tag:blogger.com,1999:blog-55572367549896992782008-10-12T22:36:44.258+03:00BUSINESS AND MOTIVATIONBlog ini berisikan artikel motivasi*investasi*perjalanan bisnis*kisah sukses wirausaha*sharing pengalaman bisnis* serta tips dan referensi bisnis yang dapat merubah mindset menjadi usahawan."You can not change the wind direction but you can only change your wing direction and if you want to be success follow the success person".*Fajri Salim*noreply@blogger.comBlogger59125tag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-33469133679650626762008-10-12T15:56:00.006+03:002008-10-12T22:36:44.266+03:00Resep Keberhasilan Mrs.Fields Cookies.<a href="http://2.bp.blogspot.com/_pPg8Qojvyew/SPIkrT7oVXI/AAAAAAAAAiA/KpLsjpxkm1k/s1600-h/idiot+book.bmp"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256304041598145906" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_pPg8Qojvyew/SPIkrT7oVXI/AAAAAAAAAiA/KpLsjpxkm1k/s320/idiot+book.bmp" border="0" /></a><br /><div>Ada sebuah buku tentang kewirausahaan yang didesign khusus oleh seorang praktisi akademis dan juga seorang pelaku bisnis, nama bukunya <span style="color:#006600;"><a href="http://catalog.ebay.com/The-Complete-Idiots-Guide-to-Starting-Your-Own-Business_ISBN-10_1592575846_ISBN-13_9781592575848_W0QQ_fclsZ1QQ_pidZ56977201QQ_tabZ2"><span style="color:#3333ff;">The complete idiot's guide to starting your own Business</span><em> </em></a></span>karangan Edward Paulson.</div><br /><div></div><br /><div>Mungkin buku inilah yang menjembatani sekaligus sebagai muara antara seorang pebisnis dan seorang akademisi dalam menyantukan simpul kewirausahaan yang selama ini terjadi gap, bagaimana tidak?....mungkin kita salah satu diantarannya,yang menyalahkan bahwa para pengajar di universitas hanya pintar teori bisnis dan ekonomi sementara prakteknya tidak sehebat teorinya,sehingga tidak mengherankan akhir-akhir ini kecenderungan kita lebih merujuk pada buku2 business "street smart"</div><br /><div></div><br /><div>Apakah hal itu salah??</div><br /><div></div><br /><div>OO tidak tentunya, itu sah-sah saja dan faktanya memang demikian,kita lebih merasa "nyaman" membaca buku-buku "Brad Sugar,Adam Khoo,Robert Kiyosaki,Pak Tung, Pak Purdi Chandra dari pada buku ekonomi dan bisnis yang teoritis seperti buku2 mahasiswa di universitas -universitas.</div><br /><div></div><br /><div>Menurut saya ada baiknya juga kita "tidak menutup mata" apalagi anti bahkan alergi terhadap type buku yang teoritis para akademisi tersebut,kalau kita simak lebih dalam justru ada ke khasannya dan nilai lebihnya yaitu banyak memberikan penjelasan mendalam tentang analisis bisnis supaya bisnis tidak bangkrut,perencanaan yang dalam,dan hal-hal serta peringatan2 yang harus di hindari dalam menjalankan bisnis,yang memeng kalau dibaca sekilas kesannya "banyak syaratnya" yang harus dipenuhi sebelum seorang pemula terjun di bisnis , sementara buku-buku "street smart",lebih mendahulukan mulai dulu bisnisnya baru pikirkan bagaimana how to nya.....??</div><br /><div></div><br /><div>Nah buku ini menjawab tentang perbedaan itu,dan memberi tuntunan bagi anda yang akan memulai bisnis secara detail dan terencana serta resiko resikonya berikut resep -resepnya.</div><br /><div></div><br /><div>Salah satu Resep keberhasilan bisnis dalam buku ini akan saya tulis di blog ini selebihnya......baca di bukunya ):</div><br /><div></div><br /><div>Resep keberhasilan <a href="http://www.mrsfields.com/"><span style="color:#3333ff;">Mrs. Fields</span></a></div><br /><div></div><br /><div>1/4 Cangkir Kasih</div><br /><div></div><br /><div>1/4 Cangkir Kesempurnaan</div><br /><div></div><br /><div>1/4 Cangkir Kegigihan</div><br /><div></div><br /><div>1/4 Cangkir Manusia</div><br /><div></div><br /><div><span style="color:#3333ff;">Kasih</span>........= Anda harus Sepenuhnya mencintai apa yang anda lakukan! saya senang membuat,menyantap dan berbagi kue dengan teman-teman dan keluarga.Jangan pernah terjun ke bisnis dengan prioritas pertama mencari uang.Itu adalah hasil sampingan saat melakukan apa yang anda cintai dan melakukan dengan baik.</div><br /><div></div><br /><div><span style="color:#3333ff;">Kesempurnaan</span>...........=Anda harus terus menerus berjuang mencapai kesempurnaan agar supaya bisnis anda berhasil dan berdaya tahan.Anda harus melakukannya lebih baik dari orang lain.</div><br /><div></div><br /><div><span style="color:#3333ff;">Kegigihan</span>.............=Teguhlah dengannya.Apa yang anda butuhkan adalah nyali.Nyali untuk memulai,nyali untuk yakin akan diri sendiri.Nyali untuk menyambut berbagai tantangan ,nyali untuk terus berpegang kepadanya!,Jangan takut terhadap kegagalan! dihari pertama bisnis, saya memiliki etalase yang dipenuhi kue tidak ada pelanggan,tidak ada resep kue,dan tingkat bunga pinjaman 21 persen. Saya pikir jika terus berdiri di toko saya akan gagal dan tercampakan dari bisnis ini.Hasilnya sayapun menata kue di atas nampan,membawanya ketepi jalan dan menawarkannya ke orang2 yang melintas.Kegagalan dini tersebut berubah menjadi hari penjualan besar." Saya belajar untuk tidak mencemaskan kegagalan melainkan sekedar menghentikan apa yang tidak berjalan dan mencoba sesuatu yang lain sampai berjalan. </div><br /><div></div><br /><div><span style="color:#3333ff;">Manusia</span>..........= Tidak ada bisnis yang berhasil tanpa aset terbesarnya,tidak peduli seberapa bagus sebuah produk.Saya selalu yakin bahwa saya tidak semata mata menjual kue melainkan menjual pengalaman menikmati.Saya menginginkan sebuah tim yang suka membuat,menyantap dan berbagi kue sebagaimana yang saya lakukan.</div><br /><div></div><div></div><br /><div>(Debbi Fields ,Chief Cookie Lover and Founder,<a href="http://www.mrsfields.com/"><span style="color:#3333ff;">Mrs Fields Cookies</span></a>)..</div><br /><div></div><div>Semoga bermanfaat..................</div>*Fajri Salim*noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-91479281521233129732008-09-29T19:59:00.004+03:002008-10-12T15:56:31.901+03:00Happy Eid<span style="font-size:130%;"><span style="color:#006600;"><a href="http://media.photobucket.com/image/happy%20eid/zahidiqbala10/eid5.gif?o=63" target="_blank"><img src="http://i37.photobucket.com/albums/e88/zahidiqbala10/eid5.gif" /></a></span></span><br /><span style="font-size:130%;"><span style="color:#006600;"></span></span><br /><span style="font-size:130%;"><span style="font-size:100%;color:#006600;"></span></span><br /><span style="font-size:100%;"><em><span style="color:#006600;"><strong>Assalamu"alaikum</strong></span>.</em><br /><span style="color:#006600;"><strong><em></em></strong></span><br /><span style="color:#006600;"><strong><em></em></strong></span></span><br /><span style="font-size:100%;color:#006600;"><strong><em>Saya sekeluarga mengucapkan:</em></strong></span><br /><span style="font-size:100%;color:#006600;"><strong><em></em></strong></span><br /><span style="font-size:100%;color:#006600;"><strong><em>" Selamat hari raya Eidulfitri 1429 H. Taqaballaha minna waminkum, Mohon Maaf Lahir dan bathin, mari kita mulai lembaran baru yang lebih baik, lebih bersih, lebih jujur dengan penuh ketaqwaan dalam seluruh aktifitas kehidupan kita".</em></strong></span><br /><strong><span style="font-size:100%;color:#006600;"></span></strong><br /><strong><span style="font-size:100%;color:#006600;"><em>Wassalam.</em></span></strong><br /><strong><span style="font-size:100%;color:#006600;"></span></strong><br /><strong><span style="font-size:100%;color:#006600;"><em>Fajri Salim</em></span></strong>*Fajri Salim*noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-77769703634178444412008-08-27T14:30:00.005+03:002008-10-12T22:27:23.925+03:00Kreatif Mencari Modal<a href="http://3.bp.blogspot.com/_pPg8Qojvyew/SLVmOG5XzEI/AAAAAAAAAYM/Yg8vRd1zwxg/s1600-h/penerima+dana+KIVA.jpg"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239206134070889538" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_pPg8Qojvyew/SLVmOG5XzEI/AAAAAAAAAYM/Yg8vRd1zwxg/s320/penerima+dana+KIVA.jpg" border="0" /></a><br /><br />Saya termasuk orang yang kagum terhadap kehadiran <a href="http://www.kiva.org/"><span style="color:#3333ff;"><strong>lembaga ini</strong></span> </a>yang telah membantu ribuan orang di seluruh dunia untuk berwirausaha,sehingga saya merasa perlu menyebarluaskan berita ini supaya lebih banyak lagi orang yang merasakan manfaatnya khususnya bagi mereka yang memerlukan modal usaha dalam jumlah yang kecil (Microfinace) .Untuk itulah saya terus mencari apakah ada orang indonesia yang sudah merasakan manfaat <span style="color:#3333ff;"><a href="http://www.kiva.org/">KIVA</a></span>? Ternyata ada salah satunya adalah Ibu Oyah.<br /><br />Bu Oyah (60) adalah seorang janda yang tinggal bersama 1 anak perempuan dan 2 cucunya, untuk membantu anaknya yang juga berjualan pakaian, dia membuka warung makanan, minuman dan barang-barang rumah tangga lainnya. dalam sehari oyah mendapatkan penghasilan dari warungnya itu $8.5, sudah cukup untuk makan, namun dia juga ingin cucu-cucunya dapat pendidikan yang layak sehingga dia berniat meminjam uang sebesar $100 untuk menambah barang-barang yang ada di warungnya, dengan menghasilannya itu ditambah dengan penghasilan anaknya $ 10 akan membayar pinjamannya dalam waktu 12 bulan.<br /><br />Itulah salah satu penerima manfaat modal mikro yang ternyata dimana ada kemauan disitu ada jalan....,Istilah itu kerap kita dengar ,dan kebenaran istilah ini telah dibuktikan oleh orang - orang yang berkemauan keras untuk berusaha dan dalam merubah nasibnya,intinya orang yang memaksimalkan usahanya maka akan dekat dengan keberhasilan walaupun ukuran keberhasilan sendiri relatif nilainnya pada masing2 orang.<br /><br />Bagaimana dengan anda?,apakah menyerah berwirausaha karena kurang modal?<br /><br />Untuk anda yang membutuhkan modal mikro, silahkan ikuti siklus kridit dibawah ini.<br /><p>Siklus Kredit KIVA<br /></p><p>(1) Pemberi pinjaman (lender) memilih sebuah bisnis (pengusaha mikro) yang akan dibantu, dan memberi pinjaman menggunakan kartu kredit.</p><p>(2) Kiva mentransfer dana ke mitra microfinance lokal (setempat). Sang mitra ini kemudian menyalurkan dana itu ke tiap bisnis.</p><p>(3) Mitra lokal melakukan penagihan cicilan pinjaman dan sekaligus menyediakan update informasi mengenai pinjaman itu pada situs Kiva.org.</p><p>(4) Dana yang sudah dilunasi dikembalikan kepada pemberi pinjaman. Sang lender boleh menariknya atau meminjamkan kembali ke tempat lain.<br /></p><p><strong><span style="color:#3333ff;">Bila Anda Ingin Jadi Donatur di Kiva</span></strong><br /></p><p>Langkah 1:Pilih seorang pengusaha mikro<br />Jenis proyek (proposal pinjaman) di situs Kiva selalu berubah. Data ini di-upload oleh mitra microfinance Kiva di seluruh dunia. Anda bisa menemukan data proposal terbaru di halaman Fundraising.<br /></p><p>Langkah 2: Berikan pinjaman<br />Kalau Anda sudah memilih pengusaha yang akan didanai, Anda bisa mengirim dana itu menggunakan kartu kredit (lewat PayPal). Anda bisa mengirim US$ 25 untuk sekali pengiriman. Proses checkout-nya dijamin mudah dan aman karena menggunakan PayPal.<br /></p><p>Langkah 3: Terima jurnal dan pembayaran<br />Secara berkala Anda akan menerima informasi dari para pengusaha yang Anda danai. Perwakilan mitra siap menuliskan langsung ke website, sehingga Anda selalu memperoleh informasi mengenai kemajuan yang dicapai sang pengusaha. Anda bisa menerima beritanya via e-mail.<br /></p><p>Langkah 4: Tarik dana pinjaman atau pinjamkan lagi<br />Begitu pinjaman Anda dibayar kembali oleh sang pengusaha (hingga lunas), Anda bisa memilih untuk menariknya atau meminjamkan kembali ke pengusaha baru lainnya<br /></p>Artikel lain terkait tentang KIVA silahkan klik <strong><a href="http://fajrisalim.blogspot.com/2008/08/25-untuk-modal-usaha-dan-merubah-hidup.html"><span style="color:#3333ff;">disini.</span></a></strong><br /><strong></strong><br /><strong>Semoga bermanfaat....</strong>*Fajri Salim*noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-28887131667179701192008-08-25T14:29:00.006+03:002008-08-25T17:27:36.684+03:00My property & My Target<a href="http://1.bp.blogspot.com/_pPg8Qojvyew/SLKyN-xpLmI/AAAAAAAAAYE/rwWmFZyfvoY/s1600-h/Apartemen+Cawang.jpg"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238445269844569698" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_pPg8Qojvyew/SLKyN-xpLmI/AAAAAAAAAYE/rwWmFZyfvoY/s320/Apartemen+Cawang.jpg" border="0" /></a><br />Dalam blog ini telah dibahas masalah bisnis dan juga investasi properti yang memang merupakan bagian dari isi blog <a href="http://fajrisalim.blogspot.com/"><span style="color:#3333ff;">business and motivation</span> </a>yang berusaha saya tampilkan untuk dijadikan media sharing dan pelajaran<br />Sharing pendapat,sharing bisnis dan investasi adalah merupakan hal biasa dan dijadikan tradisi dalam <a href="http://tangandiatas.com/"><span style="color:#3333ff;">komunitas saya</span></a>,tujuannya bukan untuk pamer atau Riya (ingin di puji) tetapi lebih cenderung untuk berbagi pada teman2 atau pembaca yang mungkin berniat akan melakukan hal yang serupa dari apa yang telah saya lakukan, supaya mereka bisa melakukan lebih baik lagi dari apa yang saya lakukan,minimal tidak terjerumus apabila kita mengalami kegagalan bisnis atu investasi,dengan kata lain kalaulah kita berhasil maka yang mengikuti kita harus lebih berhasil,kalau saya gagal atau bangkrut maka yang membaca blog ini supaya terhindar dari kebangkrutan itu.<br /><br />Untuk berbagi menurut saya tidak hanya tentang kesuksesan tetapi juga tentang kegagalan serta masalah2 apa yang dihadapi untuk mencapainya,untuk berbagi ke orang lain sudah selayaknya kita berbagi atau sharing mengenai informasi yang bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya atau kalau lah kita memotivasi orang ...minimal kita sendiri telah melakukannya,sebagai contoh kalau kita bicara tentang bisnis maka kita telah melakukan bisnis itu,kalau kita berbicara masalah investasi properti maka kitapun memang telah melakukannya.<br /><br />Blog ini telah saya jadiakan sarana buat saya sebagai "catatan tentang perjalanan investasi dan bisnis yang saya lakukan" walaupun bahasannya tidak detail alias hanya sekedar garis besarnya saja.<br /><br />Bicara masalah investasi saya termasuk orang dengan katagori "target oriented" kadang kala saya tuliskan target itu supaya saya terus mengingatnya,sebagi contohnya salah satu gambar target properti tahun 2008 saya taruh di sudut blog ini,bagi saya itu ada manfaatnya dalam memotivasi diri sendiri, bagaimana dengan anda?....<br /><br />Tentang investasi properti saya termasuk type yang cenderung ingin mencoba..walaupun dalam skala kecil minimal telah membuktikannya apakah benar apa yang dikatakan orang?,mulai dari rusun sederhana yang telah dijual kembali kemudian tanah dan kios di mall itulah sejarah awalnya saya suka properti.<br /><br />Tentang Target, alhamdulillah dalam tahun 2008 ini atas pertolonganNya,semua target bisa tercapai,dalam tahun 2008 tepatnya sampai 21 agustus ke 3 properti yang saya targetkan pada pertengahan 2007 telah deal semuanya berturut -turut dibulan juni,juli dan agustus 2008.Properti properti tersebut berbentuk 1 unit apartemen (jaktim),Ruko (Pondok Gede),dan rumah untuk kosan (Margonda Depok).<br /><br />Untuk target tahun 2009 insyaallah saya akan fokus dan mengembangkan bisnis alat2 kesehatan/ kedokteran yang selama ini sedang dan telah berjalan,teringat ucapan <a href="http://www.bradsugars.com/"><strong><span style="color:#3333ff;">Brad Sugar</span></strong> </a>untuk membangun wealth maka harus ada kombinasi bisnis dan investasi,kalau kita hanya fokus ke investasi properti maka akan miskin cash,menurutnya yang ideal adalah bangun bisnis baru investasi properti dan yang lainnya.<br /><br />N.B<br />Untuk artikel tentang Investasi lainnya silahkan klik <a href="http://fajrisalim.blogspot.com/search/label/Investasi"><span style="color:#3333ff;">disini</span></a><br /><br />Semoga bermanfaat.....*Fajri Salim*noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-46590887689544305272008-08-21T21:59:00.007+03:002008-08-22T05:57:17.768+03:00Wirausaha dan Universitas<a href="http://2.bp.blogspot.com/_pPg8Qojvyew/SK3QR2Q3HKI/AAAAAAAAAX0/FYucerY5x1Q/s1600-h/wirausaha+dan+universitas.jpg"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237070946744343714" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_pPg8Qojvyew/SK3QR2Q3HKI/AAAAAAAAAX0/FYucerY5x1Q/s320/wirausaha+dan+universitas.jpg" border="0" /></a><br /><div>Kalau selama ini kita membahas tentang <span style="color:#3333ff;"><a href="http://www.entrepreneurship.org/"><strong><span style="color:#3333ff;">Entrepreneurship</span> </strong></a><span style="color:#000000;">atau kewirausahaan</span> </span>dari segi praktek bisnis ,motivasi, serta sharing dari pelaku bisnis itu sendiri, yang umumnya berbisnis yang mereka jalani itu berdasarkan latar belakang yang berbeda-beda, ada yang memulai bisnis karena karena keterpaksaan,misalnya awal membangun bisnis karena memang tidak ada pilihan dan keterbatasan ekonomi untuk melanjutkan sekolah / kuliah sehingga memilih untuk berjualan,atau memulai bisnis dengan modal seadanya karena untuk memenuhi kebutuhan hidup.Kenyataannya dewasa ini banyak juga pengusaha2 sukses,bahkan yang sekarang jadi<span style="color:#3333ff;"> </span><a href="http://www.tokohindonesia.com/pengusaha/index.shtml"><strong><span style="color:#3333ff;">konglomerat indonesia</span></strong><span style="color:#3333ff;"> </a><span style="color:#000000;">Awalnya dari golongan ini.</span></span></div><div></div><br /><div>Ada juga yang memulai bisnis karena di <strong><a href="http://fajrisalim.blogspot.com/2007/10/sukses-setelah-di-phk.html"><span style="color:#3333ff;">PHK</span></a><span style="color:#3333ff;">,</span></strong>karena termotivasi atau karena memang keinginan sendiri yang disebabkan oleh suasana kerja yang menurutnya tidak kondusif,atau karena ingin banyak bersama keluarga,punya banyak waktu,tidak terkekang peraturan dan sebagainya,yang jelas masih banyak alasan alasan lain yang tidak bisa saya sebutkan semuanya disini.</div><div></div><br /><div>Untuk anda yang mempunyai type, suka dengan kebebasan menyalurkan ide-ide,tidak suka dengan kerja rutinitas, tidak suka dengan printah atasan, ingin mempunyai pendapatan tak terbatas tetapi sanggup untuk mengambil resiko jatuh bangun atau siap gagal bangkrut sebelum anda sukses maka anda mungkin cocok untuk menjadi entrepreneur,tetapi kalu sebaliknya anda sudah nyaman dengan kondisi sekarang sebagai karyawan dengan gaji besar dan tidak pernah berfikir untuk beralih dan sangat takut bangkrut sebelum memulai usaha, maka mungkin yang cocok bagi anda adalah menjadi karyawan.</div><div></div><br /><div>Menjadi pekerja/karyawan atau wirausahawan itu adalah pilihan hidup kita,kitalah yang memilihnya dan kita juga yang menangung resikonya,jadi sekarang terserah pada anda jawabannya ada pada anda sendiri.</div><div></div><br /><div>Agar supaya jumlah wirausahawan di indonesia lebih banyak jumlahnya,karena semakin banyak <strong><a href="http://www.depkop.go.id/"><span style="color:#3333ff;">UKM</span></a></strong> (usaha kecil menengah) maka semakin banyak tenaga kerja yang terserap, yang otomatis akan semakin banyak pengangguran yang terserap menjadi tenaga produktif ,yang imbasnya akan merubah ekonomi keluarga,masyarakat bahkan perekonomian negara akan semakin kuat yang diikuti kesejahteraan meningkat pula.</div><div></div><br /><div>Untuk itulah saya hadirkan pencerahan dari <a href="http://www.ciputra.com/?url=corporate/management"><span style="color:#3333ff;"><strong>Ir. Ciputra</strong></span> </a>pemilik perusahan Real Estate yang bernaung dalam perusahaan <strong><a href="http://www.ciputra.com/"><span style="color:#3333ff;">Ciputra Group</span></a></strong>,dalam ceramahnya yang berjudul"Universitas Harus Jadi Pusat Entrepreneurship" <span style="font-size:78%;">(sumber bisnis indonesia)<br /></span></div><br /><div>Pada 10 September 2007, Dr. Ir. Ciputra menyampaikan kuliah perdana tahun akademik 2007/2008 di Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada. Dalam forum ilmiah yang dihadiri 1.000-an civitas akademika (rektorat, guru besar, wali amanat dan mahasiswa pascasarjana) , Dr. Ir. Ciputra menyampaikan tema Pentingnya Kewirausahaan dalam Pendidikan Tinggi dan Pemecahan Masalah Bangsa. Untuk mengetahui lebih dalam pemikiran entrepreneurship, berikut petikan wawancara Bisnis dengan Bos Grup Ciputra ini:<br /><br />Mengapa entrepreneur?<br /></div><div></div><div>Ada lima alasan penting. Kesempatan kerja makin terbatas. Pemda DKI tahun lalu mendapat 39.622 pelamar kerja untuk 950 lowongan. Lalu kemana 38.500 pelamar yang gagal? Ini sama di sektor swasta.<br />Pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) bukan solusi ideal. Siapa yang senang berpisah dengan keluarga untuk bekerja kasar di negeri asing? Kita sedih sekali, ada TKI dihina, diperkosa dan ada yang bunuh diri.<br />Ini karena sedikit entrepreneur yang bisa menciptakan lapangan kerja di dalam negeri. Ada sarjana nuklir jualan es krim. Dia terpaksa karena terkena PHK dan tidak memiliki cukup kecakapan wirausaha.<br /></div><div>Bila saat ini memang tak bisa memberikan pekerjaan, kita perlu bekali kaum muda kemampuan menciptakan lapangan kerja. Entrepreneur tidak hanya menolong mereka tapi menciptakan kesejahteraan masyarakat. Dan, kehadiran mereka lebih dibutuhkan dalam pemanfaatan sumber daya alam bagi kemakmuran rakyat, bukan modal asing.<br /><br />Apa definisi entrepreneur?<br /></div><div></div><div>Seorang yang mengubah kotoran dan rongsokan menjadi emas. Dia memiliki daya kreasi dan inovasi. Punya pola pikir, kebiasaan, karakter, dan kecakapan dalam pencari peluang, dan berani mengambil risiko.<br />Ciri terakhir ini kerap sebagai penentu seseorang jadi entrepreneur atau tidak. Banyak yang takut rugi, gagal, atau kehilangan jabatan sehingga tak pernah memulai. Kecakapan atau pengetahuan lain hanya pelengkap.<br />Berapa wirausahawan lagi dibutuhkan?<br /></div><div>Sosiolog David McClelland berpendapat suatu negara bisa menjadi makmur bila ada entrepreneur sedikitnya 2% dari jumlah penduduk. Singapura sudah 7,2% padahal pada 2001 baru 2,1%. Sedangkan Indonesia hanya 0,18% dari penduduk atau 400.000-an orang.<br /><br />Mengapa Indonesia minim?</div><div></div><div>Ya, karena dijajah terlalu lama. Mereka suka menjadi pegawai dan petani pekerja.<br /><br />Kita menghadapi masalah mental?<br /></div><div></div><div>Semua terkait mental. Maka sekolah entrepreneur selalu pendidikan karakter. Anda tahu, anggaran pengentasan kemiskinan tahun lalu Rp81 triliun. Sebesar 10% perlu dipakai untuk pendidikan entrepreneur, sehingga satu generasi kemiskinan hilang dan Indonesia jadi makmur sejahtera.<br /></div><div></div><div>Semua orang ngomong target, tapi bila entrepreneurship tidak diajarkan, semuanya tidak tercapai. Saya berani bertaruh, sejarah yang membuktikan.<br /></div><div>Indonesia punya banyak komoditas, mineral dan energi berlimpah tapi bukan bangsa kita yang mengubah menjadi end product, yang bermutu dan mahal harganya. Bila tidak ada tambahan nilai oleh bangsa kita, Indonesia tetap miskin. Kita lihat investasi dari luar negeri, orang kita jadi apa? Buruh!<br /></div><div></div><div>Manajer dan direktur Medco dan pegawainya semua orang Indonesia, karena perusahaan itu milik orang Indonesia. Lihat perusahaan asing, direktur dan manajer kebanyakan orang luar negeri, orang Indonesia jadi buruh.<br /></div><div>Pabrik elektronik Indonesia [yang] dimiliki asing, manajer pribumi sama dengan buruh, tidak bisa ambil keputusan, jadi sales saja. Jangan salahkan investasi asing, karena masalahnya kita tak cukup punya entrepreneur dan Indonesia butuh pekerjaan, agar buruh tak menganggur.<br /><br />Ada mitos pengusaha sukses harus punya darah pengusaha.<br />Itu harus dipotong. Itu salah, harus diubah. Saya yakini, untuk menjadi pengusaha perlu pendidikan. Bila zaman dulu belajar wirausaha dari orang tua, kini ada sekolah alternatif bagi yang tidak punya orang tua pengusaha.<br /></div><div></div><div>Bagaimana Anda menjadi entrepreneur?</div><div></div><div></div><div>Saya bisa menjadi entrepreneur, karena orang tua berwirausaha. Anda yang berpendidikan sama dengan saya tidak menjadi entrepreneur. Ini karena orang tua Anda bukan pengusaha.<br /></div><div>Saat di sekolah juga tak diajari entrepreneurship. Belajar berwiraswasta hanya lirik kiri kanan. Hasrat pada saat itu barangkali ada, timbul sebentar, lalu tenggelam.<br />Nah, melalui pendidikan di sekolah dan universitas inilah sebenarnya jiwa kewirausahaan bisa dibangkitkan melalui pendidikan.<br /><br />Konsepnya seperti apa?<br /></div><div>Ini lompatan kuantum menanggulangi kemiskinan dan pengangguran melalui pendidikan. Ada tiga hal, yakni pendidikan dasar dan menengah, pengembangan entrepreneur center di perguruan tinggi dan gerakan nasional pelatihan kewirausahaan di masyarakat.</div><div></div><div></div><div>Seperti apa entrepreneur center?<br /></div><div>Melalui jurusan yang ada, dimasukkan prinsip-prinsip entrepreneur. Bukan membuka jurusan baru. Arsitektur, hukum dan kedokteran, harus diajari hal ini. Misalnya 1-2 semester saja, yang penting motivasi. Juga perlu dibuat pelatihan 3 bulan.<br /></div><div></div><div>Universitasnya sendiri harus menjadi center of entrepreneurship. Bukan hanya pendidikan. Ini sesuatu yang tidak mudah diterima. Tapi ada contohnya Universitas Harvard dan Stanford menjadi pusat bisnis dengan aset masing-masing US$29 miliar dan US$34 miliar. Ini dari pusat usahanya.<br /></div><div>Sebagai institusi pendidikan harus punya unit usaha, terdiri dari tiga macam. Pusat inkubator untuk memulai usaha baru (start-up company) dari hasil riset. Sekarang riset harus diterapkan di bisnis atau dijual ke masyarakat.</div><div></div><div></div><div>Kedua, bisnis layanan keuangan mikro, dan buat venture capital.Sejauh mana minat kaum muda jadi entrepreneur?<br /></div><div>Luar biasa besar. Saya beri ceramah di UGM hadir 1.000 orang. Demikian juga nanti di tempat lain. Tidak satu orang pun tidak setuju terhadap gagasan kelahiran melalui universitas sedari hari ini.<br />Bisa juga pelatihan 3 bulan in-built, atau karang taruna itu dilatih keterampilan. Orang menjadi UKM, perlu dilatih intensif baru kasih modal. Jangan dikasih modal tanpa dilatih. Kami bentuk dewan mentor di UGM, ada 25 orang. Setiap mentor membina satu-dua orang.<br /><br />Langsung aksi?<br /></div><div>Masak sekadar berseminar. Dari Oktober sampai Januari sudah akan lahir 40 entrepreneur di UGM. Gelombang pertama yang dilahirkan Universitas Dr. Ir. Ciputra Entrepreneur Surabaya. Mungkin yang jadi 20 orang, tapi mengapa tidak [dimulai]? Mudah-mudahan gelombang seterusnya akan terus bertambah, di mana sekaligus dilatih para pelatih UGM sendiri hanya dapat memberi pancing tidak dapat memberi ikan. Kami yakin memberi pancing lebih baik ketimbang ikan.<br /></div><div></div><div>Semoga bermanfaat..... </div>*Fajri Salim*noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-73507516054455633702008-08-18T14:51:00.003+03:002008-08-18T16:54:47.497+03:00Gerhana & Renungan<a href="http://4.bp.blogspot.com/_pPg8Qojvyew/SKl7DHEM0bI/AAAAAAAAAXs/SbgIfxTPq4Q/s1600-h/gerhana.bmp"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5235851335161401778" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_pPg8Qojvyew/SKl7DHEM0bI/AAAAAAAAAXs/SbgIfxTPq4Q/s320/gerhana.bmp" border="0" /></a><br /><div>Dalam bulan agustus 2008 ,tepatnya dalam rentang waktu satu minggu ini saya mengalami kejadian yang saya anggap luar biasa. Kejadian luar biasa itu merupakan ayat-ayat nyata yang telah ditunjukan Sang Pencipata manusia dan alam semesta supaya manusia berfikir dan merenung memahami hikmah dibalik setiap kejadian yang diciptakanNYA.</div><br /><div></div><br /><div>Kejadian luar biasa itu adalah,dimana saya menyaksikan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gerhana_matahari"><span style="color:#3333ff;"><strong>gerhana matahari</strong></span> </a>dan <strong><span style="color:#3366ff;">gerhana </span><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Lunar_eclipse"><span style="color:#3366ff;">bulan</span></a><span style="color:#3333ff;">. <span style="color:#000000;">G</span></span></strong>erhana matahari total pernah saya saksikan waktu di indonesia sekitar tahun 90,kemudian terjadi lagi 29 maret 2006,tapi yang ini terasa sangat beda dan belum tentu menyaksikan kembali kejadian alam yang langka dan berturut -turut dimana gerhana matahari disusul dengan gerhana bulan di hari berselang berikutnya dan ini terjadi saat saya ada<span style="color:#3333ff;"> <strong><a href="http://www.state.gov/r/pa/ei/bgn/35876.htm">di negri orang</a></strong></span>..</div><br /><div></div><br /><div>Dalam menghadapi kejadian seperti ini ,dalam islam diajarkan untuk shalat gerhana,baik disaat gerhana matahari maupun bulan,shalat tersebut sebagai wujud berserah diri dan penghambaan kita secara lurus hanya kepada Allah,yang telah menjadikan planet berputar pada porosnya dan jutaan bintang beredar pada garis edarnya masing -masing dengan kekuasanNYA. </div><br /><div></div><br /><div>Dan Allah sanggup untuk merubah garis edar itu dari teratur menjadi planet -planet bertabrakan,bintang -bintang berguguran,dan bumi pun digoncangkan,dan perut bumi dimuntahkan,sungguh sesuatu kejadian Dahsyat yang tidak terbayangkan oleh manusia, dan Allah Maha kuasa.Jika di FirmankanNYA terjadi maka terjadila ia...kun fayakuun.</div><br /><div></div><br /><div>Fenomena ini menjadikan kita mengingat pada tujuan hidup kita,ditengah gemerlap kehidupan dan hiruk pikuk persaingan bisnis,aktifitas bekerja,kesibukan merencanakan proyek2 bisnis, mengejar target investasi,menghitung profit,menghadiri undangan pesta yang membuat kita lupa dan terbuai kemana kita akan kembali.</div><br /><div></div><br /><div>Kejadian alam lainnya yang telah terjadi di tahun-tahun sebelumnya seperti <span style="color:#3333ff;"><a href="http://walrus.wr.usgs.gov/tsunami/"><strong>tsunami dan gempa bumi</strong></a> <span style="color:#000000;">yang bisa melenyapkan harta yang telah kita kumpulkan bertahun -tahun,properti yang kita bangun,bahkan jiwa semua itu bisa hilang dalam sekejap, </span><span style="color:#000000;">sebagi pengingat kita supaya tidak sombong ,tidak terlena harta secara berlebihan dan melupakan tujauan hidup yaitu beribadah,dengan berbuat baik pada setiap orang,berinfak,berzakat,shadakoh,mencintai anak yatim dan memberi makan orang miskin.</span></span></div><br /><div></div><br /><div>Semoga artikel ini menjadikan sebagai pengingat diri bagi saya khususnya dan pembaca umumnya,supaya kita bisa terus ber investasi,dan berbisnis dengan cara baik dan halal dan hasil bisnisnya sendiri disalurkan kepada yang baik- baik dan halal, "<em><strong>Allah itu baik dan hanya menerima yang baik-baik".</strong></em></div><br /><div></div><br /><div></div>*Fajri Salim*noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-30841359185592653922008-08-09T14:15:00.005+03:002008-08-18T16:55:59.367+03:00$25 untuk modal usaha dan Merubah hidup<a href="http://3.bp.blogspot.com/_pPg8Qojvyew/SJ2Kp1EsReI/AAAAAAAAAXE/NinNMVBM5q8/s1600-h/micro+finance.jpg"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232490793300411874" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_pPg8Qojvyew/SJ2Kp1EsReI/AAAAAAAAAXE/NinNMVBM5q8/s320/micro+finance.jpg" border="0" /></a><br /><div>Lovisa Asinde adalah Seorang ibu berkebangsaan Uganda,dia menghidupi dirinya dan 5 orang anaknya dengan jualan makanan,ibu ini memulai usaha 8 tahun yang lalu dan berencana akan membuka restoran yang lebih besar dipusat kota didaerahnya.</div><br /><div></div><br /><div>Tetapi hal tidak terduga terjadi,salah seorang anaknya jatuh sakit,sehingga ibu ini tidak bisa jualan seperti dulu dan dia membutuhkan uang sekitar $ 500 (sekitar 4,5 juta rupiah) untuk membeli peralatan masak, Asinde tidak menyerah begitu saja dia mencari investor internasional untuk membantunya,akhirnya dia menemukan beberapa orang,diantaranya adalah Bill Glilory yang tinggal di New York,dia berinvestasi sekitar $100 (sekitar 900 ribu rupiah),dan ada 8 orang lagi yang berinvestasi di bisnis makanannya sejauh ini.</div><br /><div></div><br /><div>Bill Gilory tidak pernah bertemu dengan Asinde,Bill mengetahui tentang Asinde beserta Usahanya dari website <a href="http://kiva.org/"><span style="color:#3333ff;"><strong>KIVA.Org</strong></span></a> , suatu website yang menghubungkan para entrepreneurs di negara-negara berkembang dengan para investor dari Amerika atau negara lainnya.</div><br /><div></div><br /><div>Ini adalah bentuk pendanaan micro yang memfasilitasi para investor berinvestasi dalam jumlah yang sangat kecil sekaligus menolong banyak orang untuk berwiraswasta dan merubah hidup khususnya di negara -negara berkembang untuk keluar dari kemiskinan (poverty).</div><br /><div></div><br /><div>Konsep Micro Finance bukanlah hal yang baru,semua ini berdasar atas kebutuhan dengan membantu memberikan pinjaman (Small Loan) pada pekerja2 miskin,uang pinjaman itu digunakan untuk membangun dan mengembangkan Small Business untuk menolong keluarganya dalam meningkatkan penghasilan.</div><br /><div></div><br /><div>Menurut Premal Shah Founder <a href="http://kiva.org/"><span style="color:#3333ff;"><strong>Kiva.org</strong></span></a> 3 tahun yang lalu,Website nya memuat Profile entrepreneurs dari 80 negara yang berkeinginan untuk memulai bisnis,atau telah memulainya.Pengunjung Website (investor) bisa meng klik melalui Foto atau riwayat hidup mereka,untuk memilih jenis bisnis apa yang berniat untuk di danai.</div><br /><div></div><br /><div>Umumnya para Entrepreneur ini mengembalikan pinjamannya antara 6 bulan sampai 1 tahun,selama masa pengembalian itu para investor bisa melihat perkembangannya (Progress Report) yang mereka posting melalui <span style="color:#3333ff;"><a href="http://kiva.org/"><strong>website ini</strong></a><strong> .</strong><span style="color:#000000;"> Sementara hal yang paling menurik menurut saya adalah para investor ini tidak menerima bunga (intrest) dari uang yang di pinjamkannya .</span></span></div><br /><div></div><br /><div><span style="color:#000000;">Ada pelajaran penting dari artikel dia atas untuk untuk diambil manfaatnya juga sebagai contoh yang bisa kita realisasikan dalam bentuk nyata,tergantung ada diposisi mana anda sekarang,sebagai investor? atau entrepreneur yang memerulakan dana skala kecil?... jalan untuk menuju kesana bisa diterapkan dari artikel diatas atau alternatif lainnya kita bisa meniru membuat website sejenis ini untuk lingkup khusus indonesia, bagaimana menurut anda? (Sumber referensi <a href="http://topics.edition.cnn.com/"><strong>CNN</strong></a> dan <a href="http://kiva.org/"><strong><span style="color:#3333ff;">KIVA.org</span></strong></a>)</span></div><div></div><div> </div><div>Semoga bisa bermanfaat....</div><div></div><br /><div><span style="color:#000000;"></span></div>*Fajri Salim*noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-63810630792945294072008-08-08T22:51:00.005+03:002008-08-18T16:55:24.984+03:00Negoisasi Properti<a href="http://2.bp.blogspot.com/_pPg8Qojvyew/SJy6gC0_0kI/AAAAAAAAAW8/JWGyZvQu2zA/s1600-h/ruko%2520anyer-03.jpg"><img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_pPg8Qojvyew/SJy6gC0_0kI/AAAAAAAAAW8/JWGyZvQu2zA/s320/ruko%2520anyer-03.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232261926775411266" /></a><br />Kata Negoisasi dalam jual beli properti tampaknya bukan hal yang asing lagi, banyak kita jumpai kata - kata dalam iklan dengan berbunyi,<br /><br />"Dijual Rumah Bagus dan strategis harga Nego ".<br /><br />Seberapa besar kah negoisasi akan berpengaruh terhadap harga??<br /><br />Apakah anda mempunyai pengalaman nego yang sukses??<br /><br />Ternyata teori di buku tentang hasil dari negoisasi memang terbukti dahsyat,Saya sendiri telah membuktikannya dengan negosiasi yang timbal balik dengan penuh kepercayaan, harga Ruko yang ditawarkan sipenjual bisa turun 50% dari harga yang ditawarkan semula dan transaksi bisa deal dengan penuh kekeluargaan.<br /><br />Menurut ukuran saya ini termasuk transaksi yang sukses baik dari segi harga yang bisa didapat 50% lebih rendah dari harga NJOP.<br />dan yang lebih mengesankan adalah nilai kekeluargaan yang kuat terjalin setelah terjadi transaksi pembelian Ruko tersebut,hal inilah merupakan kepuasan tersendiri yang tak ternilai.<br /><br />Setelah saya renungkan ternyata kesuksesan transaksi seperti itu akan terjalin apabila pada awalnya kita mulai transaksi yang harus dibangun terlebih dahulu adalah, Trust atau kepercayaan,umumnya sipenjual dan sipembeli itu akan melakukan percakapan pendahuluan dengan melakukan pemetaan harga penawaran,berapa yang ditawarkan,bisa nego tidak? dan selanjutnya, pada masa pendahuluan ini sebenarnya masa terpenting untuk membangun kepercayaan antara sipenjual dan sipembeli,dari tahap inilah keseriusan kedua belah pihak akan terlihat serta menghilangkan kecurigaan sipenjual pada kita tentang niat baik kita untuk membeli proprti atau tidaknya.<br /><br />Kemudian pada step ke2 temui sipenjual sesuai tempat yang dia sepakati,perkenalkanlah diri anda secara jujur dimulai alamat rumah,tempat kerja lebih baik lagi perkenalkan saudara anda yang tinggal didaerah sekitar itu ini akan membangun kepercayaan sipenjual pada kita lebih besar lagi.<br /><br />Tahap berikutnya baru masuk pada transaksi berapa harga yang anda tawar,dan transaksi deal tidaknya tidak harus memaksakan harus terjadi saat itu juga berikan kebebasan sipenjual untuk mepertimbangkannya intinya kita menghindarkan dari sikap ngotot.<br /><br />Prinsif yang selalu di ingat dalam transaksi ini adalah,"jangan tertarik/fokus pada properti nya tapi harus pada transaksinya" seperti teorinya Dolf de Roos.<br /><br />Efek dari prinsif ini adalah kita dilihat sipenjual seolah2 bertahan pada harga penawaran terendah kita seolah2 itulah harga mati dari kita (fixed price)<br /><br />Apabila ini berhasil,maka yang mengubungi kita terus adalah sipenjualnya karena properti nya ingin cepat dijual,nah kalau sudah begini kita lah sang pengendalinya keputusan ada ditangan kita sendiri kalu deal maka selesailah suda proses itu,kalau terjadi dealnya dengan pembayaran bertahap maka kita harus mempersiapkan perjanjian pembayaran hitam diatas putih yang mempunyai kekutan hukum,tips negoisasi ini akan efektif pada properti yang dijual langsung oleh si pemilik.<br /><br />Selamat mencoba semoga bermanfaat.*Fajri Salim*noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-65977538512611982002008-08-03T17:24:00.003+03:002008-08-18T16:55:24.984+03:00Rumah pertama dan Investasi<a href="http://1.bp.blogspot.com/_pPg8Qojvyew/SJxh0Ws9XPI/AAAAAAAAAWc/eAsmx4QeMuc/s1600-h/Rumah+Minimalisnew.bmp"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232164419172916466" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_pPg8Qojvyew/SJxh0Ws9XPI/AAAAAAAAAWc/eAsmx4QeMuc/s320/Rumah+Minimalisnew.bmp" border="0" /></a><br /><div>Rumah adalah kebutuhan yang sangat penting setelah Pangan dan Sandang,makanya ke tiga kebutuhan tersebut selalu di sandingkan berurutan dengan istilah "Sandang ,pangan dan papan". maka tidaklah berlebihan kalau rumah ini dimasukan pada kebutuan primer.<br /><br />Permintaan masyarakat atas kebutuhan properti dalam bentuk rumah tinggal di indonesia khususnya, selalu cenderung meningkat, tidak heran kalau harga properti ini dari tahun ke tahun harga nya selalu naik ,mungkin hal ini wajar kalau dikaitkan pada kenyataan yang ada yaitu " jumlah populasi meningkat sementara persediaan tanah tetap" mungkin bisa juga dikatakan semakin banyak penduduk disuatu kota atau negara sementara luas negara tersebut terbatas maka otomatis harga tanah akan melambung.<br /><br />Sebagai contoh kota jakarta menurut data salah satu media,dengan penduduk dewasa ini kurang lebih 15 juta jiwa pada siang hari dan 12 jutaan pada malam hari yang menempati luas areal kota sekitar 500 - 600km2 ,jadi wajar saja kalau harga tanah terdongrak naik, maka dengan kenyataan ini bisa dibandingkan harga tanah tertinggi dikawasan premium jakarta dengan harga tertinggi dikota lain.<br /><br />Bicara tentang kebutuhan papan atau rumah untuk pasangan muda khususnya, atau bagi siapa saja yang saat ini baru akan membeli rumah untuk pertama kalinya, kadang dihadapkan pada beberapa persoalan yang membuatnya bingung dan tidak cepat dalam membuat keputusan antara membeli dan tidaknya karena yang umum yang dijadikan patokan adalah lokasi tempatnya bekerja sekarang, itu wajar....tapi tidak mudah kita mendapatkan rumah se ideal itu, karena faktor harga yang sangat tinggi diluar jangkauan kita.<br /><br />Ada beberapa tips yang mungkin bisa anda jadikan pegangan sebelum membeli rumah diantaranya dari George samuel ,George Samuel layak didengar. Dia seorang milyuner, pengusaha pembuatan peta, yang di tahun 1926 menulis buku ‘The Richest Man in Babylon’, sebuah buku keuangan yang disampaikan dengan gaya cerita. Ini buku investasi klasik yang Anda semua layak membacanya . Kisah pemuda Babylon dalam cerita itu memuat ilmu-ilmu keuangan utama agar seseorang mempunyai kehidupan yang baik dan sejahtera. Salah satunya nasehat tentang pentingnya memiliki rumah sendiri.<br /><br /><br />Rumah pertama.sebagai cadangan (back up) terakhir ketika semua rencana investasi kita gagal’. Di luar semangat menggebu untuk berinvestasi, rumah pertama adalah sebuah target wajib bagi setiap keluarga. Kesalahan umum yang terjadi atas rumah pertama ini adalah, menargetkan rumah pertama yang begitu indahnya, sehingga akhirnya mengganggu keuangan keluarga.<br /><br />Padahal rumah tinggal kita itu ada kemungkinan besar nanti bisa pindah, entah karena mampu beli lagi yang lebih besar, lokasi lebih baik, atau karena pindah untuk kepentingan pekerjaan.<br /><br />Rumah yang disebutkan Clason dalam bukunya itu tidak digambarkan besar dan keren, tapi sebuah rumah tinggal ‘dimana istri gembira karena bisa menghiasnya’. Sebuah rumah yang memberikan fungsi perlindungan bagi keluarga, memberikan rasa aman, dan menjadikan istri benar-benar menjadi ‘tuan rumah di rumah sendiri’. Tidak ada penggambaran Clason bahwa rumah itu harus besar, apalagi mewah.<br /><br />Sebagian orang tentu saja memilih strategi untuk memutar uang sebagai modal kerja. “Nanti dari hasil bisnis, uangnya buat beli rumah,” demikian kira-kira strateginya. Tentu saja tidak perlu kita pertentangkan antara uang dipakai untuk modal bisnis atau beli rumah. Keduanya perlu. Namun yang jelas, suatu ketika memang setiap keluarga akan perlu membeli rumah. Efek psikologis dengan punya rumah sendiri akan memberikan ketentraman luar biasa bagi sang suami maupun istri yang penting bagi keharmonisan keluarga.<br /><br />Perlu ditekankan bahwa rumah pertama yang kita beli tidak mutlak harus di tempati sendiri. <a id="more-172" rel="nofollow"></a>Kesalahan yang umum terjadi adalah pikiran bahwa rumah pertama tersebut kemudian akan mengunci aktivitas kita karena harus kita tempati sendiri. Terkadang lokasi rumah pertama ini sangat tidak favorit. Jauh dari tempat kerja, kendaraan sulit, lingkungan belum berkembang.<br /><br />Kita tidak perlu terjebak pikiran bahwa harus tinggal di rumah yang kita beli itu. Kita bisa membeli sebuah rumah, lalu menyewakannya kepada orang lain, dan kemudian kita tinggal di kontrakan yang dekat dengan tempat kerja. Solusi seperti ini seringkali jauh lebih ekonomis daripada tinggal di rumah sendiri. ”Lalu buat apa dong beli rumah kalau tidak ditempati?” mungkin terlintas pikiran seperti itu.<br /><br />Fungsi utama rumah pertama tersebut adalah ’benteng terakhir ketika semua rencana mengalami kegagalan’. Dia itu ibarat rencana terburuk/darurat yang tidak harus kita pakai sekarang. Andai suatu ketika semua rencana gagal, kita punya tempat untuk kembali pulang. Tujuan utama membeli rumah pertama adalah meraih ketentraman psikologis dan dari segi ekonomi tentunya.<br /><br />Walaupun demikian dalam membeli rumah kalau prinsif saya setelah mempertimbangkan harga tentunya ,lebih baik kecil tapi ditempat strategis daripada besar tapi jauh dari kriteria tersebut, Mengapa? karena rumah ditempat strategis walaupun kecil ukuranya tapi harga sewanya akan jauh lebih mahal,ini akan berimbas ke cash flow kita sehingga dengan keadaan tersebut rumah tersebut bisa membiyayai dirinya sendiri dan kita bisa fokus ke properti ke dua ketiga dan seterusnya bahkan sampai mendapatkan rumah idaman yang kita nanti-nantikan.<br /><br />Selamat berinvestasi....</div>*Fajri Salim*noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-72290606384107002842008-05-23T08:53:00.004+03:002008-05-25T11:53:58.243+03:00KEBANGKITAN BANGSA<a href="http://bp3.blogger.com/_pPg8Qojvyew/SDZ4QZIS4NI/AAAAAAAAAUE/6yuRtsIjyUc/s1600-h/Indonesia+Bisa.jpg"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5203478642492104914" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_pPg8Qojvyew/SDZ4QZIS4NI/AAAAAAAAAUE/6yuRtsIjyUc/s320/Indonesia+Bisa.jpg" border="0" /></a><br />Tanggal 20 mei yang lalu saya menyaksikan<span style="color:#3333ff;"> Pidato </span><a href="http://www.presidenri.go.id/index.php/pidato/2008/05/20/907.html"><span style="color:#3333ff;">Presiden SBY</span><span style="color:#3333ff;"> </span></a>melalui Siaran Tunda di <span style="color:#3333ff;"><a href="http://www.liputan6.com/">Website SCTV</a></span>,Saya menyimak kata demi kata penuturan pidatonya.<br /><br /><br />Terus terang menurut pandangan saya itu sungguh sangat positif untuk perubahan nasib bangsa yang sekarang ini masih terpuruk,dan kita sebagai rakyatnya dimanapun berada saat ini tentu selayaknya ikut berpartisipasi dengan kemampuan yang dimilikinya minimal di mulai dari hal2 kecil dari kita sendiri untuk berubah dan bangkit dari "Orientasi hanya menyalahkan keadaan,kenaikan harga bahkan menyalahkan pemerintah (blame) kita rubah dengan mencari solusi dengan mengganti pertanyaan WHY ? menjadi How to?<br /><br />Tidak muluk - muluk target kita adalah minimal mampu untuk hidup mandiri,tidak menjadi beban orang lain, masyarakat dan negara,syukur - syukur bisa bermanfaat bagi orang lain dengan berbagi menciptakan lapangan kerja,memberi motivasi untuk bangkit merubah nasib dengan berwiraswasta, memberikan bimbingan dengan potensi yang kita miliki.<br /><br /><br />Coba anda renungkan kalau dalam satu keluarga ada 6 orang anak yang sudah dewasa ,kalau dari 6 itu cuman 3 orang yang mandiri yang lainnya pengangguran dan pasif bisanya hanya menyalahkan keadaan , bagaimana persaan dan beban orang tuannya?<br /><br /><br />Terus bagaimana kalau dalam satu negara,kalau tingkat kemandirian rakyatnya hanya sedikit?<br /><br /><br />Dalam pidatonya <a href="http://www.presidenri.go.id/"><span style="color:#3333ff;">Pak Presiden</span> </a>mengajak seluruh Rakyat untuk bangkit dari keterpurukan dengan segenap potensi yang dimilikinya , sementara hal inti dalam pidato kebangkitan Nasional yang ke 100 tahun yang menarik bagi saya adalah Menanamkan jiwa Optimis untuk Bangkit,dan merubah nasib bukan menyerah pada keadaan, yang hal ini telah dibuktikan oleh bangsa ini yang telah mengalami berbagai macam persoalan,baik politik,dan ekonomi tetapi masih exsist sampai sekarang.<br /><br /><br />Sementara tidak sedikit negara lain yang hancur dan berpecah belah persatuannya,kesimpulannya tidak mudah untuk tetap bersatu dan menjaga keutuhan bangsa dari negara yang terdiri dari 17.000 pulau lebih , Tapi<span style="color:#3333ff;"> <a href="http://www.presidenri.go.id/index.php/pidato/2008/05/20/907.html">Indonesia BISA !</a></span><br /><br /><br />Apakah krisis ekonomi di indonesia sekarang ini akan menghilangkan semua potensi bangsa ini untuk bangkit kembali?<br /><br /><br />Tentu kita berharap tidak, seperti dalam bahasa cina yang mengartikan krisis itu dengan peluang, atau kita yakin dengan ajaran agama kita bahwa setelah kesukaran akan ada kemudahan, mudah mudahan kebangkitan ekonomi akan terjadi, gejala itu mulai terlihat dengan banyak bermunculannya UKM justru yang bangkit dimasa krisis,banyaknya peluang2 bisnis,pilihan waralaba lokal,usaha2 creative yang dulu tidak pernah ada sekarang banyak bermunculan dan menghisai majalah2 bisnis.<br /><br /><br />Semakin banyak UKM semakin bayak pengangguran yang terserap dan semakin sedikit pengangguran maka keamanan akan lebih kodusif yang menunjang untuk peningkatan ekonomi secara nasional.<br /><br /><br /><br /><br />Semoga bermanfaat.*Fajri Salim*noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-3966076600141256182008-05-19T08:13:00.003+03:002008-05-25T11:53:13.182+03:00Memulai Bisnis Dari Nol<a href="http://bp2.blogger.com/_pPg8Qojvyew/SDEfqrENpWI/AAAAAAAAATs/dsBcESJtuHQ/s1600-h/lampu+hias+2.jpg"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201973862564996450" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_pPg8Qojvyew/SDEfqrENpWI/AAAAAAAAATs/dsBcESJtuHQ/s320/lampu+hias+2.jpg" border="0" /></a><br /><div>Mencari dan memilih jenis usaha pernah saya rasakan seperti mencari jarum yang jatuh pada rerumputan,juga seperti mencari mutiara di lautan yang luas,luasanya lautan seperti halnya luas dan banyaknya peluang2 di sekitar kita,banyaknya tawaran peluang usaha ,kadang membikin kita juga pusing dan bingung bahkan dari sekian ribu peluang itu tak satupun yang kita realisasikan, Mengapa? lalu dimanakah sang mutiara bisnis itu ?<br /><br />Tak bisa dipungkiri kadang saya sendiri sering menghakimi peluang2 yang berpotensi itu dengan pertanyaan2,bisnis ini cocok tidak dengan saya? laku tidak nantinya,bagaimana kalau bangrut ? perlu modal besar dan masih banyak lagi pertannyaan senada, yang ujung - ujungnya tidak ada satupun usaha yang pernah kita jalani,dan saya menyadarinya kemudian bahwa dalam bisnis itu harus dikedepankan adalah "Take Action" mungkin kata lainnya berbisnis bukan hanya dibayangkan tapi harus dilakukan, Walaupun dalam hal ini saya tidak mengesampingkan masalah survey dan uji kelayakan sebelumnya,tetapi jangan berlebihan dalam hal ini, singkatnya Realistis dengan kondisi yang ada.<br /><br />Nah itulah setidaknya yang pernah saya rasakan ketika memulai usaha makanan pada tahun 1999.<br /><br />Bagaimana dengan Anda sendiri?<br /><br />Dalam memulai bisnis banyak cara yang bisa kita lakukan dewasa ini dari membeli bisnis waralaba,BO atau peluang usaha,kerjasama,ataupun memulai bisnis sendiri yang bermula dari hobi,latar belakang pendidikan,pekerjaan dsb,semua itu merupakan potensi2 yang bisa dilakukan,tinggal kita yang memilihnya dengan disesuaikan kondisi kita saat ini,bermodal cukup atau kurang ?<br /><br />Untuk menambah semangat kita tetap berbisnis atau yang baru akan melangkah merintis bisnis ,akan saya paparkan kisah pebisnis yang"merintis bisnis dari nol" dimana type ini merupakan kisah nyata yang favorit bagi saya dibandingkan dengan kisah orang sukses dari waralaba ,karena nilai perjuangannya,kiat,keyakinan,kegigihan dan etos kerjanya akan lain,artikel ini saya ambil dari koran sinar harapan semoga bermanfaat.<br /><br />Merintis usaha dari nol. Itulah awal keberhasilan yang kini dirasakan oleh Kuncono. Berawal dari hobi membuat hiasan lampu yang berbahan baku kayu dan kain, tanpa disangka mampu melambungkan nama Kuncono, hingga ke sejumlah negara mendunia.Usaha membuat hiasan lampu ini diawali secara tidak sengaja.<br /><br />Pada 1993, pabrik tekstil tempat Kuncono bekerja melakukan rasionalisasi karyawan. Kuncono termasuk salah satu di antara sekian banyak karyawan yang terkena PHK. Dengan pesangon sebesar hanya Rp 400.000, Kuncono sempat kebingungan. Pesangon yang tergolong kecil ini tentu saja tidak akan mampu mencukupi kebutuhan hidup istri dan ketiga anaknya.Di tengah kebingungan tersebut, muncul gagasan untuk membuka usaha kerajinan hiasan lampu meja. “Saya memang punya hobi membuat hiasan lampu. Tapi tak pernah terbersit produk dari hobi saya ini bisa mendatangkan rezeki melimpah,” kata Kuncono. Dari uang pesangon sebesar Rp 400.000 tersebut, sebanyak Rp 250.000 dipergunakan untuk modal. Ia pun membeli kayu untuk dibuat lampu hias.<br /><br />Persisnya hiasan lampu buatan Kuncono ini berupa dudukan penyangga lampu meja.Setelah jadi, Kuncono menawarkan kepada beberapa teman dekatnya. Saat itu untuk sebuah hiasan lampu, Kuncono menjualnya rata-rata Rp 50.000. Respon teman-temannya ternyata cukup bagus. Dalam waktu tidak lama, hiasan lampu buatan Kuncono laku keras. Bahkan melalui teman-temannya, mulailah banyak pesanan dari orang lain.<br /><br />Pemasaran melalui mulut ke mulut ini membuat hiasan lampu yang dibuat Kuncono semakin dikenal oleh masyarakat.Pasar produk hiasan lampu Kuncono.kini tidak lagi hanya dipasarkan di kawasan Griya Bandung Asri, tempat tinggalnya. Hiasan lampu Kuncoro pun mulai dipasarkan di Kota Bandung dan sekitarnya. Tak puas dengan pasar di dalam Kota Bandung, Kuncono mencoba menembus pasar di daerah lain, antara lain, Jakarta, Surabaya dan Bali. Caranya, yakni dengan mengikuti berbagai pameran yang diselenggarakan di kota-kota tersebut. Cara ini terbukti berhasil. Produk hiasan lampu buatan Kuncono ini banyak diminati.<br /><br />Bahkan melalui pameran ini pula Kuncono pernah memperoleh order dari Korea sebanyak 1000 unit hiasan lampu. Order ini diterimanya sekitar 1996. Menurut Kuncono, order dari Korea itulah awal pertama produk hiasan lampu buatannya menembus pasar ekspor.Orang Korea yang ternyata menggemari hasil karya Kuncono ini sebenarnya meminta Kuncono rutin mengekspor produknya ke Korea. Sayangnya karena keterbatasan modal, permintaan dari Korea itu tak dapat dipenuhinya secara kontinyu. Sadar usahanya yang terus berkembang membutuhkan modal, Kuncono lalu mencoba mencari pinjaman lunak dari pihak ketiga.<br /><br />Order DubaiTahun 2000, salah satu BUMN yaitu PT Inti memberinya pinjaman dengan total pinjaman sebesar Rp 20 juta melalui program pembinaan usaha kecil koperasi (PUKK) BUMN. Pinjaman ini diterima dalam dua tahap. Tahap pertama sebanyak Rp 7,5 juta dan tahap berikutnya sebesar Rp 12,5 juta. Kuncono mengakui pinjaman ini sangat berarti bagi dirinya. Apalagi saat itu Kuncono kebetulan mendapatkan order dari Dubai Uni Emirat Arab. Kuncono mengaku lupa berapa banyak pesanan dari Dubai yang diterimanya itu. “Yang jelas, pesanan itu dapat kami penuhi. Salah satunya berkat pinjaman dana PUKK BUMN itu,” timpal Kuncono.Karena semakin banyak permintaan maka Kuncono merasa perlu memberi label merek pada hiasan lampu buatannya. Nama anak pertamanya Lanny akhirnya dipilih sebagai nama merek dagang produknya. Hingga kini Lanny Lamp &amp; Art Acessoris menjadi merek dagang produk karya Kuncono.<br /><br />Ada 3 jenis hiasan lampu yang dibuatnya. Pertama hiasan lampu duduk yang kini dijual seharga Rp 150.000. Kemudian hiasan lampu tinggi dengan harga jual Rp 350.000 serta hiasan lampu yang terbuat dari kain yang mirip lampiun yang dijual antara Rp 125.000 hingga Rp 225.000 per buah. Ketelatenan Kuncono kini memang telah membuahkan hasil. Menurut Kuncono, setiap tahunnya omset penjualan yang dapat dikantonginya mencapai Rp 80 juta. Omset ini sendiri diakui Kuncono sebenarnya telah menurun dibandingkan pada awal tahun 2001.“Sekitar tahun 2001, setahun omset saya bisa sampai Rp 150 juta,” papar Kuncono.<br /><br />Kasus peledakan WTC AS serta invasi AS ke Irak ternyata berpengaruh terhadap omset Kuncono. Kuncono menyebutkan sejak peristiwa tersebut, permintaan dari Dubai terhenti. Pasang surut usaha yang dirasakan oleh Kuncono tak membuatnya putus harapan. Ketika permintaan dari Dubai terhenti, justru ada permintaan baru dari Singapura. Kendati nilainya tak terlalu besar dibandingkan permintaan dari Dubai.<br /><br />Dengan memiliki usaha sendiri, trauma PHK tak lagi singgah dalam diri Kuncono bersama keluarganya. Bahkan melalui usaha yang dirintisnya dari nol ini, Kuncono memberikan pekerjaan bagi sekitar 32 orang yang menjadi karyawannya. Kuncono mengakui dirinya tak mungkin bisa sukses tanpa dukungan dari para karyawannya. Dengan 32 orang yang dipekerjakannya itu, setiap bulan Kuncono mampu memproduksi hiasan lampu antara 150-300 buah.Kesuksesan Kuncono ini agaknya menjadi contoh tepat bahwa tidak selamanya sebuah usaha yang dirintis membutuhkan modal banyak.</div>*Fajri Salim*noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-34686183631812743702008-05-13T20:56:00.005+03:002008-05-25T11:53:13.183+03:00Penjual Kursi Dari Singapore<a href="http://bp2.blogger.com/_pPg8Qojvyew/SCn1HrENpVI/AAAAAAAAATk/Botgc0us_So/s1600-h/Ron+Sim,+founder+and+CEO+of+Osim.jpg"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199956756944233810" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_pPg8Qojvyew/SCn1HrENpVI/AAAAAAAAATk/Botgc0us_So/s320/Ron+Sim,+founder+and+CEO+of+Osim.jpg" border="0" /></a><br /><div><a href="http://edition.cnn.com/2008/BUSINESS/04/30/ronsim.profile/index.html"><span style="color:#3333ff;">Ron Sim</span> </a>sang pengusaha tulen asal Singapore,jiwa wirausahanya sudah dilatih sejak kecil,berawal dari menjual mie di jalanan Singapura hanya untuk mendapatkan uang saku pada tahun 1967,kemudian terus lanjut ke menjual peralatan dapur sampai akhiranya timbul masa krisis di singapura tahun 1980 an, yang yang membuatnya harus mengalami pasang surut jatuh bangun membangun bisnisnya yang pada akhirnya sukses dengan produk uniknya yaitu "Luxury massage Chairs " yang diberi nama <a href="http://www.osim.com/"><span style="color:#3333ff;">Osim</span> </a>,</div><br /><div></div><br /><div>Produk inilah yang merubah dia menjadi milioner yang memiliki 1100 outlet produknya,yang tersebar di 330 kota di 28 negara di belahan dunia, Amerika,Eropa,Amerika dan Asia dan Timur tengah , tak heran.kalau perusahannya ini bisa membukukan pendapatan pertahunnya sebesar 380 juta dolar.</div><br /><div></div><br /><div>Sekarang perusahan yang awalnya hanya memproduksi Kursi pemijat ini terus berkembang menjadi "A Global Leader in branded healthy lifestyle product" yang terdiri dari 100 macam produk - produk inovatif ,yang terfokus pada 4 katagori produk kesehatan,hygine,Nutrisi dan alt fitness dari kursi pijat,filter air,suplemen kesehatan dan treadmills, dan kini perusahanya sudah terdaftar di Singapore Stock Exchange.</div><br /><div></div><br /><div>Ada Pelajaran Penting yang bisa diambil, dari kiat dan motivasinya dalam membangun bisnisnya ini , seperti yang di utarakannya dalam wawancara dengan <a href="http://www.cnn.com/"><span style="color:#3366ff;">CNN.</span> </a></div><br /><div></div><br /><div>"Saya selalu mengatakan pada para pengusaha muda bahwa,"Jika anda mau berhasil bersiaplah untuk bangkrut,dan setiap kebangkrutan adalah suatu peluang,dan anda dapat belajar sesuatu dari kebangkrutan yang di alami,dan saya mengalami bangkrut itu beberapa kali."</div><br /><div></div><br /><div>Ketika ditanya, Kepada siapa Ron Sim belajar dan bagaimana dia dapat memilih model yang tepat dalam bisnisnya? Dia menjawab:</div><br /><div></div><br /><div>"Pasar adalah guru ,karena anda akan berusaha untuk Survive,anda belajar segala sesuatu dengan anda sendiri disetiap saat ,dengan" Trial and Error"</div><br /><div></div><br /><div></div><br /><div>Semoga Bermanfaat dan terinspirasi. </div>*Fajri Salim*noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-49402694437813467402008-05-12T09:48:00.009+03:002008-05-25T12:53:03.524+03:00Untuk Menjadi Kaya<a href="http://bp3.blogger.com/_pPg8Qojvyew/SDk2zpIS4QI/AAAAAAAAAUc/eia9dGaYcQw/s1600-h/investment-property.jpg"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5204251105245192450" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_pPg8Qojvyew/SDk2zpIS4QI/AAAAAAAAAUc/eia9dGaYcQw/s200/investment-property.jpg" border="0" /></a><br /><span style="color:#3333ff;">Berakit - rakit kehulu berenang ketepian,bersakit sakit dahulu bersenang senang kemudian .".</span><br /><br />Untaian kata diatas mungkin ada benarnya,walaupun untuk mencapai kesenangan financial) tidak selamanya didahului dengan sakit2an terlebih dahulu, atau kalau sudah kaya tujuannya bukan hanya untuk bersenang - senang belaka tanpa perduli orang lain ,tapi umumnya orang yang banyak sukses secara financial sebelumnya mereka harus melalu suatu proses yang tidak mudah dan mulus,banyak hambatan dan rintangan,jatuh bangun dalam membangun usaha,dan penderitaan fisik dan mental dalam mencapinya.<br /><br />Tekanan ekonomi pada umumnya merupakan pemicu berbagai masalah yang menyebabkan hal2 negatif yang terjadi di lingkungan kita,dari masalah kriminal,penurunan kualitas hidup yang berimbas ke kesehatan,sumber daya dan emosi masyarakat yang mudah tersulut dan berakibat pada tindakan anarki yang sering muncul di masyarakat kita dewasa ini,sehingga layar kaca dan media cetak indonesia sudah lumrah menayangkannya dan menjadi tontonan sehari -hari. Itulah realitas yang tidak bisa dipungkiri.<br /><br />Dalam agama kita diajarkan tips yang powerfull hasilnya, apabila kita berhasil merealisasikannya, seperti yang pernah dicontohkan khalifah Umar, Yaitu " Bersabar dalam menjalani kemiskinan dan bersyukur ketika mendapat kekayaan.<br /><br />Bersabar dengan taat, terus berusaha ,berbuat untuk merubah nasib serta berharap pada Allah dengan optimis akan pertolongannya,dan bersyukur ketika mendapatkan kekayaan dengan memanfaatkan kekayaan itu sebaik-baiknya dan dengan menolong banyak orang.<br /><br /><span style="color:#3366ff;">Dilema Yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. </span><br />Bisakah dirubah menjadi Yang miskin minimal jadi berkecukupan?<br /><br />Untuk itulah mungkin selayaknya kita untuk berbagi,berbagi dengan orang yang selama ini masih hidup dibawah standar, dengan apa yang kita mampu,dengan uang sebagai kail untuk membuka usaha,saran,informasi peluang,lowongan kerja,tips,atau motivasi2 untuk membantunya bangkit.<br /><br />Adapun cara untuk membangun status financial kita kita bisa dapatkan dengan bekerja atau berwirausaha,ada beberapa intisari tips dan cara yang saya ambil dari beberapa artikel koran yang cukup realistis dan bisa kita jalankan.<br /><br />Rahasia Orang-orang Kaya<br />Pernyataan ini tidaklah salah, tapi memiliki arti yang sangat berbeda. Kami melihat, adanya suatu rahasia orang-orang kaya dalam mengumpulkan kekayaannya, bukan dengan pola KKN seperti yang banyak terjadi di Indonesia di tahun-tahun lalu, tapi pola investasi sederhana yang mereka kembangkan untuk dapat mencapai tujuan masa depan yang menjadi impian mereka. Bukan pula mereka mendapatkannya dari warisan. Mungkin warisan membuat mereka tetap kaya, tapi warisan bukanlah yang membuat mereka kaya dari awal.<br /><br />Bila Anda melihat sejarah keluarga kaya, (dalam waktu yang cukup jauh) maka Anda pasti akan mendapati bahwa mereka dulunya juga hampir sama seperti orang-orang miskin yang ada sekarang. Dalam hal ini kami ingin memberikan suatu gambaran di mana keluarga kaya sekarang dulunya bangkrut, tapi kami merasa bahwa mereka tidak miskin dalam arti sebenarnya (dalam pikiran mereka).<br /><br />Kebangkrutan berkaitan dengan uang dan Anda pasti dapat memperbaikinya. Sedangkan kemiskinan adalah buah pikiran yang ada dalam kepala Anda yang membuatnya sulit untuk diperbaiki dan dirubah.<br />Bagaimana Anda dapat memperbaiki situasi keuangan Anda? Dalam hal ini tidak ada hal yang mudah seperti halnya sulap. Tiba-tiba Anda menjadi kaya. Semua ini membutuhkan kerja keras, keuletan, dan kesinambungan.<br /><br />Memperoleh penghasilan setiap bulan dan selalu menyisihkan, walau sedikit untuk mulai mengakumulasi kekayaan Anda. Dalam hal ini hanyalah waktu yang menjadi sangat dibutuhkan. Oleh karena itu jangan tunda untuk memulai mengumpulkan kekayaan Anda. Mulailah sekarang bila Anda belum memulainya.<br />Orang-orang miskin akan tetap miskin karena mereka selalu melakukan kebiasaan mereka, yaitu mendapatkan penghasilan dan selalu membelanjakan penghasilan mereka untuk kebutuhan sekarang yang mengakibatkan mereka gagal dalam memulai dalam mengumpulkan kekayaan.<br /><br />Menyisihkan Uang<br />Tidak semua orang kaya memulainya dengan Rp.1 miliar, tapi mereka mulai untuk menyisihkan sedikit uang dari pendapatan perbulannya secara regular dan menginvestasikannya. Ada beberapa pelajaran yang dapat kita ambil dari kebiasaan mereka dalam menyisihkan dan mengumpulkan kekayaan mereka.<br /><br />Kebanyakan dari mereka memulai untuk menyisihkan uang di saat mereka muda.<br />Anda bertanya, bagaimana bila sekarang kita sudah tidak terlalu muda lagi, sebut saja di usai 30-an tahun, bagaimana kita dapat mengumpulkan kekayaan seperti mereka memulainya dari usia dini? Memang dari setiap tahun Anda menundanya, Anda tidak dapat mendapatkan kembali waktu tersebut dengan perkembangan uang Anda.<br />Tapi harus diingat bahwa di usia Anda yang sekarang berkisar di usia 30-an tahun maka waktu Anda masih cukup panjang, di mana dalam usia tersebut belum setengah dari perjalanan hidup Anda. Memang umur bukanlah kekuasaan kita. Tuhanlah yang memutuskan kapan kita harus kembali kepadaNya.<br /><br />Tapi secara umum sekarang ini tingkat mortalitas kehidupan semakin meningkat di mana rata-rata usia manusia bertambah bisa mencapai 70 sampai 80 tahunan. Ini semua bisa terjadi karena masyarakat sudah mulai merasakan pentingnya untuk hidup sehat, dengan memilih bahan makan yang lebih baik, yang pada akhirnya memberikan kesehatan kepada mereka. Ditambah lagi sekarang ini teknologi kedokteran semakin berkembang dengan pesat yang pada akhirnya membantu Anda dalam masalah pengobatan penyakit.<br />Jadi kalau Anda tanyakan, bagaimana kita dapat mengejar mereka yang memulainya di usia muda? Memang tidak bisa. Tapi jangan dulu Anda bersedih karena Anda masih memiliki waktu yang sangat panjang untuk mengumpulkannya.<br /><br />Secara umum mereka mulai menyisihkan dan menginvestasikan uangnya dalam jumlah kecil.<br />Dari sini dapat diambil pelajaran bahwa, mencapai apa yang sering disebut belakangan ini dengan kebebasan finansial tidak harus dengan investasi yang besar. Hanya dengan menyisihkan sebagian kecil dari penghasilan Anda setiap bulan dan menginvestasikannya, Anda juga dapat mencapai itu semua.<br /><br />Dimulai dengan hanya 10 persen dari penghasilan Anda setiap bulan dan meningkat sejalan dengan penghasilan Anda yang meningkat. Yang perlu diperhatikan adalah Anda harus menyisihkannya di depan. Jadi jangan setelah Anda menggunakannya untuk kebutuhan bulanan baru Anda berpikir untuk menyisihkan uang untuk diinvestasikan. Tapi begitu Anda menerima uang dari gaji bulanan maka sisihkan terlebih dahulu 10 persen dari pendapatan Anda dalam bentuk investasi. 10 persen dari penghasilan tidak akan banyak merubah gaya hidup yang Anda jalani sekarang.<br />Jadi tidak ada lagi alasan bagi Anda untuk menunda guna memulai menyisihkan uang untuk mencapai kebebasan finansial yang Anda inginkan.<br /><br />Mereka menyisihkannya dan menginvestasikannya secara berkesinambungan.<br />Dengan penghasilan yang terbatas, maka Anda harus dapat melakukan penyisihan uang dari keterbatasan itu secara regular. Pola investasi dollar cost averaging menjadi sangat diperlukan. Lakukan penyisihan uang untuk tujuan masa depan Anda secara terus menerus. Dengan investasi sedikit pada awalnya, dengan berjalannya waktu dan terus menyisihkan dana, pada akhirnya akan terkumul juga dana yang besar.<br />Waktu adalah satu-satunya yang akan membuat uang sedikit yang Anda investasikan menjadi kekayaan.<br /><br />Seseorang yang berusia 20 tahun, menyisihkan uang setiap bulan sebanyak Rp 200.000 dengan tingkat pengembalian investasi 14 persen akan berjumlah Rp 500 juta dalam waktu 45 tahun, hanya sekitar Rp 6700/hari. Jarang sekali kita temui, pemuda berusia 20 tahunan yang sudah memulai meyisihkan dananya untuk masa depan walau dalam besaran yang sedikit.<br /><br />Mereka selalu menginvestasikannya dengan bijaksana.<br />Bila kita belajar dari mereka atau orang-orang yang bisa disebut kaya, mereka tidak akan pernah membiarkan uang mereka berdiam diri tidak beranak-binak. Bila hitungan yang bisa disisihkan terlalu sedikit maka mereka akan menyimpannya dalam tabungan, begitu jumlahnya sudah mencukupi maka mereka akan menempatkannya dalam investasi yang memberikan tingkat pengembalian lebih baik dan tentunya dengan tingkat tolernasi resiko yang bsia ditanggung.<br /><br />Dalam kehidupan keuangannya tidak pernah mereka menyimpan dalam bentuk tunai di tangan kecuali apa yang mereka butuhkan untuk kebutuhan harian. Jadi selama masa investasi mereka tidak pernah membiarkan uangnya untuk mendekam di rumah dan dibiarkan tidak berkembang. Jadi biarkan uang Anda beranak-pinak.<br /><br />Mereka tidak pernah membiarkan segala suatu menghambat mereka untuk menabung atau menyisihkan uangnya secara regular.<br />Setiap orang pasti akan mengalami perubahan dalam siklus kehidupannya, perubahan baik maupun perubahan buruk. Bagi mereka, orang-orang kaya, siklus kehidupan tidak merubah niat mereka di awal untuk dapat menyisihkan uangnya secara regular. Walau di saat-saat susah sekalipun mereka terus melakukan penyisihan dan menginvestasikannya untuk tujuan masa depan.<br /><br />Pernahkan Anda menyalahkan sesuatu yang mengakibatkan Anda tidak dapat menabung untuk tujuan masa depan Anda? Karena baru saja berpindah lokasi kerja yang membutuhkan berbagai kebutuhan menyebabkan Anda tidak menyisihkan uang Anda untuk tujuan masa depan. Menikah atau membesarkan anak-anak karena kebutuhan akan biaya yang sangat besar juga bisa dijadikan alasan untuk tidak melakukan penyisihan untuk kehidupan masa depan mereka.<br /><br />Anda bisa menyebutkan berbagai alasan untuk tidak melakukannya tapi ingat bahwa semua yang Anda lakukan sekarang akan berakibat di masa depan. Bila Anda tidak menyisihkan uang secara regular maka tujuan keuangan berupa kebebasan finansial, hanyalah tinggal impian.<br /><br />Tapi sebaliknya, bila Anda melakukan penyisihan terhadap uang penghasilan Anda setiap bulan walau dalam keadaaan susah sekalipun, maka besar kemungkinan atau hampir bisa dipastikan Anda akan mencapai apa yang diimpikan, kebebasan finansial.<br />Jadi dari ulasan di atas, kami berharap Anda menangkap beberapa pelajaran yang dapat membantu Anda untuk mencapai tujuan masa depan Anda, yaitu kebebasan finansial.<br /><br /><br /><br />Satu hal yang sangat penting dalam ulasan ini adalah untuk mencapai kebebasan finansial dalam arti keuangan maka sudah seharusnya Anda menyisihkan uang dari penghasilan bulanan Anda secara regular dan lakukanlah terus selama kehidupan Anda walau nilainya tidak terlalu besar. Waktulah yang akan membantu Anda dalam mencapai apa yang Anda inginkan di masa depan. Satu kata terakhir dari kami, lakukanlah sekarang...!<br /><br /><br />*NB. Artikel Terkait lainnya Tentang Investasi : Klik <a href="http://fajrisalim.blogspot.com/2007/11/investasi-emas.html">disini </a>dan <span style="color:#3333ff;"><a href="http://fajrisalim.blogspot.com/2007/07/bagaimana-investasi-di-apartement-dan.html">disini</a></span><br /><br />Semoga Bermanfaat>>>*Fajri Salim*noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-66424357179489609442008-05-07T15:14:00.007+03:002008-05-12T11:20:38.840+03:00Jutaan dolar dari jualan pisang<a href="http://bp1.blogger.com/_pPg8Qojvyew/SCZ_P8cm1BI/AAAAAAAAATM/jd0Mm0ufBuo/s1600-h/bananas.png"><img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_pPg8Qojvyew/SCZ_P8cm1BI/AAAAAAAAATM/jd0Mm0ufBuo/s400/bananas.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5198982731746694162" /></a><br />Kalau anda membaca judul diatas kesannya saya mengada-ada,betapa tidak kalau di negri kita tercinta pisang dipandang makanan murah dengan harga 5000 rupiah sudah dapat satu tandan, cukup banyak dan tidak sanggup kita memakannya sekaligus seorang diri, ada juga pisang yang sudah diolah menjadi kripik,sele,bahkan pisang goreng,dan kueh kueh yang terbuat dari bahan dasar pisang, untuk hal ini kita sepakat nilai jual dan profit nya akan beberapa kali lipat dengan dijual tanpa diolah. Anda pasti setuju bukan?<br /><br />Yang akan saya bicarakan kali ini adalah pisang yang belum diolah,maksudnya pisang yang kita konsumsi sehabis makan sebagai pencuci mulut, mungkin kalau dikita dikenal dengan istilah pisang meja atau pisang ambon.<br /><br />Apakah anda percaya bisnis ini bisa mendatangkan jutaan dolar bahkan puluhan juta dolar pertahunya ? awalnya saya juga tidak percaya seperti anda, tetapi hal ini benar adanya.<br /><br />Di timur tengah kalau anda belanja ke supermarket atau hypermarket anda akan menemukan pisang meja/ambon dengan label biru bernama <span style="color:#3333ff;"><strong><a href="http://www.chiquita.be/eur/index.htm">chiquita</a></strong></span> ,hampir disetiap supermarket dipastikan ada dan sangat laris pula. kalau di kuwait sendiri harga 1 tandan yang berisi sekitar 10 - 12 buah itu seharga Rp.20.000 rupiah, yang menarik dari pisang merek chiquita ini warnanya yang kuning mulus dan kualitasnya tiap2 buahnya bagus dan seragam, kenyataannya hampir setiap orang dari berbagai jenis bangsa menyukainya.<br /><br />Pada akhirnya saya mengetahui ternyata pisang merek ini juga di jual di pasar Eropa dan Amerika, Wah hebat sekali saya pikir.Akhiranya timbul rasa ingin tahu dari mana gerangan sumbernya? awalnya saya menduga itu didatangkan dari negara2 Asia ternyata bukan, pisang itu didatangkan dari amerika latin salah satu proyek kebunya yang luas yaitu di costarica, chiquita Banana sekarang dibawah naungan perusahan <span style="color:#3333ff;"><strong><a href="http://www.chiquita.be/eur/index.htm">Chiquita Brands International, Inc</a></strong></span>. yang sudah berdiri sejak 100 tahun yang lalu, yang pada awalnya bibit didatangkan oleh Captain Lorenzo Dow Baker sebanyak 160 buah dari Jamaica tahun 1870 kemudian perusahaan ini masuk pasar <span style="color:#3333ff;"><a href="http://www.nyse.com/">New York Stock Exchang</a></span>e,pada tahun 1968 sebanyak 1.8 miliyard kilogram dikapalkan dan dijual untuk pertama kalinya,kemudian produknya menyebar ke Eropa bahkan sekarang sudah menguasai timur tengah.<br /><div></div><br /><div>Dari data laporan keuangan terakhir yang dikeluarkan online perusahaan ini berhasil mencapai net sales pada bulan mei 2008 untuk kuartal pertama membukukan penjualan 1.3 miliar dolar dengan keuntungan bersih perusahaan 32 juta dolar untuk selengkapnya silahkan lihat di <span style="color:#3333ff;"><a href="http://www.chiquita.com/chiquita/whole.asp?category=bottomline&amp;file=bottomlinemenu.asp">sini</a>.</span></div><br /><div><span style="color:#3333ff;"></span></div><br /><div><span style="color:#000000;">Sekarang perusahaan ini terus berkembang dan tidak hanya menjual pisang tetapi dengan produk2 hasil rekayasa nya.</span></div><br /><div></div><br /><div>Bagaimana dengan pisang Indonesia?</div><br /><div></div><br /><div>Semoga artikel ini bermanfaat dan membuka pandangan kita bahwa produk buah2 an yang selama ini kita anggap sangat mudah busuk dan mungkin tidak terpikir sampai mengekspornya dalam bentuk mentah (tanpa diolah), dengan teknik penyimpanan,pengepakan,distribusi tertentu hal tersebut diatas dapat dihindari dan tetap terjaga nilai alaminya ini sudah dibuktikan oleh chiquita banana yang didatngkan dari Amerika latin sana sampai di negri tandus dengan keadan tetap fresh dan bernilai jual tinggi.</div><br /><div></div><br /><div>Negara kita yang potensi kekayaan alamnya yang kaya raya,bukan hanya pisang saja yang melimpah di negri kita bahkan ber aneka buah2an sangat banyak dinegri ini , yang sebenarnya peluang untuk dikemas,diproses,dan diperbaiki standarnya dan akhiranya di export dengan nilai tinggi , ini mungkin peluang besar bagi para wirausahawan yang terjun dibidang Agrobisnis untuk mengembnagkan bisnisnya.</div><br /><div></div><br /><div></div>*Fajri Salim*noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-6372241819363079792008-05-06T16:21:00.006+03:002008-05-12T11:20:38.841+03:00ARAMEX<a href="http://bp3.blogger.com/_pPg8Qojvyew/SCC1YDsdCVI/AAAAAAAAAS8/Ix6_IrHpKTQ/s1600-h/Aramex.jpg"><img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_pPg8Qojvyew/SCC1YDsdCVI/AAAAAAAAAS8/Ix6_IrHpKTQ/s400/Aramex.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5197353394898798930" /></a><br />Kalau dalam Posting sebelumnya saya mengangkat tema tentang gaya emirates dalam promosi,sebagai lanjutannya saya tampilkan bintang baru bisnis jasa pengiriman dokument,cargo mereka lebih memilih istilah transport solution ,perusahan itu bernama ARAMEX,yang sinarnya mulai tampak mencorong mulai mengejar perusahan Amerika yang menggurita lebih dahulu yaitu <span style="color:#3333ff;"><strong><a href="http://www.dhl.com/">DHL</a></strong></span>,<span style="color:#3333ff;"><strong><a href="http://www.tnt.com/">TNT</a></strong></span>,<span style="color:#3333ff;"><strong><a href="http://www.ups.com/">UPS</a> </strong></span><span style="color:#3333ff;">Fed-EX</span> dll.<br /><div></div><br /><div>Saya tertarik membahas profile perusahaan ini karena ke agresifanya dalam mengembangkan perusahaan dan jaringan.</div><br /><div></div><br /><div>Awalnya saya mengenal <span style="color:#3333ff;"><strong><a href="http://www.aramex.com/">ARAMEX </a></strong></span>bermula dari menerima kiriman dokumen dari indonesia via TNT,dan memang biasanya saya berlangganan jasa ini kalau untuk mengirim dokument2 penting dalam waktu singkat (2 - 4 hari) dari jakarta ke Kuwait atau sebaliknya,sementara charge untuk jasa pengiriman document maksimal 0.5 kg dari jakarta - Kuwait sebesar +/- 500.000. Rupiah sementara dari kuwait - jakarta charge nya jauh lebih murah sekitar Rp. 120.000. Loh kok lebih murah? itulah kenyataanya setiap apapun yang datangnya dari negri kita selalu lebih mahal,mungkin karena di negri kita diberlakukan pajak, contoh lainya untuk tiket pesawat Emirates untuk 1 orang (PP = pergi dan pulang) kalau beli di jakarta harga tiket USD 1000 sementara kalau kita beli tiket dari Kuwait cukup sekitar 500-600 USD. </div><br /><div></div><br /><div>Kembali ke ARAMEX, Ketika saya mau kirim dokumen via TNT langganan saya, di sekitar tempat saya tinggal , Ternyata jasa itu sudah tidak ada lagi ,persis ditempat yang sama telah hadir nama yang selama ini baru dan asing bagi saya yaitu ARAMEX,untuk pengiriman dokumen penting tentu saja saya tidak mau sembarangan, kalau tidak sampai bagaimana? kalau service jelek, jaringan terbatas sehingga lama tidak sesuai dengan waktu yang dijanjikan dsb.. intinya muncul banyak pertanyaan dalam hati yang nada2nya menyangsikan kualitas pelayanannya,,.. jadi ingat istilah " tak kenal maka tak sayang " dengan kata lain mungkin itulah perlunya promosi dan sosialisasi produk supaya masyarakat banyak mengenalnya terlebih dahulu walaupun belum tentu jadi pelanggannya,minimal sudah familiar dan tidak aneh dengan istilah atau nama produk tersebut.</div><br /><div></div><br /><div>Perkiraan dan persepsi saya ternyata salah, belakangan ternyata saya tahu dan dapat informasi bahwa ARAMEX yang berpusat di DUBAI ini sudah merupakan perusahan global yang mempunyai jaringan luas diseluruh dunia dengan puluhan ribu kantor cabang,puluhan ribu kendaraan oprasional dan ribuan tenaga kerja walaupun usianya masih relatif muda.</div><br /><div></div><br /><div>Sebagai salah satu bukti bagaimana agresifnya perusahan jasa dari UEA ini, iklan2 ARAMEX mulai bermunculan di even2 olah raga seperti sepak bola,iklan TV dsb, tempat2 pengiriman yang awalnya TNT mulai pindah dan diganti dengan ARAMEX ditempat tinggal disekitar kuwait. bagaimana dengan indonesia? Saya yakin tidak lama lagi akan bermunculan.....ini peluang bagi yang punya modal besar untuk menjadi Partner <span style="color:#3333ff;"><a href="http://www.aramex.com/">ARAMEX</a></span> , siapa berani mengambil peluang ini? ....untuk menjadi Partner/franchise silahkan klik <a href="http://www.aramex.com/investor/Investors.aspx"><span style="color:#3333ff;">disin</span>i</a></div><br /><div></div><br /><div></div><br /><div>Semoga bermanfaat...</div><br /><div></div><br /><div></div>*Fajri Salim*noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-11384822074750350412008-04-28T12:42:00.007+03:002008-05-12T11:19:51.225+03:00PROMOSI ala EMIRATES<a href="http://bp0.blogger.com/_pPg8Qojvyew/SBX3jDsdCTI/AAAAAAAAASs/8Ih_OQ59Qqc/s1600-h/EmiratesA380.jpg"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5194329926900975922" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_pPg8Qojvyew/SBX3jDsdCTI/AAAAAAAAASs/8Ih_OQ59Qqc/s320/EmiratesA380.jpg" border="0" /></a><br /><div><span style="color:#000000;">Siapa yang tidak tahu Dubai sekarang ini?..</span><span style="color:#000000;">Dubai adalah kota negara bagian Dari <strong><a href="http://www.emirates.org/">UEA</a></strong> (United Arab Emirates) selain Abu Dhabi,kalau kita ingat Emirates pasti ingat Armada Udaranya yang tambah tumbuh besar menjadi Perusahaan penerbangan Raksasa dunia yang familiar dengan iklannya yang sering jadi sponsor pertandingan pertandingan olahraga seperti sepak bola dsb, bunyi iklannya yaitu</span> <a href="http://www.emirates.com/"><span style="color:#ff0000;"><strong>"Fly Emirates ".</strong></span> </a><br /><br />Suatu iklan yang sangat efektif ,seolah-olah mereka membuat satu iklan tapi untuk memasarkan lebih dari satu product atau perusahaan,mungkin cocok dengan istilah "satu kali mendayung 2 atau 3 pulau terlampaui."<br /><br />Betapa tidak dengan iklan yang dua kata yaitu <a href="http://www.emirates.com/"><span style="color:#ff0000;"><strong>"fly emirates"</strong></span> </a>sebenarnya kita diajak untuk mengetahui dan terbang dengan pesawat emeirates untuk mengunjungi negara itu, untuk shopping,investasi property, Bisnis ,liburan,main Golf,pertandingan Pacuan kuda,zet ski bahkan hanya untuk mampir di Dubai International Airport supaya tergoda untuk membelanjakan uangnya di <a href="http://www.dubaidutyfree.com/"><span style="color:#3333ff;"><strong>Dubai Duty Free</strong></span> </a>.<br /><br />Gedung Airport yang mewah tempat transit dengan fasilitas berbagai macam shop dari Emas,Perhiasan,Electronic,garmen,Handicraft Bahkan supermarket dengan display yang menggoda,maka tidak aneh setiap penumpang pesawat yang transit didubai rata-rata tergoda untuk membelanjakan uangnya ditambah lagi dengan iming2 hadiah dari kupon belanja yang diundi setiap tahun dengan total hadiah jutaan dolar, wisatawan mana yang tidak tertarik berbelanja?..,sementara "korban" iklannya yang bombastis itu berasal dari hampir semua jenis bangsa,Asia ,Eropa,Amerika,Afrika dan Australia ... Cerdik bukan?<br /><br />Kalau anda pernah naik <span style="color:#ff0000;"><strong><a href="http://www.emirates.com/">Pesawat Emirates</a></strong></span>,maka ketika anda duduk di kursi maka didepan anda ada layar televisi kecil dengan berbagai fasilitas seperti games,news,email dan movie ,persisnya menempel di kursi penumpang depan anda,secepat itu pula anda akan disuguhi promosi2 wisata dubai dengan berbagai fasilitas kemewahanya dengan produk2 terbaru dan tercanggih dengan harga lebih murah karena tanpa pajak ,jadi promosi ala Emirates ini terbukti berhasil meraup double keuntungan. Perusahan penerbangnya laku keras sementara negaranya dibanjiri oleh banyak wisatawan dunia dan investor.<br /><br />Sekarang Coba anda bayangkan pesawat Emirat ini hampir melayani ke seluruh kota dunia dan setiap pesawat emirates seolah-olah dipaksa harus transit di dubai,jadi berapa juta penumpang pertahun akan singgah disana ?....sungguh pasar yang sangat potensial bukan?<br /><br />Ternyata tidak hanya cukup itu akhir2 ini sudah adah pesawat baru namanya <span style="color:#3366ff;"><strong><a href="http://www.etihad.com/">Etihad </a></strong></span>yang mulai banyak di promosikan mungkin ingin mengulang sukses seperti pendahulunya emirates.<br /><br />Pembangunan dan pertumbuhan bisnis di UEA ini diakui dunia sangat cepat dan menyeluruh kehampir semua bidang diantaranya adalah <span style="color:#3333ff;"><a href="http://www.aramex.com/">ARAMEX</a></span>, bisnis Cargo dan Transport solution yang mulai merambah dunia mengejar produk2 jasa yang sudah kondang terlebih dahulu seperti <strong><span style="color:#ffcc33;"><a href="http://www.tnt.com/">TNT</a></span></strong>, <a href="http://www.dhl.com/"><span style="color:#990000;"><strong>DHL</strong></span></a>,<strong><a href="http://www.ups.com/">UPS</a></strong>. dsb<br /><br />Mungkin cara berpromosi gaya emirates ini layak ditiru,salah satu negara yang mulai mengikuti gaya emirates ini adalah negara kecil yang sangat kaya yaitu Qatar, mereka mulai membenahi infrastruktur nya dengan membangun dan memperbesar Qatar International Airport nya dan mempromosikan Armada pesawatnya <a href="http://www.qatarairways.com/"><span style="color:#990000;"><strong>Qatar Airways</strong></span> </a>,yang iklan2 nya mulai muncul di media2 besar seperti CNN,even2 olah raga ,dan media elektronik termasuk indonesia.<br /><br /><br />Insyaallah bersambung.........</div>*Fajri Salim*noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-15071853405906436662008-04-27T14:34:00.005+03:002008-04-28T12:41:50.489+03:00Enjoy & Be Happy<a href="http://bp3.blogger.com/_pPg8Qojvyew/SBSllDsdCSI/AAAAAAAAASk/XT56lDZYMEY/s1600-h/happy.jpg"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5193958326330525986" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_pPg8Qojvyew/SBSllDsdCSI/AAAAAAAAASk/XT56lDZYMEY/s320/happy.jpg" border="0" /></a><br /><div><span style="color:#3333ff;">Apakah anda Pernah mengalami perasaan jenuh,bosan,pikiran bercabang dalam bekerja,?<br /></span><br />Saya juga tentu pernah mengalaminya, ...perasaan2 seperti itu adalah fitrah manusia ,tetapi perasaan jenuh bosan,marah,putus asa dan sedih yang tidak terkontrol, berkelanjutan bahkan dibiasakan akan membahayakan terhadap tubuh kita sendiri.<br /><br />Banyak ilmuan yang mengatakan, bahwa perasaan seperti bosan,jenuh,marah ,sedih,dendam ,putus asa serta pikiran bercabang sangat banyak menyita energi dari tubuh dan pikiran kita sehingga menyebabkan tidak seimbangnya susunan kimia tubuh kita seperti enzym,hormon dan sistim kekebalan tubuh.<br /><br />Bahkan banyak referensi yang menyebutkan bahwa orang yang banyak sedih,pemarah,pendedam bisa dihubungkan dengan penyakit yang akan dia derita, misalnya "orang yang tertutup",banyak sedih dan pendedam biasanya banyak menderita penyakit hati,dan gastritis (radang lambung) sementara pemarah lebih identik dengan penyakit hypertensi (tekanan darah tinggi)<br /><br />Hal yang saya sebutkan diatas pengendaliannya ada dalam fikiran,kemana kecenderungan fikiran kita fokuskan?<br /><br /><a href="http://fajrisalim.blogspot.com/2007/09/gagasan-tanpa-batas.html"><span style="color:#3333ff;"><strong>Thomas Alfa Edison</strong></span> </a>mengatakan "Tidak ada cara yang bisa dilakukan oleh manusia sebagai tempat pelarian untuk bersembunyi dari pikiranya."<br /><br />Pernyataan ini benar menurut pengalaman,karena manusia apakah ketika sedang membaca atau menulis, maka sebenarnya ia sedang berfikir,salah satu cara terbaik menajamkan dan mengontrol fikiran adalah melakukan pekerjaan yang menyenangkan dan bermanfaat.<br /><br /><span style="color:#3333ff;">Dr.Alex Carlyle</span> pemenang hadiah Nobel dalam bidang kedokteran mengatakan" Para pekerja yang tidak tahu bagaimana menghadapi kesedihan akan mati cepat"<br /><br />Walaupun kita pada dasarnya meyakini bahwa segala sesuatu itu terjadi sesuai qadha dan takdir allah. Namun bisa saja pernyataan Carlyle diatas diartikan salah satu sebab yang menghancurkan raga adalah depresi dan ini terbukti dan bisa diterima dengan nalar.<br /><br />Ada beberapa tulisan <span style="color:#3333ff;">Dr.Edward Bodowlski</span> dalam bukunya,Leave Worrying and seek betterment,yang isinya tentang:<br /><br />1.Dampak kesedihan terhadap Jantung.<br />2.Tekanan darah tinggi disebabkan oleh kesedihan.<br />3.Kesedihan bisa mengakibatkan Rematik<br />4.Kurangi kesedihan demi pencernaanmu<br />5.Bagaimana kesedihan bisa mengakibatkan selesma.<br />6 Rasa sedih dan Kelenjar gondok.<br />7.Kesediahan dan penyakit gula.<br /><br />Hadapilah semua permasalahan dengan tenang, <a href="http://www.dalecarnegie.com/"><span style="color:#3333ff;"><strong>Dr.Dale Carnagie</strong></span> </a>mengatakan"Orang-orang Negro yang hidup diwilayah selatan dan orang-orang etnik cina sangat sedikit yang terserang penyakit liver yang disebabkan oleh kesedihan,hal ini disebabkan karena mereka menghadapi segala permasalahan dengan cara yang tenang.<br /><br />"Sementara jumlah orang Amerika yang mencoba melakukan bunuh diri lebih banyak daripada yang meninggal karena lima penyakit yang mematikan, inilah kenyataan yang hampir tidak bisa dipercaya" kata Dr Dale Carnagie.<br /><br />Jadi Bagaimana kita harus bersikap dalam menjalani proses,baik dalam menjalani Hidup,bekerja atau dalam berbisnis ?tak ada pilihan lain tentunya kalau kita ingin terhindar dari macam2 penyakit kecuali dengan berusaha menikmati proses itu dengan <span style="color:#3333ff;">" Enjoy and be happy". </span><br /><br /><p><span style="color:#000000;">Sementara untuk bisa "enjoy dan happy" sendiri banyak cara salah satunya bisa dengan pendekatan agama,dengan banyak,beribadah bersyukur,berdoa dan berharap pada Allah yang maha Kuasa dan meyakini bahwa masalah kita,kesedihan dsb dengan kuasa Allah akan diganti dengan kemudahan jalan atau diganti dengan yang lebih baik.</span></p><br /><p><span style="color:#000000;">Cara lainnya dengan mengalihkan fikiran ke sifat yang sebaliknya,kalau kita marah maka ingatlah akan kerugian marah dan bagaimana keutamaan bersabar, kalau sedang sedih ,putus asa dsb lakukan dengan cara yang sama sambil mengingat akibat2 yang disebabkanya seperti macam2 penyakit diatas.</span></p><br /><p>Cara lainnya dengan melakukan pekerjaan yang menyenangkan,itu sama dengan menghindari dari sedih,stress,putus asa dsb, pernahkah anda bayangkan seandainya anda membenci ,bosan terhadap pekerjaan anda apa yang akan terjadi? kalaulah sehari anda bekerja 7 jam,maka dalam 7 jam itu perasaan anda tidak enjoy,tertekan malah mungkin depresi.bagaimana kalau kita ada dalam lingkungan seperti itu setahun,2 tahun atau lebih, Tentu saja hal ini akan punya efek pada kesehatan tubuh dan jiwa kita.<span style="color:#3333ff;"><br /></span><br /><br />Semoga Bermanfaat.</p></div>*Fajri Salim*noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-48751948412104906652008-04-17T17:14:00.003+03:002008-05-25T11:41:08.417+03:00HEMAT VS INVESTASI<a href="http://bp2.blogger.com/_pPg8Qojvyew/SAeQmrt3peI/AAAAAAAAASc/Au_JRSigeWA/s1600-h/coin+emas.jpg"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190276089812329954" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_pPg8Qojvyew/SAeQmrt3peI/AAAAAAAAASc/Au_JRSigeWA/s320/coin+emas.jpg" border="0" /></a><br /><div>Saya masih ingat kata mutiara yang didapat dari sekolah SD dulu seperti " Hemat pangkal kaya",dan nasehat orang tua yang bijak yang selalu menasehati anak- anaknya untuk menabung sejak usia dini.<br /><br />Semua itu tidak bisa dipungkiri adalah suatu kebiasaan yang baik dan melatih disiplin tentang bagaimana menggendalikan keuangan dan pada saat tumbuh dewasa akan menjadi karakter nya yang menonjol.<br /><br />Jujur saja...kalau kita mempunyai anak yang waktu kecil nya sudah boros sangat konsumtif dan dan segala keinginan nya harus dituruti....bagaimana perasaan orang tuanya?<br /><br />Lain ceritanya kalau anaknya yang masih kecil itu sudah terdidik hemat dan jauh dari boros (hura-hura). walaupun orang tuanya kaya.<br /><br />Terus bagaimana dengan kita sendiri?<br /><br />Apakah hemat = pelit ?..,kalau menurut saya beda. Hemat itu adalah sikap dimana kita bisa memproiritaskan untuk apa uang dibelanjakan,barang yang akan dibeli berdasarkan keinginan semata atau kebutuhan? dan tetap membuka mata pada kepentingan2 sosial. Sementara pelit lebih lebih cenderung "perhitungan" baik untuk kebutuhan diri sendiri maupun untuk orang lain dan dia hanya fokus pada mengumpulkan harta, sehingga bantuan sosial,menolong orang lain divonis sebagai liabilty yang harus dihindari.<br /><br />Kalau kita tahu kisah2 orang kaya tedahulu yang selayaknya kita jadikan teladan, baik akhlaknya,jiwa kewirausahaannya,maupun sifat berani berkorban dan jiwa sosialnya yang sangat tinggi, maka anda akan mendapatkannya secara lengkap pada sosok figur para sahabat dijaman Rasulallah SAW dahulu, seperti Abu bakar sidiq, Utsman bin Afan,bahkan Abdurahman bin Auf.Beliau itulah sosok pebisnis yang kaya raya tetapi jiwa sosialnya tidak pernah redup oleh besarnya bisnis.<br /><br />Sementara bagaimana gaya hidup orang kaya dewasa ini ? mungkin anda kenal <a href="http://www.gatesfoundation.org/default.htm"><span style="color:#3333ff;">Bill gates</span> </a>orang terkaya dengan yayasan sosialnya yang besar pula, <a href="http://walmartstores.com/CommunityGiving/"><span style="color:#3333ff;">Sam Walton</span> </a>pemilik <a href="http://www.walmart.com/"><span style="color:#3333ff;">Wal-Mart</span> </a>yang kaya raya dengan jaringan retail terbesar didunia? ia dikenal sebagai sosok yang multimilion dollar tapi tetap hidup dengan kesederhanan dan berjiwa sosial.<br /><br />"Banyak memberi akan banyak menerima"<br /><br />Mungkin itulah kesimpulannya "..<br /><br /><span style="color:#3366ff;"><strong>Menabung atau investasi..?</strong></span><br /><br />Kalau anda pernah membaca buku Seven years to seven figures karya <span style="color:#3333ff;"><a href="http://www.earlytorise.com/">Michael Materson </a></span><span style="color:#000000;">menabung bukan cara yang dianjurkan dalam membangun kekayaan tetapi meningkatkan penghasilan dengan membangun banyak bisnis ,investasi property itulah anjuranya untuk mempercepat pencapaian kekayaan dalam jumlah tertentu dengan mengacu pada 3 komponen dalam pencapaian kekayaan.</span><br /><br />1. Berapa lama anda berinvestasi?<br />2.Berapa banyak yang harus di investasikan?<br />3.Berapa tingkat pengembalian yang anda dapatkan dari investasi anda?<br /><br />Semakin besar ROI (tingkat balik modal investasi) anda semakin cepat anda mencapai target kekayaan yang diinginkan.<br /><br />Terus bagaimana bisa berbisnis dan berinvestasi kalau modalnya saja belum ada?<br /><br />Untuk menjawab pertannyaan ini, teori <span style="color:#3333ff;"><a href="http://www.bradsugars.com/">Brad Sugar </a></span><span style="color:#000000;">tampaknya cukup bijaksana, untuk membangun modal dan pengetahuan anda bisa memulai dengan bekerja (menjadi karyawan) terlebih dahulu .Sementara alasan anda menjadi karyawan yaitu untuk :</span><br /><br />1. Membangun Modal<br />2.Membangun pengetahuan (tentang bisnis yang akan dijalani)<br /><br />Kalau kedua hal tersebut diatas tercapai,maka cepat cepatlah berhenti dari karyawan dan bangun bisnis sedini mungkin kemudian berinvestasilah di property dan sebagainya.<br /><br />Kesimpulannya.<br /><br />Menabung adalah sarana melatih diri dalam mengelola keuangan sejak dini,sementara berinvestasi dan berbisnis adalah sarana untuk mempercepat dalam mencapai target kekayaan.<br /><br />Kalau saat ini anda adalah seorang karyawan<br />selama menjadi karyawan maka 2 target yaitu membangun modal dan membangun pengetahuan harus menjadi target utama dan salah besar kalau uang yang anda dapatkan selama itu hanya untuk membeli barang konsumtif semata dan bukan pada atas dasar kebutuhan.<br /><br /><br />Semoga bermanfaat.</div>*Fajri Salim*noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-5557236754989699278.post-60809515237437082752008-03-25T20:26:00.007+03:002008-03-28T10:52:03.143+03:00Memfokuskan Tujuan (goal)<a href="http://bp3.blogger.com/_pPg8Qojvyew/R-lKEVgzcXI/AAAAAAAAASE/tcn3rRtroOI/s1600-h/good+habits+bad+habits.jpg"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5181754284621132146" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_pPg8Qojvyew/R-lKEVgzcXI/AAAAAAAAASE/tcn3rRtroOI/s320/good%2Bhabits%2Bbad%2Bhabits.jpg" border="0" /></a><br /><br /><span style="color:#cc0000;">Apakah anda dalam memfokuskan tujuan (goal) sudah spesifik?....</span><br /><br /><br /><span style="color:#cc0000;">Atau malah kebanyakan tujuan sehingga tidak fokus?....</span><br /><span style="color:#3366ff;"></span><br /><br /><br /><span style="color:#3366ff;">Demikian halnya dengan saya, jujur saja sering mengalami hal ini, sehingga target yang saya tentukan pada akhirnya tidak tercapai.</span><br /><br /><span style="color:#3366ff;">Ada pernyataan <a href="http://www.dalecarnegie.com/"><strong>Dr.Dale Carnegie</strong> </a>yang ada hubungannya dalam menentukan goal yang bisa dijadikan acuan, <strong><span style="font-size:85%;">"Kebanyakan orang tidak sukses karena tidak memiliki tujuan yang di definisikan secara jelas dan sebagian orang gagal mencapai kemajuan karena memiliki tujuan yang sangat banyak".</span></strong></span><br /><br /><br /><p><span style="color:#3366ff;">Kalau anda sekarang mempunyai banyak tujuan seperti saya, kata <strong><a href="http://www.earlytorise.com/">Michael Materson</a></strong>,"<strong><span style="font-size:85%;">anda tidak akan dapat mencapai semuanya jika anda tidak mempersempit dan memprioritas tujuan itu,anda mungkin tidak dapat mencapai satupun darinya".</span></strong></span></p><span style="font-size:85%;color:#3366ff;"><strong>Apa maksudnya?</strong></span><br /><br /><span style="color:#3366ff;"><a href="http://www.earlytorise.com/">Materson</a> memberikan contoh tentang dirinya yang memiliki banyak tujuan pada awalnya, dia ingin menjadi pengarang novel,humanis,guru, penyair,filsuf dan juga ingin menjadi orang kaya.Saya butuh beberapa hari untuk mempersempit daftar tujuan itu menjadi 3 katanya , sehingga dia dapat mempersempit lagi menjadi 1 tujuan dengan susah payah, akhirnya dia memilih prioritas tujuannya yaitu "menjadi orang kaya"!</span><br /><br /><span style="color:#3366ff;">Untuk hal ini ada tips dari <a href="http://www.dalecarnegie.com/">Dr.Dale carnegie </a>"<strong><span style="font-size:85%;"> bahwa cara yang paling baik untuk menjamin anda dapat memenuhi suatu tujuan, adalah dengan menjadikannya prioritas nomor satu</span></strong></span><br /><span style="color:#3366ff;"><strong><span style="font-size:85%;"></span></strong></span><br /><span style="color:#3366ff;"><span style="font-size:85%;">Prinsif dasar seperti di jelaskan di buku <span style="font-family:georgia;"><strong><span style="color:#990000;">Seven years to seven figures</span>,</strong> adalah memiliki hidup yang penuh dan seimbang,hidup yang tidak hanya meliputi pekerjaan,tetapi teman,keluarga dan keterlibatan pada masyarakat,hal ini berati anda harus memikirkan setidaknya 4 katagori saat menetapkan tujuan:</span></span></span><br /><span style="font-size:85%;color:#3366ff;"></span><br /><span style="font-size:85%;color:#3366ff;">1.Kesehatan Anda</span><br /><span style="font-size:85%;color:#3366ff;">2.Kekayaan anda </span><br /><span style="font-size:85%;color:#3366ff;">3.Kehidupan sosial anda</span><br /><span style="font-size:85%;color:#3366ff;">4.Kehidupan pribadi anda </sp