<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994</id><updated>2009-10-13T18:44:49.206+07:00</updated><title type='text'>GKI Kutisari Indah</title><subtitle type='html'>GKI Kutisari Indah is an Indonesian Christian Church located in South Surabaya&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;

Established in 1998, GKI Kutisari has now become a church which has 5 Major Commissions with different kinds of ministry programs &amp; activities. All of them are conducted based on our 2008 ministry theme which is :"In Christ, I am transformed to be fruitful".&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;
Join us. Together in Christ, we are transformed to be better people in our life, family, ministry, and community.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25'/><author><name>GKI Kutisari Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15934808294147891287</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>40</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-1416112642831908234</id><published>2009-07-24T13:38:00.002+07:00</published><updated>2009-07-24T14:19:12.011+07:00</updated><title type='text'>Welcome Day</title><content type='html'>Event terbaru yang sedang di arrange oleh KPR adalah acara bertajuk "Welcome Day", bukan sebuah acara yang baru memang tetapi dapat dikatakan ini merupakan sebuah acara yang sangat penting, jika melihat pada kultur pemuda Kutisari yang mayoritas memang warga pendatang. Welcome Day sendiri bisa diartikan sebagai pintu gerbang para pemuda yang datang dari berbagai daerah, untuk kemudian dapat diajak bersama berproses di dalam pemuda Kutisari. Sebuah sambutan yang hangat tentunya akan memudahkan mereka untuk beradaptasi dengan lingkungan dan keluarga baru. Juga tentunya tantangan bagi para pengurus untuk keluar dari eksklusivitas dan "membuka dirinya" lebih kepada orang-orang yang baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari sejarah acara ini, mestinya semua pengurus bisa kembali melihat penyertaan Tuhan yang luar biasa melalui kegiatan ini, sudah banyak sekali cerita mengenai perjumpaan seseorang dengan komunitas baru di GKI Kutisari dan bagaimana kemudian mereka bisa bertumbuh bersama dalam wadah pemuda Kutisari. Memang bukan hanya cerita tentang keberhasilan semata, namun tentu saja selalu ada diselingi cerita "kegagalan" di sana sini, ada banyak kali orang yang sudah diajaki terus menerus juga ndak pernah nongol, ada juga yang pada Welcome Day sangat baik,tetapi pada kelanjutannta malah menghilang tak jelas. Jadi memang kita mesti mendefinisikan kembali apa arti keberhasilan dan kegagalan dari acara WD ini, apakah kalau kemudian ada banyak pemuda baru yang datang itu sebuah keberhasilan, dan sebaliknya kalau hanya ada segelintir orang yang datang apakah berarti juga itu sebuah kegagalan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panitia WD mesti sungguh kembali merefleksikan hal ini dalam pelayanan yang mereka lakukan saat ini.. Ada banyak cerita yang membuat panitia WD yang lalu sungguh menyadari bahwa orang-orang yang datang ke Kutisari ini bukan hanya semata mata karena kerja keras panitia WD, tetpi justru melihat penyertaan Tuhan yang mendorong mereka boleh ada bersama sama dengan kita, sambil tentunya juga tidak mengurangi semangat kita untuk tetap memberikan yang terbaik kepada Dia. Spirit of excellent tetep harus dijaga, sambil tetap "nyadar" diri bahwa usaha kita pasti banyak cela di sana sini.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini justru menjadi semakin penting apabila kita melihat lingkungan kampus menjelang saat-saat mahasiswa baru datang, ada banyak yang menawarkan tempat bertumbuh juga dengan berbagai macam variasi cara dan kerja mereka, kalau tidak hati-hati kita akan justru terbawa suasana dan malah terjerumus pada persaingan yang tidak jelas dan tentunya tidak diehendaki ole Tuhan sendiri. Marilah kita melihat hal ini dari sudut pandang yang lebih jelas, dengan hati yang terus berpaut pada Tuhan, sambil berusaha maksimal untuk terus memperbaiki wadah pertumbuhan yang sudah ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seberapapun orang yang ada marilah kita bersyukur pada Dia. Sebab segala sesutau adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia; Bagi Dialah kemulian untuk selama-lamnya. Amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berkarya bagi panitia WD, selamat mendukung bagi teman-teman yang lain lewat doa dan kehadira GBU all..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-1416112642831908234?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/1416112642831908234/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=1416112642831908234&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/1416112642831908234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/1416112642831908234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2009/07/welcome-day.html' title='Welcome Day'/><author><name>Andri Prasetya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03919467089273907177</uri><email>andri_pb@hotmail.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='13728803005883147627'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-1381057996972887380</id><published>2009-04-12T18:35:00.002+07:00</published><updated>2009-04-13T08:46:53.104+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='acara spesial'/><title type='text'>The Answer</title><content type='html'>Jumat Agung&lt;br /&gt;Pk. 07.00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Pdt. Setyahadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayat Pembuka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-Galatia 3:13-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Anugerah Salib&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita,&lt;br /&gt;dia diremukkan oleh karena kejahatan kita;&lt;br /&gt;ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya,&lt;br /&gt;dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-Yesaya 53:5-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yudas 1:17-23&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering terkagum-kagum karena orang lain yang hebat. Kita memuji dan berdecak kagum melihat kisah sukses mereka. Seorang wartawan, seorang rohaniwan, seorang olahragawan, seorang ilmuwan, seorang wiraswastawan dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang hebat itu adalah orang-orang yang berkemauan keras dan setia kepada cita-citanya. Orang yang tidak berhenti sebelum mencapai cita-citanya. Orang yang berjuang dengan sekuat tenaga, bahkan hingga kehilangan dirinya -atau nyawanya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benito Aquino, seorang yang sangat gigih berusaha memperbaiki tatanan di negara dia berada. Cita-cita yang diperjuangkannya sungguh benar dan mulia, namun konsekuensi apa yang Benito Aquino dapatkan? Dia diasingkan, dijebloskan ke dalam penjara; akan tetapi Benito Aquino tetap berjuang; walaupun pada akhirnya dia dibunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Johan_Cruyff" title="Johan Cruyff" class="mw-redirect"&gt;&lt;/a&gt;Johan Cruyff, seorang pemain sepak bola berkebangsaan Belanda yang mengaplikasikan &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Total_Football"&gt;Total Football&lt;/a&gt;, mengalami banyak halangan dan hambatan di lapangan. Memang susah untuk melakukannya, tetapi dia tetap setia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus sendiri mengalami banyak rintangan dan hambatan pada saat menjalankan tugasNya di dunia. Bahkan, sampai di menit-menit terakhir di atas kayu salib, Yesus mendapat godaan untuk tidak menyelesaikan tugasNya, "Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya." (Matius 27:42)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"... supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus." (Yudas 1:3b) Berusaha mencapai tujuan tidaklah mudah, akan ada banyak tantangan dan hambatan yang hadir, namun tetaplah berjuang!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menururti hawa nafsu kefasikan mereka." (Yudas 1:18b) Inilah gambaran situasi yang tidak mudah untuk dijalani dan dilalui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus menghadapi beragam tantangan: dicerca, dicela, diludahi, dikhianati, disangkal -bahkan oleh orang-orang terdekatNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat 19-20 menyarankan kita untuk:&lt;br /&gt;1. beriman kepada Tuhan, mengingat pengalaman-pengalaman iman kita.&lt;br /&gt;2. berdoa dalam Roh Kudus, doa senantiasa mengingatkan kita bahwa kita membutuhkan Tuhan di dalam hidup kita (senantiasa). Saat Yesus berdoa di Taman Getsemani, Yesus mendapatkan kekuatan untuk melanjutkan perjuanganNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Minggu-Minggu Pra Paskah kita sudah diajak untuk berubah. Tentunya melakukan perubahan bukan seuah hal yang mudah, membutuhkan perjuangan yang tidak sedikit. Dengan membangun iman di atas dasar yang paling suci (iman kepada Yesus Kristus), dan memiliki kesadaran untuk menghadirkan Tuhan di dalam hidup kita, jadikan Tuhan jawaban dan kunci kekuatan keberhasilan dalam setiap perjuangan kita!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-1381057996972887380?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/1381057996972887380/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=1381057996972887380&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/1381057996972887380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/1381057996972887380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2009/04/answer.html' title='The Answer'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-4206675525481575496</id><published>2009-04-05T14:13:00.003+07:00</published><updated>2009-04-05T15:09:57.453+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><title type='text'>Kita Dapat Mengubahkan Bangsa dan Negara</title><content type='html'>Pra Paskah 6&lt;br /&gt;Minggu, 5 April 2009&lt;br /&gt;Pk. 09.00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Pdt. Setyahadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berita Anugerah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(dengan sedikit nuansa berbeda, dibacakan oleh liturgos Michael Loekito -hari ini kebaktian 09.00 di GKI Kutisari dilayani oleh Band Remaja)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal. Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-Roma 6:22-23-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Markus 12:13-17&lt;br /&gt;Mazmur 73:3-5, 17-19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rangga_Warsita"&gt;Ronggowarsito&lt;/a&gt; pernah mengatakan, "Jaman iki jaman edan, yen ora melu edan ora keduman!" yang berarti, "Jaman ini adalah jaman yang gila, kalau tidak ikutan gila tidak akan kebagian!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bacaan hari ini, dapat kita 'baca' pergumulan Pemazmur di sana. Ada saatnya pemazmur melihat banyaknya orang-orang melakukan kefasikan namun kebal terhadap hukuman. Seolah tidak ada keadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi seperti ini pemazmur mengalami perasaan iri hati yang sangat terhadap mereka (orang yang melakukan kefasikan), lihat ayat 3-5. Perasaan seperti ini akan semakin membuka kemungkinan untuk pemazmur terseret masuk ke dalam jerat godaan (jalan yang sesat -bukan jalan kebenaran).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita melakukan kebenaran hanya karena kondisi yang mengijinkan kita untuk melakukannya. Bila kondisi tidak memungkinkan, maka kita akan menyangkal jalan kebenaran itu. Jadi, seolah kita melakukan tindakan yang benar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hanya &lt;/span&gt;berdasarkan keadaan, situasi, kondisi. Padahal, bukan seperti itu yang seharusnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan situasi yang menentukan kita untuk bersikap benar, akan tetapi hendaklah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kita bersikap benar di SEGALA situasi dan kondisi!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi bangsa dan negara kita saat ini yang sedang menjelang Pemilu diwarnai berbagai macam berita kecurangan-kecurangan dan pelanggaran-pelanggaran peraturan oleh sebagian partai. Informasi-informasi yang sampai ke telinga kita mungkin bukan sebuah suara yang merdu untuk didengar. Lantas, apa yang bisa kita lakukan untuk membawa angin perubahan bagi bangsa ini? Sumbangsih seperti apakah yang bisa kita lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak perlu memikirkan hal-hal yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;muluk-muluk&lt;/span&gt; atau yang spektakuler. Cukup dengan memulai berjalan dalam kebenaran, akan menjadi bagian dari sumbangsih kita bagi negara ini. Menghadirkan nilai-nilai Kristiani di dalam kehidupan sehari-hari. Dan yang lebih penting untuk diingat: tidak perlu menunggu orang lain melakukannya terlebih dahulu; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mulailah mendahului&lt;/span&gt; orang lain dalam melakukan kebenaran!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kalanya saat kita memiliki kemauan yang baik, kita masih dapat merasakan 'celaka' Misalnya, pada suatu saat kita melihat ada sebuah rumah yang terbakar. Salah seorang penghuni rumah masih terjebak di dalam rumah yang terbakar itu! Maka, kita bergegas masuk ke dalam rumah dan menyelamatkan penghuni tersebut! Namun, kita terluka karena kobaran api yang sangat besar. Kita mengalami luka bakar. Penghuni tersebut selamat, namun kita terluka. Niatan yang baik kadang membawa kita celaka, namun janganlah kita menghilangkan niat baik kita; jangan! Oleh karena kita sudah mengetahui tantangan dan godaan yang sedemikian besar dari niat baik, maka kita perlu terus memeliharanya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buanglah iri hati yang mulai menggerogoti jauh-jauh, karena iri hati akan melemahkan diri kita. Senantiasa gunakan nilai-nilai Kristiani dalam menjalani hidup sehari-hari, sebagai panduan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiduplah berdasarkan nilai-nilai Kristiani dan panggilan Allah dengan penuh semangat, tidak bergantung kepada situasi!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-4206675525481575496?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/4206675525481575496/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=4206675525481575496&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/4206675525481575496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/4206675525481575496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2009/04/kita-dapat-mengubahkan-bangsa-dan.html' title='Kita Dapat Mengubahkan Bangsa dan Negara'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-3727186339486176395</id><published>2009-03-31T10:00:00.004+07:00</published><updated>2009-04-01T12:19:21.314+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><title type='text'>Kita Dapat Mengubahkan Musuh Kita</title><content type='html'>Pra Paskah 5&lt;br /&gt;Minggu, 29 Maret 2009&lt;br /&gt;Pk. 09.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Pdt. Paulus Cahaya Purnama (GKI Gejayan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berita Anugerah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kita telah menengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-1 Yohanes 4:16-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Matius 5:43-48&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"... apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain?" (ayat 47)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu." (ayat 43) Manusia memiliki kecenderungan untuk bereaksi sesuai dengan aksi yang diterima. Menyeimbangkan aksi yang diterima dengan reaksi yang diberikan. Misalnya: bila dia baik kepada saya, maka saya juga akan baik kepada dia; namun bila dia pelit kepada saya, saya juga tidak akan memberikan pinjaman kepada dia; orang yang ramah kepada saya, akan saya balas dengan perlakuan yang ramah; dan seterusnya. Wajar kan? Inilah ukuran keadilan yang digunakan dunia. Namun bagaimana ukuran Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus meminta kita untuk &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;menjadi LEBIH dari yang BIASA&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;memiliki kesabaran tanpa batas, lebih dari batas yang dimiliki orang lain pada umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LEBIH dari yang BIASA:&lt;br /&gt;Teladan kasih Bapa (ayat 45);&lt;br /&gt;adalah kasih yang universal (matahari dan hujan)&lt;br /&gt;adalah kasih walaupun (mengasihi tidak tergantung reaksi)&lt;br /&gt;adalah kasih tulus, lurus (ayat 48): meski banyak godaan, tetaplah setia&lt;br /&gt;Setia: dulu, sekarang, akan datang memiliki &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kualitas yang sama&lt;/span&gt;, tetap untuk selamanya (seperti Allah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus mengampuni, mengasihi sampai terluka, menderita, sampai mati (kasih walaupun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal yang menunjukkan sikap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tidak mengampuni&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;- tidak berubah&lt;br /&gt;- tidak mengampuni saya&lt;br /&gt;- tidak menjadi seperti yang saya inginkan&lt;br /&gt;- menuntut&lt;br /&gt;- dengan syarat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyembuhkan luka batin: (hanya bisa disembuhkan bila sanggup mengatakan "aku mengampuni...")&lt;br /&gt;- ampuni diri sendiri&lt;br /&gt;- ampuni sesama&lt;br /&gt;-kasihi "musuh"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah hari ini ada di antara kita yang masih sakit hati terhadap orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok yang paling berpotensi melukai kita adalah orang yang dekat dengan kita, yang kita kasihi; semakin besar kasih kita kepada dia, semakin dalam luka kita dibuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ampuni, cabut luka batin, bila perlu sampai mati, sama seperti yang Yesus sudah lakukan lebih dulu kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus, spesialisasi menyatukan! Penyambung yang cerai berai!&lt;br /&gt;- hubungan manusia - Tuhan, sesama, alam&lt;br /&gt;- hubungan yang rusak, perbedaan disatukan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih sejati, lurusm setia (ayat 48):&lt;br /&gt;- konsep benar&lt;br /&gt;- tujuan benar&lt;br /&gt;- proses benar&lt;br /&gt;- etika benar&lt;br /&gt;- ucapan benar&lt;br /&gt;- vs hambatan&lt;br /&gt;- vs ditolak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;William Booth: cinta seseorang dapat dilihat dari pengorbanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengampuni hingga terluka, bahkan sampai mati!&lt;br /&gt;Kasihi musuhmu, doakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih Yesus tidak pernah berhenti, mengalir memberikan kekuatan untuk mengasihi mereka yang menyakiti kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;SENTUH HATIKU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Jason&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; BETAPA KUMENCINTAI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; SEGALA YANG T'LAH TERJADI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; TAK PERNAH SENDIRI JALANI HIDUP INI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; SELALU MENYERTAI BETAPA KUMENYADARI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; DI DALAM HIDUPKU INI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; KAU SLALU MEMBERI RANCANGAN TERBAIK &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; OLEH KARENA KASIH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; BAPA, SENTUH HATIKU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; UBAH HIDUPKU       MENJADI YANG BARU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;       BAGAI EMAS YANG MURNI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;         KAU MEMBENTUK BEJANA HATIKU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAPA, AJARKU MENGERTI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; SEBUAH KASIH       YANG SELALU MEMBERI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;       BAGAI AIR MENGALIR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;       YANG TIADA PERNAH BERHENTI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-3727186339486176395?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/3727186339486176395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=3727186339486176395&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/3727186339486176395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/3727186339486176395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2009/03/kita-dapat-mengubahkan-musuh-kita.html' title='Kita Dapat Mengubahkan Musuh Kita'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-688205960058543917</id><published>2009-03-22T13:47:00.004+07:00</published><updated>2009-03-22T15:46:20.257+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><title type='text'>Kita Dapat Mengubahkan Alam</title><content type='html'>&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-9f64485df3774579" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.blogger.com/img/videoplayer.swf?videoUrl=http%3A%2F%2Fvp.video.google.com%2Fvideodownload%3Fversion%3D0%26secureurl%3DqAAAAOF-u9WtopylwZ9XHAqIS4Tzydb2rR2PYrK3NxnWp5dPyJVjrgAmiJVVTZXa_4byKsYjihbxWwY1uUMyDsdDLuCtN8xqjaOVtFNVNm_po3H42L4XYrmVHyWmv9DIFFSA6rh4CP0hmXP1BA9JJ2OdDIwa7AN0z8tFZhQB1eJ2pJMSfFwq_lURLdMaIFbJ2UHTRAGa62ezKqEEB9CWpvhYBGdUjPEudIpZC10JDZiJxfjh%26sigh%3Dpr_E_Nq3H8wdGOS1Ix0V1I3Bilw%26begin%3D0%26len%3D86400000%26docid%3D0&amp;amp;nogvlm=1&amp;amp;thumbnailUrl=http%3A%2F%2Fvideo.google.com%2FThumbnailServer2%3Fapp%3Dblogger%26contentid%3D9f64485df3774579%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw320%26sigh%3Dwo0_TGoV2I5seGUqRnNgLGbFasE&amp;amp;messagesUrl=video.google.com%2FFlashUiStrings.xlb%3Fframe%3Dflashstrings%26hl%3Den"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;embed width="320" height="266" src="http://www.blogger.com/img/videoplayer.swf?videoUrl=http%3A%2F%2Fvp.video.google.com%2Fvideodownload%3Fversion%3D0%26secureurl%3DqAAAAOF-u9WtopylwZ9XHAqIS4Tzydb2rR2PYrK3NxnWp5dPyJVjrgAmiJVVTZXa_4byKsYjihbxWwY1uUMyDsdDLuCtN8xqjaOVtFNVNm_po3H42L4XYrmVHyWmv9DIFFSA6rh4CP0hmXP1BA9JJ2OdDIwa7AN0z8tFZhQB1eJ2pJMSfFwq_lURLdMaIFbJ2UHTRAGa62ezKqEEB9CWpvhYBGdUjPEudIpZC10JDZiJxfjh%26sigh%3Dpr_E_Nq3H8wdGOS1Ix0V1I3Bilw%26begin%3D0%26len%3D86400000%26docid%3D0&amp;amp;nogvlm=1&amp;amp;thumbnailUrl=http%3A%2F%2Fvideo.google.com%2FThumbnailServer2%3Fapp%3Dblogger%26contentid%3D9f64485df3774579%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw320%26sigh%3Dwo0_TGoV2I5seGUqRnNgLGbFasE&amp;amp;messagesUrl=video.google.com%2FFlashUiStrings.xlb%3Fframe%3Dflashstrings%26hl%3Den" type="application/x-shockwave-flash"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 153);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;* klip versi panjang (complete version), sedikit berbeda dengan yang ditampilkan dalam Kebaktian Minggu, 22 Maret 2009&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pra Paskah 4&lt;br /&gt;Minggu, 22 Maret 2009&lt;br /&gt;Pk. 07.00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Pdt. Setyahadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayat Pembuka:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Langit menceritakan kemuliaan Allah,&lt;br /&gt;dan cakrawala memberitakan pekerjaan tanganNya&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-Mazmur 19:2-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berita Anugerah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Aku akan bersorak-sorak dan bersukacita karena kasih setiaMu,&lt;br /&gt;sebab Engkau telah menilik sengsaraku,&lt;br /&gt;telah memperhatikan kesesakan jiwaku&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-Mazmur 31:8-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kejadian 1:27-28&lt;br /&gt;Kejadian 2:15&lt;br /&gt;Matius 6:28&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;BERITA CUACA - Gombloh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lestari alamku lestari desaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dimana Tuhanku menitipkan aku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nyanyi bocah-bocah di kala purnama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nyanyikan pujaan untuk nusa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Damai saudaraku suburlah bumiku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kuingat ibuku dongengkan cerita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kisah tentang jaya nusantara lama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tentram kerta raharja di sana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mengapa tanahku rawan kini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bukit-bukitpun telanjang berdiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pohon dan rumput-rumput&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Enggan bersemi kembali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dan burung-burung malu bernyanyi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kuingin bukitku hijau kembali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Semak rumputpun tak sabar menanti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Doa kan kuucapkan hari demi hari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sampai kapankah hati lapang diri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lestari alamku lestari desaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dimana Tuhanku menitipkan aku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kami kan bernyanyi hibur lara hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Nyanyikan bait padamu negeri&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;                                                                         &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu, dalam harian KOMPAS dinyatakan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang kritis kondisi buminya. Pada saat musim penghujan, banjir melanda. Pada saat musim kemarau, tanah menjadi sangat kering dan pecah. Inikah gambaran negri yang Tuhan ciptakan dengan begitu penuh pesona?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang menyukai pendakian gunung, kerap kali disebut sebagai seorang pecinta alam. Dan memang demikian pada umunya. Seorang pendaki gunung adalah seorang pecinta alam. Yesus adalah seorang yang suka mendaki bukit. Yesus &lt;span style="font-style: italic;"&gt;familiar&lt;/span&gt; dengan gunung/bukit. Yesus menyampaikan kotbah tentang Ucapan Bahagia di bukit, sehingga disebut sebagai Kotbah di Bukit. Yesus dimuliakan di atas gunung. Yesus akan terangkat ke surga juga berada di sebuah bukit. Yesus disalibkan di Bukit Kalvari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukit &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(pada masa itu)&lt;/span&gt; menjadi sebuah simbolisasi tempat perlindungan Allah. Yesus akrab dengannya, menunjukkan secara &lt;span style="font-style: italic;"&gt;implisit &lt;/span&gt;tentang kecintaan Yesus kepada alam. Yesus mengajar. Yesus berkotbah. Yesus menggunakan berbagai ilustrasi dari alam: kebun anggur, bunga, rumput, burung, dan lain-lain. Yesus adalah sosok yang peduli dengan semesta alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus mengenal dengan baik kondisi alam. Yesus berkotbah di hadapan ribuan orang tanpa pengeras suara! Dengan memanfaatkan struktur alam, arah hembusan angin, kotbah yang Yesus sampaikan dapat didengar oleh ribuan pendengar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian 1:28 mencatat, "... penuhilah bumi dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;taklukkanlah&lt;/span&gt; itu, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;berkuasalah&lt;/span&gt; atas ikan-ikan..." yang bisa diartikan sebagai:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;1. Manusia adalah ciptaan Allah tertinggi.&lt;/span&gt; Tidak ada ciptaan lain yang manusia perlu takuti, tunduk atau bahkan sembah! Namun ingat; jangan disalahartikan sebagai ijin untuk melakukan eksploitasi besar-besaran, pemanfaatan sumber daya alam hingga habis-habisan. Bukan itu! Lihat juga Kejadian 2:15, "... untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mengusahakan &lt;/span&gt;dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;memelihara &lt;/span&gt;taman itu..." Jadi, tetap ada keseimbangan antara pemanfaatan dan pemeliharaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;2. Manusia adalah mandataris Allah.&lt;/span&gt; Manusia mempunyai kuasa, namun kepada Allah juga manusia harus mempertanggungjawabakan semuanya kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuasa yang Allah percayakan kepada manusia &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(kita)&lt;/span&gt; adalah kuasa untuk memperlakukan alam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sama&lt;/span&gt; seperti dengan cara Allah memperlakukan alam (lihat lagi Kejadian 1:28 dan Kejadian 2:15).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggung jawab manusia terhadap alam, tidak melulu hanya berada di tangan orang-orang yang 'berkuasa' yang punya andil dalam pengekspliotasian alam (secara besar-besaran); tetapi &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;kita&lt;/span&gt; juga! Satu lembar plastik kresek yang dibuang begitu saja (apalagi dibuang sembarangan!) akan memberikan sumbangsih untuk kerusakan alam yang makin parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ahli menyatakan, akibat pemanasan global yang makin meningkat, suhu di kutub mengalami peningkatan yang berakibat mencairnya es yang berada di sana. Dalam 30 tahun ke depan, diperkirakan akan lebih banyak lagi pulau-pulau yang akan menghilang dari daratan dan terendam air. Pulau Jawa akan menjadi salah satu pulau yang terendam!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panggilan untuk mengubahkan alam/bumi tidak perlu menunggu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang besar. Mulailah dari hal-hal yang kecil, misalnya: berbagi kendaraan dengan teman, mengantar-jemput sekolah anak-anak bergantian dengan tetangga (mengurangi jumlah kendaraan yang beroperasi di jalan); yang berarti selain menghemat pengeluaran, kita juga sudah menekan sumbangsih zat polutan di udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat melakukan karya-karya 'kecil' yang berdampak pada karya penyelamatan bumi!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-688205960058543917?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=9f64485df3774579&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/688205960058543917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=688205960058543917&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/688205960058543917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/688205960058543917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2009/03/kita-dapat-mengubahkan-alam.html' title='Kita Dapat Mengubahkan Alam'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-2457092601883595887</id><published>2009-03-15T16:59:00.002+07:00</published><updated>2009-03-15T20:48:45.058+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><title type='text'>Kita Dapat Mengubahkan Mereka yang Berdosa</title><content type='html'>Pra Paskah 3&lt;br /&gt;Minggu, 15 Maret 2009&lt;br /&gt;Pk. 07.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Pdt. Budimoeljono Reksosoesilo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berita Anugerah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih,&lt;br /&gt;sebuah batu penjuru yang mahal,&lt;br /&gt;dan siapa yang percaya kepadaNya,&lt;br /&gt;tidak akan dipermalukan."&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-1 Petrus 2:6-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lukas 19:1-10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu jam makan siang, Anda yang sudah kelaparan sedang mencari rumah makan untuk menyantap makan siang di sana. Lantas, Anda melihat sebuah restoran yang belum pernah Anda masuki. Seseorang yang tidak Anda kenal berada tak jauh dari restoran itu berkata, "Jangan makan di restoran itu, masakannya tidak enak!" Bisa jadi, Anda akan  percaya omongan orang itu. Bisa jadi, Anda tidak percaya dan berhubung perut sudah keroncongan, Anda nekat masuk ke restoran itu. Namun, lain halnya bila sang koki yang muncul dari pintu restoran itu dan berkata kepada Anda, "Jangan makan di retsoran ini! Masakannya tidak enak!" Bisa jadi, Anda akan langsung percaya dan segera mencari tempat makan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang demikian pula yang terjadi dengan gereja. Saat orang yang bukan Kristen (tidak pernah masuk ke gereja) berkata, "Jangan ke gereja itu..." maka kemungkinan orang yang mengikuti sarannya tidak banyak. Sementara bila seorang Kristen (yang sudah pernah masuk gereja) berkata, "Jangan ke gereja itu..." dan diikuti dengan berbagai argumen, maka kemungkinan orang mengikuti sarannya lebih besar dan lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, seorang Kristen lebih efektif menghambat orang lain masuk ke gereja bila dibandingkan dengan orang yang bukan Kristen. Logis &lt;span style="font-style: italic;"&gt;kan&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan yang perlu direnungkan, apakah Anda termasuk orang Kristen yang menghalangi orang lain masuk ke gereja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melengkapi bacaan kita, baca juga Lukas 18. Dari perikop per perikop di Lukas 18, di sana tertulis mengenai pengajaran-pengajaran dari Yesus kepada orang banyak yang mengikutiNya. Dua kali kejadian yang tercatat dalam Lukas 18 mengenai mereka yang menghalangi orang untuk datang kepada Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perikop Yesus memberkati anak-anak, "Maka datanglah orang-orang membawa anak-anaknya yang yang kecil kepada Yesus, supaya itu Ia menjamah mereka. Melihat itu murid-murid-Nya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;memarahi orang-orang itu&lt;/span&gt;." (ayat 15) Dan bagaimana Yesus menanggapi sikap seperti ini? &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Biarkanlah anak-anak itu datang kepadaKu, dan jangan kamu menghalang-halangi mereka..."&lt;/span&gt; (ayat 16).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perikop Yesus menyembuhkan seorang buta dekat Yerikho, "Maka mereka, yang berjalan di depan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;menegor dia supaya diam&lt;/span&gt;." (ayat 39) "Lalu Yesus berhenti dan menyuruh membawa orang itu kepadaNya." (ayat 40a) Perhatikan pula ayat 43b, &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;"...lalu &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mengikuti Dia&lt;/span&gt; sambil memuliakan Allah..."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sampai lebih dari 2 hari, orang banyak itu melakukan hal yang sama. Menghalang-halangi. Perhatikan Lukas 19:3 "...tetapi ia tidak berhasil &lt;span style="font-style: italic;"&gt;karena&lt;/span&gt; orang banyak..." ditambah lagi ayat 7, "...semua orang yang melihat hal itu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bersungut-sungut&lt;/span&gt;..." Dan yang perlu diingat, di antara orang banyak itu ada orang buta yang Yesus sudah sembuhkan (baca lagi Lukas 18:43). Namun, apa yang orang buta itu lakukan? Mungkin dia ikut-ikutan bersungut-sungut dengan orang banyak, mungkin pula dia sudah berusaha berbuat sesuatu namun tidak membawa hasil yang berarti. Kalangan minoritas yang jarang didengar pendapatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama Anda menjadi seorang Kristen, berapa banyak Anda sudah mendengar kotbah? Dan yang lebih penting lagi, apakah kehidupan Anda mengalami perubahan setelahnya? Seberapa Anda sudah mengalami &lt;span style="font-style: italic;"&gt;purification&lt;/span&gt; (pemurnian)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda menjadi salah seorang Kristen yang menjadi penghalang buat orang lain datang kepada Yesus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah kita menjadi orang Kristen yang tak hanya mendengar kotbah saja, tapi bisa memiliki integritas dan berkualitas: mendengarkan firman Tuhan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sekaligus &lt;/span&gt;menjadi penghubung orang-orang berdosa yang ingin datang kepada Tuhan. Kiranya Tuhan yang memberkati dan menyempurnakan!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-2457092601883595887?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/2457092601883595887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=2457092601883595887&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/2457092601883595887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/2457092601883595887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2009/03/kita-dapat-mengubahkan-mereka-yang_15.html' title='Kita Dapat Mengubahkan Mereka yang Berdosa'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-8727539274285547932</id><published>2009-03-09T21:19:00.003+07:00</published><updated>2009-03-09T22:26:00.248+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><title type='text'>Kita Dapat Mengubahkan Mereka yang Dalam Krisis</title><content type='html'>Pra Paskah 2&lt;br /&gt;Kebaktian pk. 17.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Pdt. Djoko Sugiarto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berita Anugerah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi karena kamu baru menyatakan diriNya pada zaman akhir.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-1 Petrus 1:18-20-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lukas 9:10-18&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Kamu harus memberi mereka makan!" Mereka menjawab: "Yang ada pada kami tidak lebih dari pada lima roti dan dua ikan, kecuali kalau kami pergi membeli makanan untuk semua orang banyak ini." (ayat 13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkataan Yesus "Kamu harus memberi mereka makan!" bisa jadi mengakibatkan respon dari para murid: "Masa Kau tidak tahu, kami tidak punya uang?!" atau "Masa Kau tidak tahum kami tidak punya makanan?!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak tahu harus berbuat apa, saya tidak sanggup lagi dibebani persoalan seperti ini. Lebih baik saya pergi, meninggalkan semua ini, saya biarkan Yesus yang menangani masalah tersebut." Mungkin demikianlah sikap kita saat kita tak melihat ada jalan keluar terhadap masalah yang kita hadapi -dan saat pertolongan Tuhan belum menampakkan perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim Misi GKI Manyar melakukan perjalanan misi ke sebuah pegunungan. Di sana mereka menemukan sebuah desa yang telah lama mengalami kekeringan. Gersang dan tandus. Tidak ada air. Para penduduknya sebagian besar adalah orang-orang yang sudah berusia lanjut. Untuk mendapatkan air, mereka harus berjalan turun ke bawah ke sungai, menampung air sungai ke dalam ember yang mereka miliki, kemudian membawanya kembali ke atas. Perjalanan yang terjal dan jalanan yang tidak mulus menjadikan air di dalam ember yang mereka bawa bercipratan keluar sehingga setibanya mereka ke rumah mereka, air di dalam ember pun sudah berkurang. Belum lagi bila ember yang mereka bawa terjatuh atau tali pengikatnya putus, maka habis sudah air yang ada di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Tim Misi GKI Manyar tiba di desa tersebut, salah seorang penduduknya, seorang ibu yang sudah tua, meminta kepada Tim Misi GKI Manyar menyediakan sumber air. Sambil meminta demikian, si ibu ini memberikan selembar uang senilai Rp 5.000,- kepada salah seorang anggota Tim Misi tersebut. Kebingungan terhadap permintaan si ibu dan bagaimana mungkin selembar uang lima ribu rupiah dapat menyediakan sumber air?! Untuk biaya membawa seorang tukang dari Surabaya menuju ke desa tersebut tidak mungkin!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, seorang anggota jemaat yang ahli mencari air pun dihubungi dan bersedia untuk melakukan penelitian mencari sumber air. Lewat penelitian satelit yang sudah dilakukannya, ditemukan ada sumber air yang terletak 30 meter di bawah tanah dan di bawah batu cadas! Si ahli pencari air ini bersedia untuk berangkat ke sana untuk mengawasi jalannya pengeboran. Satu pertolongan lagi dari ITS yang bersedia meminjamkan peralatan-peralatan berat modern yang akan sangat membantu proses pengeboran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengeboran pun dimulai. Baru mengebor sedalam 1 meter, mata bor yang digunakan patah! Padahal harga sebuah mata bor tidaklah murah. Satu mata bor bernilai dua setengah juta rupiah! Pengeboran dilanjutkan dan mata bor kedua patah di kedalaman 7 meter! Akhirnya sebelum pengeboran dilanjutkan, seluruh penduduk setempat diminta untuk bersama-sama berdoa dan bernyanyi meminta pertolongan Tuhan dalam proses pengeboran ini. Kemudian, pengeboran dilanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari keempat, kelima, keenam dan... hari ketujuh, akhirnya sebuah kabar menyatakan pengeboran telah sampai ke kedalaman 30 meter! Dan... airnya keluar. Sumber air telah ditemukan. 20 liter air memancar keluar dalam waktu 1 detik!! Bupati daerah tersebut merasa heran. "Kami tidak pernah mengira Tuhan masih bekerja pada jaman seperti ini. Uang sebesar 1 miliar rupiah yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah untuk mencari sumber air, mengebor di sana sini, berusaha membuat sumur, tetap saja tidak ada hasil. Daerah sini tetap saja gersang dan tandus. Berapa banyak biaya yang dibutuhkan untuk mendapatkan sumber air ini?" Lima ribu rupiah, sisanya Tuhan yang menyediakan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sumber air ditemukan, daerah tersebut mengalami perubahan yang besar. Hasil pertanian dan perkebunan yang bagus-bagus, para penduduk mulai bisa memiliki ternak, jumlah penduduk yang meningkat, bahkan penduduk setempat tidak perlu pergi untuk menjual hasil tani dan kebun mereka, orang-orang sekitar yang datang untuk berbelanja di sana! Dari lima ribu rupiah yang -tampak- tidak mungkin, Tuhan menjadikan yang kecil menjadi besar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit, mengucap berkat, dan memecah-mecahkannya kepada murid-muridNya supaya dibagi-bagikannya kepada orang banyak." (ayat 16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hal yang kecil (lima roti dan dua ikan), hal yang seolah tidak ada artinya, namun bila dibawa kepada Tuhan akan menjadi hal yang besar (mengenyangkan lima ribu orang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dan lebih!&lt;/span&gt;). Dalam masa-masa seperti sekarang ini (khususnya dalam krisis), banyak perusahaan yang melakukan perampingan tenaga kerja, perusahaan tutup, semua jenis usaha banyak yang mengalami kemerosotan penghasilan, tabungan yang kits miliki pun lama-kelamaan akan habis. Namun, satu hal yang kita miliki yang tak akan pernah habis. Talenta yang Tuhan berikan untuk kita kelola -tidak akan pernah habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan talenta yang kita miliki, marilah kita berusaha menciptakan lapangan kerja untuk kita sendiri dan juga untuk orang lain. Jadikanlah hal yang kecil untuk menjadi berkat bagi orang banyak, yaitu dengan membawanya kepada Tuhan untuk diubahkan olehNya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-8727539274285547932?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/8727539274285547932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=8727539274285547932&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/8727539274285547932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/8727539274285547932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2009/03/kita-dapat-mengubahkan-mereka-yang.html' title='Kita Dapat Mengubahkan Mereka yang Dalam Krisis'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-4957866540322116000</id><published>2009-03-01T12:26:00.002+07:00</published><updated>2009-03-01T14:22:39.958+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><title type='text'>Kita dapat Mengubahkan Keluarga</title><content type='html'>Minggu Pra Paskah 1&lt;br /&gt;1 Maret 2009 pk. 09.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Pdt. Setyahadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berita Anugerah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih. Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Yohanes 4:7-9&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;WHY WAIT!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kenapa Harus Menunggu!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal hari-hari memulai kerjanya, Presiden Amerika Serikat, Barack Obama saat memasuki salah satu ruangan di White House, melihat ada bercak kotor pada salah satu dindingnya. Spontan, Sang Presiden mengambil peralatan untuk membuat dinding tersebut bersih. Maka segenap pengawalnya pun berebut untuk mengerjakan apa yang Presiden lakukan, "Bapak Presiden, biarkan kami yang mengerjakannya saja..." begitulah kira-kira yang mereka katakan. Namun Sang Presiden menjawab, "Mengapa harus menunggu kalian yang mengerjakannya, kalau saya pun bisa melakukannya?" Maka, Presiden Barack Obama mendapatkan pujian yang setinggi langit. Mendengar pujian-pujian tersebut, Presiden menanggapi, "Jangan berlebihan, yang saya lakukan adalah hal yang sederhana, kamu pun bisa melakukannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sinilah tampak dengan jelas figur seorang pemimpin yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"melayani terlebih dahulu sebelum dilayani"&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lukas 9:57-62&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan yang Yesus tempuh (yang tertulis dalam bacaan hari ini) merupakan perjalanan terakhir menuju ke Yerusalem (sebelum Yesus disalibkan). Dalam perjalanan ini, Yesus bertemu dengan tiga orang calon pengikutNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang pertama datang kepadaNya dengan sukarela, tidak dipaksa, tidak juga dipanggil (ayat 57). Mungkin dia sudah mengikut Yesus sekian lama, melihat dan mendengar banyak hal yang Yesus lakukan. Mungkin juga di dalam hatinya, dia sudah mengaku bahwa Yesus adalah Mesias, yang layak untuk diikuti, maka jadilah dia mengajukan diri untuk menjadi pengikutNya. Siapakah sebenarnya orang ini? Dalam Matius 8:19-22, ditulis bahwa dia adalah seorang ahli taurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa-masa yang semakin mendekati akhir hidup Yesus, kondisi sudah semakin tidak mengenakkan, terutama bila seorang ahli taurat mengambil sikap untuk mengikut Yesus, sementara 'rekan-rekan' sesama ahli taurat mengambil sikap sebaliknya! Namun, orang ini tetap menyatakan kesediaannya untuk mengikut Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambah lagi, sikap Yesus dalam menanggapi pernyataan dirinya, bukan sikap yang menawarkan kenyamanan dan ketenangan, malahan tawaran hidup tidak nyaman dan pergumulan setiap hari yang musti dihadapi. Yesus menyatakan konsekuensi-konsekuensi yang musti dihadapi apabila menjadi pengikutNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi." (ayat 57b)&lt;br /&gt;Akankah dirimu sanggup mengikut Aku berada di jalan salib?&lt;br /&gt;HidupKu adalah hidup yang tidak menjanjikan berkat melulu, bukan hidup yang dipenuhi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;iming-iming&lt;/span&gt;, namun hidup yang hanya karena arti yang diberikan oleh BapaKu.&lt;br /&gt;Demikian kira-kira Yesus menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengikut Yesus, bermodalkan semangat saja tidak cukup. Ada harga yang musti dibayar. Ada konsekuensi yang musti dipahami dan dijalani. Tidak melulu parade kemenangan saja yang menghiasi hidup, tapi juga ada parade pergumulan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Yesus memutuskan untuk makan dengan orang berdosa, Yesus menerima olok-olok. Yesus dicela. Namun, berlandaskan kasih Allah Bapa, Yesus ingin berusaha mengeluarkan kaki orang-orang berdosa yang terperosok ke dalam lumpur itu dan meletakkan mereka di atas jalan berbatu, kembali ke jalan yang benar (Lukas 19).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga bila kita ingin mengubahkan anggota keluarga kita, dimulai dari &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;semangat&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mengasihi &lt;/span&gt;mereka yang sesat karena Allah mengasihi mereka, dengan tidak melupakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;konsekuensi&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;yang ada&lt;/span&gt; (tantangan, hambatan yang bisa berupa cemoohan, disalah mengerti dan lain-lain), serta &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kesediaan untuk membayar harga&lt;/span&gt;; bayar lunas sebagai konsekuensi mengasihi orang tersebut (ingat: Yesus menempuh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;via dolorosa&lt;/span&gt; sebagai konsekuensi mengasihi manusia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Minggu Pra Paskah ini, marilah kita melakukan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tindakan &lt;/span&gt;yang &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;sekarang&lt;/span&gt; juga bisa kita lakukan: mendoakan anggota keluarga yang masih 'tersesat', atau mengadakan ibadah keluarga bersama. Formulasi doa dan liturgi ibadah bisa diperoleh di awal/akhir kebaktian Minggu, 1 Maret 2009 di GKI Kutisari Indah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-4957866540322116000?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/4957866540322116000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=4957866540322116000&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/4957866540322116000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/4957866540322116000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2009/03/kita-dapat-mengubahkan-keluarga.html' title='Kita dapat Mengubahkan Keluarga'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-7347185465155235017</id><published>2009-02-27T07:00:00.004+07:00</published><updated>2009-02-27T11:52:00.336+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><title type='text'>Peduli Lingkungan Sebagaimana Kristus Mengasihi Dunia</title><content type='html'>Minggu, 22 Februari 2009&lt;br /&gt;09.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Ev. Nicholas K. Artadjaja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berita Anugerah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tungal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yohanes 3:16-17&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1 Yohanes 2:1-14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pengamatan dan penelitian para ahli, unggas akan berpindah tempat pada saat pergantian musim terjadi. Mereka akan terbang dari daerah yang dingin menuju ke daerah yang lebih hangat. Pada saat mereka terbang, mereka akan membentuk formasi seperti anak panah. Formasi seperti ini, menurut para ahli, 71% berkecepatan lebih tinggi dibandingkan bila seekor unggas terbang sendirian. Kepakan unggas yang berada di depan memberikan semangat untuk mereka yang berada di belakang: memberikan angin segar. Sementara ungga yang di belakang memberikan teriakan-teriakan penyemangat untuk unggas-unggas yang ada di depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila seekor unggas dalam kelompok itu sakit, dia akan terbang lebih lambat dari kelompok itu. Saat dia melambat, beberapa teman sekelompoknya akan menemaninya. Terbang lebih lambat bersama dia. Bila si sakit merasa dirinya tak kuat lagi terbang maka dia akan mendarat, dengan masih dibarengi teman-teman kelompok kecilnya. Di tanah, dia akan memulihkan diri atau bila sudah tidak dapat sembuh, dia akan mati. Sementara itu, teman2nya tetap menemaninya. Bila dia sanggup terbang lagi, maka mereka menyusul kelompok yang lebih besar dan bergabung kembali. Bila dia sakit makin parah, teman2 akan masih terus menunggu hingga dia mati, baru kemudian mereka terbang bergabung dengan kelompok besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bacaan ini, ayat 1 ada kata dosa, yang dimaksud dosa di sini adalah kondisi hilangnya kasih Allah dai dalam hati manusia. Adanya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gap &lt;/span&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mising link&lt;/span&gt;) di dalam hidup iman manusia. Manusia puas &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hanya &lt;/span&gt;sebatas mendengarkan, belajar; TIDAK ingin melakukan; cinta Tuhan hanya cukup dibahasakan, didiskusikan, tanpa perlu dinyatakan lewat perbuatan. Seperti itukah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lawan kata dari cinta sebenarnya bukanlah benci. Namun: tidak peduli. Agape versus Egepe (EGP=Emang Gue Pikirin). Cinta (LOVE) harus dinyatakan dalam tindakan (ACTION).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Greatest love in daily loving life in loceless world.&lt;br /&gt;You change your life by changing your heart.&lt;br /&gt;Caer each other.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;A&lt;/span&gt;bility to know other's needs.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;C&lt;/span&gt;ommunicate with others contextually and wisely.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;T&lt;/span&gt;otally committed.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;I&lt;/span&gt;ntegrated life.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;O&lt;/span&gt;pened eye obedience.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;N&lt;/span&gt;ever give up!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah." dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1 Yohanes 4:19-21&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-7347185465155235017?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/7347185465155235017/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=7347185465155235017&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/7347185465155235017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/7347185465155235017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2009/02/peduli-lingkungan-sebagaimana-kristus.html' title='Peduli Lingkungan Sebagaimana Kristus Mengasihi Dunia'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-4809760564231071408</id><published>2009-02-18T09:33:00.004+07:00</published><updated>2009-02-18T11:20:14.327+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><title type='text'>Aku Percaya Allah Menolong</title><content type='html'>Minggu, 15 Februari 2009&lt;br /&gt;Kebaktian Pk. 09.00&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Pdt. Trees Adinata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayat Pembuka:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ibrani 11:1&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berita Anugerah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan,&lt;br /&gt;sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 46:2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;2Raja 5:1-14&lt;br /&gt;Mazmur 30&lt;br /&gt;1Kor 9:24-27&lt;br /&gt;Markus 1:40-45&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita terkagum-kagum dengan berbagai kisah menakjubkan pengalaman bersama Tuhan yang dialami orang lain. Dan tak jarang pula kita 'tergiur' untuk mengalaminya juga. Hal-hal yang besar, mujizat yang spektakuler, membuat orang terpana dan terperangah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari bacaan 2Raja-raja 5:1-14, dikisahkan tentang Naaman yang disembuhkan dari sakit kusta. Seorang panglima perang kesayangan raja, menderita sakit kusta. Berpangkat tinggi, dihormarti, disegani, namun saat tiba di kediaman Nabi Elisa, Sang Nabi tidak menemuinya. Menampakkan diri saja tidak! Resep 'obat' yang diberikan pun tidak sesuai dengan yang diharapkannya. Hal yang luar biasa diinginkannya, tapi malah sebaliknya yang dia dapat. Merasa terhina, merasa tidak dihormati. Marah. Tersinggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini kita bisa belajar tentang iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beriman tidak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hanya &lt;/span&gt;mengharapkan hal-hal besar terjadi dalam kehidupan kita.&lt;br /&gt;Iman tidak tidak dapat dipelajari. Iman juga tidak didapat dari banyaknya kebaikan yang kita lakukan, banyaknya pelayanan yang kita kerjakan, banyaknya kita dibaptis. Tidak dari semua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beriman berarti, melakukan dan mentaati firman Allah "Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sesuai&lt;/span&gt; dengan perkataan abdi Allah itu..." (2Raja 5:13-14) yang kemudian diikuti dengan pengakuan "Sekarang aku tahu, bahwa di seluruh bumi tidak ada Allah kecuali di Israel..." (2Raja 5:15)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beriman berarti, memutuskan hubungan dengan masa lalu, membuang ilah-ilah yang disembah; dan menomorsatukan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan "... sebab hambamu ini tidak tidak lagi akan mempersembahkan korban bakaran atau korban sembelihan kepada allah lain kecuali kepada Tuhan." (2Raja 5:17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2009 diprediksi akan dipenuhi dengan beragam kesulitan dan himpitan krisis terus berlanjut. Dalam kondisi seperti ini, dengan iman seperti apakah kita akan menjalaninya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman yang mengharap hal-hal "BESAR" terjadi sesuai dengan harapan kita?&lt;br /&gt;Iman yang percaya kepada kekuatan-kekuatan di luar kuasa Tuhan (termasuk di dalamnya kekuatan diri sendiri, kekuasaan, uang, kuasa-kuasa gelap, dll)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ataukah iman yang taat kepada firman Allah?&lt;br /&gt;Melakukan firman Allah dengan setia, sekalipun kelihatan sederhana -tidak spektakuler- bahkan mungkin kita akan dinilai sebagai orang yang konyol dan bodoh di mata orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-family: verdana;font-family:georgia;" &gt;Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-family: verdana;font-family:georgia;" &gt; sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153); font-family: verdana;font-family:georgia;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Mazmur 46:2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-4809760564231071408?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/4809760564231071408/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=4809760564231071408&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/4809760564231071408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/4809760564231071408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2009/02/aku-percaya-allah-menolong.html' title='Aku Percaya Allah Menolong'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-9202221503023541634</id><published>2009-02-01T12:26:00.002+07:00</published><updated>2009-02-01T14:13:27.900+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><title type='text'>Kuasa Terbesar</title><content type='html'>Minggu, 1 Februari 2009&lt;br /&gt;Kebaktian 09.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Pdt. Setyahadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayat Pembuka:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;I Petrus 5:9-8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berita Anugerah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 103:17&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ulangan 18:15-20&lt;br /&gt;Mazmur 111:1-10&lt;br /&gt;I Korintus 8:1-13&lt;br /&gt;Markus 1:21-28&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Pengakuan Iman Rasuli yang biasa kita ucapkan dalam Kebaktian Hari Minggu, ada kalimat yang berbunyi, "Aku percaya kepada Allah Bapa yang Maha Kuasa..." Satu kali dalam satu minggu paling tidak kita (sebagai jemaat Gereja Kristen Indonesia) akan mengucapkan kalimat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi sebagian besar orang Kristen, kita mengakui hal yang sama pula: Allah yang Maha Kuasa. Namun, ada kalanya dalam hidup kita, Allah yang Maha Kuasa tidak selamanya menjadi sosok yang paling berkuasa dalam hidup kita. Bisa jadi kita &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lebih &lt;/span&gt;percaya kepada kuasa-kuasa lain di luar kuasa Allah; atau bahkan kita merasa takut, cemas dan khawatir karena kuasa lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Realitas hidup yang menakutkan, kondisi lingkungan yang tidak menyenangkan, prediksi-prediksi para ahli yang menimbulkan rasa cemas; semuanya itu menimbulkan perasaan terbelenggu. Tidak adanya kesejahteraan. Tidak merasa aman. Tidak ada keberanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, kita sebagai orang Kristen &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tahu &lt;/span&gt;dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bahkan &lt;/span&gt;mengaku bahwa Allah yang kita sembah adalah Allah yang Maha Kuasa. Lantas, kenapa masih timbul perasaan-perasaan tidak nyaman seperti itu? Di saat kita &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sungguh-sungguh&lt;/span&gt; percaya dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;menghidupi &lt;/span&gt;Allah yang Maha Kuasa, maka akan menimbulkan: keberanian, damai dan sejahtera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat kita telah memutuskan untuk melepaskan kuasa-kuasa lain di luar kuasa Allah, ada kemungkinan goncangan akan mengganyang hidup kita (Markus 1:26). Perasaan tidak nyaman, mungkin berupa rasa sakit, kesehatan yang memburuk, goncangan dalam keluarga, kondisi perusahaan tempat kita bekerja berubah, dan lain-lain. Namun, goncangan tersebut hanya berlangsung sementara saja, setelah itu segera akan digantikan dengan damai sejahtera, yang kemudian diikuti pula dengan kebesaran Allah yang tersebar kepada banyak orang dengan sendirinya (Markus 1:28).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, sudahkah kita &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sungguh-sungguh percaya&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;menghidupi &lt;/span&gt;Allah yang Maha Kuasa?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-9202221503023541634?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/9202221503023541634/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=9202221503023541634&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/9202221503023541634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/9202221503023541634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2009/02/kuasa-terbesar.html' title='Kuasa Terbesar'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-6432128750612744244</id><published>2009-01-04T11:48:00.005+07:00</published><updated>2009-01-04T12:50:02.231+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><title type='text'>Kepercayaan Sebagai Anugerah Bagi Mereka yang Mencarinya</title><content type='html'>Ringkasan Khotbah&lt;br /&gt;Kebaktian Minggu 4 Januari 2009&lt;br /&gt;Dilayani oleh Pdt.Setyahadi S.Th&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacaan:&lt;br /&gt;Yesaya 60:1-6&lt;br /&gt;Roma 8:27-30&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan.... sungguh merupakan hal yang didamba setiap orang. Memaknai tahun baru yang barusan kita songsong sekali lagi kita diingatkan tentang arti kepercayaan, dimana kepercayan tsb punya 2 jurusan sbb :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama tentunya adalah kepercayaan yang datangnya dari Tuhan sendiri.&lt;br /&gt;Kepercayan dari Tuhan ini mengandung beragam makna. Yang pertama adalah kepercayaan Tuhan yang dimaknai sebagai sebuah kesempatan, sebuah kesempatan yang sangat berharga kalau kita boleh menyambut tahun yang baru ini, kesempatan yang tentunya tidak semua orang bisa memilikinya. Seberapakah ada kita bersyukur untuk kesempatan  (kepercayan) Tuhan ini?!&lt;br /&gt;Makna yang kedua, kepercayan ini berarti mengembangkan potensi-potensi yang kita miliki, mengembangkan talenta yang sudah Tuhan percayakan dalam kehidupan kita.&lt;br /&gt;Kepercayaan juga dapat berarti tantangan kita untuk terus belajar mengembangkan diri, menjadi pribadi-pribadi yang excellence.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa kita semua diberi kepercayaan yang sedemikian ini?! Sungguhlah tepat bila kita memaknaiknya dalam trah kasih dan anugerah Tuhan, bukanlah kita yang lebih baik dari sesama kita sehingga kita memperolehnya, namun karena Dialah yang beranugerah dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasa Rasul Paulus sebagaimana dikatakan dalam  &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rom 8:28&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Paulus coba mengajak kita melihat bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk memproses kita menjadi orang-orang kepercayaanNya, tidak mudah memang butuh tempaan-tempaan dari Tuhan, dan terkadang tempaan tsb tidaklah sesuai dengan keinginan kita, tidaklah mengenakkan bagi kita, namun memang Tuhan mau kita benar-benar menjadi orang-orang yang dapat menjadi kepercayaanNya, dapat diandalkan oleh Tuhan. Dalam bahasa Yesaya 60 terungkap demikian &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Bangkitlah, menjadi teranglah"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurusan yang kedua adalah kepercayaan dari sesama kita, dari orang-orang di sekitar kita. Di dalam hidup yang terus berinteraksi dengan orang-orang di sekitar kita sudahkah kita menjadi orang-orang yang dapat dipercaya? dapat diandalkan? atau malah sebaliknya justru orang malas bersinggungan dengan kita karena kita tidak dapat dipercaya?! Di dalam zaman yang sedang mengalami krisis kepercayaan seperti sekarang ini sudahkah kita di dalam lingkungan kerja, studi, dan dalam kehidupan keseharian mengintegrasikan iman percaya kita melalui perbuatan konkret?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita menjalani perjalanan ziarah kita di tahun yang baru ini, tahun 2009 dengan menjadi orang-orang yang dapat dipercaya, dipercaya oleh Tuhan dan dipercaya oleh sesama kita.  Kepercayaan sebagai anugerah bagi mereka yang mencarinya, Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-6432128750612744244?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/6432128750612744244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=6432128750612744244&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/6432128750612744244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/6432128750612744244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2009/01/kepercayaan-sebagai-anugerah-bagi.html' title='Kepercayaan Sebagai Anugerah Bagi Mereka yang Mencarinya'/><author><name>GKI Kutisari Indah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15934808294147891287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='09107209917093402438'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-8765877044258729082</id><published>2008-11-09T12:45:00.005+07:00</published><updated>2008-11-09T13:21:09.846+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><title type='text'>Mengenang Kembali Karya Keselamatan Allah dan Memperoleh Kekuatan Baru</title><content type='html'>Ringkasan Kotbah&lt;br /&gt;Minggu, 9 November 2008&lt;br /&gt;Pk. 09.oo WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Pdt. Setyahadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayat Pembuka:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dan segala sesuatu telah diletakkanNya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikanNya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada. Jemaat yang adalah tubuhNya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-Efesus 1:22-23-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berita Anugerah &amp;amp; Petunjuk Hidup Baru:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu. Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-Yohanes 15:3-5-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yosua 24:1-3, 14-25&lt;br /&gt;Mazmur 78:1-7&lt;br /&gt;I Tesalonikas 4:13-18&lt;br /&gt;Matius 25:1-13&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia, memiliki kebiasaan untuk mengenang sesuatu. Mengingat. Memperingati. Kemerdekaan Indonesia diperingati. Tahun baru diperingati. Hari pahlawan besok juga diperingati. Ada juga peringatan hari ulang tahun. Hari ini, 9 November sepuluh tahun yang lalu, adalah hari pendewasaan jemaat GKI Kutisari Indah. Hari ini diperingati sebagai Hari Ulang Tahun GKI Kutisari Indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan untuk mengenang, bukan suatu hal yang buruk. Bahkan dengan mengenang suatu hal, kita akan mendapatkan beberapa keuntungan; asal yang dikenang adalah hal-hal yang dapat menghadirkan semangat positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenang karya yang Allah sudah pernah kerjakan dalam hidup kita:&lt;br /&gt;1. Mengingat hal-hal menakjubkan dan ajaib yang sudah Allah perbuat akan membuat kita semakin mengagumi dan mengagungkanNya dalam sepanjang hidup kita.&lt;br /&gt;2. Mengenang karya yang Allah lakukan, senantiasa akan mengingatkan kita (yang mudah lupa ini) akan kehadiranNya yang setia di dalam menyertai kehidupan kita.&lt;br /&gt;3. Memperingati pekerjaan Tuhan, membuat semua bangsa mengetahui kuat tangan Tuhan, membuat kita makin menyadari kekuatan Tuhan yang berpihak kepada kita: menghadirkan kekuatan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mengenang dan mendapatkan kekuatan baru!&lt;br /&gt;Selamat ulang tahun, GKI Kutisari Indah!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-8765877044258729082?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/8765877044258729082/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=8765877044258729082&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/8765877044258729082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/8765877044258729082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2008/11/mengenang-kembali-karya-keselamatan.html' title='Mengenang Kembali Karya Keselamatan Allah dan Memperoleh Kekuatan Baru'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-1575197319949956267</id><published>2008-11-07T09:30:00.001+07:00</published><updated>2008-11-07T10:15:14.614+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='acara spesial'/><title type='text'>Keluarga yang Berkenan</title><content type='html'>Retreat Keluarga Besar GKI Kutisari Indah&lt;br /&gt;Salib Putih-Kopeng, Salatiga&lt;br /&gt;29 Oktober - 1 November 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 10 tahun dewasa, GKI KuIn sudah sering mengadakan retreat, namun lebih banyak dikhususkan pada Komisi. Dalam rangkaian syukur ulang tahun Dasawarsa ke-1, maka pada akhir bulan September kemarin GKI KuIn ada acara yang cukup besar ke Salatiga. Tempatnya cukup jauh juga, dan memboyong kurang lebih 150 jemaat dari Surabaya. 150 jemaat terdiri dari lansia, dewasa, pemuda, remaja, dan tidak ketinggalan anak-anak…udara yang sejuk, lokasi yang jauh dari keramaian, hmm …benar benar ret reat :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi panitia, acara ini cukup bikin deg-degan, karena baru pertama kalinya bikin acara yang mencakup jumlah jemaat yang cukup besar, dengan lokasi yang lumayan jauh pula. Banyak kendala yang didapat saat pelaksanaan, tapi banyak juga berkat yang didapat, baik oleh panitia maupun peserta. Sesi-sesi yang dikemas sangat beragam, mulai dari sesi mengelola keuangan, komunikasi dan kerjasama, media internet &amp;amp; games, dan sebagainya, hingga sesi-sesi untuk anak-anak sekolah minggu. Pembicaranya juga beragam yaitu Gloria Edukasindo dari Yogyakarta, Ibu Wulaningrum dari Semarang, Pdt. Iman dari Salatiga, Drs. Widodo Gunawan dari Salatiga, dan juga pendeta kita, Pdt. Setyahadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesi demi sesi dibawakan sangat menarik oleh pembicara-pembicara diatas, sampai-sampai para peserta enggan pulang ke Surabaya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian acara Retreat ditutup dengan jalan-jalan ke Candi Borobudur dan Malioboro, Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puji Tuhan acara berlangsung dengan baik dan lancar. Semoga spirit kekeluargaan tetap hidup di jemaat GKI KuIn.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-1575197319949956267?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/1575197319949956267/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=1575197319949956267&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/1575197319949956267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/1575197319949956267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2008/11/keluarga-yang-berkenan.html' title='Keluarga yang Berkenan'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-2474435040970072709</id><published>2008-11-02T14:43:00.004+07:00</published><updated>2008-11-02T15:56:28.491+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><title type='text'>Menjadi seperti Bapa bagi Sesama</title><content type='html'>Minggu, 2 November 2008&lt;br /&gt;Pk. 09.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Pdt. Setyahadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berita Anugerah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah, dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita, sebab dunia tidak mengenal Dia.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-I Yohanes 3:1-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Yosua 3:7-17&lt;br /&gt;Mazmur 107:1-9&lt;br /&gt;I Tesalonika 2:9-13&lt;br /&gt;Matius 23:1-12&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Figur seorang Bapa:&lt;br /&gt;1. Mengajar sekaligus melakukan. Menjadi pengajar dan menjadi panutan. Dan bila di dunia tidak ada seorang bapa yang seperti demikian, lihatlah kepada Bapamu yang di sorga. Yang bisa dipelajari di sini: (Matius 23:1-12) sekalipun buruk/jelek/salah, tetap ada hal-hal baik yang bisa dipelajari.&lt;br /&gt;2. Menurunkan pengalaman iman bersama Tuhan kepada anak/cucu dan/atau sesama. Hidup dari pengalaman-pengalaman iman tersebut dalam langkah yang nyata (jadi tetep aja, ada sinkronisasi antara yang disampaikan dengan yang dilakukan.&lt;br /&gt;3. Bersyukur senantiasa. Menyadari kebaikan dan kemurahan Tuhan di masa lalu dan masa depan: hal yang sama juga terjadi pada diri semua orang (lain); namun tidak semua orang menyadarinya. Tuhan memberikan hujan kepada orang yang baik dan jahat, Tuhan memberikan sinar matahari kepada orang yang adil dan curang, Tuhan tidak membeda-bedakan memberikan kemurahanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memiliki figur seorang bapa, hendaklah kita bisa menghasilkan buah yang dapat menasehati dan menguatkan orang lain!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menjadi seorang bapa!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-2474435040970072709?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/2474435040970072709/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=2474435040970072709&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/2474435040970072709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/2474435040970072709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2008/11/menjadi-seperti-bapa-bagi-sesama.html' title='Menjadi seperti Bapa bagi Sesama'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-8235524548915354818</id><published>2008-11-02T14:26:00.002+07:00</published><updated>2008-11-02T14:43:24.786+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><title type='text'>Menjadi seperti Ibu bagi Sesama</title><content type='html'>Minggu, 26 Oktober 2008&lt;br /&gt;Pk. 09.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Pdt. Timotius Wibowo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayat Pembuka:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku&lt;br /&gt;dan Tuhanku telah melupakan aku."&lt;br /&gt;Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya,&lt;br /&gt;sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya?&lt;br /&gt;Sekalipun dia melupakannya,&lt;br /&gt;Aku tidak akan melupakan engkau.&lt;br /&gt;Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku;&lt;br /&gt;tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-Yesaya 49:14-16-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berita Anugerah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berbahagialah orang yang&lt;br /&gt;diampuni pelanggarannya,&lt;br /&gt;yang dosanya ditutupi!&lt;br /&gt;Berbahagialah manusia,&lt;br /&gt;yang kesalahannya tidak&lt;br /&gt;diperhitungkan TUHAN,&lt;br /&gt;dan yang tidak berjiwa penipu!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-Mazmur 32:1-2-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ulangan 34:1-12&lt;br /&gt;Mazmur 90:1-6&lt;br /&gt;I Tesalonikas 2:1-8&lt;br /&gt;Matius 22:34-46&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar dari kita, lebih menghargai hal-hal yang speltakuler dan "besar" dibandingkan menghargai hal-hal yang kecil dan tampak sepele. Hal-hal yang kecil dianggap remeh saja -bahkan tidak mustahil diabaikan begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih seorang Ibu, kadang terlihat dari hal-hal kecil, muncul dalam sentuhan-sentuhan yang sederhana saja. Namun, ketulusan dan kesetiaannya begitu nyata. Cobalah renungkan betapa setianya seorang Ibu yeng terus merawat dan mengasihi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih seorang Ibu diberikan setiap hari, secara konsisten. Dalam Matius 22:35, kasih yang diberikan secara konsisten menjadi hal yang utama, tidak perlu ditunjukkan secara spektakuler; cukup lewat hal yang sederhana saja, tetapi KONSISTEN dan SETIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Musa yang memimpin sebuah bangsa (yang besar) Israel keluar dari Mesir untuk masuk ke Tanah Perjanjian, pada akhirnya dirinya sendiri tidak masuk ke Tanah Perjanjian. Kegagalankah itu? Mungkin manusia menilai hal ini sebagai sebuah kegagalan. Namun, bagaimana Tuhan menilai?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musa taat kepada kehendak Tuhan. Musa mentaati apa yang Tuhan mau Musa lakukan. Musa menjalankan apa yang menjadi bagiannya. Selama 40 tahun Musa memimpin bangsa Israel. Dan selama 30 hari bangsa Israel menangisi kematiannya. Tulus dan setia. Sederhana. Dilandasi ketaatan terhadap kehendak Tuhan: membuat Musa bertahan terhadap sungut-sungut dan ketegaran tengkuk bangsa Israel dan membuat Musa berhasil menyelesaikan misi yang Tuhan berikan kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasih seperti apakah yang akan kita bagikan untuk sesama kita?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-8235524548915354818?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/8235524548915354818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=8235524548915354818&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/8235524548915354818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/8235524548915354818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2008/11/menjadi-seperti-ibu-bagi-sesama.html' title='Menjadi seperti Ibu bagi Sesama'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-4347582968666800767</id><published>2008-10-24T07:08:00.003+07:00</published><updated>2008-10-24T08:34:10.012+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemuda dewasa'/><title type='text'>Hartaku Sumber Sukacitaku?</title><content type='html'>Persekutuan Doa Pemuda Dewasa&lt;br /&gt;Selasa, 21 Oktober 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Bpk. Anil Dawan, M.Th.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Matius 6:19-34&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Konteks Realita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Konsepsi manusia tentang sukses: banyak harta dianggap sebagai ukuran sukses.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Filsafat hidup yang mengagungkan materi (materialisme), suatu paham atau yang mengajarkan bahwa dunia ini tersusun dari benda-benda materi. Penganutnya disebut dengan kelompok materialisme yang sangat menekankan kebendaan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Implikasi Pemahaman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Materialisme membawa orang untuk mengedepankan keuntungan materialistis sebagai tujuan utama dalam kehidupannya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Akibatnya segala sesuatu hanya menjadi instrumen atau alat untuk mencari keuntungan materi semata.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Konteks Alkitab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Hal mengumpulkan harta diapit dalam dua konteks, yaitu:&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konteks dekat tentang berpuasa, dan konteks jauh tentang kekuatiran.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hal berpuasa memberi penekanan pada puasa sebagai kebajikan dan ibadah yang mulia harus dilakukan dalam prinsip ketersembunyian. Pengendalian diri dalam hal makan dan minum harus dibarengi dengan pengendalian diri dari pamrih dan haus pujian diri.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konteks jauh tentang kekuatiran berbicara tentang sikap hidup yang menitikberatkan pada hal makan, minum, pakaian (kebutuhan hidup, harta milik) bisa mengaburkan manusia pada nilai-nilai kesederhanaan pemeliharaan Allah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kekuatiran bisa menggeser prioritas dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;goal setting&lt;/span&gt; manusia untuk tidak lagi menempatkan Allah dalam hidupnya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Konteks Mengumpulkan Harta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Harus kita tempatkan pada pengendalian diri mengelola harta dan melihat harta dalam perspektif kebajikan dan terang Kerajaan Allah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kekuatiran tentang harta duniawi tidak boleh menenggelamkan hal-hal lain yang bernilai.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mengumpulkan Harta dan Keinginan untuk Kaya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Kaya sering kali diidentikkan dengan banyaknya harta milik. Peringatan untuk tidak mengumpulkan harta di bumi menunjukkan bahwa harta di bumi tidak bersifat kekal, dan fana.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengumpulkan berarti suatu tindakan yang sifatnya menimbun. Akar segala kejahatan adalah cinta uang (kecintaan mendorong ambisi dan nafsu untuk memburu tanpa ada rasa puas).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Harta di Bumi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Uang dan harta milih adalah alat atau sarana untuk hidup, bukan tujuan hidup.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketika lahir manusia tidak membawa apa-apa dan ketika mati juga tidak membawa apa-apa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Uang dan harta milik sebagai sarana hidup pokok untuk mencukupi kebutuhan dasar kita meliputi: makanan, pakaian.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pakaian &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(bhs Yunani=skepasmata)&lt;/span&gt; yang artinya alat penutup tubuh, atau sarana untuk berlindung (rumah tinggal).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jadi jikalau manusia dalam hidupnya berupaya mencukupi kebutuhan hidup pokoknya (makanan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan yang layak, dsb) sebagai sarana untuk hidup.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Uang/harta sebagai Tujuan akibatnya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Uang dan harta mengandung kuasa sehingga bisa membeli kekuasaan, dukungan publik, pembelaan hukum, pembenaran diri, dsb.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ang dan harta dapat dipakai membeli kepuasan hawa nafsu tapi tidak pada kebahagiaan sejati.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mengumpulkan Harta di Sorga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Harta di sorga adalah investasi yang kita tanamkan untuk pelebaran kerajaan sorga.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menggunakan harta dalam ketundukkan dan penyerahan kepada Allah sebagai bagian dari penatalayanan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Relasi antara Harta dan Hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Di mana hartamu berada, di situ hatimu berada.&lt;/span&gt; Harta bisa menawan hati sehinga mengarahkan hati pada pencapaian yang tidak sesuai dengan tujuan Allah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Uang dan harta milik memiliki kuasa dan daya untuk memperhamba hati manusia sehingga takluk padanya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hamba Uang/Harta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Uang dan harta bisa saja memperbudak manusia. Yang salah bukan uangnya tapi sikap manusia yang menjadikan uang dan harta sebagai tuan bagi dirinya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Siapa mencintai uang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;tidak akan puas&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; dengan uang dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Pengkotbah 5:9)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Komparasi Lintas Agama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ajaran Buddha menyebutkan bahwa: "Keserakahan adalah racun yang menyebabkan kesengsaraan/penderitaan"&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Keserakahan dan keinginan tidak akan pernah terpuaskan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Puas vs Cukup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Rasa cukup &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(bhs Yunani=auterkia)&lt;/span&gt; yang artinya rasa cukup dengan apa yang ada pada dirinya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Filipi 4:11-13 &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(mencukupkan diri)&lt;/span&gt; rasa cukup dengan apa yang ada di dalam dirinya dalam segala keadaan, kelebihan ataupun kekurangan. Cukup bukan pada kondisi tapi pada pemaknaan&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt; sikap hati&lt;/span&gt; terhadap kenyataan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rahasia kemampuan untuk menyesuaikan diri antara keadaan dengan apa yang ada pada dirinya adalah pada kekuatan yang diberikan oleh Kristus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Di dalam Kristus kita memiliki suatu kekayaan yang jauh melebihi segala kekayaan dunia.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Bolehkah kita memiliki tabungan/deposito, melakukan investasi, ikut jaminan sekuritas (asuransi) dan lain sebagainya?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Upaya financial harus ditempatkan secara proporsional yaitu sebagai alat dan sarana hidup sehingga berdampak positif dan menjadi berkat pribadi ataupun bersama.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal apa sajakah yang perlu kita perhatikan di dalam mengumpulkan harta?&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sejauh harta tidak menjadi tuan atas hidup kita, atau malah menjadikan harta sebagai hamba untuk mengabdi kepada Tuhan adalah lebih baik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sikap kita terhadap harta harus dikendalikan sehingga tidak menghilangkan panggilan hidup berbagi dengan sesama. Harapan hidup kita bukan pada harta kita, melainkan kepada Tuhan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memperluas pengertian kekayaan, bukan sekedar harta milik, tapi kekayaan intelektual, ketrampilan/talenta, pengalaman dan hikmat.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penutup Kisah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Binatang apa yang paling besar? Adalah dinosaurus, tapi akhirnya punah. Kebesarana tidak menjamin kelanggengan dan kesejatian hidup.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Raaj Makedonia, Alexander Agung menguasai Mesir, Eropa, Persia dan India. Mati pada usaia muda. Peti jenasahnya diberi lubang dengan tangan terjulur, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"lahir dengan tangan kosong, kembali dengan tangan kosong"&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Selamat mengelola harta, intelektualitas,&lt;br /&gt;ketrampilan/talenta dan pengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tundukkan pada Tuhan sebagai tuan dan&lt;br /&gt;gunakanlah sebagai sarana pelayanan&lt;br /&gt;bagi Tuhan dan sesama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-4347582968666800767?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/4347582968666800767/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=4347582968666800767&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/4347582968666800767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/4347582968666800767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2008/10/hartaku-sumber-sukacitaku.html' title='Hartaku Sumber Sukacitaku?'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-618518452886496977</id><published>2008-10-23T07:41:00.003+07:00</published><updated>2008-10-23T09:13:01.709+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><title type='text'>Layak dalam Kekudusan dan Kesetiaan</title><content type='html'>Ringkasan Kotbah&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Minggu, 12 Oktober 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pk. 09.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Pdt. Samuel Hendrarto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berita Anugerah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;"Tetapi sekarang juga," demikianlah firman Tuhan,&lt;br /&gt;"berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu,&lt;br /&gt;dengan berpuasa, dengan menangis dan dengan mengaduh."&lt;br /&gt;Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu,&lt;br /&gt;berbaliklah kepada Tuhan, Allahmu,&lt;br /&gt;sebab Ia pengasih dan penyayang,&lt;br /&gt;panjang sabar dan berlimpah kasih setia,&lt;br /&gt;dan Ia menyesal karena hukuman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Yoel 2:12-13)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keluaran 31:1-14&lt;br /&gt;Mazmur 106:1-6&lt;br /&gt;Filipi 4:1-9&lt;br /&gt;Matius 22:1-14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keselamatan adalah anugerah. Allah yang mengundang, Allah yang menawarkan, Allah yang berinisiatif. Dalam bacaan Matius 22:1-14, sang raja mengundang semua orang untuk hadir dalam perjamuan yang diadakannya, termasuk di dalamnya orang jahat, orang baik orang miskin, orang cacat (bandingkan dengan Lukas 14:15-24).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat perjamuan berlangsung, sang raja menjumpau semua yang hadir. Dalam ayat 12, ditulis sang raja bertanya kepada salah satu tamu yang tidak mengenakan pakaian pesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dalam benak kita akan bertanya-tanya, "Kenapa pertanyaan konyol diajukan oleh sang raja ini? Bukannya, tidak semua yang hadir berasal dari kalangan orang yang kaya? Jadi, wajar dong kalau ada sebagian dari mereka yang tidak mengenakan pakaian pesta, buat makan saja susah, apalagi buat beli pakaian pesta!" Hal ini juga sudah terpikirkan oleh sang raja. Sang raja sadar sepenuhnya akan hal ini, maka sang raja menyediakan pakaian pesta bagi yang membutuhkan, memberikan fasilitas, menyediakan apa yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula yang Tuhan sudah lakukan buat kita. Tuhan sudah memfasilitasi orang Kristen yang beriman kepada Kristus: fasilitas untuk beriman, fasilitas untuk hidup kudus -&gt; Roh Kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang raja menegur dan menanyakan kepada tamu yang tidak berpakaian pesta itu dengan baik-baik. Bukan dengan bentakan atau hardikan. Namun, orang tersebut diam saja. Cuek. Tidak peduli. Dirinya salah, ditegur, namun diam saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang diundang untuk menghadiri perjamuan, namun sedikit yang dipilih (ayat 14). Diberi fasilitas hidup kudus (disediakan pakaian pesta), tapi memberikan banyak alasan untuk tidak menggunakannya: tidak hidup kudus (tidak mengenakan pakaian pesta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup kudus berarti: secara terus-menerus sejak menerima Yesus pertama kalinya sampai dengan saat Yesus datang kedua kalinya: saat itu akan tiba saat kita diperiksa dan dimintai pertanggunganjawab terhadap hidup yang sudah kita jalani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup kudus berarti: setia dan tekun seumur hidup, bukan setiap kali berdosa, meminta ampun kemudian berbuat dosa lagi, meminta ampun lagi, dan seterusnya, TETAPI hidup &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tiap hari &lt;/span&gt;makin BENAR. Tiap hari mengenakan pakaian pesta, bukannya kadang dipakai, kadang dilepas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedatangan sang raja tidak akan pernah dapat kita ketahui. Sang raja dapat datang kapan saja dan menemui kita sesuai dengan waktu yang dia tentukan. Kapan kita akan ditemui Sang Raja pemberi hidup, kita tak akan pernah tau juga. Kapan kita akan meninggal? Kapan Yesus datang kedua kalinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan untuk mengenakan pakaian pesta tidak selalu ada. Jangan tunda untuk menerima dan mengenakan saat sodoran pakaian pesta itu diberikan! Kesempatan untuk bertobat juga tidak selalu ada. Teguran itu tidak melulu datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Yesus datang kedua kalinya, pemilihan akan dilakukan. Tuhan tau kedalaman hati setiap orang, Dia tahu persis kelayakan seseorang untuk ikut masuk dalam perjamuanNya atau tidak. Dan orang berikutnya yang paling tahu kondisi diri Anda adalah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Anda sendiri!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jangan asal-asalan jadi orang Kristen! Jangan menganggap remeh undangan Sang Raja, jangan menolak undanganNya!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-618518452886496977?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/618518452886496977/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=618518452886496977&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/618518452886496977'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/618518452886496977'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2008/10/layak-dalam-kekudusan-dan-kesetiaan.html' title='Layak dalam Kekudusan dan Kesetiaan'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-8010357117099875693</id><published>2008-10-20T09:43:00.003+07:00</published><updated>2008-10-20T10:40:16.152+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cantoria'/><title type='text'>Dibalik Pelayanan Cantoria</title><content type='html'>Pelayanan Cantoria/ Tim Cantor (pemandu pujian dalam bentuk grup) di GKI Kutisari, sudah hampir berusia 1 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelayanan pertama tim cantoria di GKI Kutisari dilaksanakan pada tgl 4 November 2007.  Ide pelayanan ini tercetus dari kerinduan beberapa anggota MuGer untuk menghadirkan suasana kebaktian yang baik, sehingga dapat membawa jemaat lebih dekat pada Tuhan saat beribadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pemandu pujian, element penting dalam menghadirkan suasana ibadah yang baik, adalah tim musik. Moment pelayanan tim cantoria yang pertama, juga merupakan moment mulainya pelayanan 2 pemusik GKI Kutisari : Natalia &amp;amp; Jenny, yang berhasil memainkan lagu dengan baik setelah melalui pelatihan beberapa bulan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thank God. dalam 1 tahun ini, tim cantoria sudah berkembang, dari 1 tim menjadi 4 tim pelayanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tim Cantoria "A"&lt;/strong&gt; (tim pioneer cantoria)&lt;strong&gt; : Abed, Dina, Hana, Rebecca, Michael.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pemusik: Jenny &amp;amp; Natalia&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Guest Singer/musician: Diana, Tabitha, Yonathan, Agnes and Milka (music)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;- 4 kali pelayanan (Nov'07, Feb 08, June 08, Oct 08)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tim Cantoria "B" :  Puput, Imelda, Andereas, Steve, John&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Guest Musician: Milka &amp;amp; Ari&lt;br /&gt;&lt;em&gt;- 1 kali pelayanan (Juli 2008&lt;/em&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tim Cantoria "Eliatha" : anggota PS Eliatha&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pemusik: Milka &amp;amp; Ari&lt;br /&gt;&lt;em&gt;- 3 kali pelayanan ( Mei 2008, Agustus 2008, next: November 2008)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tim Cantoria "Sola Gracia" : anggota vocal group Sola Gracia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pemusik: Sola Gracia&lt;br /&gt;&lt;em&gt;- 1x pelayanan (September 2008)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kali ini saya pengen berbagi pengalaman persiapan dan pelayanan cantoria:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;- Wonderful Experience -&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Kalo ada jemaat yang bisa beribadah dengan sukacita&lt;br /&gt;2. Kalo ada jemaat yang antusias dan responsif dengan liturgi dan pujian&lt;br /&gt;3. Kalo ada jemaat yang bisa menjiwai makna lagu dengan baik&lt;br /&gt;5. Kalo ada jemaat yang membawa nyanyian di hati mereka, bahkan setelah pulang ibadah&lt;br /&gt;6. Saat persiapan, it s so nice to have Ko Sam, and temen2 muger &amp;amp; Majelis yang kasi semangat&lt;br /&gt;(Bahkan Vocal Group ampe rela pindah tempat demi latihan kita, ci Rika juga mau bantuin bikin LCD, bahkan petugas LCD  yg antusias jg membangkitkan semangat kita lho)&lt;br /&gt;7. The most precious moment kalo liat anggota tim cantoria sendiri punya semangat juang untuk berlatih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#663333;"&gt;&lt;strong&gt;-Sad Experience-&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Kalo ada jemaat yang nggak responsif, cm melongo saja sepanjang kebaktian&lt;br /&gt;2. Even worse, jemaat yang ribut sendiri sehingga mengganggu jalannya ibadah dan mengganggu orang lain juga&lt;br /&gt;3. Jemaat yang nggak nangkep makna lagu &amp;amp; ibadah&lt;br /&gt;4. Kalo sound systemnya error dan bikin latihan kita selama berbulan2 itu jadi hancur&lt;br /&gt;5. Susahnya nentuin jadual latihan karena berebenturan dengan berbagai aktivitas&lt;br /&gt;6. Capeknya badan ini bener2 kerasa karena jam latihan yg panjang dan agak ngoyo hehe, but its all the cost of ministry, right?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well.. itu deh sekilas cerita behind the cantoria ministry =)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-8010357117099875693?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/8010357117099875693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=8010357117099875693&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/8010357117099875693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/8010357117099875693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2008/10/dibalik-pelayanan-cantoria.html' title='Dibalik Pelayanan Cantoria'/><author><name>Yusta</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17716035570056826729</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='13803477388424495242'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-8667790212218929700</id><published>2008-10-01T17:10:00.004+07:00</published><updated>2008-10-01T18:03:27.268+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><title type='text'>Mengerjakan Keselamatan dengan Takut &amp; Gentar</title><content type='html'>Ringkasan Kotbah&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Minggu, 28 September 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kebaktian 09.00 WIB&lt;br /&gt;GKI Kutisari Indah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Bpk. David S. Kosasih, S. Th.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berita Anugerah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena KasihNya yang besar, yang dilimpahkanNya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita - oleh kasih karunia kamu diselamatkan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 2:4-5&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keluaran 17:1-7&lt;br /&gt;Mazmur 78:1-11&lt;br /&gt;Filipi 2:1-1&lt;br /&gt;Matius 21:23-32&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaanNya. Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan, supaya kamu tiada beraib dan bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia, sambil berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah. Tetapi sekalipun darahku dicurahkan pada korban dan ibadah imanmu, aku bersukacita dan aku bersukacita dengan kamu sekalian. Dan kamu juga harus bersukacita demikian dan bersukacitalah dengan aku.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Filipi 2:12-18&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keselamatan yang UTUH, diberikan oleh Allah kepada kita. Ditawarkan dan menanti untuk diterima. Bukan keselamatan yang SEBAGIAN atau PARSIAL, tetapi UTUH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat keselamatan diterima, bukan saatnya untuk berhenti. Berhenti setelah mendapatkan. Selesai. Bukan. Namun, saatnya untuk terus mengerjakan keselamatan yang sudah kita dapatkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab semua orang yang dipilihNya dari semula, mereka juga ditentukanNya dari semula untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;menjadi serupa&lt;/span&gt; dengan gambaran AnakNya, supaya a, AnakNya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 8:29&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah goal yang Tuhan mau terjadi dalam hidup kita: serupa dengan Kristus. Dan ini pula yang menjadi tanggung jawab kita terhadap hidup kita. Pertanyaannya, bagaimana kita bisa menjadi serupa dengan Kristus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab dulu pertanyaan pertama: seperti apakah Kristus? Dalam bacaan kita, gambaran tentang Kristus sangat jelas. Kristus sangat taat dan setia hingga tugas dan tanggung jawabNya sudah diselesaikan dengan tuntas. SEMPURNA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul Paulus menulis kata "mengerjakan keselamatan" (dalam Bahasa Yunani) menggunakan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;present tense&lt;/span&gt; yang memiliki makna &lt;span style="font-style: italic;"&gt;terus-menerus&lt;/span&gt;. Sebuah proses diperlukan di sini. Proses dan hasil sama pentingnya. Bila dunia melihat hasil, Allah melihat keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takut dan gentar di sini berarti hormat dan taat kepada Tuhan. Yohanes Calvin menyatakan bahwa pengetahuan terhadap Allah adalah landasan dalam mengenali kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat 12, digunakan kata work out: mengerjakan dan menghasilkan sementara dalam ayat 13, digunakan kata work effectively: bekerja dengan efektif-&gt; Allah yang tidak pernah gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat 14-15: mengerjakan keselamatan: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bukan &lt;/span&gt;untuk keuntungan kita semata, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bukan &lt;/span&gt;untuk kepastian masuk surga, akan tetapi sebagai kesaksian hidup. Artinya? Allah mau orang-orang mengenal Dia melalui hidup kita: hidup kita dilihat dan diperhatikan orang lain. Berhati-hatilah dalam laku dan ucap!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-8667790212218929700?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/8667790212218929700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=8667790212218929700&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/8667790212218929700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/8667790212218929700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2008/10/mengerjakan-keselamatan-dengan-takut.html' title='Mengerjakan Keselamatan dengan Takut &amp; Gentar'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-2466663359795992931</id><published>2008-09-29T09:02:00.003+07:00</published><updated>2008-09-29T13:19:13.865+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><title type='text'>Mengapa harus Bersungut-sungut?</title><content type='html'>Ringkasan Kotbah&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Minggu, 21 September 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kebaktian Pemuda 09.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Bpk. Didik Mismanto, S.Th.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayat Pembuka:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berbahagialah orang&lt;br /&gt;yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik,&lt;br /&gt;yang tidak berdiri di jalan orang berdosa,&lt;br /&gt;dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,&lt;br /&gt;tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan,&lt;br /&gt;dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.&lt;br /&gt;Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air,&lt;br /&gt;yang menghasilkan buahnya pada musimnya,&lt;br /&gt;dan yang tidak layu daunnya;&lt;br /&gt;apa saja yang diperbuatnya berhasil.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-Mazmur 1:1-3-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berita Anugerah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tuhan adalah penyayang dan pengasih,&lt;br /&gt;panjang sabar dan berlimpah kasih setia.&lt;br /&gt;Tidak selalu Ia menuntut,&lt;br /&gt;dan tidak untuk selama-lamanya&lt;br /&gt;Ia mendendam.&lt;br /&gt;Tidak dilakukanNya kepada kita&lt;br /&gt;setimpal dengan dosa kita,&lt;br /&gt;dan tidak dibalasNya kepada kita&lt;br /&gt;setimpal dengan kesalahan kita,&lt;br /&gt;tetapi setinggi langit di atas bumi,&lt;br /&gt;demikian besarnya kasih setiaNya&lt;br /&gt;atas orang-orang yang takut akan Dia;&lt;br /&gt;sejauh timur dari barat,&lt;br /&gt;demikian dijauhkanNya dari&lt;br /&gt;pada kita pelanggaran kita.&lt;br /&gt;Seperti bapa sayang kepada&lt;br /&gt;anak-anaknya,&lt;br /&gt;demikian Tuhan sayang kepada&lt;br /&gt;orang-orang yang takut akan Dia.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;-Mazmur 103:8-13-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keluaran 16:2-15&lt;br /&gt;Mazmur 105:37-45&lt;br /&gt;Filipi 1:21-30&lt;br /&gt;Matius 20:1-16&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa Israel yang dipimpin Musa keluar dari perbudakan Mesir merasa tidak puas. Setelah sekian lama berjalan, bekal yang mereka bawa makin menipis. Kekhawatiranpun yang menggantikan kesukaan mereka meninggalkan tanah Mesir. Ingatan terhadap makanan dan minuman yang berlimpah di Mesir membuat mereka mulai bersungut-sungut dan marah kepada Musa. Di siang hari yang panas menyengat, mereka membutuhkan air. Di malam hari yang dingin menggigit, mereka membutuhkan makanan. Bagaimana mereka tidak khawatir? Bagaimana mereka tidak bersungut-sungut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini empat hal yang perlu diingat sebelum bersungut-sungut:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Bersungut-sungut berarti tidak menyediakan ruang di dalam hati kita untuk sebuah kebenaran (=IMAN) --&gt; tidak beriman. Tidak mampu lagi mengingat karya keselamatan yang Tuhan kerjakan. Saat bangsa Israel keluar dari Mesir, mereka sudah mengalami banyak mujizat Tuhan: laut merah terbelah, air yang keluar dari batu, namun tampaknya masa lalu mereka sudah mereka lupakan. Tidak belajar dari masa lalu. Bersungut-sungut kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah seorang pemuda desa yang pekerjaan sehari-harinya membantu orang tuanya mencari kayu bakar di hutan. Setiap kali mencari kayu bakar, dia selalu mengajak kudanya yang bernama Panjul. Suatu hari, dia pergi mencari kayu bakar dan seperti biasanya, pemuda ini mengajak Si Panjul beserta. Selesai dia mengumpulkan semua kayu yang dia temukan, dia membawa kayu-kayunya ke pohon tempat dia menambatkan Si Panjul. Namun, Si Panjul tidak ada. Karena Si Panjul tidak dapat membantunya membawa semua kayu bakar yang sudah dia kumpulkan, maka sebisa punggungnya membawa, diangkutnyalah kayu-kayu tersebut. Sisanya dia tinggalkan begitu saja. Kemudian pemuda ini berjalan pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah jalan, dia bertemu temannya, "Hai, pulang dari mencari kayu bakar ya? Lho! Mana kudamu? Biasanya kan kamu membawa kuda?" Pemuda ini pun menjawab, "Iya, ketika aku selesai mencari kayu bakar di dalam hutan, dan aku mau menaruh semua kayu bakar yang aku dapatkan, ternyata kudaku tidak ada. Kudaku pergi. Jadi, kayu bakar yang aku dapatkan tidak semuanya bisa aku bawa. Sisanya aku tinggal di tepi hutan. Silahkan saja kalau kamu mau ambil." Temannya pun menyahut, "Wah, sial banget kamu. Kudamu hilang." "Aku engga tau aku ini sial atau untung, yang aku tahu, kudaku pergi," jawab pemuda itu. "Lho, pergi gimana? Lha jelas-jelas kudamu hilang gitu lho!" "Terserah kamu deh," sahut pemuda itu sambil meneruskan perjalanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, pemuda ini menemukan di halaman belakang rumahnya, Si Panjul bersama beberapa ekor kuda liar berada di sana. Pemuda ini kegirangan karena kudanya telah pulang. "Waah, beruntung banget kamu, kudamu pulang," demikian celetuk temannya. "Dulu kamu bilang kudaku hilang. Kalau hilang, mana mungkin bisa pulang? Dulu kamu bilang aku sial, sekarang kamu bilang aku beruntung. Mana yang benar?" sahut pemuda ini. "Ya jelas beruntung lah kamu... kudamu sudah kembali dan membawa beberapa ekor kuda liar pula. Bisa kamu jinakkan dan jual dengan harga mahal. Jadi uang," tutur temannya ini. "Yah, aku engga tau aku ini sial atau untung, yang jelas aku taunya Si Panjul sudah pulang dan membawa temannya. Terserah kamu mau bilang apa," balas pemuda ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, pemuda ini berusaha menjinakkan kuda-kuda liar tersebut. Saat dia menaiki salah satu kuda liar itu, pemuda ini terjatuh, kakinya patah. Kembali temannya berkomentar, "Wah, sial banget kamu ya... Kakimu patah gara2 kamu menaiki kuda liar." "Dulu kamu bilang aku untung, sekarang kamu bilang aku sial, yang mana yang bener?! Yang aku tahu sekarang, kakiku patah. Aku engga tau aku sial atau untung. Terserah kamu mau bilang apa," jawab pemuda ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, seorang pegawai kerajaan datang ke desa tempat pemuda ini tinggal. Pegawai kerjaan ini membawa kabar, "Semua pemuda laki-laki yang berumur di atas 18 tahun wajib mendaftarkan diri menjadi tentara. Kondisi negri sedang genting. Perang besar akan segera terjadi, kerjaan membutuhkan banyak tentara yang akan berjuang membela negri ini." Mendengar kabar ini, teman-teman pemuda ini berkata lagi kepadanya, "Wah, beruntung banget kamu, kakimu patah, jadi kamu tidak bisa pergi ke medan perang. Kami yang sehat ini harus mendaftar menjadi tentara dan pergi ke medan perang." Pemuda ini menyahut, "Kalian ini gimana sih... Dulu kaki patahku kalian bilang sial. Sekarang kalian bilang untung. Nggak ngerti deh aku!!! Aku nggak tau aku sial atau untung, yang aku tahu, kakiku patah dan aku tidak perlu ikut mendaftarkan diri menjadi tentara dan tidak pergi berperang. Itu saja. Selebihnya, aku sial atau untung aku tidak tahu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, perang besar pun pecah. Sebagian besar pemuda desa itu diutus maju ke barisan terdepan dan sebagian besar dari mereka gugur di medan perang sebagai pahlawan. Nah, sekarang pemuda desa kita ini bisa dibilang sial atau untung? Tidak perlu menilai, terserah kepada yang cerita, mau dibuat untung bisa, sial juga bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran yang bisa diambil dari kisah ini: tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, jadi janganlah jadi orang yang sok tahu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Bersungut-sungut berarti mempersempit gerak hidup sendiri: selalu berkata, "Tidak Mungkin." --&gt; percaya terhadap pengalaman masa lalunya dan merasa pengalamannya itu pasti terulang. Baca: Efesus 1:3-14&lt;br /&gt;Ayat 3-4: orang pilihan Allah&lt;br /&gt;Ayat 7: orang berharga&lt;br /&gt;Ayat 13: sah milik Tuhan, tidak ada yang berhak memiliki hidup kita, karena kita adalah milik Tuhan. Filipi 1:21 "Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Bersungut-sungut berarti tidak damai dengan apa yang ada di dalamnya. "Kebahagiaan tidak ditentukan seebrapa banyak kita mendapat, tetapi seberapa banyak kita dapat melepaskan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah seorang pertapa dan pemuda. Suatu hari Si Pemuda ini bermimpi. Di dalam mimpinya ini, dia disuruh pergi keluar gerbang kotanya dan di sana dia akan bertemu dengan seorang pertapa yang membawa sebuah bungkusan. Mimpinya menyuruh (mimpi kok isa nyuruh yaa...) agar pemuda ini memberi pertapa ini makan dan minum dan sebagai gantinya, pertapa ini akan memberikan bungkusan yang akan membuat pemuda ini kaya raya. Sebangunnya pemuda ini, dia pun pergi keluar gerbang kotanya. Dan benarlah, di sana pemuda ini melihat seorang pertapa yang sedang berjalan dan membawa sebuah bungkusan di punggungnya. Maka sesuai dengan petunjuk yang pemuda ini peroleh dalam mimpinya, maka pemuda ini melakukan tepat seperti apa yang disuruh mimpinya. Dan saat bungkusan itu sudah berada di tangan pemuda ini, dibukanya, dan terperangahlah pemuda ini. Dalam genggamannya kini ada sebuah batu berlian sebesar kepala kera. Mahal harganya, tentu! Dalam sekejap, pemuda ini menjadi orang kaya raya! Luar biasa senang, pemuda ini pulang ke rumahnya. Di sana, dia merasa kebingungan. Mau di kemanakan batu berlian sebesar ini? Banyak orang yang ingin memilikinya. Dia mulai merasa takut. Jangan-jangan nanti dia dirampok dan dibunuh. Malamnya pemuda ini tidak dapat tidur. Dia gelisah sepanjang malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi harinya, pemuda ini mencari pertapa itu. Setelah mendapatkannya, pemuda ini memohon, "Aku tidak mau memiliki berlian ini. Aku mau memiliki hati yang seperti Engkau."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah hati yang mampu memberikan harta berharga kepada orang lain, jauh lebih berharga dari nilai harta yang diberikan. Hati yang tidak melekat pada 'kekayaan' yang dimilikinya. Hati yang mampu melepas 'kekayaan' dengan tulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Bersungut-sungut berarti menolak hakikat Allah yang berdaulat.&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;Hiduplah senantiasa mengucap syukur. Bahkan, kita perlu mengucap syukur pada saat keinginan kita belum dikabulkan; BUKAN sesudah keinginan kita dikabulkan. Saat kita mendapat panggilan interview sebuah pekerjaan, dan saat orang yang menginterview kita menyatakan, "Ya, Anda diterima bekerja di perusahaan ini, Anda bisa mulai bekerja hari Senin ." Hari itu adalah hari Jumat. Dan apa yang Anda katakan? "Terima kasih." Nah, kepada seorang manusia, kita bisa berterima kasih untuk hal yang belum terjadi. Apakah pada hari Anda menyatakan terima kasih, Anda sudah memiliki pekerjaan? Hargailah kedaulatan Allah dalam menentukan waktuNya yang tepat untuk mengabulkan keinginan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sperti Bapa Sayang  AnakNya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapa, besar sungguh kasih setia-Mu,&lt;br /&gt;nyata  sungguh perlindungan-Mu&lt;br /&gt;tak satu kuasa mampu pisahkan&lt;br /&gt;aku dari kasih-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapa, ajarku s'lalu hormati-Mu,&lt;br /&gt;ajarku turut perintah-Mu&lt;br /&gt;b'rikanku hati  'tuk menyembah-Mu&lt;br /&gt;dan bersyukur s'tiap waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S'perti bapa sayang  anak-Nya&lt;br /&gt;demikianlah Engkau mengasihiku&lt;br /&gt;kau jadikan biji mata-Mu&lt;br /&gt;kau  berikan s'mua yang ada pada-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;S'perti bapa sayang anak-Nya&lt;br /&gt;Demikianlah  Kau menuntun langkahku&lt;br /&gt;Hari depan indah Kau beri&lt;br /&gt;Rancangan-Mu yang terbaik  bagiku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-2466663359795992931?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/2466663359795992931/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=2466663359795992931&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/2466663359795992931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/2466663359795992931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2008/09/mengapa-harus-bersungut-sungut.html' title='Mengapa harus Bersungut-sungut?'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-59082559592483772</id><published>2008-09-17T23:26:00.002+07:00</published><updated>2008-09-17T23:37:09.076+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><title type='text'>Menerapkan Kasih di Tengah Persekutuan</title><content type='html'>Minggu, 7 September 2008&lt;br /&gt;GKI Kutisari Indah&lt;br /&gt;Kebaktian Pemuda Pk. 09.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Pdt. Setyahadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayat Pembuka:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Matius 22:37-40&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berita Anugerah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Karena Anak Manusia jug adatang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memebrikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Markus 10:45&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keluaran 12:1-14&lt;br /&gt;Mazmur 149&lt;br /&gt;Roma 13:8-14&lt;br /&gt;Matius 18:15-20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam sebuah persekutuan, seringkali kita melihat (bahkan, mengalami) terjadinya sebuah perselisihan. Di dalam persekutuan para murid Yesus pun terjadi perselisihan. Bangsa Israel berulang kali bersungut-sungut, menyalahkan Musa yang mereka anggap membawa mereka ke dalam ‘penderitaan’ dan ‘menjauhkan’ mereka dari ‘kenyamanan’ kehidupan di Mesir. Terjadi konflik di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, persekutuan seperti apakah yang Tuhan mau?&lt;br /&gt;“Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Matius 22:37-40)     Sudahkah persekutuan yang kita miliki seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah terapan kasih yang sanggup membuat dunia bergetar. Sebuah kisah yang menggambarkan persekutuan yang didasari kasih. Hiduplah dua orang sahabat. Seorang berbadan gemuk dan disebut, “Si Gendut” sementara seorang yang lain berbadan kurus dan disebut, “Si Kurus”. Mereka hidup pada jaman penjajahan Jepang. Di jaman itu, ada peraturan yang harus ditaati. Peraturan itu berbunyi, “Siapapun yang melihat bendera Jepang, diharuskan memberi hormat kepadanya. Barangsiapa melanggar, harus menerima hukuman cambuk sebanyak 100 kali.” Suatu hari, kedua orang sahabat itu sedang berjalan berdua dan asyik mengobrol. Saking asyiknya mengobrol, Si Kurus tidak melihat bendera Jepang yang seharusnya dia beri hormat. Si Gendut masih sempat melihat dan memberi hormat. Malang, Si Kurus terus ngobrol dan berjalan tanpa memberi hormat. Melihat ini, para penjaga Jepang segera memanggil Si Kurus dan menangkapnya untuk diberi hukuman. Si Kurus ketakutan. Mana mungkin dia bisa tahan menerima hukuman cambuk ini? Dia pasti mati! Melihat ini, Si Gendut tidak tinggal diam, dia sadar, sahabatnya ini tidak akan sanggup menahan hukuman cambuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah ketakutannya, Si Kurus yang sedang menanti hukuman dimulai, tiba-tiba dia mendengar langkah kaki yang tergesa-gesa mengahampiri dan terdengarlah suara, “Tuan Penjaga yang terhormat, ijinkan saya menggantikan orang ini menerima hukuman yang seharusnya dia terima.” Keheranan mendengar permintaan Si Gendut, penjaga tersebut bertanya, “Kau tidak bersalah. Kau sudah menaat peraturan. Kau tidak dihukum. Lantas kenapa kau mau menggantikan orang yang bersalah ini?” Maka Si Gendut menjawab, “Orang ini adalah sahabatku.” Dan Si Gendut berpaling kepada Si Kurus, “Pergilah dari sini jauh-jauh. Biarlah aku yang menggantikanmu menjalani hukuman ini.” Maka pergilah Si Kurus menuruti yang sahabatnya katakan. Jauh-jauh. Sekalipun sudah jauh, Si Kurus masih juga mendengar teriak kesakitan Si Gendut yang menanggung sengatan-sengatan cambuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berlalu. Jaman penjajahan berakhir. Si Gendut dan Si Kurus, dua orang sahabat yang sudah lama tidak bertemu. Si Gendut kini menjadi seorang yang kurus, seorang gelandangan. Sementara Si Kurus menjadi seorang yang sukses. Tubuhnya menjadi gendut. Dia memimpin sebuah perusahaan yang besar. Memiliki kantor yang mewah dan megah. Para pegawainya sangat menghormatinya. Suatu saat, Si Gendut sedang bersiap untuk beristirahat di tepi jalan. Dia menemukan selembar kertas lebar yang bisa dia jadikan alas tidur. Si Gendut memperhatikan kertas itu. Di sana dia melihat sebuah foto yang dia kenal. Foto sahabatnya, Si Kurus. Sekarang Si Kurus berbadan gemuk, namun bagaimana gendutnya, Si Kurus tetaplah Si Kurus, sahabatnya! Si Gendut tidak mungkin salah mengenalinya! Kemudian Si Gendut memutuskan untuk menemui sahabatnya. Pergilah dia ke kantor sahabatnya itu. Sesampainya Si Gendut di kantor sahabatnya, terpanalah dia. Sebuah bangunan yang tinggi dan megah. Orang-orang berlalu lalang dengan sibuk, keluar masuk pintu bangunan mewah itu. Dengan pakaiannya yang lusuh, kotor, tubuh yang tidak pernah tersentuh air sabun, makan tidak teratur, maka dapat dipastikan Si Gendut ini tidak diperkenankan masuk oleh penjaga pintu. Akhirnya, Si Gendut ini memberikan selembar kertas dengan tulisan tangannya dan meminta kepada penjaga pintu untuk membawa kertas itu kepada Si Kurus. Penjaga pintu mengabulkan permintaannya. Sesampainya kertas itu di tangan Si Kurus, Si Kurus segera meminta penjaga pintu itu untuk membawa sahabatnya itu kepadanya. Begitu Si Gendut memasuki ruangannya, Si Kurus segera berkata kepada semua orang yang berada di dalam ruangannya, “Keluarlah kalian semua, berikanlah aku waktu bersama sahabatku ini.” Maka, pada saat semua orang sudah keluar, Si Kurus memeluk Si Gendut. Si Gendut pun bertanya, “Tidak malukah kau mengakui diriku yang sekarang ini sebagai sahabatmu?” “Bagaimana mungkin aku melupakan seorang yang sudah menyatakan kasihnya, menggantikan diriku, sehingga aku masih bisa hidup hingga saat ini?” jawab Si Kurus. “Aku hidup oleh karena kasih yang sudah kauberikan kepadaku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Matius 18:15-16, diajarkan kepada kita untuk menasihati sesama. Seringkali seorang yang sudah jatuh ke dalam dosa mengalami kesusahan untuk melihat hal-hal yang terjadi di dalam hidupnya dengan cara yang benar. Mereka memerlukan bantuan. Bantulah mereka yang terhilang utuk menemukan kembali jalannya kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat 19-20 menyatakan, selalu ada peluang/kesempatan utuk orangyang jatuh dalam dosa untuk kembali kepada Tuhan. Kita tidak memiliki hak untuk menghakimi, untuk menentukan hasil. Doakan. Mungkin kita melihat, tidak ada hasil dari usaha-usaha kita. Namun, bukan berarti tidak ada hasil.     Tuhan ingin kita menyampaikan KASIH. Membawa sesama kita yang jauh untuk kembali kepada Tuhan. Membari manfaat dalam hidup kita. Setiap karya yang kita kerjakan memuat terapan-terapan KASIH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia sekarang ini membutuhkan KASIH. Gereja, sebagai komunitas jemaat Tuhan, sudahkah berkarya dalam KASIH?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat berkarya!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-59082559592483772?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/59082559592483772/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=59082559592483772&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/59082559592483772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/59082559592483772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2008/09/menerapkan-kasih-di-tengah-persekutuan.html' title='Menerapkan Kasih di Tengah Persekutuan'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-7419861553051750776</id><published>2008-08-31T14:38:00.006+07:00</published><updated>2008-10-09T21:31:57.142+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><title type='text'>Dipanggil untuk Menjadi Berkat</title><content type='html'>Ringkasan kotbah&lt;br /&gt;Kebaktian Tukar Mimbar Klasis&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Minggu, 31 Agustus 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pk. 09.00 WIB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;GKI Kutisari Indah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Pdt. Anni P. Saleh (GKI Pregolan Bunder, Klasis Bojonegoro)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ayat Pembuka:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Roma 12:1-2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Berita Anugerah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Efesus 2:9-10&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Keluaran 3:1-15&lt;br /&gt;Mazmur 105:1-11&lt;br /&gt;Roma 12:9-21&lt;br /&gt;Matius 16:21-28&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita mencari pekerjaan, maka kita akan mengikuti sebuah prosedur yang musti kita ikuti. Dan tentunya untuk melamar sebuah pekerjaan, kita tidak dapat sembarangan mengajukan surat lamaran. Dalam mengajukan lamaran, tentulah kita juga memeriksa diri kita sendiri, apakah kualifikasi diri kita sudah sesuai dengan yang diminta oleh pekerjaan yang kita lamar. Jadi, di sini ada inisiatif kita, dan ada syarat-syarat yang musti kita penuhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini berbeda dengan panggilan Allah. Allah lah yang ber&lt;span style="font-style: italic;"&gt;inisiatif&lt;/span&gt; memanggil kita untuk 'bergabung' dalam melakukan pekerjaanNya. Allah yang mengundang kita. Bila Allah menentukan kualifikasi bagi kita, maka tidak ada seorang pun dari antara kita yang memenuhi kualifikasi Allah -yang adalah: sempurna! Jadi, bila Allah yang memanggil kita, Allah yang menawarkan kesempatan untuk melakukan pekerjaanNya; maka &lt;span style="font-style: italic;"&gt;melayani&lt;/span&gt; adalah sebuah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;anugerah&lt;/span&gt;! Sebuah hak istimewa dari Allah bagi kita!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, walaupun kita sudah mendapatkan hak istimewa itu, masih ada rasa enggan untuk melayani. Kenapa? Dalam bacaan kita dari injil Matius, ditulis bahwa melayani bukan hal yang enak, yang nyaman, yang bisa kita lakukan dengan '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ongkang-ongkang&lt;/span&gt; kaki'. Melayani berarti rela menderita untuk melakukan yang Tuhan mau. Melakukan kehendak Tuhan, walaupun itu berarti kita musti membuang kehendak kita, menekan keinginan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Tuhan memanggil Musa menjadi seorang yang akan memimpin bangsa Israel keluar dari perbudakan Mesir, Musa adalah seorang yang sudah 'cukup' umur. Selama 40 tahun hidup Musa berada di dalam istana Mesir (jelas, Musa mengetahui detail keadaan di sana). Musa mencintai bangsanya (Israel). Musa juga mendapatkan pengajaran bangsa Mesir. Secara kualifikasi, Musa adalah seorang yang mengenal 'medan' tempat dia diutus Tuhan. Namun, apakah Musa merasa dirinya 'layak' ditunjuk Allah menjadi pembebas Israel? Musa merasa masih ada banyak kekurangan yang terdapat di dalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali demikian juga dengan kita. Kita menghitung banyaknya kekurangan yang ada di dalam diri kita. Sedemikian banyaknya, sehingga kelebihan yang kita miliki jadi 'tertimbun' di bawah tumpukan kekurangan kita. Saat Allah memanggil, saat Allah menawarkan kesempatan melayani, adalah sebuah waktu yang tepat. Tidak pernah terlambat atau terlalu cepat. Pas! Tepat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seekor lebah pekerja memiliki ukuran tubuh yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;terlalu&lt;/span&gt; besar jika dibandingkan dengan ukuran sayapnya. Bila dicermati, maka akan tampak mustahil si lebah pekerja ini dapat tebang dengan sayapnya yang kecil itu. Kenyataannya, lebah pekerja ini dapat terbang sejauh 1.600 km dalam sehari. Dia bekerja mencari makan. Di musim panas, lebah ini termasuk binatang yang keluar dari sarangnya paling pagi (dibandingkan binatang yang lain) dan kembali ke sarangnya di malam hari. Bila lebah ini memandang dirinya ke dalam cermin, ia melihat kekurangan yang terdapat dalam dirinya, bisa jadi dia akan membatasi dirinya, merasa dirinya tidak sanggup terbang, ukuran sayapnya yang terlalu kecil tidak mendukung dirinya untuk bisa terbang. Namun, itukah yang terjadi? Bahkan sebaliknya! Sebuah semangat antusiasme yang tinggi! Di dalam bahasa Yunani kata "antusiasme" berasal dari kata yang terdiri dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;en&lt;/span&gt; yang berarti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dalam&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;theo&lt;/span&gt; yang berarti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tuhan&lt;/span&gt;. Jadi, bisa diartikan sebagai semangat yang diinspirasi oleh Tuhan, hidup dekat dengan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga kecenderungan manusia untuk enggan beranjak dari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;zona aman&lt;/span&gt; yang dia miliki. Musa selama 40 tahun sudah hidup dengan 'aman' sebagai seorang penggembala kawanan domba mertuanya (ayat 1). Dia hidup dengan nyaman. Dan saat dia mendengar panggilan Allah dan mendapatkan sebuah tugas dari Allah, Musa merasa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;zona aman&lt;/span&gt; nya terusik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Petrus juga memiliki anggapan bahwa melayani adalah hal yang menyenangkan. Anggapan Petrus berkebalikan dengan yang Yesus katakan (ayat 22).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melayani Tuhan. Bukan berarti tidak berbahaya. Bukan berarti sebuah kondisi yang nyaman. Bisa menjadi urusan yang menyangkut dengan pertaruhan nyawa. Bukan hal yang enak dan mudah untuk dijalani. Dari manakah kita mendapatkan kekuatan untuk menjalani dan menyelesaikannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengenalan Allah. Mengenal diri Sang Pemanggil &amp;amp; Pemberi Tugas secara pribadi. MengenalNya semakin dalam dari hari ke hari. Saat itulah, keyakinan di dalam diri kita akan bertumbuh juga. Keyakinan untuk melakukan panggilan pelayanan. Saat Musa bertanya kepada Allah, "tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? - apakah yang harus kujawab kepada mereka?" Firman Allah kepada Musa: "AKU adalah AKU." Allah adalah Allah yang menyertai sejak jaman nenek moyang bangsa Israel dan akan menyertai selama-lamanya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang perlu kita lakukan? Mencari tahu hal-hal apa yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dapat&lt;/span&gt; kita lakukan. Mengenali hal-hal yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mampu&lt;/span&gt; kita lakukan. Di saat kita menerima panggilan Allah terhadap pelayanan, maka kita akan diperlengkapi Allah dan dimampukan untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dapat&lt;/span&gt; melakukan pekerjaan tersebut, dalam hal yang sederhana hingga hal yang 'spektakuler' (di mata manusia). Namun, satu hal yang perlu diingat, kelengkapan tersebut kadang diberikan Allah dalam sifat yang temporer (sementara), bila kelengkapan tersebut tidak dibutuhkan, maka kelengkapan tersebut akan hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul Paulus menulis dalam Roma 12:11-12 tentang ketidakmudahan menjalani hidup pelayanan. Oleh karena itu, kita haruslah menjaga diri kita untuk tetap bersemangat! Dan melakukan dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;setia&lt;/span&gt;. Jangan lupa untuk bersukacita dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pengharapan&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sabar&lt;/span&gt; dalam kesesakan dan bertekun dalam &lt;span style="font-style: italic;"&gt;doa&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kita akan merespon panggilan Tuhan?&lt;br /&gt;Semoga kita tidak terlambat memberikan jawaban terhadap panggilan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Semua Kar'na AnugerahNya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;Bukan karena kebaikanmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Bukan karena fasih lidahmu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Bukan karena kekayaanmu&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Kau dipilih,&lt;br /&gt;kau dipanggilNya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Bukan karena kecakapanmu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Bukan karena baik rupamu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Bukan karena kelebihanmu&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Kau dipanggil,&lt;br /&gt;kau dipakaiNya&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Bila engkau dapat, itu karenaNya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Bila engkau punya, semua daripadaNya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;S&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;emua karena anugerahNya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Dib'rikanNya pada kita&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Semua anugerahNya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Bagi kita&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Bila kita dipakaiNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-7419861553051750776?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/7419861553051750776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=7419861553051750776&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/7419861553051750776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/7419861553051750776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2008/08/dipanggil-untuk-menjadi-berkat.html' title='Dipanggil untuk Menjadi Berkat'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-1821461278422206399</id><published>2008-08-26T12:46:00.004+07:00</published><updated>2008-08-26T13:24:20.527+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kotbah Minggu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='acara spesial'/><title type='text'>School of Life</title><content type='html'>Welcome Day 2008&lt;br /&gt;Kebaktian Awal Tahun Ajaran&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Minggu, 24 Agustus 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pk. 09.00 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Pdt. Daud Solichin (GKI Delima, Jakarta)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berita Anugerah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;I Yohanes 1:9&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Petunjuk Hidup Baru:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Filipi 1:6&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Amsal 3:1-15&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal-hal yang enak di saat kita menjadi seorang mahasiswa. Kita menjadi lebih 'bebas' melakukan segala sesuatu. Kita dianggap sudah menjadi lebih dewasa dibandingkan saat kita masih duduk di bangku sekolah dan menjadi seorang siswa. Bagi kita yang pergi meninggalkan kampung halaman kita, kita memiliki sebuah kamar sendiri, bebas dari 'gangguan' kakak/adik kita. Pergaulan kita semakin luas. Mendapat teman-teman yang baru. Kita juga lebih bebas mengatur jadwal/waktu kita. Demikian pula halnya dengan uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ada juga hal-hal yang 'tidak enak' yang mengikuti. Misalnya, saat keluarga kita ada masalah, maka masalah itu pula akan senantiasa berada dalam pikiran kita -sekalipun kita berada jauh dari keluarga kita, berada jauh dari kampung halaman. Masalah keuangan pun juga bisa menjadi masalah. Tingginya biaya hidup, besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk keperluan kuliah, bisa membuat pusing dalam mengatur keuangan. Ditambah lagi bila di dalam pergaulan, kita mengalami konflik dengan teman; semakin luas pergaulan kita, maka kemungkinan terjadi konflik akan semakin besar pula. Masih juga ditambah dengan banyaknya tugas-tugas kuliah yang harus diselesaikan. Wew!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Amsal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam belajar:&lt;br /&gt;1. tujuan belajar adalah: menambah, memperlengkapi dan mengikut jalan Tuhan (Amsal 3:13)&lt;br /&gt;2. memiliki motivasi yang terbebas dari pemenuhan egosentris (pemuasan ego), kita mesti mengingat, bahwa kita selalu menjadi bagian dari orang banyak&lt;br /&gt;3. ada hal-hal yang harus dibayar saat seseorang menjadi orang Kristen, yang penting diingat: pengetahuan yang kita peroleh sduah seharusnyalah diaplikasikan untuk kepentingan Tuhan dan orang banyak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa cara belajar:&lt;br /&gt;1. PERSESI, memposisikan diri di tempat (posisi/goal) yang ingin dicapai.&lt;br /&gt;2. BEHAVIORISTIK, dorongan yang diperoleh dari lingkungan, kebiasaan dan tuntutan-tuntutan yang ada di dalam lingkungan.&lt;br /&gt;3. GESTALT, melihat suatu hal dengan konfigurasi yang baru: merekonstruksi mental dan melihat sesuatu dengan cara yang baru.&lt;br /&gt;4. PERKEMBANGAN, belajar dari kehidupan orang lain, misal: membaca buku-buku biografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;School of Life: selama kita hidup, inilah sekolah kita. Jangan pernah berhenti belajar! Hidup ini adalah sebuah sekolah dan akan berakhir pada saat kita meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu dengan sekuat tenaga, karena tak ada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat&lt;/span&gt; dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi." &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Pengkotbah 9:10)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ingatlah, jangan sombong. Jagalah kerendahanhatimu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berkatalah Firaun kepada Yusuf: "Aku telah bermimpi, dan seorangpun tidak ada yang dapat mengartikannya, tetapi telah kudengar tentang engkau: hanya dengan mendengar mimpi saja engkau dapat mengartikannya." Yusuf menyahut Firaun: "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bukan sekali-kali aku, melainkan Allah&lt;/span&gt; juga yang akan memberitakan kesejahteraan kepada tuanku Firaun."" &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Kejadian 41:15-16)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Have a blessed schooling!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;----&lt;br /&gt;Sekilas liputan tentang Welcome Day.&lt;br /&gt;Kali ini dengan seorang liturgos dan seorang pendeta dan diiringi sebuah band serta dipandu tiga orang singer, suasana kebaktian GKI Kutisari Indah pk. 09.00 jadi beda. Lagu-lagu yang dinyanyikan sebagai pujian dan penyembahan pun tidak melulu dari Kidung Jemaat dan Nyanyikanlah Kidung Baru. Thanks to: Pdt. Daud Solichin, Shelvy, Michael Loe, Abed, Dina, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mikhael, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Daniel, Andre, dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Andri P.&lt;br /&gt;Setelah kebaktian, acara dilanjutkan dengan penyambutan mahasiswa baru yang hadir di kebaktian kali ini. Jemaat yang baru memasuki dunia perkuliahan, berkumpul bersama di halaman belakang gedung serba guna. Walau udara cukup panas menyengat, halaman di belakang GSG sudah dijadikan teduh oleh tim perlengkapan yang sudah bersusah payah mengkoordinir pembersihan dan pemasangan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;terop &lt;/span&gt;(thanks to: Yohanes dan Wilton yang terserang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;encok &lt;/span&gt;karenanya :p). Acara perkenalan pun dilakukan. Dipandu Daniel &amp;amp; Wilton sebagai MC dan Yonathan sebagai gitaris, dimeriahkan juga oleh Abed dan Daud pada perkusi (hahaha). Setelah perkenalan, sebuah games yang mengajak kita makin akrab satu sama lain. Kita belajar untuk membuka alkitab dan teliti menghitung serta cekatan dalam mencari &lt;span style="font-style: italic;"&gt;treasure &lt;/span&gt;(harta) yang tersembunyi dalam kata-kata yang berada dalam alkitab. Makna games ini: firman Tuhan penuh dengan harta yang berharga dan menanti kita untuk mencari dan menemukannya. Carilah dengan tekun dan teliti, maka dapatkanlah 'harta' kekayaan firman Tuhan!&lt;br /&gt;Setelah keadaan semakin panas, maka selesai jugalah acara kita. Kita pun menuju ke GSG untuk makan bersama di ruangan yang lebih sejuk (ada AC nya :)). Selesai makan bersama, akhirnya tuntas sudah segala rangkaian kegiatan Welcome Day 2008. Puji Tuhan!&lt;br /&gt;Rangkaian Welcome Day boleh selesai. Evaluasi boleh dilakukan. Perbaikan segera dikerjakan. Dan yang terpenting, penyambutan bagi jemaat yang baru janganlah berhenti sampai di sini. Bersama kita ciptakan komunitas yang berakar, bertumbuh dan berbuah di dalam Kristus!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-1821461278422206399?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/1821461278422206399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=1821461278422206399&amp;isPopup=true' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/1821461278422206399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/1821461278422206399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2008/08/school-of-life.html' title='School of Life'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5256599849677178994.post-4850156118765428807</id><published>2008-08-23T09:47:00.002+07:00</published><updated>2008-08-26T12:45:02.215+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemuda dewasa'/><title type='text'>Sudahkah Kita Tahu?</title><content type='html'>PD Pemuda Dewasa&lt;br /&gt;Selasa, 19 Agustus 2008&lt;br /&gt;Pk. 18.30 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilayani oleh: Pdt. Setyahadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus (ditulis sampai 2 bagian banyaknya) merupakan sebuah surat gembala, yang berarti surat seorang gembala kepada jemaatnya. Surat penggembalaan. Pada saat bagian ini ditulis, sedang terjadi polemik terhadap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Bahasa Roh&lt;/span&gt;. Berikut ini beberapa hal yang bisa kita pelajari dari surat yang Paulus tulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Terjadi pementingan yang bahkan dijadikan standarisasi ke'dewasa'an iman seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bahasa Roh dijadikan ciri pengenalan seseorang mempunyai karunia roh. Orang yang tidak dapat berbahasa roh, dianggap tidak memiliki karunia roh.&lt;br /&gt;"Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh." (I Korintus 12:4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. "...dan tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus." (I Korintus 12:3). Menerima dan mengaku Yesus sebagai Kristus Tuhan saja sudah merupakan karunia roh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Anggapan bahwa Bahasa Roh menguatkan dan membangun, Paulus menulis, "Siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia membangun diri sendiri..." (I Korintus 14:4) dan "Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama." (I Korintus 12:7). Jadi, karunia roh baiklah digunakan untuk kepentingan bersama. Sementara bahasa roh lebih berguna untuk membangun diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. "Memang kamu tidak berani menggolongkan diri kepada atau membandingkan diri dengan orang-orang tertentu yang memujikan diri sendiri. Mereka mengukur dirinya dengan ukuran mereka sendiri dan membandingkan dirinya dengan diri mereka sendiri. Alangkah bodohnya mereka!" (II Korintus 10:12). "Jadi, saudara-saudara, jika aku datang kepadamu dan berkata-kata dengan bahasa roh, apakah gunanya itu bagimu, jika aku tidak menyampaikan kepadamu penyataan Allah atau pengetahuan atau nubuat atau pengajaran?" (I Korintus 14:6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. "Karena itu karunia bahasa roh adalah tanda, bukan untuk orang yang beriman, tetapi untuk orang yang tidak beriman; sedankan karunia untuk bernubuat adalah tanda, bukan untuk orang yang tidak beriman, tetapi untuk orang yang beriman." (I Korintus 14:22).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. "Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing." "Kasih itu tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; nahas roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap." "Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya adalah kasih." (I Korintus 13:1,8,13).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jangan mudah disesatkan, jangan terlalu mudah pula menerima injil yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. II Korintus 8:7-15, hendaklah potensi jemaat yang ada dilayankan ke luar, dibagikan kepada yang membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai Baptisan, Pak Setyahadi menyampaikan bahwa tidak ada hal yang bertentangan tentang "bentuk" baptisan yang dipakai. Entah itu percik maupun selam. Bukan dua hal yang bertentangan. Itu hanya perbedaan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;form &lt;/span&gt;yang digunakan dalam simbolisasi. Dalam baptis selam seperti cara Tuhan Yesus dibaptis di Sungai Yordan, memiliki makna, saat seseorang masuk ek dalam air sungai (yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mengalir&lt;/span&gt;) maka dirinya akan dibasuh bersih. Semua kotoran (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dosa&lt;/span&gt;) yang ada di dalam dirinya akan hanyut dibawa oleh aliran air sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul Petrus di dalam Kisah 2:1-13 dan 2:41 membaptis sekitar 3000 jiwa, tentunya tidak membaptis di Sungai Yordan. Saat itu mereka sedang berada di Yerusalem (ayat 5). Perjalanan dari Yerusalem menuju Sungai Yordan tidaklah dekat. Jama sekarang saja, bila ditempuh dengan kendaraan bermotor (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bus&lt;/span&gt;) maka waktu yang diperlukan sekitar 3 jam. Bayangkan bila jarak tersebut harus ditempuh dengan naik onta (hanya orang kaya yang memilikinya) atau keledai, atau bahkan dengan berjalan kaki! Maka, dari sinilah muncul baptisan dengan dipercik. Walau sebenarnya istilah percik sendiri tidak tepat, bukannya di'ciprat'in tetapi dikucurkan dari tangan pendeta ke kepala orang yang dibaptis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, yang penting dari sebuah baptisan adalah 'makna'nya. Bukan bentuknya. Simbolisasi dari pembasuhan diri, penyucian diri dari dosa, dan menjadi pribadi yang baru. Memulai menjalani kehidupan dengan cara yang baru: cara dan jalan Tuhan!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5256599849677178994-4850156118765428807?l=www.gkikutisari.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://www.gkikutisari.com/feeds/4850156118765428807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=5256599849677178994&amp;postID=4850156118765428807&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/4850156118765428807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5256599849677178994/posts/default/4850156118765428807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://www.gkikutisari.com/2008/08/sudahkah-kita-tahu.html' title='Sudahkah Kita Tahu?'/><author><name>rikaindriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00312979365743217183</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='17821859411140384318'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry></feed>