tag:blogger.com,1999:blog-25232923.post-29410458336414736472007-11-23T20:59:00.000+07:002007-12-14T20:33:48.305+07:00Bisakah Menjadi Sabar?<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_VaG1cJxr07g/R0k7r3mQ7pI/AAAAAAAAALE/ZJIWat9fJdU/s1600-h/BABYMARAH.jpg"><img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_VaG1cJxr07g/R0k7r3mQ7pI/AAAAAAAAALE/ZJIWat9fJdU/s320/BABYMARAH.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5136702474837618322" /></a><br />Masih bisakah aku menjadi orang baik? Menjadi orang yang lembut dalam bertutur, santun dalam berlaku, dan selalu sabar dalam keadaan apa pun? Entahlah. Setahun lalu, pernah aku menyatakan akan berubah. Tapi, ternyata, hanya seminggu, aku sanggup melakoni sebagai orang baik.<span class="fullpost"><br /><br />Seterusnya aku kembali ke selera asal. Mudah marah, cepat bereaksi, dan suka meng-<span style="font-style:italic;">cut</span> perkataan orang. Dan tragisnya tadi, hal yang tak kuinginkan kembali terjadi. Justru hanya sesaat usai nonton film horor, <span style="font-style:italic;">The Texas Chainsaw Massacre</span> di Studio 21 SCP. Sedikit pun tak pernah aku terpikir bahwa keinginan untuk senang-senang itu malah berakhir dengan <span style="font-style:italic;">sad ending. </span><br /><br />Astagfirullah, rupanya sudah demikian bebal aku, hingga aku pun tak mampu untuk segera menyadari kekeliruanku. Atau barangkali memang begitulah diri aku yang sebenarnya. <span style="font-style:italic;">Oh, no</span>...itu terlalu menakutkan! Aku tahu, kini tak pantas lagi untuk berjanji. Tapi, sungguh, aku pun sangat membenci diriku. Ingin aku mengutuk diriku sendiri. <br /><br />Maafkan aku... <br /></span>achmadbintorohttp://www.blogger.com/profile/03306267536544631022noreply@blogger.com