tag:blogger.com,1999:blog-102694592009-02-20T17:54:18.207-08:00terataiselalu mencoba mencari makna di situasi apapun jugabiyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.comBlogger46125tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1285914579688535622008-05-27T03:00:00.000-07:002008-07-26T23:47:26.544-07:00Pengen Masuk Teater Koma, Pengen Berteater LagiDari jaman kuliah, aku sudah punya keinginan untuk gabung dengan Teater Koma. Makanya sehabis lulus, aku ngajuin aplikasi. Berbulan-bulan, bertahun-tahun aku tunggu nggak ada kabar. Sampai akhirnya keinginan itu sembunyi di benak saja.<br />Waktu kerja di Gelson's Adv Jakarta, pas ada job malam perayaan ulang tahun KFC Indonesia yg ke - 50 kali, salah satu acaranya adalah parodi. Nah, buat mewujudkan itu dibutuhkan sutradara teater. Terpilihlah mas Budi Ros, aktor utama Teater Koma. Ketemu dia rasanya seperti temen lama saja. Pertama, kami sama2 dari Banyumas, kedua : kami sama2 minat dan bergairah sama teater.<br />Habis kerjaan itu, hubungan masih berlanjut. Aku jadi sering liat pementasan Teater Koma. Diantaranya Kala,Republik Togog, Maaf Maaf Maaf,sampai yang terakhir kemarin Kenapa Leonardo?.<br />Dari semua perjalanan yang aku lewati, keinginan untuk gabung dengan Koma muncul kembali. Pas aku main ke rumah mas Budi Ros di Depok, aku omong lagi. Tapi sayangnya...Koma lagi nggak nerima anggota. Yach, gelo maning, gelo maning....<br />Seiring dengan itu, muncul lagi keinginan proses berteater, yg ujung-ujungnya adalah pentas dan naskah yang pingin banget aku mainkan adalah Tikungan Maut karya Tankred Dorst, terjemahan Asrul Sani. Sebuah cerita tragikomedi yang sarat pesan-pesan sosioreligi. Hmm...kapan aku bisa mewujudkan?<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-128591457968853562?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com1tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-67080635956858975782007-09-25T22:10:00.000-07:002007-09-24T19:56:03.980-07:00Meriang LagiApa sih penyebab meriang?Mungkin mas yahoo yang pinter ini bisa sedikit memberi penjelasan <li><a href="http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20070814190430AAmAgxo">yahoomenjawab</a></li>. Jadi kalo menurut beberapa keterangan dari mas yahoo, apa yang aku rasakan ada benarnya.<br />Melakukan perjalanan jauh (Jakarta - Solo - Jakarta), kena angin terus menerus (pas naik Senja Utama nggak pakai jaket) dan perut kosong (maklum lagi puasa) adalah beberapa penyebab kenapa aku bisa meriang di hari ke-13 puasa tahun ini. <br />Kalau soal penyebab mungkin sudah tau, cuma yang aku heran cara kerja <em>si meriang</em> ini yang super cepat dan misterius. Sabtu (22/9) dan Minggu (23/9) badan masih seger buger alias fit. Tapi Senin (24/9) badan mulai terasa dingin dan <em>nggreges-nggreges</em> (sori, nggak tau padanan dalam bahasa Indonesia untuk kata ini). Dibawa kerja agak sedikit terlupa. Tapi begitu menjelang buka alias Senin sore, kondisi tambah parah. Buat jalan aja puyeng, hidung kayak mau pilek dan kening suka pusing. <br />Walhasil, buka puasa hari itu dilengkapi dengan Neozep dan Antangin tablet plus cepet2 tidur. Emang sih, sebentar aja langsung lelap. Bangun jam 3, dirasa-rasa kok <em>si meriang</em> masih bercokol. Rasanya males banget mau keluar kamar untuk menjangkau warteg terdekat buat sahur. Akhirnya sahur cuma sepotong apel dan dua gelas air putih. Sambil nunggu adzan subuh, baca My Name is Red-nya Orhan Pamuk. Itu novel emang rada-rada "beda". Sudut penceritaannya adalah orang pertama tunggal alias "aku" untuk semua tokoh-tokohnya. Jam 5, aku paksa selesain baca. Sebab kalau nggak dipaksa, pasti bisa sampe habis aku baca. Itu artinya:aku mengurangi waktu istirahat/tidur yang lagi aku butuhkan banget dan aku akan bolos kerja.<br />Sampai aku bangun tidur jam 7 pagi, si meriang masih juga nggak mau pergi. ya sudah, pergilah aku ngantor dengan kondisi badan yang masih nggak enak.<br />Sampai sekarang aku nggak ngerti gimana cara ngusir meriang....<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-6708063595685897578?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com2tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-3798905612587420702007-09-20T19:47:00.000-07:002007-09-20T19:51:44.796-07:00Mengapa ada Ramadhan?Maksudnya pengen nulis sebelum Ramadhan, namun apa daya lupa ID dan password. Jadi telat begini.......<br /> Alhamdulillah, atas ijin-Nya lah aku kembali bertemu Ramadhan. Segala perasaaan haru biru menyelimuti. Ada senang, terharu, syukur, dan sedih (karena menjalaninya sendiri, jauh anak istri).<br />Bulan yang dijanjikan Allah SWT sebagai bulan penuh berkah, rahmat, dan ampunan ini memang terasa sekali auranya. Adem. Ada kesan, aku di sebelas bulan yang lewat hanyalah mahkluk dengan urusan kedagingan semata. Begitu tiba Ramadhan, takjub alang kepalang dan merasa malu, mempertanyakan eksistensi diri sendiri dengan pertanyaan : ngapain aja kemaren?<br />Bisa jadi inilah makna mengapa dihadirkannya bulan Ramadhan. Karena secara hati terdalam masih saja gelisah akan salah dan dosa serta nggak tau caranya buat menebus salah dan dosa yang begitu menggunung, melaut dan melangit. Dan Allah dengan Maha Kasih dan Sayangnya memberikan Ramadhan secara cuma-cuma kepada hamba-hambanya yang pasti dicintai-Nya. Tinggal sekarang bagaimana hamba-hambanya, termasuk aku yang bodoh dan lemah ini, memanfaatkan semaksimal mungkin bulan yang mulia ini menjadi sarana transformasi spiritual dan kemanusiaan ke arah yang lebih berkualitas.<br />Semoga aku diberi kekuatan untuk melakukan itu sekaligus diberi kekuatan untuk mempertahankannya selama sebelas bulan yang akan datang.<br />Selamat berpuasa.<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-379890561258742070?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com0tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-86268653433352951802007-07-31T20:02:00.000-07:002007-07-31T20:05:18.040-07:00Janji CagubMacet tapi Nikmat? Banjir tetep Nyaman? Digusur malah Untung?Dicopet dapat ganti 2 x lipat?....Pilih Saya!<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-8626865343335295180?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com2tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1161232528451773102006-10-19T23:30:00.000-07:002006-10-19T01:03:47.890-07:00FarewellKata-kata apa sih yang pas buat ngungkapin perasaan saat perpisahan? Nggak tau. Mungkin nggak perlu kata-kata khusus juga. Biarkan semua mengalir. Wajar dan apa adanya. Karena hukum alam kan tetap berlaku :<br /><em>buah pala di perempatan, buah batu di pertigaan<br />dimana ada pertemuan disitu ada perpisahan</em><br /><br />Hari ini, 19 Oktober 2006, adalah hari terakhirku di Gelson's Adv. Tempat bekerjaku selama hampir 6 tahun. Ada begitu banyak kenangan disini. Suku duka, marah gembira, sedih dan tawa. Semuanya membawakan kesan istimewa. Orang-orang di dalamnya, semuanya menyenangkan. Jadi untuk mengenang itu semua, hal pertama yang aku lakukan adalah mengenang saat pertemuan sambil ketawa-tawa, saling becanda. Trus berpamitan sama mereka. Minta maaf untuk semua kesalahan yang pernah aku lakukan, ngomong perasaan senang banget udah pernah kerja bareng sebagai sebuah tim yang solid, dan saling mendoakan.<br /><br />Selamat tinggal Gelson's Adv. Kau adalah salah satu universitas kehidupanku.<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-116123252845177310?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com2tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1161147483624076572006-10-17T21:56:00.000-07:002006-10-17T21:58:03.943-07:00puisi lama (lagi)Jakarta, August 8, 2005<br /><br /><br />Dear bojoku yang paling manis,<br />Biarkan angin berhembus dan mengusap pipimu,<br />Aku takkan cemburu<br /><br />Biarkan air hujan menyegarkanmu,<br />Aku takkan iri<br /><br />Biarkan lagu itu menghanyutkanmu,<br />Aku takkan marah<br /><br />Tapi jangan biarkan hatimu meragukan cinta dan sayangku,<br />Karena aku akan marah penuh serapah.<br /><br />Malam telah datang,<br />Tempat tidur pun terhampar<br />Menyambut kita untuk terus berdekapan<br />Sepenuh mesra<br />Meski tak dihiasi bunga-bunga<br /><br /><br />(anjrit udah jam 6, besok terusin lagi deh)<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-116114748362407657?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com1tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1161145669039991672006-10-15T23:24:00.000-07:002006-10-17T21:33:18.160-07:00bicara batuingin kulihat sebongkah batu<br />dan mengajaknya bercakap-cakap<br />karena aku percaya <br />ia bisa menyimpan rahasia<br /><br />tak peduli udara beku,<br />tak terganggu hujan berubah duri<br />yang menghentikan darah<br />menawarkan kematian<br /><br />aku ingin bicara<br />kepada batu-batu<br />karena kami lebih memilih diam<br />di tengan keramaian<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-116114566903999167?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com1tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1159931503324811232006-10-03T08:10:00.000-07:002006-10-03T20:11:48.110-07:00Psychology DefenseMohon maaf buat yang pernah atau sedang mendalami ilmu psikologi karena saya membuat istilah yang memakai kata psychology. Saya juga kurang tahu apakah istilah Psychology Defense ada dalam ilmu psikologi dan kalo ada apakah interpretasi saya sama dengan apa yang ada dalam ilmu psikologi, saya kurang tahu. Psychology Defense saya artikan sebagai suatu mekanisme pertahanan kejiwaan seseorang ketika menghadapi tekanan, baik yang berupa caci maki, kemarahan, penghinaan sampai permusuhan. Sistem pertahanan ini muncul ketika pada saat mendapat tekanan, orang tersebut tidak mempunyai atau tidak diberi kesempatan untuk membela diri. Seseorang yang diserang terus menerus dengan caci maki, hinaan, dianggap remeh dan hal-hal jelek lainnya, pasti akan merasa tertekan. Tekanan ini bisa membuat orang tersebut, secara tak sadar mengakui bahwa dia memang seperti apa yang dikatakan itu. Keadaan itu akan sama dengan cerita tentang kodok yang dimasukkan kotak yang sempit dan pendek dalam jangka waktu yang cukup lama sehingga kodok tersebut akhirnya ketika dipindah ke kotak yang lebih luas dan tinggi, tetap saja dia melompat seukuran kotak yang sempit tersebut. Atau ada lagi cerita soal gajah yang diikat dengan rantai pendek dalam waktu tertentu, sehingga dia nggak bisa jalan jauh-jauh. Dan suatu saat ketika gajah itu diberi rantai yang panjang dia tak berani melangkah lebih jauh lagi. Dan masih banyak lagi cerita sejenis.<br />Nah, menurut saya ketika seseorang mendapat caci maki, dan lain sebagainya itu dia harus membuat sistem pertahanan psikologis dengan cara dia menolak untuk mengakui apa yang terlontar dari caci maki tersebut. Dimanakah dia bisa membuat sistem pertahanan psikologis itu? Ya dalam pikirannya sendiri. Dia bisa bicara kepada dirinya sendiri bahwa dia adalah seorang yang baik, kuat, cerdas, ulet, dan kata-kata posistif lainnya yang melawan kata-kata negatif yang terlontar dari caci maki.<br />Adakah sistem pertahanan ini secara otomatis ada dalam setiap orang? Menurutku sih ada. Dia hadir secara alami. Pertama, karena kita punya akal. Kedua, karena kita punya kesadaran. Ketiga, karena kita punya kecenderungan untuk menganggap diri sendiri pasti lebih baik dari orang lain ( kalo yang ekstrem sih sikap narsis kali). Lalu bagaimana pengaruhnya ketika orang tersebut membuat psychology defense terhadap apa yang sedang menimpa dirinya? Pengaruhnya besar dan bermanfaat sekali, terutama buat dirinya. Dia pasti akan lebih bisa menyikapi cacian dengan tenang dan sabar.Dia tak perlu malu dengan cacian. Toh itu cuma cacian bukan kenyataan yang sebenarnya.<br />Demikianlah.<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-115993150332481123?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com0tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1159164026118279522006-09-25T13:00:00.000-07:002006-09-24T23:06:55.970-07:00ujian17 - 21 Agustus : opname di PKU Muhammadiyah Solo, Typus<br />6 September : di PHK<br />18 September : Raos Eco tutup<br /><br />Terima kasih ya Allah, Engkau masih menyayangiku dengan ujian-ujian itu. Semoga aku makin sabar, ikhlas & bekerja lebih keras lagi.<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-115916402611827952?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com1tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1152900445193948032006-07-15T01:06:00.000-07:002006-07-14T11:07:26.413-07:00Tau-tau Udah 35 Tahun8 Juli kemaren, 35 tahun sudah umur saya. Hmm, mulai beranjak tua. Doa untuk diri sendiri : semoga makin sabar & ikhlas menghadapi apa aja. <br />Seperti yang lain, hari kelahiran selalu dirayakan dengan cara istimewa. Begitupun saya. Pekerjaan kantor itulah perayaan saya. Tahun kemarin juga sama. Ulang tahun di tengah deadline pekerjaan. Beberapa temen kerja, satu tahun yang lalu, membuat pesta kecil di tengah suasana syuting Chaki Woody Show di studio ANTV di Pengadegan. Ada kue ultah yang kemudian dimakan rame-rame. Sebuah momen yang bener2 manis buat saya.<br />Untuk tahun ini pesta kecil di rumah. Makan nasi liwet bareng keluarga.Ha..ha..ha...<br />35 tahun, apa yang sudah diraih ya? Banyaklah. Tapi yang terpenting : seorang istri yang manis namun kadang cerewet, seorang anak laki-laki yang pinter, dan seorang anak perempuan yang aktifnya minta ampun. Terima kasih, ya Allah.<br />Terus mau ngapain di usia 35 tahun ya? Mau total usaha sendiri. Kontrak kerja berakhir Maret 2007 dan tak berniat memperpanjang lagi. Jadi saat itulah kesempatan buat mulai mewujudkan keinginan bisa usaha sendiri. Untuk persiapannya saat ini yang terpenting adalah merubah mindset sekaligus mental. Karena pasti akan sangat jauh berbeda dari yang setiap tgl 28 ada duit masuk menjadi tak ada waktu yang tetap untuk duit masuk. Atau siap nggak siap ya jalani saja dulu?<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-115290044519394803?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com4tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1151552579543292732006-06-28T22:45:00.000-07:002006-06-28T20:47:31.523-07:00Terima kasih, pelanggankuRasanya menyenangkan sekali, kalo ada orang yang mampir makan di warung lesehan saya. Sekaligus saya bersyukur karena kehadiran orang tersebut adalah rejeki buat saya dan semua orang yang terlibat soal warung lesehan. Maka cuma ada satu hal yang harus saya lakukan : memberikan pelayanan semaksimal mungkin. Bukan semata dia adalah pembeli, tapi karena saya merasakan bahwa ada pesan tertentu dengan kehadirannya dan karena itu saya harus menyambut pesan itu dengan baik. Saya dan team berusaha membuat agar pembeli betah duduk lesehan di tempat saya. Santai sebentar, ngobrol, dengerin musik langgam yang sayup-sayup, liat orang dan kendaraan yang lalu lalang. Terus kalo haus atau lapar ya tinggal pesan. Terasa sekali dari sekedar lesehan lahir rasa kekeluargaan yang hangat dan akrab. Semuanya itu mengalir dengan wajar dan apa adanya. <br />Senang juga mendengar saran, kritik ataupun pendapat mereka tentang lesehan. Apa saja. Mulai dari spanduk yang nggak nongol, menu masakan yang terasa manis, dan suara tape yang kurang ok. Semua itu saya terima dengan ikhlas. Sebab itulah barangkali pesan yang pembeli bawa dengan kedatangan meeka. Saya nggak perlu merasa apa yang para pembeli sampaikan adalah sebuah kelemahan, justru buat saya apa yang mereka katakan adalah harapan mereka agar lesehan saya bisa tampil lebih baik lagi. Saya yakin mereka tidak bermaksud mengecilkan hati saya dan team sebagai pengelola lesehan. Tapi justru membuka wawasan kami semua bagaimana cara memahami sekaligus melayani orang lain. Karena buat saya bisnis makanan bukan semata soal makanan tapi juga servis.<br />Terima kasih para pelanggan yang dengan tulus menyampaikan apa yang tidak kami ketahui.<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-115155257954329273?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com2tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1151296792461140892006-06-26T23:39:00.000-07:002006-06-28T19:03:33.206-07:00Jadi EntrepreneurSudah hampir dua minggu ini saya jadi entrepreneur alias pengusaha. Tepatnya Rabu 14 Juni 2006, saya buka warung makan lesehan nasi liwet. Saya beri nama : Lesehan Asli Solo Nasi Liwet "<strong>Raos Eco". </strong>Tempatnya di <strong>depan kantor PJR Cikampek</strong>,buka mulai jam 5 sore. Karena membawa kata nasi liwet, maka menu utama adalah nasi liwet. Ditambah menu-menu asli Solo lainnya, kayak soto kuali, garang asem & ayam bakar Solo serta akan menuyusul Timlo Solo dalam 2-3 bulan ke depan. Untuk mewujudkan menu itu, saat ini lagi survey kecil-kecilan dengan tujuan rasa Timlo seperti apa yang cocok dengan lidah orang Cikampek & sekitarnya. Untuk minuman, ada satu yang spasial : <strong>teh jahe anget</strong>. Rasanya seger, kental & harum jahe. Minuman lain masih standar : es teh, es jeruk, teh panas, aqua & teh botol. Untuk menikmati saat-saat lesehan ada karak Solo, emping, sate telur puyuh, peyek kacang, peyek teri, risoles, bakwan udang, & krupuk udang. Soal harga? dijamin terjangkau buat kantong. Nasi liwet & garang asem cuma 5 ribu, soto kuali 6 ribu & ayam bakar 7 ribu. Teh Jahe, 1,5 ratus, es teh 2 rb, es jeruk 2,5 ratus,teh manis 1 ribu. Untuk camilan rata-rata seribuan. Di kantong Pas , di perut puas .<br />Pemilihan nama Raos Eco memang Jawa banget. Tapi saya yakin orang Sunda juga tau apa itu Raos & semoga pula kata raos gampang dipahamai oleh orang di luar Jawa & Sunda. Raos=rasa, Eco=enak, jadi Raos Eco artinya adalah Rasa Enak. Kenapa harus mengandung rasa enak? Karena buat saya yang awam ini, namanya warung makan yang dicari orang adalah makanannya yang enak. Baru kemudian enak suasananya, enak harganya, enak porsinya, enak parkirannya, enak servisnya dan enak-enak yang lain. Makanya saya ingin warung lesehan Raos Eco memenuhi semua kategori enak menurut pelanggan.<br />Sebagai usaha skala mikro, mulanya modal yang dikeluarkan ya lumayan berat buat kantong saya pribadi. Makanya saya ajak kakak ipar buat kongsian. Termasuk kongsian juga buat ngurusin. Mulai dari belanja bahan, kontrol kualitas menu, jaga warung sampai kontrol keuangan. Karena siang hari saya kerja di kantor maka urusan belanja & kontrol kualitas menu, saya diwakili istri. Baru hari sabtu & minggu saya bisa terlibat semuanya.<br />Untuk targetnya pun nggak muluk-muluk. Yang penting dalam 2-3 bulan ke depan warung lesehan saya dikenal banyak orang & sudah ada pelanggan setia yang paling tidak menghabiskan 2-3 malam untuk lesehan di warung saya. Karena memang buat beberapa pembeli yang datang, menu warung saya masih asing. Makanya saya, istri & kakak ipar nyambi juga jadi PR warung lesehan Raos Eco. Menjelaskan apa itu nasi liwet, garang asem, & soto kuali. Komposisinya bagaimana, rasanya gimana, bumbunya apa, dsb.<br />Untuk lebih menghadirkan suasana rame, saya pasang tape merek Toshiba buat nyetel musik langgam Jawa, campursari,keroncong atau pun pop Jawa. Namun saya juga sediakan ramuan musik yang lain. Ada musik 80-an model Rinto Harahap, Obbie Messakh, dll. Ada juga calung Sunda dan dangdut re-mix. Pokoknya aneka suara deh. Yang penting selalu ada musik di warung lesehan "Raos Eco".<br />Untuk promosinya, saya bikin spanduk 1 x 2,5 m satu buah, banner 1,15 x 2 m satu buah dan selebaran ukuran 1/2 A4 1 rim (1000 lbr). Untuk spanduk sama banner susah kebaca, karena warna kain terlalu tua (oranye tua) & tulisan kurang menonjol (biru). Rencana mau bikin satu lagi dengan kain yang cerah,tulisan gedhe & berwarna nyolok, biar <em>eye cathcing </em>gitu loch. Dan buat menjaring lebih banyak pelanggan, setiap minggu pagi akan gelar tikar di Bukit Indah Centre. Sebuah kawasan industri di Cikampek yang tiap minggu pagi jadi tempat orang buat olahraga & itu berarti pasar...he..he..Siapa tau, mereka belum sempet sarapan pas mau jogging atau senam, atau bisa juga sudah sarapan tapi lapar lagi setelah senam atau jogging & kita menyediakan menunya. Maka lahirlah hukum alam : when need meet supply.<br />Sampai semalam, pemasukan masih tercatat di level aman Rp 200.000,- an. Artinya dengan pemasukan rata-rata sejumlah itu, di akhir bulan nanti saya masih bisa bayar gaji 3 orang karyawan, bayar tempat tinggal mereka, nabung buat operasional warung untuk 1 tahun ke depan & pendapatan buat para pemegang saham. Memang pendapatannya belum seberapa. Makanya saya juga genjot dengan layanan catering. Untuk saat ini divisi catering baru dapat klien 1 kantor untuk makan siang 20 orang. Rencana ke depan sih, catering akan dibawah pengelolaan sendiri biar gak campur aduk. Tapi namanya tetap Raos Eco.<br />Rasanya sampai detik ini, hati sudah lega. Bisa bikin usaha sendiri. Itu artinya mulai belajar mandiri, berpikir keras gimana caranya muter duit (sebab kata orang duit kuwi lunyu = uang itu licin, jadi harus diputer biar nggak lepas) dan yang penting bisa memberikan manfaat kepada orang lain (bisa menghadirkan kepuasan kepada pelanggan & membuka lapangan kerja untuk orang lain).<br />Ada satu pr buat team PR ,ternyata warung lesehan Raos Eco punya competitor. Saya pribadi bersyukur berarti pasar nasi liwet bakal tumbuh di Cikampek.Kalau pasar tumbuh berarti lahir banyak peluang & kesempatan. Maka kehadiran competitor buat saya bukanlah sesuatu yang mengancam, tetapi justru membangun. Lagian, Tuhan Maha Adil kan?<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-115129679246114089?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com4tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1151298800257760842006-06-26T12:07:00.000-07:002006-06-25T22:13:20.326-07:00Club Bola di Kantor25 Mei 2006 kemaren, club bola di kantor resmi kebentuk. Sekaligus pertandingan pertama melawan club bola client, di lapangan bola ABC Senayan. Skor terakhir 5-3 untuk client.<br />Lalu pertandingan kedua tanggal 3 Juni 2006 di lapangan bola Seskoal, Keb. Lama. Yang jadi lawan kali ini adalah PSTB (Persatuan Sepakbola Tukang Bajaj) Kebumen. Skor 3-2 untuk...PSTB.<br />Nampaknya club bola kantor harus berlatih keras dulu deh....<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-115129880025776084?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com1tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1147951116899016342006-05-18T06:20:00.000-07:002006-05-18T04:18:38.423-07:00SibukSudah hampir satu bulan saya gak sempet nulis di blog. Kalo blogwalking sih kadang-kadang. Cuma kalo mau nulis gak sempet-sempet. Baru kali ini ada waktu ( itupun curi-curi yg berarti korupsi waktu ya?)<br /><br />Penyebab pertama ya sibuk itu. Ada produk baru klien yang harus di-launching. Pilihannya di 10 kota di Indonesia. Medan, Pekan Baru, Padang, Bandung, Yogya, Surabaya, Bali, Balikpapan, Makassar, dan Manado. Semuanya di bulan Mei ini. Memang bukan saya yang datang di semua kota itu. Ada team yang sudah dibagi-bagi tiap kota. Tapi persiapan sebelum keberangkatan yang amat sangat menyita waktu. <br /><br />Pengorbanan paling berat adalah ketika harus pisah dari 2 bidadari di rumah. Karena Jakarta - Cikampek, jauhnya minta ampun maka mulai kamis malam sudah nginep di kantor, jum'at malam masih di kantor, sabtu pagi berangkat ke kota tujuan, minggu siang acara berlangsung, minggu malam sampe Jakarta dan (lagi-lagi) nginep di kantor.<br />Baru senin pulang. Dihitung-hitung ketemu keluarga cuma senin malam, selasa malam dan rabu malam. Jadi nggak bisa main sama Syifa. Pulang kantor dia udah tidur, berangkat kantor pun begitu juga. Paling cuma bisa gangguin dia tidur, itupun dimarah-marahi sama istri. Hmm...<br /><br />Ya memang ini pilihan saya. Kantor nggak mengikat kita harus ikut keluar kota. Jadi semua udah dihitung di depan. Istri juga tahu dan ngerti. Jadi, yo wis jalanin dan nikmati aja.<br /><br />Pengorbanan yang lain, ya nggak sempat nulis di blog. Banyak peristiwa penting yang nggak sempat saya ulas atau sekedar menuliskan kembali di blog ini. Terutama meninggalnya Pak Pram (Minggu/30 April 2006). Semoga beliau damai di sisi Yang Maha Pengasih.<br /><br />Akhirnya, terima kasih Makassar buat semua kesan baik dan indahnya di tanggal 13-14 Mei 2006, terutama Restoran Lae-lae-nya. Ini adalah kedua kalinya saya datang kesana dan sama-sama mengesankan.<br /><br />Untuk Padang, tunggu saya sabtu - minggu besok, dan Balikpapan tunggu saya tanggal 27-28.....<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-114795111689901634?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com3tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1145593736349109492006-04-21T11:23:00.000-07:002006-04-25T17:32:12.506-07:0021 AprilTanggal 21 April adalah tanggal lahir RA Kartini, sosok perempuan cerdas dan maju yang pikiran-pikirannya mendobrak tradisi pada waktu itu dan menginspirasi tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan RI. Bahkan saya yakin pikiran-pikirannya akan terus bersinar seiring dengan perjuangan yang dilakukan kaum perempuan khususnya Indonesia dalam mendapatkan "sedikit" haknya, sebagai perempuan dan sebagai manusia. <br />Jujur saya tak punya bahasa puja-puji tentang sosok RA Kartini. Karena tanpa bahasa puja puji saya, dan juga orang lain, RA Kartini tetaplah seorang besar. Seorang yang pikiran-pikirannya terlihat kemilau menerangi jaman.<br />Karena itulah saya lebih memilih untuk melihat realitas kaum perempuan Indonesia dewasa ini. Dimana kaum perempuan Indonesia sekarang kondisinya masih jauh dengan apa yang diperjuangkan oleh RA Kartini. Kaum perempuan masih dianggap sebagai subordinasi kekuasaan laki-laki. Maka tak heran, RUU APP lebih banyak menyorot tata cara berdandan perempuan. Seolah-olah cara berdandan perempuan faktor besar yang menentukan tingkat kesucian sebuah bangsa. Seperti juga yang pernah dinyatakan oleh iklan bikinan Adwork! Euro RSCG Ball Partner tahun 1996(kebetulan modelnya adalah mantan pacar teman kantor saya). Di iklan tersebut divisualkan sepasang paha perempuan dengan memakai rok mini dengan headline "Bagaimana angka kejahatan seksual bisa rendah kalau rok Anda semakin tinggi?".<br />Selain persoalan subordinasi kaum laki-laki, perempuan Indonesia juga masih harus banyak menghadapi masalah yang bersifat empirik sehari-hari. Kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual, perburuhan, tkw, perdagangan kaum perempuan, adalah beberapa kasus yang mengemuka. Saya melihat betapa pelik dan beratnya persoalan yang dihadapi kaum perempuan Indonesia. Namun menurut saya adalah hal pertama yang harus dilakukan adalah bagaimana merubah cara pandang dan pikir laki-laki Indonesia terhadap sosok perempuan. Ini artinya apa? artinya siapkah kalian, wahai laki-laki Indonesia, untuk melakukan perubahan itu?<br /><br /><br /><em>p.s : selamat ulang tahun istriku. maaf tak ada kado ataupun pesta. cuma doa dan harapan yang bisa kuberikan. kebetulan tanggal lahirmu sama dengan tanggal lahir RA Kartini, semoga kau pun memiliki semangatnya. sejahteralah, bahagialah dan berdayalah kamu sebagai seorang perempuan, ibu dan istri.</em><div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-114559373634910949?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com2tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1145443837171876452006-04-19T19:50:00.000-07:002006-04-19T05:48:56.946-07:00Waiting for Ratu AdilJudul diatas adalah gabungan dua hal yang sama sekali berbeda, tapi punya benang merah yang sama yaitu "peristiwa" menunggu, sosok yang ditunggu dan tiadanya ketentuan pasti kapan yang ditunggu akan datang. <em>Waiting for</em> saya ambil dari lakon <em>Waiting for Godot</em>-nya Samuel Beckett (Irlandia, 1906, pemenang Nobel Sastra 1969) dan <em>Ratu Adil</em> adalah sosok yang disebut dalam ramalan/<em>jangka</em> Jayabya (raja Kediri, Jawa Timur,1135).<br />Saya bukan bermaksud memprovokasi orang agar percaya Ratu Adil. Tapi saya hanya terusik dengan kenyataan empiris bahwa manusia di alam bawah sadarnya ternyata terlibat dalam peristiwa menunggu sesuatu dengan h2c (harap-harap cemas) secara terus menerus. Anehnya lagi yang ditunggu bukanlah sosok yang nyata tapi sosok imajiner. <br />Dalam Waiting for Godot, tidak dijelaskan dengan jelas siapa Godot sebenarnya. Gimana bentuk tubuhnya, berapa umurnya, wajahnya kayak apa, laki-laki apa perempuan (kalo dilihat dari namanya kayaknya laki-laki), merokok apa tidak, dan deskripsi fisik lainnya. Ratu Adil juga demikian. Tak ada deskripsi fisik yang jelas. Yang dijelaskan cuma ciri-ciri non fisik, seperti dia adil dalam memerintah, memberi pengayoman kepada semua golongan, melayani dengan ikhlas, pinter mengelola kekayaan negara dan penjelasan lain yang mengawang-awang sejenis itu.<br /><br /><strong>Khayalan manusia tertindas</strong><br />Manusia dilahirkan dengan kondisi yang lemah, <em>dhaif</em>. Manusia sampai batas manapun tak akan mampu melawan ataupun mengalahkan bencana alam, pertambahan usia dan kematian. Bahkan ada saatnya manusia tidak berdaya apa-apa di tengah situasi politik, ekonomi, budaya dan lapangan percaturan kehidupan lainnya.<br />Menusia juga dilahirkan dengan diberi kemampuan untuk merespon peristiwa/kejadian dalam dirinya atau luar dirinya. Oleh karena itu setiap peristiwa yang terjadi di tengah manusia pasti melahirkan sesuatu. Respon paling dekat yang lahir adalah munculnya pemikiran ataupun sesuatu yang berhubungan dengan aktifitas otak, menghayal misalnya.<br />Nah, dengan kemampuannya untuk memberikan respon inilah, maka manusia berusaha menghayalkan kondisi bahagia di depan sana. Situasi ini memungkinkan manusia "seolah-olah" berada dalam situasi kemenangan, kejayaan, kegembiraan, kesenangan dan hal-hal yang menguntungkan dirinya.Lebih dalam lagi manusia ditempatkan pada posisi menunggu kapan kondisi "seolah-olah" itu datang.<br />Kondisi "seolah-olah" itulah yang menurut saya adalah bentuk khayalan manusiawi. Kenapa manusiawi, karena setiap orang pasti memilikinya. Dengan daya respon yang dimiliki inilah manusia terus menerus melawan ketertindasan yang menimpa dirinya.<br />Dalam situasi perlawanan inilah, timbul suatu dunia indah yang penuh pengharapan. Dunia ini meskipun dekat tapi sebenarnya jauuh sekali. Karena munculnya di bawah sadar manusia. Ia hanyalah dunia rekaan. Ia adalah "dunia seolah" yang kehadirannya menjadi obat dari batin yang merasa menderita. Meskipun "dunia seolah" namun manusia tak bisa lepas darinya, bahkan tak mau melepasnya.<br /><br /><strong>Ketertindasan terus menerus</strong><br />Situasi yang menindas bukan melulu monopoli kelas/kelompok masyarakat tertentu. Pengusaha yang bisnisnya bejibun pun saya yakin hidupnya tertindas. Pemerasan oleh aparat , daya beli yang rendah, hutang, atau paling tidak tertindas oleh nafsu <em>Animal Economicus</em>-nya. Sedangkan rakyat miskinpapa jelas tertindas oleh ketidakmampuan dan ketiadaannya peluang untuk membuang jauh-jauh kemiskinpapaannya.<br />Siapapun yang masih memiliki embel-embel sebagai manusia pasti mengalami ketertindasan.<br />Ketertindasan itu celakanya terjadi sepanjang hidup manusia. Tak ada dalam sejarah, manusia lepas dari ketertindasan, meskipun itu dalam hitungan detik. Karena seperti yang saya tulis di atas, manusia sekecil apapun akan berhadapan dengan ketertindasan, minimal oleh nafsunya sendiri. <br />Lantas apa yang terjadi ketika manusia sudah lepas dari ketertindasan? Apakah kalau sudah terlepas dari ketertindasannya manusia sudah tidak lagi berada dalam posisi menunggu sesuatu? Saya tidak bisa menjawabnya. Karena saya belum pernah jadi rabi, sufi atau yang lebih jauh : saya belum (pernah) mati.<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-114544383717187645?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com2tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1145433404743342032006-04-19T15:05:00.000-07:002006-04-19T00:56:44.806-07:00KeseimbanganBetapa pentingnya keseimbangan dalam kehidupan. Keseimbangan memungkinkan terwujudnya tata kehidupan yang nyaman dan tenteram. Alam yang luar biasa luas ini pun diciptakan Tuhan dengan azaz keseimbangan. Itulah mengapa alam raya ini masih eksis sampai sekarang ini.<br />Kalau bicara soal keseimbangan tentu tak lepas dari dua unsur yang bertentangan. Positif-negatif, hitam-putih, baik-jahat, cakep-jelek, dan masih banyak lagi. Dua unsur yang saling bertentangan itu pada suatu waktu akan menjadi energi yang begitu besar dan bermanfaat dalam kehidupan. Namun pada sisi yang lain bisa berlaku sebaliknya. Karena itu manusia dengan modal mulianya yang bernama akal, diberi kebebasan sebesar-besarnya untuk mengeksplorasi dua unsur yang bertentangan itu. <br />Ajaran-ajaran agama kuno, seperti Tao, mengenalkan konsep keseimbangan bahkan sangat menekankan pentingnya keseimbangan dua unsur yang bertentangan yaitu ying dan yang. Ketidakseimbangan bisa dipastikan akan menimbulkan chaos. Timbulnya chaos akan menyebabkan energi-energi negatif akan menguasai kehidupan yang selanjutnya mendorong ke arah kerusakan.<br />Dalam lingkup yang lebih kecil, kita pun butuh keseimbangan. Setelah kerja keras seharian di kantor, ditambah caci maki dari bos maka kita butuh sarana lain untuk menciptakan keseimbangan. Kalau yang sudah berkeluarga, seperti saya, bertemu anak istri di rumah bisa membuat pikiran dan tubuh segar kembali. Buat yang lajang, pergi ke lounge atau sekalian dugem sampe pagi, mungkin bisa membuat otot-otot jadi liat lagi. Namun gimana caranya menciptakan keseimbangan di saat suasana chaos terjadi? Kalo saya sih, cukup dengan humor. Saya betul-betul percaya, humor adalah senjata psikologis ampuh buat melawan keruwetan pikiran dan kesuntukan batin. Humor membuat saya bisa bertahan dalam kehidupan yang indah sekaligus keras ini. Dengan humor saya bisa mentertawakan chaos yang terjadi dengan cara yang dewasa, bermartabat dan beradab. Dengan humor saya membuktikan bahwa saya seorang manusia, bukan mesin, robot, ataupun benda mati lainnya.<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-114543340474334203?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com0tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1144894388980351562006-04-13T09:09:00.000-07:002006-04-12T19:13:09.193-07:00panduan singkat mendidik anakSebuah puisi yang menyentuh sekali tentang bagaimana mendidik anak-anak kita...<br /><br /> <br /><br />Dari Lingkungan Hidupnya Anak-anak Belajar…<br /><br />(Dorothy Law Nolte)<br /><br /><br />Jika anak dibesarkan dengan celaan<br /><br />Ia belajar memaki <br /><br />Jika anak dibesarkan dengan permusuhan<br /><br />Ia belajar menentang <br /><br />Jika anak dibesarkan dengan cemoohan<br /><br />Ia belajar rendah diri <br /><br />Jika anak dibesarkan dengan toleransi<br /><br />Ia belajar jadi penyabar <br /><br />Jika anak dibesarkan dengan dorongan<br /><br />Ia belajar percaya diri <br /><br />Jika anak dibesarkan dengan pujian<br /><br />Ia belajar menghargai <br /><br />Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan<br /><br />Ia akan terbiasa berpendirian<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-114489438898035156?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com3tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1144294017102398332006-04-06T10:26:00.000-07:002006-04-05T20:26:57.176-07:00Libur LagiEntah harus seneng atau sedih. Minggu depan ada hari libur lagi. Nggak tanggung-tanggung. 2 hari, Senin (10/4, hari Maulid Nabi Muhammad SAW) dan Jum'at (14/4, wafatnya Yesus Kristus). Jadi minggu depan masuk kerja cuma 3 hari.<br />Dua hari libur itu memang untuk menghormati hari besar agama. Satu sisi saya bisa memaklumi atas niat pemerintah untuk menghormati hari besar agama dengan pemberian hari libur, tapi di sisi lain saya bertanya sejauh mana hari libur itu mempengaruhi umat beragama jadi lebih khusuk merayakan ajaran/hikmah dari peristiwa keagamaan tersebut. Saya kira nggak ada pengaruhnya. Sebab orang melaksanakan ajaran agama dengan sungguh-gungguh itu tidak perlu karena mengharapkan pamrih diberikannya kemudahan seperti hari libur itu. Mau libur atau nggak, ajaran agama tetap harus dilaksanakan ya tho?<br />Mungkin Indonesia adalah negara dengan hari libur terbanyak. Saya cuma memperkirakan saja. Karena melihat hari libur untuk perayaan agama saja udah banyak. Belum lagi ditambah hari libur nasional dan cuti (terpaksa)bersama. Kalo udah gini, siapa yang senang dan siapa yang susah?<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-114429401710239833?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com4tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1144205232239081002006-04-06T08:01:00.000-07:002006-04-05T18:05:45.380-07:00Karl May dan Pelajaran GeografiSaya baru saja menyelesaikan satu novel karya Karl May (1842 - 1912), Winnetou I. Sebuah novel tentang petualangan seorang kulit putih (Jerman)yang mendapat julukan Old Shatterhand di tanah Wild West dan bertemu dengan seorang bijak Winnetou, kepala suku Indian Apache. Menarik sekaligus imajinatif sekali saat membaca novel karya Karl May tersebut.<br />Bagi generasi ABG (angkatan Babe Gue) Winnetou ini bukan tokoh asing lagi. Karena kehadirannya di Indonesia mulai tahun 50-an dan populer di tahun-tahun 60 - 80an, tentu saja lewat novel. Sedangkan saya baru kenal Winnetou dan Old Shatterhand di tahun 2006. <em>Uff!</em> betapa terlambatnya saya kenal Opa Karl May ini. Tapi nggak apa-apa, karena novel ini tetap memesona dan bisa diterima sampai generasi kapanpun juga. Karena novel ini menceritakan tentang kemanusiaan, harkat hidup manusia, cinta kasih, perdamaian dan nilai-nilai universal lainnya.<br />Sebagai seorang yang pernah belajar geografi <em>( saya pernah belajar geografi di Fak. Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta , ehm), </em>saya sangat terkesima dengan uraian Karl May tentang deskripsi wilayah lokasi, cuaca dan kebiasaan-kebiasaan masyarakat tempat petualangan Old Shatterhand dan Winnetou ini.<br />Karl May dengan bahasa yang mengalir dan imajinatif menceritakan dengan jelas, kondisi fisik tempat itu . Sehingga saya merasa mudah sekali memahami soal bagaimana karakteristik daerah praire, sabana, ngarai, lembah, bukit, gunung, sungai, anak sungai, dan tebing. Kalau dalam bahasa geografi itu semua disebut dalam topografi. <br />Saya mengkhayal sendainya text book kuliah geografi dibuat seperti novel petualangan Karl May ini, perkuliahan pasti akan terasa menyenangkan sekali. Tak ada rasa kantuk dan bosan seperti yang saya alami dulu. Tapi kalau itu terjadi, alumnus geografi nanti jadi sastrawan semua kali ya?<br /><br />O ya, para penggemar karya Karl May ini juga punya situs. Silahkan klik <br /><a href="http://indokarlmay.com">http://indokarlmay.com</a><br /><br />Saya telah berbicara, <em>Howgh!</em><div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-114420523223908100?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com2tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1144039890792273522006-04-03T12:05:00.000-07:002006-04-02T22:01:08.610-07:00Indonesia-Australia Berbalas KartunAda yang menarik di tengah hubungan Indonesia - Australia akhir-akhir ini, tepatnya akhir Maret - awal April yaitu aksi berbalas kartun. Pada awalnya adalah pemuatan kartun PM Australia John Howard dan Menlu Australia Alexander Downwer yang dikartunkan sebagai anjing Dingo di Harian Rakyat Merdeka edisi Senin, 27 Maret 2006. Kemudian sebuah koran Australia, The Weekend Australian edisi Sabtu (1/4), mengkartunkan Presiden SBY yang berkopiah dan berekor seperti anjing dan sedang berhubungan badan dengan anjing lain yang digambarkan sebagai orang Papua. <br />Menurut Oxford Advanced Learner's Dictionary of Current English, AS Hornby with AP Cowie & AC Gimson, Oxford University Press, 1974 adalah <strong>1</strong> drawing dealing with current (esp. political) events in amusing or satirical way. <strong>2</strong> full-size preliminary drawing on paper, used as a model for painting, a tapestry, a fresco, a mosaic, etc. <strong>3</strong> (=animated - ) cinema film made by photographing a series of drawings: a Walt Disney -. Sedangkan KBBI/ Tim Penyusun Kamus Pembinaan dan Pegembangan Bahasa, ed. 2.-cet. 10.- Jakarta : Balai Pustaka, 1999 menuliskan bahwa kartun adalah <strong>1</strong> film yang menciptakan khayalan gerak sebagai hasil pemotretan rangkaian gambar yang melukiskan perubahan-perubahan posisi; <strong>2</strong> gambar dengan penampilan yang lucu, berkaitan dengan keadaan yang sedang berlaku ( terutama mengenai politik). Mengacu pada definisi no. 1 dari Oxford Advanced Learner's Dictionary of Current English dan no. 2 dari KBBI/ Tim Penyusun Kamus Pembinaan dan Pegembangan Bahasa, maka saya menyimpulkan bahwa kartun adalah gambar yang lucu dan bermaksud "melucukan" suatu peristiwa tertentu. Kedua kamus itu bahkan sama-sama menunjuk kepada peristiwa politik. Sebagai gambar lucu seharusnya kartun bisa membuat orang tertawa tapi anehnya kartun malah membuat banyak orang marah-marah tak karuan.<br />Semoga saja aksi berbalas kartun ini tidak diteruskan dengan aksi berbalas kemarahan. Karena bisa saja kalau setiap warga negara dua negara tersebut menjadi marah dan reaksioner maka bisa saja nantinya akan timbul provokasi yang mengarahkan kepada sikap permusuhan dan kebencian. Kalau bisa sih, aksi berbalas kartun ini diteruskan saja dengan ide-ide yang lebih canggih dan benar-benar bisa membuat kita tertawa.<br /><br /><em>ps : saya suka banget sama kartun Benny & Mice di Kompas edisi Minggu.</em><div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-114403989079227352?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com2tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1143627662267823802006-03-29T18:02:00.000-08:002006-03-29T03:03:59.473-08:00Nyepi dan Cuti BersamaBesok hari Kamis tanggal 30 Maret 2006 adalah Hari Raya Nyepi. Selamat untuk yang merayakan, semoga Nyepi membuat hati dan pikiran jadi bersih hingga damai pun tercurah ke bumi. Sebagai umat yang beragama tentu kita dengan penuh kesadaran menghormati hari raya saudara-sudara kita yang beragama Hindu. Pemerintah pun menjadikan Hari Raya Nyepi sebagai hari libur nasioanal. Dimana tujuannya terutama agar para pemeluk agama Hindu bisa menjalankan acara keagamaannya dengan tenang. Bagi kita yang tidak beragama Hindu, libur nasional ini memberikan kita waktu untuk katakanlah istirahat, kumpul bersama keluarga dan bila memungkinkan kita bisa berkunjung kepada saudara kita umat Hindu untuk mengucapkan selamat.<br />Rasanya nikmat sekali membayangkan cara beragama seperti ini. Dimana pemerintah menjadi fasilitator terciptanya kerukunan antar umat beragama dan antar umat beragama itu sendiri makin dewasa dengan selalu mengembangkan sikap toleransi beragama. Damai, salam, saloom, om swasti....<br />Saking semangatnya pemerintah menentukan hari libur, maka tanggal 31 Maret hari Jum'at, juga ikut diliburkan. Saya tidak melihat esensi yang dalam dari keputusan pemerintah ini. Berita di Kompas, 21 Maret 2006, <a href="http://kompas.com">tahun 2006, Cuti Bersama Enam Hari</a> memuat alasan ditetapkannya tanggal 31 Maret 2006, dan juga cuti bersama yang lain, untuk mengurangi tingkat bolos para pegawai (negeri tentu). Sungguh satu alasan yang luar biasa konyol. Dengan alasan itu kan sama saja pemerintah kalah oleh kebiasaan membolos, malah memberikan hadiah berupa liburan. Ibaratnya sudah mencuri mangga tapi malah dikasih kebunnya sekalian. Sama sekali bukan keputusan yang membangun etos sebuah bangsa. Saya yakin kita semua mahfum kalau pegawai negeri di Indonesia suka membolos dengan alasan "harpitnas". Tapi apakah untuk menghilangkan kebiasaan itu lantas pemerintah mengiyakan dan selanjutnya malah menjadikan sebagai hari libur "resmi". Aneh. Mungkin dalam pikiran para bijak penyelenggara pemerintahan itu bilang ya sudahlah, daripada membolos kankesannya buruk. Jadi sekalian aja dibuat hari libur, jadi nggak ada yang membolos. Ya tentu saja 100% bener Pak, kan libur. Gimana sih?<br />Betapa jauhnya perbedaan antara karyawan swasta dengan pegawai negeri. Karyawan swasta setiap hari harus fight, nggak bisa leha-leha. Berbeda dengan pegawai negeri yang aduhai santainya. Saya bukan iri, apalagi benci. <br />Saya tidak tahu apakah pegawai negeri negara tetangga seperti Malaysia juga dimanja oleh banyaknya liburan?<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-114362766226782380?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com1tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1143432868334145902006-03-27T23:15:00.000-08:002006-03-26T20:28:04.333-08:00RadiowalkingKalo di dunia blog ada istilah <em>blogwaking</em> maka di dunia per-radio-an saya iseng-iseng bikin istilah yang sama yaitu <em>radiowalking</em>. Maknanya kurang lebih : pindah-pindah gelombang radio untuk mendengar siaran yang cocok. Kalo cocok ya tetep <em>stecun</em>, kalo nggak ya radiowalking lagee.<br />Karena nggak naik mobil pribadi maka sarana yang saya pakai radiowalking ini adalah hp nokia 6610 keluaran 2003 tapi baru bisa terbeli tahun 2005 kemaren. Lumayan, bisa menampung sampai 20 channel radio fm. Jadi sepanjang perjalanan Cikampek-Jakarta pp saya bisa terus-terusan denger radio. Kadang-kadang bener-bener dengerin namun kadang-kadang dengernya sambil tidur ( jadi nggak denger ya? ). Apalagi kalo lagunya enak, kena ac dan bis nggak penuh penuh.<br />Sekilas emang asik, naik bis, apalagi yang ac, sambil denger radio. Tapi sebenernya ada nggak enaknya juga. Terutama kalo mau masang kabel ke hp. Repot. Apalagi kalo bis sedang penuh. Mana kabelnya panjang lagi, tangan bisa senggol sana-sini kalo nggak ati-ati. Nggak enaknya lagi,batere jadi cepet habis. Itu artinya, harus sering <em>ngecas </em>. Gara-gara hobi satu ini, saya harus ngecas hp 2 hari sekali. Trus nggak enaknya yang lain, telinga jadi sakit kalo tiba-tiba denger suara rusak ( kemresek ) karena gelombang radio yang tiba-tiba hilang. Maklum dengerinnya di atas bis yang melaju kencang. Hal-hal yang nggak enak itu pasti nggak akan dialami mereka-mereka yang radiowalking dengan sarana radio mobil. <br />Saat ini 20 gelombang yang tercatat di hp adalah : 90,2 Radio Bukit Indah Cikampek, 99,3 Lazuar Cikampek, 100,0 Prima Karawang, 93,5 Aksi Karawang, 90,0 El Shinta, 105,8 Ramako, 89,6 I Radio, 97,5 Motion, 96,7 Arh, 87,6 Hardrock, 95,1 Kiss,99,9 Jazz,91,6 Indika, 95,9 Smart, 88,0 Mustang, 102,2 Prambors, 94,7 U, 101,0 One, 101,8 Bahana, dan 90,4 Cosmo. Namun pada saat <em>stecun</em> saya juga masih bisa radiowalking ke gelombang yang lain. Jadi nggak ada istilah <em>pendengar setia</em> gitu.<br />Seperti sebuah produk, masing-masing radio punya keistimewaan sendiri-sendiri. Buat saya terutama acara dan penyiarnya ( sekarang sebutan untuk penyiar apa sih? announcer atau dj? ).<br />Kalo untuk acara, saat ini yang masih melekat di hati saya adalah Smart Wisdom and Motivation bersama Andrie Wongso dipandu oleh Andi Odang dan Nadia di radio Smart FM tiap senin jam 7-8 pagi. Acara ini buat saya, luar biasa. Benar-benar membangun mental orang untuk selalu berpikir positif, berfokus pada keberhasilan dan mencintai sebuah proses. Apalagi acara ini pas banget disiarkan di hari senin. Hari yang identik dengan kemalasan & kebosanan sehingga ada istilah I don't Like Monday. Apalagi untuk kehidupan di Jakarta, senin itu sama dengan kemacetan yang luarrr biasa. Nah, di saat saya lagi bete karena macet itulah, acara ini hadir dengan motivasi-motivasi yang bisa membangkitkan semangat.<br />Sedangkan untuk penyiar, saat ini saya masih kepincut sama Rafiq dan Poetri Soehendro dari I Radio dan Duo I ( Irwan Sastro dan Irwan Gunawan ) dari Indika. Rafiq dan Poetri Soehendro siaran tiap pagi jam 6 mpe 9 pagi, sedangkan Duo I cuap-cuap jam 16.00 - 20.00. Dua pasangan penyiar itu menurut saya udah menyatu banget. Kayak mimi lan mintuno. Kocak, konyol, dan cerdas. Mendengar celotehan-celotehan mereka saya suka cengar-cengir sendiri dalam bis dan nggak risi kalo ada orang lain yang liat.<br />Pokoknya dengan radiowalking, acara pergi dan pulang kerja jadi semangat.<br /><br /><em>p.s : mohon maaf kalau ada penyebutan nama yang salah.</em><div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-114343286833414590?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com2tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1143443962911244202006-03-27T14:20:00.000-08:002006-03-26T23:19:23.116-08:00Impian<em>"Saat kau menginginkan sesuatu, maka alam raya akan bergerak untuk membantumu"</em> - Alkemis<br /><br />Saya percaya benar dengan ucapan di atas. Berkali-kali saya menginginkan sesuatu dan seingat saya, saya selalu bertemu dengan orang atau apapun yang ada hubungannya dengan keinginan saya itu. Semua yang saya temui seolah menunjukkan jalan ke arah apa yang saya inginkan. Saya cuma harus bersikap dengan apa yang telah tersedia di depan mata. Apakah saya membuka diri atau menutup diri dengan tanda-tanda yang diberikan oleh alam raya itu. Namun apakah semua keinginan saya terpenuhi? Nggak juga. Saya pun mengerti soal ini. saya pun merasa kecewa bila ini terjadi. Saya perlu waktu agar mental saya bisa kembali normal. <br />Tapi saya punya pertanyaan dari dua hal di atas yaitu : apakah semua yang terlibat dalam keinginan saya sudah disediakan Tuhan atau memang karena saya sengaja mencarinya? Saya tidak tahu. <br /><br /><em>p.s : terima kasih buat Mba Shobi yang telah berbaik hati meminjamkan novelnya.</em><div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-114344396291124420?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com1tag:blogger.com,1999:blog-10269459.post-1143094498581285902006-03-24T17:10:00.000-08:002006-03-24T02:11:43.206-08:00Api di ladang jagungSiapakah yang menaruh api di ladang jagung kami di musim panas ini? Maka api pun tak lama berkobar. Binatang-binatang berlari dalam kalut. Orang-orang berhamburan menyambut maut. Serangga-serangga malam serempak terbang tanpa pemberitahuan. Lalu tak lama kemudian, ladang jagung telah berubah jadi ladang pembantaian harapan. Meninggalkan jejak berupa abu, asap dan juga kepedihan. <br /><br />Siapakah yang menaruh api di ladang jagung kami di musim panas ini? Orang-orang jadi kehilangan harapan. Karena tak jadi panen tahun ini. Ini berarti anak-anak tak bisa sekolah, makan cuma ketela kering sisa panen kemarin dan ambil hutang bibit jagung lagi kepada tengkulak. <br /><br />Pada awalnya adalah berita akan dibangunnya jalan raya yang lebar dan mahal di atas ladang jagung ini. Siapapun yang punya ladang jagung ini harus mau pindah. Ada uang pengganti katanya. Namun kami tak tahu apakah jumlahnya bisa untuk membeli ladang jagung yang sama dengan ladang jagung kami. Lalu mereka datang, membawa uang dan surat perjanjian. Satu-satu kami disuruh tanda tangan. Tapi kami menolak. Mereka pun pulang. Kami lega. Esok harinya mereka datang lagi. Lagi-lagi bawa surat perjanjian dan uang, jumlahnya ditambah kata mereka. Kami masih menolaknya. Mereka pun pulang. Tapi kami tidak lega, bahkan kami merasa khawatir dan cemas. Karena saat mereka pulang, kami lihat ada api berkobar di mata mereka.<br /><br />Akhirnya inilah yang terjadi. Kami sekarang cuma bisa melihat abu dan sisa-sisa asap kebakaran.<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10269459-114309449858128590?l=biyyan.blogspot.com'/></div>biyanhttp://www.blogger.com/profile/04817347551861765427noreply@blogger.com2