tag:blogger.com,1999:blog-135050412008-07-14T09:46:11.708-12:00Mentariunaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comBlogger251125tag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-82318170110153424642008-01-16T15:26:00.000-12:002008-01-16T15:29:52.793-12:00PINDAH AHHHH ....Huh, sebetulnya saya sudah nyaman di sini, malas pula usung-usung barang. Tapi...rumah saya yang hitam ini sudah kusam sekali. Perlu renovasi..makanya saya pindah <a href="http://negerimimpi.wordpress.com"><span style="font-weight: bold;">ke mari.</span></a><br />Jangan lupa mampir yah..bawa cemilan sendidi-sendiri, maklum saja yang punya rumah sedang beberes.<br /><br />PS.<span style="font-weight: bold;"> </span><a style="font-weight: bold;" href="http://colonelseve.wordpress.com">Bul</a><span style="font-weight: bold;">.</span>..<span style="font-style: italic;">gelem tak kethak?</span>unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-46816752813294727122008-01-15T13:49:00.001-12:002008-01-15T18:58:38.599-12:00Dan..angkot yang nyentrik itu ada di sini...<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R417osSdaoI/AAAAAAAAAec/EPODQnq1zt0/s1600-h/angkot3.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R417osSdaoI/AAAAAAAAAec/EPODQnq1zt0/s320/angkot3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155913087422655106" border="0" /></a><br />Datang ke suatu tempat yang baru dan belum pernah dikunjungi, selalu mendatangkan keingintahuan. Saya pasti ingin tahu rasa makanan khasnya, <span style="font-style: italic;">blusukan</span> ke pasar tradisional, dan mencicipi yang satu ini ; angkot padang yang terkenal itu.<br /><br />Bila <a href="http://aprikot.wordpress.com/">Mbak Sipit</a>, yang lebih memilih taksi daripada angkot yang katanya butuh kesabaran ekstra kalau ingin menjadi penumpangnya, saya malah sudah sejak jauh hari berharap bisa naik angkot di kota itu. Bahkan pesan singkat saya kirim untuk <a href="http://maryulismax.wordpress.com/"><span style="font-style: italic;">tour guide</span></a> saya jauh sebelum hari kedatangan saya;<br /><br /><span style="font-style: italic;">"<span style="font-weight: bold;">Bilo ambo tibo, jan lupo ajak ambo naiak angkot tu yo"<br /><br /></span></span>Sayangnya, siang itu.... saya hanya bisa keliling Padang dengan angkot hanya berdua saja dengan supirnya. Angkot jurusan <span style="font-weight: bold;">Pasaraya-Jati-Siteba</span> akhirnya menjadi pilihan saya. Kebetuan siang itu angkot sepi penumpang. Saya bisa duduk di depan, persis bersebelahan dengan pengemudinya membuat saya leluasa melihat kota indah ini dari balik jendela.<br /><br />Sambil mendengarkan <span style="font-style: italic;">house music</span> (untuk tidak mengatakan saya menikmatinya) yang disetel dengan volume penuh- cukup memekakkan telinga, saya meminta kepada sopir angkot untuk menurunkan kecepatan angkotnya. Sesekali saya memintanya untuk berhenti, sekedar mengabadikan momen dengan kamera yang ada di genggaman. Dan ketika saya memintanya untuk mengganti ingar bingar <span style="font-style: italic;">house music</span> itu dengan jenis musik lain yang lebih bisa dinikmati, dia tersenyum, sambil berkata dengan logat Minang yang kental ;<br /><br /><span style="font-weight: bold; font-style: italic;">"Kalau tidak ada musik ini, angkot saya sepi, Mbak"</span><span style="font-style: italic;"><br /></span><br />Lalu mengalirlah obrolan kami. Mau tak mau dia mengalah juga dan mengganti <span style="font-style: italic;">house music</span>-nya dengan lagu-laguIndonesia yang sedang katanya sedang nge-top (tapi saya ndak kenal itu).<br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R42K4MSdapI/AAAAAAAAAek/MAJ9QgjzBZo/s1600-h/angkot4.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R42K4MSdapI/AAAAAAAAAek/MAJ9QgjzBZo/s320/angkot4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155929846385044114" border="0" /></a>Ah..angkot di Padang ini terkenal nyentriknya, mulai dari tampilan luarnya yang penuh stiker warna-warni, sampai dengan interiornya yang membuat saya betul-betul ternganga. Lampu disko kelap-kelip, Speaker yang segede gaban ditempatkan di bagian belakang, bahkan penumpang bisa karaoke di dalam angkot itu. <span style="font-style: italic;">Ckckck..</span>.<br /><br />Dan....<span style="font-style: italic;">u know what</span>? untuk mendadani angkot ini agar menjadi cantik, nyentrik dan norak ini, pemiliknya rela mengeluarkan puluhan juta rupiah. <span style="font-style: italic;">Ugh</span>..sangat tak sebanding dengan tarifnya yang hanya seharga dua ribu rupiah itu.<br /><br /><span style="font-weight: bold; font-style: italic;">"Kapan balik modalnya, Pak ?"</span><br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R42LOMSdaqI/AAAAAAAAAes/1T1FzlKFy9I/s1600-h/angkot1.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R42LOMSdaqI/AAAAAAAAAes/1T1FzlKFy9I/s320/angkot1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155930224342166178" border="0" /></a><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R42L-sSdarI/AAAAAAAAAe0/CaPg_IctaW4/s1600-h/angkot6.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R42L-sSdarI/AAAAAAAAAe0/CaPg_IctaW4/s320/angkot6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155931057565821618" border="0" /></a><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R42Mh8SdasI/AAAAAAAAAe8/GWGNxh2D4cw/s1600-h/angkot7.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R42Mh8SdasI/AAAAAAAAAe8/GWGNxh2D4cw/s320/angkot7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155931663156210370" border="0" /></a>PS. <a href="http://aprikot.wordpress.com/">Mbit</a>..kalo naik angkot yang ini kamu pasti suka :)<br /><span style="font-style: italic;"></span><br /><span style="font-style: italic;"></span>unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-15063303005413629952008-01-14T13:44:00.000-12:002008-01-14T21:07:10.614-12:00KEMUDIAN....<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R4wnwsSdajI/AAAAAAAAAd0/eX-rxOzryUE/s1600-h/ranggas.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R4wnwsSdajI/AAAAAAAAAd0/eX-rxOzryUE/s320/ranggas.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155539390908164658" border="0" /></a><br />Matahari sudah lebih dulu meninggalkan kami (saya dan <a href="http://cicimut.multiply.com/">Cici)</a> yang masih termangu di tepi pantai. Masih nampak semburat ungu di langit barat itu, membuat saya tak hendak beranjak. Air kelapa muda yang dingin, sudah sejak lama tandas. Hari mulai gelap, dan kami beranjak meninggalkan pantai.<br /><br />Di tengah hiruk pikuk kota yang penduduknya sangat tak patuh terhadap rambu-rambu lalu lintas, membuat saya takut meminjam motor ini lebih lama.<br /><br />Saya memilih mengembalikan motor kepada <a href="http://maryulismax.wordpress.com/">pemiliknya </a>dan berkunjung ke kantor surat kabar kriminal terkemuka di kota itu. Berjabat tangan dengan mereka, para pemburu berita, menyelainya dengan tawa, dan menutupnya dengan menikmati Mie Padang (kalau ada Mie Aceh, mengapa tak ada Mie Padang?), yang tak jauh dari kantor koran kriminal itu berada.<br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R4wossSdakI/AAAAAAAAAd8/R0NQqZon5SU/s1600-h/IMG_2527.JPG"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R4wossSdakI/AAAAAAAAAd8/R0NQqZon5SU/s320/IMG_2527.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155540421700315714" border="0" /></a>Eits..jangan mengira wartawan koran kriminal itu bertampang kriminal juga loh...<br /><a href="http://karyapitospunjadi.blogspot.com/">Pitos</a>,mematahkan anggapan itu. Dia adalah wartawan murah senyum dan penuh gelak tawa ini mampu mencairkan suasana.<br /><br />Di lapau itu, saya pesan mie rebus atas rekomendasi <a href="http://maryulismax.wordpress.com/">Uda,</a> yang sejak jauh hari berjanji akan mengajak saya makan di sini jika saya tiba,<a href="http://ciciimut.multiply.com/"> </a><a href="http://ciciimut.multiply.com">Cici</a><a href="http://ciciimut.multiply.com"> </a>pun tak kalah ingin mencicipinya, dan <a href="http://maryulismax.wordpress.com/">sang pemberi rekomendasi </a>tak afdol bila diapun tak menjadikannya menu makan malam saat itu, sementara <a href="http://karyavitospunjadi.blogspot.com/">Pitos,</a> dia memesan seporsi martabak mesir.<br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R4wulsSdanI/AAAAAAAAAeU/hmDNedTWs5M/s1600-h/b3.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R4wulsSdanI/AAAAAAAAAeU/hmDNedTWs5M/s320/b3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155546898510998130" border="0" /></a><br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R4wpx8SdalI/AAAAAAAAAeE/2HwhCCR-UqI/s1600-h/bakmi+padang.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R4wpx8SdalI/AAAAAAAAAeE/2HwhCCR-UqI/s320/bakmi+padang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155541611406256722" border="0" /></a><br />Begini cara saya menikmati rebus yang berbeda dari mie yang biasa saya makan. Mie dengan kuah merah, kaya dengan bumbu rempah, dilengkapi dengan kerupuk merah dan slada. Semula saya ragu untuk menghabiskannya, melihat penampilan dan porsinya yang besar itu. Tapi ternyata mie rebus ini <span style="font-style: italic;">highly recomended </span>banget, <span style="font-style: italic;">mak nyusss</span> kalau kata Bondan. Tak salah kalau <a href="http://maryulismax.wordpress.com/">Bapak in</a><a href="http://maryulismax.wordpress.com/">i</a> memaksa saya mencobanya.<br /><br />Jadilah malam itu kami lewatkan dengan ngobrol hinga larut. Ups..maaf jika saya menculik kalian di tengah <span style="font-style: italic;">deadline. </span>Seharusnya kalian di kantor saat itu :).<br /><br />Malam itu, saya berdua <a href="http://ciciimut.multiply.com/">Cici</a> menghabiskan malam dengan ngobrol panjanggg, sampai mimpi indah menjemput kami berdua. Luv u<a href="http://ciciimut.multiply.com/"> </a><a href="http://ciciimut.multiply.com">Ci.</a>...<br /><br /><span style="font-style: italic;">*) bersambung</span>unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-84916634667968590282008-01-13T15:27:00.000-12:002008-01-13T20:07:48.749-12:00Hari Pertama di PadangKunjungan kenegaraan ke Padang, <span style="font-style: italic;">aha</span>..tugas kantor akhirnya yang membawa saya sapai ke kota itu. Sebelumnya hanya bisa berandai saja, kapan bisa datang, menginjakkan kaki di kota yang menghasilkan banyak penulis ternama itu?<br /><br />Terbang pagi pagi sekali dari Jogja-Jakarta-Padang. Jam 10 saya sudah tiba di Bandar Udara Internasional Minangkabau. Saya terpekik salam hati...<br /><br /><span style="font-style: italic;">"ohh saya tiba juga di negeri antah berantah ini, kota yang belum pernah saya kunjungi, sebelumnya."</span><br /><br />Sengaja saya tidak mengabari <a href="http://maryulismax.wordpress.com/">Uda</a> tentang waktu kedatangan saya ini tidak juga <a href="http://ciciimut.multiply.com/">Cici</a>. Mereka hanya tau, saya akan datang nanti, dengan penerbangan terakhir. Bergegas saya melompat ke dalam Damri setelah mengambil bagasi, menentengnya, dan menempatkannya di bawah tempat duduk saya. Barulah di dalam perjalanan menuju hotel saya kirim sms untuk uda ;<br /><span style="font-style: italic;">"Sabanta lai ambo tibo di sinan </span><a style="font-style: italic;" href="http://maryulismax.wordpress.com/">da, </a><span style="font-style: italic;">tunggu se ;)</span>" tersenyum saya menekan tombol <span style="font-style: italic;">send</span> dan membayangkan uda yang merasa ditipu. Dia mengira saya akan datang menjelang malam, ternyata masih pagi saya sudah tiba di sana. 45 menit perjalanan menuju pusat kota, tempat penginapan yang sudah sejak jauh hari saya pesan ini berada.<br /><br />Siang itu di hari pertama saya datang, sambil menunggu teman blogger yang datang menemui, saya mencicipi soto "Simpang Karya" yang kebetulan jaraknya hanya selemparan kolor dengan hotel. Warung kecil yang terletak di ujung (entah pelimaan entah perempatan) ini ramai sekali. Tak heran karena memang sudah waktunya makan siang.<br /><br />Hanya ada satu bangku kosong menghadap ke jalan. Satu mangkuk kecil soto dengan sepiring <span style="font-weight: bold;">"nasi tak kompak"</span> (untuk mengatakan nasi yang keras dan berhamburan) dengan lahap saya nikmati. Tapi sebelumnya saya mengamati bagaimana cara orang Minang ini menikmati sotonya. Mereka menumpahkan semua soto di dalam mangkuk itu ke dalam piring nasi, <span style="font-style: italic;">Olala...<br /></span><br />Sambil menikmati sendok demi sendok soto yang nikmat itu, saya telpon <a href="http://auliamuhammad.blogspot.com/">Om cakep ini.</a> Jadilah siang itu saya makan soto sambil 'ditemani' dari jauh. <span style="font-style: italic;">Thanks </span>yah <a href="http://auliamuhammad.blogspot.com/">Om</a> ;).<br /><br />Berjalan menyusur pusat kota di tengah hari panas dan sendirian membuat saya benar benar merasa terasing di sini. Ditambah saya tak pandai berbahasa seperti mereka, duhhh Saya segera sms Cici, minta ditemani. Sayang Cici datang ketika hari menjelang malam. Dengan sepeda motor pinjaman, saya dan <a href="http://ciciimut.multiply.com/">Cici </a>menikmati es kelapa muda di tepi Pantai Padang, sambil mengantar matahari pulang. suatu pemandangan indah belum saya lihat sebelumnya.<br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R4r01cSdahI/AAAAAAAAAdk/7MhcaqxGPAE/s1600-h/Pantai+Padang.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R4r01cSdahI/AAAAAAAAAdk/7MhcaqxGPAE/s320/Pantai+Padang.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155201922442816018" border="0" /></a><br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R4r16sSdaiI/AAAAAAAAAds/JVlXseVqzYo/s1600-h/pantai+padang+1.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R4r16sSdaiI/AAAAAAAAAds/JVlXseVqzYo/s320/pantai+padang+1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5155203112148757026" border="0" /></a>Lihat...betapa hati saya tertambat di ranting kering dan jingganya mentari senja itu.<br /><br /><span style="font-style: italic;">*) bersambung...</span><br /><br /><span style="font-style: italic;"></span>unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-68634592606791104122008-01-06T13:04:00.000-12:002008-01-07T13:27:21.538-12:00Bloger Hebat ItuSecara otomatis, setiap pagi, setiba di kantor saya langsung menyalakan komputer, menyeruput teh nasgitel yang disediakan Pak Ta'abi, menyalakan musik yang lagunya itu-itu saja, checkmail (pribadi, baru kemudian cek email kantor), dan blogwalking.<br /><br /><span style="font-style: italic;">"Ealahhh pagi-pagi kok sudah beredar, Nduk?"<br /><br /></span> Begitu kata salah satu teman di unit lain yang mengendus aroma kenarcisan saya.<br /><br /><span style="font-style: italic;">"Mumpung masih pagi Mbakyu"</span> jawab saya singkat sambil senyum-senyum.<br /><br />Hmmm, ngeblog bagi saya bukan candu...tapi sudah menjadi kebiasaan sudah otomatis. Blog yang saya kunjungipun blog yang itu-itu saja, yaaa karena sudah menjadi kebiasaan. Mungkin ada yang kurang rasanya bisa saya ndak mampir di Blog mereka, iya..mereka yang hebat2 itu....<br />Dan inilah blog yang setiap hari saya kunjungi.<br /><br />- <a href="http://webersis.com/">Blognya Pak Ersis,</a> saya tempatkan di urutan pertama karena setiap kali komputer saya ini menyala, blog Bapak inilah yang paling awal saya kunjungi. Tulisan sederhana yang mampu memotivasi pembacanya untuk bisa menulis dan membuat saya ndak takut atau malu menampilkan tulisan <span style="font-style: italic;">abal-abal ra mutu</span>. Selain memotivasi tiada henti (ikutan jargon iklan sepeda motor), Beliau juga rajin memberi kami buku dan dari blognya juga saya kenal dengan banyak orang hebat (<a href="http://santribuntet.wordpress.com/">Kurt</a>, <a href="http://suryanita.wordpress.com/">Mega, Mathematicse, dan Hanna).</a><br /><br /><a href="http://windede.com/">-Blognya Pak Windede,</a> ndak perlulah saya jelaskan mengapa saya suka mengunjungi blognya. Dan ndak juga terlalu berlebihan jika saya ngefans dengan bapak tiga anak ini. Saya ngefans- se ngefans-ngefansnya. Hehehe maksa banget yah. Tapi hanya ngefans dengan tulisannya saja bukan orangnya, nanti saya dikeroyok pulak sama fansnya yang lain. Esai dan cerita perjalanan Pak Win, benar benar enak dibaca, bahkan saya ndak pernah melewatkan satu hurufpun setiap kali saya membaca tulisannya.<br /><a href="http://auliamuhammad.blogspot.com/"><br />-Blognya Pak Aulia</a>. Blog dengan<span style="font-style: italic;"> tagline</span>; Tera di Sesela Gegas Gesa ini bercerita tentang sesuatu dengan sudut pandang yang berbeda, lugas, jujur, dan kritis. Tapi sayang, jarang <span style="font-style: italic;">update</span> :).<br /><br />-<a href="http://jengjeng,matriphe.com/">Blognya Raja Jeng-Jeng</a>. Bahasanya yang lucu, kocak dan apa adanya..itu yang saya suka. Apalagi kalau dia bercerita tentang percandian dan makan2. Pingin saya jitak saja, lah wong ndak pernah ngajak saja je.<br /><a href="http://aprikot.wordpress.com/"><br />-Blognya Mbak Sipit</a>. Partnernya mas sipit ini tulisannya laris bak kacang goreng, Saya suka gaya tuturnya yang apa adanya, meski bercerita tentang dirinya sendiri ndak terlalu menonjolkan keakuannya.<br /><a href="http://venus-to-mars.com/"><br />-Blognya Simbok</a>. Nyablak abisss, jujur dan menyegarkan (walah kok kaya aromaterapi aja ya Mbok?). Selalu ada yang baru di sini, setiap harinya..<br /><br />_Blognya <a href="http://ndorokakung.com/">Ndorokakung</a> dengan pak lik isnogudnya, <a href="http://blogombal.org/">Pamantyo</a>, <a href="http://ndobos.com/">Pakdhe Mbilung</a>, Balibul, <a href="http://anangku.blogspot.com/">Anangku</a>, <a href="http://antobilang.wordpress.com/">Antogirang</a>, <a href="http://tikabanget.com/">Tikabilang eh bange</a>t dan seleb-seleb blog itu saya suka ndak pede komen di blog mereka :)<br /><br />Waduh waduh, waktu ngeblog saya pagi ini sudah habis...saya kerja lagi ya...unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-34673253351228833072008-01-02T14:31:00.000-12:002008-01-03T14:14:06.985-12:00Kopdar Akhir TahunNdak mau kalah dengan nyang muda (lah saya kan juga masih muda) jelang tahun baru kemarin walaupun ndak ada kegiatan seperti tahun sebelumnya, tapi tetep saja..Jogja menjadi kunjungan wisata, karena apa? lah iya karena ada<span style="font-size:130%;"> saya</span> ini hehehe....<br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R3xbbcSdadI/AAAAAAAAAco/Uf-FL6hDZ94/s1600-h/ngupi.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R3xbbcSdadI/AAAAAAAAAco/Uf-FL6hDZ94/s320/ngupi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151092600813218258" border="0" /></a><br /><a href="http://aprikot.wordpress.com/">Cewek manis ini</a> datang ke Jogja bisa beberapa kali dalam setahun. Ndak heran kalau kota ini menjadi kota idamannya. <span style="font-style: italic;">"Adem, ayem..ndak kemrungsung"</span> begitu katanya. <span style="font-style: italic;">Wuah </span>kapan bisa ajak mas Sipit pindah jogja saja <a href="http://aprikot.wordpress.com/">Mbit?</a>.<br /><br />Smsan dengan si <a href="http://diditjogja.ugm.ac.id/">Thole-Cah Bagus-Anteng-Lan Bohay</a>, menanyakan kapan si cantik dan energik ini datang? Ndak sabar toh..ya jelas !! karena sudah lama banget ndak ketemu, pingin tau apa aja cerita selama ini, biasa lah nggosip hehe. Eh kita juga pernah lho cerita saking serunya malah kaya berantem hehe...<span style="font-style: italic;">miss u already</span> Mbit.<br /><br />Janjian ketemuan di Oh La La cafe jam 8 malem. Tapi mereka menghianati saya. Sebelumnya di cafe jendelo mereka sudah menggelar<a href="http://http//jengjeng.matriphe.com/index.php/2007/12/30/cara-sukses-bikin-kopdar.html"> Kopdar Akbar</a>, dan saya??? hanya dapat sisanya saja...huhuhu ndak rela saya Mbit, ndak rela. Ya wis lah, meskipun dapet sisa sisanya saya, <a href="http://aprikot.wordpress.com/">Mbita</a>, <a href="http://sebuahcatatan.wordpress.com/">Babe</a>, <a href="http://diditjogja.ugm.ac.id/">Didit,</a> <a href="http://jengjeng.matriphe.com/">Zam</a>, dan <a href="http://ekowanz.info/">Ekowanz </a>yang datang belakangan tetep saja cerita ngalor ngidul sambil nyeruput kopi. Ndak terasa sudah jam duabelas, lah saya jadi ndak ingat kalau punya anak, weleh weleh ... jan ibu ini ndak bertanggung jawab. Saya dan babe pulang a la cinderela yang takut terlambat sampai di rumah.<br /><br />Siangnya, sementara anak-anak ini jengjeng ke <a href="http://aprikot.wordpress.com/2008/01/02/balada-museum-1/">Ulen Sentalu</a><a href="http://aprikot.wordpress.com/2008/01/02/balada-museum-1/">,</a> saya dan ibu-ibu arisan Mbok Darmi kumpul di Galeria Mol. Ini sudah arisan ke tujuh. Peserta arisan satu satu <span style="font-style: italic;">mretheli</span>, hanya saya, <a href="http://topibundar.blogspot.com/">Isma</a>, <a href="http://hprastiti.blogspot.com/">Hilda</a>, dan <a href="http://duniacemploek.blogspot.com/">Wiedy</a>, yang jarang absen, dan hanya saya juga yang baru kali ini posting arisan hehe.<br /><br />Hari itu, lumayan banyak juga yang datang. <a href="http://semuasayanganna.blogspot.com/">Anna</a>, personil paling imut dan belum ibu2 ini datang dengan teman2nya, <a href="http://lophefirza.blogspot.com/">Diana </a>dengan ibu dan anak2nya, <a href="http://ardifa.com/">Ardifa</a> membawa tukang ojek cantiknya, Ada juga <a href="http://.wechubbyfamily.blogspot.com/">Ina</a> yang datang dengan pasukan chubby lengkap dengan tas yang segede bagong berisi aneka rupa makanan si chubby junior, dan dilengkapkan pula dengan datangnya <a href="http://bundazka.blogspot.com/">Bundazka</a> dari Singapur. <span style="font-style: italic;">Traraaaa</span>..ini dia personil arisan Mbok Darmi itu<br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R3xYYsSdaaI/AAAAAAAAAcQ/wVIpx8BqWFA/s1600-h/arisan1.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R3xYYsSdaaI/AAAAAAAAAcQ/wVIpx8BqWFA/s320/arisan1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151089255033694626" border="0" /></a><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R3xY3sSdabI/AAAAAAAAAcY/PiW145fz-X4/s1600-h/mbokdarmi.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R3xY3sSdabI/AAAAAAAAAcY/PiW145fz-X4/s320/mbokdarmi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151089787609639346" border="0" /></a><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R32WNcSdagI/AAAAAAAAAdA/uUKQqdyrJ90/s1600-h/bundazkaina.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R32WNcSdagI/AAAAAAAAAdA/uUKQqdyrJ90/s320/bundazkaina.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151438706457799170" border="0" /></a><br /><br />Arisan bubar, datanglah <a href="http://jengjeng.matriphe.com/">pasukan berani mati ini</a>...kelaperan baru pulang dari<a href="http://aprikot.wordpress.com/2008/01/02/balada-museum-1/"> </a><a href="http://aprikot.wordpress.com/2008/01/02/balada-museum-1/">Ulen Sentalu.</a><br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R3xU_MSdaZI/AAAAAAAAAcI/BdIODTdiFsE/s1600-h/nai+010.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R3xU_MSdaZI/AAAAAAAAAcI/BdIODTdiFsE/s320/nai+010.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151085518412147090" border="0" /></a><br />Lagi lagi sampe malem kami ngobrol di <span style="font-style: italic;">lower ground</span> mol itu.<br /><br />Ndak cukup dengan dua kali pulang malam, saya <span style="font-style: italic;">arrange</span> ketemuan lagi dengan <a href="http://lilyandkayla.blogspot.com/">ibu cantik dedengkot BF ini.</a> Dengan mengajak krucil masing masing, kami seolah ndak peduli mereka main dengan bapak bapak mereka, asik ngobrol sambil memanfaatkan hot spot yang kuencengnya <span style="font-style: italic;">wuz wuz</span> itu.<br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R3xZ9MSdacI/AAAAAAAAAcg/yinFUzhPQAM/s1600-h/nai+005.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R3xZ9MSdacI/AAAAAAAAAcg/yinFUzhPQAM/s320/nai+005.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151090981610547650" border="0" /></a>Siangnya tanggal 31 itu, saya tetep saja nguli, karena memang ndak ada libur. Tanggalan di kantor saya ndak berwarna merah. Lagi..sepulang nguli saya janjian ketemuan dengan mbak Indah, Isma, dan blogfamers kelurahan Jogja.<br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R3xdVMSdaeI/AAAAAAAAAcw/LLx0JhIx8B4/s1600-h/tamanpintar.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R3xdVMSdaeI/AAAAAAAAAcw/LLx0JhIx8B4/s320/tamanpintar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151094692462291426" border="0" /></a><br />*Kiri-Kanan ; <a href="http://the7ngs.blogspot.com/">Rahendz,</a> <a href="http://lulyandkayla.blogspot.com/">Mbak Indahjuli itu</a>, Lily,dan <a href="http://coretan-kusam.blogspot.com/">Pakdheno</a>...wah saya ndak tau ada blogger Jogja yang ndak tau saya heheh berasa seleb kulit 88.<br /><br />Lama juga kami ngobrol, sambil nunggu <a href="http://alnasdays.blogspot.com/">Kang Aal</a> yang belakangan saya tau dia itu orang Minang, lah kok bisa saya panggil Kang? hehe maaf lah DaAl, saya kira urang Bandung :).<br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R3xi4cSdafI/AAAAAAAAAc4/3PXvwZe-D-k/s1600-h/aal.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R3xi4cSdafI/AAAAAAAAAc4/3PXvwZe-D-k/s320/aal.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5151100795610819058" border="0" /></a>Kami lanjutin ngobrol sambil makan di <span style="font-style: italic;">foodcourt </span>taman pintar. Seharusnya kita makan diGudeg Wijilan yah Da, kalau saja hujan hari itu ndak turun. Karena kelelahan Mbak IndahJuli pamit, saya masih lanjut kumpul dengan jagoanjagoan neon itu. Ada Ardhi, Tyo (temennya DaAl), Ari (Solo Pos), Rahendz, dan Pakdheno.<br /><br />Pulang kopdar itu saya teler. Sms masuk dah <a href="http://jengjeng.matriphe.com/">cahbaguslanganten</a>g ini ; "<span style="font-weight: bold; font-style: italic;">Mbak karaokean yuk</span>" <span style="font-style: italic;">Lhadhalah</span> le le..ndak tau apa saya ini l<span style="font-style: italic;">empo, wahing wahing, nggregesi</span>, alias demam.<br />Kalau kalian berburu sunrise di <span style="font-weight: bold;">Puncak</span> <span style="font-weight: bold;">Suroloyo, </span>saya memilih <span style="font-style: italic;">nglengkuer </span>di dalam selimut sambil nonton dvd bajakan. Hehe Selamat tahun baru !!!unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-1260592104686314382007-12-26T13:22:00.000-12:002007-12-26T17:07:01.422-12:00365 Hari dan Resolusi<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R3MqcsSdaYI/AAAAAAAAAcA/ep8HBQwazSI/s1600-h/lilin.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R3MqcsSdaYI/AAAAAAAAAcA/ep8HBQwazSI/s320/lilin.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148505471427897730" border="0" /></a><br /><span style="font-size:180%;">B</span>agaimana?<br />Apakah kita akan mengatakan tahun ini lewat begitu saja tanpa sesuatu yang berarti? 365 hari, 8760 jam, 525600 menit, dan hitung saja berapa juta detik yang sudah kita lewati. Sebagian dari kita mengatakan <span style="font-style: italic; font-weight: bold;">"Ah..tak terasa, waktu seolah berlari"</span><span style="font-weight: bold;"> </span>sebagian lagi mengeluhkan bahwa tahun ini adalah tahun tersulit dan waktu seakan berhenti berputar, waktu berputar sangat lamban. Lebih lamban dari jalan seekor siput. Ah sudahlah...yang terpenting kita sudah lewati hari hari, entah dengan gilang gemilang, atau dengan duka berkepanjangan. Tentu saja ada hikmah dari setiap peristiwa yang sudah berjalan.<br /><br />Saya coba mengingat-nginat kembali, apa yang membuat berwarna hidup saya di tahun ini. Dukungan keluarga, cinta suami dan anak adalah hal terpenting dalam hidup saya.<br /><br />Patut disyukuri, saya dibesarkan dalam keluarga besar yang hangat, saling mengasihi, saling bantu bila yang lain dalam kesulitan. Kami mengibaratkan keluarga sebagai tubuh, jika yang lain merasa sakit, maka bagian yang lain akan ikut merasakan sakitnya, akan membantu mengobati sakit itu.<br /><br />Tahun ini saya mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Walaupun secara finansial tidak lebih baik, namun ...bagi saya, bekerja adalah aktualisasi diri. Memberi nutrisi bagi kantong dan juga hati hehe. Tahun ini, saya dikelilingi sahabat sahabat yang hangat dan begitu menyanyangi saya.<br /><br />Tahun ini, juga saya ditinggalkan orang terdekat. Bapak mertua, sahabat itu berpulang, mendahului kita dengan sakit yang terhitung tak genap 24 jam. Tentu saja kami terpukul denga kepergian ini. Tapi toh memang sudah semestinya ; bukankah yang hidup itu pasti mati? bukankah setiap yang datang itu pasti akan pergi. Karena tak ada keabadian di sini.<br /><br />Suka dan sedih yang datang silih berganti di tahun ini. Sama dengat tahun-tahun sbelumnya. Karena memang inilah keseimbangan.<br /><br />Kalau ada yang bertanya, <span style="font-style: italic;">"Apa resolusi di tahun mendatang?" </span><br />Saya akan menjawab "<span style="font-style: italic;">tak ada resolusi karena </span><span><span style="font-style: italic;">saya hanya ingin diberi kesehatan, hidup yang berkah dan kelapangan hati, itu saja !"</span></span><span style="font-style: italic;"><br /><br /></span>Hidup saya jalani saja seperti air mengalir, sederhana, namun terus berusaha menjadi dan melakukan yang terbaik. Karena tanpa cita-cita dan mimpi, hidup akan menjadi lebih fleksibel. Saya dapat berbelok arah, bila di jalan bertemu dengan batu besar. Lain halnya jika saya berpegang teguh pada cita-cita, akan menabrak batu yang menghalang. Syukur-syukur batunya pecah, kalau kepala yang hancur bagaimana? *) dikutip dari kata-kata Dahlan Iskan dalam bukunya yang berjudul Ganti Hati<br /><br /><br /><br /><em></em><span style="font-style: italic;"></span>unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-89166192582633293682007-12-20T13:47:00.000-12:002007-12-20T18:15:27.225-12:00Sebuah Cerita Tentang Kebencian<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Seorang Guru taman kanak-kanak telah mengadakan satu "permainan". <o:p></o:p></span></p> <p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Si Guru menyuruh tiap-tiap anak muridnya membawa satu kantong plastik transparan yang diisi dengan beberapa buah kentang.</span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><br /><span style="font-size:100%;"> <o:p></o:p></span></p> <p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Kentang-kentang tersebut akan diberi nama berdasarkan nama orang-orang yang dibenci, jumlah kentangnya tidak ditentukan berapa... tergantung jumlah orang-orang yang dibenci.</span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><br /><span style="font-size:100%;"> <o:p></o:p></span></p> <p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><o:p> </o:p></span></p> <p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Pada hari yang ditentukan masing-masing murid membawa kentang dalam kantong plastik.<st1:city><st1:place>Ada</st1:place></st1:city> yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan ada yang 5. <span style=""> </span>Seperti perintah guru mereka, tiap-tiap kentang di beri nama dengan nama-nama orang yang dibenci.</span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><br /><span style="font-size:100%;"> <o:p></o:p></span></p> <p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Seterusnya murid-murid dikehendaki membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet sekalipun, selama 1minggu. </span></p> <p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><o:p> </o:p></span></p> <p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Hari berganti hari, kentang-kentang pun mulai membusuk, murid-murid mulai mengeluh, apalagi yang membawa 5 buah kentang, selain berat dan baunya juga tidak menyenangkan.</span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><br /><span style="font-size:100%;"> <o:p></o:p></span></p> <p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Setelah satu minggu murid-murid tersebut merasa lega karena penderitaan mereka akan segera berakhir. <o:p></o:p></span></p> <p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Si Guru bertanya:<br /></span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><br /></span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">" Bagaimana rasanya membawa kentang2 tersebut selama 1 minggu ?"</span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><br /><span style="font-size:100%;"> <o:p></o:p></span></p> <p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Keluarlah keluhan dan rungutan dari murid-murid tersebut, secara umumnya semua tidak senang ketika membawa kentang-kentang busuk tersebut terutama ke mana saja mereka pergi.</span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><br /><span style="font-size:100%;"> <o:p></o:p></span></p> <p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Guru pun kemudian menjelaskan apa arti dari " permainan " yang mereka mainkan <o:p></o:p></span></p> <p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Lalu guru itu berkata :<br /></span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><i style=""><br /></i></span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><i style="">" Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa-bawa apabila kita tidak dapat memaafkan orang lain”</i><br /></span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><br /></span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Busuk dan tidak menyenangkan karena membawa </span><span style="font-size:100%;">kebencian </span><span style="font-size:100%;"> (</span><span style="font-size:100%;">kentang busuk) </span><span style="font-size:100%;">itu seumur hidup </span><span style="font-size:100%;"> kemana saja kita pergi ?</span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><br /></span><span style="font-size:100%;"> <o:p></o:p></span></p> <p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Itu baru satu minggu. Bagaimana jika kita membawa kebencian itu seumur<br /></span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">hidup ?</span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><br /></span></p> <p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;">Alangkah tidak menyenangkan dan tersiksa rasanya…</span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><br /></span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><br /></span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><span style="font-style: italic;">*<span style="font-size:85%;">) ditulis ulang dari imel seorang teman,</span></span></span></p><p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><span style="font-style: italic;"><span style="font-size:85%;">Ah...semoga saya termasuk golongan orang yang mau memaafkan</span></span><br /></span></p> <p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; color: rgb(204, 204, 204);font-family:arial;"><span style="font-size:100%;"><br /></span> </p>unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-61768948790195424402007-12-18T16:32:00.000-12:002007-12-18T18:42:12.528-12:00Dongeng Tentang Tukang Obat<span style=";font-family:Arial;font-size:100%;" ></span> <p class="MsoNormal" style="font-family:georgia;"><span style="font-size:100%;">Seorang tukang obat datang, menawarkan macam macam obat-obat penghilang rasa sakit seperti , sakit hati, sakit jiwa, sakit gigi, sakit kepala dan sakit sakit yang lain. Entah angin apa yang membawa tukang obat ini kemari? Tiba tiba datang...<span style="font-style: italic;">mak jegagik, mak bedunduk..</span>..ngomong panjang lebar. Nggak tau kalau saya sama sekali tidak membutuhkan obat itu. Sama sekali !!!<br /><br />Sambil membawa bermacam <span style="font-style: italic;">painkiller</span> dengan judul yang juga macam macam ; ada aspirin cinta, pil sakit hati, tablet lancar komunikasi, dan obat sejenis <i>non-steroidal anti-inflammatory drug (NSAID)</i> ini penjual obat berkata :<br /><br /><i>"percayalah...sekali tenggak anda akan merasakan khasiatnya, ini adalah obat penghilang rasa sakit nomor wahid, tanpa efek samping"<br /><br /></i>Namanya juga tukang obat, pinter ngomong, pinter ngerayu, dan tepu-tepu. Heran juga saya, mungkin dulunya si tukang obat ini pernah mengambil mata kuliah <i>public speaking</i> dan teknik marketing? Hmmm.... Meskipun rayuannya cukup canggih tapi sayang metode penjualannya sangat tradisional.<br /><br />Beberapa teman tertarik dengan bahasanya yang kemayu dan merayu, dan <i>lhadalahhh</i> saya ikut sedikit termakan racun rayunya. Walhasil saya ikut membeli sebungkus pil sakit hati. Ternyata pil penawar sakit ini menghilangkan sakit dengan rasa sakit. Huhhhh hampir mirip dengan jargon pe****an ya...? "mengatasi masalah dengan masalah" "menghilangkan sakit dengan rasa sakit"....sama kan?<br /><br />Awas hati hati tertipu, tukang obat itu ada di sekitar anda sekarang. Waspadalah..waspadalah<o:p></o:p></span></p> <span style=";font-family:georgia;font-size:100%;" ><br /></span>unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-38181813978083000722007-12-12T14:18:00.000-12:002007-12-12T15:13:07.864-12:00Boys Don't Cry<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R2CjCGBYryI/AAAAAAAAAbc/VXH-XTnYXuE/s1600-h/42-17037651.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R2CjCGBYryI/AAAAAAAAAbc/VXH-XTnYXuE/s320/42-17037651.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5143290030828597026" border="0" /></a><br /><span style="font-style: italic;">"Anak laki-laki kok nangis ?"<br /><br />"Jangan menangis kamu kan laki-laki"</span><br /><br />Ada apa dengan tangisan? Sepertinya air yang berasal dari kelenjar air mata ini. Mengapa menjadi dominasi kaum hawa saja?<br /><br />Anak laki laki harus kuat. Begitu yang ditanamkan sejak kecil, berbeda dengan anak perempuan yang boleh sekencang kencangnya menangis sebagai ekaspresi kekalahan atau kekesalannya.<br /><br />Ketika anak laki laki menangis berebut mainan dengan saudara perempuannya, dia diminta untuk memperbanyak porsi mengalah. Anak laki laki yang menangis karena baru saja berkelahi dengan teman sepermainannya dituntut harus bisa menyelesaikan permasalahannya sendiri.<br /><br /><span style="font-size:100%;"><span lang="IN">Sosok laki-laki dicitrakan sebagai makhluk yang perkasa, kuat, tegar dan mampu melindungi. Maka </span></span>secara psikologis, anak laki laki memang lebih matang dalam pengendalian emosi. Mereka tidak seemosional perempuan karena memang laki laki lebih rasional. Mereka mampu menekan perasaan untuk tidak menitikkan air mata.<br /><br />Namun, setegar apapun laki-laki, terkadang ia tak mampu menyembunyikan perasan sedihnya. Dengan menangis, beban yang berat seolah terangkat, terbang bersama menguapnya air mata. Menangis bagi kaum laki laki bukanlah cengeng. Lelaki boleh menangis, dan tetesan air matanya bukan sesuatu hal yang tabu untuk disaksikan. Air mata laki laki menunjukkan betapa halus dan lembutnya persaan yang ia miliki. Lalu... bagaimana jika dalam diri seorang laki laki yang ada hanya rasio dan kekuatan hati saja ? Bisa jadi keperkasaan menjelma menjadi kegarangan.<br /><br />Air mata adalah bentuk kehalusan dan kelembutan perasaan, sama sekali tidak akan mengurangi sosok pribadi yang tegar dan tegas, tapi justru akan menjadian ia sebagai sosok pribadi yang ideal untuk dijadikan teladan bagi orang lain.<br /><br />Menangis itu bukan monopoli jenis kelamin tertentu. Menangislah...jika itu mampu membantumu redakan gundah.<br /><span style="font-size:100%;"><span lang="IN"></span></span><p class="MsoBodyTextIndent" style="text-align: justify; text-indent: 0in;font-family:arial,helvetica;"><span style="font-size:85%;"><span style=""> </span><br /></span></p>unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-28180553433334439052007-12-10T13:57:00.000-12:002007-12-10T17:48:28.696-12:00Quisioner dan Mutasi?Staf Badan Penjamin Mutu menyodorkan setumpuk quisioner untuk mengetahui kualitas jasa yang diberikan oleh masing masing unit. Kebat kebit hati saya sewaktu membagikan quisioner itu kepada responden yang ada di unit tempat saya <span style="font-style: italic;">'nggolek upo'. </span><br /><br />Bagaimana tidak...? dari quisioner itu, saya bisa tahu, bagaimana penilaian mereka terhadap segala fasilitas dan kualitas pelayanan yang sudah saya berikan.<br /><br />Kalaupun scorenya rendah untuk poin pelayanan dan kepuasan responden, maka staf di dalam unit kerja itu akan dikarantina atau bahkan dimutasi ke unit lain. Waduh waduhhh...<br /><br />Syukurlah, selesai quisioner diisi, perhitungan nilai atas jasa dan pelayanan saya, atas senyum, dan kebaikan hati saya, atas hasil pekerjaan dan keramahtamahan saya, penilaian akan kemampuan menjalankan tugas, ...nilainya BAIK, Alhamdulillah...<br /><br />Artinya..saya akan tetap 'aman' di sini bersama boss yang super duper manja ituh.unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-18951146728992272692007-12-06T19:24:00.000-12:002007-12-06T20:31:04.483-12:00Pstttt ....Saya Mau Kawin Lagi<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R1kBVmW6kAI/AAAAAAAAAbU/pB-7qi8bt9g/s1600-h/ranting+awan.jpg"><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R1kBVmW6kAI/AAAAAAAAAbU/pB-7qi8bt9g/s320/ranting+awan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5141141920205672450" border="0" /></a><br /><span style="color: rgb(255, 153, 102);">e</span><span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 102);">X</span><span style="color: rgb(255, 153, 102);">a :" tok tok tok...saya mau curhat"</span><br /><br /><span style="color: rgb(255, 153, 102);">sa</span><span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 102);">Y</span><span style="color: rgb(255, 153, 102);">a :"Monggo...."</span><br /><br /><span style="color: rgb(255, 153, 102);">e</span><span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 102);">X</span><span style="color: rgb(255, 153, 102);">a: "Saya pingin nikah lagi...asli, satu istri tak cukup buatku"</span><br /><br /><span style="color: rgb(255, 153, 102);">sa</span><span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 102);">Y</span><span style="color: rgb(255, 153, 102);">a: "Aduhhh kamu salah alamat kalau mau curhat beginian sama saya"</span><br /><br />Lalu diskusi diskusi kecil, sampai perang argumen terjadi di sela sela curhatan di siang bolong nan terik itu.<br /><br />Menurut eXa, penyebab selingkuh itu diantaranya adalah ; istri yang tak pandai memasak, tak pandai berdandan, dan tak pandai memuaskan. Dia juga bilang, istri itu harus...<span style="font-weight: bold;">HARUS </span>dan<span style="font-weight: bold;"> HARUS, </span>mampu menciptakan "suasana kondusif" di kamar, berdandan bak primadona, pandai memasak bak koki hotel berbintang lima.<br /><br />Aihhh sebegitukah? Sungguh saya tak sependapat dengan penilaian si eXa yang 'kebetulan' teman saya ini. Kenapa harus istri yang dituntut lebih? Lalu bagaimana dengan lelaki yang tak pandai memuaskan? tak wangi, tak cakep lagi? apakah ini juga alasan yang bisa membuat sang istri berpaling?<br /><br />"No no no..." lantang sekali eXa menjawab pertanyaan saya. Iya....saya tahu, ini bukan saja menyoal kepantasan atau tidaknya... tapi lebih dari itu. Menurut saya, hal-hal yang menyebabkan pria atau wanita selingkuh tidak semata karena "ketidak puasan sexual", mengapa lalu sex dinomor satukan?.<br /><br />Ada tigal hal yang menyebabkan hubungan rumah tangga disharmonis ( ini menurut pendapat saya), komunikasi yang kurang, ada pihak ketiga, dan kemapanan. <span style="font-style: italic;">Most of them </span>yang mencari sekedar TTM (Teman Tapi Muntah), teman curhat, bahkan teman kencan adalah orang orang yang yang di dalam RTnya tidak ada komunikasi, yang satu ngalor yang lainnya ngidul, lalu ditambah pula ada kedip kedip mata dari tetanga sebelah yang sexynya ruarrr biasa, dan ada uang....apa lagi????<br /><br /><span style="color: rgb(255, 153, 102);">eXa: "</span><span style="font-style: italic; color: rgb(255, 153, 102);">psttt.</span><span style="color: rgb(255, 153, 102);">... saya mau kawin lagi, istri saya sudah nggak </span><span style="font-style: italic; color: rgb(255, 153, 102);">'seenak' </span><span style="color: rgb(255, 153, 102);">dulu lagi"</span><br /><br />Gila !!! istri disamain dengan makanan, gak enak terus <span style="font-style: italic;">dilepeh</span>?<br /><br />Lalu saya jawab <span style="color: rgb(255, 153, 102);">" </span><span style="font-style: italic; color: rgb(255, 153, 102);">pstttt</span><span style="color: rgb(255, 153, 102);">...kawin lagi saja, nanti kalau sudah tak </span><span style="font-style: italic; color: rgb(255, 153, 102);">'enak' </span><span style="color: rgb(255, 153, 102);">cari istri baru lagi, ok</span><span style="font-style: italic; color: rgb(255, 153, 102);">?"</span><br /><br />Ughhh...Curhatan gak mutu!!! hanya bikin kepala saya sakit saja.unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-45325497900376254322007-12-05T14:54:00.001-12:002007-12-05T16:43:23.230-12:00Ahhhh Saya Malu<span style=""><span style="font-size:100%;"><span style="color: rgb(255, 153, 102);"><span style="font-size:130%;"><span style="font-weight: bold;">Mood buruk untuk bekerja hari ini berubah menjadi perasaan malu yang amat sangat, ketika melihat foto foto yang mampir di inbox saya. Betapa saya lupa bersyukur...<br /><br /></span></span></span></span></span><p class="MsoNormal"><span style="font-size:130%;"><span style=""><span style="color: rgb(255, 153, 102);">if you think your salary is low, how about her?</span></span></span></p><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R1dmdWW6j-I/AAAAAAAAAbE/_VAUqaamt3o/s1600-h/minta.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R1dmdWW6j-I/AAAAAAAAAbE/_VAUqaamt3o/s320/minta.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5140690154070642658" border="0" /></a><span style="font-size:100%;"> </span> <p style="color: rgb(255, 153, 102);" class="MsoNormal"><span style=""><span style="font-weight: bold;">If you think study is a burden, how about her?</span></span></p><br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R1dlnmW6j9I/AAAAAAAAAa8/wtTk0lxact0/s1600-h/me.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R1dlnmW6j9I/AAAAAAAAAa8/wtTk0lxact0/s320/me.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5140689230652674002" border="0" /></a><span style="font-weight: bold;font-size:130%;" ><br /></span> <p class="MsoNormal"><span style="color: rgb(255, 153, 102); font-weight: bold;">if you think your job is tough, how about him?</span><br /></p><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R1dlVGW6j8I/AAAAAAAAAa0/HNQv-z7RbM0/s1600-h/tiarap.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R1dlVGW6j8I/AAAAAAAAAa0/HNQv-z7RbM0/s320/tiarap.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5140688912825094082" border="0" /></a><br /><p style="font-weight: bold; color: rgb(255, 153, 102);" class="MsoNormal"><span style="">if you think you are unhappy, look at them</span></p><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R1doJ2W6j_I/AAAAAAAAAbM/OMp8KKM6MHg/s1600-h/bayi.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R1doJ2W6j_I/AAAAAAAAAbM/OMp8KKM6MHg/s320/bayi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5140692018086449138" border="0" /></a><br /><p class="MsoNormal"><span style="font-size:130%;"><b><span style=";font-family:&quot;;color:navy;" ><span style="color: rgb(255, 153, 102);">That which is beautiful is not always good; but that which is good is always beautiful....</span> </span></b></span><span style=";font-family:&quot;;color:navy;" ><o:p></o:p></span></p>unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-2075724705110692192007-12-02T17:39:00.000-12:002007-12-02T19:18:19.851-12:00Type dan Seri apa Boss Kita?Tau iklan mie kare yang menampilkan Boss yang sok lupa sudah makan mie kare atau belum dan meminta OB berkali kali membuatkan untuknya ; <span style="font-style: italic;">"Jonooooo Karenya Mannna?" </span>kira kira begitu kalimat yang diucapkan si Boss.<br /><br />Ah...amanya juga Boss, saya mah ikut sajalah..walaupun kadang gerundelan juga. Coba yuk kita cari tau type dan seri apa Boss kita itu? halah kok kaya alat elektronik saja :P<br /><br />Kalau ada Boss yang baik hati, ramah dan wangi...setiap bertemu selelu menyapa, tak ingin dibawakan tasnya, tidak mau dibukakan pintu mobil, hmmm ini mah type yang jaraaaaang banget ditemui. Boss mandiri dan menghargai seperti ini adalah type Boss yang langka. Kebanyakan mereka yang berlabel Boss itu berbuat semena mena kepada bawahan (bukan rok) Mungkin dia berfikir, <span style="font-style: italic;">"kapan lagi ? mumpung jadi Boss"<br /><br /></span>Yuk kita cari tau type dan seri apa Boss kita itu (emangya barang elektronik)<br /><br />Ada Boss yang selalu bermuka masam, setiap ketemu orang cemberut. Sopir dimarahin, tukang parkir dibentak bentak, sekretarisnya dipacari....duh boss begini enaknya diracun aja deh. ada yang butuh? saya punya ramuannya..hehehe<br /><br />Ada lagi Boss yang genit dan manja. Apa apa minta diladeni. Ambilin minum (berkali kali gelasnya kosong, ya berkali kali pula kita bangun dari duduk buat ngisi gelasnya lagi), minta panggilin si anu, si itu, kerjain ini, itu yang sama sekali bukan kerjaan kantor. Nungguin dia <span style="font-style: italic;">ngejogrok</span> di depan komputer, gak boleh pergi, walaupun cuma pipis sebentar. Takut ditinggal karena ruangan berhantu...wahhhhh type Boss begini mah kemana mana harusnya disediain dot buat ngempeng. Untung nggak minta disuapin makan.<br /><br />kalau Boss yang sukanya makan sih masih mending, tapi suka makan yang berlebihan, sebentar pesen jus alpukat, sebentar kemudian jus strawberry, lanjut lagi mie pangsit special, masih muat lagi sop buntut. Gila ini Boss apa keranjang sampah?<br /><br />Nah kalo dapet Boss yang pelit bin medit, kikir bin util...wah tobat deh. Nggak mau keluar uang seperakpun. Walau untuk merayakan hari ulangtahun, atau baru saja dapet rejeki nomplok...Maunya pakai uang kantor terus, ngajak makan ke resto, makan mahal mahal...tapi nggak pernah sama sekali pake uang pribadi. Behhhh begini ini nih, enaknya Boss type ini dimakan saja.<br /><br />Ada lagi, Boss yang sukanya ngomongggggg....sepanjang hari dihabiskan untuk ngobrol nggak penting, curhat rumah tangga, nelpon lama lama dengan 'TTMnya". Mungkin Boss ini punya bakat terpendam, dulunya dia bercita cita jadi orator..sayang tak kesampaian.<br /><br />Boss jutek, ahhh kelaut aje.<br /><br />*) Duh kok tulisan ini seperti curhatan saya saja yah...?unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-38513360657794147482007-11-28T19:37:00.000-12:002007-11-28T20:01:53.755-12:00Good Inovation, eh?<strong><span style=""><span style="color: rgb(255, 153, 102);font-size:100%;" >Dapet kiriman imel dari sahabat...Hmmm...lumayan bisa membuat saya sedikit tersenyum di siang yang menjengkelkan ini.<br /><br /></span><span style="color: rgb(255, 153, 102);font-size:100%;" >GIANT REMOTE</span></span></strong><span style="color: rgb(255, 153, 102);"><br />Never lose your remote again!<br />With giant buttons, this extra-large remote is easy to use and impossible to lose. It's a 6-in-1 remote so you can use it to control your TV, VCR, <span style="cursor: pointer; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; background-attachment: scroll;" id="lw_1196320647_20"><span class="yshortcuts">DVD player</span></span>, satellite, cable and auxiliary A/V device. It even features glow-in-the- dark buttons, so you can easily find the remote in the dark</span><br /><br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R05uyu_ZXnI/AAAAAAAAAaY/vuyJ4ko6Bq8/s1600-h/image007.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R05uyu_ZXnI/AAAAAAAAAaY/vuyJ4ko6Bq8/s320/image007.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138166042762763890" border="0" /></a><br /><strong><span style=""></span></strong> <p class="MsoNormal"><span style="color: rgb(255, 153, 102);font-size:100%;" ><strong><span style="">LOCK-CUP</span></strong></span><span style="color: rgb(255, 153, 102);"><br /></span><span style="color: rgb(255, 153, 102);">Lock Cup - Anti-Theft Coffee Cup. Are you tired of others stealing your coffee cup? Well now there's a solution. The Lock - Cup has a hole which prevents most people from using it. Only the owner of the cup can use his/hers shaped key to close the hole.</span><span style="color: rgb(51, 51, 51);"> <o:p></o:p></span></p><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R05t0O_ZXmI/AAAAAAAAAaQ/vQGHiIbSHaU/s1600-h/image003.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R05t0O_ZXmI/AAAAAAAAAaQ/vQGHiIbSHaU/s320/image003.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138164969020939874" border="0" /></a> <p class="MsoNormal"><span style="color: rgb(255, 153, 102);font-size:100%;" ><strong><span style="">BANANA GUARD - Protect Your Banana! </span></strong><b><span style=""><br /></span></b></span><span style=""><span style="color: rgb(255, 153, 102);font-size:100%;" >Are you fed up with bringing bananas to work or school only to find them bruised and squashed? Banana Guard allows you to safely transport and storage individual bananas letting you enjoy perfect bananas anytime, anywhere.</span><o:p></o:p></span></p><strong></strong><span style=""><o:p></o:p></span> <a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R05tGu_ZXlI/AAAAAAAAAaI/Zb2OysRG5z0/s1600-h/image002.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R05tGu_ZXlI/AAAAAAAAAaI/Zb2OysRG5z0/s320/image002.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138164187336891986" border="0" /></a><span style="font-style: italic; color: rgb(255, 153, 102);">hihihi..ada yang mau simpan pisangnya di tempat ini?</span>unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-73901431791570442072007-11-28T14:26:00.000-12:002007-11-28T14:38:56.650-12:00Sedotan si Ompong<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R04kde_ZXkI/AAAAAAAAAaA/rRdBnkRat7c/s1600-h/sedooottt.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R04kde_ZXkI/AAAAAAAAAaA/rRdBnkRat7c/s320/sedooottt.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5138084313830088258" border="0" /></a>Walah ya ampunnnn..ngakak saya ndak habis habis lihat gambar di bak truk ini.unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-34098541605892365472007-11-25T15:21:00.000-12:002007-11-25T19:17:18.880-12:00Minuman Dari Surga?Setelah arisan <span style="font-weight: bold;">Mbok Darmi</span> bubar, sambil menikmati <span style="font-style: italic;">hot spot</span> gratisan saya yang masih menunggu jemputan ngupi ngupi di sudut "<span style="font-weight: bold;">yang katanya mol</span>" tapi sepi ini.<br /><br />Tak lama pesanan saya datang. <span style="font-style: italic;">Seseruput duaseruput</span>...lumayan enak juga capucino pesanan saya ini. Sewaktu hendak membubuhkan gula, tanpa sengaja membaca tulisan 'antik' pada kemasan gulanya...<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R0pwH-_ZXgI/AAAAAAAAAZg/i3qHGxaehcY/s1600-h/Minuman+surga.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R0pwH-_ZXgI/AAAAAAAAAZg/i3qHGxaehcY/s320/Minuman+surga.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5137041607439769090" border="0" /></a><span style="font-style: italic;">Hohoho.</span>.serem tapi manis juga. Ada ada saja ide untuk membuat penasaran, pikir saya sambil terus mengaduk sedikit gula yang sudah saya bubuhkan.<br /><br /><span style="font-style: italic;">Hmmm</span> <span style="font-style: italic;">a bit of sugar</span> membuat rasa capucino ini lain, dan <span style="font-style: italic;">olala.</span>... di atas tatakan gelasnya ada bungkus kosong kopi yang isinya sudah diseduh ini. Lebih unik lagi, capucino yang saya minum ini adalah minuman dari surga...<span style="font-style: italic;">.walah walah...</span><span>coba baca saja tulisan di bungkusnya itu</span><span style="font-style: italic;"><br /><br /></span><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R0pwr-_ZXhI/AAAAAAAAAZo/Z9cRtj6GnCM/s1600-h/Black+Canyon1.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R0pwr-_ZXhI/AAAAAAAAAZo/Z9cRtj6GnCM/s320/Black+Canyon1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5137042225915059730" border="0" /></a><br />Dannn ....nilah penampakan minuman dari surga itu....tapi menurut saya..lebih enakan juga kopi buatan saya sendiri,<span style="font-style: italic;"> ndak </span>perlu <span style="font-style: italic;">order </span>dari surga segala...ada ada saja...<br /><span style="font-style: italic;"><br /></span><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R0px7-_ZXiI/AAAAAAAAAZw/mD1kHea_Fr4/s1600-h/Black+Canyon+4.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R0px7-_ZXiI/AAAAAAAAAZw/mD1kHea_Fr4/s320/Black+Canyon+4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5137043600304594466" border="0" /></a><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R0pyTO_ZXjI/AAAAAAAAAZ4/dytVx0BkZ74/s1600-h/Black+Canyon3.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/R0pyTO_ZXjI/AAAAAAAAAZ4/dytVx0BkZ74/s320/Black+Canyon3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5137043999736553010" border="0" /></a><br />Nah kalau yang ini saya sedang baca blognya siapa yah...:)unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-90104587739206746502007-11-19T19:04:00.000-12:002007-11-19T19:20:18.939-12:00Perempuan JagoanTersenyum di depan pintu masuk sebuah toko buku ternama. Membukakan pintu, menutupnya kembali dan mengucapkan terima kasih. Saya mencuri pandang pada perempuan mungil berseragam putih biru ; seragam satpam itu.<br /><br />Saya taksir usianya paling belum genap 25 tahun. Tinggi tak lebih tinggi dari saya, mungkin hanya 149 cm dengan bobot 40 kg. Mungil sekali untuk berprofesi sebagai satpam kan?. Entah pertimbangan apa yang membuat HRD toko buku ternama itu mempekerjakannya sebagai seorang satpam? Mengapa bukan SPG, atau kasir.Hmmm saya bukan menganggap dia tak pantas. tapi lihat saja. Pencuripun tak takut melihat perawakannya yang kecilmungil itu. Belum lagi senyum manis mautnya itu. Jangan jangan nanti dia malah ditaksir pencuri...<br /><br />Kalau dibandingkan saya, mungkin pencuri lebih takut melihat saya ketimbang gadis kecilmungil itu tadi. Jangan tanya kenapa...hehe...<br /><br />Hmmm jangan jangan gadis kecilmungil itu seorang jawara, sekali bergerak bisa membekuk lawan..hohoho..bener bener jagoan dia. Kecil kecil cabe rawit :Dunaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-38246252557602608522007-11-15T15:18:00.000-12:002007-11-15T19:24:56.523-12:00Teman Kerja yang 'SULIT'<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/Rz1FmO_ZXXI/AAAAAAAAAYY/0Tc0XrIIDF0/s1600-h/42-18456633.jpg"><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/Rz1FmO_ZXXI/AAAAAAAAAYY/0Tc0XrIIDF0/s400/42-18456633.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5133335673433578866" border="0" /></a><br />Seperti cerita <a href="http://kenfitria.blogspot.com/">teman saya</a> kemarin, tentang teman kerjanya yang suka "berpura-pura" baik dan menyenangkan bila di depan dia, tetapi ternyata samasekali tidak menyukainya. Lebih buruk lagi sikap suka menjelek jelekan dan tikam dari belakang, atau bahkan mengadu domba.<br /><br />Fyuh, melelahkan menghadapi teman kerja yang begini ini. Bingung harus berbuat apa?<br />Mau dibaikin kok berlawanan dengan hati nurani, memilih mendiamkan saja kok semakin keterlaluan, atau dibiarkan saja? suka suka kaulah. Ah tak bisa juga begitu. Kalau dibalas? rasanya kok tak ada bedanya kita dengan dia. Sama sama tukang tikam dari belakang?<br /><br />Namanya juga kita berinteraksi dengan banyak orang. Pasti akan beda karakter teman yang satu dengan yang lainnya.<br /><br />Ada teman kerja yang sukanya marah-marah, sehari tak marah rasanya gatal lidahya. Rugi pula energi marahnya tak terpakai. Sia sia rasanya datang ke kantor kalau tak arah.<br /><br />Ada pula yang sukanya mencela penampilan orang. Memerhatikan dari atas sampai bawah pakaian teman sekerjanya dan komen seenak perut dia saja ;<br /><br /><span style="font-style: italic;">"Wow baju baru ya, nge-pink nih? item kok pake pink? kaya gulali"<br /></span>sambil <span style="font-style: italic;">ngelonyor</span> dan bersiul nyaring, seolah puas sekali bisa menghina orang.<span style="font-style: italic;"><br /><br /></span>Ugh, kadang pedas juga telinga mendengarnya. Geram, pingin juga nyubit bibirnya yang gak bisa diatur itu. Walaupun komentar itu sebetulnya bukan ditujukan ke saya. Tapi kan saya juga dengar. <span style="font-style: italic;">Lah wong</span> telinga saya ini tak bisa saya simpan di tas <span style="font-style: italic;">jhe</span>.<br /><br />Kalau teman kerja yang suka menyalahkan orang lain. 'Cuci tangan', tak mau disalahkan padahal kesalahan itu mutlak kesalahannya eh dia malah lempar ke orang lain sebagai obyek pelengkap penderita. Saya paling sebal orang begini. Mau enaknya sendiri, cari muka di depan pimpinan dengan mengatakan pekerjaan yang selesai dengan baik itu adalah hasil kerja dia.<br /><br />Singkong diragiin...Tapeeee deh...!!!<br /><br />Yah sudahlah, yang 'waras' ngalah saja...<br /><br />Siapa sih yang tak ingin kerjaannya beres, tanpa tekanan, tak terpengaruh dengan teman kerja yang tak bisa diajak kerjasama? Sukses dalam menyelesaikan tugas adalah tujuan utama kerja tim, dan pasti akan menjadi tujuan pribadi dan profesi. Untuk itulah sebaiknya jangan terburu nafsu untuk menaklukan dia yang menyebalkan ini.<br /><br />Sekali tempo ajaklah teman yang 'MENYEBALKAN' itu bicara dari hati ke hati...tanyakan maunya apa? kita harus bagaimana? ajaklah dalam sebuah pengambilan keputusan, meskipun tak penting juga pendapatnya apa.<br /><br />Karena menghadapi orang seperti ini kita tak perlu melawan dengan sikap keras. Tekan ego, tarik nafas salam dalam dan tetap bersikap kalem. Upayakan jangan ada perseteruan sekalipun kita kehilangan kendali. Karena kalau itu sampai terjadi kita sendiri yang akan mengalami kerugian. Sudah buang-buang energi tak ada manfaatnya pula untuk karir kita. Betul kan???unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-12660507684429281532007-11-13T16:56:00.000-12:002007-11-13T17:49:49.873-12:00Boleh Juga NihSedang butuh banget koneksi internet, sudah muter muter keliling kampung...ealahhh sekalinya nemu yang beginian. Ketawa baca spanduknya ituh...*emang ada yah yang ngenet cuman semenit duamenit?<br /><br /><br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/RzqJRHGXInI/AAAAAAAAAYQ/FhbMZqhJsvg/s1600-h/warner.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/RzqJRHGXInI/AAAAAAAAAYQ/FhbMZqhJsvg/s320/warner.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132565652398613106" border="0" /></a><br /><br />Nah kalo yang ini lain lagi....Sebuah kerjasama yang baik kan antara pihak toko dengan tukang parkir... Wah bisa numpang parkir terus dong saya...:)..ada ada aja ya<br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/RzqFFHGXImI/AAAAAAAAAYI/FAeSuwjvEZU/s1600-h/parkir.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/RzqFFHGXImI/AAAAAAAAAYI/FAeSuwjvEZU/s320/parkir.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5132561048193671778" border="0" /></a>unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-16832967474240536152007-11-09T20:13:00.000-12:002007-11-09T20:28:04.768-12:00Cepat Sembuh, Cantik...<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/RzVpSCUIbaI/AAAAAAAAAYA/Jc5-uDmcwmE/s1600-h/Ajeng2.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/RzVpSCUIbaI/AAAAAAAAAYA/Jc5-uDmcwmE/s320/Ajeng2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5131123109038419362" border="0" /></a><br />Celoteh riang tiap kali bertelepon ria...gelendot manja di pundak ketika bertemu, dan tangis yang pecah ketika berpisah...itu adalah kamu, cantik...<br /><br />Terbayang wajah dengan pipi montok itu...tak berdaya...<br />terbaring di rumah sakit<br />Cepatlah sembuh sayang<br />Akan banyak ikan kecil yang kita tangkap di kolam depan rumah<br />Akan banyak kupu2 yang hinggap di bunga2<br />Akan...<br />Pasti Akan...<br /><br /><br /><span style="font-size:85%;"><span style="font-style: italic;">*) Mohon doa untuk kesembuhan Ajeng, keponakanku...</span></span>unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-23875692151413191442007-11-07T14:36:00.000-12:002007-11-07T21:44:55.385-12:00Bahasa Lisan vs bahasa Tulisan<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/RzKUASUIbZI/AAAAAAAAAX4/_3r3_5GTno0/s1600-h/rak+buku.jpg"><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/RzKUASUIbZI/AAAAAAAAAX4/_3r3_5GTno0/s200/rak+buku.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5130325658165603730" border="0" /></a><br />Bahasa sebagai alat komunikasi tak jarang membuat kita terperangah dibuatnya. Bangaimana tidak, dari huruf vokal dan konsonan bisa menjadi kalimat yang sarat arti.<br /><br />Bila sebagian orang lebih mahir menyatakan atau mengemukakan pikirannya dengan menulis, praktis yang digunakannya adalah bahasa tulis. Perkara ketidaksesuaian ejaan atau tidak menggunakan EYD yang baik dan benar akan menjadi sangat jelas terlihat. Berbeda dengan bahasa lisan. Kita nggak pernah mempermasalahkan apakah penggunaan EYD-nya tepat atau tidak. yang penting kita dapat menangkap maknanya. Didukung pula oleh<span style="font-style: italic;"> gesture</span> orang yang berbicara.<br /><br />Bagi kita yang hanya kenal di dunia maya, praktis yang kita kenal hanyalah tulisan. Sedikit banyak kita bisa mengenal karakter sang penulis. Ada yang menulis dengan bahasa yang lincah, gembira ria dan enak dibaca, ada juga yang menulis dengan bahasa sastra, pemilihan kata yang sangat hati hati dan indah membuat pembaca terbuai dan terbangunlah<span style="font-style: italic;"> image </span>bahwa penulis pastilah orang yang berjiwa seni tinggi, romantis, dll.<br /><br />Bahasa menunjukkan bangsa. Sudah tentu itu....<br /><br />Nah...kalau kasus teman saya ini, Dia ini sebetulnya dia enak diajak bicara. Ramah dan menyenangkan, karena dia humoris. Teman ngobrol yang asik. Tapi tiba di bahasa tulisnya...alamak !!! banyak sekali orang yang tersinggung dengan kalimat yang dia tulis di papan chat atau di milis. Sebetulnya tak akan menjadi masalah apa apa, karena toh sudah mengenal baik dengan sang empunya tulisan. Tapiiii inilah rumitnya bahasa tulis. Apa yang dibaca akan diserap tergantung persepsi orang yang membaca, karena tak ada kontak mata dan <span style="font-style: italic;">gesture</span> yang menunjang. Jadi <span style="font-style: italic;">pure </span>melahap dan mengartikan apa yang ditulis sebagai ungkapan perasaan.<br /><br /><span style="font-weight: bold;">"CEPAT KESINIIIII"<br /><br /></span>Bagaimana menurut persepsi sampeyan dengan membaca kalimat di atas tadi ?<br /><br /><span style="font-weight: bold;"></span>Nah loh, kalau hati sedang tentrem, adem ayem saja membaca tulisan itu di papan chat atau di milis saja sepertinya tak akan ada rasa dan efek apa apa. Tapi kalau sedang tak enak hati, membaca kalimat di atas entahlah seperti apa rasanya...???<br /><br /><span style="font-style: italic;">*) gambar tak sesui dengan judul postingan, gak nemu image yang tepat sih :)</span>unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-12084761686823826902007-11-02T15:37:00.001-12:002007-11-04T14:32:14.626-12:00Bahasa Iklan Itu<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/RywXH3m-N6I/AAAAAAAAAXw/DtfbMT0fmwQ/s1600-h/Iklan+rumah.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/RywXH3m-N6I/AAAAAAAAAXw/DtfbMT0fmwQ/s320/Iklan+rumah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5128499499622086562" border="0" /></a><br />Saya bukan mau numpang ngiklan. Iklan ini saya lihat di warung soto dekat kantor saya.<br />Hmmm.....iklan begini sering sekali kita temui. Tapi coba lihat ;<br /><br /><span style="font-weight: bold;"><span style="font-style: italic;">"Lokasi 5 menit kebarat dari tempat ini"</span><br /><br /></span><span style="font-style: italic;">Walahhhh,</span> nenek moyang kita itu <span style="font-style: italic;">truly </span>seorang pelaut yah...?Arah mata angin sebagai pedomannya. Dari tempat duduk saya, saya mulai mencari mana arah barat itu?<br /><br />Dan itu... LIMA MENIT? lima menit dari Hongkong? Naik apa dulu?<br />Jalan kaki yahhh lumayan pegel lah<br />Ada ada aja yang bikin iklan ini yaaa...unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-31309108798744984912007-10-29T17:02:00.000-12:002007-10-29T19:35:18.364-12:00Another Cerita Mudik<a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/RybXxHm-N4I/AAAAAAAAAXg/jb8SCXc9pTI/s1600-h/prabu.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/RybXxHm-N4I/AAAAAAAAAXg/jb8SCXc9pTI/s320/prabu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5127022464663959426" border="0" /></a><br />Sabtu itu, sepuluh hari yang lalu, jalan jalan di Prabumulih masih tampak ramai, maklum saja, masih suasana lebaran. Selama masih dalam bulan Syawal, Prabumulih masih tetap lebaran. Sampai sampai keponakan saya yang masih kecil minta dibelikan beberapa baju baru. <st1:city st="on"><st1:place st="on">Ada</st1:place></st1:city> yang sampai tujuh baju baru. “ Untuk lebaran hari pertama, kedua, ketiga dan seterusnya…” katanya. Ah..saya senyum sendiri mendengarnya. Mungkin saya juga dulu begitu?. Entahlah, yang saya ingat adalah sepeda baru yang dihadiahkan ibu sebagai <span style="font-weight: bold;">“BONUS”</span> karena puasa penuh satu bulan. <p>Bagi saya yang telah melewati banyak Idul Fitri di Jogja, Prabumulih tetap saja menjadi <st1:city st="on"><st1:place st="on">kota</st1:place></st1:city> yang saya rindukan. Suasana lebaran yang berbeda adalah salah satu biangnya. </p> <p>Lain <st1:city st="on"><st1:place st="on">padang</st1:place></st1:city> lain belalang…kalau di Jogja, selepas shalat Ied, silaturahim cukup dengan menggelar syawalan di masjid, lalu pulang. Copot copot baju, dan siap siap tidur, balas dendam karena jarang tidur selama Ramadhan, hehe. Tapi di Prabumulih, tradisi berkunjung ke rumah kerabat, tetangga dan sahabat masih belum tergantikan dengan hanya <i>halal bi halal</i> di lapangan sepulang Shalai Ied, atau menggelar syawalan di tiap RT di masjid masjid. <span style=""> </span></p> <p>Tradisi ini lebih dikenal dengan sebutan <b>sanjo </b>(entah dari asal kata apa? dalam bahasa Jawa biasa disebut <b>ujung</b>). Walaupun lebaran sudah berlalu, tapi masih menyisakan ke meriahnya. <span style=""> </span>Kue dan penganan khaspun masih belum beranjak dari meja ruang tamu setiap rumah, siap menemani obrolan mesra orang orang yang jarang bertemu di hari selain hari raya ini.</p> <p>Anak anak dengan baju baru, berlari ke <st1:city st="on"><st1:place st="on">sana</st1:place></st1:city> kemari dengan membawa dompet atau tas kecil yang memang disiapkan untuk menyimpan uang pemberian. Namanya juga anak anak, tidak bisa pegang uang sedikit, maunya dibelanjakan saja. Takut kalau kalau nanti uangnya tak laku, mungkin. Nah yang untung adalah pedagang mainan. Kesempatan baik mengeruk keuntungan sebanyak banyaknya dengan memanfaatkan momen dan memonopoli pasar. Kebanyakan pedagang bukanlah mereka yang benar benar berprofesi sebagai pedagang mainan. Mereka adalah pedagang mainan dadakan. Mereka menggelar lapak di sepanjang emperan toko. </p> <p>Mainan paling populer setiap lebaran adalah pistol dan<span style=""> </span>senapan yang menyerupai bentuk aslinya dengan peluru bulat kecil yang siap melesat mengenai sasaran. Lihat saja, sepanjang jalan, di setiap rumah, anak-anak sibuk dengan piranti berperang mereka. Sampai sampai saya ketakutan sendiri, takut terkena peluru nyasar. Lumayan perih juga, apalagi kalau kena mata. Duh.. tak terbayang bagaimana sakitnya.</p> <p>Meskipun permainan ini berbahaya, terbukti dari anak tetangga saya yang matanya terkena peluru dan harus dilarikan ke rumah sakit, namun permainan ini tetap diminati.</p> <p>Sanjo, penganan, pistol pistolan …sebuah kekhasan lebaran di Prabumulih.</p> <p><o:p> </o:p></p> <p><o:p> </o:p></p> <p><o:p> </o:p></p> <p><span style=""> </span></p> <p><o:p> </o:p></p>unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.comtag:blogger.com,1999:blog-13505041.post-78148088720615677312007-10-26T21:08:00.000-12:002007-10-26T22:01:42.632-12:00CERITA MUDIK II<span style="font-style: italic;">"Kamu jadi hitam sekali"<br /><br /></span>begitu sapa teman saya, di hari pertama saya masuk kantor. Wah sapaan yang manis sekali kedengarannya bukan? Sudah lebaran, maaf maafan eee dia malah menghina saya hitam, padahal saya ini negro...!!! heheh. Saya yang memang jarang memperdulikan penampilan ini akhirnya penasaran juga, apa bener saya gosong? Mungkin saya lupa membalik waktu bejemur kemarin itu?. Dan mengendap endaplah saya ke toilet lantai 3, di ujung gang sana. Takut ketahuan kalau saya ngaca. Takut ketahuan juga kalau saya ngacanya lama...hohoho.<br /><br />Aihhh benar juga, saya lebih hitam sekarang. Kulit saya yang "kuning bangsat" ini berubah warna menjadi "sawo busuk". Ah tak apalah, toh hitam juga manis. Nah penyebab kehitamannya saya ini pasti berkaitan dengan mudik lebaran kemarin itu.<br /><br />Prabumulih memang panas, panas sekali...Kulit serasa dipanggang di atas panggangan sate. Tapi tetap saja tak menyurutkan hasrat saya untuk keliling kampung, dan saya lebih memilih sepeda motor untuk dikendarai (gak ada andong, apalagi kusirnya).<br /><br />Puas rasanya bisa keliling kota kecil ini. Banyak yang berubah, dan saya masih tetap saja suka ke lokasi pengeboran ; karena dulu bapak sering mengajak saya ikut serta di sela kerjanya.<br /><br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/RyMEyHm-NwI/AAAAAAAAAWg/4FGxcGz05s8/s1600-h/nai+032.jpg"><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/RyMEyHm-NwI/AAAAAAAAAWg/4FGxcGz05s8/s320/nai+032.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5125946059960235778" border="0" /></a><br />Nah lokasi pengeboran minyakyang satu ini memang menyengat panasnya, tapi lihat eksotis kan...???sayangnya saya ini bukan fotografer andal...jadinya foto seadanya saja. Sayang saya tak sempat berkenalan dengan alat alat berat itu. Gagah sekali yah rasanya bisa mengoperasikannya.<br /><br /><br />Gersang dan panas itu sudah pasti, wahh berapa lama lagi ya bumi kita ini bertahan? kelelahan dieksploitasi manusia yang serakah....Lho kok alih topik saya ini ya...<br /><br /><br />Saya berasa menjadi seorang insinyur pertambangan, mondar mandir di bawah panas...sambil motret sana sini.<span style="text-decoration: underline;"><br /><br /><br /><br /><br /></span><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/RyMIG3m-N0I/AAAAAAAAAXA/m9D1fLRVFV4/s1600-h/nai+044.jpg"><img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/RyMIG3m-N0I/AAAAAAAAAXA/m9D1fLRVFV4/s320/nai+044.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5125949714977404738" border="0" /></a><br /><br />Ok saya lanjut perjalanan saya, menyusuri tempat saya dulu sekolah...SD saya..TK saya..sekarang sudah berubah menjadi perkantoran. Rumah pohon saya sudah ditebang, empang belakang rumah saya dulu sudah kering, dirimbuni semak bahkan. Meski lelah saya seolah melihat keriangan masa kecil saya. Ikut bapak ke lokasi, mancing ikan di langen tirta, membaca buku di rumah pohon, mandi hujan dan memungut buah mangga tetangga yang jatuh.<br /><br /><br />Sungguh kepulangan saya saya kemarin mampu menghadirkan romantisme masa remaja saya..huhuy.<br /><a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/RyMIcXm-N1I/AAAAAAAAAXI/XbutoyJOhx0/s1600-h/nai+045.jpg"><img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_tysXMeOx-ZE/RyMIcXm-N1I/AAAAAAAAAXI/XbutoyJOhx0/s320/nai+045.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5125950084344592210" border="0" /></a>Biar saja saya hitam..hitam hitam kereta api kan? biar hitam tetep aja kereta api hehe...(bersambung)unaihttp://www.blogger.com/profile/10088443025026176196noreply@blogger.com