<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss'><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174</id><updated>2009-11-09T23:34:46.489+07:00</updated><title type='text'>Today is Your Future</title><subtitle type='html'>Sebuah perspekif tentang masa depan.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>18</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174.post-4734437607637745702</id><published>2008-04-23T14:48:00.000+07:00</published><updated>2008-04-23T14:51:28.612+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesian'/><title type='text'>Sekolah dan Kehidupan</title><content type='html'>Mungkin kita berpikir-pikir untuk apa kita sekolah? Jika saat ini kita belajar banyak mata pelajaran, baik pelajaran yang banyak menggunakan hitungan atau pelajaran yang banyak menggunakan hafalan. Sering timbul pertanyaan dalam diri kita, untuk apa semua itu? Jika di masa depan nanti kita ingin menjadi seorang dokter bukan seorang insinyur, lantas untuk apa kita belajar ilmu fisika? Memang secara sepintas tidak ada relasi yang kuat antara keduanya. Ilmu yang dipelajari diantara keduanya memang tidak ada hubungannya, akan tetapi dibalik semua itu ada hubungan yang kuat yang jarang kita pikirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita mengerjakan soal-soal fisika pasti ada diketahui, ditanya, dan dijawab. Untuk mengerjakan soal tentu banyak cara, kita harus pakai rumus yang mana? Semua tergantung dari yang diketahui dan yang ditanya dari soal itu apa. Sebagai contoh, ada soal yang didalamnya kita harus mencari jarak yang ditempuh oleh sebuah mobil. Sebelum kita menjawabnya, kita harus lihat terlebih dahulu apakah mobil itu bergerak beraturan atau tidak. Semua itu tergantung dari yang diketahui dalam soal itu, karena cara yang digunakan dalam pengerjaan soal itu pasti akan berbeda. Bagi kalian yang masih sekolah atau mungkin bagi anda yang telah lulus dari bangku pendidikan, benar begitu bukan?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jadi hubungan diantara keduanya terletak pada situasi saat ini (diketahui) dan harapan ataupun target yang anda inginkan (ditanya). Jika anda seorang dokter, anda ingin membuka praktek sendiri di rumah. Anda akan memiliki banyak hal untuk dipertimbangkan, mulai dari lokasi rumah anda, masyarakat di sekitar rumah anda, dsb. Tentu anda akan mempertimbangkan banyak hal mengenai hal itu, dan anda akan mengambil keputusan yang sesuai dengan kondisi anda. Jika anda sorang investor pasti anda akan mempertimbangkan banyak hal tentang budget yang anda miliki untuk diinvestasikan kemana. Pada hakikatnya semua sama. Jika anda seseorang yang sedang mencari kerja, anda pasti akan mempertimbangkan hal-hal berikut. Mulai dari skill yang anda miliki, perusahaan yang anda targetkan, serta gaji yang inginkan adalah faktor-faktor yang menjadi pertimbangan anda. Benar begitu bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari itu kita jangan pernah berpikiran sekolah yang sedang kita jalani ini sia-sia saja karena tidak sesuai dengan cita-cita kita di masa depan. Semua itu pasti ada manfaatnya bagi kita di masa depan, yang mungkin jarang kita sadari. Karena memang sistem pendidikan di negara kita seprti ini, jadi kita berpikir positif saja. Apalagi kalau kita saat ini masih duduk di bangku SMA semua pelajaran itu sangat kita butuhkan saat kita hendak memasuki perguruan tinggi. Pasti kita akan menjalani tes terlebih dahulu, dan untuk itu kita membutuhkan semua pelajaran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, keep spirit ya..!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/630756974933346174-4734437607637745702?l=ibnmalik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/4734437607637745702/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=630756974933346174&amp;postID=4734437607637745702' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/4734437607637745702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/4734437607637745702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/2008/04/sekolah-dan-kehidupan.html' title='Sekolah dan Kehidupan'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15518168562913249350'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174.post-3861657987932167815</id><published>2008-03-08T10:18:00.000+07:00</published><updated>2008-03-08T10:24:09.399+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesian'/><title type='text'>Akar...</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tanpamu, apalah arti sebuah tanaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah anda melihat sebuah tanaman? Saya yakin anda semua pasti sudah tau dan paham mengenai tanaman. Bahkan lebih dari itu, anda mungkin sudah paham tidak hanya morfologinya saja tapi struktur fisiologinya juga. Yang pasti orang awam pun tahu kalau sebuah tanaman memiliki beberapa bagian utama yang meliputi akar, batang, daun, bunga, dan buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah terlintas dalam pikiran anda akan komponen utama tanaman tersebut? Kesemuanya memiliki fungsi yang berbeda satu sama lain, akan tetapi perbedaan fungsi tersebut saling mendukung agar tumbuh tanaman yang indah serta buahnya dapat dirasakan nikmatnya. Sebenarnya tidak hanya buahnya saja, daun, batang, bahkan akar sebagaian tanaman juga ada yang bisa dikonsumsi. Baik sebagai bahan makanan ataupun sebagai obat, tak satu pun bagian dari tanaman itu yang terbuang sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada satu bagian dari tanaman itu yang bernasib agak malang, dialah akar. Akar berfungsi sebagai tumpuhan tanaman, selain itu akar juga berfungsi untuk mengambil air dan mineral dari dalam tanah. Tapi kebanyakan orang tidak pernah memperhatikannya. Orang-orang lebih cenderung untuk melihatnya indahnya batang dan daun ketika dibonsai, segarnya buah, serta keindahan dari sebuah bunga. Kebanyakan tanaman memiliki nilai jual yang sangat tinggi karena faktor-faktor itu (batang, daun, buah, dan bunga). Akan tetapi daun, buah, dan bunga sangat membutuhkan keberadaan akar tersebut. Artinya, mereka tidak dapat tumbuh tanpa kehadiran akar.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Akar memiliki fungsi yang sanagt vital dalam tanaman, tak satu pun tanaman yang dapat hidup tanpa akar. Akar begitu tulus mlayani kebutuhan batang, daun, buah, dan bunga tanpa mengharapkan imbalan apa pun dari mereka. Bahkan ia sampai memperbanyak dirinya, baik kedalam tanah hingga ke segala arah. Namun pernahkan anda jumpai orang yang begitu memuliakan akar? Sangat jarang bahkan tidak ada sama sekali. Akar tidaklah membutuhkan sebuah pujian ataupun sejenisnya, ia sangat senang sekali ketika batang, daun, buah, dan bunga tumbuh subur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah akar, sesuatu yang sangat vital keberadaanya. Tak seorang pun yang memperhatikan keberadaanya, akan tetapi ia sangatlah berarti bagi tanaman. Tanpanya, tanaman hanya akan menjadi sampah yang harus segera dibuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pelajaran yang dapat kita ambil darinya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/630756974933346174-3861657987932167815?l=ibnmalik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/3861657987932167815/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=630756974933346174&amp;postID=3861657987932167815' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/3861657987932167815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/3861657987932167815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/2008/03/akar.html' title='Akar...'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15518168562913249350'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174.post-3201705192528374509</id><published>2008-02-19T19:47:00.004+07:00</published><updated>2008-02-22T06:57:37.743+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesian'/><title type='text'>Breaking Session, Sudah Berakhir...</title><content type='html'>Beberapa waktu lalu kelurga besar SMA Negeri 11 Surabaya telah mengadakan Ulangan Akhir Semester, sehingga para anggota keluarga bersiap-siap untuk menghadapi kehadirannya. Para guru sibuk mempersiapkan soal untuk para muridnya, sedangkan para siswa sibuk belajar untuk menyambut hiburan yang hanya datang sekali dalam satu semester. Demikianlah pandangan salah seorang guru (Pak Yono, matematika), beliau menganggap soal hanyalah sebuah hiburan yang tidak perlu untuk ditakuti. Apalagi sampai membuat kita sampai frustasi karenanya, menurut beliau itu tidak benar. Saya sebagai siswa, juga harus menyiapkan UAS itu. Waduh, kok jadi curhat ya??? &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Karena hal itulah kegiatan blogging harus ditunda dulu, bukan berarti tidak ngeblog untuk selamanya. Mungkin tidak hanya saya saja, tapi teman-teman yang lain juga. Tidak cukup sampai disitu, setelah UAS berakhir saya juga harus mengikuti remidi untuk beberapa mata pelajaran. Jadi mau tidak mau saya harus belajar lagi, yaaahh bloggingnya tertunda lagi. Dan yang terakhir terima raport, mengingat banyak nilai yang mengalami penurunan saya juga harus bersiap untuk menerima pesan-pesan dari orang tua karena hal ini. Satu hal yang tidak boleh dilupakan, saya juga harus membuat komitmen untuk semester dua ini. Agar semua yang buruk-buruk pada semester satu tidak terjadi lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini semuanya sudah berlalu, rencana kedepan sudah tersusun. Blogging sudah siap untuk dimulai kembali, ini adalah posting pertama saya setelah diadakannya UAS itu. Kedepannya saya sangat berharap untuk bisa menuangkan ide-ide saya dalam blog saya, yang mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi orang yang membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;::: Baru kali ini saya menceritakan pengalaman saya dalam blog, I've never done this before. :::&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/630756974933346174-3201705192528374509?l=ibnmalik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/3201705192528374509/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=630756974933346174&amp;postID=3201705192528374509' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/3201705192528374509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/3201705192528374509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/2008/02/breaking-session-sudah-berakhir.html' title='Breaking Session, Sudah Berakhir...'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15518168562913249350'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174.post-498923935536657304</id><published>2008-01-11T21:25:00.001+07:00</published><updated>2008-01-11T21:30:20.144+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesian'/><title type='text'>Masa Indah yang Terlewatkan</title><content type='html'>&lt;h3&gt;Sebuah Analogi Kehidupan&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu masa yang penuh dengan keindahan, yang dirasakan oleh wajah-wajah yang penuh senyuman dan canda tawa.&lt;br /&gt;Sebuah kondisi yang tidak terjadi pada semua insan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Masa fermentasi yang berada pada suhu dan kelembaban yang salah.&lt;br /&gt;Tidak lain, hanya akan membuat tempe itu menjadi rusak bahkan busuk dan harus dibuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah dahan tempat buah bergantung, harus patah dan takkan lagi bisa disatukan.&lt;br /&gt;Hingga akhirnya, satu dari dahan itu harus hilang ditelan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu masa yang harus dilalui dengan tetesan air mata.&lt;br /&gt;Sebuah kesedihan yang harus ditelan mentah-mentah tanpa air ataupun sejenisnya.&lt;br /&gt;Sebuah sinar penderitaan yang harus ditatap dengan mata telanjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Semua itu, tidak lain adalah sebuah tiket yang harus ditebus untuk memasuki gerbang kehidupan yang lebih baik di masa depan.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/630756974933346174-498923935536657304?l=ibnmalik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/498923935536657304/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=630756974933346174&amp;postID=498923935536657304' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/498923935536657304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/498923935536657304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/2008/01/masa-indah-yang-terlewatkan.html' title='Masa Indah yang Terlewatkan'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15518168562913249350'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174.post-6482791432294278521</id><published>2008-01-06T14:37:00.000+07:00</published><updated>2008-01-06T14:49:02.527+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesian'/><title type='text'>Multiple Skill</title><content type='html'>Tidakkah anda melihat bahwa saat ini sedang gencar-gencarnya iklan prosesor dengan kekuatan ganda. Teknologi prosesor terbaru yang sedang ngetrend saat ini, yang terus dikembangkan oleh para produsen. Biasanya terdapat kata 'duo' pada produk tersebut, misalnya Intel Centrino Duo atau Intel Core 2 Duo. Prosesor tersebut bisa bekerja dua kali lebih banyak dari pada prosesor yang lain. Mohon maaf, saya tidak bermaksud untuk mempromosikan produk tersebut tapi saya hanya mencoba untuk memberikan sedikit gambaran tentang apa yang akan saya bicarakan dalam artikel ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kita sebagai manusia juga berpotensi memiliki banyak keterampilan, sebagaimana prosesor itu. Memang tubuh kita satu, tapi jika kita memiliki banyak kemampuan kita akan bisa meraih banyak keutungan dari situ. Jika kita berprofesi sebagai seorang karyawan di salah satu perusahaan, tetapi tiba-tiba tanpa kita kita duga kita di-PHK karena perusahaan kita gulung tikar. Jika kita memiliki sebuah kemampuan lain, itu dapat menolong kita di saat-saat seperti itu. Apabila kita mahir mengoperasikan komputer, kita bisa menjadikan itu sebagai sumber penghasilan kita. Kita bisa menjadi guru komputer bagi anak-anak SD yang ingin menguasai program Office (word, power point, excell, dsb.) misalnya seperti itu. Dan masih banyak yang lain, tinggal kita sesuaikan dengan kemampuan kita masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan jika seandainya kita sekarang sedang berada dalam kondisi sulit seperti itu, namun kita tidak mempunyai keterampilan lain. Terus kita mau hidup pakai apa? Mungkin saat ini kita berpendapat, buat apa kita harus mempelajari hal-hal lain yang tidak berhubungan dengan bidang kita. Memang pandangan itu tidak sepenuhnya salah, tapi di saat-saat sulit seperti itulah hal semacam itu kita butuhkan. Tidak ada salahnya kan jika kita mulai saat ini mulai membangun skill yang sesuai dengan bakat kita masing-masing. Karena hal itu adalah cadangan pemasukan kita di saat-saat sulit seperti itu.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/630756974933346174-6482791432294278521?l=ibnmalik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/6482791432294278521/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=630756974933346174&amp;postID=6482791432294278521' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/6482791432294278521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/6482791432294278521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/2008/01/multiple-skill.html' title='Multiple Skill'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15518168562913249350'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174.post-9046872788219644397</id><published>2007-12-26T22:00:00.000+07:00</published><updated>2007-12-26T22:03:46.898+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesian'/><title type='text'>Now, Past, and Future</title><content type='html'>Tak terasa waktu telah berlalu begitu cepat, kini kita telah tiba di penghujung tahun 2007. Sebentar lagi kita segera memasuki tahun baru 2008. Tentu banyak hal yang sudah kita lakukan selama satu tahun lalu. Mulai dari hal-hal yang membawa pengaruh kecil hingga hal-hal yang membawa pengaruh besar dalam kehidupan kita. Tentu setiap orang selalu menginginkan masa depan yang selalu lebih baik dari hari ini. Namun dalam pelaksanaannya, tidaklah selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan. Secara sengaja atau tidak, kadang kita ternyata sebaliknya. Tidak seperti yang kita inginkan, kita menjadi lebih buruk dari pada masa-masa sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini (penghujung tahun 2007) merupakan saat yang tepat bagi kita untuk menyusun langkah-langkah apa saja yang akan kita ambil dalam menyongsong tahun depan. Karena ada yang mengatakan bahwa Today is Your Future. Memang sekarang adalah masa yang sangat menentukan masa depan kita besok. Jika saat ini kita salah mengambil langkah (salah berencana) itu artinya kita sama dengan merencanakan kegagalan. Maka sudah selayaknya kalau kita sekarang menyusun resolusi yang tepat untuk menyongsong satu tahun kedepan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Masa yang lalu merupakan guru (pemandu) bagi kita untuk menyongsong satu tahun kedepan. Selama satu tahun yang lalu, tentu kita banyak menerima banyak pengalaman.&lt;br /&gt;Pengalaman yang menyenangkan maupun yang menyakitkan, semua itu pasti mengandung banyak pelajaran didalamnya. Dari sanalah kita belajar agar semua hal yang buruk tidak akan terjadi lagi dan segala hal yang baik agar bisa menjadi lebih baik lagi. Bukankah pengalaman adalah guru yang terbaik bagi kita? Saya yakin bahwa semua orang  tahu akan hal itu. Sudah selayaknya kalau kita menggunakannya sebagai pemandu kita untuk menyusun resolusi satu tahun kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa depan adalah tempat yang didalamnya tersimpan banyak mimpi kita. Diantara kita pasti memimpikan sesuatu yang indah tentunya. Namun satu hal yang menjadi pertanyaan kita bersama, bagaimana kita merealisasikan mimpi kita itu? Karena tidak jarang orang yang gagal meraih impiannya. Momen ini adalah masa penggapaian mimpi kita, jika kita belum bisa menggapainya maka kita kumpulkan segala skill yang kita butuhkan untuk meraih impian kita itu mulai saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun baru, Harapan baru, Semangat baru, tentunya dengan Motivasi yang baru pula.&lt;br /&gt;Selamat jalan, semoga sukses meraih mimpimu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/630756974933346174-9046872788219644397?l=ibnmalik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/9046872788219644397/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=630756974933346174&amp;postID=9046872788219644397' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/9046872788219644397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/9046872788219644397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/2007/12/now-past-and-future.html' title='Now, Past, and Future'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15518168562913249350'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174.post-2739782126026370165</id><published>2007-12-08T09:47:00.000+07:00</published><updated>2007-12-08T12:28:10.219+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesian'/><title type='text'>Jangan Pandang Sebelah Mata</title><content type='html'>Masalah pasti datang silih berganti dalam hidup ini. Tentu setiap orang akan memandang suatu permasalahan dengan gayanya sendiri-sendiri. Suatu masalah itu akan bisa berubah menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat bagi yang bersangkutan maupun orang sekitarnya. Tapi bisa juga sebaliknya, suatu masalah itu akan bisa menjadi sesuatu yang menjerumuskan apabila kita memandangnya dengan cara yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang sangat ditakutkan apabila kita memandang suatu permasalahan itu secara sebelah mata. Kita memandang masalah itu hanya dari satu sisi saja. Kita tidak memandang suatu permasalahan itu pada sisi yang lainnya. Kita tidak bisa menilai sisi positifnya saja, tapi sisi negatif dari masalah tersebut juga patut kita pertimbangkan. Penilaian masalah yang hanya dari satu sisi saja, tidak jarang menimbulkan kesalahpahaman. Tentu sebuah keadaaan yang sangat tidak kita ingikan bukan?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam keseharian kita, sering kita jumpai hal-hal seperti ini. Sebagai seorang pelajar yang masih duduk di bangku SMA, saya sering melihat sikap seorang pengajar yang demikian. Tatkala ada seorang siswa yang mengatakan ‘saya paham’, ‘saya bisa’, ‘saya mengerti’, dsb. Biasanya hal itu diartikan bahwa perkataan itu merupakan jawaban dari seluruh siswa yang ada dalam kelas itu, meskipun hanya satu atau beberapa anak saja yang berkata demikian. Tidakkah disadari, bagaimana dengan keadaan siswa yang lain. Karena tidak semua siswa bisa dengan mudah mengerti dengan apa yang telah dia terangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya tidaklah demikian. Memang kita ketahui bersama bahwa sistem pendidkan kita menuntut siswa untuk mandiri. Tapi ilmu yang kita dapatkan dari seorang pengajar sangatlah berbeda dengan kita baca sendiri dari buku. Jika kita hanya membaca dari buku, tidaklah sepaham ketika kita diterangkan oleh pengajar kita. Jadi, meskipun keadaan kita seperti ini peran pengajar sangat tetap diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diluar masalah sekolah hal-hal yang seperti ini juga tak jarang kita jumpai. Yang pada akhirnya apabila suatu permasalahan yang terjadi pada seseorang apabila disikapi dengan sebelah mata, juga bisa berakibat fatal. Bahkan bisa menjadi fitnah bagi yang bersangkutan. Oleh sebab itu, tidak ada hal yang yang harus kita lakukan kecuali membenahi cara kita dalam memandang suatu masalah. Kita sudah sepantasnya untuk melihat suatu permasalah dengan lebih cermat, serta berhati-hati dalam mengambil kesimpulan dari suatu permasalahan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/630756974933346174-2739782126026370165?l=ibnmalik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/2739782126026370165/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=630756974933346174&amp;postID=2739782126026370165' title='22 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/2739782126026370165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/2739782126026370165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/2007/12/jangan-pandang-sebelah-mata.html' title='Jangan Pandang Sebelah Mata'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15518168562913249350'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>22</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174.post-1043004111477816250</id><published>2007-09-29T16:02:00.000+07:00</published><updated>2007-10-16T12:27:12.955+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesian'/><title type='text'>Idul Fitri, mengapa harus baju baru?</title><content type='html'>Takbir, tasbih, dan tahmid selalu menggema di telinga kita, taktkala kita telah selesai menunaikan puasa selama satu bulan lamnya. Pada saat itu pula masyarakat tengah sibuk menyiapkan pakaian terbaik mereka untuk menyambut kedatangannya. Sebuah fenomena yang tidak asing lagi yang kita saksikan di tengah masyarakat kita. Dahulu, entah siapa yang memualinya? Yang pasti fenomena ini telah mengakar pada masyarakat kita. Dalam keadaan lapang maupun sempit, mereka terus berusaha untuk membeli baju baru. Hal ini terbukti ketika kebanyakan masyarakat rela berjubel-jubel di department store maupun pasar tradisional demi mendapatkan pakaian terbaik ketika menjelang lebaran. Memang tidak ada salahnya kita mengenakan pakaian terbaik dikala kita kembali suci layaknya bayi yang baru dilahirakan dari kandungan ibu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun yang sangat dicemaskan, jangan-jangan kita sendiri lupa akan makna dibalik perayaan Idul Fitri itu sendiri. Satu hal yang terpenting adalah kita kembali suci setelah kita menjalani puasa yang kita lakukan selama satu bulan di Bulan Ramadhan lalu diakhiri dengan zakat fitrah sebagai sarana untuk menyucikan jiwa. Dan yang terakhir, kita sempurnakan dengan saling bersilaturrahmi sambil bermaaf-maafan diantara kita. Hablumminallah wa hablumminannas kita telah kita penuhi. Kita pun kembali memulai kegitan kita seperti semula dengan jiwa baru, semangat baru, dan tentunya dengan harapan baru pula. Itulah poin terpenting yang dapat saya ambil dari perayaan Idul Fitri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;b&gt;Taqobbalallahu Minna Wa Minkum.&lt;br /&gt;Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H.&lt;br /&gt;Mohon Maaf Lahir dan Batin.&lt;/b&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/630756974933346174-1043004111477816250?l=ibnmalik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/1043004111477816250/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=630756974933346174&amp;postID=1043004111477816250' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/1043004111477816250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/1043004111477816250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/2007/09/idul-fitri-mengapa-harus-baju-baru.html' title='Idul Fitri, mengapa harus baju baru?'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15518168562913249350'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174.post-2796362390189765477</id><published>2007-09-25T12:10:00.000+07:00</published><updated>2007-10-16T12:26:48.358+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesian'/><title type='text'>Sekolah Vs Main Game</title><content type='html'>Bagi saya sekolah tidaklah beda dengan main game, puzzle, atau sejenisnya. Hal ini dikarenakan banyaknya persamaan diantara keduanya. Dalam segi bentuk memang berbeda, tapi pada hakikatnya sama. Saya memang bukanlah sebuah gamer sejati, tapi saya tau beberapa hal mengenai game. Sebuah contoh, ketika kita ingin menuju sebuah ruangan tertentu dalam sebuah misi, maka terlebih dahulu kita harus menemukan kunci atau mngaktifkan panel-panel tertentu untuk masuk dalam ruangan itu. Dalam pelajaran, kasus seperti ini sangat sering kita jumpai. Apabila kita berhadapan dengan rumus, biasanya terdapat variabel yang belum diketahui. Maka kita harus mencarinya terlebih dahulu dari bahan-bahan yang ada. Mau tau lebih banyak persamaannya? Simak beberapa uraian singkat di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;nama pelajaran : nama game&lt;br /&gt;bab pelajaran : level game&lt;br /&gt;rumus   : senjata&lt;br /&gt;soal   : musuh yang harus kita taklukkan&lt;br /&gt;rumus cepat : cheat code&lt;br /&gt;dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin banyak senjata yang kita miliki, maka kita semakin mudah mengalahkan musuh bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ini saya tulis bukan untuk mengurangi semangat kita dalam belajar. Tetapi sebaliknya, saya berharap artikel ini bisa membuat kita lebih semangat dalam belajar, sebagaimana kita bersemangat kalu kita sedang bermain game. Ini hanyalah opini saya mengenai sekolah, kalian setuju atau tidak itu terserah kalian. Jangan pernah berputus asa kalau kalian gagal (remidi) atau bahkan tidak naik kelas. Itu artinya kalian harus mengulangi stage atau level yang sama dalam game. Jangan anggap kegagalan kalian sebagai hal yang menyeramkan. Dalam sebuah game kekalahan merupakan hal yang sudah biasa terjadi. Walaupun demikian, adakah gamer yang mau kalah dalam bermain game? Tentu tidak ada. Semua gamer ingin menampilkan yang terbaik dari dirinya, yaitu sebuah kemenangan. Demikian juga dengan sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;GOOD LUCK !!!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon maaf apabila ada kesalahan konsep dalam artikel ini. Kritik dan saran tetap saya nantikan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/630756974933346174-2796362390189765477?l=ibnmalik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/2796362390189765477/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=630756974933346174&amp;postID=2796362390189765477' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/2796362390189765477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/2796362390189765477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/2007/09/sekolah-vs-main-game.html' title='Sekolah Vs Main Game'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15518168562913249350'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174.post-9187631664304680435</id><published>2007-08-21T16:19:00.000+07:00</published><updated>2007-10-16T12:26:22.402+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesian'/><title type='text'>Lebih dari sekedar seremonial</title><content type='html'>Empat hari yang lalu (17 Agustus) merupakan hari yang penuh makna bagi bangsa kita. Pada hari itu bangsa kita terbebas dari campur tangan penjajah (merdeka). Banyak cara yang dilakukan masyarakat kita untuk memperingati hari kemerdekaan itu. Mulai dari upacara bendera hingga malam tasyakuran. Namun sayangnya, itu hanya sebagai seremonial saja. Akan tetapi satu hal yang terpenting yang patut kita renungan bersama, apa yang sudah kita berikan untuk bangsa ini?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kita sebagai generasi penerus tentunya harus bisa meneruskan perjuangan para pahlawan yang telah susah payah mendapatkan kemerdekaan demi kita. Kalau kita melihat kondisi negara kita saat ini yang boleh dibilang ‘kacau’, lantas apakah kita akan membiarkannya begitu saja? tentu tidak. Momen ini merupakan momen yang tepat bagi kita untuk melakukan pembenahan. Kita lakukan mulai dari diri kita sendiri. Sepintas hal ini terlihat biasa-biasa saja, namun sebenarnya hal ini bisa membawa perubahan besar bagi bangsa kita. Jika tiap-tiap individu yang ada di bangsa ini adalah individu-individu yang hebat, maka bangsa ini tentu akan menjadi bangsa yang hebat pula. Karena kesuksesan bangsa merupakan akumulasi dari kesuksesan individu-individu yang ada di dalamnya. Tidak hanya pemimpinnya saja yang hebat, tetapi siapun yang tinggal di Negara ini haruslah orang yang hebat pula. Dalam mencapai kesuksesan, kita tidak mungkin bisa mendapatkannya dengan mudah begitu saja. Harus ada usaha yang keras serta perencanaan yang matang. Sebab kalau kita gagal berencana, itu berarti kita sedang merencanakan kegagalan, bukan? Dan satu hal penting yang tidak boleh kita lupakan, optimis!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/630756974933346174-9187631664304680435?l=ibnmalik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/9187631664304680435/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=630756974933346174&amp;postID=9187631664304680435' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/9187631664304680435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/9187631664304680435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/2007/08/lebih-dari-sekedar-seremonial.html' title='Lebih dari sekedar seremonial'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15518168562913249350'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174.post-5929023387650334770</id><published>2007-08-14T20:17:00.000+07:00</published><updated>2007-10-16T12:24:57.605+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesian'/><title type='text'>Promosi blog lewat friendster, why not?</title><content type='html'>Friendster merupakan media yang sangat tepat bagi kita untuk menambah teman, khususnya di dunia maya. Kebanyakan teman-teman kita menghiasi friendster mereka dengan hiasan-hiasan yang mereka ambil dari situs-situs tertentu. Apabila diklik, kita akan dibawa pada situs penyedia layanan tersebut. Sebenarnya kita bisa membuat sendiri kreasi yang menarik, baik dalam memberi comment maupun media. Apabila kreasi kita itu terlihat sangat unik, biasanya orang tertarik untuk mendapatkan sumbernya. Karena yang membuat kita sendiri maka kita bisa memberi link menuju blog kita. Dengan begitu blog kita akan sering dikunjungi orang dan tak heran kalau statistik pengunjung blog kita meningkat secara signifikan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Blog kita memang perlu untuk diketahui banyak orang karena disitulah tempat kita menuangkan pikiran-pikiran serta ide-ide, yang mungkin saja bisa memberikan manfaat bagi orang lain yang membacanya. Terlebih lagi jika tulisan kita itu bisa menciptakan perubahan besar bagi lingkungan kita (perubahan positif). Karena sebaik-baik orang adalah orang yang bisa memberikan manfaat bagi orang lain, begitu bukan?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/630756974933346174-5929023387650334770?l=ibnmalik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/5929023387650334770/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=630756974933346174&amp;postID=5929023387650334770' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/5929023387650334770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/5929023387650334770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/2007/08/promosi-blog-lewat-friendster-why-not.html' title='Promosi blog lewat friendster, why not?'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15518168562913249350'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174.post-4275478739193739888</id><published>2007-04-28T10:13:00.000+07:00</published><updated>2007-10-16T12:22:18.289+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesian'/><title type='text'>Teks Bergerak</title><content type='html'>Pernahkah anda melihat teks bergerak pada halaman web? Saya yakin, pasti anda semua pernah melihatnya. Apakah anda ingin menerapkannya dalam blog anda? Sebenarnya tidak sulit, anda bisa membuatnya di Ms. Frontpage. Kemudian anda tinggal copy kodenya ke dalam HTML blog anda. Atau anda bisa copy kode yang sudah tersedia berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda berminat? Ikuti langkah-langkah berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1.Loginlah ke blogger anda.&lt;br /&gt;2.Klik template pada dashboard blog anda.&lt;br /&gt;3.Temukan kode HTML berikut pada template blog anda.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_wxyPhrdGbF4/RjK8fZO-_hI/AAAAAAAAABQ/WRsSM5U5mqc/s1600-h/img_1.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wxyPhrdGbF4/RjK8fZO-_hI/AAAAAAAAABQ/WRsSM5U5mqc/s320/img_1.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5058312579026189842" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4.Letakkan kode di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;textarea&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;&lt;font face="Verdana" color="#FFFFFF" size="5"&gt;&lt;br /&gt;&lt;marquee bgcolor="#808080"&gt;xxx&lt;/marquee&gt;&lt;/font&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;br /&gt;pada kursor seperti gambar berikut.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wxyPhrdGbF4/RjK9D5O-_jI/AAAAAAAAABg/HmXvtzcFhfo/s1600-h/img_2.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wxyPhrdGbF4/RjK9D5O-_jI/AAAAAAAAABg/HmXvtzcFhfo/s320/img_2.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5058313206091415090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;5.Ubahlah ‘xxx’, sesuai kalimat yang anda inginkan.&lt;br /&gt;6.Klik save template changes, untuk menyimpan.&lt;br /&gt;7.Akseslah blog anda, untuk melihat hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Good Luck!&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/630756974933346174-4275478739193739888?l=ibnmalik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/4275478739193739888/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=630756974933346174&amp;postID=4275478739193739888' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/4275478739193739888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/4275478739193739888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/2007/04/teks-bergerak_27.html' title='Teks Bergerak'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15518168562913249350'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wxyPhrdGbF4/RjK8fZO-_hI/AAAAAAAAABQ/WRsSM5U5mqc/s72-c/img_1.png' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174.post-8946277734470854973</id><published>2007-03-24T13:05:00.000+07:00</published><updated>2007-03-24T13:08:05.782+07:00</updated><title type='text'>The Dolphin</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_wxyPhrdGbF4/RgTAAIF3cZI/AAAAAAAAAAM/kxdV5eSQDYY/s1600-h/filipper.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wxyPhrdGbF4/RgTAAIF3cZI/AAAAAAAAAAM/kxdV5eSQDYY/s320/filipper.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5045368590966419858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/630756974933346174-8946277734470854973?l=ibnmalik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/8946277734470854973/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=630756974933346174&amp;postID=8946277734470854973' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/8946277734470854973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/8946277734470854973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/2007/03/dolphin.html' title='The Dolphin'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15518168562913249350'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wxyPhrdGbF4/RgTAAIF3cZI/AAAAAAAAAAM/kxdV5eSQDYY/s72-c/filipper.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174.post-6555124818403994690</id><published>2007-03-20T16:32:00.000+07:00</published><updated>2007-10-16T12:21:09.504+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='english'/><title type='text'>Cryptogram</title><content type='html'>Have you ever heard about cryptogram? Yes, in my opinion it’s a way to write something by using code. You can’t read it, if you haven’t solved the code first. The code depends on the writer, he can give you the easy code or hard one. So you must be smart to solve it. If we want to write ‘HOME’, we can write it with GNLD or GINPLNDF and so on. I sure that you can solve the code above. Now, can you read this code below?&lt;br /&gt;1.IFBWFO&lt;br /&gt;2.DG JQPGUV&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/630756974933346174-6555124818403994690?l=ibnmalik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/6555124818403994690/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=630756974933346174&amp;postID=6555124818403994690' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/6555124818403994690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/6555124818403994690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/2007/03/cryptogram.html' title='Cryptogram'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15518168562913249350'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174.post-3968052677832187610</id><published>2007-01-24T20:09:00.000+07:00</published><updated>2007-10-16T12:18:45.251+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='english'/><title type='text'>Don't be sad</title><content type='html'>I write this note when the end semester examination has been done two weeks ago. I saw many students who seen sad and gloomy because they can’t do their test well, so am I. In my opinion, our failure can be our motivator to can be better than the last one. Actually if we must do remedial test, it means we must study more and more. There are no another choice, it should be done, if we want to be better.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Don’t be sad, if our mark can’t reach minimum standard, it isn’t means we are stupid. Everyone was created in perfect condition. Maybe when we will do the test, our preparation is less. So, we can’t do the exercise well.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/630756974933346174-3968052677832187610?l=ibnmalik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/3968052677832187610/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=630756974933346174&amp;postID=3968052677832187610' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/3968052677832187610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/3968052677832187610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/2007/01/dont-be-sad.html' title='Don&apos;t be sad'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15518168562913249350'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174.post-3936157036033016560</id><published>2007-01-01T14:45:00.000+07:00</published><updated>2007-10-16T12:18:12.627+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='english'/><title type='text'>Do you know?</title><content type='html'>While you’re reading this sentence, More than a million chemical reactions occur in &lt;strong&gt;&lt;em&gt;your eyes&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;. Each of them much more complex than you can imagine….. Much more complex than the workings of screen that you’re gazing at…..&lt;br /&gt;Of course, a &lt;strong&gt;&lt;em&gt;hi-tech &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;company built your screen. Then, who built your eyes? &lt;em&gt;(taken from www.harunyahya.com)&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/630756974933346174-3936157036033016560?l=ibnmalik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/3936157036033016560/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=630756974933346174&amp;postID=3936157036033016560' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/3936157036033016560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/3936157036033016560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/2006/12/do-you-know.html' title='Do you know?'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15518168562913249350'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174.post-997420950444213529</id><published>2006-12-17T09:01:00.000+07:00</published><updated>2007-10-16T12:17:36.974+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='english'/><title type='text'>Don't be liar</title><content type='html'>IX, please add a character in order to be six! When we ask it to another people, most of them can’t answer it. Actually the answer is very easy, we just need adding ‘S’ in front of it. Most of them only think about roman number, they don’t think about spelling of ‘SIX’. It shows us a lesson, when we are thinking about something, don’t think just from one side, but we should think about the other.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;If somebody ask us something, but we don’t want another people know about it because it’s our secret, and we don’t want lie him. We can say him something which he won’t think about it, but we unnecessary lie him. For example, when somebody asks us, “Has your brother recovered from his illness?” In fact our brother has died, but we don’t want somebody knows about it. We can say “My brother isn’t being ill.” We don’t lie him because if somebody isn’t being ill, it’s not mean he has recovered from his illness. It’s true, isn’t it? If we can apply it in our life, we can keep our secret without lie somebody.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/630756974933346174-997420950444213529?l=ibnmalik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/997420950444213529/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=630756974933346174&amp;postID=997420950444213529' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/997420950444213529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/997420950444213529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/2006/12/dont-be-liar.html' title='Don&apos;t be liar'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15518168562913249350'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-630756974933346174.post-3766862288231230725</id><published>2006-12-11T19:37:00.000+07:00</published><updated>2007-10-16T12:16:38.216+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='english'/><title type='text'>Introduction</title><content type='html'>This is my first writing in this blog. Actually I don’t like to write diary book, I think blog has same function with diary book. Blog is digital, but diary book isn’t, those are the different among them. But somebody introduces me about blog. Even he recommends me to make blog, and show me the steps to make it. After that, I became interest to make blog.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;I use this blog to note something which I think it’s important to be noted. I hope this blog can be useful especially for my self and also everyone who read my writing in this blog.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/630756974933346174-3766862288231230725?l=ibnmalik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ibnmalik.blogspot.com/feeds/3766862288231230725/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=630756974933346174&amp;postID=3766862288231230725' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/3766862288231230725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/630756974933346174/posts/default/3766862288231230725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ibnmalik.blogspot.com/2006/12/introduction.html' title='Introduction'/><author><name>Idris Ibnu Malik</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14640675844208771798</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='15518168562913249350'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry></feed>