tag:blogger.com,1999:blog-1518270867092459946.post-40678533078288106172008-07-19T21:29:00.003+07:002008-07-19T21:33:32.425+07:00Yenny Tunggu Satu lagi Putusan MA<a href="http://bp3.blogger.com/_1ZVKOpXCP04/SIH64bf7UCI/AAAAAAAABIA/z4ZGGBwk00k/s1600-h/20080719_084348_yenny.jpg"><img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224732890087772194" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_1ZVKOpXCP04/SIH64bf7UCI/AAAAAAAABIA/z4ZGGBwk00k/s320/20080719_084348_yenny.jpg" border="0" /></a>JAKARTA--MI: Putusan Mahkamah Agung (MA) dinilai tidak selesaikan masalah konflik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).<br /><br />"Malah menciptakan masalah baru. Sulit sekali untuk menggabungkan dua kubu karena ditingkat bawah, pengurusnya sudah ada dua. Kubu Muhaimin dan Gus Dur," tegas Yenny Wahid, Sabtu (19/7).<br /><br />Oleh karena itu, kata dia, pihaknya akan menunggu satu putusan MA lagi terkait MLB versi Parung. Perkara itu kata dia masih berproses di MA. "Jika MLB Parung yang sah, Ketua yang sah adalah Ali Maskur," tukasnya.<span class="fullpost"><br /><br />Pilihan islah, menurut dia, adalah pilihan yang sulit dilakukan dalam konflik PKB. Apalagi, imbuhnya, masing-masing kubu telah memproses nama dan nomor untuk pemilihan legislatif.<br /><br />"Orang luar kerap bertingkah paling tahu masalah inetrnal PKB dan menyarankan islah. Islah sudah sulit dilakukan karena cara pandang saja sudah berbeda. Mau tak mau, kami tetap menunggu putusan MA soal MLB,"kata dia. (Dia/OL-03)<br /><br />Sumber : <a href="http://www.mediaindonesia.com/">Media Indonesia Online</a></span>Eddy Prasetyohttp://www.blogger.com/profile/11818053968856559070noreply@blogger.com