masing-masing. Perjuangan mereka akhirnya dapat dipadamkan oleh penjajah dengan berbagai cara licik. Namun demikian semangat yang mereka tebarkan terus tumbuh dengan subur dalam dada setiap anak negeri yang mencintai kemerdekaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumpah pemuda adalah tonggak bersejarah yang menandai mulainya perjuangan sebagai suatu bangsa. Dulu, para pengikut Pangeran Diponegoro mungkin hanya berpikir untuk berjuang membela tuannya yaitu Pangeran Dipenogoro sendiri. Demikian pula dengan para pengikut Sisinga Mangaraja, Cut Nyak Dien, Imam Bonjol dll. Mungkin belum ada kesadaran akan makna perjuangan yang sedang mereka jalani. Tujuan besar dalam dada setiap pejuang timbul setelah kesadaran untuk bersatu menjadi bangsa yang satu ada. Tujuan yang sama tertanam dalam dada setiap orang Indonesia yang mengangkat senjata, Merebut  Kembali Kemerdekaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemerdekaan pada akhirnya dapat kita raih. Dengan harga yang sangat mahal. Entah berapa juta jiwa yang melayang, tetesan darah yang tertumpah. Kemerdekaan akhirnya kita dapatkan berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa. Allah yang telah menanamkan semangat berjuang itu dalam dada setiap pejuang kita. Membangkitkan rasa kebersamaan dan persatuan dalam setiap individu yang sungguh sangat berbeda-beda. Hingga akhirnya bangsa ini dapat bangkit dan bersama-sama menjadi bangsa merdeka yang besar. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini kemerdekaan telah kita nikmati bersama. Sebagai tanda syukur kita, apakah yang hendak kita lakukan? Apakah kita mengisi dengan karya? Atau hanya dengan duduk-duduk sambil menunjuk sana-sini  meminta keadilan? Keburukan para pemegang urusan negeri tentu banyak. Namun adalah sikap yang tidak terpuji sama sekali dengan menuntut segala macam tanpa memikirkan kewajibannya sendiri. Apalagi sampai merongrong keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai. Agama kita melarang perbuatan &lt;b&gt;&lt;i&gt;kufur &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;nikmat seperti itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-4017439717229511559?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/4017439717229511559/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/10/sumpah-pemuda-semangat-persatuan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/4017439717229511559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/4017439717229511559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/10/sumpah-pemuda-semangat-persatuan.html' title='Sumpah Pemuda: Semangat Persatuan'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SukIkOsiJZI/AAAAAAAAASQ/ckHE18anhoQ/s72-c/bersatu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-2544532875454819837</id><published>2009-10-28T00:51:00.000-07:00</published><updated>2009-10-28T22:05:48.945-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bencana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hukuman'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gempa Bumi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Azab ilahi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ciri-ciri azab'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sifat Allah'/><title type='text'>BENCANA ALAM ATAU HUKUMAN ILAHI?</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh: Hadhrat Mirza Tahir Ahmad(r.h.)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(Bagian 4)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="background-color: #cfe2f3; padding: 10px;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Rangkaian tulisan ini diterbitkan pertama kali dalam Al-Furqan, Rabwah, Pakistan tahun 1976. Tiga bagian pertama berhubungan dengan bagaimana hukum-hukum alam digunakan oleh Tuhan untuk menjatuhkan hukuman telah diterbitkan dalam terbitan-terbitan Ahmadiyya Gazette sebelumnya. Tulisan sekarang melanjutkan untuk menguji apa perbedaan antara hukuman Ilahi dengan bencana alam – satu pertanyaan yang sebagian dibahas dalam terbitan Juni 1994.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ciri-Ciri Khas Hukuman (Azab) Ilahi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang kini timbul adalah bahwa jika para penentang Adam(a.s.) disapu dari permukaan bumi; jika tak ada tanda keberadaan dari semua orang yang menolak Nuh(as.); jika orang-orang yang mengejar Musa(a.s.) ditenggelamkan oleh air sungai Nil; jika para penentang Daud(a.s.) dimusnahkan; dan jika orang-orang yang beriman kepada Isa(a.s.) unggul atas orang-orang yang menolak beliau sedemikian rupa hingga yang sedikit menjadi banyak; yang diperintah menjadi yang memerintah dan yang teraniaya, majikan – maka mengapa hukuman dari langit yang bekerja dengan mukjizat sedemikian rupa dalam mendukung nabi-nabi terdahulu hal semacam itu tak ada dalam mendukung Nabi Suci Muhammad(s.a.w.) yang merupakan Penghulu Para Nabi dan yang paling sempurna dari para rasul? Mengapa keunggulan lahiriah yang didapatkan oleh yang terakhir ini atas para penentangnya adalah jauh lebih singkat dari pada hasil yang didapatkan oleh orang-orang yang mengimani Nabi Isa(a.s.) dalam beberapa abad pertamanya sesudah peristiwa penyaliban atas orang-orang yang menolak Nabi Isa(a.s.)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Dalam menanggapi pertanyaan di atas, masalah utama untuk diingat adalah bahwa tak ada tempat dalam Kitab Suci Al-Qur-an yang mendakwakan bahwa tujuan dari hukuman Ilahi adalah selalu, tanpa kecuali, kemusnahan bangsa penentang. Walaupun ia merujuk pada beberapa bangsa semacam itu yang kehancurannya telah ditakdirkan, ini tidak ditakdirkan sebagai keputusan Tuhan yang mutlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh! Jika ada keputusan mutlak, itu hanyalah bahwa sebagai hasil (akibat) dari hukuman Ilahi, para pengikut nabi-nabi mengungguli para penentangnya. Sesudah kemenangan ini, sebagian dari para penentang terlindungi tapi dalam perlindungan ini juga kita kadang-kadang menemukan beberapa segi kemalangan. Kita menjumpai banyak suku nomadic (pengembara) di dunia ini dan banyak orang yang tinggal di padang belantara yang hidup dengan susah payah yang keberadaannya benar-benar sengsara dan tak beruntung. Jika sejarah masa lalu mereka bersama-sama dikutip dengan cermat, itu benar-benar masuk akal bahwa sebagai hasil dari penolakan terhadap seorang nabi yang diutus kepada mereka, para leluhur mereka mendapat laknat dan dibiarkan hidup kemudian untuk menyajikan pelajaran bagi umat manusia. Bagaimanapun, ini bukan merupakan sesuatu yang orang dapat jangkau dan membuktikan untuk menghilangkan keraguan tapi itu merupakan perkiraan dan kemungkinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejauh hubungannya dengan sejarah, Kitab Suci Al-Qur-an menyajikan contoh kaum Yahudi. Pemeliharaan ras Yahudi merupakan satu contoh hukuman serupa itu. Menurut nubuwatan Kitab Suci Al-Qur-an, kisah kehinaan mereka dan nama buruk mereka akan terpelihara hingga akhir masa. Dalam hubungan ini, Kitab Suci Al-Qur-an menguatkan bahwa Nabi Isa(a.s.) telah diberikan kabar suka mengenai keunggulan para pengikut beliau atas orang-orang yang ingkar: Dan Aku akan menjadikan orang-orang yang mengikuti engkau di atas orang-orang yang mengingkari engkau hingga hari kiamat. (QS 3:56)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nubuwatan ini dipenuhi dengan keagungan sekitar tiga abad sesudah kewafatan Nabi Isa(a.s.) dan memberikan bukti terhadap kebenaran Kitab Suci Al-Qur-an. Yang paling mengherankan bahwa tak ada Injil tidak pula kitab-kitab Perjanjian Baru lainnya mengandung suatu rujukan tentang nubuwatan ini walaupun ini begitu penting sehingga Alkitab (Bible) paling tidak, seharusnya paling utama mengisahkannya. Dengan itu mungkin, Alkitab diam tapi Al-Qur-an menyebutkannya. Sejak waktu itu hingga sekarang, sejarah dunia memberikan kesaksian dalam mendukung Kitab Suci Al-Qur-an, dalam masa lalu, kita boleh menemukan bahwa satu jenis lain dari hukuman Ilahi adalah bahwa satu bangsa dapat menerima kemurkaan Ilahi dan hingga hari kiamat tetap dalam keadaan tak beruntung hingga tak dapat bangkit kembali ke arah kejayaan yang terdahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu pertanyaan sekilas adalah bahwa mengapa pada zaman ini kaum Yahudi telah berkuasa atas satu kawasan Muslim dan bagaimana mereka dapat mengatur untuk mendirikan pemerintahan yang kejam dalam jantung dunia Islam? Ini bukan tempatnya untuk membahas masalah ini secara rinci tapi cukuplah untuk mengatakan bahwa Kitab Suci Al-Qur-an berisi nubuwatan mengenai kemenangan sementara ini. Satu maksud yang disajikan dengan nubuwatan ini adalah bahwa hal itu hendaknya menjadi jelas bagi bangsa Yahudi dan masyarakat dunia bahwa kemurkaan Allah Ta’ala  bukan merupakan tindak kezaliman atau kesewenang-wenangan di pihak Tuhan. Tapi karena tingkah laku bangsa Yahudi telah menjadi begitu jahat dan mereka telah menjadi hati batu (keras hati) sehingga jika mereka sebentar saja memperoleh kekuasaan, mereka tentu akan melakukan kekejaman dan kezaliman yang amat sangat. Oleh sebab itu, mereka tidak berhak mendapatkan kekuasaan duniawi di tangan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita merenungkan masalah ini, hal pertama yang kita temukan adalah, apa maksud yang akan menjadi pemenuhan janji Tuhan kepada para nabi mengenai kemenangan mereka. Kecuali jika kita memisahkan masa yang diperlukan bagi keunggulan yang didapatkan seorang nabi dan para pengikut beliau, kita tidak dapat sampai pada suatu kesimpulan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita kembali pada persoalan mendasar bahwa mengapa tak ada hukuman Ilahi yang ditimpakan kepada para penentang Nabi Suci Muhammad(s.a.w.)? Satu tanda semacam itu tak diragukan lagi akan memberikan keunggulan kepada agama Nabi(s.aw.) atas para penentang beliau. Jika Nabi Suci(s.a.w.) diutus untuk seluruh umat manusia, satu keunggulan yang didapatkan atas bangsa-bangsa Arab saja sukar memuaskan akal. Hari ini, empat belas abad sesudah kedatangan Nabi Suci Muhammad(s.a.w.), keadaan kaum Muslimin adalah sedemikian jika dibandingkan dengan kaum Kristen saja, dan kami memberikan peluang pada anda untuk memikirkan kaum-kaum lainnya, kaum Muslimin tampak rendah dalam segala seginya. Adalah kaum Kristen yang menikmati kekuatan jumlah orang, keunggulan modal, kekuasaan politik dan kebesaran militer. Sama halnya, dalam intelektual, bidang budaya dan kemasyarakatan juga, kaum Kristen memimpin sedangkan kaum Muslimin tampak dipimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita merenungkan masalah ini, hal pertama yang terpaksa kita jumpai adalah, maksud apa yang akan menjadi bagi pemenuhan janji Tuhan kepada para nabi mengenai kemenangan mereka. Kecuali jika kita memisahkan masa yang diperlukan bagi keunggulan yang didapatkan seorang nabi dan para pengikut beliau, kita tidak dapat sampai pada suatu kesimpulan. Ketika kita kaji sejarah nabi-nabi terdahulu dari segi ini, kita membuktikan bahwa walaupun kemenangan dapat dengan jelas terlihat sebagai titik puncak, tampak tak ada masa yang khusus yang menyajikan petunjuk prinsip yang dapat diterapkan dalam setiap dan masing-masing kasus (kejadian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambillah sebagai contoh, kemenangan ajaran Kristen. Selama tiga abad sesudah pendakwaan Nabi Isa(a.s.), ajaran Kristen tampak sebagai sebuah perahu yang sedang digoyang naik dan turun, serta turun dan naik, dengan tak ada akhir dalam pandangan. Itu melalui banyak tahapan ketika kaum Kristen dikuasai oleh musuh yang kuat dan kejam dan mereka terpaksa mencari perlindungan di gua-gua dan lorong-lorong bawah tanah. Lorong-lorong bawah tanah ini mengingatkan kita pada Ashabul Kahfi, yakni para penghuni gua, yang masih ada [bekas-bekasnya] di Eropa dan yang lebih populer dikenal sebagai katakombe yang jauhnya (panjangnya) bermil-mil. Labirin (susunan rumit) dari katakombe ini adalah begitu kompleks dan gelap sehingga walaupun dengan sarana-sarana penerangan modern, kumpulan pengunjung terpaksa mengikuti petunjuk dalam Indian file untuk melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan kemudian sebagian pengunjung kehilangan jalannya dan terjebak dalam labirin itu. Namun, lorong-lorong kegelapan yang sama merupakan penerangan dan diterangi oleh kehadiran kaum Kristen yang teraniaya yang mengimani Tauhid Ilahi. Mereka merupakan kaum yang menghadapi bahaya yang sedang menunggu di atas tanah yang adalah jauh lebih menakutkan dan mengerikan dari pada bahaya di bawahnya. Kadang kala mereka tinggal dalam lorong-lorong ini selama bertahun-tahun dan tidak sesaatpun ingin melepaskan keimanan mereka tanpa takut kepada musuh. Selain itu, begitu sejarah Romawi berubah dan bertukar, apakah lebih baik atau lebih buruk, kaum Kristen akan muncul untuk menghirup udara segar dan satu masa kelonggaran dan kemudian ketika kekejaman memerintah hari itu, mereka akan menyelam (bersembunyi) seakan-akan untuk hibernasi (tidur di musim dingin). Itu berlanjut seperti ini hingga berbagai bentuk kemalangan bertumpuk atas kesengsaraan Kerajaan Roma dan mencapai puncak kejatuhannya. Dunia kemudian melihat ajaran Kristen timbul dari katakombe-katakombe bawah itu. Mereka menjadi dasar dan susunan tertinggi dari menara-menara kemajuan yang agung. Hari ini, hiasan langit yang mereka dirikan dapat dilihat sedang berbicara di langit. Itu merupakan perwujudan keagungan Tuhan yang mengherankan, oleh sebab itu, satu kaum yang tidak dapat hidup untuk pesan Tuhan di permukaan bumi dan alih-alih hidup dalam keterbukaan, lebih suka, demi jalan Tuhan, tinggal dalam relung-relung, dan perhentian dan celah kegelapan bawah tanah, Tuhan mengunggulkan mereka secara lahiriah. Bukan hanya menara-menara keagungan mereka tampak sedang berbicara di langit tapi mereka sendiri berhubungan melaluinya. Sewaktu-waktu ‘langkah raksasa kemanusiaan’ mereka mencap permukaan bulan. Kadang kala, semburan roket kapal-kapal angkasa mereka yang mengitari planet. Sejauh hubungannya dengan hakikat kejadian-kejadian itu, walaupun dari segala ukuran manusiawi tampaknya hampir tak mungkin dan tak dapat dipahami bahwa tiga abad sesudah kewafatan Nabi Isa(a.s.) (Yesus) kaum Kristen yang tak berdaya ini akan meraih keberhasilan yang gemilang dan pada suatu terlihat sedang menguasai bumi dan angkasa, namun kenyataan masalahnya adalah bahwa yang tak mungkin telah menjadi mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Isa(a.s.), tentu saja, diutus sebagai seorang rasul untuk Bani Israil saja. Bangsa-bangsa lain telah menggunakan kekuatannya dalam menekan pesan ajaran Kristen, itu adalah mungkin sekali bahwa ajaran Kristen telah membatasi dirinya pada suku-suku Israel saja, walaupun ia mungkin juga selama itu telah melangkah maju, ia mungkin juga telah menciptakan beberapa jalan lain di kiri dan kanan. Tapi, bila saja bangsa-bangsa lain telah mendekati ketentuan Tuhan yang tak dapat diubah: Pasti, Aku akan menang, Aku dan rasul-rasul-Ku. (QS 58:22) mereka akan dilanda ketakutan, menderita kerugian, menempuh jalan kekalahan bagi diri mereka sendiri dalam setiap makna kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini, tak ada dasar bagi keraguan dalam kenyataan ini, yang dapat dibuktikan dari kesaksian Perjanjian Baru, ajaran Kristen merupakan pesan kehidupan untuk bangsa tertentu saja dan satu ras yang khusus. Pesannya adalah untuk masa tertentu juga. Dengan demikian, ia tak pernah dimaksudkan jadi pesan untuk seluruh alam. Bahkan tidak ada isyarat bahwa ajaran Nabi Isa(a.s.) seperti yang terkandung dalam Perjanjian Baru dimaksudkan untuk ditujukan bagi seluruh dunia atau berlaku bagi segala zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, kita mencatat bahwa dalam masalah Nabi Isa(a.s.), yang adalah Seorang rasul bagi Bani Israil (QS 3:50) diperlukan tiga abad untuk mencapai tujuan. Bahkan kemudian kaum Kristen tidak sepenuhnya berjaya. Sungguh, mungkin benar untuk mengatakan bahwa kemudian, sarana-sarana kemenangan sepenuhnya telah didapatkan.&lt;br /&gt;Pendakwaan Nabi Suci Muhammad(s.a.w.) adalah Hai manusia! Sesungguhnya aku adalah Rasul Allah bagi kalian semua. (QS 7:159). Dengan perkataan lain, bagi kalian semua, apakah kalian berasal dari timur atau barat, apakah kalian putih, coklat atau hitam atau warna kulit lainnya, bagi kalian, aku telah diutus sebagai rasul Tuhan. Dalam mencapai tujuan yang demikian agung dan tinggi itu, dan untuk ajaran yang begitu agung bagi seluruh dunia, adalah masuk akal bahwa masa yang lebih panjang dari pada tiga ratus tahun untuk para pengikut Yesus akan ditetapkan.&lt;br /&gt;Ketika kita mencari petunjuk dari Kitab Suci Al-Qur-an dan Hadits, kita melihat bahwa kemenangan Islam dapat dibagi dalam dua zaman berbeda. Kebangkitan pertama Islam secara nyata adalah berhubungan dengan lahirnya Islam dan zaman itu diawali tepat pada masa Nabi Suci(s.a.w.) pembawa agama Islam, dari masa itu ditakdirkan perkembangannya [lalu] menurun dan tertahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masa kemunduran dan ketidak mampuan lahiriah ini, Islam akan menghadapi bahaya besar, ketika hari-harinya akan tampak sebagai malam yang sedang menjelang. Sesudah tahap yang berlarut-larut ini, Allah Ta’ala, dengan anugrah dan karunia-Nya yang tak terbatas itu, akan mewujudkan keagungan-Nya sekali lagi. Dia akan mengirimkan seorang cerminan sejati dari Nabi Suci Muhammad(s.a.w.) dengan keagungan yang gilang gemilang sekali lagi ‘dari antara orang-orang yang belum pernah berjumpa dengan mereka’ (QS 62:3,4) agar mengikuti jejak langkah majikannya, Al-Mahdi yang dapat memperbaharui cahaya keimanan dalam kalbu-kalbu mereka sedemikian rupa hingga jika iman terbang ke Bintang Tsurayya (Shahih Bukhori: Kitabut Tafsir Surah Al-Jumu’ah jilid III, hal. 727) Al-Mahdi dan pembaharu dunia yang dijanjikan akan membawa cahaya aslinya dalam kalbu-kalbu (hati) mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Allah Ta’ala mewahyukan kepada Nabi Suci Muhammad(s.a.w.) bahwa Islam akan unggul sekali lagi atas semua agama dunia lainnya, seorang sahabat bertanya kapan itu akan terjadi. Nabi Suci(s.a.w.) menjawab: Ini akan terjadi ketika Al-Masih turun (Sunan Abu Daud: Kitabul Mullahim, Bab Khuruj Ad-Dajjal, hal. 594 &amp;amp; Musnad Ahmad bin Hambal: 12:437). Dia akan memecahkan masalah salib, membunuh babi dan datang sebagai Hakim dan Pemutus (antara bangsa-bangsa, agama-agama dan golongan-golongan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memandang sebelumnya, adalah nyata bahwa kemunduran Islam yang tampak sebelum kemenangan sempurna dan akhirnya bukanlah merupakan satu tanda yang dengan suatu cara menyebabkan kekalahan dan kegagalan sepenuhnya tapi merupakan satu tahap yang harus dilalui, seperti yang ditakdirkan, sebagai pendahuluan, sebelum kemenangannya. Begitu juga tahap-tahap bangun dan jatuh dalam nasib dialami oleh kaum-kaum terdahulu, tahap sejarah Islam ini tak mempunyai pengaruh atas takdir Allah Ta’ala yang tetap dan tak berubah itu. Maka, tak jadi soal bagaimana pun mengherankannya masa kemunduran berbahaya ini yang melaluinya Islam terpaksa tempuh, menurut nubuwatan Nabi Suci(s.a.w.), yang disampaikan empat belas abad yang lampau, hal itu menyajikan tak lebih dari pada tahapan sementara. Hilangnya telah ditetapkan sebelumnya dan tak ada kekuatan di bumi yang dapat mengubah takdir Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, kabar yang diberikan sebelumnya bahwa ketika waktu kedatangan seorang nabi, yang akan merupakan bayangan dan cerminan dari Nabi Suci Muhammad(s.a.w.) dan yang akan datang dari kalangan orang-orang yang belum pernah berjumpa dengan mereka, tiba, kaum Muslimin sekali lagi akan menjadi Muslim baru. Perlawanan dan serangan gencar Islam atas ajaran Kristen yang salah akan dilakukan dengan keunggulan sepenuhnya, yang, telah terjadi atas nama Al-Masih, yang akan menghancurkan berkeping-keping bangunan salib dan menghilangkan budaya barat yang sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita merenungkan nubuwatan-nubuwatan ini, kalbu-kalbu (hati) kita terhibur dengan pemikiran bahwa jika masa kemunduran Islam digenapi secara harfiah, maka tak dapat diragukan bahwa kabar suka keunggulan Islam atas segala agama dunia lainnya harus digenapi secara pasti  segera digenapi sesudah berlalunya kemunduran. Betapa bagusnya seorang penyair Inggris menyimpulkan masalah ini dengan perkataan: Jika musim dingin tiba, dapatkah musim semi jauh tertinggal di belakang? Maka, Kebenaran yang memberikan pertanda musim dingin, telah memberikan napas yang sama kabar suka musim semi, dan jika musim dingin tiba dan berlalu, kabar suka musim semi bagaimanapun harus tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Ahmadiyya Gazette Canada, July 1994, hal. 4-7.&lt;br /&gt;Diterjemahkan oleh: Muharim Awwaluddin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-2544532875454819837?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/2544532875454819837/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/10/bencana-alam-atau-hukuman-ilahi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/2544532875454819837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/2544532875454819837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/10/bencana-alam-atau-hukuman-ilahi.html' title='BENCANA ALAM ATAU HUKUMAN ILAHI?'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-5935535763030754760</id><published>2009-10-27T14:49:00.000-07:00</published><updated>2009-11-12T15:02:00.648-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kenabian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ekonomi Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sifat Allah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khutbah Jumat'/><title type='text'>Sifat Al-Wali Allah Taala</title><content type='html'>Salah satu sifat Allah Swt lainnya adalah Al Wali (Sahabat, atau Penolong).(*) Menurut berbagai Kamus Bahasa Arab, wali artinya penolong. Suatu Dzat yang memelihara seluruh materi dan makhluk ciptaan-Nya. Juga berarti seorang sahabat yang handal. Sebagaimana difirmankan di dalam Surah Al Baqarah, ‘Allahu waliyyulladziina aamanuu…’, yakni, Allah adalah Sahabat dan Penolong orang-orang mukmin, dan yang memenuhi segala kebutuhan mereka. Memberi mereka petunjuk hidayah, serta meneguhkan akidah dan berbagai bukti kebenaran mereka. Bunyi selengkapnya ayat Al Quran tersebut adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;ٱللَّهُ وَلِىُّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ يُخۡرِجُهُم مِّنَ ٱلظُّلُمَـٰتِ إِلَى ٱلنُّورِ‌ۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ أَوۡلِيَآؤُهُمُ ٱلطَّـٰغُوتُ يُخۡرِجُونَهُم مِّنَ ٱلنُّورِ إِلَى ٱلظُّلُمَـٰتِ‌ۗ أُوْلَـٰٓٮِٕكَ أَصۡحَـٰبُ ٱلنَّارِ‌ۖ هُمۡ فِيہَا خَـٰلِدُونَ &lt;br /&gt;yang artinya, ‘Allah itu adalah Sahabat orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari berbagai corak kegelapan kepada cahaya. Dan bagi orang-orang kafir, sahabat mereka itu adalah orang-orang yang sesat, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada berbagai macam kegelapan. Mereka adalah penghuni Api [neraka], mereka tinggal lama di dalamnya.’ (Surah 2 / Al Baqarah, ayat : 258).&lt;br /&gt;Benar adanya, Allah itu adalah Sahabat bagi kaum mukminin sejati yang keimanannya tidak dicampuri oleh urusan duniawi; melainkan terus meningkatkan maqom kerohanian mereka; yang membawanya dari berbagai corak kegelapan ke dalam cahaya petunjuk; yakni, dari berbagai macam kelemahan rohani maupun duniawi menjadi semakin kuat dan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain, Allah Taala menyatakan, Dia akan mengaruniai orang-orang beriman dengan keberhasilan rohani maupun duniawi, baik secara perorangan maupun Jamaah; serta menghilangkan berbagai kesulitan mereka. Namun hal ini menuntut syarat untuk memelihara kelanjutan peningkatan rohani setelah pernyataan baiatnya. Mereka yang mencari karunia-Nya ini dengan cara setia melaksanakan berbagai perintah Ilahi, maka Allah Taala pun benar-benar menjadi Sahabat dan Penolongnya yang sejati. Tak ada lawan ataupun kekuatan duniawi yang dapat menghancurkan mereka. &lt;br /&gt;Dilain pihak Allah Taala pun menyatakan, bahwa kaum mukminin akan diuji dengan berbagai macam kesulitan, bahkan kehilangan nyawa, harta benda dan anak keturunan. Jadi apa maksudnya Allah Taala akan menghilangkan berbagai kelemahan duniawi mereka?  Boleh jadi ada orang yang mengatakan, berbagai macam ujian tersebut akan membawa kemajuan rohani,  tidak duniawi. Ingatlah, manakala seorang mukmin sudah demikian teguh keimanannya kepada Allah, maka mereka itu bukan hanya akan memperoleh faedah bagi diri mereka sendiri melainkan juga dikarenakan kesetiannya menjaga tali hubungan dengan Jamaah, maka berbagai kerugian mereka itu dapat menjadi sumber kemajuan bagi Jamaat; khususnya apabila pengorbanannya itu didasari atas keimanannya yang sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di zaman awal kebangkitan Islam, pengorbanan besar kaum Muslimin pada waktu itu ketika menghadapi berbagai bentuk penganiayaan yang tiada henti, tidak menjadi sia-sia. Meskipun minoritas, berbagai macam pengorbanan mereka tersebut justru membuat keimanan mereka dan Jamaatnya semakin meningkat. Berbagai bentuk penganiayaan tidak menyurutkan minat mereka yang berfitrat baik untuk melangkah ke haribaan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan ketika penyiksaan tersebut memaksa mereka harus berhijrah, hal ini justru membuka peluang bagi kemajuan yang lebih besar. Jumlah mereka semakin meningkat pesat, sekaligus dengan kemampuan ekonominya, sehingga akhirnya pihak lawan yang demikian zhalim itu dapat ditaklukkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam sejarah perkembangan Jamaat Ahmadiyah pun demikian. Pada setiap masa derita dan ujiannya selalu disertai dengan kemajuan rohani dan duniawi setelahnya. Seandainya tidak ada peristiwa tragedi besar pada tahun 1974, yang menyebabkan banyaknya anggota Jamaat yang meninggalkan Pakistan, tentulah diaspora penyebaran kaum Ahmadi  ke seluruh dunia tidak akan pernah terjadi. Banyak di antara mereka yang berhijrah itu bekerja di ladang-ladang pertanian kecil; ada juga yang berwiraswasta kecil-kecilan, atau bekerja sebagai buruh harian. Namun anak keturunan mereka memperoleh kesempatan pendidikan yang jauh lebih baik. yang tidak ada  di negara mereka. Atau, kalaupun ada, situasinya tidak kondusif. Bandingkanlah dengan kaum muda [ghair-Ahmadi] Pakistani lainnya, meskipun mereka berpendidikan tinggi ataupun tingkat S-3 (doktorat) di Eropa, tetapi tidak memperoleh kesempatan pendidikan yang baik tersebut. Ini boleh jadi dikarenakan mereka tidak berusaha untuk itu ataupun tidak memiliki sumber daya pendukungnya.  Oleh karena itu, kaum Ahmadi yang telah berhijrah ke negara-negara Barat hendaknya senantiasa ingat akan hal ini. Ialah, karena mereka meninggalkan tanah air atas dasar keimanan, maka Allah Taala pun mensejahterakan mereka; dan Jamaat mereka pun meningkat, baik dari segi jumlah anggota maupun kemampuan pengorbanan harta bendanya. Karena pencapaian tingkat akademis perorangan mereka meningkat, maka secara Jamaah pun meningkat pula. Hal ini hendaknya membuat diri setiap Ahmadi lebih dekat lagi kepada Allah Taala; yakni maqom keimanan mereka semakin meningkat, alih-alih menjadi takabur atau berbangga diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Taala telah membuktikan kesungguhan sifat Al Wali-Nya, maka kita pun berkewajiban untuk membuktikan diri sebagai hamba-Nya yang sejati. Kemajuan ini bukan hanya dianugerahkan kepada mereka yang berhijrah saja, melainkan juga bagi mereka yang memilih untuk menetap. Yakni, berbagai usaha bisnis mereka yang menjadi rusak karena penganiayaan, akhirnya mendapatkan kemajuan. Jadi, inilah sifat Allah Al Wali, yakni Sahabat dan Penolong. Allah yang telah menjadi Sahabat andalan kita, telah memberikan berbagai keberhasilan kepada kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pada tahun 1984 pihak musuh berusaha memberangus Jamaat, sehingga bahkan seorang Khalifah Waqt terpaksa harus berhijrah dari Pakistan, siapakah yang menolong ?  Dia itulah Sahabat dan Penolong yang sama; Dzat yang berkuasa atas segala sesuatu. Allah Swt-lah yang menolong Hadhrat Khalifatul Masih IV rh.a  dengan cara-Nya yang khas; diluar kemampuan sahabat kekuatan dunia manapun.&lt;br /&gt;Jamaat kini semakin maju pesat baik dari segi kwantintas maupun kwalitas berkat adanya media MTA. Satu seruan hidayah dari seorang Khalifah Waqt didengar dan ditaati, menjalar ke seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat Al Quran tersebut menyatakan, Allah Taala menjanjikan kemajuan berbagai fasilitas bagi kaum mukminin, sedangkan bagi para penentang, mereka itu melangkah ke arah kegelapan disebabkan telah menjadi sekutu Syaitan.&lt;br /&gt;Ketika Rasulullah Saw mendakwakan diri sebagai seorang Rasul Allah, kemudian menyeru kaum Makkah kepada hidayah petunjuk dari Allah Swt, para pemimpin Quraisy merasa tertantang atas berbagai kebaikan yang telah mereka perbuat. Oleh karena mereka menolak Kebenaran Ilahi, maka Syaitan pun menggelincirkan mereka sehingga meluputkan dan memusnahkan amal mereka. Abu Hakim [yang mestinya bijaksana], menjadi Abu Jahal yang hina, dan sejak hari penolakannya itu hingga hari kiamat namanya lebih dikenal sebagai Abu Jahal; dan sahabatnya tiada lain adalah Syaitan. Sedangkan seorang budak negro yang bernama Bilal menjadi waliullah; sahabat Allah berkat cahaya keimanannya; dan sejak hari baiatnya itu hingga hari kiamat namanya dimuliakan sebagai Sayidna Bilal r.a.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitupun mereka yang menolak Hadhrat Masih Mau'ud a.s.; mereka dicengkeram oleh kegelapan. Sedangkan mereka yang menerimanya, sesuai dengan janji Allah Swt, berubah menjadi insan-insan rohaniah, padahal sebelumnya dikenal jahil, buruk dan korup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang menolak para nabiyullah senantiasa tersungkur ke dalam jurang kegelapan oleh rintangan penolakan mereka sendiri. Syaitan merasuki diri mereka dengan sifat hasad, dan keburukan. Maka Allah Taala menetapkan, akhir kesudahan mereka sangat naas; terbakar oleh api kedengkian mereka di dunia ini juga. &lt;br /&gt;Menurut Kamus Bhs.Arab, waliullah adalah insan yang telah menjadi sahabat Allah; yakni telah mentaati Allah sepenuhnya. Seorang mukmin sejati mendapat julukan waliullah, bukan mullah (mula-Allah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Swt berfirman di dalam Surah Muhammad,&lt;br /&gt;ذَٲلِكَ بِأَنَّ ٱللَّهَ مَوۡلَى ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَأَنَّ ٱلۡكَـٰفِرِينَ لَا مَوۡلَىٰ لَهُمۡ &lt;br /&gt;‘Demikian itu karena sesungguhnya Allah adalah Penolong orang-orang beriman, dan sesungguhnya bagi orang-orang kafir tidak ada penolong bagi mereka.’ (Surah 47 / Muhammad : 12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pada ayat sebelumnya Allah Swt berfirman, &lt;br /&gt;يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِن تَنصُرُواْ ٱللَّهَ يَنصُرۡكُمۡ وَيُثَبِّتۡ أَقۡدَامَكُمۡ &lt;br /&gt;‘Hai, orang-orang yang beriman, jika kamu menolong karena Allah, maka Dia pun akan menolong kamu dan akan meneguhkan langkah-langkahmu.’ (Surah 47 / Muhammad : 8)&lt;br /&gt;Ayat ini khususnya ditujukan kepada kaum Muslimin pasca zaman Rasulullah Saw; yakni diwajibkan atas mereka untuk membantu agama Allah, yang sebagai ganjarannya, Allah pun akan memberikan bantuan-Nya. Khususnya lagi di zaman Imam Mahdi a.s. ketika perjuangan untuk menghidupkan kembali agama Islam telah ditakdirkan, kewajiban ini menjadi lebih utama. Mereka yang mengingkari Hadhrat Imam Mahdi a.s. akan mengalami nasib yang sama sebagaimana kaum yang menolak para rasul Allah terdahulu. Hal ini adalah perkara yang sangat penting bagi kaum Muslimin. Janji Allah untuk memberi bantuan dan menyantuni masih berlaku. Banyak koresponden yang menyebut dirinya Muslim  menulis panjang-panjang, bahwa mereka kini mengalami kemerosotan iman, dan juga sumber-sumber materinya. Mereka menyadari hal ini boleh jadi disebabkan telah mengecewakan Tuhan. Maka, masih ada waktu untuk menerima kebenaran Imam Zaman, untuk menyampaikan 'salam' Rasulullah Saw kepada Imam Mahdi, Khalifatullah; tidak terjebak ke dalam kefanatikan tertutupnya pintu kenabian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka pun hendaknya berusaha mempelajari berbagai pendapat para waliullah terdahulu, tidak hanya taqlid kepada apa yang mereka namakan sebagai mullah, atau imam mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kitab ‘Futûhât al-Makkiyyah’, Hadhrat Muhyiddin ibnu Arabi menyatakan, kerasulan berakhir dengan kedatangan Rasulullah Saw yang membawa syariat terakhir; namun, seorang rasul tabi'i, yakni berkat sepenuhnya itaat menjalankan Syariat Islam, bisa datang setelahnya. Kerasulan tidak berakhir sama sekali. Merujuk kepada Hadith, ‘laa nabiya ba’di’ (tak ada lagi nabi sesudahnya) Hadhrat Muhyiddin ibnu Arabi menulis, maksud Hadith ini sama dengan maksud Hadith Rasulullah Saw lainnya, ialah,  ‘...manakala Kaisar ini terbunuh, tak ada lagi Kaisar sesudahnya’.&lt;br /&gt;Hadhrat Imam Shirani menulis di dalam bukunya, ‘Al Yawaqit wal Juwahar’, bahwa maksud Hadith ‘laa nabiya ba’di’, ialah tidak akan ada lagi nabi pembawa syariat baru sesudah Rasulullah Saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadhrat Mullah Ali Qari menulis di dalam bukunya, ‘Mauzuat Kabir’ , sabda Rasulullah Saw bahwa 'seandainya Ibrahim (anak laki-laki beliau) berusia panjang, niscaya ia akan menjadi seorang rasul', tidaklah bertentangan dengan keyakinan  Khataman Nabiyin (berakhirnya kenabian) karena arti Khataman Nabiyin, setelah Rasulullah Saw, tidak akan ada lagi nabi baru yang datang dan membatalkan Syariat beliau, dan tidak mungkin kalau bukan berasal dari umat beliau Saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahan lagi, Hadhrat A’isyah r.ha, bersabda, katakanlah Rasulullah Saw adalah Khataman Nabiyin, tetapi janganlah engkau berkata, tak ada  lagi nabi sesudahnya.&lt;br /&gt;Seandainya umat merenungkan baik-baik ayat-ayat Al  Qur’an Karim, tentulah segala sesuatunya akan menjadi jelas. Betapa mungkin Allah Taala membatalkan seorang insan yang mendakwakan diri menerima berbagai wahyu Ilahi, dan telah membuktikan bahwa Allah Taala telah menolong dan melindunginya ? Allah Taala mewahyukan kepada Hadhrat Masih Mau'ud a.s., ‘Allah adalah Wali dan Pemelihara diriku.’ (Tadhkirah, hlm. 479).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1883, Allah Taala mewahyukan kepada beliau a.s., ‘Dengarlah, tak akan ada rasa takut ataupun duka di dalam diri orang yang telah menjadi waliullah.’ (Tadhkirah, hlm. 128). Tak terbilang banyaknya beliau a.s. membuktikan bahwa beliau adalah seorang waliullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1886, Allah Taala mewahyukan, ‘Aku akan sampaikan tablighmu ke seluruh pelosok dunia’. Pada waktu itu, Qadian sama sekali tidak memiliki fasilitas jalan mulus maupun sarana transportasi yang memadai, kecuali berupa sado saja. Namun, lihatlah kini, betapa Allah Taala telah memenuhi janji-Nya kepada Hadhrat Masih Mau'ud a.s..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi setengah orang yang bergumam,.... seandainya syiar agama mereka dapat ditayangkan seperti di MTA.....; Beberapa web site-nya pun tersedia. Juga beberapa saluran TV-nya tersiar melawan kebatilan. Simaklah ini baik-baik, adakah suatu Jamaah lain yang tak memiliki sumber daya namun Allah Taala mewahyukan kepada mereka bahwa syiar tabligh mereka akan dipancar-luaskan hingga ke seluruh pelosok dunia ? Boleh jadi ratusan tahun yang lalu terlalu lama; adakah yang berani mengklaim pada beberapa tahun belakangan ini [di zaman teknologi modern] ?  Bila ada, silakan tampil ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya, tak ada satu pihak pun yang mampu tampil menyaingi, selain dari menghujah ataupun menentangnya. Ini disebabkan, mereka tersiksa oleh api kecemburuan mereka sendiri. Dan Allah pun telah menyatakan, mereka akan dibawa dari cahaya ke kegelapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Pelindung kita adalah Allah, yang telah memperlihatkan, bahwa Dia pun adalah Al Wali, Sahabat, Penolong dan Penjaga setiap langkah kita dan juga senantiasa memberikan rahmat dan karunia-Nya.  Semoga Allah memudahkan kita untuk melaksanakan haququllah, agar senantiasa memperoleh karunia-Nya, sebagaimana Dia telah ingatkan: ‘…ni'mal maulaa wa ni'man-nashir..., yang artinya, [Aku] adalah sebaik-baiknya Pelindung, dan sebaik-baiknya Penolong !’ (Surah 8 / Al Anfal ayat 41). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya Huzur mengumumkan salat jenazah gaib untuk: Zulfiqar Mansur sahib di Jamaat Quetta yang disyahidkan oleh kaum ekstrimis pada tanggal 11 Oktober. Ia diculik selama satu bulan dengan meminta uang tebusan yang tinggi. Namun ketika uang tebusan  tengah disiapkan, jenazahnya ditemukan di hutan. Almarhum adalah Naib Qaid Khuddam yang aktif dan lurus. Dua orang pamannya pun disyahidkan pada beberapa waktu yang lalu. Kakek buyutnya adalah sahabah Hadhrat Masih Mau'ud a.s.. Almarhum meninggalkan seorang ibu yang sudah tua, seorang istri dan dua orang anak yang masih kecil. Semoga Allah Taala memberikan ketawaqalan kepada mereka semua. &lt;br /&gt;Juga untuk karib kita di Jamaat Mesir, Muhammad Ashwa sahib yang meninggal dunia pada tanggal 14 Oktober. Almarhum adalah sesepuh Jamaat asal Syria yang patut diteladani. Erat berhubungan dengan Khilafat, mutaqi dan pekerja keras. Sangat memuliakan Hadhrat Masih Mau'ud a.s.. Beliau adalah seorang ahli hukum yang telah banyak membantu orang-orang Ahmadi. Huzur kemudian menceritakan kisah bai’atnya masuk ke dalam Jamaat. Semoga Allah mengangkat derajat maqom almarhum dan memberikan ketawaqalan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan untuk tetap berada di dalam Jamaat. Muhammad Uwais dan Muhammad Ma'lis adalah dua orang cucu beliau yang tengah berkhidmat di MTA-UK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan juga untuk Mian Rasul sahib seorang Musi di Jamaat Okara, Pakistan. Almarhum adalah anak salah seorang sahabah Hadhrat Masih Mau'ud a.s.. Almarhum memiliki kepribadian yang elok, sehingga banyak ghair-Ahmadi yang ikut menghadiri pemakamannya berkomentar, kini mereka merasa menjadi anak yatim.&lt;br /&gt;Juga untuk Zafar Ahmad Mansur yang meninggal pada tanggal 9 Oktober pada usia 60 tahun. Almarhum adalah mubaligh Jamaat yang telah berkhidmat di Afrika Barat, pekerja keras, yang Huzur kenal sejak di masa kanak-kanak. Almarhum meninggalkan seorang istri, dua anak laki-laki dan beberapa anak perempuan. Semoga Allah Taala melindungi mereka semua. Amin !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;o o  O o o&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;translByMMA / LA, 10/26/09&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;(*) Ikhtisar Khutbah Jumah Hadhrat Khalifatul Masih V Atba pada tanggal 23 Oktober 2009, di Masjid Agung Baitul Futuh, London, UK.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-5935535763030754760?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/5935535763030754760/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/10/sifat-al-wali-allah-taala.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/5935535763030754760'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/5935535763030754760'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/10/sifat-al-wali-allah-taala.html' title='Sifat Al-Wali Allah Taala'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-4044005795136394841</id><published>2009-10-15T02:34:00.000-07:00</published><updated>2009-10-15T02:41:07.533-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Miyabi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Mind'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pornografi'/><title type='text'>Heboh Miyabi</title><content type='html'>Apakah anda tahu "miyabi"? &lt;i&gt;&lt;b&gt;Maria Ozawa aka Miyabi&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; adalah artis film porno asal Jepang yang sukses mengikuti jejak seniornya, Asia Carera yang telah pensiun dari dunia film porno. Maria Ozawa kini menjadi artis paling dicari dan terpopuler di antara artis-artis porno lainnya di Asia (&lt;a href="http://www.konseling.net/info_hot/maria_ozawa.htm"&gt;konseling.net&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Indonesia baru-baru ini dihebohkan dengan rencana kedatangan artis kontroversial ini. Banyak pro-kontra terjadi di masyarakat. Pihak yang kontra melakukan berbagai cara untuk mengungkapkan pendapatnya. Mulai dari cara yang lazim hingga cara yang kurang lazim. Contohnya adalah seperti yang dilakukan para mahasiswa berunjuk rasa membakar bh dan celana dalam (&lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2009/10/12/115817/1219808/10/tolak-miyabi-mahasiswa-bakar-bh-dan-celana-dalam"&gt;detiknews&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari itu, masalah pornografi di Indonesia bukanlah hal baru. Kasus-kasus terkait masalah seksual pun sudah banyak muncul semenjak dasawarsa terakhir. Semua itu disinyalir banyak pihak terkait dengan maraknya materi-materi pornografi di kalangan khalayak ramai. Sekarang ini media penyebaran informasi sungguh tanpa batas. Seseorang sambil duduk-duduk depan komputer, atau iseng sambil main handphone, dapat mengakses informasi apapun yang dia inginkan asalkan terhubung dengan internet. Semua informasi tanpa terkecuali yang berbau porno, dengan mudahnya terpampang didepan si pengakses. Tidak peduli berapapun usianya. Kerusakan moral dan akhlak generasi muda tidak terelakkan lagi.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sangat prihatin dengan semua hal itu. Dan mau tidak mau harus mengambil langkah nyata untuk menghadapinya dimulai dari diri kita masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang berhelah bahwa pornografi pun ada manfaatnya, misalnya bagi pasangan menikah agar menambah keharmonisan keluarga. Namun harus diingat bahwa segala sesuatu tidak boleh hanya dilihat dari satu segi saja. Baiklah jika memang pornografi mengandung manfaat. Tapi kita pun harus sadar betapa besar dampak buruknya! Bukan saja hanya bagi anak-anak, bahkan ternyata pornografi berdampak buruk bagi semua kalangan. &lt;a href="http://abunaweed.blogspot.com/2008/08/hikmah-ajaran-menutup-aurat-dalam-islam.html"&gt;Hasil penelitian &lt;/a&gt;di Amerika dan Eropa yang sangat bebas dalam hal pornografi, terungkap bahwa kaum pria disana rentan terjangkit penyakit impotensi dan ganguan prostat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bagi kita adalah bagaimana sikap kita masing-masing terhadap pornografi. Tidak penting siapapun itu yang akan datang ke Indonesia. Selama tidak akan merugikan kita, kenapa mesti dipermasalahkan. Saya setuju bila semua film-film miyabi dicekal, tapi tidak orangnya. Jangan sampai hak azasi orang lain kita injak-injak karena ketidak-berdayaan kita menghadapi arus perubahan jaman. Perubahan itu harus terjadi pada setiap diri kita dan bukan dipaksakan pada siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang ingin berubah maka mulailah melangkah untuk melakukannya. Jangan coba paksa orang lain untuk berubah.. Karena anda akan gagal..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-4044005795136394841?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/4044005795136394841/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/10/heboh-miyabi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/4044005795136394841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/4044005795136394841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/10/heboh-miyabi.html' title='Heboh Miyabi'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-3057415777215415060</id><published>2009-10-06T16:40:00.001-07:00</published><updated>2009-10-06T16:40:59.068-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perbandingan Agama'/><title type='text'>Dokumentasi BBC Mengenai Yesus di Kashmir</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.alislam.org/egazette/images/YouTube.png" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.alislam.org/egazette/images/YouTube.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.alislam.org/egazette/images/four.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.alislam.org/egazette/images/four.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Ini adalah film dokumentasi 30 menit oleh BBC, memeriksa apa yang terjadi pada Yesus setelah beliau disalibkan, berdasarkan fakta-fakta dari Bible, ilmu sejarah dan ilmu medis: &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=9DXCZFRsyl8"&gt;Bagian I&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=T340DUSq9SY"&gt;Bagian II&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=8cy8M4VzU-Y"&gt;Bagian III&lt;/a&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta-fakta membuktikan persis sebagaimana yang diklaim oleh Al-Quran Karim, "Dan telah Kami jadikan (Isa) putera Maryam beserta ibunya suatu bukti yang nyata  bagi (kekuasaan Kami), dan Kami melindungi mereka di suatu tanah tinggi yang  datar yang banyak terdapat padang-padang rumput dan sumber-sumber air bersih  yang mengalir." (Q.S. Al-Mu'minun 23:51)  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apa yang Terjadi Pada Yesus?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Lihat dokumenter yang lain mengenai fakta kebenaran dibalik peristiwa penyaliban Yesus 2000 tahun lalu di &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=vz2nL-8CpSM&amp;amp;feature=PlayList&amp;amp;p=1B4CACDBAD8668C2&amp;amp;index=0&amp;amp;playnext=1" style="font-family: Georgia; font-size: 12px; text-decoration: underline;"&gt;YouTube&lt;/a&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-3057415777215415060?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/3057415777215415060/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/10/dokumentasi-bbc-mengenai-yesus-di.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/3057415777215415060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/3057415777215415060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/10/dokumentasi-bbc-mengenai-yesus-di.html' title='Dokumentasi BBC Mengenai Yesus di Kashmir'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-7578052610172497148</id><published>2009-10-02T17:21:00.000-07:00</published><updated>2009-10-10T05:56:26.427-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bencana'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gempa Bumi'/><title type='text'>Gempa Bumi: Untuk Kita Renungkan</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barangsiapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami tidak akan meng'azab sebelum Kami mengutus seorang rasul.(QS. Bani Israil 17:16)&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SsbO5uvB7WI/AAAAAAAAARk/oe-aVOgT4z4/s1600-h/kubah.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SsbO5uvB7WI/AAAAAAAAARk/oe-aVOgT4z4/s200/kubah.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Gempa bumi yang terjadi belakangan ini rasanya terlalu beruntun dan bertubi-tubi menimpa kita. Belum habis kesedihan saudara kita yang di Jawa Barat, sekarang Sumatera Barat pun ditimpa musibah serupa. Padahal sebelum ini pun beberapa tahun ke belakang bangsa ini telah ditimpa musibah serupa. Entah sudah berapa korban jiwa yang melayang. Jumlah pastinya tidak pernah dapat disebut hanya perkiraan saja yang menembus angka hingga ratusan ribu jiwa. Hanya dalam tempo beberapa tahun saja bangsa ini sudah dirundung kemalangan yang tidak boleh tidak sangat patut untuk direnungkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Ketika gempa dan tsunami Aceh terjadi, menimbulkan kengerian yang tak terbayangkan. Gambaran kengeriannya mungkin akan tetap dahsyat untuk diceritakan pada anak cucu kita hingga beberapa generasi mendatang. Tapi nampaknya hanya orang-orang yang tinggal di daerah pesisir saja yang merasakan dampak psikologis kuat hingga kemudian menderita shok berat. Sedangkan sebagian besar dari kita masih banyak yang berpikir bahwa peristiwa itu hanyalah penomena alam biasa yang dapat terjadi kapan pun dan di mana pun. Tsunami tidak akan sampai ke tempat kita, toh kita tinggal di daerah yang tinggi. Lalu tidak lama kemudian Yogya diguncang. Orang tersentak.. ada apa ini?? Rupanya tidak hanya orang yang di pesisir saja yang terancam, daerah yang jauh dari pantai pun tidak aman. Tapi orang-orang yang tinggal di pegunungan mungkin masih merasa tenang dan tidak acuh dengan pertanda ini. Mereka berpikir, kalau kita mah tidak akan terpengaruh dengan gempa. Rumah kita kan dari kayu-kayu jadi tidak akan berbahaya bila terkena gempa. Ternyata tidak juga.. Lihat bencana di Cianjur. Satu kampung hilang seketika terkubur bukit tanah yang ada di sampingnya. Sekarang apakah anda masih berpikir untuk menyelamatkan diri dengan cara anda sendiri? Mau kemana anda pergi?? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan seorang Olga Syaputra, entertainer yang belakangan ini cukup terkenal, pun sampai mengatakan, “Kita harus merenung dan instropeksi diri, apakah yang salah dalam diri kita?” Apakah kita masih tetap berpikir bahwa semua kemalangan yang datang bertubi-tubi dan kian hari semakin dekat dengan diri kita, masih kita anggap sebagai musibah dan ujian biasa dari Tuhan?? Tidakkah kita perlu menggeser paradigma kita dan mulai berpikir untuk menerima kenyataan bahwa itu adalah azab yang merupakan peringatan dari Tuhan untuk kita renungkan. Atau mungkin anda akan menunggu azab itu datang hingga di halaman rumah anda dan barulah anda mengatakan bahwa memang ini adalah pertanda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Kita sangat prihatin dan turut berbelasungkawa yang amat dalam atas semua penderitaan para korban.Ungkapan duka cita dan uluran tangan berupa moril maupun materil adalah hal yang sangat utama dilakukan saat ini. Rasa kemanusiaan siapapun tidak akan mampu bertahan untuk tidak menitikkan air mata melihat kepedihan para ibu yang kehilangan buah hati. Ratapan anak yang kehilangan orang tuanya. Demikian juga jeritan pilu setiap jiwa yang meregang nyawa ketika raga terhimpit diantara runtuhan tembok-tembok bangunan. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Namun kita pun jangan sampai tenggelam dalam kesedihan dan lantas melupakan hikmah yang terkandung dalam setiap peristiwa. Karena setiap peristiwa tidak terjadi tanpa ada suatu maksud di balik semuanya. &lt;i&gt;Robbana maa kholaqta haazaa baathila,&lt;/i&gt; sesungguhnya tiada ada apapun yang dijadikan oleh Tuhan tanpa suatu maksud baik didalamnya, termasuk azab dan bencana. Dalam ayat yang saya kutipkan di atas, Allah swt memberikan petunjuk kepada kita sekalian bahwa segala sesuatu yang terjadi tidaklah terlepas dari amal perbuatan kita. Akan tetapi Dia tidak akan begitu saja berbuat zalim terhadap hamba-Nya, melainkan Dia akan mengirimkan terlebih dahulu seorang utusan (rasul) untuk memberi peringatan. Setelah itu, apakah manusia layak dihukum atau tidak kembali kepada diri manusia itu sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada dari kita yang boleh mengklaim kebenarannya sendiri. Namun demikian kebenaran Tuhan adalah mutlak. Jika anda merasa tidak setuju dengan penafsiran seseorang, anda tinggal mencari kebenaran yang lain yang lebih tinggi lagi. Akan tetapi menolak sama sekali untuk mencari kebenaran adalah sikap yang tidak dapat diterima oleh fitrat setiap jiwa yang menyukai kebenaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini sebagai bahan renungan tambahan, saya kutipkan bagi anda data Gempa Bumi yang dianggap terbesar pada abad 20 dan 21 dari wikipedia Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="background-color: #f9cb9c;"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: blue; font-family: &amp;quot;Arial&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;Sejarah gempa bumi besar pada abad ke-20 dan 21 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul type="disc"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/30_September" title="30 September"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;30 September&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2009" title="2009"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;2009&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gempa_bumi_Sumatra_Barat&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Gempa bumi Sumatra Barat (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Gempa bumi Sumatra Barat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; merupakan gempa      tektonik yang berasal dari sesar geser semangko, gempa ini berkekuatan 7,6      Skala Richter mengguncang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Padang-Pariaman&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Padang-Pariaman (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Padang-Pariaman&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;,      Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul type="disc"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2_September" title="2 September"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;2 September&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2009" title="2009"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;2009&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Tasikmalaya_2009" title="Gempa bumi Tasikmalaya 2009"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Gempa      Tektonik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; 7,3 Skala Richter mengguncang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tasikmalaya" title="Tasikmalaya"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Tasikmalaya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, Indonesia. Gempa ini terasa      hingga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jakarta" title="Jakarta"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bali" title="Bali"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Bali&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, berpotensi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tsunami" title="Tsunami"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;tsunami&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Korban jiwa masih belum diketahui      jumlah pastinya karena terjadi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tanah_longsor" title="Tanah longsor"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Tanah longsor&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; sehingga &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Evakuasi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Evakuasi (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;pengevakuasian&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;      warga terhambat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/12_September" title="12 September"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;12 September&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2007" title="2007"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;2007&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Bengkulu_2007" title="Gempa bumi Bengkulu 2007"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Gempa Bengkulu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;      dengan kekuatan gempa 7,9 Skala Richter&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/9_Agustus" title="9 Agustus"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;9 Agustus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2007" title="2007"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;2007&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gempa_bumi_Indramayu_Jawa_Barat_2007&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Gempa bumi Indramayu Jawa Barat 2007 (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Gempa bumi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; 7,5 Skala Richter&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/6_Maret" title="6 Maret"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;6 Maret&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2007" title="2007"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;2007&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Sumatera_Barat_Maret_2007" title="Gempa bumi Sumatera Barat Maret 2007"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Gempa      bumi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; tektonik mengguncang provinsi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat" title="Sumatera Barat"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Sumatera Barat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Laporan terakhir menyatakan 79      orang tewas &lt;sup&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi#cite_note-2"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;[3]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/27_Mei" title="27 Mei"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;27 Mei&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2006" title="2006"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;2006&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Yogyakarta_Mei_2006" title="Gempa bumi Yogyakarta Mei 2006"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Gempa bumi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;      tektonik kuat yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah      pada 27 Mei 2006 kurang lebih pukul 05.55 WIB selama 57 detik. Gempa bumi      tersebut berkekuatan 5,9 pada skala Richter. United States Geological      Survey melaporkan 6,2 pada skala Richter; lebih dari 6.000 orang tewas,      dan lebih dari 300.000 keluarga kehilangan tempat tinggal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/8_Oktober" title="8 Oktober"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;8 Oktober&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2005" title="2005"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;2005&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Asia_Selatan_2005" title="Gempa bumi Asia Selatan 2005"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Gempa bumi      besar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; berkekuatan 7,6 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Skala_Richter" title="Skala Richter"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;skala Richter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia_Selatan" title="Asia Selatan"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Asia Selatan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, berpusat di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kashmir" title="Kashmir"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Kashmir&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pakistan" title="Pakistan"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Pakistan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;; lebih dari 1.500 orang tewas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/26_Desember" title="26 Desember"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;26 Desember&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2004" title="2004"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;2004&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_Samudra_Hindia_2004" title="Gempa bumi Samudra Hindia 2004"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Gempa bumi      dahsyat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; berkekuatan 9,0 skala Richter mengguncang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Aceh" title="Aceh"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Aceh&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Utara" title="Sumatera Utara"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Sumatera Utara&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; sekaligus menimbulkan      gelombang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tsunami" title="Tsunami"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;tsunami&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Samudera_Hindia" title="Samudera Hindia"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;samudera Hindia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/26_Desember" title="26 Desember"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;26 Desember&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2003" title="2003"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;2003&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Gempa bumi kuat di Bam, barat daya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Iran" title="Iran"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Iran&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; berukuran 6.5 pada skala Richter dan      menyebabkan lebih dari 41.000 orang tewas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/21_Mei" title="21 Mei"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;21 Mei&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2002" title="2002"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;2002&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Di utara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Afganistan" title="Afganistan"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Afganistan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, berukuran 5,8 pada skala Richter      dan menyebabkan lebih dari 1.000 orang tewas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/26_Januari" title="26 Januari"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;26 Januari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2001" title="2001"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;2001&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/India" title="India"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;India&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, berukuran 7,9 pada skala Richter dan      menewaskan 2.500 ada juga yang mengatakan jumlah korban mencapai 13.000      orang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/21_September" title="21 September"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;21 September&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1999" title="1999"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1999&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Taiwan" title="Taiwan"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Taiwan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, berukuran 7,6 pada skala Richter,      menyebabkan 2.400 korban tewas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/17_Agustus" title="17 Agustus"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;17 Agustus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1999" title="1999"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1999&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - barat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Turki" title="Turki"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Turki&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, berukuran 7,4 pada skala Richter dan      merenggut 17.000 nyawa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/25_Januari" title="25 Januari"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;25 Januari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1999" title="1999"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1999&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Barat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Colombia" title="Colombia"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Colombia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, pada magnitudo 6 dan merenggut      1.171 nyawa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/30_Mei" title="30 Mei"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;30 Mei&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1998" title="1998"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1998&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Di utara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Afganistan" title="Afganistan"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Afganistan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tajikistan" title="Tajikistan"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Tajikistan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dengan ukuran 6,9 pada skala      Richter menyebabkan sekitar 5.000 orang tewas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/17_Januari" title="17 Januari"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;17 Januari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1995" title="1995"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1995&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Di Kobe, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jepang" title="Jepang"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Jepang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dengan ukuran 7,2 skala Richter dan      merenggut 6.000 nyawa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/30_September" title="30 September"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;30 September&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1993" title="1993"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1993&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Di Latur, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/India" title="India"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;India&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dengan ukuran 6,0 pada skala Richter      dan menewaskan 1.000 orang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/12_Desember" title="12 Desember"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;12 Desember&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1992" title="1992"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1992&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Flores" title="Flores"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Flores&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; berukuran 7,9 pada skala richter      dan menewaskan 2.500 orang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/21_Juni" title="21 Juni"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;21 Juni&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1990" title="1990"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1990&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Di barat laut &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Iran" title="Iran"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Iran&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, berukuran 7,3 pada skala Richter,      merengut 50.000 nyawa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/7_Desember" title="7 Desember"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;7 Desember&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1988" title="1988"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1988&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Barat laut &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Armenia" title="Armenia"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Armenia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, berukuran 6,9 pada skala Richter      dan menyebabkan 25.000 kematian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/19_September" title="19 September"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;19 September&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1985" title="1985"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1985&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mexico" title="Mexico"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Mexico&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; Tengah dan berukuran 8,1 pada Skala      Richter, meragut lebih dari 9.500 nyawa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/16_September" title="16 September"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;16 September&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1978" title="1978"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1978&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Di timur laut &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Iran" title="Iran"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Iran&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, berukuran 7,7 pada skala Richter dan      menyebabkan 25.000 kematian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/4_Maret" title="4 Maret"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;4 Maret&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1977" title="1977"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1977&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Vrancea, timur &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rumania" title="Rumania"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Rumania&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dengan besar 7,4 SR, menelan      sekitar 1.570 korban jiwa, diantaranya seorang aktor Rumania Toma Caragiu,      juga menghancurkan sebagian besar dari ibu kota Rumania, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bukares" title="Bukares"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Bukares&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (Bucureşti).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/28_Juli" title="28 Juli"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;28 Juli&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1976" title="1976"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1976&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Tangshan, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cina" title="Cina"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Cina&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, berukuran 7,8 pada skala Richter dan      menyebabkan 240.000 orang terbunuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/4_Februari" title="4 Februari"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;4 Februari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1976" title="1976"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1976&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Guatemala" title="Guatemala"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Guatemala&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, berukuran 7,5 pada skala Richter      dan menyebabkan 22.778 terbunuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/29_Februari" title="29 Februari"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;29 Februari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1960" title="1960"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1960&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Di barat daya pesisir pantai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Atlantik" title="Atlantik"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Atlantik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Maghribi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Maghribi (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Maghribi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;      pada ukuran 5,7 skala Richter, menyebabkan kira-kira 12.000 kematian dan      memusnahkan seluruh kota &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Agadir" title="Agadir"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Agadir&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/26_Desember" title="26 Desember"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;26 Desember&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1939" title="1939"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1939&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Wilayah Erzincan, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Turki" title="Turki"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Turki&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; pada ukuran 7,9, dan menyebabkan      33.000 orang tewas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/24_Januari" title="24 Januari"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;24 Januari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1939" title="1939"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1939&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Di Chillan, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Chile" title="Chile"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Chile&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dengan ukuran 8,3 pada skala Richter,      28.000 kematian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/31_Mei" title="31 Mei"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;31 Mei&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1935" title="1935"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1935&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Di Quetta, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/India" title="India"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;India&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; pada ukuran 7,5 skala Richter dan      menewaskan 50.000 orang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1_September" title="1 September"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1 September&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1923" title="1923"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;1923&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yokohama" title="Yokohama"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Yokohama&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jepang" title="Jepang"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Jepang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; pada ukuran 8,3 skala Richter dan      merenggut sedikitnya 140.000 nyawa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tambahan bagi para pencahari kebenaran, berikut ini ada sebuah nasihat dan peringatan tentang gempa dari seorang &lt;a href="http://alislam.org/topics/messiah/index.php"&gt;pendakwa &lt;/a&gt;yang mengaku diutus dari Tuhan dari lebih seratus tahun yang lalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Allah s.w.t. telah memberitahukan kepadaku bahwa gempa bumi dan berbagai musibah lain akan datang tidak saja di Punjab karena aku tidak diutus hanya untuk Punjab. Aku diutus untuk seluruh umat manusia di bumi. Karena itu aku tegaskan kepada kalian bahwa gempa bumi dan musibah tersebut tidak terbatas hanya untuk Punjab tetapi seluruh dunia bisa mengalaminya. Sebagaimana telah terjadi kerusakan dahsyat di Amerika, hal yang sama akan terjadi di Eropah, lalu hari-hari mengerikan tersebut akan muncul di Punjab, India dan semua bagian Asia. Mereka yang hidup akan menyaksikannya. (Haqiqatul Wahi, hal. 192).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Perhatikan bahwa apa yang telah diberitahukan Allah s.w.t. kepadaku tentang gempa bumi itu berlaku secara umum. Sejalan dengan nubuatan ini sudah terjadi gempa bumi di Amerika, begitu juga akan terjadi di Eropah dan berbagai bagian di Asia. Beberapa di antaranya merupakan tamsil daripada Hari Penghisaban. Kematian akan terjadi dalam skala besar sehingga sungai-sungai akan merah dengan darah. Bahkan hewan dan burung pun tidak akan lepas dari kematian ini. Kebinasaan akan meliputi bumi yang belum pernah terjadi dalam sejarah umat manusia. Banyak tempat-tempat akan porak poranda seolah-olah tidak pernah dihuni orang sebelumnya. Akan ada musibah-musibah dahsyat lainnya di bumi dan di langit yang dalam pandangan orang yang mengerti, merupakan suatu hal yang amat luar biasa yang tidak akan ditemui dalam kitab sejarah astronomi atau pun filosofi. Maka fikiran manusia akan dipenuhi ketakutan akan apa yang mungkin terjadi. Banyak yang akan selamat tetapi akan banyak yang dimusnahkan. Hari-hari itu sudah dekat, sesungguhnya sudah di ambang pintu, ketika dunia akan menyaksi¬kan pemandangan Hari Kiamat, tidak saja gempa bumi tetapi juga berbagai bencana dahsyat yang akan datang tidak saja dari langit tetapi juga dari bumi. Semua ini terjadi karena manusia telah meninggalkan penyembahan kepada Allah dimana fikiran, rencana dan upaya mereka hanya ditujukan kepada masalah duniawi saja. Misalnya aku tidak muncul, maka semua bencana ini mungkin akan ditunda untuk sementara. Tetapi dengan kedatanganku maka rencana rahasia dari kemurkaan Allah yang selama ini terpendam, akan dinyatakan. Jangan membayangkan bahwa karena Amerika telah mengalami goncangan dahsyat, lalu negeri kalian akan aman. Bisa jadi kalian akan mengalami bencana yang lebih dahsyat lagi. Wahai Eropah, engkau tidak aman dan Asia, engkau tidak dilindungi. Wahai kalian yang tinggal di pulau-pulau, tidak ada tuhan buatan yang bisa menyelamatkan kalian. Aku melihat kota-kota berguguran dan tempat kediaman manusia dalam kehancuran. (Haqiqatul Wahi, hal. 256 - 257). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-7578052610172497148?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/7578052610172497148/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/10/gempa-bumi-untuk-kita-renungkan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/7578052610172497148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/7578052610172497148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/10/gempa-bumi-untuk-kita-renungkan.html' title='Gempa Bumi: Untuk Kita Renungkan'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SsbO5uvB7WI/AAAAAAAAARk/oe-aVOgT4z4/s72-c/kubah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-6029009534261868608</id><published>2009-09-21T14:38:00.000-07:00</published><updated>2009-10-06T14:41:44.531-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Eid Mubarak'/><title type='text'>Eid Mubarak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://s246.photobucket.com/albums/gg84/abunaweed/?action=view&amp;amp;current=banner_lebaran.jpg" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Eid Mubarak,blog" border="0" src="http://i246.photobucket.com/albums/gg84/abunaweed/banner_lebaran.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;Kami mengucapkan selamat Hari Raya Eid-ul-Fitr &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;"EID MUBARAK"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Semoga diterima segala amal ibadah kita semua dan senantiasa dikarunia kesehatan sehingga dapat bertemu lagi dengan Ramadhan yang akan datang. Aamin..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-6029009534261868608?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/6029009534261868608/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/09/eid-mubarak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/6029009534261868608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/6029009534261868608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/09/eid-mubarak.html' title='Eid Mubarak'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-6905531328082909517</id><published>2009-06-11T16:27:00.000-07:00</published><updated>2009-10-07T17:38:44.949-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu 2009'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='negeri ku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Presiden Pilihan</title><content type='html'>Siapa presiden pilihan anda? Apakah anda sudah menentukan pilihan? Kalau saya belum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimak berbagai upaya kampanye para kandidat presiden (capres) belakangan ini, saya jadi agak miris. Semua pandai berorasi, semua lihai beretorika. Namun yang paling membuat saya prihatin adalah semua seperti berlomba untuk meraup suara sebanyak-banyaknya dengan beruasaha merangkul semua pihak. Tanpa melihat-lihat lagi pihak mana yang layak dan mana yang tidak layak untuk dirangkul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar bahwa seorang pemimpin tentu harus merangkul semua, mengakomodir semua. Tapi bukan lantas berarti tetap membela/membenarkan meski sebenarnya salah.. Ini sungguh berbahaya. Jika seorang bapak lalu demi merangkul semua anaknya lalu dia membela semuanya tanpa melihat siapa benar siapa salah, apakah ia akan sukses dalam mengelola keluarga? Saya rasa tidak akan. Justru berdasarkan pengalaman, anak yang nakal akan semakin parah kenakalannya dan malah akhirnya tidak terkendali lagi. Sikap seperti itu dikenal sebagai sikap memanjakan yang tentu sangat tidak bijak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pihak lain, dalam kondisi pra pemilihan presiden 2009 ini memang tidak dipungkiri banyak dimanfaatkan juga oleh berbagai pihak untuk masuk dan mempengaruhi arah kebijakan para capres dengan iming-iming jumlah suara yang menggiurkan.. Ini pun sungguh berbahaya. Jika para capres tergiur dan terlena dengan iming-iming dari pihak-pihak tertentu itu, maka sudah tentu akan sulit lagi baginya untuk tetap teguh dan konsisten dalam cita-cita dan konsep pemerintahan yang telah disusunnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Saya bukannya tidak setuju dengan janji kampanye; Pemerintahan yang Pro rakyat, sistem ekonomi kerakyatan,perubahan yang lebih cepat, dlsb.. Namun bagi saya pemimpin yang baik itu sangat simpel; Jujur, Adil, Bijaksana. Negara kita bukan negara islam, jadi tidak harus dia beragama islam meskipun tetap yang beragama islam rasanya lebih baik :p &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin harus punya komitmen yang kuat dan teguh pada penegakkan hukum dan keadilan. Berani membela yang benar meskipun ia minoritas. Tidak takut pada kekuatan apapun dan tidak bergantung pada negara manapun. Kejujuran dalam bertindak adalah syarat mutlak pemimpin yang dapat dipercaya. Tidak ada manipulasi dan rekayasa dalam kepribadiannya. Dia mencintai negara dan rakyatnya diatas segala-galanya dan mendedikasikan seluruh hidupnya untuk itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lain sebagainya.. intinya ia harus punya semua nilai-nilai positif kepemimpinan. Jika ada yang seperti itu, tentu kita tidak perlu bingung lagi. Sayangnya saat ini kita hanya punya politikius-politikus yang berbaju negarawan. Negarawan yang berjiwa pemimpin yang sesungguhnya masih berada nun jauh disana. Menunggu untuk dipanggil oleh bangsa ini. Menunggu kesiapan kita untuk menerimanya. Entah berapa puluh tahun lagi, entah berapa generasi lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-6905531328082909517?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/6905531328082909517/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/06/presiden-pilihan.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/6905531328082909517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/6905531328082909517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/06/presiden-pilihan.html' title='Presiden Pilihan'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-7092826656137296704</id><published>2009-05-29T17:40:00.000-07:00</published><updated>2009-10-07T17:42:29.483-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita pilihan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ahmadiyah'/><title type='text'>Pembelaan Ahmadiyah bag 2</title><content type='html'>&lt;object height="270" width="310"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/zTerNS8KxmE&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;rel=0"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/zTerNS8KxmE&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;rel=0" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="310" height="270"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-7092826656137296704?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/7092826656137296704/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/05/pembelaan-ahmadiyah-bag-2.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/7092826656137296704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/7092826656137296704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/05/pembelaan-ahmadiyah-bag-2.html' title='Pembelaan Ahmadiyah bag 2'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-866842380605923027</id><published>2009-05-29T17:39:00.000-07:00</published><updated>2009-10-07T17:42:02.105-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita pilihan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ahmadiyah'/><title type='text'>Pembelaan Ahmadiyah bag 1</title><content type='html'>&lt;object height="270" width="310"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/WbyPOy4ltyo&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;rel=0"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/WbyPOy4ltyo&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;rel=0" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="310" height="270"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-866842380605923027?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/866842380605923027/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/05/pembelaan-ahmadiyah-bag-1.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/866842380605923027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/866842380605923027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/05/pembelaan-ahmadiyah-bag-1.html' title='Pembelaan Ahmadiyah bag 1'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-2588918753277021331</id><published>2009-05-29T17:31:00.000-07:00</published><updated>2009-05-29T17:44:15.114-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita pilihan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ahmadiyah'/><title type='text'>Kondisi Toleransi Beragama di Malaysia Ternyata Lebih Parah...</title><content type='html'>Kondisi toleransi beragama di negeri jiran ternyata lebih parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagia pertama:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/hz4vkHevQTE&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;rel=0"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/hz4vkHevQTE&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;rel=0" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian kedua:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/ZGx1pIyYHoY&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;rel=0"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/ZGx1pIyYHoY&amp;amp;hl=en&amp;amp;fs=1&amp;amp;rel=0" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-2588918753277021331?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/2588918753277021331/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/05/kondisi-toleransi-beragama-di-malaysia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/2588918753277021331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/2588918753277021331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/05/kondisi-toleransi-beragama-di-malaysia.html' title='Kondisi Toleransi Beragama di Malaysia Ternyata Lebih Parah...'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-8832340425887071142</id><published>2009-05-25T19:17:00.000-07:00</published><updated>2009-05-25T19:53:41.056-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='negeri ku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Opini'/><title type='text'>Buku Hidden Agenda PKS "Ilusi Negara Islam" Beredar di Internet</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/ShtV4bl0RKI/AAAAAAAAARc/WyGgWROpK2w/s1600-h/buku-agenda-pks.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 250px; height: 167px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/ShtV4bl0RKI/AAAAAAAAARc/WyGgWROpK2w/s400/buku-agenda-pks.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339956211145262242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Buku "Ilusi Negara Islam" menghilang dari toko-toko buku. Padahal baru saja diluncurkan. Beberapa toko buku menolak menjual buku tersebut karena diteror. (&lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2009/05/22/112755/1135481/10/diteror-toko-buku-tak-mau-jual-buku-ilusi-negara-islam"&gt;Lihat detiknews.com Jumat, 22/05/2009&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;Hal ini tentu saja menimbulkan tanda tanya besar. Siapa  pihak meneror para penjual buku hingga mereka enggan menjual buku tersebut?? Pihak mana lagi yang paling berkepentingan dengan isi buku tersebut dan memang menjadi topik bahasan utama.&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Apa saja isi buku tersebut hingga menuai kontroversi? Apakah anda penasaran seperti saya? Memang siapapun akan merasa tertarik atau tertantang membaca buku yang sangat aktual dan fenomenal seperti itu. Sayang kita mungkin akan harus mengurungkan niat  membacanya berhubung adanya upaya untuk menghilangkan buku tersebut dari pasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, tidak ada kata menyerah dalam kamus hidup seorang pejuang.. Setelah mencari dengan susah payah.. (seolah-olah..) akhirnya kutemukan juga orang baik yang mau berbagi bukunya dengan semua orang. Buku langka ini ternyata tersedia gratis di internet dalam bentuk PDF. Nah jika anda penasaran silahkan ikuti saja URL berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.bhinnekatunggalika.org/downloads/ilusi-negara-islam.pdf"&gt;http://www.bhinnekatunggalika.org/downloads/ilusi-negara-islam.pdf&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat bersyukur karena akhirnya dapat membaca buku tersebut. Dan semoga saja dapat bermanfaat bagi semua..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda agak malas atau belum sempat baca, anda dapat juga baca resensi singkatnya di &lt;a href="http://ajaran.wordpress.com/2009/04/14/buku-hidden-agenda-pks-beredar-ilusi-negara-islam/"&gt;blog ajaran&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-8832340425887071142?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/8832340425887071142/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/05/buku-hidden-agenda-pks-ilusi-negara.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/8832340425887071142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/8832340425887071142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/05/buku-hidden-agenda-pks-ilusi-negara.html' title='Buku Hidden Agenda PKS &quot;Ilusi Negara Islam&quot; Beredar di Internet'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/ShtV4bl0RKI/AAAAAAAAARc/WyGgWROpK2w/s72-c/buku-agenda-pks.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-6557969605499643549</id><published>2009-03-13T19:58:00.000-07:00</published><updated>2009-03-13T20:16:59.531-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Yahudi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Israel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Palestina'/><title type='text'>Diplomasi Munafik ala Yahudi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KLAIM-KLAIM ISRAEL ATAS PALESTINA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Israel mendasarkan klaim-klaimnya untuk mendirikan sebuah negara di Palestina atas tiga sumber utama: warisan Perjanjian Lama dari Kitab Injil,1 Deklarasi Balfour yang diumumkan Inggris Raya pada 1917, dan pembagian Palestina menjadi negara Arab dan negara Yahudi yang direkomendasikan oleh Majelis Umum PBB pada 1947.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OMONG KOSONG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Atas dasar hak alamiah dan hak kesejarahan kita... dengan ini [kami] memproklamasikan berdirinya sebuah Negara Yahudi di Tanah Israel-Negara Israel." --Deklarasi Kemerdekaan Israel, 19482&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FAKTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sejarah, bangsa Yahudi bukanlah penduduk pertama Palestina, pun mereka tidak memerintah di sana selama masa pemerintahan bangsa-bangsa lain. Para ahli arkeologi modern kini secara umum sepakat bahwa bangsa Mesir dan bangsa Kanaan telah mendiami Palestina sejak masa-masa paling kuno yang dapat dicatat, sekitar 3000 SM hingga sekitar 1700 SM.3 Selanjutnya datanglah penguasa-penguasa lain seperti bangsa-bangsa Hyokos, Hittit, dan Filistin. Periode pemerintahan Yahudi baru dimulai pada 1020 SM dan berlangsung hingga 587 SM. Orang-orang Israel kemudian diserbu oleh bangsa-bangsa Assyria, Babylonia, Yunani, Mesir, dan Syria hingga Hebrew Maccabeans meraih kembali sebagian kendali pemerintahan pada 164 SM. Tetapi, pada 63 SM Kekaisaran Romawi menaklukkan Jerusalem dan pada 70 M menghancurkan Kuil Kedua dan menyebarkan orang-orang Yahudi ke negeri-negeri lain. Ringkasnya, bangsa Yahudi kuno menguasai Palestina atau sebagian besar darinya selama kurang dari enam ratus tahun dalam kurun waktu lima ribu tahun sejarah Palestina yang dapat dicatat --lebih singkat dibanding bangsa-bangsa Kanaan, Mesir, Muslim, atau Romawi.4 Komisi King-Crane AS menyimpulkan pada 1919 bahwa suatu klaim "yang didasarkan atas pendudukan pada masa dua ribu tahun yang lalu tidak dapat dipertimbangkan secara serius."5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Pada 14 Mei 1948, sekitar tiga puluh tujuh orang menghadiri pertemuan Tel Aviv di mana kemerdekaan Israel dinyatakan sebagai "hak alamiah dan historis." Namun para kritikus menuduh bahwa aksi mereka tidak mempunyai kekuatan yang mengikat dalam hukum internasional sebab mereka tidak mewakili mayoritas penduduk pada waktu itu. Sesungguhnya, hanya satu orang di antara mereka yang dilahirkan di Palestina; tiga puluh lima orang berasal dari Eropa dan seorang dari Yaman. Tegas sarjana Palestina Issa Nakhleh: "Minoritas Yahudi tidak berhak untuk menyatakan kemerdekaan suatu negara di atas wilayah yang dimiliki oleh bangsa Arab Palestina."6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OMONG KOSONG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"'Sertifikat kelahiran' internasional Israel disahkan oleh janji dalam Kitab Injil." --AIPAC,*) 19927&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FAKTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klaim-klaim tentang dukungan ilahiah atas ambisi-ambisi kesukuan maupun kebangsaan sangat lazim ditemukan di masa kuno. Bangsa-bangsa Sumeria, Mesir, Yunani, dan Romawi semuanya menyitir wahyu-wahyu ilahi untuk penaklukan-penaklukan mereka. Sebagaimana dicatat oleh ahli sejarah Frank Epp: "Setiap fenomena dan proses kehidupan dianggap sebagai hasil campur tangan dewa atau dewa-dewa... bahwa sebuah negeri yang baik telah dijanjikan kepada bangsa yang lebih baik oleh dewa-dewa yang lebih tinggi."8 Tidak ada pengadilan atau badan dunia di masa sekarang ini yang akan menganggap sah suatu hak pemilikan yang didasarkan atas klaim yang dinyatakan berasal dari Tuhan.9 Bahkan bagi mereka yang mengartikan restu Injil secara harfiah sebagai restu dari Tuhan, para ahli Injil seperti Dr. Dewey Beegle dari Wesley Theological Seminary menyatakan bahwa bangsa Yahudi kuno tidak berhasil mematuhi perintah-perintah Tuhan dan karenanya kehilangan janji itu.10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OMONG KOSONG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hak [bangsa Yahudi untuk melakukan restorasi nasional di Palestina diakui oleh Deklarasi Balfour." --Deklarasi Kemerdekaan Israel, 194811&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FAKTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deklarasi Balfour secara sengaja tidak mendukung pendirian suatu bangsa Yahudi. Deklarasi itu termuat dalam sebuah surat yang dikirimkan oleh Menteri Luar Negeri Inggris Arthur James Balfour kepada Lord Rothschild, presiden Federasi Zionis Inggris, pada 2 November 1917. Deklarasi itu telah disetujui oleh kabinet Inggris dan dikatakan: "Pemerintah menyetujui didirikannya sebuah tanah air bagi bangsa Yahudi di Palestina, dan berusaha sebaik-baiknya untuk melancarkan pencapaian tujuan ini, setelah dipahami secara jelas bahwa tidak akan dilakukan sesuatu yang dapat merugikan hak-hak sipil dan hak-hak keagamaan komunitas non-Yahudi yang ada di Palestina, atau hak-hak dan status politik yang dinikmati oleh bangsa Yahudi di setiap negeri lain."12 Pada 1939 British White Paper secara khusus menyatakan bahwa Inggris "tidak bermaksud mengubah Palestina menjadi sebuah Negara Yahudi yang bertentangan dengan kehendak penduduk Arab di negeri itu."13&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OMONG KOSONG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"[Palestina adalah] tanah air tanpa rakyat bagi rakyat [Yahudi) yang tidak bertanah air." --Israel Zangwill, Zionis senior, c. 189714&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FAKTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Deklarasi Balfour diumumkan pada 1917 ada kira-kira 600.000 orang Arab di Palestina dan kira-kira 60.000 orang Yahudi.15 Lebih dari tiga puluh tahun selanjutnya rasio itu menyempit ketika imigrasi Yahudi bertambah, terutama akibat adanya kebijaksanaan anti-Semit Adolf Hitler. Namun, menjelang akhir 1947 ketika PBB berencana untuk membagi Palestina, bangsa Arab masih merupakan penduduk mayoritas, dengan jumlah orang Yahudi mencapai hanya sepertiganya --608.225 orang Yahudi berbanding 1.237.332 orang Arab.16 Ketika Max Nordau, seorang Zionis senior dan sahabat Zangwill, mengetahui pada 1897 bahwa ada penduduk asli Arab di Palestina, dia berseru: "Aku tidak tahu itu! Kita tengah melakukan suatu kezaliman!"17&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk Palestina bukan hanya sudah ada di sana, mereka bahkan telah menjadi masyarakat mapan yang diakui oleh bangsa-bangsa Arab lainnya sebagai "bangsa Palestina." Bangsa itu terdiri atas golongan-golongan intelektual dan profesional terhormat, organisasi-organisasi politik, dengan ekonomi agraria yang tengah tumbuh dan berkembang menjadi cikal bakal industri modern.18 Kata ilmuwan John Quigley: "Penduduk Arab telah mapan selama beratus-ratus tahun. Tidak ada migrasi masuk yang berarti dalam abad kesembilan belas."19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OMONG KOSONG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Atas dasar... resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan ini [kami] memproklamasikan berdirinya sebuah Negara Yahudi di Tanah Israel --Negara Israel." --Deklarasi Kemerdekaan Israel, 194820&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FAKTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya karena tekanan kuat dari pemerintahan Truman sajalah maka Rencana Pembagian PBB diluluskan oleh Majelis Umum pada 29 November 1947, dengan perolehan suara 33 lawan 13 dan dengan 10 abstain dan 1 absen. Di antara bangsa-bangsa yang mengalah pada tekanan AS adalah Prancis, Ethiopia, Haiti, Liberia, Luksemburg, Paraguay, dan Filipina.21 Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Sumner Welles menulis: "Melalui perintah langsung dari Gedung Putih setiap bentuk tekanan, langsung maupun tak langsung, dibawa untuk disampaikan oleh para pejabat Amerika kepada negara-negara di luar dunia Muslim yang diketahui belum menentukan sikap atau menentang pembagian itu. Para wakil dan perantara dikerahkan oleh Gedung Putih untuk memastikan bahwa suara mayoritas akan terus dipertahankan."22&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana pembagian, yang dinamakan Resolusi 181, membagi Palestina antara "negara-negara Arab dan Yahudi yang merdeka dan Rezim Internasional Istimewa untuk Kota Jerusalem."23 Calon Menteri Luar Negeri Israel Moshe Sharett mengatakan bahwa resolusi itu mempunyai "kekuatan mengikat," dan Deklarasi Kemerdekaan Israel mengutipnya tiga kali sebagai dasar kebenaran yang sah bagi berdirinya negara itu.24 Namun Majelis Umum, tidak seperti Dewan Keamanan, tidak mempunyai kuasa lebih dari membuat rekomendasi. Ia tidak dapat mendesakkan rekomendasi-rekomendasinya, pun rekomendasi-rekomendasi itu tidak mengikat secara hukum kecuali untuk masalah-masalah internal PBB.25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Palestina, yang memang berhak, menolak rencana pembagian itu sebab rencana tersebut memberikan pada bangsa Yahudi lebih dari separuh Palestina, meskipun dalam kenyataannya mereka itu hanyalah sepertiga penduduk dan hanya memiliki 6,59 persen tanah.26 Di samping itu, bangsa Palestina berkeras bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak mempunyai hak yang sah untuk merekomendasikan pembagian jika mayoritas penduduk Palestina menantangnya. Sekalipun demikian, dengan menolak pembagian tidak berarti bangsa Palestina menolak klaim mereka sendiri sebagai suatu bangsa merdeka. Yang mereka tentang adalah negara Yahudi yang didirikan di atas tanah Palestina, bukan hak orang-orang Yahudi sebagai suatu bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin Yahudi David Ben-Gurion menasihati para koleganya untuk menerima pembagian itu sebab, katanya pada mereka, "dalam sejarah tidak pernah ada suatu persetujuan final --baik yang berkaitan dengan rezim, dengan perbatasan-perbatasan, dan dengan persetujuan-persetujuan internasional."27&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang perintis Zionis besar, Nahum Goldmann, mengungkapkan sikap pragmatis dengan cara berbeda: "Tidak ada harapan bagi sebuah negara Yahudi yang harus menghadapi 50 tahun lagi untuk berjuang melawan musuh-musuh Arab."28&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OMONG KOSONG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aslinya Palestina mencakup Yordania." Ariel Sharon, Menteri Perdagangan Israel, 198929&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FAKTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejarah panjang Imperium Islam/Usmaniah, Palestina tidak pernah berdiri sebagai suatu unit geopolitik atau administratif yang terpisah. Ketika daerah di Laut Tengah bagian timur antara Lebanon dan Mesir diambil alih oleh Inggris Raya dari Turki pada akhir Perang Dunia I, bagian-bagian tertentu dari apa yang disebut Palestina berada di bawah wilayah administrasi Beirut sementara Jerusalem menjadi sanjak, sebuah distrik otonom.30 Daerah di sebelah timur sungai Yordan --Transyordan-- adalah, dalam kata-kata sarjana Universitas Tel Aviv Aaron Klieman, "sesungguhnya merupakan terra nullius di bawah kekuasaan bangsa Turki dan dibiarkan tanpa kepastian dalam pembagian Imperium Usmaniah."31&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam memulai mandat di Palestina atas nama Liga Bangsa-bangsa pada 1922, Inggris mendapatkan Palestina dan Transyordan ke arah timur hingga Mesopotamia, yang menjadi Irak. Sekarang wilayah yang sama berarti mencakup Israel, Yordania, Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Jerusalem. Pada Desember 1922, Inggris menyatakan pengakuannya atas "eksistensi suatu Pemerintahan konstitusional yang merdeka di Transyordan." Dan pada 1928 dinyatakan secara khusus bahwa Palestina adalah daerah di sebelah barat sungai Yordan.32 Hanya di Palestina sajalah Inggris beranggapan bahwa janjinya dalam Deklarasi Balfour dapat diterapkan untuk membantu mendirikan suatu tanah air Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan kaki:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Lihat, misalnya, Kitab Kejadian 15:18, 'Pada hari itu Tuhan membuat perjanjian dengan Ibrahim melalui firman, 'Untuk keturunanmu Aku berikan tanah ini, dari sungai Mesir hingga sungai besar, sungai Efrat.'"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Ben-Gurion, Israel, 80. Teks deklarasi itu dicetak kembali di hlm. 79-81.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Bright, A History of Israel, 17-18. Lihat juga Nakhleh, Encyclopedia of the Palestine Problem, 953-70.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 Epp, Whose land is Palestine?, 39-40. Juga lihat The New Oxford Annotated Bible, 1549-50; Beatty, Arab and Jew in the Land of Canaan, 85.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Grose, Israel in the Mind of America, 88-89. Kutipan-kutipan dari laporan Komisi King-Crane terdapat dalam Khalidi, From Haven to Conquest, 213-18, dan Laqueur dan Rubin, The Israel-Arab Reader, 34-42.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 Nakhleh, Encyclopedia of the Palestine Problem, 4.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*) AIPAC adalah American Israel Public Affairs Committe, lobi utama yang mendukung Israel di Amerika Serikat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 Bard dan Himelfarb, Myths and Facts, 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8 Epp, Whose Land Is Palestine?, 38, 41.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9 Guillaume, Zionists and the Bible, 25-30, dicetak ulang dalam Khalidi, From Haven to Conquest. Lihat juga Nakhleh, Encyclopedia of the Palestine Problem, 953-70.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 Dewey Beegle, wawancara dengan penulis, 12 Januari 1984.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11 Ben-Gurion, Israel, 80.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12 Sanders, The High Walls of Jerusalem, 612-13.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13 Sachar, A History of Israel, 222.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14 Dikutip dalam Elon, The Israelis, 149.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 Palestine: Blue Book, 1937 (Jerusalem: Government Printer, 1937), dikutip dalam Epp, Whose Land Is Palestine?, 144. Lihat juga Khalidi, From Haven to Conquest, Lampiran 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16 Perserikatan Bangsa-Bangsa, laporan subkomite kepada Komite Khusus untuk Palestina, A/AC al/32, dicetak ulang dalam Khalidi, From Haven to Conquest, 675.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17 Sachar, A History of Israel,163.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18 Said et al., "A Profile of the Palestinian People," dalam Said dan Hitchens, Blaming the Victimis,135-37.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19 Quigley, Palestine and Israel, 73. Lihat juga Khalidi, Before Their Diaspora; Nakhleh, Encyclopedia of the Palestine Problem, terutama Bab 1 dan Bab 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20 Ben-Gurion, Israel, 80.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21 Sheldon L. Richman, "'Ancient History': U.S. Conduct in the Middle East since World War II and the Folly of intervention," pamflet Cato Institute, 16 Agustus 1991.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22 Welles, We Need Not Fail, dikutip dalam ibid. Lihat juga Muhammad Zafrulla Khan, "Thanksgiving Day at Lake Success, November 17, 1947;" Carlos P. Romulo, "The Philippines Changes Its Vote;" dan Kermit Roosevelt, "The Partition of Palestine: A Lesson in Pressure Politics," semuanya dalam Khalidi, From Haven to Conquest, 709-22, 723-26, 727-30, secara berturut- turut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23 Teks Resolusi 181 (II) terdapat dalam Tomeh, United Nations Resolutions on Palestine and the Arab-Israeli Conflict, 1: 4-14.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24 Mallison dan Mallison, The Palestine Problem in International Law and World Order, 171.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25 Quigley, Palestine and Israel, 47.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26 Cattan, Palestine, the Arabs, and Israel, 29; John Ruedy, "Dinamics of Land Alienation," dalam Abu-Lughod, Transformation of Palestine, 125, 134; Said, The Question of Palestine, 98.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27 David Ben-Gurion, War Diaries, dikutip dalam Flapan, The Birth of Israel, 13.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28 Findley, They Dare to Speak Out, 273.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29 Sharon, Warrior, 246.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30 Ibrahim Abu-Lughod, "Territorially-based Nationalism and the Politics of Negation" dalam Said dan Hitchens, Blaming the Victims, 195.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31 Klieman, Foundations of British Policy in the Arab World, 68.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32 Ibid., 234-35. Lihat juga Fromkin, A Peace to End All Peace, 560.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;________________________&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Diplomasi Munafik ala Yahudi -&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Mengungkap Fakta Hubungan AS-Israel oleh Paul Findley&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul Asli: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Deliberate Deceptions:&lt;br /&gt;Facing the Facts about the U.S. - Israeli Relationship by Paul Findley&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Terbitan Lawrence Hill Brooks, Brooklyn, New York 1993&lt;br /&gt;Penterjemah: Rahmani Astuti, Penyunting: Yuliani L.&lt;br /&gt;Penerbit Mizan, Jln. Yodkali No. 16, Bandung 40124&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://media.isnet.org/v01/index.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-6557969605499643549?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/6557969605499643549/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/03/diplomasi-munafik-ala-yahudi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/6557969605499643549'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/6557969605499643549'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/03/diplomasi-munafik-ala-yahudi.html' title='Diplomasi Munafik ala Yahudi'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-9019471514167326824</id><published>2009-03-03T03:03:00.000-08:00</published><updated>2009-03-03T04:56:31.857-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemilu 2009'/><title type='text'>Siapa wakil pilihan anda?? [Bukan untuk kelompok GOLPUT loh..]</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/Sa0TsetdvcI/AAAAAAAAARU/oRVRzgnUkU4/s1600-h/korupsi-pemilu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 265px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/Sa0TsetdvcI/AAAAAAAAARU/oRVRzgnUkU4/s400/korupsi-pemilu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308921190618611138" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tulisan ini tidak bermaksud mempromosikan nama calon manapun. Hanya saja siapa pun (kecuali yang berfaham GOLPUT  :p ) pasti akan merasakan kegelisahan ini. Siapakah nanti yang akan kita pilih untuk mewakili suara kita di gedung MPR. Jangan-jangan kita salah pilih dan menyesal untuk 5 tahun ke depan.&lt;br /&gt;Jika anda sudah mendapat kecocokan atau ketetapan hati untuk calon pilihan anda, saya ucapkan selamat dan semoga pilihan anda tidak mengecewakan anda nantinya.&lt;br /&gt;Adapun bagi anda yang belum berhasil menemukan dan merasa sangat kesulitan untuk menentukan calon pilihan anda.. saya ada solusi bagi anda.&lt;br /&gt;Ini adalah salah satu solusi yang paling simple menurut saya dibanding cara-cara yang lain-lainnya. Modalnya adalah seperangkat komputer yang ada akses internet. Bila anda sedang membaca halaman ini, tentunya tidak diragukan anda sudah memenuhi syarat tersebut diatas.&lt;br /&gt;Sekarang anda tinggal ketikkan "calegindonesia.com" (tanpa tanda petik) di address bar browser anda lalu tekan "enter". Atau untuk lebih simple anda juga dapat mengklik link ini &lt;a href="http://calegindonesia.com/default.asp"&gt;calegindonesia.com&lt;/a&gt; dan tunggu hingga halaman utama situs ini terbuka secara otomatis.&lt;br /&gt;Jika anda sudah ada di halaman situ tersebut maka anda tinggal menjelajahinya dan manfaatkan semua informasi tentang caleg-caleg Pemilu 2009 yang sudah teradaftar di sana. Banyak sekali memang yang belum terdaftar, tapi tentunya kenapa mikirin yang ga mau daftar??&lt;br /&gt;Situs ini menurut saya sangat netral dan tidak memihak kepada partai manapun. Semua pihak diakomodir dengan seadil-adilnya. Saya sendiri sangat takjub bahwa ketika saya cari nama teman saya yang kebetulan juga menjadi caleg salah satu parpol, ternyata namanya sudah nongol. Wueeeh...&lt;br /&gt;Sekali lagi saya tekankan bahwa postingan ini bukanlah diperuntukkan untuk yang GOLPUT (secara golput tuh haram menurut MUI lagee :p ) Jadi bagi yang merasa tidak berkepentingan dengan segala hormat dimohon untuk tidak mempedulikan isi postingan ini.&lt;br /&gt;Adapun bagi anda yang peduli.. Saya berharap semoga isi tulisan yang  seadanya ini dapat bermanfaat aamin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-9019471514167326824?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/9019471514167326824/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/03/siapa-wakil-pilihan-anda-bukan-untuk.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/9019471514167326824'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/9019471514167326824'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/03/siapa-wakil-pilihan-anda-bukan-untuk.html' title='Siapa wakil pilihan anda?? [Bukan untuk kelompok GOLPUT loh..]'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/Sa0TsetdvcI/AAAAAAAAARU/oRVRzgnUkU4/s72-c/korupsi-pemilu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-6105153296887840311</id><published>2009-01-14T20:34:00.000-08:00</published><updated>2009-03-03T05:03:13.596-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Palestina'/><title type='text'>Suara dari Neraka</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SW84hI9bBTI/AAAAAAAAAQ8/x6sTCKYz6LU/s1600-h/palestina-baru.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 285px; height: 188px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SW84hI9bBTI/AAAAAAAAAQ8/x6sTCKYz6LU/s400/palestina-baru.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291510229175567666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mereka adalah saksi mata kekerasan Israel di Gaza. Di tengah udara dingin, mereka menuturkan pengalamannya kepada Tempo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua pekan lebih agresi Israel meluluhlantakkan Gaza. Ratusan orang meregang nyawa di ujung mesin-mesin perang Israel. Ribuan lainnya meringkuk kedinginan, mengerang kesakitan di rumah sakit, barak pengungsian, dan bangunan yang cukup mujur terhindar dari bombardir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat percakapan telepon, dengan latar belakang jeritan anak kecil dan hiruk-pikuk pengungsi Gaza, Angela Dewi dari Tempo merekam sejumlah kesaksian mereka yang selamat dari serangan. Ada wartawan dan dosen, pekerja kemanusiaan, serta ibu rumah tangga yang menyaksikan penembakan seluruh keluarga sepupunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rami Almeghari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;34 tahun&lt;br /&gt;Dosen paruh waktu di Islamic University of Gaza; pemimpin redaksi pusat media internasional Biro Informasi Palestina; ayah empat anak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 27 Desember itu, saya berada tak jauh dari rumah, di kamp pengungsi Maghazi di tengah-tengah Jalur Gaza yang menampung 45 ribu warga Palestina. Hari itu saya hendak memperbaiki radio mobil saya di toko reparasi alat elektronik. Maghazi termasuk kamp pengungsi terbesar di Palestina, dibangun pada 1949 di kawasan Deir al-Balah, di atas tanah seluas 5,6 kilometer persegi. Udara dingin meski matahari bersinar cerah. Saya ingat waktu itu pukul 11.30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba terdengar ledakan amat keras, disusul asap hitam membubung ke langit. Apa yang terjadi? Saya langsung teringat kepada anak-anak di rumah, terutama putra bungsu saya, Muhammad, yang selalu mengikuti ke mana pun saya pergi di akhir pekan. Saya segera menelepon ke kantor untuk mengecek apa yang terjadi, lalu menelepon istri untuk memastikan anak-anak aman dan semuanya berada di dalam rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa pikir panjang, saya menyetir mobil memasuki Kota Gaza. Kota itu benar-benar hancur. Dalam sekejap, di tengah hujan bom, puluhan sasaran—kantor polisi, bangunan penting, dan tempat layanan umum—rata dengan tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, saya dengar Israel mengumumkan target serangan mereka: infrastruktur Hamas dan pelontar roket milik Hamas. Nyatanya, di hari pertama saja korban yang bergelimpangan justru warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seraya berkendara dengan hati galau, pikiran saya pepat oleh bayangan anak-anak saya. Perasaan saya serupa diaduk-aduk: antara menjadi wartawan, ayah empat anak, dan pengungsi Palestina. Ketika itu, saya berpikir untuk menyelamatkan dulu anak-anak. Saya berpikir untuk segera menimbun cadangan makanan dan membeli bahan bakar buat mobil dan generator. Selama 19 bulan dalam cengkeraman isolasi yang diberlakukan Israel, bahan bakar sulit didapat. Harga bahan bakar yang diselundupkan dari terowongan-terowong an di perbatasan Mesir-Gaza menjadi mahal sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak Israel membumihanguskan Gaza, sanak-keluarga saya tinggal menumpang di rumah. Mereka ada 10 orang, enam di antaranya anak-anak. Untunglah istri saya amat paham pada kondisi ini. Anak-anak saya—Aseel, Nadine, Munir, dan Muhammad—pun mulai terbiasa dengan suara tembakan. Bahkan Munir, yang berusia 9 tahun, rajin mengabari saya berita-berita terbaru di televisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah serangan Israel, saya terus bertugas: mengunjungi kamp pengungsi dan rumah sakit, menemui pejabat dan tokoh Palestina, di tengah suasana mencekam. Kadang-kadang mobil saya mati karena bensin habis, dan peralatan rekaman rusak. Belum lagi harus berlari menyelamatkan diri ketika mendengar bunyi tembakan dan hujan bom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berusaha untuk terus berpikir waras di tengah situasi mengerikan ini. Banyak wartawan luar negeri yang tak mendapat akses di Gaza dan saya harus membantu mereka. Kadang, ketika hati saya tak bisa lagi menahan kemarahan melihat mayat anak-anak diangkut ke rumah sakit, saya menjadi emosional. Dalam hati, saya terus bertanya mengapa Israel menyebut ini perang melawan Hamas. Manusia waras mana pun pasti akan berpikir, ini perang melawan warga sipil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Eva Bartlett&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;28 tahun&lt;br /&gt;Anggota tim advokasi sukarelawan kemanusiaan dari Kanada. Pada 2007, Bartlett menghabiskan waktu delapan bulan di tengah warga Tepi Barat dan perbatasan Rafah. Ia kembali ke Palestina pada November lalu, menumpang kapal aktivis asing Free Gaza Movement yang mengangkut bantuan makanan dan obat-obatan untuk warga Gaza yang terisolasi. Ia termasuk sedikit di antara sukarelawan asing yang bertahan di Jalur Gaza.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama Israel menggempur Gaza, kesibukan saya praktis meningkat. Tadinya lebih banyak mondar-mandir ke Jabaliya untuk mengantar buku-buku dan peralatan sekolah, kini saya harus berhadapan dengan korban serangan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang hari dalam sepekan serangan, saya hampir kehilangan kekuatan yang saya andalkan selama ini. Saya tak bisa menahan tangis. Saya ikut ambulans, menjemput dan mengangkut korban cedera. Kondisi mereka sangat memilukan: anak-anak dengan luka parah di sekujur tubuh, belum lagi mayat dengan bagian tubuh yang sudah tidak utuh yang harus dikubur buru-buru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat saya amat terpukul adalah ketika ambulans yang membawa paramedis dan korban serangan ikut dibombardir Israel di kawasan Beit Lahiyah. Seorang teman saya, dokter Palestina bernama Arafa Hani Abed al-Dayem, tewas di tempat. Dia dokter yang baik dan sangat membantu tugas saya selama berada di Gaza. Kematian Arafa dan korban-korban tak berdosa lain membuat saya tak paham apa yang sesungguhnya diinginkan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Zehwa Suliman al-Nabahin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;30 tahun&lt;br /&gt;Istri seorang pegawai tata usaha di kantor Otoritas Palestina; ibu rumah tangga dengan dua anak; tinggal di Johr al-Dik di Distrik Deir al-Balah, Kota Gaza&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama Israel membombardir Gaza, banyak sekali serangan yang dilancarkan ke kawasan tempat tinggal kami. Rumah-rumah tetangga kami sudah hancur dan rata dengan tanah. Suami saya memutuskan kami harus meninggalkan rumah. Selama 10 hari belakangan kami mengungsi di rumah adik saya yang tinggal berdekatan dengan sepupu kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah yang lumayan besar itu sudah ada ipar-ipar lain yang ikut mengungsi. Kondisinya berdesakan dan riuh oleh suara anak-anak. Perempuan dan anak-anak dilarang ke luar rumah. Para laki-laki berbelanja kebutuhan makanan dan bahan bakar. Udara dingin sangat menyiksa karena tak ada listrik untuk menyalakan mesin penghangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 6 Januari, adalah saat paling mencekam dalam hidup saya. Rumah sepupu saya yang terletak 300 meter dari rumah adik saya terkena serangan. Dari suaranya, saya bisa menduga itu serangan yang dilancarkan dari pesawat tempur F-16 bikinan Amerika. Ketika itu, hari sudah mulai gelap dan kami tak tahu bagaimana nasib mereka. Di rumah itu ada sepupu saya dan istrinya, mertuanya, serta lima anak laki-laki mereka. Saya tak berani mengintip atau keluar dari rumah setelah serangan terjadi. Malam itu waktu seolah membeku. Saya tak sabar menunggu pagi tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paginya, ketika suasana telah sedikit tenang, saya mendengar jeritan dari arah rumah sepupu saya. Rupanya, suami adik saya sudah melihat kondisi rumah sepupu yang hancur. Suami saya dan sejumlah pria lain berlarian untuk melihat kondisi para korban. Di antara reruntuhan itu, kami kemudian menemukan jasad sepupu saya dan keluarganya. Kondisi mereka sungguh mengerikan. Bagian-bagian tubuhnya terpisah karena dihantam bom berdaya ledak tinggi. Hanya dua orang yang selamat, dua anak laki-lakinya yang masih remaja. Itu pun dengan kondisi mengenaskan, dengan kaki yang harus diamputasi karena terimpit reruntuhan bangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami memakamkan para korban dengan tergesa-gesa di tengah udara dingin karena khawatir serangan berikutnya datang lagi. Saya tak kuasa menahan marah dan sedih. Mengapa keluarga kami harus menjadi korban? Apa salah kami? Di tengah keputusasaan dan ketakutan, saya yakin Israel akan menerima balasan atas semua kekejaman yang dilakukan terhadap rakyat Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Artikel ini dapat anda baca juga di &lt;a href="http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2009/01/12/LU/mbm.20090112.LU129251.id.html"&gt;http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2009/01/12/LU/mbm.20090112.LU129251.id.html&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-6105153296887840311?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/6105153296887840311/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/01/suara-dari-neraka.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/6105153296887840311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/6105153296887840311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/01/suara-dari-neraka.html' title='Suara dari Neraka'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SW84hI9bBTI/AAAAAAAAAQ8/x6sTCKYz6LU/s72-c/palestina-baru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8529832707342378845.post-6189783843319374551</id><published>2009-01-14T17:46:00.000-08:00</published><updated>2009-03-13T20:19:52.350-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Palestina'/><title type='text'>KUTUKAN TANAH SUCI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SW6xZSwFIhI/AAAAAAAAAQk/P18Uwdxq2-Y/s1600-h/GazaBoyTank.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 364px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SW6xZSwFIhI/AAAAAAAAAQk/P18Uwdxq2-Y/s400/GazaBoyTank.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291361660295258642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dentuman suara ledakan bergema di seluruh penjuru kota. Darah mengalir, mayat bergelimpangan. Air mata terurai, kepiluan tak terelakkan. Melihat Gaza sekarang ini, tak ubahnya seperti masa ribuan tahun yang lalu dimana peradaban manusia belum seperti sekarang. Tidak ada batasan kemanusiaan, rasa keadilan, ataupun belas kasihan laksana binatang buas yang sedang menerkam mangsanya. Bedanya kini menggunakan peralatan yang lebih canggih sehingga kebrutalan tidak akan terlalu terlihat secara vulgar seperti di masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Hingga kini hari ke-20 invasi israel ke Palestina, jumlah korban tewas akibat kekejaman Israel sudah hampir 1000 orang. Sebagian besar adalah anak-anak dan kaum wanita. Angka ini akan terus bertambah mengingat besarnya jumlah korban luka-luka yang parah sedangkan sarana prasarana perawatan medis sangat minim akibat blokade Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SW63JR1MTfI/AAAAAAAAAQs/QsxbeXKODGA/s1600-h/gaza.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 139px; height: 94px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SW63JR1MTfI/AAAAAAAAAQs/QsxbeXKODGA/s400/gaza.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291367982240124402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Israel menjadikan Hamas sebagai alasan mereka membantai seluruh Palestina. Hamas pun tidak mau mengalah dengan terus mengirimkan roket-roket ke wilayah israel. Hasilnya, 4 orang terluka di pihak Israel dan ribuan terbunuh di Palestina. Hamas yang sudah terbakar kebencian yang mendalam semenjak lama sepertinya sudah tidak dapat bertindak rasional lagi. Tidak lagi memikirkan korban di pihak saudara mereka sendiri yang terus berjatuhan. Israel pun nampaknya tidak berniat memberi ampun kepada Hamas ataupun kepada Palestina seumumnya yang sedari awal menjadi duri dalam renacananya menguasai kembali Tanah Yang Dijanjikan Tuhan (The Promised Land). Sehingga pemandangannya sekarang persis seperti seekor kucing yang  sedang mempermainkan tikus yang sudah tidak berdaya.&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SW63tBciLkI/AAAAAAAAAQ0/pla0m0QRZGA/s1600-h/gaza_blood.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 400px; height: 266px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SW63tBciLkI/AAAAAAAAAQ0/pla0m0QRZGA/s400/gaza_blood.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5291368596317023810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika ini terjadi ribuan tahun yang lalu, kita akan faham karena waktu itu belum ada hukum internasional yang mengikat semua bangsa-bangsa di dunia. Belum ada Perserikatan Bangsa Bangsa seperti sekarang ini yang bertujuan menjaga perdamaian dunia. Lalu apa yang salah?? Apa yang sebenarnya sedang terjadi? Kenapa kekejian seperti ini masih saja berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah politik dan permainan kotornya dari dulu memang bukan termasuk hal yang dapat ku cerna. Mungkin aku terlalu naif untuk bisa mengerti hal seperti itu. Tapi setidaknya semua setuju dengan azas kemanusiaan. Agama manapun di dunia ini pasti memberikan perhatian pada kemanusiaan ini tanpa terkecuali. Manusia harusnya memang banyak belajar tentang kemanusiaan dari pengalaman sejarah berabad-abad. Cukup sudah peperangan, pertumpahan darah, kekerasan, dan ketidakadilan.&lt;br /&gt;Namun mungkin kehendak Tuhan lain. Selalu kita memikirkan apa yang menjadi kehendak kita tanpa memperhatikan kehendak Tuhan. Tuhan selalu memberikan jalan untuk kebaikan umat manusia. Namun semikian manusia tanpa malu menolak semua yang terbaik itu dan memilih jalannya sendiri. Kebaikan hanyalah bila manusia kembali ke jalan Tuhan. Namun kebanyakan manusia tidak lagi memperhatikan jalan hidup yang sedang dilaluinya. Terlalu asyik dengan ambisi dirinya serta mengabaikan seruan Tuhan untuk kembali ke jalan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masing-masing merasa benar dengan arah yang sedang dituju tanpa mau memeriksa dengan benar navigasi Ilahi yang diberikan. Tanda-tanda diabaikan dan dianggap tidak dijadikan panduan untuk mencari arah. Semakin lama manusia makin kehilangan arah dan tujuan hidupnya. Hingga langit baru dan dunia baru akan mustahil terwujud tanpa adanya revolusi mendasar dalam kehidupan setiap orang yang dapat membangkitkan kembali kesadaran akan adanya keinginan Tuhan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin banyak yang belum menyadari betapa genting keadaan dunia sekarang ini. Diawali dengan turun naiknya harga minyak dunia, lalu jatuhnya ekonomi Amerika dalam krisis yang mengakibatkan krisis global, lalu kini tiba-tiba Israel menyerang Gaza membabi buta. Dengan alasan untuk memberangus Hamas. Aku sama sekali tidak pernah mengharapkan PD-3 (Perang Dunia 3) akan terjadi. Tapi melihat gelagat dinamika politik dan ekonomi dunia saat ini semuanya jadi terasa semakin dekat. Gaza mungkin hanyalah sebuah momentum awal. Selanjutnya entah apa yang akan terjadi.. wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" id="fullpost" &gt;Abunaweed, Jakarta 15 Jan '09&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8529832707342378845-6189783843319374551?l=abunaweed.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abunaweed.blogspot.com/feeds/6189783843319374551/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/01/kutukan-tanah-suci.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/6189783843319374551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8529832707342378845/posts/default/6189783843319374551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abunaweed.blogspot.com/2009/01/kutukan-tanah-suci.html' title='KUTUKAN TANAH SUCI'/><author><name>Abu Naweed</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06061429073186184692</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09888652625568355168'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_UU77VHFfZ5E/SW6xZSwFIhI/AAAAAAAAAQk/P18Uwdxq2-Y/s72-c/GazaBoyTank.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry></feed>