tag:blogger.com,1999:blog-78741684848393604702008-07-26T13:23:48.169+08:00Hikmah TeknologiMohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comBlogger118125tag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-29941060108735102982008-07-25T09:19:00.002+08:002008-07-26T03:50:47.452+08:00Kompas.com yang Semakin VulgarBeberapa hari ini saya sangat sering mengunjungi <a href="http://kompas.com">Kompas.com</a> karena beberapa alasan. Saya sendiri adalah pembaca fanatik koran Kompas (versi klasik) sejak kecil, sejak mulai bisa membaca. Terus terang ada banyak kekecewaan dalam hati saya melihat perkembangan Kompas.com yang didorong penuh untuk menjadi salah satu motor perkembangan dunia berita digital di tanah air. Kenapa demikian?<br /><br />Lihatlah judul berita-berita di halaman mukanya: "Truk Lindas Taksi, Sopir Tewas Terjepit", "Ditemukan Dua Mayat Bayi Membusuk", "Kencan Tanpa Kondom, Jangan-jangan...", "Pakai Celana Dalam, Kemana Penis...", "Polisi Pemerkosa Tahanan Ditahan...". Sungguh vulgar dan cenderung seperti "koran kuning". Itu semua adalah list berita terkini dalam edisi satu hari. Foto utama yang ditampilkan pun ikut-ikutan vulgar. Foto pria dan wanita samar-samar berbaring mesra berselimut diatas tempat tidur, kemudian ada foto tangan diikat tali didepan jeruji besi. Itu adalah pemandangan utama di halaman depan ketika anda mengunjungi Kompas.com. <br /><span id="fullpost"><br />Lebih parah lagi, kunjungi juga layanan terbaru mereka yang disebut <a href="http://community.kompas.com">KoKi (Kompas Kita, Komunitas Kita)</a>, koran komunitas "citizen journalism", salah satu show window perkembangan web 2.0 dalam dunia digital Indonesia. Anda akan langsung disambut foto tanpa busana seorang wanita cantik yang diambil dari belakang (tapi masih bercelana). Kemudian ada foto pemuda tewas terkapar basah di sungai dimana wajahnya dikaburkan. Beritanya? "Foreplay, Please", "Janda Kembang (Bacaan Khusus Orang Dewasa)", dst. <br /><br />Sedih... Mana Kompas klasik yang mampu bertahan menjadi koran paling elegan di Indonesia selama puluhan tahun? Kompas yang rela saya beli berapapun harganya karena ingin mendapat berita yang "berkualitas".<br /><br />Sadarkah Kompas.com bahwa situs online mereka telah menjadi barometer perkembangan dunia maya Indonesia? Kalau Kompas saja begini? Mau dibawa kemana yang lain? Kompas.com, seperti Kompas cetak klasik, dituntut untuk mampu membuat dan menciptakan standar baru media online di Indonesia. Media yang elegan, intelektual dan bersifat membangun karakter bangsa. Sekali lagi, seperti yang telah mereka perankan puluhan tahun dengan Kompas cetak klasik. Bukannya malah ikut-ikutan trend pornografi dan kekerasan yang sering masih jadi persepsi umum publik kita terhadap media Internet.<br /><br />Sebagai insan yang bergelut di dunia pendidikan berbasis teknologi informasi, saya berkeliling mempromosikan media online ke berbagai pelosok tanah air. Semata-mata karena keyakinan bahwa teknologi yang satu ini akan bisa membawa bangsa Indonesia keluar dari keterpurukan. Mengajak mereka meng-exlopre dunia baru yang selalu saya gembar-gemborkan sebagai "dunia intelektual". Saya selalu tunjukkan Kompas.com sebagai salah satu link perkenalan mereka terhadap dunia Internet, link pembuka yang saya yakin akan membawa persepsi positif masyarakat terhadap media di Internet. <br /><br />Namun sekarang? Saya pasti akan hindari memperkenalkan link ini ke para pelajar Indonesia, para guru. Saya masih sedang mencari tautan lain yang lebih layak jadi simbol media Internet Indonesia.<br /><br />Dalam hati kecil saya, saya tetap yakin Kompas.com bisa kembali ke hati saya, tapi entah kapan. Apalagi ditengah dunia kapitalis Indonesia yang semuanya berorientasi pada kehendak pasar dan profit finansial semata.<br /><br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-78772819362918793022008-07-24T03:41:00.004+08:002008-07-24T04:12:00.520+08:00Google Knol Akhirnya Diluncurkan<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SIeKFkf5cAI/AAAAAAAABGE/WTr9bhRa9xg/s1600-h/knol-logo.png"><img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SIeKFkf5cAI/AAAAAAAABGE/WTr9bhRa9xg/s400/knol-logo.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226297720888193026" border="0" /></a>Akhir 2007 lalu, saya menulis tentang "<a href="http://teknohikmah.blogspot.com/2007/12/google-knol-initial-review.html">Google Knol, Initial Review</a>", produk terbaru Google Inc. yang terbaru saat itu, status masih belum exist. Silahkan baca untuk melihat lebih jauh apa yang dimaksud dengan Knol milik Google itu. Malam ini saya dapat email bahwa layanan ini sudah resmi di-launch. Silahkan masuk ke versi Beta di <a href="http://knol.google.com/">http://knol.google.com</a>. Tampilannya sangat sederhana, tidak ada tanda apa-apa bahwa situs ini baru diluncurkan. Atau info tanggal launching yang saya dapat salah?<br /><br />Saat saya review akhir tahun 2007 itu, situsnya belum ada, baru sekilas info tentang layanannya serta beberapa ahli yang sudah ikut menulis untuk edisi perdananya. Di situs resmi edisi terakhir ini, muncul statement bahwa layanan ini lebih luas dari hanya sekedar sebuah "ensiklopedia online yang terbuka". Ada nuansa kolaborasi online yang sangat kuat disana. Tentu saja belum ada versi Bahasa Indonesia. Selamat menikmati dan selamat ikut berkontribusi.<br /><span id="fullpost"><br />Mudah-mudahan saya segera punya cukup waktu untuk memberikan review lebih lanjut atas layanan ini... bakal heboh dan hebat.<br /><br />Sekilas apa itu Knol dari situsnya:<br /><blockquote>Knol offers:<br />* Ease of use<br />All you need is an account, a name and a desire to write and we'll take care of the rest.<br />* Control<br />You specify the level of collaboration you want with the community. Your knol, your voice.<br />* Community<br />You can connect with other experts in your area of interest to share and grow knowledge.<br />* Visibility<br />We value and promote authorship. Great content will be visible on any search engine.<br />* Growth<br />Sharing your knowledge with the world is rewarding for everyone.</blockquote><br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-81128510852532118372008-07-22T01:45:00.004+08:002008-07-22T02:17:59.397+08:00Download Kurikulum SMK Teknologi Informasi 2004Tidak gampang mencari informasi mengenai kurikulum sekolah di Indonesia. Ada banyak website, ada banyak proyek Diknas yang menyediakannya secara online. Tapi pada saat kita membutuhkannya, sangat sulit dilacak, terutama via Google. Hingga hari ini masih banyak rekan-rekan yang meminta kepada saya dokumen kurikulum SMK teknologi informasi (SMK TI). Bersama ini saya share saja file yang saya miliki, kebetulan yang saya miliki adalah file kurikulum SMK versi tahun 2004.<br /><br />Saat tulisan ini dibuat, sekolah diwajibkan membuat sendiri kurikulum SMK berbentuk KTSP. Prinsipnya pada saat anda ingin membuat KTSP untuk sekolah anda, gunakan Kurikulum 2004 sebagai dasar, kembangkan atau kurangi sesuai kebutuhan anda. Bersama ini saya sampaikan juga contoh KTSM SMK program keahlian Multimedia dari SMKN 4 Malang yang sering dijadikan acuan (terima kasih pada pak Kwarta Adiprama yang membaginya). Anda tinggal menggunakan format contoh tersebut, dan memasukkan kebutuhan sesuai daerah anda mengacu pada kurikulum 2004. Saya sertakan juga file presentasi lengkap bagaimana membuat KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) SMK yang saya lupa didapat dari sumber mana (mohon maaf bagi pembuatnya).<br /><span id="fullpost"><br />Kemudian saya sertakan juga overview dari kurikulum SMK TI yang terdiri dari 3 program keahlian yaitu multimedia (MM), rekayasa perangkat lunak (RPL) dan teknik komputer jaringan (TKJ). File-file ini kami gunakan di SMK Teknologi Informasi (SMK TI) Airlangga Samarinda sebagai dasar bekerja. Silahkan langsung download dibawah ini.<br /><ul><li><a href="http://madriyanto.googlepages.com/MM.rar">Download Kurikulum SMK 2004 Multimedia (MM)</a></li><li><a href="http://madriyanto.googlepages.com/RPL.rar">Download Kurikulum SMK 2004 Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)</a></li><li><a href="http://madriyanto.googlepages.com/TKJ.rar">Download Kurikulum SMK 2004 Teknik Komputer Jaringan (TKJ)</a></li><li><a href="http://madriyanto.googlepages.com/KurikulumSMK2004.rar">Download Overview Kurikulum SMK 2004 Teknologi Informasi atau Teknik Informatika</a></li><li><a href="http://madriyanto.googlepages.com/ktsp-mm-smkn4.rar">Download Dokumen Contoh KTSP SMK Multimedia SMKN 4 Malang (2006)</a></li><li><a href="http://madriyanto.googlepages.com/KTSP-SMK.rar">Download File Presentasi Cara Penyusunan KTSP SMK</a><br /></li></ul>Semua file saya kompresi kedalam bentuk RAR dan berukuran cukup besar, masing-masing 400an KB, kecuali contoh SMKN 4 Malang yang berukuran 3,5 MB. Jadi bersabarlah saat men-download-nya.<br /><br />File-file ini saya simpan di Google Pages dan tulisan blog ini ada di Google Blogspot. Mudah-mudahan tetap exist selamanya kecuali Google bankrut. Semoga bermanfaat untuk yang memerlukannya.<br /><br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-48412226048691354702008-07-20T06:24:00.000+08:002008-07-20T06:25:19.195+08:00Ayo Buat Email di YmailYahoo Mail membuat beberapa kejutan baru. Saat ini, disamping menyediakan domain yahoo.com, yahoo.co.id dan berbagai domain Yahoo dalam domain banyak negara, mereka juga menyediakan domain baru ymail.com dan rocketmail.com. Karena masih sangat sedikit penggunanya, anda bisa punya banyak kesempatan untuk mendapatkan nama email yang pas sesuai keinginan anda. Kalau di yahoo.com atau yahoo.co.id sudah terlalu sulit untuk mencari nama yang pas karena ratusan juta pengguna lain sudah mengambil nama anda sebelumnya.<br /><br />Saya masih bisa dapat user adr1 di ymail, hebat kan? Istri saya dapat aidha, padahal di email lain seperti Gmail sudah tidak mungkin bisa dapat, apalagi dengan 4 karakter seperti itu. Gmail minimal 6 karakter, ymail hanya 4 karakter. Dan yang terpenting, ymail adalah Yahoo, raksasa yang sangat kuat dalam hal pengelolaan email gratis. Dijamin email anda tidak akan hilang atau ketinggalan zaman. Nama domain nya pun unik: ymail... Ada nuansa ingin menyaingi gmail. Tapi sangat simpel.<br /><span id="fullpost"><br />Dalam membuat email address, nama yang pendek dan domain yang pendek serta mudah diingat adalah salah satu faktor yang membuat email address kita tergolong email "cantik".<br /><br />So, bergegaslah... jangan sampai keduluan orang lain. Langsung masuk ke <a href="www.yahoo.com">www.yahoo.com</a> untuk signup.<br /><br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-18294687150760553332008-07-20T06:20:00.003+08:002008-07-20T06:29:40.885+08:00Keberhasilan Penyelenggaraan IT PON XVII 2008 di Kalimantan TimurPON ke-17 (XVII) 2008 di Kalimantan Timur menyisakan banyak kenangan bagi rakyat Kaltim yang menjadi tuan rumah. Pesimisme saat persiapan yang digempur berbagai masalah, akhirnya berbuah manis diakhir event. Walaupun jauh dari sempurna, namun secara keseluruhan angka 70 masih layak diberikan kepada penyelenggaraan yang menggunakan APBD Kaltim mencapai Rp 4 trilun ini. Saya pun sebagai orang daerah ini ingin ikut menyumbang melalui tulisan mengenai bidang yang saya kenal yaitu teknologi informasi. Mudah-mudahan bisa jadi dokumen sejarah yang bisa dipakai, paling tidak bagi tuan rumah PON XVIII 2012 di Riau nanti.<br /><br />Tulisan saya "<a href="http://madriyanto.blogspot.com/2008/07/belajar-dari-pengelolaan-data-medali-di.html">Belajar dari Pengelolaan Data Medali di PON XVII 2008 di Kalimantan Timur</a>" menyorot tentang adanya dualisme data "resmi" yang justru membingungkan masyarakat. Silahkan simak langsung. Namun secara keseluruhan, bidang IT PON 2008 telah bekerja maksimal dan hasilnya jauh dari ekspektasi awal yang diperkirakan akan menghadapi banyak masalah.<br /><span id="fullpost"><br />Beberapa info mengenai acara pembukaan, jalannya PON hingga penutupan juga saya tulis walau tidak banyak. Ini karena saat penyelenggaraan PON saya tidak berada di bumi Kaltim. Selamat membaca di blog saya "<a href="http://madriyanto.blogspot.com/search/label/PON%202008">The World Viewed from Samarinda</a>".<br /><br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-12171678950912003612008-07-06T08:52:00.004+08:002008-07-06T11:07:31.118+08:00Asus Eee PC Baru Rp 2,7 jutaDi sebuah pameran komputer back to school di ITC Surabaya, saya diberitahu bahwa harga UMPC (ultra mobile PC) Asus Eee PC layar ukuran 7-inch sudah jatuh ke harga sangat rendah, hanya Rp 2,7 juta (belum saya ketahui yang versi mana). Kalau dilihat dari sisi ide awal munculnya segmen ini yaitu untuk memberikan keterjangkauan para siswa sekolah di negara berkembang untuk memiliki laptop, rasanya titik harga ini sudah sangat mendekati terjangkau. Luar biasa...<br /><br />Pada saat bersamaan Asus Eee PC 901 ternyata sudah muncul. Ini adalah versi 9-inch namun menggunakan processor baru dari Intel yang memang dikhususkan untuk produk mobile seperti ini, namanya Intel Atom CPU. Namun dari laporan CNET, kecepatan processor baru ini justru lebih lambat dari Celeron 900 di 2 versi awal.<br /><span id="fullpost"><br />Namun bila dilihat dari sisi kejatuhan harga yang cukup signifikan dari harga awal USD 299, maka jadi pertanyaan juga, kenapa bisa jatuh dalam kurun waktu sangat singkat? Product life cycle nya jadi terasa sangat pendek, hanya sekitar 1 tahun sejak peluncuran, merugikan bagi customer setia yang membeli awal. Menurut saya ini salah Asus sendiri yang terlalu terburu-buru meluncurkan versi baru berlayar 9-inch. Saya sendiri bingung mau melepas Eee PC milik saya yang baru saya miliki beberapa bulan, tapi ingin ganti ke versi 9-inch. Mau dijual terlalu jatuh harganya. Padahal saya beli beberapa bulan lalu, harganya masih Rp 4,35 juta.<br /><br />Berikut data review dari CNET tentang Asus Eee PC 901 (harga belum diketahui):<br /><br /><blockquote>Asus Eee PC 901 (Windows XP)<br /><br />Editors' rating: 7.8<br /><br />The good: Much-improved battery life; new mouse and quick-launch buttons; still highly portable and reasonably priced.<br /><br />The bad: New Atom CPU is slower than previous Celeron Eee PC, slightly bigger than the Eee 900; price is creeping up to the full-size laptop range.<br /><br />The bottom line: The long-awaited Asus Eee PC 901 is the best version of this inexpensive Netbook yet, but it's facing increased competition from the likes of HP, Dell, and MSI.</blockquote><br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SHA2yfpCL3I/AAAAAAAABEQ/GUxs5Pvg0cs/s1600-h/eee901.jpg"><img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SHA2yfpCL3I/AAAAAAAABEQ/GUxs5Pvg0cs/s400/eee901.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5219732209237372786" /></a><br /><br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-15855132222407569252008-06-25T21:58:00.001+08:002008-06-25T21:59:45.187+08:00Mengelola Perubahan Sosial & Budaya Masyarakat Menghadapi Serbuan Teknologi InformasiBeberapa bulan belakangan saya sering diundang untuk memberikan presentasi mengenai pemanfaatan teknologi komunikasi & informasi untuk dunia pendidikan. Biasanya saya selalu mulai dengan memperkenalkan audiens yang sebagian besar kaum "tua" dengan fakta-fakta visual yang didapatkan dan dilihat oleh anak-anak kita setiap hari melalui ponselnya serta ketika mereka "main Internet". <br /><br />Sebagian peserta biasanya terkejut dan tidak menyangka dengan apa yang mereka lihat. Saya mulai dengan gambar favorit saya, screen shot dari Popular Members di Friendster. Ini adalah halaman situs Friendster yang berisi foto-foto anggota Friendster yang paling populer. Memang semuanya wanita muda dengan pose-pose yang cukup panas plus nama serta statusnya. Sebagai info tambahan, saya sampaikan ke peserta bahwa Friendster adalah situs Internet yang saat ini menduduki posisi nomor 1 di Indonesia, Malaysia dan negara Asia Tenggara lain sebagai situs yang paling banyak dikunjungi.<br /><span id="fullpost"><br />Artinya, itu adalah situs yang kemungkinan besar dikunjungi oleh anak-anak kita setiap mereka berkesempatan masuk ke Internet. Tentu saja Friendster bukan situs "terlarang". Friendster adalah situs positif yang sangat baik untuk mengembangkan kemampuan komunikasi anak-anak kita di dunia global. Namun setiap orang bisa "terpeleset" di Internet dan menggunakannya untuk melakukan aktivitas negatif seperti mengunjungi situs-situs porno, dan Friendster bisa jadi pintu gerbang dari semua itu. <br /><br />Setelah audiens tersadar, saya baru kemudian masuk ke konsep Web 2.0 (Internet Masa Kini), mengenalkan ke mereka betapa mudahnya pemanfaatan Internet saat ini serta betapa besarnya dampak yang diakibatkan bagi dunia kehidupan kita. Saya tetap selalu berusaha menyeimbangkan aspek positif dan negatifnya, jangan sampai malah akhirnya presentasi saya menjadi pemicu mereka untuk menjauhkan anak-anaknya dari duni Internet.<br /><br />Ada banyak kasus dimana para pimpinan atau orangtua mengambil keputusan yang berlebihan dan tidak berdasar berkenaan dengan Internet dan juga dunia seluler. Sebagian besar karena ketakutan mereka akan bahayanya serta "gapteknya" mereka dalam mengikuti perkembangan. Sebuah SMA unggul di daerah saya yang berasrama melarang seluruh siswanya membawa ponsel ke lingkungan sekolah. Seorang Kepala Dinas Pendidikan melarang siswa di daerahnya untuk membawa HP berkamera ke sekolah. Banyak ibu-ibu yang menolak usulan suaminya untuk berlangganan sambungan Internet di rumahnya. Semua karena alasan diatas. Takut aspek negatifnya, kemudian terpaksa melepaskan potensi dampak positifnya.<br /><br />Disinilah inti opini saya ini berada. Jangan hindari teknologi, tapi kelolalah dengan baik. Bukan hanya pengelolaan teknisnya, tapi juga kelola perubahan sosial dan budayanya. Mengelola perubahan ini tidak bisa dilakukan pelan-pelan karena teknologi dan penyebarannya ke masyarakat berjalan dengan sangat cepat. Kunci suksesnya ada pada pemilikan pengetahuan yang memadai atas perkembangan teknologi. Terlalu banyak orangtua serta para pimpinan gaptek yang tidak ingin melepaskan status "gapteknya". Entah karena malas atau memang sudah merasa tidak memiliki lagi cukup kekuatan untuk mengikuti teknologi. <br /><br />Kalau para orangtua terus memelihara "gapteknya", maka mustahil mereka bisa membuat suatu konsep atau bahkan sistem yang baik untuk mengelolanya. Namun bila para pengambil keputusan lebih mau membuka diri terhadap perkembangan teknologi, maka besar kemungkinan mereka akan punya cukup "amunisi" untuk untuk mampu melakukan kontrol dan pengendalian anak-anaknya secara baik dan bijak namun tetap ketat sesuai norma agama dan tata nilai ketimuran kita. <br /><br />Lihat juga tulisan saya sebelumnya yang bisa memberi info lebih jauh berkenaan dengan diksusi diatas:<br />- <a href="http://teknohikmah.blogspot.com/2008/04/melindungi-generasi-muda-kita-dari.html">Melindungi Generasi Muda dari Pornografi Online</a> <br />- <a href="http://teknohikmah.blogspot.com/2007/12/kajian-masa-depan-internet.html">Kajian Internet Masa Depan</a> <br /><br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-5496551400311818222008-06-11T07:50:00.013+08:002008-07-23T01:54:49.508+08:00iPhone 3G Meluncur Mid Juli, Harga USD 199Bagi yang mimpi mau punya Apple iPhone dengan harga terjangkau, tampaknya mimpi anda akan pelan-pelan terwujud. Steve Jobs dalam pemunculan opening speech di WWDC 2008 beberapa hari lalu jelas menyatakan bahwa masalah penurunan harga sehingga iPhone bisa masuk kategori terjangkau adalah salah satu prioritasnya. Ponsel revolusioner yang banyak disebut "merubah ponsel selamanya" ini memang sungguh luar biasa, dalam waktu singkat sudah terjual 6 juta unit sejak diluncurkan tahun lalu. Hasil survey customer menyatakan bahwa 90% penggunanya puas. Suatu angka yang tentu saja hebat, dan ini memang keunggulan tak terkalahkan produk-produk Apple (baca Steve Jobs sebagai otaknya).<br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SFA84mdp5YI/AAAAAAAABBA/DqrnItGXAS0/s1600-h/iphone-3g-1.jpg"><img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SFA84mdp5YI/AAAAAAAABBA/DqrnItGXAS0/s400/iphone-3g-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5210731711962932610" /></a><span id="fullpost"><br />OK, back to business. Jobs bilang bahwa launching iPhone 3G akan dilakukan paling cepat 11 Juli 2008 di 20-an negara secara serentak. Ada apa saja yang baru di versi 3G ini? Tentu saja kemampuan memakai jaringan 3G yang diklaim oleh Jobs 36% lebih cepat dalam browsing Internet dibanding Nokia N95 dan Treo 750. Kemudian ada GPS presisi tinggi, batere baru yang tahan 300 jam stand-by, dan akhirnya OS versi 2.0 yang memungkinkan masuknya aplikasi-aplikasi pihak ketiga (ini yang bakal membuat iPhone semakin meledak hebohnya). <a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SFA9ZciBNwI/AAAAAAAABBI/1Djab8BXA7w/s1600-h/iphone-3g-2.jpg"><img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SFA9ZciBNwI/AAAAAAAABBI/1Djab8BXA7w/s320/iphone-3g-2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5210732276232566530" /></a><br /><br />Heboh berikutnya adalah harga... Dengan harga peluncuran iPhone pertama USD 599, kemudian diturunkan ke USD 399, maka harga versi 3G ini malah terbalik dan semakin dibanting. Versi 8GB dibanting ke USD 199 (kurang dari Rp 2 juta), versi 16 GB USD 299. Gimana? Kalau masuk Indonesia resmi, saya sarankan langsung beli. Ini produk premium... Revolusi ponsel dan computing yang luar biasa bagus. Mudah-mudahan Indonesia masuk kedalam 20-an negara yang secara resmi akan dijadikan negara pertama peluncuran iPhone 3G ini. Sebagai info saja, Cina pasti tidak masuk... Heran juga, produsen lain ramai-ramai masuk Cina, Apple malah mengulur waktu, mungkin ada strategi khusus...<br /><br />Lihat foto saat Steve Jobs dengan gaya standardnya yang sangat terkenal, memperkenalkan iPhone dan melakukan speedtest langsung on stage.<br /><br />Update:<br />Salah satu hal yang kemungkinan bisa membuat harga iPhone turun jauh sekali adalah karena iPhone membuka peluang bagi pihak ketiga untuk membuat aplikasi-aplikasi iPhone. Namun tidak seperti Symbian yang dibuka begitu saja, Apple tampaknya akan menerapkan pola mekanisme seperti dalam dunia game console seperti Xbox dan Playstation. Jadi pembuat console bisa banting harga jual console nya, namun mereka dapat banyak pemasukan uang dari penjualan game yang dibuat oleh developer pihak ketiga. Ini bisa terjadi bila iPhone di lock agar tidak bisa dimasuki aplikasi pihak ketiga, kecuali yang sudah disetujui oleh Apple. Jadi Apple akan mendapat royalti dari setiap unit aplikasi yang terjual dari pihak ketiga. Kemungkinan skema inilah yang bisa mensubsidi harga jual menjadi lebih rendah. Dari pidato Steve Jobs saat itu, game tampaknya dijual sekitar USD 10 per copy. Bagus juga cara pikirnya...<br /><br />Info lain, silahkan cek via Google, infonya banyak sekali, saya hanya menyampaikan poin-poin menarik dari pandangan saya. Jangan lupa juga untuk mengunjungi website Apple yang sangat menarik dan penjelasannya sangat gamblang di <a href="http://apple.com">http://apple.com</a>.<br /><br />Update:<br />Akhirnya 11 Juli ini, diluncurkan juga iPhone 2.0 di USA. Tampaknya cukup crowded, tidak hanya dr sisi antrian fisik yang mau beli, tapi juga antrian untuk aktivasi online.<br /><br />Info dari Arif di Seatle, USA, perbedaan mendasar dari iPhone versi awal dengan yang sekarang ada di proses aktivasi. Yang dulu, aktivasi bisa tidak dilakukan. Jadi user hanya go online, unlock, kemudian iPhone bisa dibawa keluar dan bahkan diganti operatornya. Inilah versi yang beredar di Indonesia. <br /><br />Namun katanya saat ini proses dirubah. Aktivasi dilakukan di tempat pembelian (in-store activation). Pembeli HARUS subscribe ke AT&T utk paket 2 tahun (minimal sekitar USD 50/bulan), kalau berhenti didalam 2 tahun itu, pelanggan akan kena penalti besar. Jadi mungkin inilah faktor yang membuat secara keseluruhan angka harga USD 199 itu "palsu". Ongkos yang harus dikeluarkan pelanggan jauh lebih tinggi dari itu, apalagi pelanggan yang mau membawa iPhone keluar USA.<br /><br />Aktivasi di toko inilah yang membuat pelayanan pembelian jadi cukup lama, 1 pembeli butuh sekitar 10-15 menit (laporan CNET) yang mengakibatkan antrian di hari peluncuran iPhone tampah parah. Walau tidak seheboh tahun lalu, namun antrian tahun ini katanya cukup panjang. <br /><br />Kacaunya lagi, server aktivasi AT&T crashed saat peluncuran, perlu beberapa waktu untuk mengaktifkan server backup, hebat juga ceritanya nih.. Kemudian muncul lagi staement by email dari AT&T bahwa server mereka sudah up, tapi yang mendapat gangguan berikut adalah server iTunes. Pembeli iPhone baru katanya langsung melakukan sync ke server dan PC mereka di rumah, ini menyebabkan gangguan di server iTunes. Hah... akal-akalan mereka saja, yang jelas menurut saya, mereka tidak siap menghadapi peluncuran ini.<br /><br />Belum ada kabar hingga 2 hari setelah peluncuran tentang bug atau error lain...<br /><br />Ikuti terus perkembangan teknologi Apple di blog ini dalam kategori khusus "<a href="http://teknohikmah.blogspot.com/search/label/Apple">Apple</a>".<br /><br />Update:<br />Bagi para pemilik iPhone generasi pertama yang diluncurkan tahun lalu, Apple menjanjikan mereka untuk bisa mendownload dan mengupdate software mereka dari versi 1 menjadi versi 2. Namun laporan dari CNET menyebutkan bahwa hal ini tidak tersedia secara online di situs Apple (hingga hari Jumat 11 Juli 2008 yang dijanjikan, persis saat peluncuran Apple iPhone 3G veris 2.0). Ini juga salah satu contoh betapa Apple yang hebat itu pun punya banyak problem internal :-(<br /><br />Update per 23 Juli 2008:<br />Laporan penjualan dan performa keuangan Apple di tiga bulan pertama 2008 (third quarter 2007/2008) yang ternyata luar biasa. Lebih dari 700 ribu iPod terjual, 25 juta aplikasi iPhone telah terjual dari App Store. Plus info kinerja luar biasa iPod dan isu hengkangnya Steve Jobs dari Apple.<br /><blockquote>Apple announced fiscal third quarter revenues of $7.46 billion and net quarterly profit of $1.07 billion, beating analyst expectations on the strength of quarterly iPhone sales in excess of 700,000 (up from 270,000 in the year-ago quarter) and iPod sales of more than 11 million (a 12 percent unit growth over a year ago). Apple added that international sales accounted for 42 percent of the quarter's revenue. However, the computing giant forecast fourth quarter revenues of $7.8 billion and earnings per diluted share of $1, both below analyst expectations. CEO Steve Jobs' health is also the subject of much discussion since he appeared at Apple's recent Worldwide Developers Conference looking gaunt. "Steve's health is a private matter," said Apple COO Tim Cook during Monday's earnings call, adding that Jobs has no plans to leave the firm. On a more upbeat note, Apple said iPhone owners have now downloaded more than 25 million applications from the App Store. (Fierce Mobile 22 July 2008)<br /></blockquote><br />Update:<br />Berikut berita dari Detikinet 22 Juli 2008 tentang iPhone yang langka dan dijual di eBay dengan harga selangit.<br /><blockquote>Jadi Rebutan, iPhone 3G Ditawar Hingga USD 2.325 <br /><br />Daya pikat iPhone 3G sungguh luar biasa. Banyak orang yang mendambakan dapat menimang smartphone besutan Apple tersebut. Namun, karena stoknya terbatas, banyak juga yang harus menelan kekecewaan karena tidak mendapatkannya.<br /><br />Maka tak heran saat eBay melelang iPhone 3G, antusiasme penawar begitu luar biasa. Penawaran untuk iPhone 3G versi 16 GB melampaui angka USD 1.000, dan berakhir pada harga USD 2.325. Sedangkan untuk iPhone 3G versi 8GB berkisar antara USD 800-900.<br /><br />Padahal untuk harga normal, iPhone 3G versi 16 GB dibanderol seharga USD 299 di Amerika Serikat dan untuk versi 8GB senilai USD 199.<br /><br />Ada hal menarik dalam proses lelang ini. Salah satu penawar potensial, yang sepertinya berasal dari Indonesia, mengajukan pertanyaan apakah iPhone tersebut dapat dikirimkan ke Indonesia.<br /><br />Memang iPhone 3G belum menjejakkan kaki di Indonesia. Saat ini smartphone tersebut baru dijual di 20 negara, tapi Apple berharap nantinya dapat menjangkau hingga 70 negara, demikian seperti dikutip detikINET dari PCWorld, Selasa (22/7/2008).<br /><br />Peluncuran iPhone generasi terbaru ini terbilang sukses. Terbukti, pada minggu pertama memulai debutnya, iPhone 3G sukses terjual lebih dari satu juta unit.</blockquote>Diketik menggunakan Asus Eee PC 4G Black<br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-54985517597892237922008-06-10T02:31:00.005+08:002008-06-12T07:56:47.891+08:00Samsung i900 Omnia, Dijual Perdana di Asia Tenggara<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SE13T1K5SaI/AAAAAAAABAo/fPEX2UCTMcc/s1600-h/ominia1.gif"><img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SE13T1K5SaI/AAAAAAAABAo/fPEX2UCTMcc/s200/ominia1.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5209951526511528354" border="0" /></a>Saat sedang hangat-hangatnya masyarakat menanti peluncuran Apple iPhone 3G, Samsung mencoba mencuri momentum. Keluarlah i900 Omnia. Spesifikasi bahkan jauh lebih tinggi dari iPhone yang gosipnya hanya akan muncul dengan 3G, Omnia bisa 3.5G. Tapi apakah bisa menjadi "iPhone killer"? Itu cerita lain...<br /><br />Uniknya, Samsung akan meluncurkan produk ini di Communicasia Singapore minggu depan dan akan langsung dijual perdana di wilayah Asia Tenggara, wilayah yang hingga kini belum tersentuh penjualan iPhone resmi (yang ada adalah iPhone cracked version). Samsung membidik ke wilayah pasar terlemah dari iPhone, boleh juga... Di Eropa baru akan muncul Juli, dan di USA (sarangnya iPhone dengan pasar terkuat) justru belum ada kabar kapan akan diluncurkannya.<br /><span id="fullpost"><br /><blockquote>The i900 is a quad-band phone that will operate on both W-CDMA and GSM, and will support 7.2 Mbps HSDPA data speeds. It also comes equipped with a five-megapixel camera, GPS, WiFi, Bluetooth and a choice of either 8GB or 16GB of internal storage. </blockquote><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SE13cm0sfUI/AAAAAAAABAw/FwpqCHUy1UY/s1600-h/omnia2.gif"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SE13cm0sfUI/AAAAAAAABAw/FwpqCHUy1UY/s400/omnia2.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5209951677279141186" border="0" /></a><br />Yang selalu jadi kendala terbesar dari calon pesaing iPhone atau produk Apple lainnya adalah kecanggihan software. Terlalu sulit menghadapi kejeniusan Steve Jobs dalam menciptakan software canggih yang tetap bisa sangat "membumi" dan mudah digunakan dan diatas segalanya memang diperlukan (tanpa fitur-fitur aneh tapi mubazir).<br /><br />Mau beli? Tapi harganya belum ada kabar hingga kini. Prediksi saya akan berada di angka USD 500-600. Ini tradisi Samsung, meluncur dengan harga selangit, tapi kemudian setelah tidak laku akan turun drastis...<br /><br />Yang masih misteri juga adalah OS yg dipakai. Kalau saya jadi Samsung, pakai Windows Mobile saja, jadi langsung menghadapkan Microsoft dengan Apple. Jadi akan bisa memanfaatkan tekanan promosi Microsoft juga. Kalau Symbian, rasanya kecil kemungkinan, paling jelek Samsung muncul dengan OS buatan sendiri yang sangat sederhana, berharap pasar menyerap dengan mengesampingkan OS/software. Kalau dilihat dari foto-foto bocoran diatas, tampaknya OS adalah buatan Samsung sendiri... Kalau demikian saya jamin akan mustahil melawan kehebatan software Apple.<br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-54454640690948657772008-05-28T23:38:00.001+08:002008-05-28T23:41:59.512+08:00Peranan Game Dalam Memacu Kecerdasan AnakBeberapa tahun lalu saya sempat menulis pandangan saya mengenai game komputer yang saya anggap bisa meningkatkan kemampuan logika berpikir anak-anak serta berdampak positif dalam mengembangkan kecerdasan mereka. Silahkan baca posting tersebut disini.<br /><br />Kemudian beberapa hari lalu saya sempat membaca artikel berita "Peranan Game Dalam Memacu Kecerdasan Anak" di Detikinet dan saya copy and save. Judulnya mirp dengan tulisan saya, namun point yang dibahas berbeda. Saya fokus pada pengembangan logika berpikir, sementara penelitian ini berbicara mengenai tingkat kegembiraan secara fisik (arousal) yang ditemukan bisa meningkatkan kreatifitas. Sesuatu yang dampaknya adalah jenis dampak sesaat dari bermain game. Namun bagus juga untuk referensi kita semua yang masih terus dilanda persepsi sangat negatif terhadap game komputer bagi anak-anak.<br /><span id="fullpost"><br /><blockquote>Peranan Game Dalam Memacu Kecerdasan Anak<br />Sumber: Detikinet.com <br /><br />Dalam sebuah penelitian, video game ternyata bisa membawa banyak dampak positif seperti meningkatkan kecerdasan, kreativitas, serta kemampuan dalam mengambil keputusan.<br /><br />Hal ini diungkapkan oleh peneliti dari Penn State, Thailand. Disebutkan bahwa video game yang mampu memicu energi dan mood positif bagi gamer akan meningkatkan kreativitas.<br /><br />"Video game bukan sekadar hiburan. Kami mencoba untuk mengungkap bahwa video game dapat digunakan untuk pendidikan," ujar S. Shyam Sundar, sang peneliti, seperti dikutip detikINET dari Thaindian, Minggu (25/5/2008).<br /><br />Dalam penelitian itu, 98 responden diminta memainkan video game populer macam Dance Dance Revolution, dengan berbagai tingkat kesulitan. Setelah itu mereka menjalani tes.<br /><br />"Kami menggunakan dua variabel emosional, yakni tingkat kegembiraan secara fisik (arousal) dan perasaan negatif atau positif (valence)," tambah Elizabeth Hutton, rekan Sundar.<br /><br />Terlihat bahwa gamer yang memiliki tingkat arousal yang tinggi dan mood positif lebih berpotensi mencetuskan ide baru untuk mengatasi masalah. Begitu pula gamer yang memiliki arousal rendah dan mood yang negatif.<br /><br />Gamer yang memiliki suasana hati gembira atau sedih memiliki kreativitas yang paling tinggi, sebaliknya gamer yang marah atau santai cenderung kurang kreatif. Jadi kunci kreativitas adalah arousal yang tinggi atau rendah. Arousal yang sedang-sedang saja tidak memicu kreativitas.<br /><br />"Kami melihat bahwa elemen emosional dalam game dapat berperan sebagai mesin pemicu kreativitas dan kemampuan mengatasi masalah," tandas Sundar.<br /><br />Ia juga menambahkan bahwa video game dapat digunakan di kelas untuk meningkatkan kreativitas siswa dan di perusahaan untuk meningkatkan kemampuan mengambil keputusan.</blockquote><br /><br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-60477630971630478502008-05-25T13:58:00.004+08:002008-06-08T05:32:09.483+08:00Terobosan Kreatif Transaksi Online Mandala AirBeberapa tahun terakhir ini saya sangat sedikit melakukan travelling atau perjalanan keluar dari kota tempat tinggal saya. Saat harus terpaksa melakukannya lagi, saya mendapati bahwa banyak hal telah berubah di Indonesia. Hal yang sempat saya alami sewaktu kuliah di USA tahun 2000-2002 lalu, dimana segala sesuatu yang berhubungan dengan perjalanan dilakukan secara online, saat ini pelan namun pasti mulai terjadi juga di negeri saya.<br /><br />Yang paling nyata terlihat adalah online ticketing. Dirintis oleh Air Asia dan kemudian diikuti oleh banyak airline lokal lain terutama yang saya lihat paling baik adalah Mandala Air di www.mandalaair.com dan Lion Air di www.lionair.co.id, maka mulai terlihat bahwa sistem pembelian tiket online ala Indonesia sudah mulai menjadi hal biasa.<br /><span id="fullpost"><br />Ala Indonesia? Ya, hal utama yang menyebabkan online transaction di negeri kita terlambat jauh dibanding negeri lain adalah masalah kartu kredit. Di negara maju lain, terutama di USA yang saya alami sendiri, kartu kredit sudah menjadi salah satu alat utama pembayaran, hampir semua orang memilikinya. Transaksi online memakai kartu kredit adalah salah satu killer application yang menjadikan layanan online seperti Amazon, eBay, Yahoo bisa menjadi sangat besar. <br /><br />Di dunia travel, yang paling sukses adalah layanan pembelian tiket teragregasi seperi Expedia dan Orbitz. Jadi mereka tidak hanya menjual tiket 1 airline saja, tapi banyak airline. Pengguna betul-betul dimanjakan dengan pilihan yang begitu banyak ketika ingin membeli tiket atau merencanakan perjalanannya. Herannya... kok mau para airline dijejer head-to-head seperti itu? Tapi kalau dipikir, apa bedanya dengan saat kita pergi ke biro perjalanan tradisional biasa dimana kita juga bisa membeli tiket dari banyak airline di satu tempat? <br /><br />OK, kembali ke Indonesia... Pilihan saya untuk layanan online pembelian tiket yang terbaik jatuh ke Mandala Air. <br /><br />Secara umum, layanan Mandala sudah sangat memadai. Pencarian penerbangan mudah sekali dan cepat. Kita dapat secara sangat mudah dan cepat melakukan berbagai query pencarian berdasar tanggal dan rute. Sangat menyenangkan karena harganya bisa berbeda-beda dari satu tanggal/jam satu ke lainnya dan perubahan harga bisa terjadi secara cepat. Ini menjadikan proses "berbelanja tiket" menjadi sangat menarik terutama bagi para bargain hunter yang memiliki cukup waktu untuk "bermain-main" dengan query disana.<br /><br />Begitu kita telah menentukan pilihan rute dan waktunya, maka pembelian bisa dilakukan seketika itu juga. Pilihannya 3, bayar dengan kartu kredit, bayar dengan ATM di bank tertentu (saat tulisan ini dibuat hanya bisa di Bank Mandiri, BRI, BNI dan satu lagi lupa, tidak ada BCA) atau bayar dengan langsung datang ke kantor Mandala.<br /><br />Biasa saja? Ya, benar... Namun yang menarik adalah di pembayaran pakai ATM. <br /><br />Di beberapa perintis layanan belanja online di Indonesia seperti Bhinneka.com misalnya, transaksi ATM dilakukan dengan mentransfer uang ke rekening ATM tertentu milik penjual. Jadi setelah pembeli melakukan "pembelian" di Internet, mereka harus pergi secara fisik ke ATM atau kalau mau tetap didepan komputer mungkin bisa dilakukan dengan Internet banking atau mobile banking via ponsel. Setelah transfer dilakukan, maka pembeli harus melakukan satu langkah proses lagi yaitu "offline confirmation" ke penjual, memberitahu penjual bahwa uang telah dipindahkan. Ini dilakukan dengan mengirim fax kertas bukti transaksi, scan kertas tadi kemudian di email, konfirmasi melalui telepon atau SMS. Prinsipnya, penjual harus "diyakinkan" bahwa uang pembayaran telah diterima, baru penjual akan mengirim barang ke pembeli.<br /><br />Ribet? Pasti... Inilah yang membuat bisnis jual-beli online di Indonesia maju dengan kecepatan "merayap". Padahal jika masalah ini bisa dicarikan solusi "khas" Indonesia, yang paling sesuai dengan kondisi kita, maka kemungkinan akan bisa mendorong kemajuan bisnis online di Indonesia. <br /><br />Disinilah faktor inovatif Mandala dalam mencari solusinya yang harus saya acungkan jempol. Dengan bekerja sama mengintegrasikan sistem penjualan tiket online miliknya dengan sistem perbankan di beberapa bank pionir, maka kode konfirmasi booking yang dikeluarkan oleh sistem online ticketing Mandala langsung connect dengan sistem ATM di bank. ATM akan menyediakan 1 jalur khusus untuk Mandala dimana pembeli bisa langsung masuk dan mengetikkan kode tadi di ATM, maka sistem di ATM akan mengenali kode tersebut, menampilkan nilai rupiah yang harus dibayar persis dengan angka yang anda dapatkan di www.mandalaair.com yang telah anda "beli" terdahulu. Pembeli bisa langsung bayar dan status pesanan/booking anda di www.mandalaair.com akan berubah status secara realtime dari "hold" ke "OK".<br /><br />Luar biasa...! Dari sisi teknis sistem informasi, hal ini adalah hal yang sangat sederhana untuk dibuat. Namun point penting yang dilakukan Mandala adalah inovasinya untuk mengintegrasikan sistem miliknya dengan milik bank. Namun siapa yang inovatif? Bisa jadi bank... Karena bank sangat dikenal sebagai lembaga yang ekstra hati-hati dalam "membuka" sistemnya untuk diintegrasikan seperti itu. Jadi komitmen mereka untuk membuka layanan seperti ini dengan Mandala juga patut diacungi jempol. Uniknya, tidak ada BCA dalam list bank yang melayani transaksi Mandala ini. Kenapa? Saya pikir mungkin karena prinsip kehati-hatian tadi...<br /><br />Walaupun alur proses inovatif ini belum bisa memperpendek proses transaksi online ala Indonesia sependek menggunakan kartu kredit, namun paling tidak sudah bisa memotong 1 langkah "ribet" untuk melakukan konfirmasi ke penjual setelah transfer di ATM dilakukan.<br /><br />Selamat menikmati belanja tiket yang lebih menyenangkan di Mandala Air. Ceritakan juga pengalaman anda yang lain untuk memperkaya tulisan ini baik di Mandala atau mungkin di layanan lain yang lebih inovatif.<br /><br />namun, masih ada beberapa hal kecil yang cukup mengganggu, saya share saja sekalian.<br /><br />User interface masih kurang user friendly dan sistem masih banyak menyimpan bug kecil-kecil yang memang tidak berpengaruh signifikan ke transaksi kita, namun cukup mengganggu. Contohnya ketika fasilitas pop-up printing dari transaksi kita tiba-tiba tidak bisa dicetak. Bagi orang yang awam komputer pasti akan kalang kabut... Pas dapat harga murah, kemudian di booking, eehh... tidak bisa dicetak, kesal kan? Ini terjadi beberapa kali di transaksi yang saya lakukan.<br /><br />Kemudian ketika kita masuk ke personal page dimana kita bisa melihat daftar sejarah transaksi yang kita lakukan, tidak terlihat sama sekali di layar Firefox saya data dari masing-masing transaksi misalnya tanggal atau rute. Kita harus klik langsung ke masing-masing untuk melihat detail dari transaski.<br /><br />Terakhir, masuk ke halaman depan yang penuh promosi berbasis Java betul-betul membuat konsentrasi terganggu. Bahkan Firefox saya dipaksa untuk melalkukan klik ke situs sponsor sebelum bisa masuk ke situs Mandala sendiri. Aneh... tapi mungkin Mandala ingin mendapatkan tambahan uang dari iklan online? Siapa tahu?<br /><br />Update:<br />Baca juga tulisan mengenai hal ini di blog rekan saya <a href="http://subura2005.blogspot.com/2008/05/pengalaman-transaksi-online-ticketing.html">Subur Anugerah</a> yang sangat bagus sekali untuk meyakinkan anda sebelum melakukan transaksi online begini.<br /><br />Update:<br />Petunjuk lengkap bagaimana pembayaran online Mandala Air serta integrasi real-time nya dengan mesin ATM, silahkan kunjungi langsung <a href="http://www.mandalaair.com/help.aspx">http://www.mandalaair.com/help.aspx</a> dimana tersedia petunjuk lengkap dalam format PDF, namun sayang semua dalam bahasa Inggris.<br /><br />Hingga saat tulisan ini dibuat, Garuda Indonesia sama sekali belum masuk ke "wilayah" ini. Website Garuda hanya menyediakan info schedule dan harga tiket. Begitu pula dengan Sriwijaya Air, yang lain belum pernah saya periksa.<br /><br />Update 8 Juni 2008:<br />Ternyata LionAir.co.id juga bisa menggunakan ATM. Saya belum pernah coba langsung, namun dari keterangan di website nya, bisa dilakukan via "using Automatic Teller Machines from Bank Niaga, Lippo Bank, BII Bank, BNI Bank, Permata Bank, BRI Bank and Mandiri Bank". Sama dengan Manadala Air, Lion Air juga menggunakan "Booking Code" and "13-digit payment Code" yang secara otomatis dikeluarkan oleh sistem online dan kemudian terhubung (integrated) langsung dengan layanan pembayarannya. Hebat...! Tapi lagi-lagi tidak ada layanan pembayaran melalui BCA. Kenapa ya?<br /><br /><span style="font-style:italic;">Ditulis menggunakan Asus Eee PC di Bandara Sepinggan yang tidak memiliki hotspot gratis...</span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-57911079138329889322008-05-19T05:48:00.002+08:002008-05-19T10:00:49.879+08:00Asus Eee PC 900, Hampir Sempurna<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SDClPhRHfmI/AAAAAAAAA_4/QZSHlYGydVM/s1600-h/0,1425,i%3D210258,00.jpg"><img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SDClPhRHfmI/AAAAAAAAA_4/QZSHlYGydVM/s320/0,1425,i%3D210258,00.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201839255659708002" border="0" /></a>Baru beberapa bulan beli Asus Eee PC 4G, ternyata Asus langsung mengeluarkan versi barunya, versi yang memang langsung meng-upgrade aspek yang paling lemah dari versi pertama yang saya miliki. Apa yang diperbaiki? Persis seperti keinginan ribuan pengguna versi awal: layar lebih besar dan SSD drive lebih besar. Dengan tambahan 2 hal tersebut, Eee PC menurut saya sudah sampai pada tahap hampir sempurna untuk masa saat ini. Apa lagi yang dibutuhkan?<br /><br />Saya adalah pengguna Asus Eee PC 4G yang sangat puas dengan produk ini. Yang saya cari adalah sebuah PC dengan ukuran ultra kecil yang benar-benar berlaku sebagai PC, bukan komputer "mainan". Baca tulisan saya sebelumnya "<a href="http://teknohikmah.blogspot.com/2008/03/akhirnya-asus-eee-pc-4g.html">Akhirnya, Asus Eee PC</a>".<br /><span id="fullpost"><br />Bagi saya, 1 hal utama yang membuat Eee PC versi awal menjadi agar berbau "mainan anak kecil" adalah ukuran layar yang hanya 7-inch. Dengan layar baru 9-inch, maka tampilan Eee menjadi sempurna sebagai "laptop sungguhan". Seluruh layar menutupi permukaannya, sulit dibedakan dengan laptop ultra portabel lain seperti Fujitsu yang super mahal.<br /><br />Yang berikut adalah kapasitas hardisk yang memakai SSD drive (solid state disk). Yang lama hanya 4 GB...! Sangat kecil sekali walaupun CUKUP. Dengan Windows XP SP2 dan Office 2003 yang saya pakai, ukuran sebesar 4 GB sudah sangat cukup bagi saya karena memang Eee PC ini hanya saya pakai untuk basic office application yang mendukung pekerjaan saya yang memang sederhana, dan dengan catatan tidak menyimpan file di My Document di drive C. Namun, seiring waktu... mulai terasa bahwa 4 GB untuk system disk akan semakin tidak cukup, mulai muncul pesan warning space yang semakin sedikit.<br /><br />Nah, dengan kapasitas baru 16 GB (hingga 20 GB karena ada 4 GB onboard memory, 16 GB flash memory), rasanya sudah tidak perlu ada yang dikuatirkan lagi. Kecuali bila anda mau pakai Vista... :-) PLUS... yang sebenarnya tidak saya harapkan diperbaiki di versi baru ini adalah RAM 1 GB. Ngapain? Yang ada saat ini 500 MB sudah sangat cukup, sekali lagi sangat cukup. Yang mungkin perlu diperbaiki di versi berikut adalah prosesor. Celeron 900 MHz pasti suatu saat perlu ditinggikan lagi... Teknologinya sudah menunggu: Intel Atom prosesor, tapi tampaknya akan meningkatkan harga jual Eee menjadi tidak kompetitif lagi, mungkin...<br /><br />Semua jadi sempurna bagi saya...<br /><br />Terus, kenapa saya bilang "hampir" sempurna? Problem utama di versi baru ini adalah HARGA. Dengan harga USD 550, maka ada peningkatan sekitar USD 150 dari harga versi awal 4G yang hanya USD 400. Titik penarik utama Asus Eee PC adalah harga yang luar biasa menggoda tadi. Dengan harga baru ini, maka Eee PC ada di level yang sama dengan low-end laptop biasa. Kalau saya diminta memilih, kemungkinan saya lebih memilih beli versi low-end itu, kecuali saya punya kebutuhan khusus dari sisi ukuran kecilnya. Menurut saya, angka wajar harganya tidak boleh lebih dari USD 450... Ini baru the real Eee PC yang diharapkan dunia :-)<br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SDDe_BRHfnI/AAAAAAAABAA/TzELS9Jjjoc/s1600-h/eee900.jpg"><img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SDDe_BRHfnI/AAAAAAAABAA/TzELS9Jjjoc/s400/eee900.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201902743866277490" /></a><br /><br /><span style="font-style: italic;">Diketik bukan menggunakan Eee PC 4G Black</span><br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-40495448875188885272008-05-18T12:43:00.002+08:002008-05-18T12:47:28.280+08:00Komputer Diatas Apa Saja<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SC-0ShRHflI/AAAAAAAAA_w/ZW7Z-Y3mh6E/s1600-h/Voth-080514-0552_540x358.jpg"><img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SC-0ShRHflI/AAAAAAAAA_w/ZW7Z-Y3mh6E/s320/Voth-080514-0552_540x358.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201574324897021522" border="0" /></a>Susah cari istilah tepatnya :-) Prinsipnya apapun bisa jadi komputer. Lah, tambah bingung... Yang ngomong adalah Bill Gates, bahasa Inggrisnya "every surface to be a computer". Lihat foto demonya berikut ini. Yang terlihat adalah Gates mendemokan suatu komputer di sebuah dinding yang diberi nama TouchWall. TouchWall menggunakan infrared and laser technology untuk mengidentifikasi input berupa sentuhan, seperti touch screen di tablet PC, ponsel ataupun PDA, tapi di permukaan lebih luas. Bill Gates menambahkan bahwa prediksinya, kedepan akan semakin banyak komputer jenis ini dimana-mana, di kantor, rumah, tempat umum, dll.<br /><span id="fullpost"><br />Saya membayangkan bahwa komputer jenis ini bila bisa semakin murah bisa menggantikan banyak hal. Tapi mungkin saking majunya, saya malah bingung aplikasinya kira-kira bisa untuk apa ya?<br /><br />Kalau saya tidak salah, Microsoft telah menjual ke publik jenis komputer seperti ini tetap berbentuk meja yang bisa dipakai di restoran, pub, dll. Jadi pemesanan makanan dan minuman bisa langsung dilakukan di meja touch screen, mejanya juga dilengkapi sensor-sensor tertentu sehingga bisa tahu macam-macam... (imagine yourself). Harganya? $10,000 (sekitar Rp 90 jutaan). Namanya Microsoft Surface.<br /><br />Mudah-mudahan ada manfaatnya info ini...<br /><br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-61942432986902155102008-05-13T08:36:00.003+08:002008-05-13T08:58:58.315+08:00Situs Astronomi Hebat Bernama LangitSelatan.comSaya terhenyak didepan laptop saya ketika melihat situs ini pertama kali 2 hari lalu. Situs berbahasa Indonesia mengenai segala sesuatu tentang astronomi yang dibuat sangat rapi, isinya banyak dan sangat enak dibaca. Sangat sulit mencari situs Indonesia yang memiliki kualitas baik (dari sisi desain, kedalaman content dan konsistensi keberadaannya). Situs LangitSelatan.com yang menyebut dirinya LS ini sungguh merupakan aset sangat berharga bangsa Indonesia dalam mengejar ketertinggalannya dari negara maju lain. Silahkan langsung datang kesana untuk membuktikannya sendiri.<br /><br />Kebetulan saat sekolah dulu saya memiliki ketertarikan sangat besar pada dunia astronomi. Di tahun 70-80an saya sudah memiliki banyak majalah dan membaca banyak hal mengenai astronomi, walaupun seiring waktu saya harus bergeser ke bidang lain. Mungkin latar belakang inilah yang membuat saya jadi sangat terkesan dengan situs LS ini. Bagi anda yang senang astronomi ataupun belum kenal sama sekali, saya yakin LS akan mampu "menyentuh" anda.<br /><span id="fullpost"><br />Pertanyaan pertama saya saat menemukan situs ini? Siapa dibalik situs hebat ini? Dibuat dengan gaya blog, situs ini disumbang oleh banyak orang. Jadi mirip sekali dengan IlmuKomputer.com yang telah sukses sebelumnya.<br /><br />Berikut saya kutip langsung dari situs LS mengenai siapa mereka:<br /><br /><blockquote>Tim LS (langitselatan) terdiri dari sekelompok orang berlatar pendidikan astronomi dan astronom amatir yang memiliki komitmen memasyarakatkan ilmu astronomi seluas-luasnya di Indonesia.<br /><br />Tujuan didirikannya perusahaan adalah:<br />* Memperkenalkan fun-astronomy kepada masyarakat,<br />* Menyediakan informasi astronomi,<br />* Wadah bagi komunitas astronomi dari seluruh Indonesia untuk saling berbagi informasi,<br /><br />Singkatnya, LS dibuat oleh astronom untuk astronom dan masyarakat Indonesia.</blockquote><br /><br />Weblog langitselatan.com ini dibuat sebagai salah satu penyebar informasi astronomi (berita, artikel dan jadwal event), penghubung dengan jendela-jendela maya lainnya dan juga sebagai alat bantu memahami astronomi lebih lanjut.<br /><br />Sekali lagi, ini situs bagus sekali, saya sampaikan apresiasi tinggi pada pengelolanya, saya sangat ingin berkenalan dengan mereka... Mereka telah berkontribusi banyak pagi pengembangan dan penyebaran ilmu pengetahuan bagi masyarakat Indonesia. Semoga amal mereka diterima Yang Maha Kuasa. <br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-59221871711796485762008-05-09T17:13:00.001+08:002008-05-09T17:16:43.915+08:00Google Docs Melawan Slideshare.netPemain kecil Slideshare.net yang punya ide brilian membawa file-file presentasi untuk dapat dimasukkan ke website/blog secara sangat mudah, ternyata saat ini mulai disaingi oleh pemain raksasa. Biasanya pemain kecil dengan ide brilian seperti Slideshare.net berharap bahwa karya inovatif mereka dibeli oleh para raksasa. Seperti Writely.com yang dibeli Google dan jadi Google Docs, atau YouTube yang dibeli Google dengan nama tetap dipertahankan. Atau kisah awal akuisisi perusahaan kecil inovatif oleh para raksasa saat Hotmail dibeli Microsoft beberapa tahun lalu.<br /><br />Namun tampaknya nasib Slideshare.net tidak cukup bagus. Situs layanan online kecil yang dikelola oleh beberapa programmer inovatif ini malah disaingi oleh raksasa Google yang datang belakangan. Padahal pengguna dan member Slideshare.net sudah semakin banyak, termasuk saya dan para mahasiswa saya di Unmul :-)<br /><span id="fullpost"><br />Apa yang dilakukan Google? Melalui Google Docs yang memang sangat bagus sekali, mereka mulai membuat fitur "embedded presentation" persis seperti ide Slideshare.net. Jadi, didalam Google Docs, ada fasilitas Presentation, persis seperti MS Office PowerPoint, tapi ini versi online (tidak perlu install di komputer anda, langsung pakai dengan masuk ke http://docs.google.com).<br /><br />Nah, setelah selesai membuat presentasi disana, di save, maka kita bisa memasang presentasi kita di situs web atau blog kita dengan meng copy HTML code yang tinggal di paste di blog kita. Maka di blog kita akan muncul box applet yang embedded (menempel atau tertempel) dan berdiri sendiri. Jadi sambil menikmati blog kita, pengunjung bisa langsung melihat-lihat presentasi tersebut tanpa harus pindah alamat situs. Tentu saja bisa dipasang di situs lain karena kodenya universal.<br /><br />Ide awal kalau tidak salah dimulai oleh YouTube yang content nya video. Konsep ini dipakai oleh Slideshare.net, dan sekarang dipakai lagi oleh Google Docs Presentation.<br /><br />Slideshare.net yang selama ini sangat saya sukai bisa kalah kalau harus melawan Google. Tapi kelebihannya yang belum disentuh Google Docs "embedded presentation" adalah pada pembentukan komunitasnya. Slideshare.net telah menghimpun ribuan user yang dengan bersemangatnya (secara sukarela) menyimpan dan membagi slide presentasi mereka. Applet presentasi tersebut bisa dipasang di blog manapun, apabila pemiliknya mengizinkan, file bisa langsung di download utuh dan digunakan semaunya. Hebat kan?<br /><br />Saya sebagai dosen, pengajar dan "penceramah" freelance sangat merasakan manfaat layanan inovatif ini. Dalam keadaan mendesak saya sering menemukan banyak ide dan materi dari ribuan file presentasi di Slideshare.net yang bisa segera diambil dan dipakai dalam memperkaya presentasi saya.<br /><br />Baca <a href="http://teknohikmah.blogspot.com/2007/08/slidesharenet-my-dream-online-service.html">tulisan saya terdahulu mengenai Slideshare.net</a>.<br /><br />Namun, saya selalu yakin, kompetisi semacam ini pasti akan banyak membawa kebaikan bagi pengguna...<br /><br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-39038342332677865322008-05-07T03:44:00.010+08:002008-06-12T07:56:47.892+08:00HTC Touch Diamond, Bikin iPhone Jadi KunoIni adalah HTC Touch versi Diamond, sepertinya lagi ngetrend gaya bentuk seperti intan begini. <a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SCC3gFe2SKI/AAAAAAAAA_A/kPbMdfeHf1s/s1600-h/htc-touch.jpg"><img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SCC3gFe2SKI/AAAAAAAAA_A/kPbMdfeHf1s/s320/htc-touch.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5197355731840813218" border="0" /></a>Arahnya untuk mendapatkan efek mewah... Lihat juga <a href="http://www.armanisamsungphone.com/">Samsung Armani</a>. Tapi yang jelas memang design nya OK, HTC Taiwan menyebutnya "a new benchmark for phone sophistication". HTC memang luar biasa cepat inovasinya akhir-akhir ini. iPhone? Revolusioner tapi lambat sekali pergerakan inovasinya... Tapi dari sisi software, iPhone memang masih sulit dikalahkan.<br /><br />Berikut ini beberapa data awal dari HTC Touch versi terbaru. TouchFlo 3D interface. Messaging, e-mail, photos, touch pad. Windows Mobile 6.1 Professional. 4GB of internal storage, plus 192MB of RAM. YouTube application (nonton video online YouTube langsung dari ponsel). 2.8-inch, 640x480-pixel display. 3.2-megapixel camera. Quad-band smartphone offers HSDPA/WCDMA speeds of up to 384 kilobits per second upstream and 7.2Mbps down. Bluetooth 2.0 and Wi-Fi (802.11b/g). Talk time up to 4 hours.<br /><span id="fullpost"><br />Kapan munculnya? Rencana, Juni di Eropa. Asia Pasifik dan Timur Tengah menyusul Juni akhir. Amerika Utara dan Amerika Latin selanjutnya di paruh kedua tahun 2008 ini.<br /><br />Harga? Belum tahu... Perkiraan saya akan ada di rentang USD 600-800. HTC Touch versi sebelumnya memang berkisar di angka Rp 4 jutaan, namun HTC Touch Cruise sudah sampai ke Rp 7 jutaan, HTC Touch Dual Rp 5 jutaan, HTC TyTN Rp 7 jutaan.<br /><br />Perlu dibeli? Bagi yang memerlukan gaya, gengsi, keunikan tersendiri dan fanatik dengan Windows, silahkan... Dan tentu saja bagi kalangan yang tidak punya masalah dengan keuangan atau berlebih-lebihan.<br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SCIDYl7eDgI/AAAAAAAAA_g/bfplmnoeUhY/s1600-h/05_CameraHand_550x301.jpg"><img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SCIDYl7eDgI/AAAAAAAAA_g/bfplmnoeUhY/s400/05_CameraHand_550x301.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5197720640972262914" /></a><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SCC3zVe2SMI/AAAAAAAAA_Q/TxubJGeEvZQ/s1600-h/02_Accessories_550x301.jpg"><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SCC3zVe2SMI/AAAAAAAAA_Q/TxubJGeEvZQ/s400/02_Accessories_550x301.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5197356062553295042" border="0" /></a><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SCC3sle2SLI/AAAAAAAAA_I/9T4TOL1_CAs/s1600-h/3-4_left_weather_463x600.jpg"><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_Y8O4Q0a4phk/SCC3sle2SLI/AAAAAAAAA_I/9T4TOL1_CAs/s400/3-4_left_weather_463x600.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5197355946589178034" border="0" /></a><br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-15642844724544046562008-04-30T23:23:00.004+08:002008-05-07T04:09:21.893+08:00Melindungi Generasi Muda Kita dari Pornografi InternetSebagai dosen dari mata kuliah "Teknologi Komunikasi & Informasi dalam Pendidikan" (TKIP) di sebuah program pasca sarjana, saya banyak bertemu dengan mahasiswa yang berasal dari dunia pendidikan. Saya mendapat banyak cerita tentang berbagai fenomena baru di masyarakat kita, khususnya dunia sekolah menengah, sebagai dampak dari begitu cepatnya TKI (ICT) berkembang dan langsung diadopsi masyarakat tanpa punya banyak waktu untuk proses transisi.<br /><br />Saya pun banyak sekali mendedikasikan waktu saya untuk menelaah masalah dampak sosial budaya dari diadopsinya teknologi baru oleh masyarakat "timur" kita. Yang paling kelihatan di permukaan adalah aspek-aspek pornografi, baik sebagai akibat persinggungan dengan dunia Internet, maupun pornografi yang tiba-tiba marak karena begitu mudahnya materi berbau porno dibuat dan disebarkan menggunakan teknologi digital.<br /><span id="fullpost"><br />Beberapa fakta menyesakkan dada yang saya dapat dari lapangan, langsung dari first-hand witnesses:<br /><br /><blockquote>Seorang admin/penjaga warnet memberi kesaksian di sebuah diskusi mengenai UU ITE dan pornografi di Samarinda. Admin ini bercerita didepan publik bahwa dia menyaksikan langsung anak-anak SD kelas 3 masuk ke warnetnya untuk melakukan kegiatan browsing ke situs-situs porno di Internet. Hal ini dikuatkan dengan beberapa berita di Detikinet.com yang juga banyak menyampaikan berita sejenis.<br /><br />Di sebuah sekolah menengah di Samarinda, seorang siswa memotret dirinya dalam pose "seksi" didalam kelas dibantu oleh rekan siswa laki-lakinya menggunakan kamera ponsel. Gambar inipun kemudian secara demonstratif disebarkannya ke teman lainnya menggunakan bluetooth. Mentalitas "parah" begini sudah mulai masuk bahkan ke kota kecil seperti Samarinda.<br /><br />Seorang siswi sebuah sekolah ketakutan karena ponselnya hilang. Dia sangat kuatir karena dalam ponsel tersebut terdapat banyak foto yang dia buat bersama teman-temannya yang mungkin bisa menjadi "aib" bagi dirinya atau keluarganya bila tersebar ke publik.<br /><br />Seorang bapak bercerita bahwa anaknya, seorang putri belasan tahun, kepergok menggunakan komputer di rumah yang memang terkoneksi dengan Internet untuk mengakses situs porno. Hal ini terungkap ketika dia heran mengapa browser Firefox yang dipakainya penuh dengan "malware" yang terus menerus ter-pop up dan menggiringnya ke situs-situs porno. Padahal komputer tersebut hanya digunakan oleh dirinya, istri dan anaknya. Setelah berdiskusi dengan saya, dia kemudian berdiskusi (interogasi) anaknya yang akhirnya mengaku beberapa kali mengakses situs tidak baik tadi. </blockquote><br /><br />Daftar cerita seperti ini bisa terus bertambah panjang jika memang dilakukan suatu penelitian khusus tentang hal ini. Lihat juga tulisan saya tentang <a href="http://madriyanto.blogspot.com/2008/02/melindungi-anak-anak-kita-di-warnet.html">warnet kita yang bisa jadi trigger dari semua ini</a>.<br /><br />Kesimpulan saya, kita sudah masuk ke era yang "siap meledak". Era dimana tingkat penyalahgunaan TKI (ICT) sudah sampai pada tahap jauh diatas batas toleransi ketimuran kita. Cuma memang pertanyaannya, apakah memang akan meledak? Atau mungkin hanya suatu proses perubahan alamiah yang berjalan teratur dari satu era ke era lainnya? Dan tidak perlu dikuatirkan dan diributkan? Wallahualam...<br /><br />Update:<br />Beberapa link dari cara-cara melakukan perlindungan terhadap PC atau jaringan komputer kita dari serbuan materi porno dari blog seorang guru komputer, Bp. Abdul Shomad:<br /><ul><li><a href="http://pakguruku.blogspot.com/2008/04/download-anti-fornografi.html">Download Anti Pornografi</a></li><li><a href="http://pakguruku.blogspot.com/2008/04/pemblokiran-situs-dengan-menggunakan.html">Cara melakukan Pemblokiran Situs dengan Menggunakan Aplikasi Naomi Family Safe Internet</a>></li></ul><br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-60319061096889560052008-04-30T23:19:00.003+08:002008-05-05T13:05:37.357+08:00Data Blogger dan Pengguna Friendster IndonesiaDari tulisan blog Ventura Elisawati di vlisa.com, saya mendapatkan beberapa data yang sangat menarik, sulit didapat, walau saya tidak tahu ybs mendapatkan angkanya dari mana. Tapi sebagai salah satu blogger Indonesia yang sangat aktif dan "terpercaya", saya yakin angka-angka berikut ini cukup "shahih" untuk kita jadikan pegangan.<br /><br />Angka-angka ini adalah angka yang semestinya dapat terus diikuti dan diamati, dievaluasi perkembangannya dan akhirnya bisa kita tarik hikmah dan manfaatnya dalam pengembangan masyarakat berbasis Internet di Indonesia.<br /><span id="fullpost"><br /><blockquote>Jumlah blogger Indonesia yang memiliki akun di Blogspot sekitar 247.000, di Wordpress 125.000.<br /><br />Di Asia, friendster.com menjadi situs jaringan sosial terbesar yang dikunjungi rata-rata 32 juta pengguna internet setiap bulannya. Di Indonesia, Friendster memiliki lebih dari 8 juta pengguna terdaftar dan 4 juta pengunjung unik setiap bulan di friendster.com pada Februari 2008. Sementara 40 persen dari 25 juta pengguna internet yang ada di Indonesia memiliki akun Friendster.</blockquote><br />Terus terang angka diatas masih dibawah ekpektasi (harapan) saya. Saya punya feeling sebelum melihat data ini bahwa mestinya ada minimal 1 juta blog yang dibuat orang di Indonesia. Ini didasari pada fakta-fakta begitu banyaknya saya menemukan blog Indonesia setiap hari. Namun angka 247 ribu plus 125 ribu account di Blogger dan Wordpress cukup "menghibur" lah... Dengan angka segitu, artinya akan tetap ada peningkatan signifikan dari materi berbahasa Indonesia di seluruh Internet, yang konon diprpediksi oleh satu pihak (saya lupa blas namanya) hanya kurang dari 1%. Walau ketika masuk ke blog-blog Indonesia tersebut sebagian besar masih dalam bentuk "acak-acakan" (tak terurus dan tak teratur), namun semakin banyak yang rapi, konsisten di update, dan tulisannya berisi...<br /><br />Satu hal lagi yang mungkin perlu dipantau adalah angka perkembangan materi berbahasa Indonesia di Wikipedia Indonesia yang banyak sekali dijadikan acuan bagi para pencari informasi berbahasa Indonesia di Internet. Baca juga tulisan saya terdahulu tentang <a href="http://teknohikmah.blogspot.com/2007/06/kuatir-tentang-wikipedia.html">Wikipedia Indonesia</a>.<br /><br />Mungkin memang sudah waktunya kita butuh adanya pembuat survey yang memantau statistik perkembangan Internet Indonesia. Saya pernah punya cita-cita ini, namun karena kesibukan dan tidak punya cukup resource, maka belum bisa diwujudkan, mungkin suatu saat nanti bisa, atau ada yang sudah memulainya? Yang banyak ada adalah lembaga survey dan riset dari luar negeri. Kalaupun mereka memantau Indonesia, biasanya hanya dalam proporsi sangat minor.<br /><br />Baca juga tulisan dan file presentasi yang saya buat sebelumnya mengenai <a href="http://teknohikmah.blogspot.com/2007/12/data-internet-dan-telekomunikasi.html">data Internet dan telekomunikasi seluler di Indonesia</a>.<br /><br />Sebagai perbandingan juga, berikut data blog dunia yang ditampilkan di CNET News.com<br /><br /><blockquote>...more than 14 million blogs in existence and another 80,000 being created each day...</blockquote><br /><span style="font-style:italic;">Ditulis menggunakan Asus Eee PC 4G Black</span><br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-27623024974328544522008-04-22T13:25:00.001+08:002008-04-22T13:28:23.066+08:00Merayakan Tulisan Blog Hikmah Teknologi Ke-100Bagi saya, sungguh merupakan pencapaian pribadi yang fantastis, memaksa diri untuk menulis sampai 100 artikel khusus berisi materi yang berbau teknologi informasi. Walaupun yang membaca masih sangat sedikit, tapi saya yakin kedepan akan tetap bisa bermanfaat bagi siapapun yang menemukan blog ini. Mudah-mudahan blog ini dapat terus berjalan, Google Inc. masih terus konsisten menyimpan isi blog ini hingga ratusan tahun kedepan sehingga anak, cucu, buyut saya tetap bisa ikut membaca jejak kakeknya yang hidup di era saat ini. Amiin...<br /><br />Insya Allah saya tidak akan berhenti sampai disini. Tulisan-tulisan saya saat ini masih jauh dari berkualitas, masih tidak menarik untuk dibaca, masih terlalu dangkal, dan masih terlalu banyak yang berbahasa Indonesia dibanding yang berbahasa Inggris. Tekad saya, di periode tulisan ke-101 hingga ke-200 nanti semua kelemahan tadi mulai bisa diperbaiki.<br /><span id="fullpost"><br />BTW, tulisan ini adalah blog entry ke-100 di blog Hikmah Teknologi. Di blog saya yang lain, The World Viewed From Samarinda, angka ke-100 sudah terlewati beberapa bulan lalu (<a href="http://madriyanto.blogspot.com/2007/11/merayakan-blog-entry-ke-100.html">lihat disini</a>) dan saat ini sudah ada 146 tulisan. Bravo...!<br /><br />Saya juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang setia membaca blog saya. Saya merasa sangat bahagia dan terhormat bila ada yang masih mau membaca pandangan-pandangan saya, apalagi sampai memberi komentar baik langsung di blog maupun via email...<br /><br />Salam dari Samarinda.<br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-44282081369609766612008-04-22T03:35:00.000+08:002008-04-22T03:37:12.126+08:00Lay-out Laboratorium Komputer di SekolahDalam menata lay-out laboratorium komputer di sekolah ataupun di lembaga pendidikan lain yang diarahkan untuk anak usia sekolah, diperlukan trik tersendiri agar efektif. Salah satu hal penting yang harus dijaga, terutama ketika lab tersebut terkoneksi ke Internet, adalah agar lab tersebut tidak dijadikan ajang memasuki situs-situs yang tidak baik. <br /><br />Lab juga harus mampu memberikan suasana yang nyaman agar setiap siswa dapat saling berdiskusi dengan teman lainnya. Dapat saling melihat screen (layar komputer) seluruh teman lain dalam lab. Ini sangat positif dalam menumbuhkan suasana kompetitif namun tetap menumbuhkan kebiasaan saling bagi dan saling membantu. <br /><span id="fullpost"><br />"Wah, teman diujung sudah sampai tahap lanjut, saya masih jauh nih... musti ngebut." <br /><br />"Kok bisa si X membuat itu ya? caranya gimana sih? Tanya ah..."<br /><br />"Syukur, saya sudah jauh nih prakteknya, yang lain masih baru tahap awal, keliling dulu ah... sambil nanya-nanya ke pak guru..."<br /><br />Guru pun akan dengan mudah mengamati perkembangan belajar semua siswa dalam kelas, "Si X sudah selesai, X kemari... bantu Y ya... dia belum selesai, tampaknya dia belum ngerti, kamu kan bapak lihat sudah jadi..."<br /><br />Kira-kira begitulah suasana sinergis dalam lab yang terjadi apabila lay-out ruangan lab komputer ditata dengan susunan berbentuk huruf U. Hal ini saya terapkan di sekolah yang saya pimpin dan saat ini ada 4 ruangan lab komputer di SMK TI Airlangga Samarinda yang ditata demikian.<br /><br />Dalam keadaan saling bisa melihat layar komputer satu sama lain dan guru bisa melihat seluruh layar, maka akan muncul suasana saling kontrol. Kecil kemungkinan dalam jam belajar yang normal dimana seluruh siswa hadir didampingi gurunya akan muncul penyalahgunaan komputer untuk mengerjakan hal negatif.<br /><br />Namun tetntu saja ada trade off (pengorbanannya), yaitu luas ruangan tidak bisa dimaksimalkan pemanfaatannya. Penataan huruf U akan mengakibatkan jumlah total unit komputer yang masuk ke ruangan akan lebih sedikit dibanding lay-out tradisional berbaris. Namun saya yakin bahwa lebih banyak keuntungannya dibanding yang harus kita korbankan.<br /><br />Hal lain, kebetulan lab komputer kami juga dipakai untuk "jam pemakaian bebas". Istilah yang kami pakai dimana siswa dapat masuk bebsa kedalam lab diluar jam pelajaran. Biasanya tanpa ada guru yang mengawasi didalamnya. Dengan adanya lay-out demikian, maka pengguna juga sungkan untuk melakukan tindakan "abnormal" karena dengan mudah terlihat oleh siswa lain (bandingkan dengan lay-out "super private" yang dipakai di warnet-warnet).<br /><br />Disamping itu, mobilitas guru juga jadi jauh lebih mudah. Berjalan dari satu komputer ke yang lain bisa dilakukan tanpa ada halangan sama sekali ditengah ruangan. Guru juga dapat langsung memanggil beberapa siswa lain berkerumun didepan komputer salah satu siswa untuk memberikan demo pelajaran kepada beberapa siswa sekaligus tanpa terhalang oleh meja lainnya.<br /><br />Konsep ini telah kami terapkan selama beberapa tahun (sekitar 4 tahun) dan berjalan cukup baik, mudah-mudahan dapat juga membawa manfaat bagi sekolah lain...<br /><br />Written on: Asus Eee PC 4G Black<br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-82718000714301596222008-04-22T03:28:00.004+08:002008-05-07T04:23:20.369+08:00Repression 2.0, Sudah Ada di Indonesia?Sebuah tulisan menarik saya baca di Newsweek yang direkomendasikan oleh rekan saya <a href="http://kohde.multiply.com/journal/">Sandjaja Kosasih</a> yang merupakan salah seorang pakar dunia Internet di kota saya. Tulisan ini berjudul "fresh" yaitu Repression 2.0. Sebagian besar bercerita tentang bergesernya praktek-prektek represif di negara-negara totalitarian seperti Cina, Mesir, Arab Saudi, vietnam dan Zimbabwe. Pergeseran terjadi dari cara atau metode yang diterapkan, dulu lebih banyak berupa kegiatan fisik, sekarang bergeser ke praktek-praktek yang menggunakan teknologi informasi canggih. Penggerak utamanya tentu saja Cina, negara yang termasuk paling totaliter di dunia yang didukung SDM canggih serta kekuatan finansial super besar.<br /><span id="fullpost"><br />Mereka sadar bahwa saat ini tidak mungkin memblokir arus informasi dari dunia luar melalui Internet untuk masuk ke negerinya, pun sebaliknya menahan arus dari dalam negeri keluar. Teknologi komunikasi yang semakin berkembang membuat tidak mungkinnya pemerintah mengekang warganya untuk tidak melakukan tindakan subversif dan melawan hukum secara menyeluruh. Jalan yang akhirnya ditempuh adalah membuat suatu sistem dimana rakyat selalu merasa "diawasi" ketika melakukan kegiatan komunikasi dan bertukar informasi (tidak hanya di Internet, tapi juga di ponsel dan jalur telepon fixed line).<br /><br />Kegiatan seperti menutup warnet yang ketahuan penggunanya sering mengetikkan keyword "terlarang" di search engine, mengirim SMS "peringatan" ke nomor ponsel yang terdeteksi sering menelepon ke wilayah-wilayah "berbahaya", menghalangi akses ke situs-situs tertentu secara reguler tapi tidak transparan, dll. Itu adalah sebagian kegiatan Repression 2.0 yang telah dengan nyata dilakukan dan dipraktekkan secara langsung di negeri-negeri yang tersebut diatas. Belum lagi kegiatan lain yang menggabungkan represi gaya lama dengan baru, seperti mengirim banyak "intel" yang berkeliaran mengawasi warnet-warnet, memaksa operator telekomunikasi membuka data-data internal seperti data komunikasi pelanggannya, mewajibkan pengunjung warnet mendaftar lengkap dengan kartu pengenal, dsb.<br /><br />Sulit membayangkan hal-hal semacam ini dilakukan di Indonesia, khususnya pasca runtuhnya Orde Baru. Namun dengan mulai semakin besarnya peran Depkominfo yang diarahkan untuk menghidupkan kembali "peran lama" Departemen Penerangan, maka kekuatiran saya ini cukup beralasan. Apalagi dengan beberapa "test case" sederhana yang dilakukan Depkominfo seperti memblokir situs yang menayangkan film Fitna, mulai mengumumkan bahwa 1 April 2008 dimulai program pemblokiran situs porno, dll.<br /><br />Beberapa keadaan "aneh" juga mulai saya rasakan. sebagai pengguna berat dari layanan Blogger.com dimana saya memiliki banyak blog yang di hosting di blogspot.com, saya merasakan betapa seringnya blog-blog saya tersebut diakses hari-hari belakangan ini. Dari pengamatan sederhana saya, tampaknya domain blogspot.com itu memang on dan off secara random. Satu saat tidak bisa diakses (timed out), si satu waktu lain bisa, begitu terus dan terjadi berulang kali dalam kurun waktu 2-3 minggu ini. Dan ini hanya dirasakan di Indonesia, dengan menggunakan proxy site, blog-blog tersebut tetap bisa diakses. Artinya server blogspot.com aktif, hanya tidak bisa diakses dari Indonesia (paling tidak dari jalur Telkom Speedy yang saya pakai di rumah dan kantor).<br /><br />Memang blogspot.com banyak sekali digunakan oleh para blogger Indonesia untuk melakukan kegiatan blogging, termasuk yang masuk kategori "meresahkan" pemerintah. Mungkin mulai banyak yang merasa gerah dengan keadaan ini dimana blogger demikian bebasnya mengekspresikan pendapatnya (jauh lebih besar volume informasinya dibanding masa-masa Soeharto dulu). Pasti ada yang mulai kuatir bahwa hal ini bisa "meledakkan" sesuatu dimasa datang. Sehingga seperti kodrat alamiahnya, pemerintah kemudian berusaha keras malakukan "kontrol".<br /><br />Berikut kutipan asli dari dari Newsweek yang menggambarkan keadaan diatas, yang dianggap sebagai salah satu ciri-ciri Repression 2.0:<br /><blockquote>The researchers report e-mails that sometimes arrive and sometimes don't, search engines that suddenly stop accepting particular queries, words that are sometimes excised and Web sites that arbitrarily become unavailable (browsers report a failure to connect or time out).</blockquote>Saya pikir, kalaupun Depkominfo atau bahkan BIN (Badan Intelijen Negara) sudah memiliki pimpinan yang punya pandangan jauh kedepan, mereka belum akan serta-merta meniru apa yang dilakukan Cina misalnya. Banyak perbedaan antara kedua negara sehingga sulit membayangkan Indonesia terjebak masuk ke era "Orde Baru 2" dengan mulai meniru Cina dalah hal ini misalnya.<br /><br />Apapun yang terjadi, saya tetap "curiga" bahwa hal ini mulai akan terjadi di Indonesia, entah bagaimana mulainya... bisa jadi praktek "on/off" blogspot adalah salah satu cara percobaan menuju kesana.<br /><br />Dengan semakin seringnya on/off blogspot.com, paling tidak akan terjadi dampak seperti berikut bagi blog-blog saya:<br />- kunjungan ke blog saya akan berkurang, rating blog saya turun<br />- saya mulai malas menulis karena yang membaca berkurang<br />- pengunjung yang selama ini rajin mulai malas berkunjung karena sering off<br />- akhirnya saya meninggalkan blogspot dan turun semangat untuk menulis<br /><br />Inikah yang dicari para repressor di negera totalitarian terhadap rakyatnya yang senang menulis dan rajin berkespresi? Mudah-mudahan tidak terjadi di Indonesia.<br /><br />Lihat juga tulisan blog saya "<a href="http://madriyanto.blogspot.com/2008/04/terpaksa-pindah-ke-wordpress.html">Terpaksa Pindah ke Wordpress</a>" yang memuat beberapa info lebih lengkap mengenai blokir memblokir blogspot.com tidak hanya di Indonesia, tapi juga di Cina.<br /><br />Written on: Asus Eee PC 4G Black<br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-67812204649461032412008-04-12T01:52:00.004+08:002008-05-04T04:32:10.396+08:00Jardiknas dan Kisruh PengelolaanyaMasuklah ke <a href="http://groups.yahoo.com/group/dikmenjur">milis Dikmenjur</a> (salah satu milis pendidikan Indonesia yang paling ramai, 5000+ member) beberapa hari belakangan ini, ramai sekali membicarakan perpindahan pengelola Jardiknas (Jaringan Pendidikan Nasional) dari Biro Perencanaan & Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Depdiknas RI kepada Pustekom Depdiknas RI. Kalau membaca diskusinya, kisruh tampaknya bermula dari semacam adanya "kudeta" dalam proses pengalihannya, kemudian topik berkembang menjadi diskusi tajam soal anggaran (baca: uang).<br /><br />Saya terus terang tidak mengikuti secara mendalam diskusi-diskusi yang terjadi dan apa yang sebenarnya sedang terjadi, namun saya sharing saja sedikit mengenai pandangan saya mengenai kasus unik ini, tentu saja dari pandangan saya yang sempit dan berada diluar lingkaran Depdiknas.<br /><span id="fullpost"><br />Bermula dari figur bernama <a href="http://gatothp2000.wordpress.com/">Gatot HP</a>, seorang Doktor lulusan Jerman yang bidang kompetensi utamanya adalah teknologi informasi & komunikasi (TIK). Saya kenal beliau pada saat menjabat sebagai Kepala Dikmenjur (Pendidikan Menengah Kejuruan). Pada saat itu saya kebetulan sedang mulai bergelut sebagai Kepala Sekolah SMK TI Airlangga di Samarinda. Dengan visi dan spiritnya yang tinggi, pak Gatot HP kemudian menginisiasi banyak kegiatan yang mengarah pada pemanfaatan TIK untuk sekolah-sekolah kejuruan di Indonesia. <br /><br />Salah satu program yang fenomenal menurut saya adalah konsepnya untuk membuat ICT Center di setiap Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Motor setiap ICT Center adalah SMK yang dianggap paling mampu di setiap lokasi. ICT Center diharapkan mampu merangkul semua mitra potensial di daerahnya untuk diberdayakan memajukan TKI di seluruh komponen pendidikan di daerahnya masing-masing. Melalui program-program di Dikmenjur, pak Gatot HP kemudian melengkapi ICT-ICT ini dengan berbagai fasilitas berikut dananya. Jatuh bangun, berhasil tidak berhasil, akhirnya pelan-pelan terbentuklah pusat-pusat kegiatan pemberdayaan TKI untuk pendidikan di daerah-daerah. Mulai dari penyediaan akses Internet, sharing akses jaringan ke sekolah-sekolah, hingga pelatihan-pelatihan tenaga teknis TIK untuk sekolah-sekolah.<br /><br />Saya kebetulan ada di lingkaran ini dan menyaksikan sendiri geliat perkembangannya, tidak hanya di Samarinda tapi juga di seluruh Indonesia melalui milis Dikmenjur di Yahoogroups yang memang awalnya dibuat untuk mendukung program-program Dikmenjur. Sangat banyak tantangan, sangat banyak kisah kegagalan, sangat banyak keluhan-keluhan para pejuangnya di lapangan dan di sudut-sudut pelosok Indonesia dalam menjalankan mimpi besar pak Gatot HP ini. Sangat banyak tabrakan teknis di lapangan, sangat banyak tabrakan sosial budaya dengan pemerintah daerah setempat, begitu banyak kritik dari kanan dan kiri Depdiknas... Namun beliau jalan terus... salut...<br /><br />Hasilnya, terasa sekali! Melalui Dikmenjur, SMK-SMK memang berhasil menjadi motor didaerahnya masing-masing untuk menjadi pionir pemanfaatan TIK di sekolah-sekolah (mulai dari SD, SMP hingga SMA/K). Tentu saja tidak semua, ada daerah yang ICT Center nya mati, ada yang jalan seadanya, tapi banyak juga yang maju. Di beberapa ICT Center yang maju, tim mereka bertindak sangat profesional dalam membangun jaringan komputer dan Internet antar sekolah yang kemudian menjadi cikal-bakal Jardiknas. Suatu mimpi besar berikutnya mulai lahir...<br /><br />Bandingkan dengan kisah INHERENT (jaringan komputer antar perguruan tinggi se-Indonesia) yang dikelola Dikti (Pendidikan Tinggi) Depdiknas RI. Saya lihat pengembangan INHERENT lebih banyak bersifat top-down dan formal. Jardiknas ala Dikmenjur dikelola berbasis komunitas. Ribuan teknisi dan penggunanya di lapangan adalah para "pejuang" yang sebagian besar digerakkan idealisme yang tinggi tanpa menuntut macam-macam... Maklum sebagian besar pejuang grass root Jardiknas adalah para guru di SMK yang seakan tersiram air sejuk menyaksikan sepak terjang Dikmenjur (dan pak Gatot HP) yang memang diarahkan untuk memberdayakan seluruh potensi di lapangan untuk memajukan pemanfaatan TIK di Indonesia. Orang-orang muda yang potensial dan punya kompetensi tinggi dari daerah diberikan kesempatan untuk maju ke tingkat nasional. Muncul lah nama-nama seperti Kwarta Adiprama dari Malang dan Khalid Mustafa dari Makassar (saya hanya kenal mereka dari milis). Mereka ini orang-orang daerah yang vokal dan kompeten, oleh pak Gatot HP diorbitkan dan diberi kesempatan berkiprah memajukan Dikmenjur di level nasional.<br /><br />Gerakan-gerakan Dikmenjur menurut saya memang radikal dan berani.<br /><br />Kemudian muncul lah program Jardiknas secara resmi. Kemudian pak Gatot HP dipindahkan ke Biro Perencanaan & Kerjasama Luar Negeri (BPKLN). Uniknya, program yang beliau rintis di Dikmenjur kemudian dibawa juga pindah ke posisi barunya. Secara logika, memang aneh... BKPLN yang merupakan sebuah alat supporting dalam organisasi tapi mengelola program teknis operasional di lapangan. Tapi, anything can happen di negeri kita. <br /><br />Entah kenapa, setelah saya tidak mengikuti perkembangan karena tidak aktif lagi di SMK, saya mendengar bahwa Pustekom masuk dan langsung mengambil alih program Jardiknas. Kabarnya, Pustekom mengambil seorang pentolan Jardiknas untuk menjalankan program maha besar ini. Kemudian muncul lah pandangan-pandangan baru karena "roh" pak Gatot HP yang selama ini menjiwai semuanya kemudian hilang dan diganti oleh orang lain. Koneksi internasional 100 Mbps Jardiknas melalui Telkom (aiatu Indosat?) diputus, konon karena katanya Pustekom menganggap bahwa hal ini tidak efektif... Padahal ribuan guru dan siswa di seluruh pelosok nusantara melalui node-node ICT Center telah menikmati Internet gratis sebelumnya.<br /><br />Secara alamiah, tampaknya muncul "perlawanan" atau mungkin halusnya "resistensi" terhadap gerakan-gerakan Pustekom dalam menjalankan Jardiknas. Orang-orang lapangan (berbasis komunitas ICT Center) yang selama ini "berjaya" di daerah-daerah mulai direncanakan untuk diganti perannya oleh tim lain bentukan Pustekom. Pustekom membawa vendor besar seperti Intel dan Microsoft. Dulu pak Gatot akrab dengan Cisco (karena memang fokus awal adalah membangun jaringan) dan Sun/Java (open source). Pustekom juga memperkenalkan anggaran versi mereka sebesar Rp 20+ milyar untuk maintenance Jardiknas yang dilihat "miring" oleh pejuang ICT Center yang konon hanya memerlukan Rp 3 milyar untuk melakukannya bersama komunitas yang ada.<br /><br />Memang saya melihat bahwa salah satu kekuatan konsep sistem yang dibangun pak Gatot HP adalah pada konsepnya yang memadukan pengembangan komunitas daerah, pendorongan kontribusi pemerintah daerah serta kontribusi minimal dari Depdiknas pusat. Sedemikian kuatnya komunitas di daerah, sehingga banyak kegiatan yang akhirnya driver utamanya berhasil di-shift ke daerah dan pemerintah pusat tinggal sekedar "menambah" saja... Paradigma selama ini di hampir semua kegiatan pemerintah pusat, lebih cenderung terpusat dan top-down. Daerah benar-benar dianggap sebagai "dumb terminal" yang tidak perlu didengar pendapatnya.<br /><br />Ikon pak Gatot HP, pelajaran KKPI (Keterampilan Komputer Pendidikan Indonesia) yang berhasil dibuat dan dijalankan di seluruh SMK se-Indonesia kemudian direncanakan untuk diganti dengan muatan yang dibawa Intel dan Microsoft. <br /><br />Menurut saya sih wajar lah... disini selalu terjadi hal demikian ketika pimpinan berganti.<br /><br />Namun akankah kemelut ini berlanjut dan mengancam keberadaan Jardiknas? Mudah-mudahan tidak. Biar bagaimanapun, secara nyata Jardiknas dengan segala kelemahannya adalah suatu hasil yang terbukti telah menjadi pionir dari berbagai perubahan di dunia pendidikan Indonesia dalam melihat TKI untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan kita. Sayang sekali jika harus mati sia-sia... terutama keberadaan komunitasnya serta semangat kebersamaannya yang sangat tinggi...<br /><br />Update:<br />Berikut adalah kutipan sejarah Jardiknas versi http://jardiknas.diknas.go.id (saya copy dan paste saja disini karena takut "hilang" dari server Diknas yang menurut pengalaman sulit diharapkan untuk bisa konsisten dikelola).<br /><br /><blockquote><br />Sekilas Jardiknas<br /><br />Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas) adalah program pengembangan infrastruktur jaringan online skala nasional (National Wide Area Network) yang dibangun oleh Departemen Pendidikan Nasional (DEPDIKNAS) Pemerintah Republik Indonesia untuk menghubungkan antar institusi dan komunitas pendidikan se-Indonesia. Jardiknas merupakan salah satu program strategis pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk dunia Pendidikan di Indonesia. Melalui infrastruktur jaringan online (Jardiknas) diharapkan dapat mempercepat pengembangan integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi pada program pemerintah sektor pendidikan untuk kemajuan Pendidikan Indonesia saat ini dan di masa depan. <br /><br />Sejarah Jardiknas<br /><br />Istilah JARDIKNAS (Jejaring Pendidikan Nasional) digunakan pertama kali bulan Juli 2006 sejalan dengan program pengembangan infrastruktur ICT (Information and Communication Technology) di lingkungan Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Mandikdasmen Depdiknas. Pada awalnya, PSMK Mandikdasmen Depdiknas berencana membangun infrastruktur jaringan online skala nasional untuk kebutuhan interkoneksi antar sekolah (Zona Sekolah) di setiap wilayah Kota/Kabupaten se-Indonesia. Dalam perkembangannya, infrastruktur jaringan online tersebut juga dihubungkan ke seluruh kantor Dinas Pendidikan Propinsi dan Kota/Kabupaten se-Indonesia sebagai simpul lokal JARDIKNAS di daerah (Zona Kantor Dinas). Dimana setiap kantor dinas pendidikan (sebagai simpul lokal) tersebut berkewajiban untuk mendistribusikan koneksi JARDIKNAS ke sekolah-sekolah termasuk sekolah SMK yang berfungsi sebagai ICT Center di daerah masing-masing.<br /><br />Sejalan dengan program JARDIKNAS, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti Depdiknas) juga turut mengembangkan infrastruktur jaringan skala nasional khusus antar perguruan tinggi yang disebut INHERENT (Indonesia Higher Education Network). Ada 32 perguruan tinggi negeri sebagai simpul lokal INHERENT dimana simpul lokal tersebut mendistribusikan koneksinya ke perguruan tinggi lain di wilayah masing-masing. Hingga akhir tahun 2006 infrastruktur JARDIKNAS dan INHERENT belum sepenuhnya terintegrasi menjadi satu kesatuan inrastruktur jaringan pendidikan nasional secara utuh.<br /><br />Pada bulan Maret 2007, infrastruktur JARDIKNAS diresmikan oleh Bapak Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada acara pembukaan konferensi regional antar Menteri Pendidikan se Asia Tenggara di Bali (SEAMEO – South East Asian Ministry Of Education). Peresmian JARDIKNAS tersebut diikuti dan disaksikan juga oleh 34 lokasi terpilih melalui sistem Video Conference JARDIKNAS secara bersamaan yang melibatkan perwakilan dari beberapa Dinas Pendidikan Propinsi, Kota/Kabupaten, Perguruan Tinggi (INHERENT) dan beberapa sekolah.<br /><br />Pada bulan akhir Mei 2007, Komisi X DPR RI melakukan evaluasi terhadap program Teknologi Informasi dan Komunikasi di lingkungan Depdiknas. Hasil evaluasi tersebut mengamanahkan untuk mengintegrasikan secara utuh keberadaan infrastruktur jaringan online di lingkungan DEPDIKNAS (JARDIKNAS dan INHERENT) agar berjalan dengan lebih efektif dan efisien.<br /><br />Dalam rangka integrasi Jardiknas dan Inherent tersebut, Biro Perencanaan dan KLN Sekretariat Jenderal Depdiknas ditugaskan untuk membuat perencanaan dan mengimplementasikan infrastruktur jaringan online skala nasional yang terpadu. Mulai bulan Agustut 2007 program integrasi tersebut secara resmi menggunakan satu istilah saja yaitu: JARDIKNAS (Jejaring Pendidikan Nasional). Dimana infrastruktur INHERENT yang sebelumnya berdiri sendiri, sekarang telah terintegrasi secara utuh bagian dari JARDIKNAS (zona Perguruan Tinggi)<br /><br />Secara umum pada Jardiknas dibagi menjadi 4 (empat) zona jaringan, yaitu: Zona Kantor Dinas Pendidikan, Zona Perguruan Tinggi (INHERENT), Zona Sekolah dan Zona Personal. Pembagian zona didasarkan pada kondisi geografis, ketersediaan teknologi, skala kebutuhan, fungsi dan manfaat program Jardiknas untuk setiap institusi dan komunitas pendidikan.</blockquote><br /><br /></span><div class="blogger-post-footer">Mohamad Adriyanto | http://adriyanto.or.id</div>Mohamad Adriyantohttp://www.blogger.com/profile/00195371055692296786noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-7874168484839360470.post-35232970146662287902008-04-11T05:11:00.002+08:002008-05-18T12:16:20.547+08:00Surat Balasan Jerry Yang untuk Steve BallmerJerry dan Yahoo ternyata kokoh juga bertahan untuk "melawan" raksasa Microsoft. Setelah surat keras penuh ancaman dari Microsoft hari Jumat sebelumnya (<a href="http://teknohikmah.blogspot.com/2008/04/surat-steve-balmer-untuk-jerry-yang.html">baca tulisan saya sebelum ini</a>), maka Jerry Yang sebagai CEO & Founder Yahoo membalas hari Senin dengan surat lebih sopan tapi kokoh pada pendirian untuk menolak Microsoft masuk mengambil alih Yahoo.<br /><br />Sekali lagi, saya mengikuti perkembangan peristiwa ini dengan penuh interest, bukan hanya karena banyak pelajaran manajemen bisnis yang bisa dipetik, tapi karena penggabungan kedua perusahaan besar IT ini akan membawa dampak luar biasa besar bagi perkembangan dunia teknologi informasi global di masa depan.<br /><span id="fullpost"><br />Bagi saya pribadi, menyaksikan perkembangan luar biasa pesat dari Google membawa banyak hal positif bagi masyarakat global, namun disisi lain juga sekaligus membawa kekuatiran. Jika tidak ada yang bisa "menantang" Google dalam waktu dekat ini, maka Google akan menjadi seperti Microsoft di dunia OS (operating system) PC.<br /><br />Secara logika, memang butuh kekuatan besar untuk mampu melawan Google di kancah peperangan merebut kekuasaan bisnis online. Namun sebenarnya, saya juga tidak terlalu takut bahwa akan tidak ada yang bisa melawan Google kecuali perusahaan besar juga. Ingat sejarah Google sendiri yang dulu dimulai dengan sebuah search engine kecil namun karena kreativitas dan kerja keras, mereka bisa menggurita seperti saat ini. <br /><br />Cukup berargumen, berikut saya copy & paste saja surat Jerry Yang sebagai CEO Yahoo ke Microsoft, tentu saja dalam bahasa Inggris. Intinya adalah Yahoo menolak tawaran/proposal Microsoft untuk mengambil alih Yahoo dengan harga saham $3 per lembar. Yahoo menganggap bahwa tawaran itu terlalu rendah dan akan tidak membawa keuntungan sepadan bagi para pemilik saham Yahoo. Mengenai ancaman Microsoft, Yahoo menyebutnya tidak sejalan dengan statement Ballmer yang menginginkan pengambilalihan secara damai sebelumnya. Yahoo juga yakin bahwa para pemilik saham akan berada dibelakang mereka.<br /><br />Berikut kutipan suratnya yang diedit oleh CNET News.com: <br /><br /><blockquote>Dear Steve:<br /><br />Our board has reviewed your most recent letter with regard to the unsolicited proposal you made to acquire Yahoo on January 31, 2008.<br /><br />Our board carefully considered your unsolicited proposal, unanimously concluded that it was not in the best interests of Yahoo and our stockholders, and rejected it publicly on February 11, 2008.<br /><br />Our board cited Yahoo's global brand, large worldwide audience, significant recent investments in advertising platforms and future growth prospects, free cash flow and earnings potential, as well as its substantial unconsolidated investments, as factors in its decision.<br /><br />At the same time, we have continued to make clear that we are not opposed to a transaction with Microsoft, if it is in the best interests of our stockholders. Our position is simply that any transaction must be at a value that fully reflects the value of Yahoo, including any strategic benefits to Microsoft, and on terms that provide certainty to our stockholders.<br /><br />Since disclosing our board's position with respect to your proposal, we have presented our three-year financial and strategic plan to our stockholders, which supports our board's determination that your unsolicited proposal substantially undervalues Yahoo. Those meetings with our stockholders have also provided us an opportunity to hear their views.<br /><br />We have continued to launch new products and to take actions which leverage our scale, technology, people, and platforms, as we execute on the strategy we publicly articulated. Today, in fact, we are announcing AMP from Yahoo, a new advertising management platform designed to dramatically simplify the process of buying and selling ads online.<br /><br />Finally, our board has been actively and expeditiously exploring our strategic alternatives to maximize stockholder value, a process which is ongoing. All of these actions have been driven by our overarching commitment to maximize stockholder value.<br /><br />Our board's view of your proposal has not changed. We continue to believe that your proposal is not in the best interests of Yahoo and our stockholders. Contrary to statements in your letter, stockholders representing a significant portion of our outstanding shares have indicated to us that your proposal substantially undervalues Yahoo. Furthermore, as a result of the decrease in your own stock price, the value of your proposal today is significantly lower than it was when you made your initial proposal.<br /><br />In contrast to your assertions about the effect of general economic conditions on our business, Yahoo's business forecasts are consistent with what we outlined in our last earnings call.<br /><br />As you know, we recently reaffirmed our Q1 and full-year guidance, which is a testament to our ability to perform in line with our expectations despite the current economic environment.<br /><br />In addition, our three-year financial and strategic plan, which we have made public, demonstrates significant potential upside not previously communicated to the finan